<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DC Comics Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/dc-comics/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/dc-comics/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Oct 2022 03:25:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>DC Comics Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/dc-comics/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Menonton The Batman</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2022 15:44:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[batman]]></category>
		<category><![CDATA[DC Comics]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[sinema]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[The Batman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun lebih sering menonton film-film Marvel, sebenarnya Batman dari DC Comics adalah superhero favorit Penulis sejak kecil. Bahkan, film The Dark Knight yang dibintangi oleh Christian Bale dan Heath Ledger adalah film favorit Penulis sepanjang masa. Oleh karena itu, Penulis langsung merasa tertarik ketika film The Batman rilis di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2022 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/">Setelah Menonton The Batman</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Meskipun lebih sering menonton film-film Marvel, sebenarnya Batman dari DC Comics adalah <em>superhero </em>favorit Penulis sejak kecil. Bahkan, film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/film-favorit-saya-the-dark-knight/">The Dark Knight</a> </em>yang dibintangi oleh Christian Bale dan Heath Ledger adalah film favorit Penulis sepanjang masa.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis langsung merasa tertarik ketika film <em><strong>The Batman </strong></em>rilis di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2022 kemarin. Sempat tertunda beberapa hari, akhirnya Penulis menonton film ini pada tanggal 19 Maret 2022.</p>



<p>Dengan durasi yang cukup panjang (2 jam 56 menit), Penulis menyaksikan petualangan Batman yang berbeda dari film-film sebelumnya, sehingga Penulis merasa tak sabar untuk menantikan sekuelnya!</p>



<p class="has-text-align-center"><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></p>



<p>(NB: Artikel ini baru selesai ditulis setelah 31 hari setelah Penulis menonton filmnya atau 49 hari setelah penayangan perdana film di Indonesia karena beberapa alasan)</p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita The Batman</h2>



<p>Di film ini, kita tidak diperlihatkan bagaimana <strong>Bruce Wayne</strong> (Robert Pattinson) harus menjadi yatim piatu di usia muda. Alih-alih, kita langsung melihat sosok Batman yang telah beroperasi di kota Gotham selama 2 tahun dan kerap bermain hakim sendiri.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5663" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>James Gordon dan Batman (<a href="https://www.indiewire.com/2022/03/jeffrey-wright-the-batman-commissioner-gordon-eric-adams-1234704889/">IndieWire</a>)</figcaption></figure>



<p>Ia kerap berseberangan dengan pihak kepolisian dan hanya menjalin persahabatan dengan<strong> Lt. James Gordon </strong>(Jeffrey Wright), yang membawanya untuk kasus pembunuhan Walikota Gotham.</p>



<p>Sosok sang pembunuh adalah seorang pria yang menyebut dirinya sebagai <strong>Riddler </strong>(Paul Dano). Sesuai namanya, ia memberikan pesan teka-teki untuk dipecahkan Batman. </p>



<p>Pembunuhan berantai berlanjut, di mana korban selanjutnya adalah Komisaris Kepolisian Gotham dan lagi-lagi ada pesan misterius untuk dipecahkan oleh Batman.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5664" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>The Penguin (<a href="https://news.sky.com/story/colin-farrell-to-reprise-his-role-as-the-penguin-in-new-batman-spin-off-tv-series-12562181">Sky News</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah menelusuri petunjuk yang ada, Batman dan Gordon menyelidiki klub malam bernama Icebergo Lounge yang dimiliki oleh <strong>The Penguin</strong> (Collin Farrel), salah satu tangan kanan <strong>Carmine Falcone</strong> (John Turturro). </p>



<p>Batman pun bertemu dengan <strong>Selina Kyle/Catwoman</strong> (Zoë Kravitz) dan bekerja sama untuk memecahkan kasus yang sedang dihadapi karena rekan Selina menghilang. Kebetulan, orang yang dicari Batman adalah rekannya tersebut.</p>



<p>Lantas, ketika hari pemakaman walikota, tiba-tiba Riddler mengirim Jaksa Gotham menggunakan mobil. Lehernya dipasangi sebuah bom waktu dan Batman ditantang untuk menjawab teka-teki dari Riddler lagi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5666" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Catwoman dan Batman (<a href="https://www.glamour.com/story/the-batman-implied-bisexuality">Glamour</a>)</figcaption></figure>



