<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>korupsi Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/korupsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/korupsi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 11:47:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>korupsi Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/korupsi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MBG adalah Program Kerja Paling Janggal yang Pernah Saya Lihat</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/mbg-adalah-program-kerja-paling-janggal-yang-pernah-saya-lihat/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/mbg-adalah-program-kerja-paling-janggal-yang-pernah-saya-lihat/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:41:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[program kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8664</guid>

					<description><![CDATA[<p>Masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum genap dua tahun. Namun, entah mengapa Penulis merasa sudah lebih banyak ngomel terkait masa kepemimpinannya dibandingkan sepuluh tahun era Joko Widodo (Jokowi) dulu. Salah satu kebijakan atau program kerja yang paling sering membuat Penulis geleng-geleng kepala adalah Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang memang sudah digembar-gemborkan sejak masa pemilu, bahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mbg-adalah-program-kerja-paling-janggal-yang-pernah-saya-lihat/">MBG adalah Program Kerja Paling Janggal yang Pernah Saya Lihat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/">Masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto</a> belum genap dua tahun. Namun, entah mengapa Penulis merasa sudah lebih banyak ngomel terkait masa kepemimpinannya dibandingkan sepuluh tahun era Joko Widodo (Jokowi) dulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kebijakan atau program kerja yang paling sering membuat Penulis geleng-geleng kepala adalah <strong>Makanan Bergizi Gratis (MBG)</strong>, yang memang sudah digembar-gemborkan sejak masa pemilu, bahkan <strong>Badan Gizi Nasional (BGN)</strong> disahkan sejak era Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain karena masalah salah sasaran dan anggaran yang jumbo, <strong>penyalahgunaan anggaran yang bisa dibilang <em>ngaco</em></strong><em> </em>berhasil memancing emosi publik, termasuk Penulis. Mari kita bahas beberapa di antaranya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/photo_2018-04-09_16-02-18-300x225.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/photo_2018-04-09_16-02-18-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/photo_2018-04-09_16-02-18-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/photo_2018-04-09_16-02-18-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/photo_2018-04-09_16-02-18-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/photo_2018-04-09_16-02-18.jpg 1280w " alt="Berteriak karena Buku" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/berteriak-karena-buku/">Berteriak karena Buku</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Beberapa Anggaran MBG yang Bisa Dianggap Ngawur</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8674" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kaos Kaki MBG (<a href="https://jatim.beritabaru.co/harga-tak-wajar-pengadaan-kaos-kaki-miliaran-mbg-dipertanyakan/">Berita Baru</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Jika berbicara tentang perencanaan anggaran, kita sudah sering melihat bagaimana pengadaan barang atau <em>budgeting </em>dari pemerintah sering ngawur. Kalau <em>mark-up </em>harga, enggak kira-kira, seolah kita semua ini dianggap bodoh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MBG juga salah satunya, apalagi program kerja ini menjadi salah satu yang paling disorot oleh masyarakat saat ini. Beberapa waktu lalu, mencuat anggaran-anggaran yang dianggap tidak masuk akal bagi sebagian netizen, termasuk Penulis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melansir dari akun Instagram <em>BBC</em>, realisasi pengadaan barang Badan Gizi Nasional (BGN) banyak yang membuat geleng-geleng kepala. Total, BGN menganggarkan <strong>Rp6,31 triliun</strong> untuk tahun 2026. Berikut rinciannya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Kendaraan (roda 2 dan 4): <strong>Rp1,38 triliun</strong></li>



<li>Pembangunan SPPG: <strong>Rp936,7 miliar</strong></li>



<li>Elektronik (tablet, laptop, printer: <strong>Rp826,4 miliar</strong></li>



<li>Pakaian dan Aksesoris: <strong>Rp623 miliar</strong></li>



<li>Pelatihan dan Sosialiasi:<strong> Rp225,8 miliar</strong></li>



<li>Jasa Event Organizer: <strong>Rp112,8 miliar</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kategori yang paling disorot oleh <em>BBC</em> adalah pakaian dan aksesoris. Banyak yang terlihat janggal, karena urgensinya yang patut dipertanyakan. Berikut beberapa di antaranya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pakaian Dinas: <strong>Rp384,02 miliar</strong></li>



