<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>board game Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/board-game/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/board-game/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Mar 2026 14:23:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>board game Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/board-game/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #32: Splendor Duel</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-32-splendor-duel/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-32-splendor-duel/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 00:48:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[resource management]]></category>
		<category><![CDATA[Splendor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8500</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam memilih board game, biasanya salah satu pertimbangan Penulis adalah seberapa banyak pemain yang bisa bermain dalam satu waktu. Jumlah ideal adalah antara tiga sampai enam pemain, karena biasanya sebanyak itu teman bermain Penulis. Nah, tapi ada beberapa momen di mana Penulis merasa membutuhkan board game yang spesifik untuk dimainkan dua orang, seperti ketika menunggu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-32-splendor-duel/">Koleksi Board Game #32: Splendor Duel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam memilih <em>board game</em>, biasanya salah satu pertimbangan Penulis adalah <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/">seberapa banyak pemain yang bisa bermain dalam satu waktu</a>. Jumlah ideal adalah antara tiga sampai enam pemain, karena biasanya sebanyak itu teman bermain Penulis.</p>



<p>Nah, tapi ada beberapa momen di mana Penulis merasa membutuhkan <em>board game </em>yang spesifik untuk dimainkan dua orang, seperti ketika menunggu giliran bermain <em>EA Sports FC 26 </em>misalnya atau memang lagi ingin main berdua dengan adik.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis jadi ingin mencoba untuk memiliki <em>board game </em>seperti itu, dan <strong>Splendor Duel </strong>jadi pilihan pertamanya. Kebetulan, waktu jalan-jalan ke Grand Indonesia, <em>board game </em>ini ada!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/11/Edison_and_phonograph_edit1-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/11/Edison_and_phonograph_edit1-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/11/Edison_and_phonograph_edit1-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/11/Edison_and_phonograph_edit1-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/11/Edison_and_phonograph_edit1-banner-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/11/Edison_and_phonograph_edit1-banner.jpg 1280w " alt="Kekepoan yang Hakiki Ala Thomas Alva Edison" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/tokohsejarah/kekepoan-yang-hakiki-ala-thomas-alva-edison/">Kekepoan yang Hakiki Ala Thomas Alva Edison</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Splendor Duel</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Splendor Duel</li>



<li>Desainer: Marc André, Bruno Cathala</li>



<li>Publisher: Space Cowboys</li>



<li>Tahun Rilis: 2022</li>



<li>Jumlah Pemain: 2 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,9</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 2,01/5</li>



<li>Harga: Rp390.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Splendor Duel</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Splendor Duel - How To Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/h8dhfJGspJI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sama seperti Splendor orisinal, Splendor Duel juga masih berkutat tentang <strong>pengumpulan &#8220;batu akik&#8221; </strong>alias Gem untuk meraih poin dalam jumlah tertentu. Batu akik ini akan digunakan untuk membeli <strong>kartu Jewel</strong>, yang bisa jadi <em>resource </em>tetap sekaligus sumber poin.</p>



<p>Di awal permainan, kita akan membuka tiga kartu level 3, empat kartu level 2, dan lima kartu level 1 (bukan semua lima kartu seperti Splendor orisinal). Setelah itu, letakkan papan permainan yang terdiri dari 25 kota, lalu isi dengan 25 batu akik secara acak mengikuti alur yang tertera di papan.</p>



<p>Sebagai pelengkap, letakkan<strong> 3 Privilege Scroll </strong>di dekat papan, lalu jejerkan <strong>4 kartu Royal</strong>. Privilege Scroll digunakan untuk mengambil salah satu batu akik atau Pearl yang ada di papan. Artinya, kita mendapatkan satu token dalam satu giliran kita.</p>



<p>Bicara tentang <strong>Pearl</strong>, ini adalah jenis batu akik yang tidak ada di permainan aslinya. Fungsinya sama, karena beberapa kartu membutuhkannya. Hanya saja, jumlahnya terbatas (hanya ada dua), sehingga sering jadi rebutan.</p>



<p>Kita bisa menggunakan Privilege Scroll sebagai Optional Action di awal giliran kita. Selain itu, kita juga bisa mengisi ulang papan selama kantong batu akiknya tidak kosong. Jika pemain melakukan ini, maka lawan akan mendapatkan satu Privilege Scroll.</p>



<p>Nah, untuk Mandatory Action-nya, pemain harus melakukan satu dari ketiga aksi ini, yang sebenarnya masih sama seperti versi aslinya:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Ambil 3 token Gem (batu akik)</li>



<li>Ambil 1 token Gold dan 1 kartu Jewel untuk di<em>-reserve</em></li>



<li>Beli 1 kartu Jewel</li>
</ol>



<p>Bedanya, kita tidak bisa sembarangan mengambil tokennya. Karena batu-batunya terpampang di papan berukuran 5&#215;5, maka <strong>kita harus mengambil sesuai dengan posisinya</strong>. </p>



<p>Pemain hanya bisa mengambil tiga token yang terletak bersisian, entah itu horizontal, vertikal, bahkan diagonal. Pemain tidak boleh mengambil token Gold jika mengambil aksi ini. Selain itu, kalau yang bisa diambil hanya dua (atau bahkan satu), ya sudah, hanya itu yang bisa diambil.</p>



<p>Jumlah token maksimal yang bisa dimiliki pemain juga sama, yakni 10 token. Jika setelah mengambil token jumlah yang kita miliki lebih dari 10, maka kita harus mengembalikan kelebihannya ke kantong.</p>



<p>Peraturan tambahan adalah apabila ada pemain yang mengambil tiga token dengan warna yang sama atau mengambil dua Pearl sekaligus, maka lawan akan mendapatkan satu Privilege Scroll.</p>



<p>Untuk aturan pengambilan Gold dan kartu Jewel masih sama, di mana pemain maksimal memiliki tiga kartu Jewel yang bisa di-<em>reserve</em>. Token Gold bisa digunakan untuk menggantikan token lain dalam warna apa pun, termasuk Pearl.</p>



<p>Untuk pembelian kartu Jewel juga sama. Bedanya, <strong>ada beberapa kartu yang memiliki efek tambahan</strong>, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Ambil satu putaran lagi</li>



<li>Kartu Wild Card yang bisa jadi kartu Jewel mana pun (selama sudah punya satu kartu Jewel dari Gem tersebut)</li>



<li>Mengambil 1 token Gem sesuai dengan yang dihasilkan kartu tersebut</li>



<li>Ambil 1 Privilege atau curi punya lawan jika tidak ada yang tersisa</li>



<li>Curi 1 Gem atan Pearl milik lawan, tidak boleh digunakan untuk mencuri Gold</li>
</ul>



<p>Hal baru lain yang ada di Splendor Duel adalan <strong>Crowns</strong>. Beberapa kartu Jewel memiliki lambang Crown, di mana pemain yang bisa mendapatkan 3 dan 6 Crown akan mendapatkan satu Royal Card.</p>



<p>Untuk penentuan menangnya sendiri, ada tiga cara untuk bisa memenangkan Splendor Duel, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Punya 20 poin atau lebih</li>



<li>Punya 10 Crown atau lebih</li>



<li>Punya 10 poin di kartu Gem dengan warna yang sama</li>
</ul>



<p>Adanya variasi untuk menang ini membuat permainan lebih seru dan tidak tertebak, karena masing-masing pemain punya strategi sendiri untuk mengejar kemenangan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Splendor Duel</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-32-splendor-duel-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8502" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-32-splendor-duel-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-32-splendor-duel-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-32-splendor-duel-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-32-splendor-duel-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Splendor Duel (via <a href="https://boardgamegeek.com/thread/3218988/splendor-duel-a-game-of-almost-perfect-information'">Board Game Geek</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis pernah bermain Splendor, bahkan membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-1-monopoly/">versi digitalnya di Steam</a>. Meskipun bisa dibilang minim unsur senggol-senggolan, Penulis menyukai beberapa unsur yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini.</p>



<p>Pertama, <strong>manajemen sumber daya yang membuat kita harus berhitung</strong> bagaimana cara menggunakannya seefisien mungkin. Karena semakin tinggi nilai kartu semakin mahal, kita harus <em>farming </em>kartu murah dulu untuk mendapatkan <em>infinity resource</em>.</p>



<p>Kedua, meskipun Penulis bilang unsur senggol-senggolannya tipis, tetap saja <strong>rasanya kesal ketika kartu yang kita incar</strong> (dan sudah mengumpulkan <em>resource</em>-nya) <strong>ternyata malah diambil oleh orang lain</strong>.</p>



<p>Nah, kedua hal terebut berhasil dipertahankan oleh Splendor Duel. Meskipun mekanisme <em>farming resource</em>-nya berbeda, secara konsep masih sama. Apalagi, opsi pengambilan <em>resource</em>-nya lebih terbatas dan tidak sebebas Splendor orisinal.</p>



<p>Konsep untuk <em>farming </em>kartu murah juga masih sama, bahkan beberapa kartu memiliki efek tambahan yang membuat permainan menjadi lebih seru. Apalagi, ada beberapa cara untuk menang, tidak seperti Splendor orisinal yang hanya melalui 15 poin pertama.</p>



<p>Dari sisi batunya, adanya <strong>Pearl membuat permainan menjadi lebih sulit</strong> karena jumlahnya yang terbatas. Sepanjang Penulis bermain, keberadaan Pearl ini ternyata sangat krusial dan bisa menghambat permainan kita jika tidak memilikinya.</p>



<p>Hanya saja, Splendor Duel memiliki <strong>ukuran kartu yang lebih mungil </strong>dibandingkan versi orisinalnya. Hal ini menimbulkan perasaan kurang nyaman, walaupun memang jadi lebih hemat tempat.</p>



<p>Walau begitu, secara <em>overall </em>Penulis menikmati Splendor Duel sebagai <em>board game </em>yang santai, tapi tetap menguras otak. <em>Board game</em> ini juga sangat cocok untuk dimainkan dengan pasangan karena tidak terlalu rumit, meskipun bisa menimbulkan cekcok karena persaingan yang ketat.</p>



<p>Hanya saja dalam beberapa kali main, Penulis jarang menang dari lawan-lawannya entah apa alasannya.</p>



<p>Skor:<strong> 8/10</strong></p>



<p>Sewaktu menemukan <em>board game </em>ini di Grand Indonesia, Penulis juga menemukan <em>board game </em>lain yang bertema &#8220;duel&#8221;. Setelah mempertimbangkan berkali-kali, Penulis memutuskan untuk sekalian membeli <strong>King of Tokyo Duel</strong>!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 10 Maret 2026, terinpirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-32-splendor-duel/">Koleksi Board Game #32: Splendor Duel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-32-splendor-duel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #31: Scrabble/Scrabble Together</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 04:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[scrabble]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8446</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika mengoleksi sesuatu, kita tidak hanya mengincar barang-barang baru yang menarik perhatian. Terkadang, kita berburu barang-barang lama yang melekat pada memori kita, entah untuk nostalgia ataupun memenuhi inner child yang belum terpenuhi. Begitu pun dalam mengoleksi board game. Penulis memulai koleksi ini dari membeli Monopoly, yang sejak kecil Penulis mainkan. Setelah itu, Penulis lebih sering [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/">Koleksi Board Game #31: Scrabble/Scrabble Together</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika mengoleksi sesuatu, kita tidak hanya mengincar barang-barang baru yang menarik perhatian. Terkadang, kita berburu barang-barang lama yang melekat pada memori kita, entah untuk nostalgia ataupun memenuhi <em>inner child </em>yang belum terpenuhi.</p>



<p>Begitu pun dalam mengoleksi <em>board game</em>. Penulis memulai koleksi ini dari membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-1-monopoly/">Monopoly</a>, yang sejak kecil Penulis mainkan. Setelah itu, Penulis lebih sering membeli <em>board game</em>&#8211;<em>board game</em> baru yang lebih modern.</p>



<p>Nah, salah satu <em>board game </em>jadul yang telah lama Penulis incar adalah <strong>Scrabble</strong>, karena ketika kecil Penulis beberapa kali memainkannya. Untungnya ketika mampir ke Toys Kingdom, <em>board game </em>ini sedang diskon!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs2-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs2-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs2-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs2-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs2.jpg 1200w " alt="Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/">Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Scrabble/Scrabble Together</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Scrabble/Scrabble Together</li>



<li>Desainer: Alfred Mosher Butts</li>



<li>Publisher: Mattel, Inc.</li>



<li>Tahun Rilis: 2024</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: &#8211;</li>



