<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Film &amp; Serial Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/category/filmserial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/category/filmserial/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 12:44:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>Film &amp; Serial Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/category/filmserial/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton Project Hail Mary</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-project-hail-mary/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-project-hail-mary/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 12:30:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[astronot]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[Project Hail Mary]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak menonton trailernya tahun lalu, Penulis sudah meniatkan diri untuk menonton Project Hail Mary. Selain karena Penulis lumayan astrophile (pecinta luar angkasa), Penulis punya feeling film ini akan bagus. Penulis pun akhirnya menontonnya pada hari Sabtu minggu kemarin di MOPIC Malang, sekalian mencoba pengalaman menonton di bioskop tersebut. Harusnya film ini rilis secara global ketika [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-project-hail-mary/">[REVIEW] Setelah Menonton Project Hail Mary</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejak menonton trailernya tahun lalu, Penulis sudah meniatkan diri untuk menonton <em><strong>Project Hail Mary</strong></em>. Selain karena Penulis lumayan <em>astrophile</em> (pecinta luar angkasa), Penulis punya <em>feeling </em>film ini akan bagus.</p>



<p>Penulis pun akhirnya menontonnya pada hari Sabtu minggu kemarin di MOPIC Malang, sekalian mencoba pengalaman menonton di bioskop tersebut. Harusnya film ini rilis secara global ketika lebaran, yang sayangnya harus tergeser karena slotnya digunakan untuk menayangkan film horor lokal.</p>



<p>Lantas, apakah film ini berhasil memenuhi ekspektasi Penulis? Apakah benar kata orang-orang yang memuji film ini setinggi langit? Singkat kata, Penulis menyukainya dengan beberapa catatan yang membuat skornya tidak terlalu tinggi.</p>



<p class="has-text-align-center"><strong><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SPOILER ALERT!!!</mark></strong></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-300x150.jpeg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-300x150.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-768x384.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-1024x512.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner.jpeg 1280w " alt="Apapun yang Mereka Lakukan, Salah" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/apapun-yang-mereka-lakukan-salah/">Apapun yang Mereka Lakukan, Salah</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Film Project Hail Mary</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: <em>Project Hail Mary</em></li>



<li>Sutradara: Phil Lord, Christopher Miller</li>



<li>Cast: Ryan Gosling, Sandra Hüller, James Ortiz, Lionel Boyce</li>



<li>Durasi: 156 Menit</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Cerita Project Hail Mary?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Project Hail Mary - Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/m08TxIsFTRI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><em>Project Hail Mary</em> diangkat dari sebuah novel karya Andy Weir berjudul sama. Buat yang merasa familier dengan nama tersebut, beliau adalah penulis buku <em>The Martian</em>, yang juga diangkat menjadi film dan dibintangi oleh Matt Damon.</p>



<p>Premis <em>Project Hail Mary </em>sebenarnya sederhana, di mana sebuah misi penyelamatan bumi sedang dilakukan oleh seorang guru sains di sebuah SMP bernama <strong>Ryland Grace</strong> (Ryan Gosling).</p>



<p>Ceritanya, matahari di tata surya kita sedang sekarat karena alien bernama <strong>Astrophage</strong> (pemakan bintang). Makhluk tersebut berkembang biak di matahari dan membuatnya meredup. Otomatis, suhu di bumi pun langsung <em>drop.</em></p>



<p>Hal yang sama terjadi di tata surya lain kecuali satu, yakni <strong>Tau Ceti</strong>. Perjalanan antariksa pun dilakukan untuk mengetahui apa yang membuat tata surya tersebut selamat. Misi tersebut, disebut Project Hail Mary, dipimpin oleh <strong>Eva Stratt </strong>(Sandra Hüller).</p>



<p>Awalnya, Grace direkrut bersama banyak ilmuwan lainnya untuk meneliti Astrophage yang berhasil ditangkap. Nah, Grace-lah yang berhasil menemukan alasan mengapa alien tersebut sampai membentuk garis antara matahari dan Venus (disebut <strong>Petrova Line</strong>).</p>



<p>Lantas, bagaimana seorang guru SMP bisa terjebak dalam pesawat ruang angkasa? Nanti di bagian akhir cerita akan dijelaskan, karena film ini menggunakan POV Grace yang mengalami amnesia. Ketika sadar, ia sudah berada di dalam pesawat tersebut.</p>



<p>Nantinya sepanjang cerita, kita akan dibawa maju-mundur karena ingatan Grace perlahan kembali. Jadi, akan ada dua lini waktu di film ini, yakni ketika Grace masih di bumi dan direkrut oleh Strat, serta ketika ia telah berada di luar angkasa.</p>



<p>Dalam misinya tersebut, ketika pesawat Grace sudah mendekati Tau Ceti, ia melihat pesawat alien. Ternyata di dalamnya ada sesosok alien berbentuk batu dengan lima kaki (atau lengan, tergantung digunakan untuk apa).</p>



<p>Menariknya, ternyata alien tersebut juga merupakan satu-satunya yang tersisa di pesawat tersebut, sama seperti Grace. Mereka berdua pun jadi menjalin persahabatan karena tujuan mereka sama, yakni meneliti mengapa Tau Ceti bisa selamat. Grace memberi nama alien tersebut <strong>Rocky</strong>.</p>



<p>Karena menurut Penulis filmnya sangat layak untuk ditonton, Penulis tidak akan bercerita lebih jauh dari ini. Intinya, mereka berdua pun bekerja sama untuk menyelamatkan planet mereka masing-masing dari kepunahan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Project Hail Mary</h2>



<p>Setelah menonton <em>Project Hail Mary</em>, Penulis memahami mengapa film ini begitu dicintai oleh para penontonnya. <strong>Visual dan <em>scoring</em>-nya benar-benar memanjakan mata dan telinga</strong>. Sayang, Penulis tidak menonton film ini di IMAX.</p>



<p>Ada banyak hal yang ingin Penulis bahas tentang film ini, termasuk kekurangan yang cukup mengganggu Penulis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Protagonis yang Mirip Mark Watney</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8655" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mark Watney (Kiri) dan Ryland Grace (<a href="https://the-martian.fandom.com/wiki/Mark_Watney/Film">Fandom</a>) </figcaption></figure>



<p>Mengingat sumbernya sama, wajar jika <em>Project Hail Mary </em>memiliki kemiripan dengan <em>The Martian</em>. Tidak hanya tema <em>sci-fi </em>yang diusung, kepribadian dan situasi yang harus dihadapi oleh protagonisnya pun mirip.</p>



<p>Pertama, Grace dan Mark Watney (protagonis di The Martian) sama-sama <strong>terjebak di luar angkasa sendirian</strong>. Bedanya, Watney masih &#8220;dekat&#8221; karena di Mars, sedangkan Grace sudah beda semesta. &#8220;Mainnya&#8221; Grace lebih jauh.</p>



<p>Meskipun berada di kondisi yang sulit, mereka berdua sama-sama <strong>tetap optimis dan berusaha ceria</strong>. Selain itu, fokus cerita kedua film juga sama-sama ke protagonisnya yang harus bisa keluar dari krisis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Hangatnya Hubungan Grace dan Rocky</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8656" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rocky (<a href="https://projecthailmary.fandom.com/wiki/Rocky">Fandom</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan <em>Interstellar</em> yang lebih mikir, <em>Project Hail Mary</em> lebih <strong>menonjolkan sisi dramanya dibandingkan sainsnya</strong>. Memang banyak istilah fisika, kimia, dan biologi di film ini, tapi masih dalam taraf yang mudah dipahami.</p>



<p>Salah satu unsur drama yang paling menarik sepanjang film adalah <strong>hubungan Grace dan Rocky yang terasa hangat</strong>. Kita tidak bisa tidak menyukai kedua karakter tersebut, terutama Rocky.</p>



<p>Dengan desain yang unik dan sebenarnya tidak menggemaskan (karena <em>literally </em>berbentuk batu), ia berhasil <strong>membuat penonton merasa ingin ikut melindunginya</strong>, apalagi setelah krisis di <em>act three </em>film ini. </p>



<p>Salah satu momen paling mengharukan sepanjang film adalah ketika <strong>Rocky bilang bisa memberikan bahan bakar Astrophage agar Grace bisa pulang ke Bumi</strong>. Project Hail Mary awalnya adalah <em>one way ticket</em>, sehingga Grace sudah menerima bahwa ia tak akan pernah pulang. </p>



<p>Harapan yang diberikan oleh Rocky, dengan mengorbankan waktu kepulangannya yang lebih lama, <strong>membuat Grace (dan penonton) menangis</strong>. Momen ini berhasil disajikan dengan sangat baik. Kita ikut merasakan apa yang dirasakan oleh karakter di dalam film.</p>



<p>Interaksi antara keduanya juga menyenangkan untuk dilihat. Mengingat keduanya terjebak di kondisi yang mirip, wajar jika akhirnya mereka memiliki hubungan yang dekat, bahkan Grace rela menunda kepulangannya ke Bumi demi menyelamatkan Rocky.</p>



<p>Rasanya semua yang sudah menonton film ini bisa sepakat, kalau kita sama-sama sayang Rocky.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Plot Armor Grace</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8657" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/review-project-hail-mary-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Grace dalam Misi Penyelamatan Bumi (<a href="https://www.slashfilm.com/2096092/project-hail-mary-footage-description-potential-best-2026-sci-fi-movie/">SlashFilm</a>)</figcaption></figure>



<p>Meskipun sudah banyak menyebutkan kelebihannya, ada beberapa kekurangan di film ini yang mengganjal Penulis. Pertama adalah latar belakang Grace yang hanya guru dan ilmuwan<strong> tanpa pernah ada latar sebagai <a href="https://whathefan.com/pengalaman/perjalanan-cita-cita-saya/">astronot</a></strong>.</p>



<p>Di <em>The Martian</em>, Watney memang seorang astronot, sehingga wajar jika ia tahu bagaimana cara bertahan hidup di luar angkasa karena memang sudah dibekali. Nah, beda cerita dengan Grace yang harus dibius dan dibuat koma dulu (karena ia sebenarnya menolak) sebelum dipaksa menjalankan misi Project Hail Mary.</p>



<p>Grace memang pintar, tapi mau sepintar apa pun ia, rasanya sulit diterima <strong>ia bisa melanjutkan misi tersebut seorang diri</strong>, meskipun memang <a href="https://whathefan.com/renungan/bagaimana-manusia-diperbudak-oleh-ciptaannya-sendiri/">dibantu AI</a> di sana. Belum lagi masalah kondisi fisik astronot yang harus ditempa bertahun-tahun.</p>



<p>Apalagi, dua rekannya justru sudah meninggal dunia, meskipun Andy Weir selaku penulis novelnya mengatakan bahwa penyebab kematian mereka memang masih disimpan untuk &#8220;potensi sekuel.&#8221; </p>



<p>Untuk orang yang dipaksa menjalankan misi (sendirian pula), <strong>Grace terlalu mulus menyelesaikan Project Hail Mary nyaris tanpa cacat</strong>. Memang ia hampir tak selamat, tapi ujungnya kehadiran Rocky berhasil menyelamatkan nyawanya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bahasa Rocky yang Terlalu Mudah Dipahami</h3>



<p>Selain masalah <em>plot armor</em> yang dimiliki oleh Grace, salah satu hal yang Penulis sorot adalah <strong>mudahnya ia dalam menerjemahkan bahasa yang dimiliki oleh Rocky</strong>. Sebagai perbandingan, kata atasan Penulis, film <em>Arrival</em> (2016) mampu menggambarkan sulitnya hal tersebut.</p>



<p>Memang, masalah durasi membuat hal tersebut disederhanakan. Hanya saja, kembali lagi, <strong>Grace yang manusia biasa terasa jadi punya <em>superpower</em></strong> yang bisa melakukan ini itu dengan cepat. </p>



<p>Jangan lupakan bagaimana Grace mampu membuat alat yang bisa menerjemahkan bahasa Rocky secara <em>live</em> dengan alat seadanya. Jika memang semudah itu, harusnya kita juga bisa membuat alat penerjemah bahasa kucing atau paus dengan mudah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bagi Penulis, Film Ini Terlalu Happy Ending</h3>



<p>Peringatan <em>spoiler</em>, film ini bagi Penulis <strong>terlalu <em>happy ending</em>. </strong>Akhir film ini terlalu sempurna. Grace dan Rocky sama-sama berhasil menyelamatkan planet mereka, Grace yang tak punya siapa-siapa di bumi juga mendapatkan tempat di Erid, planet asal Rocky.</p>



<p>Kalau mengikuti selera Penulis, harapannya adalah <strong>salah satu antara Grace atau Rocky harus mati karena keadaan</strong>. Misal, Rocky mati setelah menyelamatkan Grace, yang membuat Grace pergi ke Erid untuk menyelamatkan planet tersebut.</p>



<p>Toh, Grace sudah membuat alat penerjemah, sehingga ia bisa berkomunikasi dengan penduduk Erid lainnya. Nilai pengorbanan yang dilakukan Rocky akan berdampak besar bagi Grace, tanpa melupakan misi Project Hail Mary.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p>Terlepas dari beberapa kekurangan yang Penulis sebutkan, <em>Project Hail Mary </em>tetap menjadi film yang bagus dan <em>enjoyable</em>. Penulis sangat senang karena film pertama yang ditonton di tahun ini sebagus ini.</p>



<p>Jika disuruh merangkum, ada tiga kata Rocky yang bisa menggambarkan perasaan Penulis setelah selesai menonton film ini: <em><strong>amaze, amaze, amaze</strong></em>.</p>