<li>Sepatu:<strong> Rp153,74 miliar</strong></li>



<li>Kaos: <strong>Rp16,58 miliar</strong></li>



<li>Ransel: <strong>Rp15,17 miliar</strong></li>



<li>Sweater: <strong>Rp14,64 miliar</strong></li>



<li>Topi:<strong> Rp8,67 miliar</strong></li>



<li>Kaos Kaki: <strong>Rp6,94 miliar (</strong>atau Rp100 ribu per pasang)</li>



<li>Celana:<strong> Rp6,34 miliar</strong></li>



<li>Sabuk: <strong>Rp5,08 miliar</strong></li>



<li>Handuk: <strong>Rp3,77 miliar</strong></li>



<li>Hijab: <strong>Rp2,17 miliar</strong></li>



<li>Semir dan Sikat: <strong>Rp1,58 miliar</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dari kategori elektronik, tablet (beli merek Samsung Tab Active 5) menjadi yang paling besar dengan Rp508,5 miliar, atau per unit dihargai sekitar <strong>Rp18 juta</strong>. Padahal, di pasaran harganya hanya sekitar Rp9 jutaan. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8675" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption"> Motor Listrik EMMO (<a href="https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/105322/motor-listrik-mbg-rp50-an-juta-intip-spesifikasi-hingga-fitur">Bloomberg Technoz</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Pengadaan motor listrik mencapai Rp1,38 triliun, atau setiap motor dihargai <strong>Rp42 juta</strong>. Mereknya EMMO (pernah dengar?) yang hak patennya pun baru diajukan setelah mereka menang vendor. Jika tujuannya untuk menjangkau daerah tertinggal, emang listrik di sana sudah mencukupi untuk <em>ngecas</em>?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oh, jangan lupakan juga anggaran sistem dan aplikasi MBG bernama<strong> Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN)</strong> yang mencapai angka Rp550 miliar (dari total Rp1,2 triliun anggaran IT), yang entah untuk apa tujuan dan urgensinya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Walau begitu, <strong>Dadan Hindayana</strong> selaku Kepala BGN tetap bersikeras kalau ini bukan pemborosan anggaran. Menurutnya, barang-barang di atas diberikan untuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang nantinya mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengingat pemasukan negara paling besar dari pajak, ini uang kita lho yang digunakan! Lebih mirisnya lagi, gaji guru honorer justru dipotong karena anggarannya digunakan untuk membiayai barang-barang di atas!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Distribusi yang Kurang Adil</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8676" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Harusnya Diutamakan di Daerah 3T (<a href="https://infopublik.id/kategori/prioritas-nasional/932683/program-mbg-di-daerah-3t-pemerintah-dorong-pemanfaatan-pangan-lokal">InfoPublik</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi pemerataan distribusi juga dianggap masih butuh banyak perbaikan. Data dari profesor Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan bahwa <strong>semakin tertinggal suatu daerah, justru semakin sedikit sekolah yang kebagian MBG</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika memang tujuan utama MBG adalah mencegah <em>stunting</em>, bukankan daerah-daerah miskin dan tertinggal justru harus menjadi sasaran utama? Apa karena margin keuntungannya tipis karena sulitnya akses, mereka jadi justru tidak kebagian?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih menariknya lagi, sekitar<strong> 58% penerima MBG justru di Jawa</strong>, dengan lebih dari 9 ribu dapur MBG. Sebagai perbandingan, di Kalimantan hanya terdapat sekitar 700 dapur, sedangkan di Maluku dan Papua justru hanya di kisaran angka 200 dapur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apakah pengadaan motor listrik yang ada di poin sebelumnya bertujuan untuk meningkatkan jumlah penerima di daerah terpencil? Jujur, Penulis merasa skeptis. Justru ini membuka pertanyaan baru: <strong>bukankah ini menunjukkan sebelum makan gratis, infrastrukturnya yang harus dibenahi dulu?</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika memang harus dilaksanakan, Penulis akan mendukung MBG jika difokuskan ke daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) terlebih dahulu, karena merekalah yang paling berpotensi terkena <em>stunting </em>dibanding siswa-siswi yang tinggal di perkotaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Janji yang Tinggal Janji</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8677" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Gibran Rakabumingraka Ketika Meninjau MBG (<a href="https://www.antaranews.com/berita/4854677/gibran-tekankan-pentingnya-mbg-bentuk-kebiasaan-hidup-sehat-sejak-dini">ANTARA News</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sewaktu masa kampanye, Penulis ingat betul janji Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka terkait MBG. Kala itu, ia menyuruh kita membayangkan betapa banyaknya anggaran dari pemerintah yang mengalir ke UMKM-UMKM milik rakyat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayangnya, janji di masa kampanye tersebut seolah terlupakan begitu saja. Pasalnya, kini terlihat yang menikmati guyuran dana MBG bukan UMKM, melainkan<strong> oknum-oknum yang (mungkin) punya relasi dengan penguasa</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, keberadaan MBG justru membuat <strong>UMKM atau pedagang kecil kehilangan omset, karena siswa mendapatkan jatah makanan</strong>. Tante Penulis sendiri yang bercerita bagaimana susahnya berjualan makanan di sekolah sekarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sudah begitu, <strong>kualitas makanan yang diberikan pun jauh dari janji atau presentasi orang-orang BGN di depan presiden</strong>. Anak-anak dari teman-teman Penulis kebagian jatah MBG, tapi dengan kualitas yang seolah ala kadarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kualitas gizinya buruk, lantas apakah tujuan program ini untuk mencegah <em>stunting </em>(yang kerap dikritik juga sebenarnya karena dianggap terlambat) bisa tercapai? Sulit untuk mengukur keberhasilan program ini. Selain karena butuh waktu lama, parameter yang bisa digunakan juga terbatas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Evaluasi MBG dari Pemerintah</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8678" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-5.