<li>Rating BGG: 7,1</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 2,00/5</li>



<li>Harga: Rp339.900</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Scrabble/Scrabble Together</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Scrabble Together" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/eAzoVAnC2r8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Rasanya Penulis tidak perlu terlalu banyak menjelaskan bagaimana cara bermain Scrabble, karena sepertinya sudah banyak yang tahu. Intinya adalah kita mendapatkan beberapa balok huruf (masing-masing pemain tujuh huruf) untuk dijadikan kata di papan permainan.</p>



<p>Permainan akan dimulai dengan meletakkan kata pertama di tengah papan permainan. Setelah itu, pemain harus merangkai kata dengan menggunakan huruf-huruf yang sudah ada di papan dan ditambah dengan huruf yang kita miliki. </p>



<p>Huruf-huruf hanya bisa diletakkan secara vertikal atau horizontal, tidak boleh secara diagonal. Di papan, ada beberapa <em>multiplier </em>apabila ada pemain yang bisa meletakkan huruf di atasnya. Ada tambahan 50 poin apabila berhasil menggunakan semua tujuh huruf yang dimiliki.</p>



<p>Permainan akan berakhir apabila sudah tidak ada pemain yang bisa meletakkan huruf di papan permainan. Proses <em>scoring </em>pun dilakukan dengan menjumlahkan semua poin kata berdasarkan angka yang ada di hurufnya beserta <em>multiplier</em> di bawahnya jika ada.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Varian Scrabble Together</h3>



<p>Untuk versi Scrabble Together, perbedaannya ada di <strong>Goal Card</strong>, di mana ada <em>quest </em>yang harus diselesaikan oleh pemain. Karena ada kata &#8220;Together&#8221;, maka di versi ini semua pemain harus bekerja sama untuk menyelesaikan semua <em>quest </em>yang ada (total tiap permainan ada 20 Goal).</p>



<p>Dalam satu waktu, akan ada tiga Goal Card yang terpampang di sebelah papan permainan. Ketika ada satu atau lebih Goal Card yang telah selesai, maka akan di<em>-refill </em>dengan kartu selanjutnya. Untuk pemula, ada 20 kartu yang &#8220;ramah pemula&#8221; dengan <em>quest </em>yang lebih <s>manusiawi</s> mudah.</p>



<p>Selain itu, sistem <em>scoring </em>dari varian klasik dihilangkan dari versi ini. Fokus semua pemain adalah menyelesaikan semua <em>quest </em>yang terdapat pada Goal Card. Karena terlihat sulit, ada enam kartu bantuan yang bisa digunakan satu kali oleh siapapun. </p>



<p>Keenam kartu bantuan tersebut adalah <strong>Menyelesaikan Sebuah Kartu Bantuan</strong>, <strong>Menukar Huruf</strong>, <strong>Huruf Bantuan</strong>, <strong>Menggunakan Huruf Kosong</strong>, <strong>Mengulang Kartu Target</strong>, dan <strong>Menukar Huruf</strong>. Permainan berakhir apabila Goal Card berhasil diselesaikan semua atau sudah tidak ada kata lagi yang bisa diletakkan di permainan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Scrabble/Scrabble Together</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8448" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Scrabble Together (via <a href="https://boardgamegeek.com/image/8397255/scrabble-scrabble-together">BGG</a>)</figcaption></figure>



<p>Yah, apa yang bisa dikomentar dari sebuah <em>board game </em>klasik yang hampir diketahui oleh banyak orang? Scrabble/Scrabble Together bisa dianggap sebagai cara Penulis untuk bernostalgia karena pernah memainkannya sewaktu masih kecil.</p>



<p>Tentu saja sebagai <em>board game </em>bahasa Inggris, pengetahuan <em>vocabulary </em>kita sangat penting, terutama ketika dihadapkan dengan huruf-huruf yang terbatas di hadapan kita. Selalu ada ambisi untuk membuat kata sepanjang mungkin dan menghindari kata pendek yang <em>mainstream</em>.</p>



<p>Tidak ada unsur senggol-senggolan, yang ada hanya adu <em>vocabulary </em>dan strategi penempatan huruf di papan agar bisa mendapatkan <em>multiplier </em>yang menggandakan skor kita. Jangan kaget kalau otak kita sampai <em>ngebul </em>karena dipakai berpikir terlalu keras.</p>



<p>Sayangnya, Penulis belum pernah mencoba bermain versi Scrabble Together-nya. Penulis hanya pernah bermain versi klasiknya bersama teman-teman, sehingga tidak bisa berkomentar banyak. Mungkin nanti tulisan ini akan Penulis <em>update </em>jika sudah mencobanya.</p>



<p>Dari sisi komponen, bisa dibilang biasa saja. Papannya termasuk tipis jika dibandingkan dengan Monopoly ataupun <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-22-chinatown/">Chinatown</a>. Tempat untuk menaruh balok hurufnya juga lumayan tipis. Kualitas kartu-kartu untuk Scrabble Together pun tergolong tipis.</p>



<p>Untuk <em>replaybility-</em>nya sendiri ya oke-oke saja jika sedang ingin bermain <em>board game </em>bahasa Inggris. Namun, tentu jangan berharap <em>board game </em>ini akan mampu memecahkan suasana, karena ini bukan tipe <em>party game</em> (kecuali <em>party-</em>nya di perpustakaan).</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli <em>board game </em>ini, ada jeda yang cukup panjang hingga Penulis membeli <em>board game </em>selanjutnya. Itu pun karena Penulis sedang berjalan-jalan di Grand Indonesia dan menemukan dua <em>board game </em>untuk dua pemain. Salah satunya adalah <strong>Splendor Duel</strong>!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Desember 2025, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/">Koleksi Board Game #31: Scrabble/Scrabble Together</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #30: Deception: Murder in Hong Kong</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 12:19:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Werewolf bisa dibilang tetap menjadi salah satu board game favorit yang paling sering dimainkan, apalagi waktu dulu anak-anak Karang Taruna atau teman-teman kuliah masih sering kumpul. Penulis lebih sering menjadi moderator daripada ikut bermain, karena bagi Penulis memang lebih enak menjadi orang yang &#8220;mengendalikan&#8221; permainan. Namun, apa jadinya jika kita bermain Werewolf tanpa moderator? Itulah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/">Koleksi Board Game #30: Deception: Murder in Hong Kong</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">Werewolf</a> bisa dibilang tetap menjadi salah satu <em>board game </em>favorit yang paling sering dimainkan, apalagi <a href="https://whathefan.com/permainan/werewolf-ala-sumber-wuni-indah/">waktu dulu anak-anak Karang Taruna</a> atau teman-teman kuliah masih sering kumpul.</p>



<p>Penulis lebih sering menjadi moderator daripada ikut bermain, karena bagi Penulis memang lebih enak menjadi orang yang &#8220;mengendalikan&#8221; permainan. Namun, apa jadinya jika kita bermain Werewolf tanpa moderator?</p>



<p>Itulah yang akan kita temukan dalam <strong>Deception: Murder in Hong Kong</strong>. Semua bisa ikut bermain dan kebagian peran masing-masing tanpa perlu ada moderator yang mengarahkan permainan. Kok bisa?</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-banner.jpg 1280w " alt="Menjaga Konsistensi" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/menjaga-konsistensi/">Menjaga Konsistensi</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Deception: Murder in Hong Kong</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Deception: Murder in Hong Kong</li>



<li>Desainer: Tobey Ho</li>



<li>Publisher: Jolly Thinkers</li>



<li>Tahun Rilis: 2014</li>



<li>Jumlah Pemain: 4-12 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 20 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,4</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,58/5</li>



<li>Harga: Rp700.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Deception: Murder in Hong Kong</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="How to Play Deception: Murder in Hong Kong" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/AuBmikjCgjI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ada satu perbedaan besar antara <a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-2/">Werewolf</a> dan Deception: Murder in Hong Kong, yaitu tidak adanya pemain yang tewas di tengah jalan. Jadi, orang yang tewas di permainan ini bersifat fiktif, dan semua pemain berkesempatan untuk menangkap pelakunya.</p>



<p>Sama seperti Werewolf, hal pertama yang dilakukan dalam permainan ini adalah membagikan <em>role </em>untuk masing-masing pemain. Nantinya, pemain yang kebagian <strong>Forensic Scientist</strong> akan membuka identitas dirinya, karena selanjutnya ia akan menjadi kunci untuk menemukan siapa Murderer-nya.</p>



<p>Nah, akurasi petunjuk dari Forensic Scientist menjadi kunci permainan ini. Jika sampai tiga babak para Investigator gagal menemukan siapa Murderer-nya, maka Murderer akan memenangkan permainan.</p>



<p>Selain Forensic Scientist yang <em>role</em>-nya langsung terungkap di awal permainan, <em>role </em>yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini ada: </p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Murderer </strong>(x1): Tersangka utama yang harus ditemukan agar Investigator menang.</li>



<li><strong>Investigator </strong>(x8): Detektif yang harus bisa menemukan siapa Murderer di antara para pemain berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh Forensic Scientist.</li>



<li><strong>Accomplice </strong>(x1): Rekan pembunuh Murderer, harus bisa membantu melindungi Murderer secara diam-diam tanpa ketahuan.</li>



<li><strong>Witness </strong>(x1): Saksi pembunuhan yang tahu siapa Murderer-nya, tapi harus hati-hati karena ia tidak boleh berhasil ditebak oleh Murderer. Jika Murderer siapa Witness, maka dia tetap menang. </li>
</ul>



<p>Setelah masing-masing peman mendapatkan <em>role</em>-nya, maka mereka akan mendapatkan empat<strong> Clue Card </strong>(berwarna merah) dan <strong>Means Card</strong> (berwarna biru). Clue Card merupakan petunjuk yang tertinggal di TKP, sedangkan Means Card adalah cara membunuh korban.</p>



<p>Nah, Clue Card dan Means Card ini ada banyak sekali macamnya, mulai dari barang umum sampai absurd ada semua. Cara membunuhnya pun macam-macam, mulai dari yang sederhana sampai rumit kayak di Detective Conan ada semua..</p>



<p>Di awal permainan, Murderer akan memilih satu Clue Card dan satu Means Card, yang diketahui oleh Forensic Scientist. Berdasarkan kartu yang dipilih oleh Murderer, Forensic Scientist harus bisa memberikan petunjuk melalui <strong>Scene Tiles</strong> yang ada. </p>



<p>Setiap permainan, akan ada enam Scene Tiles yang akan membantu Investigator menebak siapa Murderer-nya. Scene Tiles ini macam-macam, mulai dari kondisi mayat, waktu pembunuhan, lokasi pembunuhan, dan masih banyak lagi lainnya.</p>



<p>Total akan ada tiga ronde sampai permainan berhasil. Di setiap awal ronde, pemain bisa mengganti satu Scene Tiles yang dianggap paling tidak membantu. Masing-masing pemain selain Forensic Scientist punya satu kali kesempatan menebak siapa Murderer.</p>



<p>Nah, ini yang agak sulit. Untuk bisa menangkap Murderer, pemain harus bisa menebak dengan tepat apa Clue Card dan Means Card yang dipilih. Kalau hanya benar satu, Murderer tidak akan bisa ditangkap. </p>



<p>Kurang lebih seperti itu jalannya permainan Deception: Murder in Hong Kong. Pemain bisa melakukan beberapa variasi agar lebih menantang, seperti menambah jumlah Clue Card dan Means Card untuk masing-masing pemain.</p>



<p>Selain itu, ada juga <strong>Event Tiles</strong> yang akan memberikan keuntungan tambahan bagi pemain. Event Tiles ini sifatnya opsional, sehingga tidak wajib digunakan. Komponen lainnya di <em>board game </em>ini ada:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Badge Token (x11): Digunakan ketika pemain ingin menebak siapa Murderer beserta Clue Card dan Means Card-nya.</li>



<li>Wooden Bullet Marker (x6): Digunakan oleh Forensic Scientist untuk menandai petunjuk di Scene Tiles.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Deception: Murder in Hong Kong</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8387" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Deception: Murder in Hong Kong (<a href="https://www.boardgamequest.com/deception-murder-in-hong-kong-review/">Board Game Quest</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai orang yang menyukai Werewolf, tentu Deception: Murder in Hong Kong menjadi <em>board game </em>yang sangat menarik untuk dimainkan. Mengingat Penulis lebih sering moderator ketika bermain Werewolf, <em>board game </em>ini menjadi cara Penulis ikut bermain secara aktif.</p>



