Setelah Menonton Aruna dan Lidahnya

Yang jelas, penulis merasa lapar setelah menonton film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo tersebut. Bagaimana tidak, sepanjang film penulis melihat orang makan dengan lahapnya, di berbagai daerah di Indonesia.

Film ini merupakan film kesebelas yang penulis tonton tahun ini, dan film Indonesia yang ketujuh. Bisa jadi, semangat film lokal yang penulis miliki berawal dari ajakan Chelsea Islan dengan hashtag andalannya, #banggafilmindonesia.

Diangkat dari novel karya Laksmi Pamuntjak dengan judul yang sama, garis besar film ini adalah perjalanan investigasi Aruna, seorang ahli wabah, untuk menyelidiki kasus flu burung yang baru. Dalam perjalanan tersebut, ia ditemani oleh dua sahabatnya, Bono sang chef (Nikolas Saputra) dan Nad sang kritikus makanan dan penulis (Hannah Al Rasyid).

Pada perjalanan investigasi tersebut, mereka nyambi dengan menyicipi berbagai kuliner yang ada di daerah. Di tengah-tengah perjalanan, muncul Farish (Oka Antara), mantan rekan kerja sekaligus laki-laki yang Aruna cintai.

Genre film ini bisa dibilang drama komedi, karena banyak adegan-adegan yang membuat penonton tertawa. Rating-nya yang dewasa membuat bahan bercanda yang dibawakan pun sedikit vulgar.

Yang menarik dari film ini adalah peran Aruna yang sering berbicara ke arah kamera untuk sekedar mencurahkan apa yang ia rasakan. Kadang, ia hanya menampilkan ekspresi wajah untuk menunjukkannya. Penulis membayangkan, seandainya tidak ada teknik tersebut, film ini akan terasa membosankan.

Plot twist juga disediakan film ini, namun pada bagian mananya pembaca diharapkan menonton sendiri filmnya. Yang jelas, entah mengapa penulis merasa bahagia setelah menonton film ini. Mungkin karena merasa terhibur.

Ada bagian yang membuat penulis sedikit merinding, ketika Nad menceritakan kehidupan bebasnya. Ngeri membayangkan jika gaya hidup Nad yang ogah menikah ditiru oleh kalangan muda.

Jika pembaca adalah penikmat kuliner, penulis menyarankan menonton film ini dan bawalah alat tulis untuk mencatat nama-nama makanan yang disantap para pemeran.

 

 

Jelambar, 8 Oktober 2018, terinspirasi setelah menonton film Aruna dan Lidahnya

Sumber Foto: https://omovies.org/movie/535077/aruna-and-her-palate-2018-hd-720p-full-movie

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.