<p><strong><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 8/10</mark></strong></p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Lawang, 18 April 2026, setelah menonton film <em>Project Hail Mary</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-project-hail-mary/">[REVIEW] Setelah Menonton Project Hail Mary</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-project-hail-mary/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara-Gara Black Myth: Wukong, Saya Jadi Rewatch Kera Sakti</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/gara-gara-black-myth-wukong-saya-jadi-rewatch-kera-sakti/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/gara-gara-black-myth-wukong-saya-jadi-rewatch-kera-sakti/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 16:19:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Black Myth: Wukong]]></category>
		<category><![CDATA[Buddha]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Kera Sakti]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam beberapa minggu terakhir, bisa dibilang Black Myth: Wukong adalah salah satu judul game yang sedang banyak dibicarakan. Banyak pujian yang disematkan kepada game tersebut, baik karena gameplay, jalan cerita, maupun visualnya. Penulis sendiri tidak ikut membelinya, meskipun sebenarnya cukup tertarik. Namun, Penulis bukan tipe gamer yang suka genre hack &#8216;n slash seperti itu. Apalagi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/gara-gara-black-myth-wukong-saya-jadi-rewatch-kera-sakti/">Gara-Gara Black Myth: Wukong, Saya Jadi Rewatch Kera Sakti</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam beberapa minggu terakhir, bisa dibilang <em>Black Myth: Wukong</em> adalah salah satu judul <em>game </em>yang sedang banyak dibicarakan. Banyak pujian yang disematkan kepada <em>game </em>tersebut, baik karena <em>gameplay</em>, jalan cerita, maupun visualnya.</p>



<p>Penulis sendiri tidak ikut membelinya, meskipun sebenarnya cukup tertarik. Namun, Penulis bukan tipe <em>gamer </em>yang suka genre <em>hack &#8216;n slash </em>seperti itu. Apalagi, Penulis sedang menyiapkan dana untuk membeli <em>game Dragon Ball: Sparking! ZERO </em>yang rilis bulan depan.</p>



<p>Walaupun begitu, <em>Black Myth: Wukong</em> berhasil menimbulkan perasaan nostalgia karena mengingatkan dirinya akan satu serial legendaris yang juga mengangkat tema pergi ke barat untuk mengambil kitab suci: <em>Kera Sakti</em>. Penulis pun memutuskan untuk <em>rewatch</em>. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton Trailer Avengers: End Game" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-trailer-avengers-end-game/">Setelah Menonton Trailer Avengers: End Game</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Kera Sakti Sangat Membekas Bagi Penulis</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/kera-sakti-1-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-7842" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/kera-sakti-1-1024x683.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/kera-sakti-1-300x200.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/kera-sakti-1-768x512.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/kera-sakti-1.jpeg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rombongan Biksu Tong (<a href="https://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/198090-mnctv-tayangkan-kembali-serial-kera-sakti-siap-saingi-mega-film-asia-indosiar">Tabloid Bintang</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis tidak ingat pasti mengapa dulu dirinya menonton<em> Kera Sakti</em>, mungkin karena jam tayangnya saja yang pas dengan waktu nonton televisi. Apalagi, serial ini menghadirkan <strong>pertarungan yang seru</strong> untuk anak kecil.</p>



<p>Untuk yang asing dengan serial ini, <em>Kera Sakti</em> bercerita tentang perjalanan sekelompok orang ke barat untuk mengambil kitab suci Buddha. Kelompok ini terdiri dari biksu <strong>Tong Sam Cong</strong>, <strong>Sun Go Kong</strong>, <strong>Cut Pat Kai</strong>, dan <strong>Wu Cing</strong>. Maaf kalo penulisannya salah, karena Penulis menulisnya berdasarkan ingatannya.</p>



<p>Rombongan ini jelas unik karena Wu Kong berwujud kera, Pat Kai berwujud babi, dan Wu Cing, yah masih terlihat seperti manusia biasa. Kalau tidak salah, dalam perjalanan tersebut mereka harus melewati 33 rintangan dan 99 kesulitan.</p>



<p>Dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan banyak sekali jenis siluman yang memberi kesulitan dan halangan. Memang Go Kong yang paling sering menjadi ujung tombak ketika menghadapi mereka, tapi peran karakter lain tak kalah penting.</p>



<p>Ada banyak alasan mengapa serial ini begitu membekas untuk Penulis. Selain pertarungannya yang seru, ada banyak <strong>petuah-petuah kehidupan </strong>yang sering diucapkan oleh Tong Sam Cong seperti &#8220;Kosong adalah Isi, Isi adalah Kosong.&#8221;</p>



<p>Bicara soal petuah, tentu jangan lupakan <em>quote </em>legendaris dari Patkai: &#8220;Begitulah <a href="https://whathefan.com/rasa/apa-itu-cinta/">cinta</a>, deritanya tiada akhir.&#8221; Hingga saat ini, <em>quote </em>tersebut rasanya masih relevan bagi banyak orang.</p>



<p>Waktu kecil, Penulis menganggap animasi atau efek-efek pertarungan serial ini juga cukup oke. Namun, waktu <em>rewatch</em>, ternyata tidak bagus-bagus amat. Bahkan, beberapa animasinya terlihat kartun banget, beda dengan ingatan Penulis waktu kecil.</p>



<p>Selain itu, gara-gara <em>rewatch</em>, Penulis jadi bisa merangkai alur cerita serial ini dengan lebih baik, karena yang tersisa di ingatan hanya potongan-potongan. Bagi Penulis, alur cerita serial ini memang bagus, walau memang ada beberapa yang sejujurnya sudah tidak sesuai dengan standar saat ini.  </p>



<p>Serial ini juga terkenal karena lagu <em>opening</em>-nya yang legendaris. Hampir semua orang pasti merasa familiar dengan lagu tersebut. Selain itu, musik-musik di <em>background</em>-nya juga sangat membekas bagi Penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Arc Favorit di Kera Sakti</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot-2024-09-12-231134-1024x683.png" alt="" class="wp-image-7843" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot-2024-09-12-231134-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot-2024-09-12-231134-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot-2024-09-12-231134-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/Screenshot-2024-09-12-231134.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kera Lok Yi dalam Wujud Raksasa (<a href="https://www.youtube.com/watch?v=u4lYzmQRNRk">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Dari sekian banyak pertarungan atau <em>arc </em>yang ada, ada dua yang menjadi favorit Penulis hingga saat ini dan rasanya menjadi favorit banyak penontonnya juga: &#8220;<strong>Arc Kera Lok Yi</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>Arc Kera Tum Pei</strong>.&#8221;</p>



<p>Pada &#8220;Arc Kera Lok Yi,&#8221; Penulis menyukai bagian akhirnya di mana Sun Go Kong harus berhadapan dengan Kera Lok Yi yang berubah menjadi raksasa gara-gara ulah trio Siluman Elang, Singa, dan Gajah.</p>



<p>Kera Lok Yi dalam wujud raksasanya sebenarnya memiliki wujud yang cukup menyeramkan, bahkan sekarang pun tetap terlihat menyeramkan. Namun, pertarungannya dengan Go Kong seru karena kekuatan mereka setara.</p>



<p>Pertarungan sendiri berakhir ketika Wu Cing (dengan bantuan Pat Kai) berhasil memotong ekor Kera Lok Yi dan membuatnya kembali ke wujud semula. Bisa jadi, ini adalah inspirasi adegan Yajirobe memotong ekor <a href="https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/">Vegeta dalam wujud Great Ape di <em>Dragon Ball</em></a>.</p>



<p>Lalu pada &#8220;Arc Kera Tum Pei,&#8221; lagi-lagi menghadirkan pertempuran yang seru karena Go Kong menghadapi lawan yang setara. Apalagi, Go Kong sempat kehilangan semua kemampuannya demi melindungi gurunya.</p>



<p>Kera Tum Pei juga memiliki kemampuan untuk menyerap makhluk hidup dan mendapatkan kekuatannya seperti Buu. Ia menyerap Siluman Kerbau, Putri Kipas, Siluman Gagak, hingga Gajah Ting Ting. Yang terakhir bahkan ia simpan terus hingga pertarungan terakhirnya.</p>



<p>Selain itu, tentu masih banyak <em>arc </em>lain yang tak kalah menarik. Ketika melawan <strong>Siluman Lupan</strong>, ada <strong>Sze Sze </strong>yang merupakan Siluman Laba-Laba. Menurut Penulis, ia menjadi salah satu karakter paling cantik di sepanjang seri <em>Kera Sakti</em>.</p>



<p>Lalu di awal serial, pertikaian Go Kong dengan <strong>Ang Hai Ji </strong>yang merupakan anak dari Siluman Kerbau dan Putri Kipas juga menarik. Ia yang sangat nakal bekerja sama dengan Siluman Mimpi, tetapi akhirnya bertobat dan diangkat menjadi murid Dewi Kwan Im.</p>



<p>Saat rombongan biksu Tong membantu <strong>Dewa Erlang</strong> untuk menyelamatkan ibunya juga membekas. Dewa Erlang, yang dari awal cerita terlihat menjadi musuh utama Go Kong, nantinya justru akan menjadi sekutu yang berharga di <em>arc </em>terakhir.</p>



<p><em>Arc </em>terakhir pun menegangkan, di mana <strong>Siluman Ular b</strong>erhasil membuat Go Kong dimusuhi oleh banyak pihak. Namun, pada akhirnya <em>Kera Sakti </em>memiliki happy ending karena berhasil mendapatkan kitab suci dan menjadi buddha.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Saat menulis artikel ini, Penulis baru saja menyelesaikan &#8220;Arc Kera Lok Yi&#8221; dan akan berlanjut ke &#8220;Arc Siluman Gingseng.&#8221; Sejujurnya, Penulis sudah tidak sabar ingin segera masuk ke &#8220;Arc Kera Tum Pei,&#8221; tapi Penulis bertekad untuk menonton semua episodenya sampai tamat.</p>



<p><em>Kera Sakti </em>jelas telah mewarnai masa kecil Penulis dan membekas hingga Penulis berkepala tiga. Mungkin ini bukan terakhir kalinya Penulis <em>rewatch</em>, bisa jadi di masa depan Penulis akan kembali melakukannya jika kangen dengan serial ini.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 12 September 2024, teinspirasi setelah menonton ulang <em>Kera Sakti</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/gara-gara-black-myth-wukong-saya-jadi-rewatch-kera-sakti/">Gara-Gara Black Myth: Wukong, Saya Jadi Rewatch Kera Sakti</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/gara-gara-black-myth-wukong-saya-jadi-rewatch-kera-sakti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Frustasi Marvel dalam Menyelamatkan Semestanya</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/langkah-frustasi-marvel-dalam-menyelamatkan-semestanya/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/langkah-frustasi-marvel-dalam-menyelamatkan-semestanya/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 16:47:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Avengers]]></category>
		<category><![CDATA[Doctor Doom]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada ajang San Diego Comic Con (SDCC) 2024 yang berlangsung pada akhir bulan Juli kemarin, Marvel berhasil membuat geger para penggemarnya di seluruh dunia gara-gara pengumuman yang mengejutkan. Bagaimana tidak, Robert Downey Jr. atau RDJ, yang terkenal karena telah memerankan karakter Tony Stark alias Iron Man selama 11 tahun (dari film Iron Man hingga Avengers: [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/langkah-frustasi-marvel-dalam-menyelamatkan-semestanya/">Langkah Frustasi Marvel dalam Menyelamatkan Semestanya</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada ajang San Diego Comic Con (SDCC) 2024 yang berlangsung pada akhir bulan Juli kemarin, Marvel berhasil membuat geger para penggemarnya di seluruh dunia gara-gara pengumuman yang mengejutkan.</p>



<p>Bagaimana tidak, <strong>Robert Downey Jr.</strong> atau<strong> RDJ</strong>, yang terkenal karena telah memerankan karakter Tony Stark alias Iron Man selama 11 tahun (dari film<em> Iron Man</em> hingga <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-1-adegan-favorit/">Avengers: Endgame</a></em>), ia melakukan <em>comeback </em>dengan menjadi karakter fenomenal lainnya, <strong>Doctor Doom</strong>!</p>



<p>Pengumuman tersebut tentu membuat banyak penggemar Marvel merasa senang karena bisa melihat aktor favorit mereka kembali ke Marvel Cinematic Universe (MCU). Namun, tak sedikit yang justru menyesalkan keputusan tersebut, termasuk Penulis.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan.jpg 1280w " alt="Chapter 51 Misi Penyelamatan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-2/chapter-51-misi-penyelamatan/">Chapter 51 Misi Penyelamatan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Semua Berawal dari Jonathan Majors</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039927-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7708" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039927-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039927-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039927-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039927.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Para Kang yang Menjadi Sia-sia (<a href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fm.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3Ds1lTnHDr9zY&amp;psig=AOvVaw0qWQ5_JK9wSFopMGIR5ASq&amp;ust=1723134855957000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;opi=89978449&amp;ved=0CAMQjB1qFwoTCKiosNmn44cDFQAAAAAdAAAAABAm">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah Infinity Saga yang diakhiri dengan<em> epic </em>melalui film <em>Avengers: Endgame</em>, MCU membuka lembaran baru dengan Multiverse Saga. Tema ini digembar-gemborkan akan membuka &#8220;kemungkinan tak terbatas&#8221; di semesta Marvel</p>



