<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bang Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/bang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/bang/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Apr 2023 04:13:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Bang Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/bang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 11:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Coup]]></category>
		<category><![CDATA[Dungeon Mayhem]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Machi Koro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekata]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah board game, Penulis biasanya akan menonton review-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa gameplay-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama. Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika board game tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya. Contohnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah <em>board game</em>, Penulis biasanya akan menonton <em>review</em>-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa <em>gameplay</em>-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika <em>board game </em>tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya.</p>



<p>Contohnya adalah <em>board game </em><strong>Smallworld</strong> di mana Penulis pernah mencoba membeli gimnya di Steam. Awalnya, Penulis kira <em>board game </em>ini akan seru karena mirip dengan Risk yang di mana pemainnya akan saling berebut wilayah kekuasannya.</p>





<p>Sayangnya, ketika mencoba gimnya, keseruannya tidak terlalu terasa. <em>Board game </em>ini terasa cukup <em>boring </em>dan harus hafal kekuatan dari masing-masih rasnya. Alhasil, Penulis mengajukan <em>refund </em>ke Steam dan membatalkan niat membeli <em>board game </em>fisiknya.</p>



<p>Hanya saja, ternyata ada beberapa <em>board game </em>yang tetap <em>nyantol </em>setelah mencoba untuk memainkan versi digitalnya. Salah satunya akan menjadi <em>board game </em>termahal yang dimiliki oleh Penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hadiah Ulang Tahun: Wingspan dan Bang! Dice Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6157" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wingspan dan Bang! The Dice Game</figcaption></figure>



<p>Pada dasarnya, Penulis adalah penggemar gim bergenre <em>Trading Card Game</em> (TCG) alias permainan kartu strategi. Untuk itu, sewaktu mengetahui ada <em>board game </em>bernama <strong>Wingspan </strong>yang menggunakan kartu, Penulis tertarik untuk mengoleksinya.</p>



<p>Namun, Penulis merasa kesulitan untuk memahami <em>gameplay</em>-nya yang cukup kompleks. Entah berapa kali Penulis menonton videonya untuk bisa memahaminya. <em>Board game </em>ini memiliki <em>engine </em>yang bervariasi, jadi tidak sekadar mengumpulkan burung.</p>



<p>Penulis pada akhirnya memutuskan untuk membeli gimnya di Steam ketika sedang diskon. Berawal dari sana, Penulis baru benar-benar paham bagaimana cara bermain <em>board game </em>ini dan memutuskan untuk membelinya di bulan April 2022, sebagai hadiah ulang tahunnya.</p>



<p>Bisa dibilang, Wingspan adalah <em>board game </em>paling kompleks di antara koleksi Penulis. Gara-gara itu, meskipun Penulis menyukainya, <em>board game </em>ini termasuk yang jarang dimainkan. Teman-teman Penulis tetap lebih memilih untuk bermain Catan.</p>



<p>Padahal, harga <em>board game </em>ini juga menjadi yang paling mahal di antara koleksinya, yaitu <strong>Rp870 ribu</strong>. Penulis membelinya di Next Game Official via Tokopedia. Namun, secara kualitas barang  dan kelayakan untuk dikoleksi, <em>board game </em>ini nomor satu.</p>



<p>Selain itu, di bulan yang sama Penulis juga mendapatkan kado ulang tahun dari adiknya, yaitu <strong>Bang! The Dice Game</strong>. Ini merupakan gim deduksi seperti Werewolf dengan menggunakan dadu untuk melancarkan aksi-aksinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6158" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem: Monster Madness</figcaption></figure>



<p>Menyadari kalau hampir semua teman-teman Penulis menyukai <em>gameplay </em>dari Catan, Penulis pun memutuskan untuk melakukan riset untuk mengetahui apakah ada <em>board game </em>lain yang memiliki <em>gameplay </em>serupa.</p>



<p>Hasilnya, Penulis menemukan kalau <strong>Machi Koro 2 </strong>memiliki konsep serupa di mana mengandalkan kocokan dadu untuk menghasilkan <em>resource</em> tertentu. Jika Catan menghasilkan kayu/bata/wol/padi/batu, maka Machi Koro 2 mengumpulkan uang.</p>



<p><em>Goals </em>yang dimiliki kedua <em>board game </em>pun serupa, di mana pemain yang tercepat mencapai target tertentu akan menjadi pemenangnya. Jika Catan siapa yang duluan mendapatkan 10 poin, maka kemenangan di Machi Koro 2 adalah siapa duluan yang memiliki tiga <em>Landmark.</em></p>



<p>Penulis membelinya di Tabletoys dengan harga <strong>Rp525 ribu</strong> di bulan Mei 2022. Selain itu, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lagi di waktu yang sama (karena waktu itu dapat THR), yaitu <strong>Dungeon Mayhem: Monster Mayhem</strong> dengan harga <strong>Rp375 ribu</strong>.</p>



<p>Awalnya Penulis ingin membeli <em>board game </em>Dungeon Mayhem yang versi aslinya, di mana hanya bisa dimainkan untuk empat orang. Bisa untuk enam orang, tapi harus beli <em>expansion</em>-nya. Agar praktis, Penulis memutuskan untuk membeli versi yang ini saja.</p>



<p><em>Board game </em>ini juga menggunakan kartu sebagai pusat permainannya, di mana diceritakan ada enam monster yang saling bertarung untuk menemukan siapa yang akan menjadi <em>last man standing</em>. Walau unsur <em>senggol-senggolannya </em>kuat, <em>board game </em>ini juga kurang &#8220;laku&#8221;.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Board Game Terakhir dan Berhenti Beli (untuk Sementara)</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6159" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Kiri: Coup, Sekata, Saboteur</figcaption></figure>



<p>Bulan terakhir Penulis membeli <em>board game </em>adalah bulan Juli 2022. Waktu itu, Penulis membeli tiga <em>board game </em>sekaligus yang harganya relatif murah, yaitu <strong>Saboteur (Rp250ribu)</strong>, <strong>Coup (Rp200 ribu)</strong>, dan <strong>Sekata (Rp100 ribu)</strong>.</p>



<p>Dua judul <em>board game </em>pertama Penulis beli karena sudah pernah memainkannya bersama Mas Pandu dan cukup menyukainya. Sedankan Sekata, merupakan <em>board game </em>sederhana di mana pemain harus cepat-cepatan membuat kata dari kartu-kartu yang tersedia.</p>



<p>Setelah membeli tiga <em>board game </em>tersebut, Penulis belum menambah koleksinya lagi hingga saat ini. Ada beberapa alasan yang membuat Penulis berhenti sementara, di mana salah satunya sudah merasa cukup.</p>



<p>Dengan begitu, dari rentang waktu Juni 2021 hingga Juli 2022 (13 bulan, di mana ada tiga bulan Penulis tidak membeli <em>board game</em>), Penulis telah membeli <strong>12 <em>board game </em></strong>denan total pengeluaran <strong>Rp5.950.000</strong> (belum termasuk ongkos kirim dan Monopoly).</p>



<p>Ketika menyadari sudah mengeluarkan uang sebanyak ini untuk hobi barunya, Penulis jujur cukup merasa terkejut. Namun, ketika dipikir-pikir lagi, Penulis sama sekali tidak merasa rugi karena beberapa alasan dan berencana untuk menambah koleksinya lagi.</p>



<p> <em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Bersambung ke Bagian 3&#8230;</span></em> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