<p>Batman dan Gordon semakin intens mencari jejak The Riddler, mulai dari menginterogasi The Penguin, pergi ke reruntuhan panti asuhan keluarga Wayne, hingga adanya kiriman bom yang hampir merenggut nyawa pelayan setianya, <strong>Alfred </strong>(Andy Serkis).</p>



<p>The Riddler mulai memainkan perang psikologisnya, dengan menunjukkan fakta bahwa ayah Bruce Wayne tidak sebaik yang disangka. Hal ini semakin diperkuat dengan pernyataan dari Falcone. Untungnya, Alfred berhasil meyakinkan kalau Thomas Wayne adalah orang yang baik.</p>



<p>Setelah itu, Batman dan Selena kembali menyerbu Iceberg untuk menangkap Falcone. Ketika digiring keluar, Riddler menembak Falcone. Singkat cerita The Riddler tertangkap dan identitasnya aslinya pun terbongkar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5667" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>The Riddler (<a href="https://www.polygon.com/22874908/the-batman-riddler-costume-actor-paul-dano-2022">Polygon</a>)</figcaption></figure>



<p>Ternyata, The Riddler terinspirasi dari Batman dalam melancarkan aksinya. Ia membunuh orang-orang korup Gotham. Selain itu, terbongkar pula rencana Riddler yang ingin menenggelamkan kota Gotham.</p>



<p>Rencana The Riddler berhasil, kota Gotham tenggelam dan walikota yang baru terpilih hampir saja mati tertembak. Kejadian ini membuat Batman sadar dan berusaha untuk menjadi simbol harapan di Kota Gotham.</p>



<p>Di akhir film, kita bisa melihat adegan di mana The Riddler sedang berbincang dengan sesosok orang yang diperankan oleh Barry Keoghan, yang tampaknya akan berperan sebagai <strong>Joker</strong>!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton The Batman</h2>



<p>Jujur, Penulis kesulitan untuk menulis sinopsis di atas karena memang ceritanya cukup berat dan kompleks. Penulis kesulitan merangkai kalimat yang mudah dipahami, tetapi tetap menceritakan secara singkat film ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5668" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Batman Sebagai Detektif (<a href="https://www.complex.com/pop-culture/the-batman-2022-film-review">Complex</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan film-film Batman sebelumnya, bisa dibilang <em>The Batman </em>terasa berbeda karena menonjolkan sisi detektifnya, bahkan terasa seperti film <em>noir</em>. Alurnya dibuat lambat, tapi tidak sampai membuat Penonton merasa mengantuk.</p>



<p>Sebagai penggemar kisah detektif, Penulis begitu menikmati segala <em>clue </em>yang disebar oleh The Riddler. Batman yang mampu menerka beberapa teka-teki yang dialamatkan kepadanya ternyata tetap kesusahan membongkar misteri-misteri tersebut hingga akhir.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5669" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kota Gotham (<a href="https://screenrant.com/the-batman-movie-concept-art-gotham-city/">Screen Rant</a>)</figcaption></figure>



<p><em>The Batman </em>bisa dibilang sebagai salah satu film Batman yang paling suram. Selama hampir 3 jam, hampir sama sekali tidak ditemukan sesuatu yang dapat memicu tawa. Filmnya terasa kelam seperti film <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-joker/"><em>Joker </em>yang diperankan Joaquin Phoenix</a>.</p>



<p>Hal lain yang tak kalah suram adalah penggambaran Kota Gotham. Selain nuansa kotanya yang gelap dan selalu hujan, tingkat kebusukan para oknum di dalamnya juga sangat parah, seolah kota ini memang benar-benar sarang orang brengsek.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5670" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Robert Pattinson (<a href="https://www.hindustantimes.com/entertainment/hollywood/robert-pattinson-says-comment-about-not-working-out-for-the-batman-was-a-joke-that-came-back-to-haunt-me-101642681669417.html">Hindustan Times</a>)</figcaption></figure>



