<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>katar Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/katar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/katar/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jul 2024 11:30:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>katar Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/katar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenapa Menghabiskan Waktu untuk Karang Taruna?</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-menghabiskan-waktu-untuk-karang-taruna/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-menghabiskan-waktu-untuk-karang-taruna/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2019 17:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[gen x swi]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[organigasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=2132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika sudah pernah membaca artikel Dulu Kerja di Mana?, mungkin para pembaca sekalian sudah paham bahwa penulis telah mengalokasikan sebagian (besar) waktunya setelah lulus untuk Karang Taruna. Pertanyaannya, mengapa? Karang Taruna yang pernah penulis pimpin berdiri sejak tahun 2016 setelah rangkaian acara peringatan kemerdekaan Indonesia berakhir. Penulis melihat adanya potensi yang dimiliki oleh remaja-remaja di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-menghabiskan-waktu-untuk-karang-taruna/">Kenapa Menghabiskan Waktu untuk Karang Taruna?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jika sudah pernah membaca artikel <a href="http://whathefan.com/pengalaman/dulu-kerja-di-mana/">Dulu Kerja di Mana?</a>, mungkin para pembaca sekalian sudah paham bahwa penulis telah mengalokasikan sebagian (besar) waktunya setelah lulus untuk Karang Taruna. Pertanyaannya, mengapa?</p>
<p>Karang Taruna yang pernah penulis pimpin berdiri sejak tahun 2016 setelah <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/menghayati-kemerdekaan-melalui-karang-taruna/">rangkaian acara peringatan kemerdekaan Indonesia</a> berakhir. Penulis melihat adanya potensi yang dimiliki oleh remaja-remaja di tempat penulis tinggal (untuk cerita lengkapnya, bisa dibaca di artikel <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/kelahiran-gen-x-swi/">Kelahiran Gen X SWI</a>).</p>
<p>Semenjak kelahirannya, Karang Taruna memiliki begitu banyak program kerja seperti <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/swi-mengajar/">SWI Mengajar</a>, <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/swi-english-day/">SWI English Day</a>, hingga <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/swi-barang-bekas/">SWI Barang Bekas</a>. Ada juga acara spesial seperti <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/next-gen-development-project/">Next Gen Development Project</a> dan <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/gen-x-swi-awards/">Gen X SWI Awards</a>.</p>
<p>Semua proker tersebut tentu bukan tanpa kendala. Mengatur anggota yang rata-rata masih berada di usia sekolah bukan perkara mudah. Salah satu yang sering memicu emosi penulis adalah kurang aktifnya anggota ketika sedang rapat.</p>
<p>Beberapa anggota cenderung pasif ketika rapat dan menerima apapun keputusan yang diambil. Padahal, diadakannya rapat internal bertujuan untuk meningkatkan sikap kritis anggota. Jika di forum kecil saja tak bersuara, bagaimana di tempat yang lebih besar?</p>
<p>Selain itu, banyaknya anggota yang enggan untuk ikut serta ketika ada kegiatan Karang Taruna juga cukup membuat penulis stres. Memang itu hak mereka untuk tidak berpartisipasi, tapi bukankah salah satu tujuan dibentuknya Karang Taruna adalah sebagai tempat berkumpulnya para remaja?</p>
<p>Contoh dua masalah tersebut tidak membuat penulis patah semangat. Sebaliknya, penulis jadi semakin ingin membantu mereka untuk berkembang menjadi generasi yang lebih aktif (walaupun yang bersangkutan belum tentu ingin dibantu).</p>