<p>Cara bermainnya yang sederhana juga membuat <em>board game </em>ini bisa dimainkan dengan siapa saja. Kita benar-benar dituntut untuk memiliki imajinasi ala detektif untuk bisa memecahkan petunjuk yang diberikan oleh Forensic Scientist.</p>



<p>Nah, Forensic Scientist adalah kunci permainan. Apabila ia pintar memberikan petunjuk, maka Murderer akan lebih mudah ditemukan. Kalau memberi petunjuknya <em>ngaco</em>, maka Murderer akan tertawa dalam hati karena merasa aman.</p>



<p>Banyaknya opsi Clue Card dan Means Card juga membuat <em>replaybility </em>permainan ini cukup tinggi. Tidak ada permainan yang benar-benar sama, apalagi <em>role </em>pemain juga akan terus berubah-ubah. Kalau tidak puas, bahkan masih ada kartu ekpansinya.</p>



<p>Mungkin kekurangan terbesar <em>board game </em>ini sama seperti Werewolf, yakni membutuhkan banyak pemain agar terasa lebih seru.  akan memiliki banyak celah untuk mengamankan dirinya dengan menggiring opini pemain. </p>



<p>Apalagi, <em>role </em>Accomplice dan Witness baru bisa digunakan kalau jumlah pemain lebih dari lima. Jika yang bermain hanya empat-lima orang, maka permainan cenerung akan terasa hambar. Makin banyak pemain, maka adu bacotnya pun akan semakin <em>chaos</em>. </p>



<p>Untuk komponen <em>board game</em>-nya sendiri bisa dibilang biasa saja, tidak ada yang istimewa. Namun, perlu dicatat bahwa kotaknya sudah memiliki sekat-sekat sehingga kita bisa menyimpan semua komponennya dengan rapi.</p>



<p>Yang jelas, Deception: Murder in Hong Kong adalah sebuah <em>board game </em>yang sangat cocok untuk dimainkan ketika ada banyak orang. Sebagai <em>board game </em>yang membutuhkan adu bacot, Deception: Murder in Hong Kong jelas bisa menimbulkan kegaduhan!</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli Deception: Murder in Hong Kong, Penulis membeli sebuah <em>board game </em>klasik di Toys Kingdom karena sedang diskon. <em>Board game </em>yang pernah Penulis mainkan waktu kecil ini membuat kita mempertanyakan seberapa banyak sebenarnya <em>vocabulary </em>yang kita miliki?</p>



<p>Yups, <em>board game </em>selanjutnya yang akan Penulis bahas tidak lain tidak bukan adalah <strong>Scrabble</strong>!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 14 September 2025, terinspirasi setelah ingin melanjutnkan seri board game ini</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/">Koleksi Board Game #30: Deception: Murder in Hong Kong</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #29: Blokus Shuffle: UNO Edition</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2025 12:47:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[puzzle]]></category>
		<category><![CDATA[UNO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8250</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ke Jakarta, Penulis menyempatkan diri untuk mampir ke apartemen Pandu. Alasannya jelas: ingin melihat koleksi board game-nya yang pasti sudah bertambah sejak terakhir kali bertemu. Penulis pun mencoba bermain beberapa board game ketika di sana, salah satunya adalah Blokus Shuffle: UNO Edition. Board game ini cukup sederhana, tapi membutuhkan strategi untuk bisa memenangkannya. Karena [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition/">Koleksi Board Game #29: Blokus Shuffle: UNO Edition</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Saat ke Jakarta, Penulis menyempatkan diri untuk mampir ke apartemen Pandu. Alasannya jelas: ingin melihat <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">koleksi board <em>game</em>-nya</a> yang pasti sudah bertambah sejak terakhir kali bertemu. </p>



<p>Penulis pun mencoba bermain beberapa <em>board game </em>ketika di sana, salah satunya adalah <strong>Blokus Shuffle: UNO Edition</strong>. <em>Board game </em>ini cukup sederhana, tapi membutuhkan strategi untuk bisa memenangkannya.</p>



<p>Karena tertarik, Penulis pun membelinya sendiri sewaktu sedang berjalan-jalan di Kidz Station Pakuwon Mall di Surabaya. Apalagi, waktu itu sedang ada diskon, di mana harganya turun menjadi sekitar 200 ribuan saja!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/06/amerika-serikat-dan-kasus-rasisme-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/06/amerika-serikat-dan-kasus-rasisme-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/06/amerika-serikat-dan-kasus-rasisme-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/06/amerika-serikat-dan-kasus-rasisme-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/06/amerika-serikat-dan-kasus-rasisme-banner.jpg 1280w " alt="Sejarah Singkat Rasisme di Amerika Serikat" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/tokohsejarah/sejarah-singkat-rasisme-di-amerika-serikat/">Sejarah Singkat Rasisme di Amerika Serikat</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Blokus Shuffle: UNO Edition</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Blokus Shuffle: UNO Edition</li>



<li>Desainer: Nick Hayes, Bernard Tavitian</li>



<li>Publisher: Mattel, Inc.</li>



<li>Tahun Rilis: 2021</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30-45 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,5</li>



<li>Tingkat Kesulitan: &#8211;</li>



<li>Harga: Rp350.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Blokus Shuffle: UNO Edition</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="How to play Blokus Shuffle Uno Edition" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/yS2bUdiMczs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Blokus Shuffle: UNO Edition merupakan variasi dari Blokus klasik, yang telah ada sejak tahun 2000. Sekilas, <em>board game </em>ini akan mengingatkan kita dengan Tetris, meskipun bentuk <em>pattern </em>dari balok-baloknya lebih rumit.</p>



<p>Di awal permainan, para pemain akan mendapatkan balok yang jumlah dan jenisnya identik, masing-masing 21 buah. Ada empat warna yang tersedia dalam permainan ini, yakni merah, biru, kuning, dan hijau.</p>



<p>Para pemain harus dengan pandai menempatkan balok-balok tersebut di papan permainan sebanyak mungkin, di mana ronde pertama masing-masing harus menempati sudut papan permainan. </p>



<p>Penempatan balok hanya memiliki syarat harus menempel ujung dari balok milik kita yang telah ada di papan permainan. Untuk jenis balok yang diletakkan terserah strategi pemain, yang penting ujung ketemu ujung dan tidak menabrak balok lawan.</p>



<p>Permainan akan berakhir jika tidak ada pemain yang bisa meletakkan baloknya lag idi papan permainan. <strong>Pemain dengan jumlah sisa kotak paling sedikit di balok-baloknya akan menjadi pemenang</strong>. Sudah, sesederhana itu.</p>



<p>Lantas, apa perbedaan Blokus ini dengan versi aslinya? Pada kartu-kartu yang memiliki efek khusus seperti permainan UNO yang telah kita kenal. Masing-masing pemain akan mendapatkan 14 kartu yang bisa digunakan di awal giliran mereka sebelum meletakkan balok.</p>



<p>Ada delapan jenis kartu <em>action </em>yang bisa digunakan pemain, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>SKIP</strong>: Membuat pemain berikutnya kehilangan giliran</li>



<li><strong>REVERSE</strong>: Memutar arah permainan</li>



<li><strong>DRAW 2</strong>: Menarik dua kartu dari <em>deck</em>, pilih satu dan kembalikan kartu satunya ke bagian bawah <em>deck</em></li>



<li><strong>WILD</strong>: Membuat pemain bisa meletakkan baloknya ke balok milik lawan dengan menyebutkan warnanya</li>



<li><strong>EDGE TO EDGE</strong>: Membuat pemain tidak harus meletakkan baloknya ujung ke ujung alias bisa bersisian</li>



<li><strong>RECYCLE</strong>: Mengambil satu balok di permainan dan bisa menggantinya dengan balok lainnya</li>



<li><strong>WARP</strong>: Pindahkan balok lawan ke tempat lain selama masih memenuhi persyaratan Blokus</li>



<li><strong>DOUBLE PLAY</strong>: Memainkan dua balok sekaligus dalam satu permainan</li>
</ul>



<p>Di awal permainan, kita akan langsung menarik dua kartu <em>action</em>. Setiap selesai meletakkan balok kita ke papan permainan, pemain akan menarik satu kartu lagi dari deck, sehingga kartu tangan akan selalu berisi dua kartu kecuali <em>deck </em>telah habis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Blokus Shuffle: UNO Edition</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-8251" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/04/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition-1-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/04/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/04/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/04/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/04/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Blokus Shuffle: UNO Edition (<a href="https://boardgamegeek.com/blog/1/blogpost/128039/game-overviews-blokus-shuffle-uno-edition-and-uno">Board Game Geek</a>)</p>
</div></div>



<p>Dari awal, Penulis memang telah menyadari kalau <em>board game </em>ini memang untuk keluarga karena relatif mudah untuk dijelaskan. Paling yang ribet adalah menjelaskan efek-efek kartunya. Kalau merasa kesulitan untuk itu, setidaknya kita bisa bermain Blokus versi aslinya.</p>



<p>Seperti yang sudah Penulis singgung di awal, <em>board game </em>ini <strong>membutuhkan kedalaman strategi</strong> terlepas dari kesederhanaan yang dimiliki. Kita tidak bisa menempatkan secara asal karena bisa membuat kita kesulitan untuk menempatkan balok selanjutnya.</p>



<p>Untuk senggol-senggolan, <em>board game </em>ini lumayan karena <strong>kita bisa mengacaukan strategi lawan </strong>dengan menempatkan balok kita menghalangi balok mereka. Namun, sekali lagi, strategi penempatan balok menjadi kunci untuk bisa memenangkan permainan ini.</p>



<p>Adanya kartu <em>action</em> menurut Penulis bisa meningkatkan dinamika permainan karena <strong>pemain jadi memiliki kesempatan untuk bisa membalikkan keadaan</strong>. Ini tidak bisa dilakukan di Blokus versi orisinal, karena balok yang telah ditempatkan tidak bisa diutak-atik lagi.</p>



<p>Idealnya permainan ini harus dimainkan oleh empat orang. Memang ada variasi untuk dua atau tiga orang, tapi sayangnya <strong>cukup membingungkan karena keempat warna harus tetap dimainkan</strong>. </p>



<p>Selain itu, ya bisa dibilang <em>board game </em>ini<strong> tentu saja terasa monoton.</strong> Memainkan <em>board game </em>ini beberapa kali akan menimbulkan rasa bosan. Blokus jelas bukan tipe <em>board game </em>yang memiliki tingkat <em>replaybility </em>tinggi.</p>



<p>Mengingat harganya yang diskon ketika membelinya, Penulis tidak banyak protes ke <em>board game </em>ini. Hanya saja, Penulis hanya mengeluarkan <em>board game </em>ini jika jumlah pemainnya <em>exact </em>empat orang.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli Blokus Shuffle: UNO Edition, cukup lama Penulis akhirnya membeli <em>board game </em>lagi karena merasa koleksinya sudah cukup. Ternyata, Penulis masih belum merasa cukup. Bahkan ketika tulisan ini terbit, sudah ada lima <em>board game </em>baru.</p>



<p>Ada satu <em>board game </em>yang membuat Penulis ingin menambah koleksinya karena unsur deduksi yang dimilikinya. <a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">Mirip dengan Werewolf</a>, tapi tidak ada yang mati. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Deception</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 13 April 2025, terinspirasi setelah ingin melanjutnkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition/">Koleksi Board Game #29: Blokus Shuffle: UNO Edition</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-29-blokus-shuffle-uno-edition/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #28: Point City</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-28-point-city/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-28-point-city/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 15:23:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[card drafting]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8155</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satu bulan setelah membeli Cascadia dan Here to Slay, akhirnya Penulis membeli satu board game lain yang waktu di Jakarta tidak sempat dibeli: Point City. Penulis membelinya di toko langganan, sekalian membeli sleeve untuk Here to Slay, pada Februari 2024. Salah satu alasan mengapa Penulis tertarik untuk membeli board game ini adalah karena temanya yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-28-point-city/">Koleksi Board Game #28: Point City</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Satu bulan setelah membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/">Cascadia</a> dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-27-here-to-slay/">Here to Slay</a>, akhirnya Penulis membeli satu <em>board game </em>lain yang waktu di Jakarta tidak sempat dibeli: <strong>Point City</strong>. Penulis membelinya di toko langganan, sekalian membeli <em>sleeve </em>untuk Here to Slay, pada Februari 2024.</p>



<p>Salah satu alasan mengapa Penulis tertarik untuk membeli <em>board game</em> ini adalah karena temanya yang mengangkat perkotaan. Ini bukan <em>board game </em>pertama yang bertema itu, karena sebelumnya Penulis sudah memiliki <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-10-machi-koro-2/">Machi Koro 2</a> dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-22-chinatown/">Chinatown</a>.</p>