<p>Robert Pattinson yang sempat diragukan ternyata mampu membawa karakter ini dengan baik. Ia mampu menggambarkan sosok Bruce Wayne yang selama 2 tahun menjadi <em>vigilante </em>dan pada akhirnya mampu berubah menjadi sosok yang membawa harapan untuk warga Gotham.</p>



<p>Paul Dano yang menjadi The Riddler juga mampu tampil dengan mengesankan. Sayangnya, Penulis merasa peran Selena Kyle alias Catwoman di film ini terasa sedikit tanggung, berbeda dengan Catwoman versi Michelle Pfeiffe yang cukup mendominasi di film <em>Batman Return</em>.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5671" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Joker Versi Barry Keoghan (<a href="https://www.hindustantimes.com/entertainment/hollywood/robert-pattinson-says-comment-about-not-working-out-for-the-batman-was-a-joke-that-came-back-to-haunt-me-101642681669417.html">The Daily Beast</a>)</figcaption></figure>



<p>Film ini tidak memiliki <em>plot twist </em>yang mengejutkan, hanya saja kita sebagai penonton seolah dibuat naik-turun dengan berbagai kenyataan yang terkuak. Contohnya adalah mengenai ayah dari Bruce, Thomas Wayne.</p>



<p>Jika ada yang kurang srek bagi Penulis, mungkin adegan terakhirnya ketika misi utama The Riddler yang ingin menenggelamkan Kota Gotham. Entah mengapa ini seolah menjadi kurang relevan dengan misinya yang ingin menghabisi para pejabat korup.</p>



<p>Kalau ditanya adegan favorit, mungkin Penulis akan memilih adegan ketika Batman sedang mengejar Penguin. Selain pengambilan gambarnya yang <em>epic</em>, suara latarnya pun terdengar sangat intens dan mengagumkan.</p>



<p>Kesimpulannya, Penulis menikmati film ini dan menantikan sekuelnya, yang kemungkinan akan menampilkan Joker versi Barry Keoghan lebih banyak lagi. Pendekatan yang diambil Matt Reeves selaku sutradara benar-benar berbeda dan menarik!</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 19 April 2022, terinspirasi setelah menonton film <em>The Batman</em></p>



