By.u: Operator Digital Paling Pengertian di Saat Pandemi yang Penuh Ketidakpastian

Sebagai anak muda yang perlu serba cepat namun hemat, rasanya agak sulit menentukan operator seluler mana yang benar-benar bisa mengerti kebutuhan saya.

Mulai dari sekadar berselancar di dunia maya, bermain video game sampai untuk menonton YouTube, internet selalu menemani keseharian saya.

Apalagi, saat PSBB seperti ini, hampir 100% aktivitas yang saya lakukan berlangsung di rumah. Lantas, bagaimana saya menyiasati kebutuhan internet yang tinggi namun dengan harga yang terbatas?

Jatuh Cinta dengan by.U

Jauh sebelum PSBB jilid I dan II  berlangsung, saya sebenarnya sudah berlangganan dan registrasi kartu by.U. Namun, by.U hanya saya jadikan operator sekunder saja.

Saat bulan Maret, ketika pandemi Covid-19 menyerang, mau tidak mau saya harus melakukan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan di rumah. Jelas, pekerjaan saya ini membutuhkan internet yang mumpuni.

Awal-awal PSBB I, pekerjaan saya terasa terhambat sekali. Saya merasa internet di rumah saya lambat untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Tethering operator utama, bikin kantong jebol.

Entah disambar petir atau kejedot tembok, tiba-tiba saya iseng mengecek aplikasi by.U di HP saya. Tanpa diduga, saya tercengang hampir 5 menit.

HAH? Ada paket internet semurah di ini by.U? Saya kemana saja??  Kok bisa sih saya gak ngeh dengan by.U?

Tanpa babibubebo saya langsung membeli paket internet by.U 10GB/hari yang cuma Rp10.000 saja! Sejak hari itu, PSBB I terasa mudah dan menyenangkan.

Sejak saat itu, kegiatan internetan dan bekerja di rumah pun terasa tanpa beban dan sangat nyaman.

Semakin Cinta dengan by.U

PSBB I berlalu, lalu datanglah PSBB II. Karena PSBB I berjalan mulus berkat by.U, karena pekerjaan tak terhambat sama sekali, PSBB II juga tak kalah mudahnya.

Saya kembali tercengang saat by.U ternyata meluncurkan paket internet  Build Your Own Plan (BYOP), Paket 1,5 Mbps, & Paket 1 Mbps. Biar gak bingung, saya jelaskan sedikit deh.

Paket 1,5 Mbps memiliki pilihan masa aktif 7 hari dan 30 hari yang memungkinkan kamu untuk internetan unlimited dengan kecepatan maksimal 1,5 Mbps.

Sedangkan untuk paket 1 Mbps, kamu bisa memilih untuk internetan unlimited dengan kecepatan 1 Mbps selama 1 Jam, 3 Jam, 6 Jam, 1 Hari.

Terakhir, paket Build Your Own Plan (BYOP) membuat kamu #SemuanyaSemaunya karena bisa memilih masa aktif dan besaran kuota sesuai dengan kemauan kamu!

Hebatnya, ketiga paket internet tadi dimulai dengan harga Rp1.000 saja loh! Gak percaya? Cek deh situs by.U untuk lebih jelas dan lengkapnya!

Saya jamin, masa-masa sulit PSBB II ini akan menjadi lebih mudah kalau kamu berlangganan dan memilih salah satu paket internet yang by.U tawarkan di atas.

Kalau saya pribadi, memilih paket Build Your Own Plan (BYOP) untuk memudahkan saya berinternet ria, bekerja, sekaligus streaming film favorit.

Selamanya Cinta dengan by.U

Saya rasanya tidak pernah merasakan kemudahan dan kebebasan seperti ini saat menggunakan operator lain.

Akhirnya, saya harus mengakui bahwa saya telah jatuh hati dengan by.U di saat pandemi ini. Kini, by.U bukanlah pilihan melainkan jawaban.

Jawaban atas kegelisahan saya atas absennya operator selular yang bisa memberikan #SemuanyaSemaunya berdasarkan kebutuhan, pilihan, dan keinginan saya.

Saya jadi berpikir, kok by.U rasanya jauh lebih perhatian dan pengertian dibandingkan gebetan saya sendiri ya? (Biar menjadi renungan penulis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.