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Prabowo Subianto Meninjau MBG (<a href="https://www.liputan6.com/bisnis/read/6251664/prabowo-klaim-program-mbg-9999-berhasil-tapi-masih-ada-penyimpangan">Liputan6</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Memang, ada evaluasi dari pemerintah dengan mengurangi distribusi MBG, dari enam kali menjadi &#8220;hanya&#8221; lima kali per minggu. Pemotongan satu hari ini bisa menghemat anggaran hingga 40 triliun rupiah per tahun menurut Menteri Keuangan Purbaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kita tetap merasa angka tersebut masih terbilang kecil dan belum efisien, karena jumlah hari distribusinya bukan inti masalah yang kerap kita kritik. Selain evaluasi target penerimanya, banyak sekali <strong>pos anggaran yang patut dievaluasi</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan dapur SPPG yang tutup sementara masih tetap mendapatkan insentif Rp6 juta per hari, menurut Ketua BGN. Banyak yang menganggap kalau pengeluaran-pengeluaran seperti inilah yang seharusnya dipangkas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, <strong>jargon efisiensi yang kerap digembar-gemborkan Presiden Prabowo seolah tak berlaku untuk MBG</strong>. Justru, kita jadi melihat kalau efisiensi yang dilakukan demi berjalannya MBG, dan mungkin program lainnya seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahkamah Konstitusi (MK) sempat melakukan sidang untuk Permohonan No. 100/PUU-XXIV/2026 yang diajukan oleh koalisi <strong>MBG Watch</strong> karena menganggap program ini menjadi bukti &#8220;penyalahgunaan kewenangan fiskal&#8221; yang dilakukan oleh pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, sejujurnya Penulis merasa bahwa semua usaha kita untuk menghentikan MBG tidak akan pernah terwujud, meskipun untuk sementara waktu. Bahkan, telah muncul anekdot bahwa kalau malam ini kiamat, paginya MBG masih harus didistribusikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak yang membela dengan sudut pandang, jika SPPG ditutup atau bahkan secara ekstrem MBG dihentikan, bagaimana dengan nasib para pekerjanya? Justru masalahnya di sana. Menciptakan lapangan pekerjaan yang tergantung kebijakan pemerintah jelas bukan fondasi yang solid.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan: Program Mulia dengan Eksekusi Berantakan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8679" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/06/mbg-program-janggal-6.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Semoga Ada Perbaikan dan Perubahan (<a href="https://www.setneg.go.id/baca/index/mendukung_terselenggaranya_program_makan_bergizi_gratis_mbg_di_papua">Sekretariat Negara</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain beberapa poin yang telah disebutkan di atas, masih banyak masalah yang menyelimuti MBG. Keracunan pada siswa, mitra MBG yang terafiliasi dengan partai politik, minimnya transparansi, hingga keterlibatan Polri dan TNI menjadi topik-topik permasalahan yang tidak Penulis bahas secara mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan survei yang dilakukan Policy Research Center pada Maret 2026, mayoritas menilai kalau program ini lebih menguntungkan pihak <strong>Elite &amp; Pejabat Politik (44,5%) </strong>dan <strong>Pengelola dan Mitra SPPG (44%)</strong>. Penerima MBG justru hanya berada di angka 6,5%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada beberapa hal yang juga disorot oleh para pengisi survei, termasuk <strong>rawan dikorupsi (87% setuju)</strong>, <strong>lebih banyak dinikmati oleh elite dan pemilik dapur MBG (89% setuju)</strong>, hingga <strong>kualitas makanan yang sengaja diturunkan demi keuntungan oknum (79% setuju)</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, menghentikan (setidaknya untuk sementara) sebuah program kerja yang dianggap bermasalah bukanlah sebuah aib. Justru, itu menunjukkan kebesaran hati pemerintah dalam mendengarkan masukan dari rakyatnya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MBG adalah program ambisius yang niatnya baik. Akan tetapi, niat baik saja tidak cukup. Pelaksanaan di lapangan menjadi kunci. Jangan sampai MBG justru menjadi lahan basah yang dikuasai segelintir orang untuk memperkaya dirinya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang namanya program kerja dari pemerintah, tentu <strong>tidak bisa dinilai dari intensinya</strong>. Kalau niatnya baik, tapi pelaksanaannya bermasalah dan kerap dikritik, ya dievaluasi. <a href="https://whathefan.com/politik-negara/pemerintah-selalu-benar-yang-salah-selalu-rakyat/">Jangan malah jadi kepala batu dan menutup telinga</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 1 Juni 2026, terinspirasi setelah melihat banyak sekali kejanggalan di MBG</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.instagram.com/p/DXMGB2DCR-f/?img_index=1">BGN Belanja Tablet, Motor, Kaos, sampai Semir Sepatu Senilai Triliunan Rupiah &#8211; Akun Instagram BBC</a></li>