<p><em>Board game </em>ini memiliki kemiripan dengan Machi Koro 2, di mana salah satu mekanismenya adalah <em>card drafting</em>. Bedanya, ada unsur Splendor dalam <em>board game </em>ini yang akan membantu &#8220;perekonomian&#8221; kita sepanjang permainan.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-356x237.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1.jpg 2048w " alt="Chapter 14 Leon dan Sica, Babak Pertama" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/chapter-14-leon-dan-sica-babak-pertama/">Chapter 14 Leon dan Sica, Babak Pertama</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Point City</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Point City</li>



<li>Desainer: Molly Johnson, Robert Melvin, Shawn Stankewich</li>



<li>Publisher: Flatout Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2023</li>



<li>Jumlah Pemain: 1-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 15-30 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,2</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,69/5</li>



<li>Harga: Rp425.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Point City</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="how to play Point City" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/5wqMIU1lmeA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Point City memiliki objektif yang sangat sederhana, yakni pemain dengan poin tertinggi di akhir permainan akan menjadi pemenang. Poin ini bisa didapatkan dengan beberapa cara, yang akan Penulis jelaskan lebih detail di bawah.</p>



<p>Untuk memulai permainan, jejerkan 16 kartu <em>tier</em> 1 dengan formasi 4 x 4 untuk membentuk Market. Setelah itu, sisa kartu akan ditumpuk secara berurutan sesuai <em>tier</em>-nya, di mana <em>tier </em>1 paling atas dan <em>tier </em>3 paling bawah. </p>



<p>Kartu pada permainan ini memiliki dua sisi, yakni sisi <strong>Sumber Daya (<em>resource</em>)</strong> dan <strong>Bangunan (<em>building</em>)</strong>. Kartu Sumber Daya digunakan untuk bisa membeli kartu Bangunan. Beberapa kartu Bangunan bisa menghasilkan Sumber Daya secara permanen, mirip dengan Splendor.</p>



<p>Ada lima jenis Sumber Daya dalam permainan ini, yakni <strong>Energy</strong>, <strong>Industry</strong>, <strong>Economy</strong>, <strong>Community</strong>, dan <strong>Ecology</strong>. Ada juga kartu <strong>Ingenuity</strong>, yang bisa menggantikan semua jenis kartu Sumber Daya yang dibutuhkan alias menjadi kartu Joker dalam permainan ini. Kartu jenis ini bisa menjadi tambahan skor apabila masih dipegang oleh pemain di akhir permainan.</p>



<p>Di sisi lain, kartu Bangunan memiliki beberapa atribut yang dimiliki. Di bawah nama bangunan, ada <em>cost </em>atau biaya yang dibutuhkan untuk membeli kartu tersebut. Di bagian pojok atas, ada efek yang akan didapatkan pemain jika berhasil membangun kartu tersebut.</p>



<p>Ada beberapa efek yang bisa didapatkan pemain dengan membangun kartu Bangunan. Jika ada simbol Sumber Daya di bagian kiri atas, maka pemain akan mendapatkan Sumber Daya tersebut secara permanen hingga akhir permainan.</p>



<p>Di sisi lain, di bagian kanan atas, ada dua jenis efek yang bisa digunakan pemain. Jika menunjukkan angka, maka artinya bangunan tersebut akan memberi tambahan poin di akhir permainan. </p>



<p>Jika ada lambang token Civic,  artinya pemain bisa mengambil satu token Civic, yang juga bisa digunakan untuk menambah poin dengan syarat-syarat tertentu. Syaratnya sering kali berputar di seberapa banyak bangunan yang menghasilkan Sumber Daya tertentu, walau ada juga yang lain.</p>



<p>Jumlah kartu yang digunakan dalam tiap permainan akan menyesuaikan dengan jumlah pemain. Semakin sedikit pemain, semakin sedikit kartu yang digunakan. Selain itu, ambil sejumlah token Civic (sesuai dengan jumlah pemain juga) dan letakkan dekat Market.</p>



<p>Setelah itu, permainan pun bisa langsung dimulai, di mana masing-masing pemain mendapatkan &#8220;modal&#8221; berupa satu kartu Ingenuity. Apabila semua kartu di Market meruapakan kartu Sumber Daya, maka pemain memiliki opsi untuk membalik kartu Sumber Daya menjadi kartu Bangunan. </p>



<p>Setiap putaran, pemain secara bergantian akan memilih dua kartu di Market yang terletak bersebelahan, entah secara horizontal maupun vertikal. Mengambil kartu bersebelahan secara diagonal tidak diperbolehkan. </p>



<p>Ketika pemain ingin mengambil kartu Bangunan, maka ia harus membayar Sumber Daya sesuai yang tertera di bagian bawah kartu. Jika kartu tersebut memiliki simbol token Civic, pemain harus memilih salah satu token Civic yang tersedia.</p>



<p>Apabila tidak ada kartu yang ingin atau bisa diambil, pemain bisa menarik dua kartu dari <em>deck</em>. Permainan akan terus berplangsung hingga sudah tidak ada lagi kartu di <em>deck </em>untuk me-<em>refill</em> Market. Masing-masing menghitung skornya dan yang tertinggi menjadi pemenangnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Point City</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-8157" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/koleksi-board-game-28-point-city-artikel-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/koleksi-board-game-28-point-city-artikel-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/koleksi-board-game-28-point-city-artikel-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/koleksi-board-game-28-point-city-artikel-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/koleksi-board-game-28-point-city-artikel.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Point City (<a href="https://boardgamegeek.com/boardgame/368017/point-city">BGG</a>)</p>
</div></div>



<p>Ada banyak hal yang Penulis sukai dari Point City. Selain tema perkotaan yang sudah disinggung di awal, Penulis menyukai <em>gameplay</em>-nya yang <strong>seimbang</strong> dan <strong>butuh sedikit keberuntungan</strong>. </p>



<p>Dengan mekanisme <em>card drafting </em>yang dimiliki, pemain diharuskan berpikir<strong> kartu mana yang paling menguntungkan untuk diambil</strong>. Pemilihan kartu ini berperan vital, karena bisa memengaruhi skor yang bisa diperoleh di akhir permainan.</p>



<p>Sama seperti Splendor, <strong>semakin lama permainan, maka <em>cost</em> kartu semakin tinggi</strong>. Nah, ada beberapa kartu yang akan bisa menghasilkan sumber daya secara permanen, yang akan sangat membantu kita membeli kartu-kartu yang tersedia.</p>



<p>Penulis juga menyukai <strong>desain minimalis </strong>yang dimiliki oleh Point City di setiap kartu bangunannya. Memang pemain akan jarang melihat bangunan apa yang mereka beli, karena lebih fokus dengan efeknya, tapi tetap saja sentuhan ini harus diapresiasi.</p>



<p>Memang Point City <strong>tidak terlalu kompetitif karena kurangnya unsur <em>senggol-senggolan</em></strong>. Pemain akan lebih fokus untuk membangun &#8220;kotanya&#8221; sendiri. Namun, Penulis pribadi memang tidak menjadikan hal tersebut sebagai faktor utama dalam membeli <em>board game</em>. </p>



<p>Jeleknya, <em>board game </em>ini akan terasa cukup membosankan bagi pemain lain. Meskipun tingkat <em>replaybility</em>-nya tinggi karena setiap kartu unik, <em>turn-based </em>yang dimiliki harus diakui memang cukup monoton. </p>



<p>Point City bisa dianggap sebagai <em>board game </em>bergenre <em>card drafting </em>yang sederhana dan mudah dipahami. Tak butuh lama untuk menjelaskan cara bermainnya ke orang lain, sehingga cocok untuk dimainkan bersama keluarga.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli Point City, intensitas membeli <em>board game </em>Penulis menurun drastis. Meskipun masih banyak yang diincar, entah mengapa Penulis jadi lebih sering mengerem dan menahan diri. Masih beli, tapi jarak waktunya semakin panjang.</p>



<p>Hingga artikel ini ditulis, hanya tersisa dua <em>board game </em>lagi yang belum diulas. <em>Board game </em>selanjutnya yang Penulis miliki adalah <strong>UNO! Blokus</strong>, yang menjadi <em>board game </em>pertama Penulis yang beli di Kidz Station.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 5 Desember 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutnkan seri <em>board game</em> ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-28-point-city/">Koleksi Board Game #28: Point City</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-28-point-city/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #27: Here to Slay</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-27-here-to-slay/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-27-here-to-slay/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 15:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[card game]]></category>
		<category><![CDATA[Here to Slay]]></category>
		<category><![CDATA[RPG]]></category>
		<category><![CDATA[Unstable Games]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8059</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah board game, Penulis kerap melakukan riset secara mendalam terlebih dahulu. Penulis akan menonton video review-nya di YouTube atau mencoba langsung memainkannya di kafe board game. Seperti yang kita tahu, harga board game cukup mahal, jadi Penulis harus benar-benar yakin sebelum memutuskan untuk membelinya. Bahkan, sudah melakukan riset pun terkadang board [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-27-here-to-slay/">Koleksi Board Game #27: Here to Slay</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah <em>board game</em>, Penulis kerap melakukan riset secara mendalam terlebih dahulu. Penulis akan menonton video <em>review</em>-nya di YouTube atau mencoba langsung memainkannya di kafe <em>board game</em>.</p>



<p>Seperti yang kita tahu, harga <em>board game </em>cukup mahal, jadi Penulis harus benar-benar yakin sebelum memutuskan untuk membelinya. Bahkan, sudah melakukan riset pun terkadang <em>board game </em>yang dibeli ternyata kurang menarik dan tidak seseru yang dibayangkan.</p>



<p>Nah, ada satu pengecualian dalam &#8220;sejarah&#8221; Penulis membeli <em>board game</em>. Bernama <strong>Here to Slay</strong>, <em>board game </em>ini disarankan oleh teman Penulis yang bukan penggemar <em>board game</em>. Katanya seru dan kompetitif. Benar saja, ini adalah <em>board game</em> paling rusuh dari koleksi Penulis!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/perlukah-hidup-memiliki-tujuan-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/perlukah-hidup-memiliki-tujuan-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/perlukah-hidup-memiliki-tujuan-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/perlukah-hidup-memiliki-tujuan-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/perlukah-hidup-memiliki-tujuan-banner.jpg 1280w " alt="Perlukah Hidup Memiliki Tujuan?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/renungan/perlukah-hidup-memiliki-tujuan/">Perlukah Hidup Memiliki Tujuan?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Here to Slay</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Here to Slay</li>



<li>Desainer: Ramy Badie</li>



<li>Publisher: Unstable Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2020</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-6 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30-60 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,9</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,69/5</li>



<li>Harga: Rp400.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Here to Slay</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Here to Slay | How to Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/gsPZoEJyYMM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Here to Slay adalah <em>board game </em>yang diterbitkan oleh Unstable Games, yang juga memproduksi <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-17-unstable-unicorns/">Unstable Unicorns</a> dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/">Happy Little Dinosaurs</a>. Oleh karena itu, Penulis yakin saja kalau <em>board game</em> ini memang rusuh dan sangat kompetitif.</p>



<p>Ada dua objektif yang bisa dilakukan oleh pemain untuk bisa menang. Pertama, bisa <strong>membunuh tiga Monster</strong>. Kedua, bisa <strong>mengumpulkan Hero dari enam Kelas yang berbeda </strong>(Party Leader dihitung). Penulis akan menjelaskan ini lebih detail di bawah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Enam Kelas Hero dan Jenis Kartu</h3>



<p>Di awal permainan, bagikan kartu Party Leader ke semua pemain, yang mewakili salah satu dari enam kelas. Masing-masing Party Leader memiliki kemampuan khusus yang bisa dimanfaatkan oleh pemain di sepanjang permainan. </p>



<p>Enam Kelas yang ada di permainan ini adalah <strong>Fighter</strong>, <strong>Bard</strong>, <strong>Guardian</strong>, <strong>Ranger</strong>, <strong>Thief</strong>, dan <strong>Wizard</strong>. Masing-masing kelas memiliki kemampuan yang unik, tapi Penulis tidak akan terlalu menjelaskan efeknya karena bisa membuat tulisan ini begitu panjang.</p>