<p>Awalnya,<strong> Kang the Conqueror</strong> dipilih menjadi <em>next big bad villain </em>selanjutnya menggantikan Thanos. Sayangnya, sang aktor Jonathan Majors terjerat kasus yang membuatnya dipecat. Ada opsi untuk melakukan <em>recast</em>, tapi Marvel memilih untuk mengganti <em>villain </em>utamanya.</p>



<p>Setelah berbagai spekulasi dan rumor, akhirnya melalui ajang SDCC 2024 Marvel resmi mengumumkan kalau Doctor Doom akan menjadi penggantinya. Hal ini terlihat dari perubahan judul film <em>Avengers: Kang Dynasty</em> menjadi <em><strong>Avengers: Doomsday</strong></em>.</p>



<p>Film ini akan disutradarai kembali oleh sutradara <strong>Russo Brothers</strong>, yang sebelumnya telah menyutradarai empat film Marvel, termasuk dua film Avengers. Sebagai tambahan, mereka juga akan menjadi sutradara film <em><strong>Avengers: Secret Wars</strong>.</em></p>



<p>Kembali ke Doctor Doom. Sebenarnya, Doctor Doom yang terkenal sebagai nemesis dari Fantastic 4 telah lama santer disebut akan menggantikan Kang. Apalagi, di komik ia juga memiliki sejarah panjang dan kerap bersentuhan dengan <em>multiverse</em>.</p>



<p>Nah, yang membuat terkejut adalah pemilihan RDJ yang menimbulkan polemik di antara penggemar. Sebelumnya, nama yang dianggap cocok untuk memerankan Victor von Doom adalah Cillian Murphy. RDJ, setidaknya bagi Penulis, tak pernah terpikirkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Marvel Sudah Frustasi?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039930-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7710" style="width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039930-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039930-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039930-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039930-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Para Tokoh Lama yang Dibawa Kembali (<a href="https://www.indiewire.com/news/breaking-news/marvel-comic-con-2024-announcements-1235030176/">IndieWire</a>)</figcaption></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;You could not live with your own failure. Where did that bring you? Back to me.&#8221;</p>
</blockquote>



<p><em>Quote </em>terkenal dari Thanos tersebut tampaknya cocok untuk diucapkan oleh Russo Brothers dan RDJ ke direksi Marvel. Seperti yang kita tahu, MCU <em>pasca-Endgame</em> tampak berantakan dan kerap mendapatkan kritikan tajam.</p>



<p>Dari banyaknya film dan serial yang dirilis dalam rentang waktu 2020-2024, hanya sedikit yang bisa dibilang oke, sedangkan sisanya seolah mengundah hujatan. Banyak menganggap Marvel benar-benar mengalami penurunan kualitas dan berharap MCU cukup berakhir di <em>Endgame</em>. </p>



<p>Marvel pun bukannya tutup telinga atas kritikan-kritikan tersebut. Buktinya, mereka merombak <em>roadmap </em>yang telah disusun untuk meningkatkan kualitas film dan serial mereka. Tahun ini mereka hanya merilis satu film, <em><strong><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-deadpool-wolverine/">Deadpool &amp; Wolverine</a></strong></em>, walau film tersebut juga tidak bisa dibilang bagus.</p>



<p>Nah, untuk bisa membuat MCU tetap menarik minat penonton, mereka akhirnya memutuskan untuk menggunakan formula lama. RDJ jelas menjadi salah satu aktor terfavorit penggemar, sedangkan Russo Brothers terbukti selama ini selalu menghasilkan film yang berkualitas.</p>



<p>Masalahnya, RDJ sudah terlalu melekat sebagai Iron Man. Apalagi, ia sudah mati dengan heroik di <em>Endgame</em>. Mengembalikannya ke MCU sebagai <em>villain</em>, bagi sebagian penggemar, menjadi hal yang sulit untuk diterima.</p>



<p>Untuk Russo Brothers sendiri, Penulis memiliki kekhawatiran kalau menggunakan mereka kembali justru akan membuat penonton berekspetasi terlalu tinggi ke film Avengers ke-5 dan ke-6. Padahal, sudah banyak kasus di Marvel sutradara yang sama tidak selalu bisa menghasilkan film yang sama bagusnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa Doctor Doom Versi MCU?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039932-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7711" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039932-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039932-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039932-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000039932.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mari Kita Lihat Saja Bagaimana RDJ Memerankan Doctor Doom (<a href="https://www.hollywoodreporter.com/movies/movie-features/robert-downey-jr-doctor-doom-1235960445/">The Hollywood Reporter</a>)</figcaption></figure>



<p>Secara teori, ada kemungkinan kalau Doctor Doom versi MCU merupakan varian jahat dari Tony Stark. Karena berpotensi menjadi jahat itulah Doctor Strange &#8220;mengarahkan&#8221; Stark ke kematiannya, mengingat ia telah melihat banyak masa depan alternatif.</p>



<p>Hingga saat ini, sama sekali belum ada petunjuk mengenai Doctor Doom di semua film dan serial MCU di Phase 4 dan 5. Hal ini wajar mengingat pergantian <em>villain </em>utama juga baru dilakukan akhir-akhir ini. Kalau Kang, ia sudah di-<em>tease </em>sejak serial<em> Loki</em>.</p>



<p>Ini juga akan menjadi kelemahan Multiverse Saga. Seperti yang kita tahu, Thanos sudah di-<em>tease</em> sejak film The Avengers tahun 2012 atau enam tahun sebelum penampilannya di film <em><strong><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/">Avengers: Infinity Wars</a></strong></em>. Doctor Doom hanya punya waktu dua tahun sebelum tampil sebagai musuh utama.</p>



<p>Kemungkinan besar, Doctor Doom baru diperkenalkan pada film <strong><em>Fantastic Four</em>: <em>First Step</em></strong> yang akan tayang pada tahun 2025 mendatang. Film ini akan berlatar di <em>universe</em> lain, bukan Earth-616 tempat di mana para <em>superhero </em>yang kita kenal selama ini tinggal.</p>



<p>Di film tersebut, harusnya yang menjadi musuh utama adalah Galactus. Doctor Doom mungkin akan muncul, tapi tidak menjadi musuh utama. Dari sana, Penulis memperkirakan kalau entah bagaimana pada akhirnya Doctor Doom akan memicu kejadian yang akan terjadi di film <em>Avengers: Secret Wars</em>.</p>



<p>Kita lihat saja nanti apakah langkah frustasi yang diambil oleh Marvel ini berhasil menyelamatkan semestanya atau justru memperburuk keadaan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 7 Agustus 2024, terinspirasi setelah diumumkannya Robert Downey Jr. sebagai Doctor Doom</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.gq.com/story/robert-downey-jrs-doctor-doom">GQ</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/langkah-frustasi-marvel-dalam-menyelamatkan-semestanya/">Langkah Frustasi Marvel dalam Menyelamatkan Semestanya</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/langkah-frustasi-marvel-dalam-menyelamatkan-semestanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton Deadpool &#038; Wolverine</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-deadpool-wolverine/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-deadpool-wolverine/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 15:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Deadpool]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Wolverine]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7696</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada tahun 2024 ini, Marvel Studios hanya merilis satu film, yakni Deadpool &#38; Wolverine. Film ini juga menjadi film Deadpool (dan X-Men) pertama di Marvel Cinematic Universe (MCU) setelah Disney mengakuisisi 20th Century Fox. Seperti biasa, Penulis menonton film ini ketika premiere-nya pada hari Rabu, 24 Juli 2024. Namun, karena setelah menonton Penulis pergi ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-deadpool-wolverine/">[REVIEW] Setelah Menonton Deadpool &amp; Wolverine</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada tahun 2024 ini, Marvel Studios hanya merilis satu film, yakni <em>Deadpool &amp; Wolverine</em>. Film ini juga menjadi film Deadpool (dan X-Men) pertama di Marvel Cinematic Universe (MCU) setelah Disney mengakuisisi 20th Century Fox.</p>



<p>Seperti biasa, Penulis menonton film ini ketika <em>premiere</em>-nya pada hari Rabu, 24 Juli 2024. Namun, karena setelah menonton Penulis pergi ke Jakarta selama beberapa hari (juga sempat tidak <em>mood </em>menulis), baru hari inilah Penulis membuat ulasannya.</p>



<p>Sejujurnya, mengingat kedua film Deadpool sebelumnya bisa dibilang tidak mengecewakan, Penulis menaruh ekspetasi yang cukup tinggi terhadap film ini. Apalagi, film ini juga menjadi <em>comeback</em>-nya Hugh Jackman sebagai Wolverine, yang terakhir kali memerankan karakter tersebut di film <em>Logan </em>(2017).</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/Promo-KKP-Website-300x188.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/Promo-KKP-Website-300x188.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/Promo-KKP-Website-768x480.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/Promo-KKP-Website-356x223.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/Promo-KKP-Website.jpg 800w " alt="Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 1)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-1/">Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 1)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Deadpool &amp; Wolverine</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Deadpool &amp; Wolverine | Official Trailer | In Theaters July 26" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/73_1biulkYk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Beberapa tahun setelah peristiwa di film <em>Deadpool 2</em>, <strong>Wade Wilson </strong>alias <strong>Deadpool </strong>(Ryan Reynolds) menjalani hidupnya seperti biasa. Namun, kehidupannya saat ini lebih terasa sepi karena ternyata ia telah berpisah dengan kekasihnya, Vanessa (Morena Baccarin).</p>



<p>Tiba-tiba, ia diculik oleh <strong>Time Variance Authority (TVA) </strong>yang telah diperkenalkan di <a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">serial <em>Loki</em></a>. Ia lantas berhadapan dengan <strong>Mr. Paradox </strong>(Matthew Macfadyen) yang memberikan kabar bahwa <em>universe </em>yang ditinggali oleh Deadpool akan hancur.</p>



<p>Mengapa bisa hancur? Karena Anchor Being di <em>universe </em>tersebut, <strong>Logan </strong>alias <strong>Wolverine </strong>(Hugh Jackman) telah mati. Ini adalah teori baru yang belum pernah dijelaskan di film ataupun serial Marvel lainnya.</p>



<p>Lantas, Deadpool pun mencuri <em>timepad </em>milik Mr. Paradox dan berusaha mencari Wolverine baru untuk menjadi Anchor Being di <em>universe</em>-nya. Ia pun bertemu dengan berbagai varian Wolverine (termasuk versi Henry Cavill), tapi yang ia berhasil dapatkan justru versi terburuk yang gagal menyelamatkan <em>universe</em>-nya sendiri.</p>



<p>Deadpool dan Wolverine pun di-<em>prune </em>dan memasuki Void, yang juga telah diperkenalkan di serial <em>Loki. </em>Di sana, ia bertemu dengan <strong>Cassandra Nova</strong> (Emma Corrin), saudara kembar Profesor Xavier yang menjadi semacam penguasa di sana.</p>



<p>Cassandra ternyata sangat kuat karena mampu melakukan telekinetik dan membaca pikiran dengan <em>literally </em>memasukkan tangannya ke orang yang ia target. Saat Allioth datang menyerang markas Cassandra, Deadpool dan Wolverine berhasil kabur dari sana.</p>



<p>Sempat bertemu dengan varian Deadpool dan bertengkar seharian, Deadpool dan Wolverine tiba-tiba dibawa ke sebuah tempat yang terlihat seperti sebuah markas. Ada beberapa orang yang ada di sana, yang berhasil membuat para penonton berteriak.</p>



<p>Ada <strong>Elektra </strong>(Jennifer Garner), <strong>Blade </strong>(Wesley Snipes), <strong>Gambit </strong>(Channing Tatum), dan <strong>X-23 </strong>alias <strong>Laura </strong>(Dafne Keen). Setelah ngobrol, mereka memutuskan untuk menyerang markas Cassandra agar bisa keluar dari Void.</p>



<p>Singkat cerita, pertarungan terjadi dan Cassandra berhasil didesak hingga hampir tewas. Wolverine memutuskan untuk menyelamatkannya dan sebagai gantinya Cassandra memberikan <em>tools </em>yang kerap digunakan Doctor Strange dan Wong untuk membuka &#8220;Portal ke Mana Saja.&#8221;</p>



<p>Melalui portal tersebut, Deadpool dan Wolverine berhasil kembali ke <em>universe</em>-nya untuk menghentikan rencana Mr. Paradox. Namun, Cassandra menyusul dan ingin menggunakan alat Mr. Paradox untuk kepentingannya sendiri.</p>



<p>Untuk menghalangi Deadpool dan Wolverine, Cassandra menyewa banyak sekali varian Deadpool, yang untungnya langsung berhenti ketika melihat <strong>Peter </strong>(Tyler Mane). Pada akhirnya, mereka berdua berhasil menghentikan Cassandra sekaligus membuat <em>universe </em>tersebut tidak jadi berakhir. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Deadpool &amp; Wolverine</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Deadpool &amp; Wolverine | Final Trailer | In Theaters July 26" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Idh8n5XuYIA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Film ini mengulangi kesalahan terbesar yang dilakukan oleh film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em>: <strong>plot cerita lemah </strong>dan <strong>terlalu mengandalkan <em>cameo</em></strong>. Bahkan, bisa dibilang film ini lebih buruk dari sekuel <em>Doctor Strange </em>tersebut.</p>



<p>Ada banyak sekali catatan buruk dan kritik yang Penulis ketik di <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/saya-menggunakan-notion-untuk-mencatat-progres-artikel-whathefan/">aplikasi Notion</a> setelah selesai menonton film ini. Yang bisa membuat film ini masih layak ditonton adalah humornya yang pecah dan bertaburnya <em>cameo</em> yang tak terduga. Penulis akan membahasnya lebih detail di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Digendong oleh Para Cameo</h2>