<li><a href="https://www.instagram.com/p/DW5eMTWDz2s/?img_index=1">Peneliti: Semakin Rawan Pangan Suatu Daerah, Semakin Jarang Program MBG &#8211; Akun Instagram @ngomonginuang</a></li>



<li><a href="https://www.instagram.com/p/DXEtPw8k_tg/?img_index=4">Apakah MBG Nguntungin Anak-anak? &#8211; Akun Instagram @kokbisa</a></li>



<li><a href="https://www.instagram.com/p/DWoN20wEnmm/">Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dinilai Jadi Bukti Penyalahgunaan Kewenangan Fiskal &#8211; Akun Instagram Mahkamah Konstitusi</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mbg-adalah-program-kerja-paling-janggal-yang-pernah-saya-lihat/">MBG adalah Program Kerja Paling Janggal yang Pernah Saya Lihat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/mbg-adalah-program-kerja-paling-janggal-yang-pernah-saya-lihat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinasti Politik di Kursi Kekuasaan: Boleh atau Tidak?</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/dinasti-politik-di-kursi-kekuasaan-boleh-atau-tidak/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/dinasti-politik-di-kursi-kekuasaan-boleh-atau-tidak/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 04:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[dinasti]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pandji Pragiwaksono]]></category>
		<category><![CDATA[penguasa]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7360</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika cek media sosial X (Twitter) pagi ini, linimasa Penulis penuh dengan seorang komika terkenal, Pandji Pragiwaksono. Setelah Penulis telusuri, ternyata penyebabnya adalah ia terlihat &#8220;marah-marah&#8221; ketika diundang pada siniar Total Politik. Penyebab Pandji marah-marah adalah karena menurut kedua pembawa acara siniar tersebut, Arie Putra dan Budi Adiputro, dinasti politik yang akhir-akhir ini sedang menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/dinasti-politik-di-kursi-kekuasaan-boleh-atau-tidak/">Dinasti Politik di Kursi Kekuasaan: Boleh atau Tidak?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ketika cek media sosial X (Twitter) pagi ini, linimasa Penulis penuh dengan seorang komika terkenal, <strong>Pandji Pragiwaksono</strong>. Setelah Penulis telusuri, ternyata penyebabnya adalah ia terlihat &#8220;marah-marah&#8221; ketika diundang pada siniar Total Politik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyebab Pandji marah-marah adalah karena menurut kedua pembawa acara siniar tersebut, <strong>Arie Putra </strong>dan <strong>Budi Adiputro</strong>, dinasti politik yang akhir-akhir ini sedang menjadi sorotan di Indonesia bukan sesuatu yang salah dan sah-sah saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada banyak argumen yang mereka bertiga keluarkan selama membahas permasalahan tersebut, yang akan coba Penulis bahas lebih detail di bawah ini. Yang jelas, muncul satu pertanyaan yang muncul di benak Penulis:<strong> jadi dinasti politik itu boleh atau tidak?</strong></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/05/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/05/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/05/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/05/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/05/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya-banner.jpg 1280w " alt="KPK dan Upaya untuk Menggembosinya" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya/">KPK dan Upaya untuk Menggembosinya</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Memahami Apa Itu Dinasti Politik</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-0-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7363" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-0-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-0-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-0-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-0.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ayah dan Anak Menjadi Presiden (<a href="https://people.com/politics/george-w-bush-shares-photo-marking-dads-death/">People</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum membahas mengenai boleh tidaknya, ada baiknya kita memahami dulu apa itu dinasti politik. Melansir dari sebuah jurnal yang ditulis oleh R. Mendoza pada tahun 2013, dinasti politik adalah:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Dinasti politik” mengacu pada situasi di mana anggota keluarga yang sama menduduki posisi terpilih secara berurutan untuk posisi yang sama, atau secara bersamaan di posisi yang berbeda.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau mau melansir Wikipedia, dinasti politik adalah <strong>sebuah keluarga yang memiliki banyak anggota yang terlibat dalam politik </strong>&#8211; khususnya politik elektoral. Dari dua definisi ini, rasanya kita sudah mendapatkan gambaran apa itu dinasti politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinasti politik di sini mengacu kepada sistem negara demokrasi, bukan kerajaan. Kalau sistem negaranya monarki, ya jelas yang memimpin negara tersebut adalah dinasti keluarga tertentu. Dinasti politik di sini adalah menempatkan keluarga di kursi pemerintahan melalui proses pemilu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Amerika Serikat yang sering dianggap kiblat demokrasi, ada beberapa contoh dinasti politik. Mungkin yang paling terkenal adalah keluarga Bush, di mana George W. Bush yang menjadi presiden di tahun 2001-2009 merupakan anak dari George H. W. Bush yang menjadi presiden pada tahun 1989-1993.