<p>Setelah memilih (atau dibagi secara acak) Party Leader, masing-masing pemain akan mendapatkan lima kartu dari <em>deck </em>yang berisi berbagai jenis kartu, lalu sisanya taruh di tengah arena. Ada beberapa jenis kartu yang bisa digunakan oleh pemain, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kartu Hero</strong>: Kartu yang memiliki Kelas dan Efek, di mana untuk mengaktifkannya pemain harus bisa mendapatkan angka dadu di atas angka yang tertera di samping penjelasan efeknya</li>



<li><strong>Kartu Item</strong>: Kartu yang bisa ditempelkan ke kartu Hero dan memberikan efek tambahan, bisa berefek baik maupun buruk, dan satu Hero hanya bisa memiliki satu kartu Item</li>



<li><strong>Kartu Magic</strong>: Kartu yang aktif satu kali waktu </li>



<li><strong>Kartu Modifier</strong>: Kartu yang bisa mengubah angka hasil kocokan dadu, bisa menambah atau mengurangi, bisa untuk diri sendiri ataupun orang lainm dan bisa digunakan kapan saja ketika ada yang mengocok dadu</li>



<li><strong>Kartu Challenge</strong>: Kartu yang bisa digunakan untuk membatalkan kartu yang dimainkan oleh pemain lain (bisa Hero, Item, Magic) dengan cara saling mengocok dadu, kartu yang dimainkan oleh lawan akan batal jika penantang memiliki jumlah dadu yang sama atau lebih besar</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Penjelasan Kartu Monster</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8105" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kartu Monster (<a href="https://boardgamegeek.com/boardgame/308526/here-to-slay-monsters-expansion">BGG</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebelum permainan benar-benar dimulai, jejerkan tiga kartu Monster di tengah arena, di dekat tumpukan <em>deck</em>. Ketiga monster ini memiliki <em>requirement </em>Hero agar bisa di-<em>challenge</em> oleh pemain.</p>



<p>Misal, Monster memiliki simbol Wizard, maka pemain harus kartu Hero dari Kelas Wizard untuk bisa melakukan <em>challenge</em> ke Monster tersebut. Jika simbol H yang terlihat, maka pemain bisa menggunakan Hero mana saja, asal jumlahnya cukup.</p>



<p>Jika <em>requirement </em>Hero yang dimiliki sudah memenuhi syarat, maka pemain akan mengocok dadu. Ada dua angka di kartu Monster. Yang atas, jika jumlah dadu sama atau lebih kecil, maka Pemain akan mendapat hukuman. </p>



<p>Untuk bisa mengalahkan Monster, pemain harus bisa mendapatkan angka yang di bawah, jika jumlah dadu sama atau lebih besar, maka monster terbunuh dan kita akan mendapatkan kemampuan tambahan seperti yang tertera di bawah kartu. </p>



<p>Perlu dicatat kalau angka yang didapatkan berada di tengah-tengah angka atas atau bawah, maka tidak akan terjadi apa-apa. Seperti yang sudah disebutkan di atas, pemain bisa mengeluarkan kartu Modifier untuk mengubah angka dadu lawannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Bisa Dilakukan Setiap Putarannya</h2>



<p>Di setiap putaran, masing-masing akan memiliki tiga Action Point (AP) yang harus digunakan. Ada beberapa aksi yang bisa dilakukan oleh pemain dengan jumlah (<em>cost</em>) AP yang berbeda. Berikut daftarnya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Menarik kartu dari <em>deck</em> (1 AP)</li>



<li>Mengeluarkan kartu Hero, Magic, atau Item dari tangan (1AP)</li>



<li>Mengaktifkan efek kartu Hero dengan mengocok dadu, per Hero hanya bisa diaktifkan satu kali (1 AP)</li>



<li>Menyerang kartu Monster (2 AP)</li>



<li>Membuang semua kartu tangan (jika ada) dan menarik lima kartu baru (3 AP)</li>
</ul>



<p>Permainan akan terus berlangsung hingga ada satu pemain yang bisa memenuhi satu dari dua syarat kemenangan yang sudah dijelaskan di atas. Apabila kartu <em>deck </em>habis, maka kocok <em>discard pile </em>untuk membentuk <em>deck </em>baru.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Here to Slay</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8106" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/here-to-slay-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Here to Slay (<a href="https://www.walmart.com/ip/Teeturtle-Here-to-Slay-Card-Games/359086300">Walmart</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika sebelumnya Penulis menyebutkan kalau Unstable Unicorns adalah <em>board game</em>-nya yang paling rusuh, maka Here to Slay memiliki<strong> tingkat kerusuhan hingga dua kali lipatnya</strong>! Tingkat senggol-senggolan yang dimiliki benar-benar sangat &#8220;panas&#8221; sekaligus seru.</p>



<p>Adanya elemen dadu membuat Here to Slay <strong>dipenuhi dengan ketidakpastian dan sangat membutuhkan tingkat hoki yang tinggi</strong>. Hampir semua aksi penting, mulai dari membunuh Monster hingga mengaktifkan efek kartu Hero, semua membutuhkan kocokan dadu.</p>



<p>Meskipun kita sudah mendapatkan angka dadu yang dibutuhkan, hati-hati karena lawan bisa saja memberikan kartu Modifier untuk menguranginya. Saling menumpuk kartu Modifier untuk sabotase lawan akan sangat sering terjadi dalam permainan ini. </p>



<p>Selain itu, Penulis juga menyukai<strong> ilustrasi kartunya yang sangat keren</strong>. Jika dibandingkan dengan Unstable Unicorns yang minimalis, maka Here to Slay memiliki desain yang detail dan lebih kompleks, terutama di kartu Monster dan Party Leader. Dadunya pun sangat keren.</p>



<p>Sepanjang memainkan Here to Slay, menang karena berhasil mengalahkan tiga Monster sangat jarang terjadi. Selain angka yang dibutuhkan biasanya sangat tinggi, lawan akan dengan senang hati mengeluarkan kartu Modifier untuk membatalkannya.</p>



<p>Kebanyakan kemenangan di Here to Slay diraih dengan berhasil mengumpulkan enam Kelas Hero berbeda, yang relatif lebih mudah untuk didapatkan. Itu pun seringnya karena dibiarkan oleh pemain lain karena sudah merasa capek.</p>



<p>Yups, sama seperti Unstable Unicorns, salah satu kekurangan <em>board game </em>ini adalah <strong>durasinya yang bisa panjang sekali </strong>karena masing-masing pemain saling menjatuhkan demi kemenangannya sendiri. Dua jam pun belum tentu pemenangnya bisa terlihat.</p>



<p>Kekurangannya lainnya, sekali lagi sama seperti Unstable Unicorns, adalah kita sebagai <strong>pemain harus membaca satu per satu efek kartunya</strong>. Ini adalah salah satu penyumbang terbesar mengapa Here to Slay membutuhkan waktu bermain yang sangat panjang.</p>



<p>Terlepas dari kekurangannya, Here to Slay tetap menjadi favorit Penulis dan <em>circle</em>-nya. Tingkat kompetitif yang dimiliki oleh permainan ini tidak dimiliki oleh <em>board game </em>lain, mungkin kecuali Unstable Unicorns. </p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 9/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Cascadia dan Here to Slay di Monopolis Wonder, ada satu <em>board game </em>lain yang sebenarnya mencuri perhatian Penulis. Namun, ketika itu Penulis memutuskan untuk menundanya terlebih dahulu karena terhalang <em>budget</em>.</p>



<p>Hanya sekitar satu bulan berselang, Penulis akhirnya membelinya melalui toko langganannya. Bernama Point City, <em>board game </em>ini menjadi salah satu favorit Penulis lainnya karena mekanismenya yang sederhana, tapi memikat.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 28 November 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game</em> ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-27-here-to-slay/">Koleksi Board Game #27: Here to Slay</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-27-here-to-slay/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #26: Cascadia</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 23:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Cascadia]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[tile placement]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7996</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tile placement merupakan salah satu unsur board game yang Penulis sukai. Mungkin, salah satu alasannya adalah karena sejak kecil Penulis menyukai puzzle. Itu juga yang menjadi alasan mengapa Penulis membeli Carcassonne, bahkan membeli versi digitalnya juga. Setelah Carcasonne, Penulis juga membeli Kingdomino yang sayangnya lumayan jarang dimainkan. Penulis belum memiliki board game serupa lagi sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/">Koleksi Board Game #26: Cascadia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Tile placement </em>merupakan salah satu unsur board game yang Penulis sukai. Mungkin, salah satu alasannya adalah karena sejak kecil Penulis menyukai <em>puzzle</em>. Itu juga yang menjadi alasan mengapa Penulis membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/">Carcassonne</a>, bahkan membeli versi digitalnya juga.</p>



<p>Setelah Carcasonne, Penulis juga membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/">Kingdomino</a> yang sayangnya lumayan jarang dimainkan. Penulis belum memiliki <em>board game</em> serupa lagi sejak itu, sampai bertemu dengan <strong>Cascadia</strong> yang Penulis ketahui dari kanal YouTube Actualol.</p>



<p>Menariknya, Penulis cukup lama menunda membeli Cascadia, sampai akhirnya ketika Penulis ke Jakarta dan diajak Pandu untuk pergi ke salah satu toko <em>board game</em> bernama Monopolis Wonder di daerah Pluit. Di sanalah akhirnya Penulis membeli Cascadia.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-banner.jpg 1280w " alt="Menjadi Seperti Boneka Daruma" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/menjadi-seperti-boneka-daruma/">Menjadi Seperti Boneka Daruma</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Cascadia</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Cascadia</li>



<li>Desainer: Randy Flynn</li>



<li>Publisher: Flatout Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2021</li>



<li>Jumlah Pemain: 1-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30-45 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,9</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.85/5</li>



<li>Harga: Rp590.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Cascadia</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Tutorial Main Board Game - Cascadia" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/r75BWDcuPMs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai orang yang &#8220;berusaha&#8221; untuk peduli terhadap isu lingkungan, tema &#8220;reservasi alam&#8221; yang dibawa oleh Cascadia jelas sangat menarik. Cascadia sendiri memang merupakan nama wilayah yang dilindungi di bagian barat Amerika Utara yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Pegunungan Rocky.</p>



<p><em>Main</em> <em>objective</em> dari Cascadia adalah <strong>meraih poin tertinggi di akhir permainan</strong>. Ada banyak cara untuk mendapatkan poin dalam permainan ini, yang akan Penulis jelaskan lebih detail di bawah. Untuk sekarang, mari kita bahas dulu mengenai cara bermainnya.</p>



<p>Di awal permainan, bagikan <em>starter tile</em> kepada masing-masing pemain secara acak. <em>Starter tile </em>ini terdiri dari tiga <em>tile </em>Habitat yang dijadikan satu, sehingga kita memiliki opsi penempatan hewan yang lebih banyak.</p>



<p>Setelah itu, buat deretan <strong><em>tile </em>Habitat</strong> (ada 85 buah) dan <strong>token Hewan</strong> (ada 100 buah, masing-masing hewan 20 buah) sebanyak empat &#8220;pasangan&#8221; secara berbaris. Di setiap putaran, masing-masing pemain akan memilih satu pasangan tersebut untuk ditempatkan ke dalam ekosistemnya sendiri.</p>



<p><em><strong>Catatan</strong>: Lakukan </em>reroll<em> apabila semua token Hewan sama</em>,<em> atau jika tiga token Hewan sama, maka pemain pada giliran tersebut bisa melakukan </em>reroll<em> secara cuma-cuma</em></p>



<p>Jumlah <em>tile </em>yang digunakan menyesuaikan jumlah pemain, yakni masing-masing pemain akan <strong>mendapatkan 20 <em>tile </em>ditambah 3</strong>. Untuk token Hewan gunakan semua dengan memasukkannya ke dalam kantong yang tersedia.</p>



<p>Saat mengambil pasangan <em>tile </em>habitat dan token hewan, token hewan yang diambil harus <strong>diletakkan ke dalam habitat yang memiliki simbol hewan yang sama</strong>. Jika tidak ada, maka token hewan tersebut harus dibuang.</p>



<p><em>Tile </em>habitat sendiri terdiri dari lima jenis, yakni <strong>Gunung</strong>, <strong>Hutan</strong>, <strong>Padang Rumput</strong>, <strong>Rawa</strong>, dan <strong>Sungai</strong>. Dalam satu <em>tile </em>bisa memiliki lebih dari satu jenis dan bisa ditempati oleh beberapa jenis hewan. Selain itu, ada juga<em> </em><strong><em>tile </em>Keystone </strong>yang dilambangkan dengan biji pinus.</p>