<p>Sama seperti film <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness</em>, kemunculan <em>cameo </em>di film <em>Deadpool &amp; Wolverine </em>memang sangat banyak dan menyenangkan, apalagi bagi penggemar Marvel sejak awal tahun 2000-an.</p>



<p>Selain Henry Cavill yang menjadi varian Wolverine, kembalinya <strong>Chris Evans </strong>menjadi Human Torch juga sangat menyenangkan. Walau kemunculannya cukup sebentar karena <em>budget</em>-nya tinggi, kehadiran karakter ini mampu menyuguhkan humor yang menyenangkan.</p>



<p>Kemunculan Elektra, Blade, Gambit, hingga Laura juga cukup bikin heboh. Kemunculan Gambit versi Channing Tatum seolah mengabulkan keinginan lama penggemar. Seperti yang kita tahu, sebenarnya Tatum sudah akan membintangi film solo Gambit sebelum proyek tersebut dibatalkan.</p>



<p>Mewujudkan keinginan penggemar seperti ini juga dilaukan di film <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness</em>, di mana John Krasinski menjadi Mr. Fantastic. Bedanya, Mr. Fantastic harus mati konyol di tangan Wanda, sedangkan Gambit berhasil bertahan hidup.</p>



<p>Beberapa <em>cameo </em>lain yang muncul di film ini adalah<strong> Happy Hogan </strong>(Jon Favreau) yang mewawancarai Deadpool yang ingin bergabung dengan Avengers, <strong>Lady Deadpool </strong>yang diperankan oleh istri Ryan Reynolds, Blake Lively, dan beberapa anggota karakter lain dari film-film X-Men seperti <strong>Juggernaut </strong>dan <strong>Pyro</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Humor dan Breaking the 4th Wall Seperti Biasa</h2>



<p>Bicara soal humor, seperti biasa film Deadpool memiliki ciri khasnya sendiri: <strong>humor yang kasar </strong>dan <em><strong>breaking the 4th wall</strong></em>. Kedua elemen itu terasa sangat kental di film ini sehingga menjadi kekuatan utama film ini, karena sekali lagi, plot ceritanya terlalu lemah!</p>



<p>Deadpool dengan segala aksi dan ucapan konyolnya selalu berhasil membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Salah satu yang membuatnya sangat lucu adalah bagaimana ia kerap menyindir hal-hal yang berhubungan dengan dunia nyata. </p>



<p>Contohnya adalah ketika ia membahas mahalnya <em>budget </em>untuk memasukkan Chris Evans ke dalam film dan bagaimana impian penggemar untuk melihat Cavillrine berhasil terwujud. Tentu hubungan Disney dan 20th Century Fox juga menjadi topik yang sangat sering ia bahas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Timeline yang Makin Amburadul</h2>



<p>Kita semua tahu kalau <em>timeline </em>film-film X-Men di bawah naungan 20th Century Fox cukup membingungkan. Selain trilogi utama yang tayang di awal tahun 2000-an, ada juga <em>remake </em>sebagai prekuel trilogi tersebut. Belum lagi film-film <em>spin-off</em>.</p>



<p>Nah, awalnya Penulis berharap kalau film ini akan menjelaskan keruwetan tersebut. Ternyata, justru<strong> film ini semakin membuatnya berantakan!</strong> Ada banyak sekali tanda tanya yang muncul setelah Penulis menonton film ini.</p>



<p>Pertama, Logan yang mati di film <em>Logan </em>ternyata satu <em>universe </em>dengan Deadpool. Ini aneh karena film tersebut berlatar tahun 2029 dan diceritakan saat itu sudah tidak ada lagi mutan yang tersisa. Kalau Deadpool (dan beberapa teman mutannya) hidup di dunia yang sama, <strong>maka seharusnya ia juga telah tiada</strong>.</p>



<p>Seharusnya, lebih masuk akal jika Deadpool dan X-Men diceritakan berasal dari <em>universe </em>yang berbeda. Selain menodai film <em>Logan </em>yang fenomenal, keputusan tersebut juga membuat film ini terasa asal nulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Banyak Hal Aneh Terjadi di Void</h2>



<p>Konsep Void dan Allioth menjadi beberapa hal yang <em>memorable </em>dari serial <em>Loki</em>. Namun, film ini membuat keduanya seolah tidak memiliki harga diri sama sekali. Lihat saja mudahnya Deadpool dan Wolverine keluar dari sana menggunakan alat seperti milik Doctor Strange.</p>



<p>Jika portal tersebut bisa dengan mudah membuat kita berpindah <em>universe</em>,<strong> mengapa di film <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness</em> Strange tidak menggunakannya? </strong>Ia malah mempelajari Darkhold dan melakukan Dreamwalk. Fakta ini benar-benar membuat Penulis gusar.</p>



<p>Lalu <strong>Allioth juga terlihat cukup di-<em>nerf</em></strong>. Di serial <em>Loki, </em>Allioth bisa memakan segalanya dengan mudah, termasuk ketika salah satu varian Loki membuat semacam ilusi istana. Lantas, mengapa ketika Allioth menyerang markas Cassandra, ada banyak yang selamat?</p>



<p>Jika merujuk pada kekuatan Allioth, harusnya semua isi markas beserta markasnya itu sendiri bisa dilahap dengan mudah olehnya. Namun, entah mengapa seolah Cassandra memiliki kemampuan untuk mengendalikan Allioth agar dirinya tidak ikut termakan. Selain itu, <strong>Cassandra juga tidak pernah di-mention di serial <em>Loki</em></strong>, walau memiliki kekuatan sebesar itu.</p>



<p>Bicara soal Cassandra, karakter yang sebenarnya potensial ini sayangnya <strong>terkesan kurang <em>memorable</em></strong>. Kemunculan dua antagonis (bersama Mr. Paradox) di film ini membuat perannya kurang terlihat dan memiliki motivasi <em>villain </em>yang sangat generik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hal-Hal Menyebalkan Lainnya</h2>



<p>Masih banyak hal menyebalkan dari film ini yang ingin Penulis bahas. Pertama, <strong>banyak klise</strong>. Contohnya adalah ketika Wolverine yang awalnya ogah membantu Deadpool akhirnya rela mengorbankan dirinya. Hal semacam ini sudah sering kita temukan di film-film serupa.</p>



<p>Contoh lainnya adalah pengorbanan yang tidak jadi. Wolverine dan Deadpool yang terlihat mengorbankan diri mereka tidak jadi mati setelah sebelumnya dikesankan akan mati. Mungkin karena kemampuan regenerasi mereka, tapi sekali lagi hal semacam ini sudah sangat klise. Apalagi, secara ajaib <em>universe</em>-nya sembuh-sembuh sendiri dan tidak jadi hancur tanpa penjelasan.</p>



<p>Hal lain yang menurut Penulis cukup menyebalkan adalah <strong>putusnya Deadpool dengan Vanessa</strong>. Kalau boleh jujur, Vanessa kan <em>literally </em>dihidupkan kembali oleh Deadpool, kok bisa-bisanya minta putus dengan alasan <em>bullshit </em>seperti itu. Kisah mereka juga tak terlalu berpengaruh di film ini.</p>



<p><strong>Varian Deadpool yang malah jadi anak buah Cassandra juga anti-klimaks</strong>. Mengapa para varian ini mau bekerja untuk Cassandra? Mengapa mereka dengan mudahnya mengabaikan tugas tersebut hanya karena bertemu Peter? Semua terasa tidak masuk akal.</p>



<p>Oh, jangan lupa kalau <strong><em>credit scene </em>film ini juga tidak berguna</strong> dan tidak memberikan <em>tease </em>mengenai masa depan MCU. Sampai film ini selesai, tidak ada kejelasan mengenai bergabungnya <em>universe </em>Deadpool dengan MCU.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Meskipun<em> </em>mampu memberikan tawa dan perasaan nostalgia lewat <em>cameo-cameo</em>-nya, <em>Deadpool &amp; Wolverine</em> pada akhirnya terasa seperti film yang <em>lazy writing</em>, terutama di 1/3 akhir filmnya. Penjelasan panjang Mr. Paradox mengenai mesinnya sangat membosankan.</p>



<p>Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat karakter Deadpool dan Wolverine memiliki basis penggemar yang cukup besar. Kalau sebagai film dengan tujuan menghibur, masih okelah, apalagi <em>sequence </em>aksinya juga cukup seru untuk ditonton.</p>



<p>Namun, sebagai sebuah film, alur ceritanya benar-benar terasa dangkal. <em>Doctor Strange in the Multiverse </em>masih jauh lebih mending karena selain Scarlet Witch yang berubah menjadi <em>villain </em>utama, motifnya mengacak-acak<em> multiverse </em>cukup kuat. Dari awal, ada kejelasan mengenai apa yang harus dilakukan oleh tokoh utamanya.</p>



<p>Penulis harus keluar dengan mulut mengomel terus karena ada banyak sekali <em>plothole </em>dan hal yang tak masuk akal di film ini, terutama konsistensi teori yang diciptakan oleh Marvel sendiri. Seperti yang pernah Penulis katakan dulu sekali, Marvel terlihat kewalahan dalam mengendalikan semestanya yang semakin membesar.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><strong><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">RATING: 5/10</mark></strong></p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 6 Agustus 2024, terinspirasi setelah menonton film <em>Deadpool &amp; Wolverine</em></p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://fahum.umsu.ac.id/blog/deadpool-wolverine-daftar-aktor-aktris-dan-cameo/">FAHUM UMSU</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-deadpool-wolverine/">[REVIEW] Setelah Menonton Deadpool &amp; Wolverine</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-deadpool-wolverine/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton X-Men ‘97</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-x-men-97/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-x-men-97/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2024 16:41:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[animasi]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[X-Men '97]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7272</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rasanya sudah semakin jarang Marvel Cinematic Universe (MCU) merilis serial yang berkualitas. Dalam rentang waktu satu tahun terakhir, praktis hanya serial Loki Season 2 yang bisa dinikmati dan mampu menyajikan cerita yang menarik. Untungnya, serial animasi terbaru yang dirilis MCU akhirnya mampu mematahkan hal buruk tersebut, yakni X-Men &#8217;97. Penulis bukan penggemar die hard X-Men, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-x-men-97/">[REVIEW] Setelah Menonton X-Men ‘97</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Rasanya sudah semakin jarang <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">Marvel Cinematic Universe (MCU)</a> merilis serial yang berkualitas. Dalam rentang waktu satu tahun terakhir, praktis hanya <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">serial <em>Loki Season 2</em></a><em> </em>yang bisa dinikmati dan mampu menyajikan cerita yang menarik.</p>



<p>Untungnya, serial animasi terbaru yang dirilis MCU akhirnya mampu mematahkan hal buruk tersebut, yakni <em><strong>X-Men &#8217;97</strong></em>. Penulis bukan penggemar <em>die hard </em>X-Men, tapi cukup familiar dengan karakter-karakternya karena pernah membacanya di majalah waktu kecil.</p>



<p>Serial asli <em>X-Men </em>yang rilis di tahun 90-an pun Penulis merasa tidak pernah menontonnya, walaupun <em>theme song-</em>nya terasa sangat familiar. Mungkin Penulis pernah menontonnya, tapi tidak bisa mengingatnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/arnaud-jaegers-253360-unsplash-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/arnaud-jaegers-253360-unsplash-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/arnaud-jaegers-253360-unsplash-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/arnaud-jaegers-253360-unsplash-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/arnaud-jaegers-253360-unsplash-356x237.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/arnaud-jaegers-253360-unsplash.jpg 1215w " alt="Memilih Pemimpin dengan Kedewasaan Berpolitik" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/memilih-pemimpin-dengan-kedewasaan-berpolitik/">Memilih Pemimpin dengan Kedewasaan Berpolitik</a></div></div></div><p></p>


<p>Yang jelas, Penulis memutuskan untuk menonton serial <em>X-Men &#8217;97 </em>karena merasa penasaran. Penulis sampai harus menonton rekap serial animasi aslinya agar bisa <em>catch up </em>dan memahami konflik apa yang akan dihadapi oleh para X-Men.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita X-Men &#8217;97</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Animation&#039;s X-Men &#039;97 | Final Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/mp1Pax-QHlA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Meskipun menggunakan gaya animasi yang berbeda dengan versi aslinya, <em>X-Men &#8217;97 </em>merupakan sekuel langsung dengan gaya animasi yang telah menyesuaikan dengan era modern. Artinya, ceritanya pun <em>nyambung </em>dengan serial aslinya.</p>



<p>Di awal cerita, kita mengetahui bahwa Profesor Xavier telah dibawa ke luar angkasa oleh Lilandra demi menyelamatkan nyawanya. Lantas, X-Men pun secara mengejutkan jadi dipimpin oleh <strong>Magneto</strong>.</p>



<p>Beberapa kejadian pun terjadi selama Magneto menjadi pemimpin, termasuk Storm yang kehilangan kekuatannya. Selain itu, diketahui bahwa Jean Gray yang selama ini bersama X-Men ternyata hanya klon yang dibuat oleh Mister Sinister.</p>



<p>Klimaks konflik dari musim kali ini adalah penyerangan besar-besaran yang menghancurkan Genosha. Kejadian ini membuat karakter X-Men favorit Penulis, <strong>Gambit</strong>, harus tewas. Selain itu, Magneto juga berhasil diculik dan menghilang dalam waktu yang cukup lama.</p>