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau di negara tetangga, Singapura, mereka terkenal karena selama bertahun-tahun dipegang oleh dinasti Lee, mulai dari Lee Kuan Yew hingga Lee Hsien Loong. Lantas, bagaimana dinasti politik di Indonesia?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ramai Dibahas karena Keluarga Jokowi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7362" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jokowi dan Gibran (<a href="about:blank">Detik</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dinasti politik sejatinya bukan hal baru di Indonesia, tapi memang akhir-akhir ini disorot karena manuver-manuver politik yang dilakukan oleh <strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi)</strong>, terutama bagaimana anaknya, <strong>Gibran Rakabuming Raka</strong>, berhasil menjadi wakil presiden (wapres) terpilih untuk periode 2024-2029.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sempat mereda <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-3-setelah-hari-pencoblosan/">setelah pemilu presiden (pilpres) berakhir</a>, isu tersebut kembali mencuat ketika Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan yang mengubah penghitungan batas usia calon kepala daerah (cakada) pada Pilkada serentak 2024 mendatang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut adalah ditambahkannya kalimat &#8220;<strong>terhitung sejak pelantikan pasangan calon terpilih</strong>,&#8221; sehingga cakada boleh berusia di bawah 30 tahun, selama jika ia telah berusia 30 tahun ketika tanggal pelantikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, keputusan tersebut dianggap banyak pihak dibuat untuk memuluskan jalan anak Jokowi lainnya, <strong>Kaesang Pangarep</strong>, untuk maju di pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta. Pasalnya, ketika pilkada serentak diadakan pada tanggal 27 November 2024, Kaesang masih berusia 29 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kita masih harus menunggu apakah Kaesang benar-benar akan maju atau tidak. Jika Kaesang benar-benar maju, maka dugaan publik kalau perubahan peraturan tersebut memang digunakan untuk memberi karpet merah untuk Kaesang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dinasti Politik di Indonesia Kerap Terganjal Kasus Korupsi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7364" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ratu Atut Terjerat Kasus (<a href="https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/06/13245061/eks-gubernur-banten-ratu-atut-chosiyah-bebas-bersyarat">Kompas</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum &#8220;drama&#8221; dinasti politik keluarga Jokowi ini, sebenarnya sudah ada banyak dinasti politik di Indonesia. Kalau ditingkat politik, mungkin yang besar adalah Sukarno-Megawati Sukarnoputri-Puan Maharani. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga bisa menjadi contoh yang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, bagi sebagian orang, apa yang membuat dinasti politik Jokowi terasa paling &#8220;jahat&#8221; adalah karena adanya peraturan yang diubah melalui tangan Mahkamah Konstitusi (MK), yang kebetulan ketuanya waktu membuat putusan tersebut adalah saudara iparnya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau mau memperbesar <em>scope</em>, ada banyak dinasti politik di daerah-daerah yang skalanya lebih kecil dari milik Jokowi. Masalahnya, mayoritas dari dinasti politik tersebut menghasilkan banyak sekali permasalahan di daerah masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh paling terkenal mungkin Dinasti Atut di Banten, di mana mantan gubernur Ratu Atut Chosiyah menempatkan kerabatnya di kursi pemerintahan Banten. Ratu Atut sendiri akhirnya terseret kasus korupsi yang membuatnya dipenjara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa contoh lain adalah dinasti di Kutai Kertanegara, Cimahi, Fuad di Bangkalan, Klaten, Banyuasin, dan masih banyak lagi. Sama seperti Dinasti atut, semua contoh yang Penulis sebutkan juga tersandung berbagai masalah terutama korupsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal inilah yang disinggung oleh Pandji dalam siniar Total Politik. Ketika ada orang yang berusaha membangun dinasti, ada kecenderungan kalau ia sedang berusaha menutupi kejahatannya. Kalau sampai orang lain terpilih, maka kejahatan tersebut bisa jadi terbongkar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandji memang tidak secara gamblang kalau ada yang berusaha ditutup-tutupi oleh Jokowi, sehingga menempatkan putra sulungnya menjadi wapres. Namun, sebagian netizen sudah berasumsi demikian jika melihat contoh-contoh yang lalu. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Melihat Dinasti Politik dari Dua Sisi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7365" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pandji Pragiwaksono dalam Siniar Total Politik (<a href="https://www.intipseleb.com/gaya-hidup/97069-apa-itu-asian-value-di-podcast-total-politik-dan-pandji-pragiwaksono">IntipSeleb</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Indikasi dinasti politik Jokowi membuat Pandji merasa khawatir kalau ini akan membuat dinasti-dinasti yang ada di daerah akan semakin subur karena pusatnya saja memberi contoh demikian. Lantas, kita kembali ke pertanyaan awal: dinasti politik itu boleh atau tidak? </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Penulis akan mencoba membahas dari kedua sisi, yakni pro dan kontra. Untuk yang pro dinasti, alasannya adalah <strong>semua warga negara memiliki hak politik yang sama</strong>. Tidak mungkin hanya karena anak seseorang, lantas ia kehilangan hak untuk menjadi bagian dari pemerintahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, meskipun ia anak atau saudara seseorang, <strong>yang tetap menentukan