<p>Nah, apabila pemain berhasil meletakkan token hewan di <em>tile </em>Keystone, maka mereka akan mendapatkan <strong>token Alam</strong> (ada 25 buah). Manfaatnya ada banyak, seperti sisanya akan menjadi poin di akhir permainan, untuk melakukan <em>reroll </em>token Hewan, hingga mengambil <em>tile </em>habitat dan hewan yang bukan pasangan. </p>



<p>Penempatan <em>tile </em>Habitat tidak harus selalu cocok dengan sekitarnya (tidak seperti Kingdomino yang harus diletakkan berjejeran dengan minimal satu <em>tile </em>yang sama). Namun, penempatan habitat yang sama akan memberikan nilai tambahan di <em>scoring</em>.</p>



<p>Token Hewan sendiri bisa dibilang menjadi &#8220;motor utama&#8221; dalam meraih skor dalam Cascadia. Ada lima jenis hewan di permainan ini, yakni <strong>Beruang Grizzly</strong>, <strong>Rusa Roosevelt</strong>, <strong>Salmon Chinook</strong>, <strong>Elang Buntut Merah</strong>, dan <strong>Rubah Merah</strong>.</p>



<p>Masing-masing hewan tersebut memiliki cara berbeda untuk meraih poin. Sebagai contoh, di sini Penulis akan menggunakan Set A, yang direkomendasikan untuk pemain pemula yang belum pernah bermain Cascadia sama sekali:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Beruang Grizzly: Skor untuk setiap beruang yang berpasangan</li>



<li>Rusa Roosevelet: Skor untuk setiap formasi rusa dalam bentuk lurus</li>



<li>Salmon Chinook: Skor untuk setiap baris formasi salmon maksimal 7</li>



<li>Elang Buntut Merah: Skor untuk setiap elang yang tidak bersebelahan dengan elang lainnya</li>



<li>Rubah Merah: Skor untuk setiap jenis hewan yang berbeda di sekitarnya</li>
</ul>



<p>Total ada empat set dalam Cascadia yang menentukan bagaimana masing-masing hewan bisa mencetak skor. Jika sudah cukup sering bermain, maka pemain bisa menggunakan set secara acak dari masing-masing hewan.</p>



<p>Selain dari hewan, skor juga bisa didapatkan dari habitat. Pertama, hitung masing-masing luasnya jenis habitat (hanya hitung yang terluas saja). Setelah itu, pemain bisa mendapatkan bonus poin apabila luas habitatnya paling besar di antara pemain lain.</p>



<p>Permainan akan berakhir apabila sudah tidak ada <em>tile </em>yang menggantikan <em>tile </em>yang telah diambil (atau masing-masing telah memiliki 20 <em>tile</em>). Hitung skor masing-masing pemain dan pemain dengan skor tertinggi akan menjadi pemenangnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Cascadia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8003" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Cascadia (<a href="https://www.gameistry.in/product-page/cascadia-board-game-chennai-india-gameistry-entertainment">Gameistry Entertainment</a>)</figcaption></figure>



<p>Cascadia memang bukan tipe <em>board game </em>kompetitif yang membuat kita harus saling menjatuhkan. Mungkin, sisi senggol-senggolannya hanya ketika memperebutkan <em>tile </em>atau hewan yang tersedia di arena.</p>



<p>Namun, Cascadia berhasil <strong>menghadirkan nuansa kompetitif dengan rasa baru</strong>. Meskipun masing-masing pemain fokus pada areanya sendiri, semuanya bersaing untuk membentuk ekosistem yang bernilai paling tinggi di akhir permainan.</p>



<p>Jadi, walaupun rasa kompetitifnya tidak terlalu rasa, secara mengejutkan Cascadia cukup disukai oleh <em>circle </em>Penulis. Biasanya ketika bermain, orang yang mengambil token hewan di dalam kantong akan dilakukan secara bergantian, terutama jika tangan orang sebelumnya dianggap &#8220;bau&#8221; karena yang keluar jelek terus.</p>



<p>Mirip dengan Kingdomino, akan ada kepuasan tersendiri apabila kita bisa membuat ekosistem yang rapi. Walau <em>tile </em>yang ada tidak harus bersebelahan dengan <em>tile </em>yang sama, ada semacam dorongan untuk berusaha menempatkannya seideal mungkin.</p>



<p>Peletakkan dan perebutan hewan pun menjadi salah satu unsur yang tak kalah menarik. Berdasarkan pengalaman Penulis, <strong>Salmon menjadi salah satu META </strong>yang sering diperebutkan pemain karena bisa menghasilkan skor besar dengan cara yang lebih mudah jika dibandingkan dengan binatang lain.</p>



<p>Bicara tentang skor, Penulis baru pernah memainkan Cascadia menggunakan set A saja. Padahal, dalam permainan ini ada sampai set D agar permainan tidak menoton. Walau begitu, memainkan set A berulang-ulang pun tak bisa dibilang membosankan.</p>



<p>Bicara tentang komponennya, <strong>Cascadia memiliki kualitas yang cukup</strong>. Tidak sampai yang istimewa seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/">Wingspan</a> atau <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/">Trekking Through History</a>, tapi cukup solid dan rasanya tidak akan mudah rusak.</p>



<p>Oleh karena itu, tak salah jika Penulis memilih Cascadia menjadi salah satu <em>board game </em>favoritnya. Mulai dari tema alamnya, konsep <em>tile placement </em>yang dimiliki, hingga interaksi yang berhasil dihasilkan menjadi beberapa alasannya.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 9/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Cascadia di Monopolis Wonder, Penulis membeli satu <em>board game </em>lagi. Beda dengan Cascadia yang membutuhkan riset panjang, <em>board game </em>ini Penulis beli secara dadakan karena rekomendasi seorang teman. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Here to Slay</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 20 Oktober 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/">Koleksi Board Game #26: Cascadia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 15:03:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[dinosaurus]]></category>
		<category><![CDATA[survival]]></category>
		<category><![CDATA[Unstable Games]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7935</guid>

					<description><![CDATA[<p>Unstable Unicorns adalah salah satu board game yang paling berkesan bagi Penulis dan circle-nya karena sifatnya yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, tak heran jika Penulis jadi penasaran dengan board game lain keluaran penerbitnya, Unstable Games. Ketika melakukan riset, Penulis menemukan ada satu board game bertemakan dinosaurus yang cukup menarik berjudul Happy Little Dinosaurs. Ceritanya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/">Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-17-unstable-unicorns/">Unstable Unicorns</a> adalah salah satu <em>board game </em>yang paling berkesan bagi Penulis dan <em>circle-</em>nya karena sifatnya yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, tak heran jika Penulis jadi penasaran dengan <em>board game </em>lain keluaran penerbitnya, Unstable Games.</p>



<p>Ketika melakukan riset, Penulis menemukan ada satu <em>board game </em>bertemakan dinosaurus yang cukup menarik berjudul <strong>Happy Little Dinosaurs</strong>. Ceritanya, kita sebagai dinosaurus ingin menikmati waktu-waktu terakhir di dunia sebelum punah. Agak <em>dark</em> memang.</p>



<p>Selain itu, sama seperti Unstable Unicorns, <em>board game </em>ini juga memiliki ilustrasi lucu pada kartu-kartunya. Apalagi, ada pion berbentuk dinosaurus yang lucu. Setelah menonton video <em>playthrough</em>-nya di internet, Penulis semakin yakin untuk membeli <em>board game </em>ini. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-banner-2-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-banner-2-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-banner-2-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-banner-2-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-banner-2.jpg 1280w " alt="Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Happy Little Dinosaurs</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Happy Little Dinosaurs</li>



<li>Desainer: Ramy Badie</li>



<li>Publisher: Unstable Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2021</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30 &#8211; 60 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,2</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.33/5</li>



<li>Harga: Rp400.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Happy Little Dinosaurs</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Happy Little Dinosaurs | How To Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/fYzXBvblWtg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dalam Happy Little Dinosaurs, pemain akan memilih satu dari empat dinosaurus yang bisa dimainkan:<strong> Nervous Rex</strong>, <strong>Stego</strong>, <strong>Bad Luck Bronto</strong>, dan <strong>Cry Ceratops</strong>. Masing-masing karakter akan memiliki <em>meeple</em> (pion) dan <em>playmat</em> yang unik.</p>



<p>Letakkan <em>meeple </em>di masing-masing <em>playmat</em>, yang dalam permainan akan menjadi penanda skor. Objektif dalam <em>game</em> ini adalah menjadi<strong> pemain terakhir yang selamat</strong> atau <strong>berhasil menyentuh skor 50 terlebih dahulu</strong>.</p>



<p>Ada dua jenis kartu dalam permainan ini, yang akan terbagi ke dalam <strong>Main Deck</strong> dan <strong>Disaster Deck</strong>. Main Deck berisi kartu-kartu yang bisa kita mainkan, sedangkan Disaster Deck berisi kartu Disaster yang akan terus muncul di setiap putarannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kartu Disaster di Happy Little Dinosaurs</h3>



<p>Mari kita bahas tentang kartu Disaster terlebih dahulu. Ada tiga jenis kartu Disaster dalam permainan ini, yakni <strong>Natural Disaster</strong>,<strong> Predatory Disaster</strong>, dan <strong>Emotional Disaster</strong>. Ada juga kartu Meteor yang menjadi semacam <em>wild card</em> dan dianggap sebagai semua jenis kartu Disaster.</p>



<p>Pemain akan langsung keluar dari permainan apabila mendapatkan tiga kartu Disaster dari satu jenis atau memiliki masing-masing satu dari ketiga jenis Disaster. Pemain yang memiliki kartu Disaster di <em>playmat</em>-nya akan mendapatkan tambahan langkah setiap putaran sejumlah kartu Disaster yang dimiliki.</p>



<p>Sebagai tambahan, ketika kartu Disaster masuk ke <em>playmat</em> pemain, maka pemain bisa membuang satu kartu tangannya dan menggantinya dengan kartu baru dari Main Deck. Ini bagus untuk membuang kartu jelek dari tangan.</p>



<p>Jenis-jenis Disaster ini akan bepengaruh secara unik kepada masing-masing dinosaurus. Contoh, Cry Ceratops akan mendapatkan keuntungan dari Emotional Disaster, tapi akan mendapatkan kerugian dari Natural Disaster. </p>



<p>Di sisi lain, Nervous Rex akan mendapatkan keutungan dari Predator Disaster, tapi rugi jika mendapatkan Emotional Disaster. Bad Luck Bronto mendapatkan keuntungan dari Natural Disaster, tapi rugi jika mendapatkan Predator Disaster. </p>



<p>Stego menjadi karakter yang unik, di mana ia hanya akan mendapatkan keuntungan dari kartu Meteor dan tidak akan mendapatkan kerugian apapun dari semua jenis kartu Disaster. Bisa dibilang, hubungan dinosaurus dan kartu Disaster di sini cukup seimbang.</p>



<p>Lantas, apa maksud dari keuntungan dan kerugian masing-masing kartu Disaster yang didapatkan oleh pemain? Ini berpengaruh pada proses <em>scoring </em>yang dilakukan setiap putarannya, yang akan Penulis jelaskan pada poin selanjutnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Point Scoring pada Happy Little Dinosaurs.</h3>



<p>Di awal permainan, pemain akan mendapatkan lima kartu tangan dari Main Deck. Setiap putaran, pemain bisa memainkan satu kartu dari tangannya untuk diadu dengan pemain lainnya. Pemain dengan poin paling sedikit akan mendapatkan kartu Disaster untuk diletakkan pada <em>playmat</em>-nya.</p>



<p>Ada dua jenis kartu yang terdapat pada Main Deck, yakni <strong>kartu Point</strong> dan <strong>kartu Instant</strong>. Kartu Point punya dua jenis, yakni kartu Point biasa dan kartu Point yang memiliki efek. Efek kartu akan terjadi secara langsung ketika diaktifkan.</p>



<p>Kartu Instant memiliki efek yang bervariasi, seperti menambah poin kartu sendiri, mengurangi poin kartu lawan, bahkan menyelamatkan diri dari kartu Disaster. Kartu Instant bisa dimainkan kapanpun, termasuk ketika proses <em>scoring</em>.</p>



<p>Nah, jika kita mendapatkan kartu Disaster, maka jumlah poin kita bisa bertambah atau berkurang, tergantung dari masing-masing Dinosaur&#8217;s Traits yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jadi, mendapatkan kartu Disaster tidak selalu buruk, kecuali sudah mencapai batas maksimal.</p>