<p>Siapa dalang di balik penyerangan Genosha? Ternyata dia adalah <strong>Bastion</strong>, humanoid yang merupakan gabungan dari Nimrod dan Master Mold. Ia sangat membenci mutan, mengingat ia berasal dari entitas yang bertujuan untuk memusnahkan semua mutan.</p>



<p>Bastion tidak sendirian, ia dibantu oleh Mister Sinister dalam menjalankan misinya untuk memusnahkan mutan. Masalah makin pelik bagi X-Men, karena Magneto yang diculik berhasil kabur dan mematikan semua listrik di dunia dan menyatakan perang kepada manusia.</p>



<p>Di saat genting tersebut, Profesor Xavier pulang ke Bumi untuk menyelesaikan konflik yang ada. X-Men dibagi menjadi dua tim, satu berusaha menghentikan Magneto dan satu lagi menyerang Bastion yang melepaskan Prime Sentinels ke seluruh dunia.</p>



<p>Singkat cerita, pada akhirnya X-Men berhasil melakukan kedua misi tersebut. Namun, Asteroid M yang menjadi markas Magneto terjun ke Bumi dan berpotensi menyebabkan kiamat. Berbagai upaya dilakukan, tapi akhirnya Magneto-lah yang menghentikan insiden tersebut.</p>



<p>Setelah kejadian tersebut, banyak tokoh X-Men yang hilang dan tidak ditemukan. Pada akhirnya, terkuak kalau para X-Men terlempar ke lini masa yang berbeda, yang akan menjadi premis utama di musim selanjutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton X-Men &#8217;97</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Animation&#039;s X-Men &#039;97 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/pv3Ss8o9gGQ?start=2&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Setelah selesai menonton semua 10 episodenya, Penulis merasa cukup puas dengan serial ini. Gaya animasinya, walaupun tidak unik seperti <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-what-if-bagian-1/">What If&#8230;?</a></em>, cukup memanjakan mata. Dialog-dialog yang dimiliki, terutama yang keluar dari mulut Magneto, juga berkesan.</p>



<p>Meskipun Penulis tidak terlalu mengikuti X-Men, Penulis cukup mudah mengenali karakter-karakter yang ada di serial ini karena Penulis merupakan pemain <em>Marvel Snap</em>. Desain karakter yang ada di <em>game </em>TCG tersebut sama dengan yang ada di serial ini.</p>



<p>Selain karakter yang sudah familiar seperti Wolverine, Cyclops, Storm, Gambit, Beast, dan lainnya, Penulis langsung mengetahui karakter-karakter lainnya yang selama ini kurang ditonjolkan di film-film <em>live-action</em> seperti Jubilee, Morph, Sentinel, hingga Mister Sinister.</p>



<p>Penulis cukup menyayangkan kematian Gambit. Sudah di film <em>live-action </em>jarang muncul, sekalinya muncul di serial animasi malah harus mati. Namun, kematiannya yang heroik menjadi salah satu momen terbaik di serial ini.</p>



<p>Selain itu, ada banyak <em>cameo </em>menarik yang dimunculkan, mulai dari Captain America, Spider-Man, Silver Samurai, Omega Red, hingga Iron Man. Dengan kemunculan mereka, Penulis jadi berharap kalau di musim-musim selanjutkan akan ada tema X-Men vs Avengers.</p>



<p>Untuk konflik ceritanya sendiri bisa dibilang cukup berat, sehingga serial ini rasanya kurang cocok untuk anak-anak. Tema politik<strong> &#8220;manusia vs mutan&#8221;</strong> masih menjadi isu utama, di mana ada pihak yang ingin memusnahkan mutan dari Bumi karena berbagai alasan.</p>



<p>Salah satu poin utama yang membuat serial ini <em>outstanding </em>adalah bagaimana posisi Magneto yang tidak menjadi antagonis. Di serial ini, Magneto justru berusaha memahami apa keinginan Profesor Xavier, sebelum akhirnya merasa kalau usahanya berakhir sia-sia.</p>



<p>Bastion sebagai antagonis utama di serial ini juga terlihat sebagai musuh yang sulit untuk ditakhlukkan. Motivasinya untuk memusnahkan mutan mungkin kurang <em>deep</em>, tapi cukup kuat dan masuk akal. Pemilihannya sebagai <em>villain </em>utama sangat tepat.</p>



<p>Kesimpulannya, serial <em>X-Men &#8217;97 </em>berhasil menjadi oase di tengah gempuran serial Marvel lain yang kurang berkualitas. Walaupun tidak menonton serial aslinya, kita masih akan bisa menikmati jalan ceritanya tanpa perlu pusing.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Rating: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 28 Mei 2024, terinspirasi setelah menonton serial <em>X-Men &#8217;97</em></p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://variety.com/2022/tv/news/x-men-97-release-date-season-2-comic-con-1235319958/">Variety</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-x-men-97/">[REVIEW] Setelah Menonton X-Men ‘97</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-x-men-97/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 15:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[The Marvels]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[What If...?]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Biasanya, setiap ada film atau serial Marvel Cinematic Universe (MCU) yang selesai ditonton, Penulis akan membuat artikel ulasannya. Walaupun kadang telat satu bulan, artikel tersebut akan tetap ditulis. Namun, beberapa bulan terakhir, Penulis melewatkan cukup banyak film dan serial MCU karena kesibukan (dan kemalasan) untuk diulas. Padahal, setelah serial Secret Invasion yang mengecewakan, MCU merilis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Biasanya, setiap ada film atau serial Marvel Cinematic Universe (MCU) yang selesai ditonton, Penulis akan membuat artikel ulasannya. Walaupun kadang telat satu bulan, artikel tersebut akan tetap ditulis.</p>



<p>Namun, beberapa bulan terakhir, Penulis melewatkan cukup banyak film dan serial MCU karena kesibukan (dan kemalasan) untuk diulas. Padahal, setelah <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">serial <em>Secret Invasion</em> yang mengecewakan</a>, MCU merilis tiga serial dan satu film layar lebar.</p>



<p>Meskipun sudah telat berbulan-bulan, ada rasa bersalah karena telah melewatkan mereka semua. Oleh karena itu, agar tidak lagi terbebani dengan hutang artikel, Penulis memutuskan untuk merangkum semuanya dalam satu artikel.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-356x237.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1.jpg 2048w " alt="Chapter 15 Tidak, Terima Kasih" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/chapter-15-tidak-terima-kasih/">Chapter 15 Tidak, Terima Kasih</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Rangkuman Ulasan Film dan Serial MCU</h2>



<p>Setelah serial <em>Secret Invasion</em>, Marvel merilis tiga serial lagi, yakni<strong> <em>Loki Season 2</em></strong>, <em><strong>What If&#8230;? Season 2</strong></em>, dan <em><strong>Echo</strong></em>. Selain itu, Marvel juga merilis film layar lebar terakhir di tahun 2023, yakni <em><strong>The Marvels</strong></em>.</p>



<p>Lantas, bagaimana pendapat Penulis tentang film dan serial-serial tersebut? Apakah <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">semakin memundurkan kualitas MCU</a>, atau <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">justru berhasil menyelamatkannya</a>? Berikut adalah ulasan Penulis selengkapnya! </p>



<h3 class="wp-block-heading">Review Loki Season 2</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Loki Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dug56u8NN7g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Singkat kata, <em>Loki Season 2 </em>adalah <strong>serial terbaik yang pernah diproduksi oleh MCU</strong>. Bahkan, lebih bagus dari <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-9-bagian-1/"><em>WandaVision</em></a> yang sebelumnya Penulis anggap sebagai serial terbaik. Serial ini, dari episode pertama hingga terakhir, berhasil konsisten menyajikan tontonan yang berkualitas.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Setelah menonton episode 4</a>, Penulis sudah menuliskan bahwa serial ini benar-benar terasa menjadi oase di tengah film dan serial Marvel lainnya yang begitu buruk. Hampir mayoritas menganggap kalau serial ini berhasil menyelamatkan muka Marvel yang terus-menerus dikritik.</p>



<p>Apa yang paling Penulis suka dari serial ini adalah pengembangan karakter yang dialami oleh Loki. Dari yang awalnya antagonis narsistik menjadi penyelamat <em>universe </em>dengan mengorbankan egonya. Siapa yang menyangka kalau God of Mischief rela melakukan sejauh itu? </p>



<p>Karakter-karakter pendukungnya pun tak kalah menarik. Apresiasi perlu disematkan ke <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/ke-huy-quan-dan-kisah-luar-biasa-yang-dimilikinya/">Ke Huy Quan</a> yang memerankan karakter OB. Sekali lagi, ia menjadi karakter yang dengan mudah dicintai oleh penontonnya.</p>



<p>Kesimpulannya, serial ini jelas akan menjadi parameter ke depannya kalau sebuah serial Marvel minimal ya memiliki kualitas cerita seperti ini. Standar yang jelas tinggi, sehingga para penonton pun harus bisa mengelola ekspektasinya dengan bijak.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 9/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review The Marvels</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; The Marvels | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/wS_qbDztgVY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><em>The Marvels </em>adalah film yang <strong>benar-benar biasa saja</strong>. Plot cerita, biasa, lurus tanpa <em>plot twist</em>. <em>Villain </em>utama biasa saja, tipe yang akan mudah dilupakan. Malah, sepanjang nonton film ini, Penulis merasa kalau film ini benar-benar tipe M-She-U yang sering diungkapkan oleh netizen.</p>



<p>Salah satu hal yang paling membuat Penulis kesal adalah bagaimana Captain Marvel, yang notabene menjadi salah satu <em>superhero </em>terkuat di MCU, terlihat kewalahan melawan <em>villain </em>yang kemampuannya B aja. Sangat terlihat kalau ia cukup di-<em>nerf</em> demi kepentingan cerita.</p>



<p>Dramanya dengan Monica Rambeau juga terasa canggung dan tidak natural. Seperti klise pada umumnya, konflik antara Monica dan Captain Marvel hanya karena miskomunikasi yang selesai ketika mereka akhirnya berbicara dari hati ke hati.</p>



<p>Di sisi lain, mungkin kehadiran Kamala Khan bisa dibilang membuat film ini setidaknya terasa segar dan berwarna. Karakternya yang<em> lovable </em>di serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Ms. Marvel</a></em> berhasil dipertahankan di film ini dan seolah menjadi &#8220;anak bontot&#8221; dari tiga bersaudara.</p>



<p>Memang ada sedikit kejutan di bagian akhir, tapi jujur sama sekali tidak mengejutkan karena rumornya sudah santer terdengar sebelum filmnya rilis. Kamala mendatangi Kate Bishop dari serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-hawkeye/">Hawkeye</a> </em>untuk bergabung dengan &#8220;Avengers&#8221; baru, sedangkan Monica terlempar ke <em>universe </em>lain di mana ia bertemu dengan Beast dari X-Men.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review What If&#8230;? Season 2</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ What If…? Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/TiEVqZ2Bc_c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Mengingat musim pertamanya berhasil menyajikan cerita-cerita yang menarik, Penulis pun berekspektasi kalau musim kedua dari serial <em>What If&#8230;?</em> akan sama bagusnya. Sayangnya, ekspektasi tersebut dipatahkan begitu saja.</p>



<p>Berbeda dengan musim pertamanya, serial ini dirilis setiap hari, bukan setiap minggu. Tentu harusnya hal tersebut membuat penggemar senang, bukan? Iya, jika jalan ceritanya sebagus musim pertamanya. Musim kedua ini<strong> bisa dibilang lumayan mengecewakan</strong>.</p>



<p>Pertama, episode-episodenya tidak terlalu saling terkait seperti musim pertama. Ada beberapa episode yang sama sekali tidak memiliki pengaruh ke <em>finale episode</em>-nya. Kedua, serial ini terlalu berfokus ke Captain Carter, seolah semakin menegaskan MCU itu M-She-U.</p>



<p>Ketika, karakter Supreme Strange yang sudah menjalani <em>character development </em>di musim pertama menjadi <em>villain </em>lagi, bahkan <em>villain </em>utama. Tujuannya pun sama, menghidupkan kembali Christie dengan membuat ulang semestanya yang telah hancur.</p>



<p>Salah satu poin positif dari serial ini adalah adanya karakter Kahhori, yang merupakan karakter orisinal untuk serial <em>What If&#8230;?</em>. Ia pun bekerja sama dengan Captain Carter untuk mengalahkan Supreme Strange dan menyelamatkan <em>multiverse</em>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review Echo</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Echo | Official Trailer | Disney+ and Hulu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/AFUKnherhuw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Di awal tahun 2024, Marvel merilis sebuah serial baru berjudul <em>Echo</em>, yang merupakan seri pertama yang masuk ke dalam seri Marvel Spotlight. Serial ini berfokus ke karakter Maya Lopez, yang telah muncul di serial <em>Hawkeye</em>.</p>



<p>Mungkin Marvel sudah punya <em>feeling </em>kalau serial ini tidak akan terlalu berhasil, sehingga mereka memutuskan untuk merilis semua episodenya dalam satu hari. Keputusan tersebut mungkin benar, karena serial ini cukup membuat Penulis garuk-garuk kepala.</p>



<p>Selama beberapa episode awal, Penulis benar-benar dibuat bingung<strong> mau dibawa ke arah mana serial ini</strong>. Apakah ini merupakan perjalanan awal Maya menjadi <em>superhero</em>, pembalasan dendam masa lalu, atau malah cuma jadi pemanasan serial <em>Daredevil Born Again</em>.</p>



