Code Name Blue: CNBLUE

Seperti yang pernah penulis singgung pada tulisan Jessica Oh Jessica, penulis pernah berada di masa-masa menyukai musik Korea termasuk girlband SNSD.

Tidak hanya mendengarkan lagunya, penulis juga menonton berbagai acara reality show-nya. Salah satunya adalah acara We Got Married. Member SNSD yang bernama Seohyun dipasangkan dengan Jung Yonghwa.

Dari sinilah penulis mengenal sebuah grup band (bukan boyband) bernama CNBLUE.

Ini Group Band, Bukan Boyband

Yonghwa dan Seohyun (Pinterest)

Musik Korea identik dengan boyband ataupun girlband yang di mana semua anggotanya menyanyi dan menari. Oleh karena itu, jumlah grup band di sana termasuk sedikit jika dibandingkan dengan Indonesia.

Salah satu yang paling terkenal adalah CNBLUE. Sewaktu penulis mengikuti acara We Got Married, band ini baru saja menjalani debutnya dan baru merilis satu mini album.

Pada beberapa episode, penulis bisa mendengar beberapa lagu CNBLUE yang Yonghwa nyanyikan. Sekilas, penulis merasa cocok dengan gaya musik mereka sehingga memutuskan untuk mendengarkan mereka lebih jauh.

Oleh karena itu, penulis memutuskan untuk mendengarkan lagu-lagu mereka secara lebih mendalam. Alhasil, sampai sekarang penulis masih mendengarkan band yang satu ini.

Band Pop-Rock yang Produktif

Album-Album CNBLUE (Pinterest)

Jika penulis disuruh mendeskripsikan genre yang diusung oleh band ini, mungkin penulis akan menjawab pop-rock. Tidak banyak lagu dari CNBLUE yang terlalu mellow dan bernuansa ballad.

Band ini melakukan debut pada tahun 2009 di Jepang. Sebagai informasi, CNBLUE cukup aktif mengeluarkan album berbahasa Jepang sehingga beberapa lagunya mungkin terkesan seperti J-Rock.

Sampai saat ini, band ini telah menelurkan 10 album (2 album Korea, 8 album Jepang) dan 10 extended play (EP). Jumlah tersebut terbilang sangat produktif, namun termasuk biasa di Korea yang bisa hampir setiap 6 bulan sekali.

Penulis berhenti mengikuti band ini sekitar tahun 2014. Album terakhir yang penulis dengarkan adalah What Turns You On yang rilis pada tahun 2013, sedangkan EP terakhir adalah Can’t Stop yang rilis tahun 2014.

Tidak ada alasan khusus mengapa penulis berhenti mengikuti perkembangan band ini. Mungkin, hanya karena merasa bosan saja pada waktu itu.

Album dan Lagu Favorit

Di antara banyaknya album, EP, dan lagu CNBLUE yang pernah penulis dengarkan, tentu ada yang menjadi favorit. Kebanyakan lagu yang penulis sukai dari band ini memiliki tempo yang cempat dan dentuman alat musik yang cukup kencang.

Untuk album, penulis paling menyukai album Jepang ketiga mereka yang berjudul Code Name Blue. Oh iya, nama CNBLUE memang berasal dari Code Name Blue di mana BLUE merupakan akronim dari burninglovelyuntouchable, dan emotional.

Bukan karena berbahasa Jepang, melainkan karena pada album ini kesan rock dari band ini cukup menonjol. Bisa dibilang, penulis menyukai semua lagu yang ada di dalam album ini.

Berbicara tentang lagu favorit, penulis punya beberapa judul. Yang paling suka mungkin Blind Love yang berasal dari album What Turns You On? dan Lalala dari EP Re:Blue.

Karena ada banyak sekali lagu lain yang penulis sukai, penulis akan menyusunnya seperti di bawah ini:

  • Bluetory (2010) – I’m Loner
  • Bluelove (2010) – Love, Sweet Holiday, Black Flower, Love Light
  • First Step (2011) – Intuition, Love Girl, Imagine
  • Code Name Blue (2012) – In My Head, Where You Are, No More, These Days, Get Away
  • Ear Fun (2012) – Hey You, Still in Love
  • Re:Blue (2013) – I’m Sorry, Lalala
  • What Turns You on? (2013) – Blind Love, Starlit Night
  • Can’t Stop (2014) – Can’t Stop

Ada banyak bukan? Hal ini menunjukkan kalau penulis merasa cocok dengan selera musik band yang satu ini. Kalau ada yang penasaran, mungkin bisa dicari melalui aplikasi musik seperti Spotify ataupun YouTube Music.

Penutup

Penulis adalah tipe pendengar musik yang tidak terlalu memedulikan lirik ataupun makna lagunya. Oleh karena itu, penulis bisa menikmati berbagai musik dengan beragam bahasa termasuk Korea.

Apakah termasuk aneh jika seorang laki-laki mendengarkan musik Korea yang identik dengan pendengar perempuan? Penulis rasa tidak, toh ini murni masalah selera musik. Kebetulan, CNBLUE cocok dengan selera penulis.

Kabar terakhir yang penulis dengar dari band ini adalah terseretnya salah satu member mereka, Lee Jong-hyun, dalam skandal Burning Sun. Berita tersebut cukup mengagetkan penulis.

Meskipun sudah tidak mengikuti lagu-lagu terbarunya, penulis tetap menikmati CNBLUE hingga sekarang. Mungkin jika ada niat dan kesempatan, penulis akan mencoba mendengarkannya.

 

 

Kebayoran Lama, 25 Desember 2019, terinspirasi setelah mendengarkan lagu-lagu CNBLUE

Foto: Channel-Korea