terpilih atau tidaknya adalah rakyat</strong>, sehingga ya sah-sah saja untuk maju. Penulis tidak paham apa yang dimaksud dengan <em>Asian value </em>yang disebutkan oleh pembawa acara siniar Total Politic, jadi Penulis tidak akan membahas tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk yang kontra, seperti yang sudah Penulis singgung di atas, ada <strong>kekhawatiran penyalahgunaan kekuasaan</strong> seperti yang sudah-sudah. Dengan memiliki banyak anggota keluarga di kapal yang sama, mereka bisa mengendalikan banyak hal semau mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, dinasti politik di Indonesia juga tumbuh subur karena mayoritas pemilih kita tidak memilih berdasarkan gagasan calonnya, <strong>melainkan kenal atau tidaknya</strong>. Embel-embel anak presiden akan lebih mudah diingat dibandingkan sosok intelektual yang tidak dikenal masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebutlah yang membuat dinasti politik di Indonesia bisa bertahan. Meskipun ayah atau kakaknya pernah terjerat kasus, anak atau adiknya bisa tetap terpilih di pemilu berikutnya. Ini yang membuat banyak orang berpendapat kalau dinasti politik tidak cocok untuk di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya karena demografi pemilih, dinasti politik juga berpotensi <strong>melakukan kecurangan untuk melanggengkan dinastinya</strong>. Sebagai <em>incumbent</em>, pasti ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memastikan bahwa keluarganya sendiri yang akan terpilih di pemilu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dinasti Politik Tanpa Jeda</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7366" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/dinasti-politik-boleh-tidak-artikel-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sukarno dan Megawati (<a href="https://www.harianhaluan.com/news/pr-105903448/beratnya-jadi-anak-soekarno-megawati-bercerita-kisahnya-diajak-keluar-negeri-endingnya-begini">Harian Haluan</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu indikasi dinasti politik yang paling dikhawatirkan adalah <strong>bagaimana mereka bisa berkuasa tanpa jeda</strong>. Setelah suami, istrinya. Setelah istri, anaknya. Setelah anaknya, menantunya. Begitu seterusnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sukarno ke Megawati ada jarak puluhan tahun, sehingga tidak masuk kriteria di atas. Di antara kedua presiden tersebut, ada tiga presiden lainnya yang sempat memimpin negara kita. Antara Theodore Roosevelt (1901–1909) dan Franklin D. Roosevelt (1933–1945) yang hanya sebatas kerabat pun jaraknya cukup jauh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seandainya Jokowi tidak terburu-buru dan baru memajukan Gibran di tahun 2029 (sehingga tidak perlu mengubah undang-undang yang ada melalui MK), mungkin permasalahan dinasti politik ini tidak akan seramai sekarang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi, tak ada jeda antara masa berkuasa Jokowi sebagai presiden dan Gibran sebagai wapres Prabowo, sehingga kesan dinasti politik semakin kental. Belum lagi saat ini ada banyak keluarga dan orang dekatnya yang akan ikut terjun ke dunia politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi yang pro-Jokowi, mereka mungkin akan berpendapat bahwa mereka puas dengan apa yang telah Jokowi lakukan selama ini, sehingga wajar jika mereka memilih anaknya yang akan meneruskan kinerja bagus bapaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/">pasangan Prabowo-Gibran</a> juga dipilih oleh 58% masyarakat Indonesia, yang artinya mereka tidak keberatan jika anak presiden akan menggantikan peran bapaknya, walau masih dalam kapasitas sebatas wapres. Sekali lagi, bagi mereka <strong>suara rakyat yang menentukan</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Di serial <em>Naruto</em>, <a href="https://whathefan.com/animekomik/dinasti-politik-ala-naruto/">dinasti politik di desa Konoha</a> tempat Naruto tinggal sudah menjadi hal yang biasa. Naruto yang merupakan Hokage ke-7 merupakan anak dari Hokage ke-4. Namun, karena ini cerita fiksi, tentu para pemimpin tersebut digambarkan sesempurna mungkin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di dunia nyata, rasanya sulit sekali membayangkan kalau dinasti politik akan sesempurna di serial <em>Naruto</em>. Kasus Ratu Atut dan banyak lagi lainnya menjadi bukti kalau dinasti politik di Indonesia hanya digunakan untuk<strong> memperkuat kekuasaan</strong> sekaligus<strong> menutupi kejahatan yang telah dibuat</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejauh ini, dinasti politik Jokowi belum terbukti secara hukum melakukan hal yang salah, walau mungkin secara moral dan etika dapat diperdebatkan. Menarik untuk disimak apakah ke depannya dinasti politik ini akan terbukti &#8220;bersih&#8221; atau justru terseret kasus seperti yang terjadi pada dinasti politik lainnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Permasalahan dinasti politik ini tampaknya masih akan menjadi isu hangat dalam beberapa waktu ke depan. Sebagai masyarakat, silakan menilai sendiri apakah dinasti politik di Indonesia boleh dilakukan atau tidak berdasarkan beberapa pertimbangan di atas.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 6 Juni 2024, terinspirasi setelah menonton <em>podcast </em>Total Politik yang mengundang Pandji Pragiwaksono</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumber Artikel: </p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://ideas.repec.org/p/pra/mprapa/48380.html">Political dynasties and poverty: Resolving the “chicken or the egg” question (repec.org)</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Political_family">Political family &#8211; Wikipedia</a></li>