<p>Rupanya, serial ini pada akhirnya berfokus bagaimana Maya menyelesaikan konflik dengan Kingpin, yang selama ini sudah dianggap sebagai pamannya sendiri. Namun, penyelesaian konfliknya di episode terakhir pun terasa aneh dan berakhir begitu saja.</p>



<p>Karakter Kingpin di sini jelas berhasil mencuri perhatian berkat akting dari Vincent D&#8217;Onofrio. Sayangnya, karakter Maya terasa kurang berhasil digali potensinya untuk menjadi karakter besar di MCU. Apalagi, tidak jelas bagaimana nasibnya di masa depan MCU.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 5/10</mark></p>
</blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dari empat film/serial yang Penulis ulas di atas, hanya<em> Loki Season 2 </em>yang Penulis anggap berhasil. Ini tentu menunjukkan kalau MCU masih harus berbenah jika tidak ingin ditinggalkan oleh penggemarnya.</p>



<p>Sejauh ini, sudah ada banyak upaya untuk menyelamatkan muka MCU, termasuk menunda beberapa proyek untuk memastikan kualitasnya. Di tahun 2024 ini, hanya ada film <em>Deadpool &amp; Wolverine </em>yang akan dirilis oleh Marvel, dan jujur Penulis sangat mengantisipasinya.</p>



<p>Saat artikel ini ditulis, Penulis sedang mengikuti serial animasi <em>X-Men &#8217;97</em>, sebuah lanjutan dari serial klasik Marvel yang dirilis di tahun 90-an. Sejauh ini, serial ini cukup memuaskan dan memiliki jalan cerita yang menarik dan membuat penasaran.</p>



<p>Bisa jadi, film <em>Deadpool &amp; Wolverine</em> dan serial <em>X-Men &#8217;97 </em>tersebut dijadikan patokan oleh Marvel apakah semesta X-Men masih menarik minat penonton. Jika iya, maka kemungkinan besar Mutant Saga akan hadir setelah Multiverse Saga berakhir.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 24 April 2024, terinspirasi setelah menyadari ada banyak serial dan film MCU yang belum dibuatkan ulasannya</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Marvel Kembali Menarik Gara-gara Loki Season 2</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 16:33:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6945</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sepanjang Multiverse Saga, Marvel kerap meluncurkan serial yang menimbulkan kekecewaan, apalagi Secret Invasion yang bikin geleng-geleng kepala. Penulis jadi semakin pesimis dengan masa depan Marvel Cinematic Universe (MCU). Sejauh ini, hanya ada tiga serial yang Penulis anggap benar-benar bagus dari awal hingga akhir, yakni WandaVision, Loki, dan What If&#8230;?. Sebenarnya serial Moon Knight juga lumayan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Akhirnya Marvel Kembali Menarik Gara-gara Loki Season 2</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sepanjang Multiverse Saga, Marvel kerap meluncurkan serial yang menimbulkan kekecewaan, apalagi <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">Secret Invasion</a> </em>yang bikin geleng-geleng kepala. Penulis jadi semakin pesimis dengan <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">masa depan Marvel Cinematic Universe (MCU).</a></p>



<p>Sejauh ini, hanya ada tiga serial yang Penulis anggap benar-benar bagus dari awal hingga akhir, yakni <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-9-bagian-3/">WandaVision</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">Loki</a></em>, dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-what-if-bagian-2/">What If&#8230;?</a></em>. Sebenarnya serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/">Moon Knight</a> </em>juga lumayan bagus, yang sayangnya memiliki episode terakhir yang cukup generik dan terasa kurang.</p>



<p>Di antara tiga serial Marvel yang Penulis sukai, <em>Loki </em>menjadi yang pertama memiliki sekuel. Jujur, Penulis sangat antusias ketika akhirnya serial ini tayang, mengingat akhir dari musim pertamanya sedikit <em>cliff hanging</em>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dragon-force-guitar-hero-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dragon-force-guitar-hero-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dragon-force-guitar-hero-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dragon-force-guitar-hero-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dragon-force-guitar-hero-banner.jpg 1280w " alt="DragonForce, Guitar Hero, dan Legasi yang Ditinggalkan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/musik/dragonforce-guitar-hero-dan-legasi-yang-ditinggalkan/">DragonForce, Guitar Hero, dan Legasi yang Ditinggalkan</a></div></div></div><p></p>


<p>Nah, untungnya tingginya ekspektasi Penulis tidak sia-sia karena sejauh ini serial <em>Loki </em>benar-benar memuaskan! <em>Pace-</em>nya cepat dan tidak terasa <em>dragging </em>sama sekali, penuh kejutan, alur cerita yang rapi, serta ada beberapa teknik <em>shoot </em>yang menarik.</p>



<p>Selain itu, tensi dari serial ini juga sangat menarik. Kita seolah ikut dibuat tegang dengan konflik <em>multiverse </em>yang dihadapi oleh Loki (Tom Hiddleston) bersama teman-temannya. Kesan <em>clock is ticking </em>benar-benar terasa, hingga akhirnya <strong>DUUUAAAARRRR!!! </strong>di episode 4.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketika Marvel Kembali Menarik</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Loki Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dug56u8NN7g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Untuk yang awam, <em>Loki Season 2 </em>bercerita tentang kekacauan yang terjadi di Time Variance Authority (TVA) setelah kematian He Who Remains (Jonathan Majors) yang dibunuh oleh varian Loki, Sylvie (Sophia Di Martino). </p>



<p>Hingga artikel ini ditulis (27/10), <em>Loki Season 2 </em>telah memasuki episode 4. Dibandingkan dengan episode-episode sebelumnya (yang sebenarnya <em>so far so good</em>), episode kali ini benar-benar <em>mindblowing </em>dan mengejutkan.</p>



<p>Demi menghindari <em>spoiler </em>pada artikel ini, Penulis hanya bisa menggambarkan kalau episode ini benar-benar tidak tertebak. <em>Build up </em>yang rapi dari episode pertama hingga ketiga ternyata tidak mengubah apa-apa. Apa yang dikhawatirkan akhirnya benar-benar terjadi.</p>



<p>Akhir yang sangat menggantung di episode ini juga memberikan kesan yang mirip dengan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/">Avengers: Infinity Wars</a></em>, di mana Thanos berhasil melenyapkan setengah populasi alam semesta. </p>



<p>Sekali lagi, kita disajikan misi yang dilakukan oleh protagonis kita gagal dilakukan. Namun, seperti yang sudah Penulis jelaskan di tulisan lain, <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">tingkat destruktif di serial ini benar-benar beda level</a>. Penulis benar-benar tidak sabar untuk menonton episode ke-5 mendatang.</p>



<p>Yang jelas, sejauh ini serial <em>Loki Season 2 </em>berhasil membuat Penulis berpikir kalau Marvel mulai menarik lagi dan kembali ke jalan yang benar. Kekacauan demi kekacauan yang terjadi di serial-serial sebelumnya seolah tertebus dengan kemunculan serial ini.</p>



<p>Penulis berusaha untuk mencari celah untuk mengkritik serial ini. Hanya saja, Penulis benar-benar tidak menemukan apa yang kurang dari <em>Loki Season 2 </em>sejauh ini. Meskipun tentu tidak sempurna, Penulis berhasil dibuat puas olehnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 4 Selalu Jadi yang Paling Mengejutkan?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="LOKI Episode 4 BREAKDOWN - Ending Explained, MCU Easter Eggs, and Time Travel EXPLAINED!" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/vB8yjbQblxk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ada fakta menarik tentang episode 4 serial <em>Loki Season 2</em>. Pada musim pertamanya, episode keempatnya juga sangat mengejutkan ketika sosok di balik TVA terkuak hanya robot dan di-<em>prune</em>-nya Mobius dan Loki.</p>



<p>Jika diingat-ingat lagi, sebenarnya banyak kejadian yang mengejutkan terjadi di episode keempat dari semua serial Marvel. Penulis akan coba bahas beberapa untuk membuktikan pernyataan tersebut.</p>



<p>Di <em>WandaVision</em>, akhirnya terkuak apa yang sebenarnya terjadi pada Wanda dan penduduk kota Westview. Di <em>The Falcon and the Winter Soldier</em>, kita bisa melihat bagaimana Captain America baru melakukan pembuhan dengan menggunakan perisainya.</p>



<p>Episode 4 favorit Penulis, selain <em>Loki Season 2</em>, adalah <em>What If&#8230;? </em>yang menceritakan tentang Supreme Doctor Strange yang sangat <em>dark</em>. Di serial <em>Hawkeye</em>, kita bisa melihat kemunculan karakter Yelena Belova (Florence Pugh).</p>



<p><em>Moon Knight </em>pun cukup mengejutkan, di mana karakter utama Steven Grant (Oscar Isaac) ditembak tepat di dada oleh antagonisnya. Kejadian yang mirip juga terjadi di serial <em>Secret Invasion</em>, di mana Talos (Ben Mendelsohn) dibunuh oleh Gravik (Kingsley Ben-Adir).</p>



<p>Mengingat kebanyakan serial Marvel hanya memiliki enam episode (kecuali<em> WandaVision</em>, <em>What If&#8230;?</em>, dan <em>She-Hulk: Attorney at Law</em> yang punya sembilang episode), wajar jika episode 4 menampilkan adegan mengejutkan karena sudah mendekati klimaks.</p>



<p>Selain itu, episode 5 seringnya dimanfaatkan sebagai momen <em>cooldown </em>sebelum <em>finale episode</em>, sehingga terasa <em>boring </em>dan <em>dragging</em>. Apalagi, tak jarang Marvel mengecewakan penggemarnya dengan buruknya konklusi serial di episode terakhir.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Masih ada dua episode lagi sebelum serial <em>Loki Season 2 </em>tamat. Namun, sejauh ini serial ini mampu memuaskan Penulis yang telah dikecewakan berkali-kali, baik karena film maupun serialnya.</p>



<p>Memang film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-guardians-of-the-galaxy-vol-3/">Guardians of the Galaxy Vol. 3 </a></em>adalah film yang bagus, tetapi dampaknya secara keseluruhan untuk Multiverse Saga sangat kecil. <em>Loki Season 2 </em>bersentuhan langsung dengan konsep <em>multiverse</em> beserta bahayanya.</p>



<p>Penulis bahkan meyakini kalau apa yang terjadi di serial <em>Loki </em>ini akan memiliki pengaruh besar kepada keseluruhan saga. <em>Event</em> yang akan terjadi di film-film selanjutnya, termasuk <em>Avengers: Kang Dynasty </em>dan <em>Avengers: Secret Wars</em>, bisa bermula dari serial ini.</p>



<p>Semoga saja di dua episode terakhir, serial ini bisa konsisten menjaga kualitas ceritanya, sehingga Penulis bisa berpikir kalau MCU masih menyenangkan untuk ditonton. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 27 Oktober 2023, terinspirasi setelah menonton<em> Loki Season 2 Episode 4</em> yang cukup <em>mindblowing</em> </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Akhirnya Marvel Kembali Menarik Gara-gara Loki Season 2</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 23:58:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[multiverse]]></category>
		<category><![CDATA[Thanos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suka atau tidak suka, harus diakui kalau Marvel Studios berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dalam membangun Marvel Cinematic Universe (MCU), khususnya Infinity Saga yang memuncak di film Avengers: Endgame. Salah satu alasan mengapa Infinity Saga begitu sukses (terlepas dari beberapa judul filmnya yang flop) adalah karena adanya sosok big bad villain pada sosok Thanos. Ia [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Suka atau tidak suka, harus diakui kalau Marvel Studios berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dalam membangun <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">Marvel Cinematic Universe (MCU)</a>, khususnya Infinity Saga yang memuncak di film <em>Avengers: Endgame</em>.</p>



<p>Salah satu alasan mengapa Infinity Saga begitu sukses (terlepas dari beberapa judul filmnya yang flop) adalah karena adanya sosok <em>big bad villain </em>pada sosok <strong>Thanos</strong>. Ia mengumpulkan enam Infinity Stones untuk <a href="https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/">melenyapkan separuh populasi alam semesta</a>. </p>



<p>Meskipun <a href="https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/">ia melakukan genosida</a>, banyak yang bersimpati (bahkan setuju) dengannya karena tujuannya masuk akal: agar alam semesta yang sumber dayanya terbatas menjadi lebih seimbang. Ia tidak pernah berambisi menguasai semesta seperti kebanyakan <em>supervillain.</em></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/dua-drama-euro-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/dua-drama-euro-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/dua-drama-euro-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/dua-drama-euro-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/dua-drama-euro-banner.jpg 1200w " alt="Dua Drama di Dua Pertandingan Euro 2024 yang Membosankan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/dua-drama-di-dua-pertandingan-euro-2024-yang-membosankan/">Dua Drama di Dua Pertandingan Euro 2024 yang Membosankan</a></div></div></div><p></p>


<p>Sayangnya, peran dan tindakan Thanos tersebut seolah telah dikerdilkan oleh pihak Marvel itu sendiri melalui <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">serial <em>Loki</em>.</a> Bahkan, hal tersebut lebih ditekankan lagi melalui musim kedua <em>Loki</em>, di mana genosida seolah menjadi hal yang lumrah saja.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Genosida di Serial Loki</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-1024x683.png" alt="" class="wp-image-6910" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yang Bercabang yang Dipangkas (ScreenRant)</figcaption></figure>



