Sebelum Mencintai Orang Lain…

Sebelum mencintai orang lain…

…sudahkah kita mencintai diri sendiri?

Sebelum menyayangi orang lain…

sudahkah kita menyayangi diri sendiri?

Sebelum kita memedulikan orang lain…

…sudahkah kita peduli dengan diri sendiri?

Sebelum kita memberi perhatian kepada orang lain…

sudahkan kita memberi perhatian diri sendiri?

Sebelum menolong orang lain…

…sudahkah kita menolong diri sendiri?

Sebelum memeluk orang lain…

…sudahkah kita memeluk diri sendiri?

Sebelum memberi semangat ke orang lain…

sudahkah kita menyemangati diri sendiri?

Sebelum memaaafkan orang lain…

…sudahkah kita memaafkan diri sendiri?

Sebelum menerima orang lain…

…sudahkah kita menerima diri sendiri?

Sebelum menghapus air mata orang lain…

sudahkah kita berdamai dengan diri sendiri?

Sebelum memberikan hati kita untuk orang lain…

…sudahkah ada ruang di dalam hati untuk diri sendiri?

***

Renungan ini Penulis tulis sebagai pengingat dirinya yang terkadang masih abai kepada dirinya sendiri. Kata seseorang, Penulis terlalu fokus sama orang lain sampai dirinya sendiri kurang terurus.

Bisa mencintai seseorang itu sejatinya indah, akan tetapi sudah semestinya jika kita juga mencintai diri sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi?

 

 

Kebayoran Lama, 26 Juli 2020, terinspirasi dari dirinya sendiri yang terkadang terlalu mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri

Foto: cottonbro from Pexels

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.