<li><a href="https://www.kompas.com/tren/read/2024/06/06/210000965/sosok-arie-putra-dan-budi-adiputro-host-total-politik-yang-tuai-sorotan#:~:text=KOMPAS.com%20%2D%20Arie%20Putra%20dan,6%2F6%2F2024).">Sosok Arie Putra dan Budi Adiputro, Host Total Politik yang Tuai Sorotan (kompas.com)</a></li>



<li><a href="https://thediplomat.com/2022/06/singapore-after-the-lee-political-dynasty/">Singapore After the Lee Political Dynasty – The Diplomat</a></li>



<li><a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240606100620-617-1106529/karpet-merah-kaesang-ke-pilgub-jakarta-di-balik-putusan-ma-yang-kilat">Karpet Merah Kaesang ke Pilgub Jakarta di Balik Putusan MA yang Kilat (cnnindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://nasional.kompas.com/read/2018/03/02/07292391/6-dinasti-politik-dalam-pusaran-korupsi-suami-istri-hingga-anak-orangtua?page=all">6 Dinasti Politik dalam Pusaran Korupsi, Suami-Istri hingga Anak-Orangtua Bersekongkol Halaman all &#8211; Kompas.com</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/dinasti-politik-di-kursi-kekuasaan-boleh-atau-tidak/">Dinasti Politik di Kursi Kekuasaan: Boleh atau Tidak?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/dinasti-politik-di-kursi-kekuasaan-boleh-atau-tidak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cancel Culture untuk Para Koruptor</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/cancel-culture-untuk-para-koruptor/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/cancel-culture-untuk-para-koruptor/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2021 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[cancel culture]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[negara]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belakangan ini, isu cancel culture kerap terdengar dan muncul di linimasa media sosial. Penyebabnya, ada beberapa public figure yang melakukan sebuah perbuatan tidak terpuji dan mereka dianggap layak untuk mendapatkan pengucilan dari masyarakat. Tentu cancel culture mendapatkan pro-kontra di antara masyarakat. Yang pro mengatakan hal tersebut perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera dan tidak akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/cancel-culture-untuk-para-koruptor/">Cancel Culture untuk Para Koruptor</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Belakangan ini, isu <em><strong>cancel culture </strong></em>kerap terdengar dan muncul di linimasa media sosial. Penyebabnya, ada beberapa <em>public figure</em> yang melakukan sebuah perbuatan tidak terpuji dan mereka dianggap layak untuk mendapatkan pengucilan dari masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentu <em>cancel culture </em>mendapatkan pro-kontra di antara masyarakat. Yang pro mengatakan hal tersebut perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera dan tidak akan dilakukan oleh pihak lain. Yang kontra menyebutkan kalau semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penulis sendiri belum bisa memutuskan lebih condong ke arah yang mana. Akan tetapi, Penulis sangat menyetujui jika <em>cancel culture </em>ini diterapkan kepada para koruptor yang sudah merugikan negara demi nafsunya semata.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Apa Itu <em>Cancel Culture?</em></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari <em>Merriam-Webster</em>, <em>cancel culture </em>adalah:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>&#8220;The practice or tendency of engaging in mass canceling as a way of expressing disapproval and exerting social pressure.&#8221;</p><p>&#8220;Praktik atau kecenderungan terlibat dalam pembatalan massal sebagai cara untuk mengungkapkan ketidaksetujuan dan memberikan tekanan sosial.&#8221;</p></blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh mudah dari penerapan <em>cancel culture </em>adalah melalui kasus Saiful Jamil setelah ia keluar penjara. Banyak masyarakat yang melayangkan protes dan memboikot saluran televisi yang membuat acara khusus untuknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari beberapa berita yang Penulis baca, intinya beberapa masyarakat tersebut menganggap kejahatan seksual yang dilakukan olehnya tidak termaafkan dan tidak layak untuk memiliki acara sendiri setelah bebas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini kerap dianggap mematikan rezeki orang, tetapi ada juga yang menganggap bahwa itu adalah konsekuensi dari perbuatan buruknya di masa lalu. Perkembangan kasus ini sendiri tidak Penulis ketahui karena memang tidak terlalu tertarik.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><em>Cancel Culture </em>untuk Para Koruptor</h2>