<p>Proses mengadu kartu akan dilakukan setiap putaran hingga pemenang keluar, yang sudah Penulis bahas sebelumnya. Setelah selesai menyelesaikan satu putaran, pemain akan kembali mengisi kartunya hingga menjadi lima kartu tangan lagi. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Happy Little Dinosaurs</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7937" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Happy Little Dinosaurs (<a href="https://www.gameschain.com.au/products/happy-little-dinosaurs">Games Chain</a>)</figcaption></figure>



<p>Tema yang dimiliki oleh Happy Little Dinosaurs adalah <em>battle royale</em>, di mana <em>one man last standing</em> akan menjadi pemenangnya. Namun, permainan ini juga menghadirkan alternatif lain dengan sistem siapa yang terlebih dahulu mencapai poin tertentu seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan</a>.</p>



<p>Walau temanya seperti itu, bisa dibilang kalau permainan ini<strong> tergolong ringan</strong> dan <strong>mudah untuk dimainkan oleh semua kalangan</strong>. Mungkin hal yang akan menyulitkan adalah memahami efek-efek kartunya, yang semua tertulis dalam bahasa Inggris.</p>



<p>Sayangnya, meskipun secara konsep harusnya kompetitif, ternyata <strong>Happy Little Dinosaurs tidak sekompetitif itu</strong>. Memang permainan menjadi seru ketika pemain saling berbalas kartu Instant, tapi selain itu, tidak terasa sisi kompetitifnya.</p>



<p>Selain itu, permainan ini juga terasa<strong> memiliki tempo yang lambat</strong> karena setiap pemain menghabiskan waktu yang cukup lama untuk memilih satu kartu di tangannya. Ini memang menjadi masalah umum dari <em>board game-board game</em> berbasis kartu.</p>



<p>Jika dibandingkan dengan Unstable Unicorns, Happy Little Dinosaurs memang kurang terasa seru dan cukup monoton. Oleh karena itu, permainan ini juga menjadi salah satu <em>board game </em>Penulis yang jarang dimainkan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 7/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/">Saboteurs: The Dark Cave</a> dan Happy Little Dinosaurs pada bulan Oktober 2023, cukup lama Penulis tidak membeli <em>board game </em>baru. Barulah ketika ke Jakarta pada awal Januari, Penulis menambah koleksinya ketika diajak Pandu ke salah satu toko <em>board game</em> terbesar di Jakarta.</p>



<p>Salah satu dari board game yang Penulis beli memiliki tema alam yang cukup unik dan menarik. <em>Board game</em> tersebut adalah <strong>Cascadia</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 29 September 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game</em> ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/">Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #24: Saboteur: The Dark Cave</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7862</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di antara semua board game yang Penulis miliki, salah satu judul yang paling awal Penulis mainkan adalah Saboteur. Board game ini adalah salah satu dari sekian banyak koleksi board game Pandu yang Penulis putuskan untuk memilikinya, bersama Monopoly dan Catan. Walau begitu, sebenarnya ada satu kekurangan dimiliki oleh Saboteur asli, yakni tingkat kesulitan pihak Saboteur-nya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/">Koleksi Board Game #24: Saboteur: The Dark Cave</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di antara semua <em>board game </em>yang Penulis miliki, salah satu judul yang paling awal Penulis mainkan adalah <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/">Saboteur</a>. <em>Board game</em> ini adalah salah satu dari sekian banyak koleksi <em>board game</em> Pandu yang Penulis putuskan untuk memilikinya, bersama <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-1-monopoly/">Monopoly</a> dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan</a>.</p>



<p>Walau begitu, sebenarnya ada satu kekurangan dimiliki oleh Saboteur asli, yakni tingkat kesulitan pihak Saboteur-nya untuk bisa menang. Oleh karena itu, sewaktu mengetahui ada Saboteur dengan konsep tim versus tim, Penulis langsung tertarik.</p>



<p>Berjudul <strong>Saboteur: The Dark Cave</strong>, ini adalah kali pertama Penulis membeli sekuel dari sebuah <em>board game</em>. Sebelumnya, berdasarkan nasihat atasan Penulis di kantor yang juga kolektor <em>board game</em>, Penulis lebih berfokus membeli <em>board game </em>yang benar-benar baru untuk memperluas jenis koleksi.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/saya-dan-big-bad-wolf-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/saya-dan-big-bad-wolf-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/saya-dan-big-bad-wolf-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/saya-dan-big-bad-wolf-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/saya-dan-big-bad-wolf-banner.jpg 1280w " alt="Saya dan Big Bad Wolf (Bagian 1)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-dan-big-bad-wolf-bagian-1/">Saya dan Big Bad Wolf (Bagian 1)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Saboteur: The Dark Cave</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Saboteur: The Dark Cave</li>



<li>Desainer: Fréderic Moyersoen</li>



<li>Publisher: AMIGO</li>



<li>Tahun Rilis: 2022</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-8 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 45 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,4</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.67/5</li>



<li>Harga: Rp255.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Saboteur: The Dark Cave</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="How to play Saboteur: the Dark Cave" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/8r7IC9Fwa14?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Jika pada Saboteur asli konsepnya adalah siapa yang menemukan emas di dalam gua terlebih dahulu, maka di Saboteur: The Dark Cave justru tentang bagaimana keluar dari gua setelah mendapatkan emas. </p>



<p>Ceritanya, akan ada dua tim yang bersaing dalam hal tim mana yang berhasil keluar dari gua dengan total emas terbanyak. Dua klan di permainan ini adalah <strong>Golden Axe Clan</strong> (kuning) dan <strong>Blue Moon Dwarves</strong> (biru).</p>



<p>Masalahnya, di masing-masing tim (klan) akan ada Saboteur yang pastinya akan mempersulit kita karena aslinya mereka bekerja untuk tim lawan! Konsepnya pun mirip-mirip dengan versi aslinya, di mana mereka harus menyabotase setiap langkah kita untuk bisa mencapai finis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setup Saboteur: The Dark Cave</h3>



<p>Untuk <em>setup</em>-nya juga berbeda dengan versi aslinya. Permainan akan dimulai dari tengah dengan empat titik finis (kartu Goal) yang terletak di ujung. Ukuran arenanya sendiri tergantung jumlah pemain, 7&#215;7 untuk 6 &#8211; 8 pemain dan 7&#215;9 untuk 2 &#8211; 5 pemain.</p>



<p>Lalu, bagi pemain ke dalam tim kuning atau biru dengan membagikan kartu Klan. Ingat, walaupun kartu memiliki <em>background </em>warna yang sama, apa yang di baliknya bisa berbeda yang menandakan kalau orang tersebut adalah Saboteur.</p>



<p>Setelah itu, pemain bisa memilih karakter sesuai dengan klannya. Salah satu hal yang menarik dari Saboteur: The Dark Cave adalah adanya miniatur karakter yang digunakan untuk menandai ke mana kita akan melangkah.</p>



<p>Terakhir, para pemain akan mendapatkan beberapa kartu <em>action </em>yang akan digunakan dalam permainan. Dalam Saboteur: The Dark Cave, ada tiga tingkatan kartu <em>action </em>yang bisa digunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Urutan Bermain dan Kartu-Kartu di Saboteur: The Dark Cave</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7875" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Karakter Saboteur: The Dark Cave (<a href="https://www.jukukeskus.ee/et/brain-games-mang-saboteur-the-dark-cave,-brgsabc-4060103-0452">Jukukeskus</a>)</figcaption></figure>



<p>Selesai <em>setup</em>, maka permainan pun bisa dimulai. Setiap ronde, pemain harus memainkan satu kartu dari tangannya, entah itu kartu Jalan maupun Action. Kalau tidak bisa atau tidak mau memainkan kartu, pemain bisa membuang satu atau dua kartu dari tangannya.</p>



<p>Kartu Jalan di sini memiliki aturan penempatan yang sama dengan Saboteur asli. Yang membedakan adalah ada beberapa jenis jalan spesial, seperti:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Dark Hole</strong>: Memunculkan Monster</li>



<li><strong>Ladder</strong>: Bisa membuat kita &#8220;teleportasi&#8221; dari satu tangga ke tangga lain</li>



<li><strong>Bridge</strong>: Menyambungkan dua titik di mana pemain harus membayar satu kartu untuk menyeberanginya</li>



<li><strong>Double Bend with Tunnel</strong>: Pemain bisa memotong jalan dengan membayar satu emas</li>



<li><strong>Gold Vein</strong>: Pemain akan mendapatkan emas jika mencapai lokasi ini </li>
</ul>



<p>Untuk kartu Action sendiri mirip-mirip dengan Saboteur aslinya, tapi lebih menarik. Berikut adalah daftar kartu Action-nya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Secret Information</strong>: Pemain bisa mengintip salah satu kartu Goal atau kartu Klan pemain</li>



<li><strong>Rockfall</strong>: Buang satu kartu jalan yang tidak memiliki pemain ataupun karakter</li>



<li><strong>Swap Card</strong>: Menukar kartu tangan dengan pemain lain</li>



<li><strong>Spiderweb</strong>: Meletakkan Spider Token yang akan menghalangi pemain untuk melewati jalan tertentu</li>



<li><strong>Boots (Tools)</strong>: Jika pemain menggunakan kartu ini, jumlah langkah setiap putarannya bertambah satu (efek berlaku terus)</li>



<li><strong>Axe (Tools)</strong>: Jika pemain menggunakan kartu ini, pemain bisa membunuh monster atau menyingkirkan Spiderweb (tidak bisa digunakan langsung)</li>
</ul>



<p>Setelah memainkan kartu dari tangan, secara opsional pemain bisa menggerakkan karakternya hingga maksimal tiga langkah. Dalam kartu Jalan, ada kartu yang membutuhkan satu langkah, tapi ada juga yang membutuhkan beberapa langkah lebih banyak. Kalau sudah, pemain harus menarik satu kartu dari <em>deck</em>. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Monster-Monster di Saboteur: The Dark Cave</h3>



<p>Satu elemen lain yang membedakan antara Saboteur: The Dark Cave dengan versi aslinya adalah keberadaan monster yang bisa menyulitkan pemain. Monters ini bisa di-<em>summon</em> pemain dengan menggunakan kartu Action.</p>



<p>Ada tiga monster yang ada di permainan ini, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Rat</strong>: Bisa berjalan hingga tiga langkah, pemain yang berhadapan dengan Rat akan kehilangan satu kartu tangan</li>



<li><strong>Lindworm</strong>: Bisa berjalan hingga empat langkah, pemain yang berhadapan dengan Lindworm akan <em>paralyzed </em>sebanyak satu putaran</li>



<li><strong>Goblin</strong>: Bisa berjalan hingga lima langkah, pemain yang berhadapan dengan Goblin akan kehilangan satu emas.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Saboteur: The Dark Cave</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7863" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Saboteur: The Dark Cave (<a href="https://www.lautapeliopas.fi/peliarvostelut/saboteur-the-dark-cave/">Lautapeliopas</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan Saboteur asli, Saboteur: The Dark Cave jelas memberikan <strong>keseimbangan permainan yang lebih baik</strong> dengan opsi aksi yang lebih variatif. Belum lagi keberadaan monster yang bisa menjatuhkan lawan (maupun kawan sendiri).</p>



<p>Tidak ada ceritanya <strong>Saboteur kesulitan untuk menang </strong>karena kemenangan di permainan ini bukan antara kurcaci melawan Saboteur, melainkan tim biru melawan tim kuning. Memang peran Saboteur jadinya terkesan tereduksi karena tugasnya jadi hanya membantu kawan-kawannya di tim sebelah.</p>



<p>Konsep &#8220;misteri&#8221; pun tetap dipertahankan karena tidak ada yang tahu di mana pintu keluar guanya. Memang ada kartu yang bisa membuat kita mengintip, tapi informasi tersebut tentu tidak bisa disebarkan karena berpotensi untuk didengarkan oleh tim lawan.</p>



<p>Dari komponen pun<strong> jelas lebih baik</strong>, karena Saboteur: The Dark Cave tidak hanya terdiri dari kartu-kartu. Emas kini berbentuk token, lalu ada juga token karakter beserta <em>standing</em>-nya yang membuat permainan menjadi lebih hidup.</p>



<p>Jika disuruh menyebutkan kekurangannya, mungkin tentang bagaimana<strong> <em>board game</em> ini baru terasa serunya jika dimainkan ramai-ramai</strong>. Walaupun bisa dimainkan berdua, keseruannya jelas jauh. Penulis sendiri merekomendasikan setidaknya ada enam pemain.</p>