<p>Jadi, mungkin jawaban pertanyaan &#8220;kenapa menghabiskan waktu untuk Karang Taruna?&#8221; adalah penulis ingin menyalurkan kepedulian penulis terhadap perkembangan generasi muda Indonesia mulai dari lingkup terkecil, yakni lingkungan penulis sendiri.</p>
<p>Untuk pribadi penulis sendiri, dengan aktif di Karang Taruna (apalagi sebagai ketua), penulis bisa berkontribusi untuk lingkungan penulis. Penulis tidak ingin hanya hidup sekadar &#8220;menumpang tidur&#8221;. Penulis ingin meninggalkan jejak, jejak yang kini sedang dilanjutkan oleh <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/tim-transisi-gen-x-swi/">ketua baru</a>.</p>
<p>Jawaban terakhir dari pertanyaan tersebut adalah penulis memiliki misi pribadi sebagai seorang ketua untuk <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/membangun-fondasi-organisasi/">membangun fondasi organisasi</a> yang kuat. Demi kuatnya fondasi tersebut, penulis harus mengalokasikan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.</p>
<p>Karang Taruna dengan kepengurusan yang baru sudah berjalan sekitar enam bulan. Tentu mereka akan mengalami kendala, apalagi penulis cukup dominan ketika memimpin, dan itu merupakan <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/satu-kesalahan-saya-sebagai-pemimpin/">satu kesalahan penulis sebagai ketua</a>.</p>
<p>Penulis sekarang hanya bisa <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/memantau-dari-jauh/">memantau mereka dari jauh</a>, mengamati bagaimana mereka mengelola organisasi yang telah kami bangun bersama-sama. Tentu penulis mengharapkan mereka bisa lebih sukses, karena dengan demikian, penulis tidak perlu menyesal telah mengorbankan waktu demi mereka.</p>
<p>Ah, seharusnya penulis tak perlu merasa menyesal apapun yang terjadi. Bukankah yang namanya cinta <a href="http://whathefan.com/renungan/cinta-tak-perlu-merasa-berkorban/">sejatinya tidak perlu merasa berkorban</a>?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 5 Februari 2019, terinspirasi setelah mengamati perkembangan Karang Taruna setelah 6 bulan penulis tinggal</p>
<p>Foto:</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-menghabiskan-waktu-untuk-karang-taruna/">Kenapa Menghabiskan Waktu untuk Karang Taruna?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-menghabiskan-waktu-untuk-karang-taruna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru Ala Karang Taruna</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2018 18:43:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[gen x swi]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[proker]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1934</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun baru, bagi Karang Taruna (Katar) yang pernah penulis pimpin, merupakan salah satu momen yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar anggotanya. Pada tulisan ini penulis ingin berbagi tentang dua acara yang pernah dilaksanakan. Tahun Baru 2017 Karena baru terbentuk pada tanggal 3 September 2016, maka pergantian tahun dari 2016 ke 2017 merupakan momen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/">Tahun Baru Ala Karang Taruna</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun baru, bagi Karang Taruna (Katar) yang pernah penulis pimpin, merupakan salah satu momen yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar anggotanya. Pada tulisan ini penulis ingin berbagi tentang dua acara yang pernah dilaksanakan.</p>
<h3>Tahun Baru 2017</h3>
<p>Karena <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/kelahiran-gen-x-swi/">baru terbentuk</a> pada tanggal <strong>3 September 2016</strong>, maka pergantian tahun dari 2016 ke 2017 merupakan momen tahun baru pertama yang bisa dirayakan oleh Karang Taruna.</p>
<p>Inti acaranya sederhana saja, kumpul bersama sambil bakar-bakar dan menikmati hidangan bersama-sama. Dana acara seperti ini biasanya dibiayai oleh anggota-anggota Katar yang senior seumuran penulis.</p>
<p>Makanan favorit untuk dibakar? Sosis jumbo seharga 63 ribu satu pak berisi 12 + 1. Waktu itu ada juga yang menyumbang ayam untuk dibakar. Untuk urusan makanan, tidak pernah ada rasa khawatir kekurangan, pasti ada aja yang memberi.</p>