<p>Pada musim pertama <em>Loki</em>, sebenarnya sudah diperlihatkan bagaimana sepelenya semua kejadian yang terjadi sepanjang Infinity Saga. Tentu kita ingat bagaimana Infinity Stones yang menjadi pusat cerita hanya menjadi pemberat kertas di <strong>Time Variance Authority (TVA)</strong>.</p>



<p>Selain itu, kita bisa melihat bagaimana TVA bekerja dalam memangkas cabang-cabang <em>timeline </em>yang dianggap berpotensi membahayakan <em>sacred timeline</em> menggunakan semacam bom yang akan membuat seluruh isi cabang tersebut masuk ke dalam Void. </p>



<p>Nah, di dalam Void sendiri, ada makhluk bernama Allioth yang akan melenyapkan segala sesuatu yang ada di hadapannya. Makhluk inilah yang membuat He Who Remains berhasil mengalahkan varian Kang lainnya.</p>



<p>Dengan kata lain, seluruh semesta yang di-<em>prune</em> oleh pasukan TVA akan masuk ke dalam Void hanya untuk dimusnahkan oleh Allioth. Skala genosida yang dilakukan oleh Thanos jelas bukan apa-apa dibandingkan dengan yang dilakukan oleh TVA.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6912" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">General Dox (Hocmarketing)</figcaption></figure>



<p>Nah, pada episode 2 musim kedua serial <em>Loki</em>, kita bisa melihat bagaimana pasukan TVA loyalis dari <strong>General Dox</strong> memangkas banyak sekali cabang <em>timeline</em> secara massal demi menjaga <em>sacred timeline</em>, meskipun TVA sedang goyang karena terkuaknya siapa dalang di baliknya. </p>



<p>Dox melakukan hal tersebut juga dengan alasan yang ia anggap mulia: untuk membereskan kekacauan <em>multiverse </em>yang diakibatkan oleh kematian He Who Remains. Ia dengan tegar mengambil keputusan tersebut, menodai tangannya untuk kepentingan yang lebih besar.</p>



<p>Bayangkan, seluruh populasi (bukan setengah) yang hidup di semesta-semesta tersebut dimusnahkan oleh TVA. Artinya, tidak ada makhluk yang selamat dari genosida tersebut, termasuk para <em>superhero </em>dan <em>supervillain</em>, bahkan Thanos sekalipun.</p>



<p>Penulis jadi teringat bagaimana Zeno dari serial <em>Dragon Ball Super</em> dengan mudahnya melenyapkan semesta hanya karena merasa sedikit kesal. Bedanya, Zeno memang &#8220;dewa&#8221; di serial tersebut, berbeda dengan TVA yang <em>playing god</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Meningkatnya Level Ancaman di MCU</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-1024x683.png" alt="" class="wp-image-6911" style="aspect-ratio:1.499267935578331;width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Semua Baru Awalnya Saja (Fandom)</figcaption></figure>



<p>Besarnya skala genosida yang dilakukan pada serial <em>Loki </em>memang dibutuhkan oleh MCU karena mereka membutuhkan sosok <em>villain </em>yang jelas lebih berbahaya dari Thanos. Bahkan, Penulis merasa kalau ini semua baru permulaan saja.</p>



<p>Kita tahu kalau <em>the next big bad villain </em>MCU di Multiverse Saga adalah <strong>Kang the Conqueror</strong>. Meskipun muncul secara agak mengecewakan di film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a></em>, kita bisa melihat kalau masih ada banyak sekali varian Kang yang siap menjadi ancaman.</p>



<p>Kekosongan kepemimpinan yang terjadi di TVA saat ini bisa saja memicu para varian Kang tersebut untuk mulai bergerak secara lebih aktif. Bagaimana tidak, sosok yang mengalahkan mereka telah tewas di tangan Sylvie.</p>



<p>Belum banyak <em>superhero </em>yang <em>notice </em>dengan keberadaan varian-varian Kang ini. Sekadar tahu<em> </em>kalau <em>multiverse </em>itu ada saja belum banyak yang tahu, kecuali Scott Lang (Ant-Man) dan keluarga, <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange</a>, Scarlet Witch, Peter Parker (Spider-Man), dan Loki tentunya. </p>



<p>Apakah ada kemungkinan kalau Spider Society yang muncul di film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/">Spider-Man: Across the Spider-Verse</a> </em>juga akan menjadi &#8220;benteng&#8221; yang menghalau para Kang? Penulis sedikit meragukan hal ini, mengingat hak penayangan mereka masih ada di tangan Sony.</p>



<p>Hanya saja, dengan adanya rumor kalau film-film Sony&#8217;s Spider-Man Universe (SSU) akan segera <em>canon </em>dengan MCU, bukan tidak mungkin hal itu terjadi di masa depan. Varian-varian Kang dilawan oleh varian-varian Spider-Man jelas terasa masuk akal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-6913" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Iron Lad a.k.a. Nathaniel Richard (We Got This Covered)</figcaption></figure>



<p>Penulis juga berharap (dan menebak) kalau nantinya akan ada varian Kang versi baik yang akan muncul untuk membantu para <em>superhero </em>kita dalam <em>multiversal war </em>yang akan datang. <strong>Nathaniel Richard</strong> alias <strong>Iron Lad</strong> adalah favorit Penulis untuk dimunculkan nanti.</p>



<p>Yang jelas, genosida yang dilakukan oleh Dox dan pasukan TVA-nya jelas untuk menunjukkan bahwa level ancaman di Multiverse Saga ini akan jauh lebih berbahaya daripada yang telah dilakukan oleh Thanos, membuat apa yang telah dilakukan olehnya terlihat kerdil. </p>



<p>Konsekuensinya, Marvel harus lebih berhati-hati dalam <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">menyusun cerita ke depannya</a>. Multiverse Saga sejauh ini sudah mendapatkan banyak kritikan dan ulasan negatif. Semakin luas skala yang ingin diceritakan, semakin besar peluang untuk adanya kesalahan.</p>



<p>Lantas, setelah Multiverse Saga ini berakhir, ancaman lebih besar seperti apa yang akan terjadi? Jelas masih ada banyak nama yang bisa menjadi kandidat, dengan Galactus menjadi kandidat utamanya.</p>



<p>Namun, dengan adanya rencana <em>soft reboot </em>setelah film <em>Avengers: Secret Wars</em>, bisa saja level ancaman yang ada di MCU justru akan ter-<em>reset</em> dan kita akan disuguhkan dengan <em>villain </em>yang lebih ecek-ecek.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Jika Penulis berada di dalam TVA, mungkin dirinya pun akan bingung bagaimana cara mengatasi kekacauan <em>multiverse </em>yang telah terjadi. Skala kekacauannya jelas sudah di luar nalar dan berpotensi memicu hal yang lebih buruk untuk terjadi.</p>



<p>Bisa jadi, memangkas cabang-cabang <em>timeline </em>dan melakukan genosida memang harus dilakukan. Namun, apakah <em>sacred timeline </em>memang menjadi satu-satunya aliran waktu yang paling benar? Bagaimana kalau ini adalah aliran waktu yang benar versi He Who Remains?</p>



<p>Untuk mengetahuinya, kita harus menonton <em>Loki Season 2 </em>sampai selesai. Sejauh ini dari dua episode yang telah tayang, serial ini memang cukup menjanjikan. Semoga saja serial ini bisa berakhir dengan baik, tidak seperti beberapa <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">serial Marvel yang terakhir</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 17 Oktober 2023, terinspirasi setelah melihat genosida besar-besaran yang dilakukan oleh Dox dan loyalis TVA</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kalau Dipikir-pikir, Severus Snape dan Itachi Uchiha Itu Punya Banyak Kemiripan</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/kalau-dipikir-pikir-severus-snape-dan-itachi-uchiha-itu-punya-banyak-kemiripan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/kalau-dipikir-pikir-severus-snape-dan-itachi-uchiha-itu-punya-banyak-kemiripan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 16:03:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Potter]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Itachi Uchiha]]></category>
		<category><![CDATA[Naruto]]></category>
		<category><![CDATA[Severus Snape]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah kematian Michael Gambon yang memerankan karakter Dumbledore di waralaba Harry Potter, Penulis jadi sering menonton cuplikan dari film-film Harry Potter di YouTube. Anggap saja sebagai ajang bernostalgia karena Penulis memang lumayan Potterhead. Saat menonton cuplikan-cuplikan tersebut, perhatian Penulis tercuri kepada satu karakter yang memang disukai oleh banyak orang, Severus Snape. Bukan karena kisah double [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/kalau-dipikir-pikir-severus-snape-dan-itachi-uchiha-itu-punya-banyak-kemiripan/">Kalau Dipikir-pikir, Severus Snape dan Itachi Uchiha Itu Punya Banyak Kemiripan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah kematian Michael Gambon yang memerankan karakter Dumbledore di waralaba Harry Potter, Penulis jadi sering menonton cuplikan dari film-film <em>Harry Potter </em>di YouTube. Anggap saja sebagai ajang bernostalgia karena Penulis memang lumayan Potterhead.</p>



<p>Saat menonton cuplikan-cuplikan tersebut, perhatian Penulis tercuri kepada satu karakter yang memang disukai oleh banyak orang, <strong>Severus Snape</strong>. Bukan karena kisah <em>double agent</em>-nya yang luar baisa, melainkan karena sosoknya membuat Penulis teringat satu sosok.</p>



<p>Sosok tersebut adalah <strong>Itachi Uchiha </strong>dari waralaba Naruto. Jika dipikir-pikir, kok rasanya ada banyak kemiripan antara kedua karakter fiksi tersebut hingga Penulis tertarik untuk menuliskannya di sini. Ada apa saja?</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Kalau-Cuma-Butuh-5-Menit-Lakukan-Sekarang-Juga-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Kalau-Cuma-Butuh-5-Menit-Lakukan-Sekarang-Juga-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Kalau-Cuma-Butuh-5-Menit-Lakukan-Sekarang-Juga-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Kalau-Cuma-Butuh-5-Menit-Lakukan-Sekarang-Juga-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Kalau-Cuma-Butuh-5-Menit-Lakukan-Sekarang-Juga-banner.jpg 1200w " alt="Productivity Hack #4: Kalau Cuma Butuh 5 Menit, Lakukan Sekarang" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/productivity-hack-4-kalau-cuma-butuh-5-menit-lakukan-sekarang/">Productivity Hack #4: Kalau Cuma Butuh 5 Menit, Lakukan Sekarang</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">1. Sama-Sama Double Agent</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6890" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Itachi Uchiha (We Got This Covered)</figcaption></figure>



<p>Mari kita bahas yang paling jelas terlebih dahulu. Kedua karakter sama-sama <strong>harus menjadi <em>double agent</em></strong><em> </em>dan tidak pernah ketahuan hingga akhir hayatnya, hingga pengungkapkan kebenaran mereka pun menimbulkan efek kejut yang luar biasa.</p>



<p>Snape yang merupakan mantan anak buah Voldemort memutuskan bertobat dan berpindah ke sisi Dumbledore. Lantas, ketika Voldemort bangkit, Snape pun harus bermain peran dengan membunuh Dumbledore agar dipercaya sekaligus menyelamatkan Draco Malfoy. </p>



<p>Selepas kematian Dumbledore, Snape pun menjadi kepala sekolah Hogwarts dan harus pandai memainkan perannya agar tidak dicurigai oleh Voldemort. Namun, pada akhirnya Snape secara tragis mati di tangan Voldemort meskipun telah menunjukkan loyalitasnya.</p>



<p>Itachi lebih tragis lagi, di mana ia diminta untuk membantai seluruh klannya demi mencegah adanya kudeta di desa ia tinggal. Padahal, ia dipercaya oleh klannya untuk menjadi mata-mata mereka, tetapi Itachi lebih memilih desanya dibandingkan keluarganya sendiri.</p>



<p>Setelah melaksanakan tugasnya, Itachi pun keluar desa untuk bergabung dengan organisasi Akatsuki dan dicap sebagai penjahat oleh orang-orang yang ia lindungi. Semua itu ia terima tanpa banyak mengeluh.</p>



<p>Bisa dilihat kalau kedua karakter sama-sama bergabung dengan organisasi jahat dalam menjalankan perannya sebagai <em>double agent</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Secara Fisik dan Skill Juga Mirip</h2>



<p>Snape dan Itachi secara fisik juga mirip, dengan keduanya memilki rambut berwarna hitam sebahu. Pakaian mereka pun sama-sama identik dengan warna hitam dengan jubah yang panjang. Udah sih, kalau tentang fisik cuma itu kemiripannya.</p>



<p>Keduanya juga diketahui cukup <em>powerful </em>dan memiliki <em>skill </em>yang luar biasa. Jika tidak, rasanya Snape tidak akan begitu dipercaya oleh banyak orang untuk mengemban tanggung jawab yang berat. Untuk Itachi, tidak perlu ditanyakan lagi karena ia adalah salah satu <em>shinobi </em>terkuat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Dari Dibenci Menjadi Dicintai</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6891" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/severus-snape-itachi-uchiha-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Severus Snape (<a href="https://www.popsugar.com/entertainment/why-snape-is-best-harry-potter-character-47651772">PopSugar</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak film atau buku pertama, kita selalu melihat Snape sebagai sosok antagonis dari protagonis utama, Harry Potter. Secara eksplisit pun Harry kerap menunjukkan ketidaksukaannya kepada Snape karena banyak alasan.</p>