<p>Selain itu, karena ada tema deduksi juga, permainan ini juga membutuhkan pembohong yang lihai. Jika pemainnya lurus-lurus saja, maka permainan pun akan menjadi membosankan. Saboteur: The Dark Cave membutuhkan pemain yang rusuh!</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Saboteur: The Dark Cave, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lain di toko lain. Alasannya, board game ini tidak tersedia di toko langganan Penulis, padahal Penulis sangat penasaran karena pembuatnya sama dengan pembuat <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-17-unstable-unicorns/">Unstable Unicorns</a>.</p>



<p><em>Board game</em> tersebut adalah <strong>Happy Little Dinosaur</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 15 September 2024, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri artikel <em>board game</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/">Koleksi Board Game #24: Saboteur: The Dark Cave</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #23: Trekking Through History</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2024 06:30:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[card drafting]]></category>
		<category><![CDATA[hobi]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7800</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejarah adalah salah satu topik yang Penulis gemari hingga saat ini. Oleh karena itu, jika ada board game bertemakan sejarah, tentu Penulis tertarik. Itulah mengapa akhirnya Penulis memutuskan untuk membeli Trekking Through History. Penulis membeli board game ini di toko langganannya dengan harga Rp800 ribu. Menariknya, saat artikel ini ditulis, harganya sudah naik menjadi Rp875 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/">Koleksi Board Game #23: Trekking Through History</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/untuk-apa-belajar-sejarah/">Sejarah adalah salah satu topik yang Penulis gemari</a> hingga saat ini. Oleh karena itu, jika ada <em>board game</em> bertemakan sejarah, tentu Penulis tertarik. Itulah mengapa akhirnya Penulis memutuskan untuk membeli <strong>Trekking Through History</strong>.</p>



<p>Penulis membeli <em>board game </em>ini di toko langganannya dengan harga Rp800 ribu. Menariknya, saat artikel ini ditulis, harganya sudah naik menjadi Rp875 ribu. Bahkan di toko lain di <em>marketplace</em>, harganya sudah di atas satu juta. <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/terlalu-fokus-investasi-sampai-lupa-mengembangkan-diri-sendiri/">Jadi investasi</a>, ya?</p>



<p>Tidak hanya secara tema yang menarik, Penulis juga akan menjelaskan mengenai <em>gameplay </em>dan hal-hal lain yang membuat Trekking Through History masuk ke dalam salah satu <em>board game </em>favoritnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan.jpg 1280w " alt="Chapter 70 Berdamai dengan Masa Lalu" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-2/chapter-70-berdamai-dengan-masa-lalu/">Chapter 70 Berdamai dengan Masa Lalu</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Trekking Through History</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Trekking Through History</li>



<li>Desainer: Charlie Bink</li>



<li>Publisher: Underdog Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2022</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30-60 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,6</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.73/5</li>



<li>Harga: Rp800.000 (Sekarang Rp875.000)</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Trekking Through History</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Trekking Through History Review: Time Warp Again?" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/BmZdIk5UgmU?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Konsep utama dari Trekking Through History adalah <strong>perjalanan waktu</strong>, di mana kita sebagai pemain akan berperan sebagai penjelajah waktu yang akan mengunjungi momen-momen penting di masa lalu. Ceritanya, kita memiliki tiga hari untuk melakukan perjalanan tersebut.</p>



<p>Untuk objektifnya sendiri, pemain dengan poin tertinggi di akhir permainan akan menjadi pemenangnya. Cara untuk mendapatkan poin ini ada banyak, yang akan Penulis jelaskan lebih detail di bawah ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setup Trekking Through History</h3>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history1-1.jpg" alt="" class="wp-image-7804" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history1-1.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history1-1-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history1-1-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Cara Setup Trekking Through History (<a href="https://www.thefamilygamers.com/trekking-through-history/">The Family Gamers</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Setup </em>permainan ini cukup banyak, karena komponen yang dimiliki memang cukup banyak. Pertama, letakkan mat yang panjang di tengah arena. Lalu, letakkan <strong>History Cards </strong>dengan tanda romawi I (Day 1) di atas <em>mat</em>, jangan lupa jejerkan lima kartu teratas di tempat yang telah tersedia. </p>



<p>Kartu History Cards memiliki beberapa detail. Pertama adalah <strong>Hour Cost </strong>untuk mengetahui berapa <em>cost </em>untuk mendapatkan kartu tersebut. Setiap pemain memiliki jatah 12 jam per hari, dan pemain yang kehabisan jatah tidak akan bisa melakukan apapun lagi di hari tersebut.</p>



<p>Lalu, ada juga Benefits yang menandakan <strong>Experiece Token</strong> apa saja yang akan didapatkan pemain jika mengambil kartu tersebut. Yang tak kalah penting adalah <strong>Year </strong>yang menandakan kapan event pada History Card terjadi. Selain itu adalah info-info seputar peristiwa sejarah yang terjadi pada kartu tersebut.</p>



<p>Selain itu, ada juga <strong>Ancestor Cards</strong> yang diletakkan di atas <em>deck </em>kartu Event dengan jumlah yang menyesuaikan jumlah pemain. Ancestor Cards ini bersifat sebagai kartu Joker yang bisa diletakkan di mana saja. Selain itu, letakkan <strong>Point Tracker </strong>di dekat tumpukan Ancestor Cards.</p>



<p>Setelah itu, masing-masing pemain akan mendapatkan empat <strong>Itineraries </strong>yang digunakan untuk meletakkan Experience Token, di man tiap putaran bebas memilih akan mengunakan Iterneraries yang mana. </p>



<p>Ada empat  Experiece Token di sini, yakni <strong>Person </strong>(berlambang kepala), <strong>Event </strong>(berlambang kertas), <strong>Innovation </strong>(berlambang lampu), dan <strong>Progress </strong>(berlambang batang tumbuhan). Ada juga <strong>Wild Experience </strong>(berlambang W) yang bisa diletakkan di mana saja.</p>



<p>Selanjutnya, pemain juga akan mendapatkan <strong>Crystal Tank</strong> untuk menampung <strong>Time Crystal </strong>yang digunakan untuk mengurangi konsumsi waktu ketika mengambil kartu. Penulis akan jelaskan apa itu maksudnya sebentar lagi.</p>



<p>Terakhir, letakkan <strong>Clock </strong>yang sangat besar di dekat <em>mat </em>permainan. Setelah itu. letakkan <strong>Pocket Watch </strong>masing-masing pemain mulai dari angka 12. Kedua komponen ini digunakan untuk <em>tracking</em> seberapa banyak jatah yang telah kita gunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Urutan Bermain Trekking Through History</h3>



<p>Setelah <em>setup </em>selesai, pemain secara bergantian akan memilih kartu yang tersedia di <em>mat</em>. Saat memilih kartu, pemain harus membayar <em>cost </em>berupa waktu yang ditandai dengan menggerakkan Pocket Watch di Clock. Konsumsi waktu ini bisa dikurangi dengan menggunakan Time Crystal.</p>



<p>Setelah itu, pemain bisa mengambil Experience Token sesuai dengan yang terdapat di kartu dan lambang Experience Token di <em>mat</em>. Letakkan token-token tersebut di Itineraries dan targetkan untuk memenuhinya agar mendapatkan tambahan poin atau token.</p>



<p>Kartu yang telah diambil bisa kamu susun dalam Trek. Ingat dalam meletakkan kartu di Trek, waktunya harus berurutan dari yang terlama hingga yang terbaru. Jika tidak bisa melakukannya, pemain akan menutup Trek tersebut dan membuat Trek baru. </p>



<p>Jika sudah, maka geser History Card di <em>mat </em>hingga terpenuhi. Proses ini akan terus berulang hingga semua pemain menghabiskan semua jatah waktunya. Setelah itu, pemain akan memasuki Day 2 dan mengulangi proses yang sama. Begitu pula ketika memasuki Day 3.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Menghitung Poin di Trekking Through History</h3>



<p>Menghitung poin dilakukan setiap akhir ronde dengan menggerakkan Point Tracker di <em>mat</em>. Dalam setiap ronde, pemain bisa menghitung jumlah poin yang berhasil didapatkan melalui Itenarries-nya. Jangan lupa untuk mengembalikan token yang didapatkan di ronde tersebut.</p>



<p>Sebagai tambahan, di setiap akhir ronde, pemain yang berhasil berhenti tepat di angka 12 akan mendapatkan tiga tambahan poin. Pemain bisa melebihi angka 12, tapi tidak akan mendapatkan tiga tambahan poin.</p>



<p>Di akhir permainan atau setelah tiga ronde, pemain akan menghitung jumlah kartu di setiap Trek yang berhasil dibentuk. Semakin panjang Trek-nya, semakin besar pula poin yang akan didapatkan. Selain itu, Time Crystal yang tidak digunakan juga menambah poin akhir.</p>



<p>Setelah itu, jumlahkan semua poin yang berhasil didapatkan.<strong> Pemain dengan poin tertinggi akan menjadi pemenangnya</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Trekking Through History</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="642" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history2-1024x642.jpg" alt="" class="wp-image-7805" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history2-1024x642.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history2-300x188.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history2-768x482.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-23-trekking-through-history2.jpg 1070w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Gambaran Ketika Sudah Bermain Beberapa Ronde (<a href="https://unfilteredgamer.com/review-trekking-through-history/">Unfiltered Gamer</a>)</figcaption></figure>



<p>Saat membeli <em>board game </em>ini, Penulis sudah menyadari kalau Trekking Through History tidak akan populer di <em>circle </em>Penulis. Selain cukup mikir karena butuh strategi, <strong>tidak ada unsur senggol-senggolan</strong> selain berebut kartu yang ada di <em>mat</em>.</p>



<p>Walau begitu, Penulis tetap memutuskan untuk membelinya karena menyukai tema sejarahnya. Apalagi, <em>board game </em>dengan tipe seperti ini disukai oleh adik Penulis, sehingga setidaknya Penulis masih memiliki teman bermain. Mirisnya, Penulis hampir selalu kalah dan hanya satu kali menang.</p>



<p>Meskipun bisa dimainkan hingga empat orang, <strong><em>board game </em>ini menurut Penulis cocok-cocok saja untuk dimainkan berdua</strong>. Memang, mayoritas <em>drafting board game</em> seru-seru saja walau hanya dimainkan berdua.</p>



<p>Pemilihan History Card-nya, walau terkesan sepele, ternyata <strong>membutuhkan strategi yang jitu agar efektif dan efisien </strong>karena adanya jatah 12 jam per hari. Tidak hanya itu, kita juga diharuskan mengumpulkan token yang tepat untuk memenuhi Ittenaries kita.</p>



<p>Alhasil, dalam setiap putaran, waktu yang dibutuhkan bisa cukup lama karena pemain membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan kartu mana yang paling menguntungkan dengan <em>cost </em>yang serendah mungkin. </p>



<p>Untungnya, sambil menunggu giliran lawan, kita <strong>bisa membaca informasi menarik seputar sejarah</strong> yang ada di belakang kartu. Informasi yang diberikan ringkas dan padat, tapi cukup <em>insightful </em>bagi orang-orang yang suka sejarah seperti Penulis. </p>



<p>Dengan banyaknya History Card yang ada, <em>replaybility</em>-nya terbilang cukup tinggi. Sayangnya, walau setiap <em>game </em>pasti berbeda, ada <strong>perasaan membosankan jika terus memainkannya</strong> karena <em>gameplay</em>-nya memang cukup monoton.</p>



<p>Salah satu poin yang perlu Penulis sorot adalah komponennya. Gila, selain Wingspan, <em>board game </em>ini memiliki <strong>kualitas komponen yang luar biasa</strong>. Mulai dari<em> mat</em>, token, kartu, dan lainnya benar-benar berkualitas ciamik, sehingga wajar jika harganya semakin mahal.</p>



<p>Saat mencari informasi di internet, ternyata salah satu alasan mengapa harganya menjadi lebih mahal karena sekarang yang beredar di pasaran adalah <em>second edition-</em>nya. Tidak banyak perbedaan, hanya di mode yang terbaru memungkinkan pemain untuk bermain sendirian.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Board game selanjutnya yang akan Penulis bahas sebenarnya merupakan versi lain dari board game yang sudah Penulis miliki. Ini adalah pertama kalinya Penulis melakukan hal tersebut, karena Penulis biasanya memprioritaskan<em> board game </em>yang benar-benar baru.</p>



<p>Board game tersebut adalah <strong>Saboteur: The Dark Cave</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 9 September 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri artikel <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/">Koleksi Board Game #23: Trekking Through History</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