<div id="attachment_1937" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1937" class="size-large wp-image-1937" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1937" class="wp-caption-text">Makanan Favorit Bersama</p></div>
<p>Daripada makan-makan, acara seperti ini justru lebih nikmat ketika menyiapkan acaranya. Bagaimana seluruh anggota organisasi berbagi tugas demi menyiapkan makanan yang akan disantap bersama, walau terkadang ada anggota yang malas bekerja.</p>
<p>Selain makan-makan, acara ini juga diisi acara tukar kado dengan budget di bawah 10 ribu, di mana penulis memberikan buku biografi <strong>Rhoma Irama</strong> yang penulis dapatkan secara gratis.</p>
<p>Acara ditutup dengan bertukar pesan dan kesan kepada masing-masing anggota melalui sebuah buku catatan kecil. Penulis masih menyimpan buku tersebut sampai sekarang, bahkan penulis bawa ke Jakarta.</p>
<p>Keesokan harinya, tentu yang harus dilakukan adalah membereskan sisa-sisa acara kemarin. Lokasi acaranya sendiri dilaksanakan di A-17 yang kebetulan dimiliki oleh salah satu anggota Katar.</p>
<p>Dengan demikian, berakhirlah perayaan tahun baru pertama Karang Taruna Gen X SWI. Oh iya, tanpa mercon ya!</p>
<h3>Tahun Baru 2018</h3>
<p>Karena ingin memberikan nilai lebih dibandingkan acara tahun 2017, penulis memiliki ide untuk menjadikan malam pergantian tahun lebih bermakna. Caranya, dengan mengadakan <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/next-gen-development-project/">Next Gen Development Project</a>.</p>
<p>Agenda ini berlangsung selama kurang lebih satu minggu, di mana anggota Katar terbagi menjadi tiga tim dan harus bisa mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Malam tahun baru digunakan sebagai malam puncak acara.</p>
<div id="attachment_1938" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1938" class="size-large wp-image-1938" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1938" class="wp-caption-text">Pemenang Next Gen Development Project</p></div>
<p>Penulis sudah membahasnya di tulisan sebelumnya, sehingga tidak akan penulis ulangi lagi. Yang jelas, peserta acara tersebut lebih sedikit jika dibandingkan acara sebelumnya. Alasannya, mungkin banyak yang sudah memiliki acara sendiri.</p>
<p>Tentu yang namanya malam puncak tidak akan lengkap jika tidak ada bakar-bakarnya. Oleh karena itu, selain menentukan pemenang pertandingan ini, kami juga melakukan ritual yang sama dengan tahun kemarin: bakar-bakar.</p>
<h3><strong>Tahun Baru 2019</strong></h3>
<p>Pada pergantian tahun 2019 ini, penulis yang sudah pensiun dari Katar telah berada di Jakarta demi melanjutkan hidupnya. Yang penulis tahu, tahun ini tidak ada perayaan tahun baru dikarenakan banyak anggotanya yang sedang berlibur dengan keluarganya masing-masing.</p>
<p>Tidak apa-apa, gantian. Mereka juga berhak kumpul dan menghabiskan malam tahun baru bersama keluarga mereka. Apalagi, tahun ini tahun baru terjadi bersamaan dengan libur panjang sekolah, sehingga banyak yang keluar kota.</p>
<p>Kalau boleh jujur, penulis memang agak sedih karena sudah tidak bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan mereka. Hampir dua tahun bersama membuat penulis merasa memiliki ikatan yang kuat dengan mereka, walaupun mereka belum tentu merasakan hal yang sama.</p>
<p>Meskipun begitu, penulis tetap mendoakan yang terbaik untuk Karang Taruna di bawah kepengurusan yang baru. Semoga mereka makin solid dan dapat melaksanakan program kerja yang telah diagendakan.</p>
<p>Semoga <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/membangun-fondasi-organisasi/">fondasi organisasi</a> yang telah penulis dan rekan-rekan bangun mampu menopang organisasi yang kini dikelola oleh adik-adik penulis ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melawai, 1 Januari 2019, terinspirasi setelah melamunkan apa yang dilakukan para anggota Katar di saat pergantian tahun 2019</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/">Tahun Baru Ala Karang Taruna</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