<p>Namun, di akhir hayatnya, Harry akhirnya mengetahui kalau apa yang dilakukan Snape selama ini ternyata begitu luar biasa. Menurutnya, Snape adalah salah satu laki-laki paling berani yang ia kenal dalam hidupnya. Tak heran, jika ia menamai salah satu anaknya Severus.</p>



<p>Itachi pun begitu, di mana ia dibenci sedemikian rupa oleh adiknya sendiri, <a href="https://whathefan.com/animekomik/memaknai-kesepian-ala-naruto-dan-sasuke/">Sasuke</a>. Alasannya logis, karena Itachi adalah sosok yang membunuh kedua orang tuanya sekaligus semua klan Uchiha. Hidup Sasuke hanya untuk membalaskan dendam klannya ke kakaknya.</p>



<p>Namun, setelah kematian Itachi, Sasuke mengetahui kebenarannya melalui Obito bahwa pihak desa-lah yang membuat Itachi harus melakukan hal tersebut. Apalagi, semua itu juga dilakukan untuk melindungi Sasuke, sehingga Sasuke jadi begitu menghormati kakaknya.</p>



<p>Ini menjadi bukti kalau kedua karakter memilki kompleksitas yang luar biasa. Apalagi, mereka juga sama-sama memiliki kisah masa lalu yang cukup tragis sehingga menimbulkan simpati dari penonton/pembacanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Kurang lebih itulah kemiripan yang Penulis temukan dari karakter Severus Snape dan Itachi Uchiha. Walaupun berasal dari <em>universe </em>yang benar-benar berbeda, ternyata ada kemiripan-kemiripan yang membuat kedua karakter menjadi menarik. </p>



<p>Mereka berdua sama-sama karakter yang aslinya baik, tetapi harus berpura-pura menjadi jahat untuk tujuan-tujuan tertentu. Apakah menurut Pembaca ada kemiripan lagi antara kedua karakter tersebut?  </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 10 Oktober 2023, terinspirasi setelah menyadari adanya kemiripan antara Severus Snape dan Itachi Uchiha</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/kalau-dipikir-pikir-severus-snape-dan-itachi-uchiha-itu-punya-banyak-kemiripan/">Kalau Dipikir-pikir, Severus Snape dan Itachi Uchiha Itu Punya Banyak Kemiripan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/kalau-dipikir-pikir-severus-snape-dan-itachi-uchiha-itu-punya-banyak-kemiripan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton Secret Invasion</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 14:50:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Secret Invasion]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6730</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah lama menanti, akhirnya Penulis bisa melihat serial Marvel lagi setelah Secret Invasion rilis. Terakhir kali Marvel merilis serial adalah She-Hulk: Attorney at Law yang Penulis beri nilai sangat buruk karena banyak alasan. Mengingat banyaknya serial Marvel yang sudah mengecewakan akhir-akhir ini, Penulis pun berusaha untuk menurunkan ekspektasinya terhadap serial ini. Hal ini cukup berat, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">[REVIEW] Setelah Menonton Secret Invasion</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah lama menanti, akhirnya Penulis bisa melihat serial Marvel lagi setelah <em>Secret Invasion </em>rilis. Terakhir kali Marvel merilis serial adalah <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-she-hulk-attorney-at-law/">She-Hulk: Attorney at Law</a></em> yang Penulis beri nilai sangat buruk karena banyak alasan.</p>



<p>Mengingat banyaknya serial Marvel yang sudah mengecewakan akhir-akhir ini, Penulis pun berusaha untuk menurunkan ekspektasinya terhadap serial ini. Hal ini cukup berat, mengingat <em>Secret Invasion </em>memiliki premis yang sangat menarik.</p>



<p>Untuk Pembaca yang awam, <em>Secret Invasion </em>merupakan salah satu kisah Marvel yang menceritakan tentang invasi bangsa Skrull ke bumi. Di komik, ini adalah salah satu cerita yang paling menarik. Lantas, apakah adaptasinya berhasil, atau justru <em>flop </em>lagi?<strong><em> SPOILER ALERT!!!</em></strong></p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Secret Invasion</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Secret Invasion | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/qZVTkn2NjS0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Seperti yang terlihat pada adegan <em>post-credit </em>film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-far-from-home/">Spider-Man: Far From Home</a></em>,<strong> Nick Fury </strong>(Samuel L. Jackson) ternyata sudah lama tidak berada di bumi. Nah, pada akhirnya ia memutuskan untuk pulang karena tercium aroma pemberontakan dari bangsa Skrull.</p>



<p>Pemberontakan ini dipimpin oleh <strong>Gravik</strong> (Kingsley Ben-Adir) yang merasa kalau Fury telah melanggar janjinya untuk memberi mereka rumah baru. Strategi mereka adalah dengan memicu Perang Dunia 3 antara Amerika Serikat dan Rusia.</p>



<p>Fury pun bekerja sama dengan kawan-kawan lamanya, yakni <strong>Maria Hill</strong> (Cobie Smulders) dan <strong>Talos </strong>(Ben Mendelsohn). Sayangnya, ketika dalam misi menghentikan rencana Gravik, Hill tewas karena tertembak.</p>



<p>Konfrontasi antara kedua pihak pun semakin panas. Apalagi, anak dari Talos yang bernama <strong>G&#8217;iah</strong> (Emilia Clarke) berada di kubu Gravik. Tidak hanya itu, ternyata bangsa Skrull sudah menyelinap masuk ke berbagai posisi penting dengan kemampuan berubah wujudnya.</p>



<p>Ada beberapa karakter penting di Marvel yang ternyata merupakan Skrull yang menyamar, yakni <strong>Agen Everett Ross </strong>(Martin Freeman) dan <strong>James Rhodey </strong>(Don Cheadle). Para petinggi dunia pun banyak yang disekap dan digantikan oleh Skrull.</p>



<p>Di tengah konflik tersebut, ada satu fakta yang mengejutkan, yakni ternyata Fury memiliki seorang istri Skrull bernama <strong>Varra </strong>atau <strong>Priscilla Davis</strong> (Charlayne Woodard). Namun, ternyata Varra sempat berada di kubu Gravik, sebelumnya akhirnya berpindah haluan.</p>



<p>Terkuak juga rencana besar Gravik yang ingin membuat dirinya menjadi Super Skrull dengan memanfaatkan berbagai DNA <em>superhero </em>dan <em>supervillain</em>. Untuk itu, ia mengincar Harvest, sebuah kumpulan DNA para manusia super yang telah dikumpulkan oleh Fury. </p>



<p>Dibantu oleh <strong>Sonya Falsworth</strong> (Olivia Coleman), Fury pun menyelesaikan konflik dengan Gravik, atau lebih tepatnya mengirimkan G&#8217;iah yang memihaknya untuk berhadapan dengan Gravik.</p>



<p>G&#8217;iah menyamar menjadi Fury untuk memberikan Harvest. Ketika mengaktifkannya, ternyata G&#8217;iah pun mendapatkan kekuatan yang sama. Ada banyak kekuatan <em>superhero </em>dan <em>supervillain </em>yang berhasil mereka dapatkan.</p>



<p>Singkat cerita (karena pertarungannya benar-benar singkat), G&#8217;iah berhasil membunuh Gravik dan menyelamatkan bumi. Setelah itu, ia direkrut oleh Sonya untuk melindungi bumi. Sementara itu, Fury dan Varra kembali ke markas SWORD.<em> </em> </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Secret Invasion</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Secret Invasion | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Tp_YZNqNBhw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dari enam episode yang ada, bisa dibilang hanya episode pertama yang benar-benar bagus. Ceritanya padat, langsung menjelaskan konflik yang akan terjadi, serta kematian Maria Hill yang sayangnya menjadi salah satu favorit Penulis di Marvel Cinematic Universe (MCU).</p>



<p>Setelah itu, ratingnya dari episode ke episode semakin menurun, hingga puncaknya di episode <em>finale </em>yang bagi Penulis benar-benar ampas. Ada beberapa adegan yang Penulis apresiasi seperti kematian Talos, tapi secara keseluruhan serial ini cukup mengecewakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Betapa Mudahnya Gravik (dan G&#8217;iah) Menjadi Overpowered</h3>



<p>Satu hal yang paling mengesalkan dari serial ini adalah betapa mudahnya Gravik (dan G&#8217;iah) mendapatkan dan menguasai kekuatan para <em>superhero </em>dan <em>supervillain</em>. Secara <em>effortless</em>, mereka mampu menguasai semua kekuatan tersebut.</p>



<p>Proses untuk mendapatkan semua kekuatan tersebut juga terlihat terlalu mudah. Hanya disinari beberapa menit, semua kekuatan tersebut langsung masuk ke dalam tubuh dan lucunya langsung berhasil dikuasai seenak <em>udel </em>mereka.</p>



<p>Selama ini, kita menganggap karakter paling <em>powerful </em>di MCU adalah <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-captain-marvel/">Captain Marvel</a> atau Scarlet Witch. Nah, sekarang bayangkan kalau kekuatan Captain Marvel ditambah dengan kekuatan puluhan karakter lainnya seperti Hulk dan Thor, apa tidak makin <em>overpowered</em>?</p>



<p>Hal ini tentu akan menimbulkan ketidakseimbangan di semesta Marvel. Logikanya, jika ada karakter sekuat G&#8217;iah, maka tidak akan ada pihak yang berani macam-macam mengusik bumi. Bayangkan, kekuatan dari puluhan karakter terkumpul menjadi satu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Konklusi Fury vs Gravik yang Mengecewakan</h3>



<p>Di komik, kejadian Secret Invasion adalah pertarungan para pahlawan bumi melawan bangsa Skrull. Sayangnya, konklusi di versi serialnya justru Skrull vs Skrull, aliash G&#8217;iah vs Gravik. Fury berada di bagian bumi lain untuk menyelamatkan presiden.</p>



<p>Salah satu teman kerja Penulis benar-benar menyoroti hal ini dan merasa kecewa. Esensi dari Secret Invasion justru hilang di episode <em>finale</em>. Padahal, dari awal yang berkonflik adalah Fury vs Gravik. Namun, justru G&#8217;iah yang muncul untuk menyelesaikan masalah tersebut.</p>



<p>Karakter Gravik sendiri sebenarnya cukup bagus di serial ini. Pengembangan karakter dan motivasinya benar-benar terasa kuat, tidak seperti <em>villain </em>di <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Ms. Marvel</a></em> maupun <em>She-Hulk</em>. Sayanngya, kematiannya harus terjadi dengan cara yang mengecewakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rhodey Telah Diculik Sejak Captain America: Civil War?</h3>



<p>Sejak awal serial, sosok Rhodey telah dicurigai merupakan seorang Skrull. Hal tersebut akhirnya terkonfirmasi di episode 4. Pertanyaannya, sejak kapan bangsa Skrull menyandera Rhodey? Tidak ada keterangan resmi, tapi ada beberapa teori yang masuk akal.</p>



<p>Setelah G&#8217;iah mengalahkan Gravik, ia pun segera menyelamatkan orang-orang yang disekap oleh bangsa Skrull (entah bagaimana mereka bisa bertahan dalam waktu lama tanpa makan dan minum). Nah, salah satunya tentu ada sosok Rhodey.</p>



<p>Menariknya, ia menggunakan pakaian rumah sakit dan terlihat kesulitan berjalan. Ini seolah mengindikasikan kalau ia telah diculik sejak peristiwa <em>Captain America: Civil War</em>, yang membuatnya lumpuh karena jatuh dari ketinggian.</p>



<p>Jika teori tersebut benar, maka Rhodey telah disekap selama 9 &#8211; 10 tahun dan telah melewatkan banyak peristiwa, termasuk pertempuran melawan Thanos di Bumi dan kematian sahabatnya, Tony Stark. Jujur saja, ini benar-benar sulit untuk diterima.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Drama yang Menjemukan</h3>



<p>Satu lagi hal yang tidak Penulis sukai dari serial ini adalah bumbu drama percintaan antara Nick Fury dan Varra. Penulis paham awalnya kisah mereka dibuat untuk membuat kejutan, di mana ternyata selama ini Fury memiliki seorang istri yang dirahasiakan dari publik.</p>



<p>Mengingat Clint Barton memiliki rahasia yang sama, sebenarnya hal ini bisa dimaklumi. Hanya saja, dosis kisah romansa mereka di film menurut Penulis terlalu overdosis hingga terasa menjemukan. </p>



<p>Memang seolah ada konflik batin pada Varra yang harus memilih cintanya atau bangsanya. Namun, dengan klisenya ia memilih untuk mengkhianati Gravik. Ia pun pada akhirnya ikut Fury ke markas SWORD dan mengupayakan diplomasi dengan bangsa Kree.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Jujur saja dengan banyaknya film dan serial Marvel yang mengecewakan akhir-akhir ini, Penulis jadi tidak sabar untuk menantikan datangnya era DC bersama James Gunn. Film perdananya, <em>Superman: Legacy</em>, masih baru tayang sekitar 2 &#8211; 3 tahun lagi.</p>



<p>Jika Marvel begini-begini terus dengan membuat film/serial dengan kualitas apa adanya, lama kelamaan para penggemar pun akan merasa muak dan memilih untuk pindah kubu, atau bahkan benar-benar berhenti menonton film <em>superhero</em>.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 27 Juli 2023, terinspirasi setelah menonton <em>Secret Invasion</em></p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.comicsuniverse.it/secret-invasion-eroi-e-villain-al-completo-nel-nuovo-banner-promozionale-della-serie-marvel/secret-invasion-banner-fyb9swwxwae0zmc-jpeg/">Comics Universe</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">[REVIEW] Setelah Menonton Secret Invasion</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
