<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>enak Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/enak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/enak/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2021 10:42:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>enak Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/enak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Enaknya Diremehkan</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/enaknya-diremehkan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/enaknya-diremehkan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2018 11:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[diremehkan]]></category>
		<category><![CDATA[enak]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[menghargai]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[remeh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagaimana bisa enak? Bukankah menyakitkan jika kita dipandang sebelah mata seolah? Bukankah menyedihkan apabila posisi kita dianggap lebih rendah daripada orang yang meremehkan? Tenang, semua bisa dijelaskan baik-baik. Di dalam KBBI, kata remeh memiliki makna: tidak penting; tidak berharga; kecil: Artinya, kita dianggap tidak penting, tidak berharga, atau dianggap kecil oleh orang maupun kelompok. Tentu dianggap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/enaknya-diremehkan/">Enaknya Diremehkan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana bisa enak? Bukankah menyakitkan jika kita dipandang sebelah mata seolah? Bukankah menyedihkan apabila posisi kita dianggap lebih rendah daripada orang yang meremehkan?</p>
<p>Tenang, semua bisa dijelaskan baik-baik. Di dalam KBBI, kata remeh memiliki makna:</p>
<blockquote><p>tidak penting; tidak berharga; kecil:</p></blockquote>
<p>Artinya, kita dianggap tidak penting, tidak berharga, atau dianggap kecil oleh orang maupun kelompok. Tentu dianggap seperti itu melukai perasaan siapapun, walaupun seringkali hal tersebut tidak diungkapkan secara eksplisit.</p>
<p>Daripada sibuk dengan perasaaan, lebih baik kita ubah hal tersebut menjadi hal yang lebih positif. Caranya, dengan mengubah peremehan tersebut menjadi <strong>motivasi untuk bisa lebih sukses dari mereka</strong>.</p>
<p>Bukankah itu dendam? Jika kita niatkan untuk menunjukkan bahwa kita lebih baik dari mereka, iya, dan itu buruk. Apalagi menikmati ekspresi kekagetan mereka sewaktu kita berhasil melampaui mereka.</p>
<p>Cukup niatkan bahwa kita tidak seperti yang mereka pikirkan. Tunjukkan bahwa kita sederajat, tidak ada yang lebih tinggi maupun lebih rendah.</p>
<p>Salah satu penyebab orang lain meremehkan kita adalah <strong>ketidakmampuannya untuk menghargai orang lain</strong>. Kita jadi bisa belajar untuk lebih menghargai orang lain karena tahu bagaimana tidak enaknya diremehkan.</p>
<p>Nikmati setiap pandangan skeptis orang lain terhadap kita. Jangan dimasukkan ke dalam hati dan tersinggung, karena hal tersebut hanya akan membuat kita merasa lelah.</p>
<p>Lagipula, bisa jadi hal tersebut bisa jadi hanya perasaan kita semata. Orang yang kita tuduh sedang menganggap sepele eksistensi kita sebenarnya tidak berpikiran seperti itu.</p>
<p>Jika ada yang meremehkan kita, sudah abaikan saja. Kita ambil <strong>enaknya</strong> saja seperti yang telah penulis sebutkan di atas, selebihnya tutup telinga dan berusaha terus untuk mencapai apa yang kita inginkan, baik dalam dunia pendidikan maupun lingkungan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 23 Oktober 2018, terinspirasi dari salah satu <em>tweet</em> lama dari seseorang di Twitter</p>
<p>Photo by <a href="https://unsplash.com/photos/5BrFcOXtgrE?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">J&#8217;Waye Covington</a> on <a href="https://unsplash.com/search/photos/people-sad?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/enaknya-diremehkan/">Enaknya Diremehkan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/enaknya-diremehkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