<p>Foto Banner: <a href="https://www.polygon.com/comics/2020/8/20/21377562/the-batman-movie-posters-matt-reeves-jim-lee-art">Polygon</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/">Setelah Menonton The Batman</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika DC Comics Mengejar Marvel</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2018 17:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Avengers]]></category>
		<category><![CDATA[DC Comics]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Infinity Wars]]></category>
		<category><![CDATA[Justice League]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=684</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika penulis masih duduk di bangku sekolah dasar, superhero dari Marvel yang paling terkenal adalah Spiderman, yang waktu itu diperankan oleh Tobey Maguire. Selain itu, mungkin hanya Fantastic Four dan X-Men yang dikenal oleh khalayak umum. Penulis lebih mengetahui superhero dari DC Comics karena ada film kartunnya, Justice League Unlimited. Banyak sekali superhero yang terdapat pada kartun animasi tersebut, mulai yang mainstream seperti Superman, Batman, Wonderwoman hingga The Flash, Green Latern, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/">Ketika DC Comics Mengejar Marvel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika penulis masih duduk di bangku sekolah dasar, <em>superhero</em> dari Marvel<em> </em>yang paling terkenal adalah <em>Spiderman, </em>yang waktu itu diperankan oleh Tobey Maguire. Selain itu, mungkin hanya <em>Fantastic Four </em>dan <em>X-Men </em>yang dikenal oleh khalayak umum.</p>
<p>Penulis lebih mengetahui <em>superhero </em>dari DC Comics karena ada film kartunnya, <em>Justice League Unlimited</em>. Banyak sekali <em>superhero </em>yang terdapat pada kartun animasi tersebut, mulai yang <em>mainstream </em>seperti <em>Superman, Batman, Wonderwoman</em> hingga <em>The Flash, Green Latern,</em> dan<em> Martian Manhunter.</em></p>
<p>Ketika kecil, rasanya begitu keren melihat banyaknya <em>superhero </em>yang menyelamatkan Bumi dari serangan penjahat maupun alien. Dan <em>kekerenan </em>ini kini telah direbut oleh Marvel semenjak <em>Ironman </em>rilis pada tahun 2008. Semenjak itu, <em>Marvel Cinematic Universe </em>mulai menguasai pasar <em>superhero</em>.</p>
<p>Dalam 10 tahun, terdapat 19 film yang diproduksi oleh Marvel, yang sama artinya dengan 18 film yang dibutuhkan sebelum <em>Avengers: Infinity Wars </em>rilis. Jika dirata-rata, Marvel mengeluarkan film setiap enam bulan sekali.</p>
<p>Lantas, di mana DC Comics ketika Marvel begitu produktif?</p>
<p>Sebagai rival abadi, DC tentu juga mengeluarkan filmnya sendiri. Jika mengacu pada film Justice League yang rilis pada tahun 2017, <em>DC Universe </em>dimulai tahun 2013 dengan mengeluarkan film <i>Man of Steel</i>. Total, hingga rilisnya <em>Justice League</em>, hanya terdapat tiga film yang berkaitan dengan <em>Justice League</em> (tidak termasuk trilogi Batmannya Christopher Nolan).</p>
<p><div id="attachment_685" style="width: 970px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-685" class="size-full wp-image-685" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/https_2F2Fblogs-images.forbes.com2Ferikkain2Ffiles2F20172F112Fjustice-league.jpg" alt="" width="960" height="510" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/https_2F2Fblogs-images.forbes.com2Ferikkain2Ffiles2F20172F112Fjustice-league.jpg 960w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/https_2F2Fblogs-images.forbes.com2Ferikkain2Ffiles2F20172F112Fjustice-league-300x159.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/https_2F2Fblogs-images.forbes.com2Ferikkain2Ffiles2F20172F112Fjustice-league-768x408.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/https_2F2Fblogs-images.forbes.com2Ferikkain2Ffiles2F20172F112Fjustice-league-356x189.jpg 356w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><p id="caption-attachment-685" class="wp-caption-text">Justice League (https://www.forbes.com/sites/erikkain/2017/11/26/the-5-biggest-problems-with-justice-league/#3ee7c1b31463)</p></div></p>
<p>Bandingkan dengan film <em>Avengers </em>pertama, yang didahului lima film. Memang hanya selisih satu film, bedanya pada lima film tersebut terselip pula <em>superhero </em>lainnya seperti <em>Black Widow, Falcon</em>, hingga musuh utama, <em>Loki</em>.</p>
<p>Kurangnya film yang menceritakan tiap-tiap <em>superhero </em>membuat penonton kurang mendapatkan <em>feel</em>-nya ketika menonton. Sebelum <em>Avengers: </em><em>Infinity Wars, </em>total terdapat 9 karakter yang mendapatkan filmnya sendiri.</p>
<p>Penulis melihat DC seperti terburu-buru mengejar ketertinggalan dari Marvel, sehingga kualitas film yang dihasilkan pun tidak sebagus yang dihasilkan Marvel. Film <em>Justice League </em>hanya mendapatan nilai 6.7 di IMDB, sedangkan <em>Avengers </em>mendapatkan 8.1. Bahkan, <em>Avengers: Infinity Wars </em>mendapatkan nilai 9.0.</p>
<p>Dari pemasukan? Penjualan tiket film <em>Avengers: Infinity Wars</em> selama tiga hari menyamai penjualan tiket <em>Justice League </em>selama lima bulan. Bahkan, <em>Avengers: Infinity Wars </em>meraih rekor atas tingginya pemasukan di pekan-pekan awal penayangannya.</p>
<p>Sebenernya ada rasa kasihan yang timbul melihat kondisi DC. Bagaimanapun, DC berhasil menyuguhkan kartun yang epik ketika penulis masih kecil. Semoga saja, DC bisa menyusul kesuksesan Marvel, meskipun itu hal yang susah untuk dilakukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 Mei 2018, terinspirasi oleh ketertinggalan DC Comics terhadap Marvel</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://kisscartoon.bz/cartoon-series/justice-league-unlimited/">https://kisscartoon.bz/cartoon-series/justice-league-unlimited/</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/">Ketika DC Comics Mengejar Marvel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