<p class="wp-block-paragraph">(Sebelumnya Penulis minta maaf jika ternyata pendapat di bawah ini sudah diterapkan oleh hukum negara kita. Penulis tidak bisa menemukan data pendukung yang menyebutkan jika pendapat ini sudah diterapkan.)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggap saja <em>cancel culture </em>sah untuk dilakukan, Penulis sangat berharap jika <em>cancel culture </em>juga bisa diterapkan untuk para koruptor. Dengan kata lain, <strong>semua hak politiknya akan dicabut seumur hidup</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misal seorang bupati terlibat dalam kasus korupsi, artinya seumur hidup dia tidak akan boleh lagi mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah di mana pun dan dalam tingkat apapun. Dia juga tidak boleh berafiliasi dengan partai politik mana pun. Menjadi anggota dewan pun tidak boleh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota dewan yang terlibat kasus suap pun tidak boleh mencalonkan diri untuk kembali setelah menyelesaikan masa tahanannya (yang seringnya sangat singkat). Mau DPR hingga DPRD, ia tidak boleh lagi menjadi perwakilan rakyat dari fraksi partai mana pun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayangnya, setahu Penulis hal tersebut tidak pernah menjadi kenyataan. Penulis pernah membaca di suatu media kalau banyak calon kepala daerah yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya, seorang koruptor tetap memiliki hak politiknya dan boleh berpolitik. Para mantan koruptor ini pun kembali punya &#8220;peluang&#8221; untuk mengulangi kesalahan yang sama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itulah, Penulis menginginkan adanya penerapan <em>cancel culture </em>bagi para koruptor dengan cara dicabut hak politiknya seumur hidup. Mau dibilang menghalangi rezeki orang ya biar, <em>mong </em>mereka juga sudah duluan menghalangi rezeki orang lain.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun terdengar bagus dan bisa menimbulkan efek jera, Penulis ragu jika <em>cancel culture </em>untuk koruptor ini bisa diterapkan di Indonesia. Kok menambah berat hukuman mereka, berita terbaru malah menyebutkan remisi untuk mereka akan semakin mudah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Entah bagaimana cara mengatasi permasalahan korupsi bangsa ini. Rasanya meskipun yang menjadi presiden adalah Naruto Uzumaki sekalipun, sulit untuk memberantas korupsi dari akarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akan tetapi, semoga saja pada akhirnya kita akan memiliki pemerintah yang berani tegas menangani masalah korupsi dan tercipta peraturan yang akan mencabut semua hak politik koruptor seumur hidup.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 1 November 2021, terinspirasi setelah merasa kalau <em>cancel culture </em>bisa menjadi hukuman yang cocok untuk para koruptor</p>



<p class="wp-block-paragraph">Foto: <a href="https://radiowest.kuer.org/post/bari-weiss-cancel-culture">Radiowest &#8211; KUER</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/cancel-culture-untuk-para-koruptor/">Cancel Culture untuk Para Koruptor</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/cancel-culture-untuk-para-koruptor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK dan Upaya untuk Menggembosinya</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 May 2021 10:11:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[negara]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[TWK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4969</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa minggu terakhir, kerap muncul berita tentang KPK. Alasannya, ada 75 anggota KPK yang dinonaktifkan karena tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Novel Baswedan. Soal-soal tes ASN tersebut juga disorot oleh masyarakat. Ada banyak pertanyaan &#8220;aneh&#8221; yang muncul dan dianggap tidak relevan dengan KPK. Salah satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya/">KPK dan Upaya untuk Menggembosinya</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Beberapa minggu terakhir, kerap muncul berita tentang KPK. Alasannya, ada 75 anggota KPK yang dinonaktifkan karena tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Novel Baswedan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Soal-soal tes ASN tersebut juga disorot oleh masyarakat. Ada banyak pertanyaan &#8220;aneh&#8221; yang muncul dan dianggap tidak relevan dengan KPK. Salah satu anggota KPK, <strong>Tata Khoiriyah</strong>, menceritakan serangkaian TWK yang telah dijalani.</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">***</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari <em>Sindonews</em>, ujian pertama yang harus dilakukan adalah tes tulis yang berisi 200 soal berbentuk <em>closed question </em>dengan skala pilihan 1-5, di mana semakin besar angka yang dipilih menunjukkan kita semakin setuju dengan pertanyaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pertanyaan absurd yang muncul adalah &#8220;apakah semua orang China itu sama&#8221;. Entah mengapa seolah ada penggiringan opini dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan seperti ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tes tulis selanjutnya adalah sesi esai, di mana peserta tes diminta memberikan pandangannya dari berbagai hal seperti FPI, Rizieq Shihab, HTI, paham komunis, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di keesokan harinya, ada sesi wawancara selama satu jam. Pertanyaan yang diajukan seputar implementasi pancasila. Ada juga pertanyaan yang tidak memiliki relevansi dengan pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh pertanyaan yang dianggap tidak relevan adalah &#8220;apakah peserta mengucapkan selamat hari raya pada agama lain&#8221;, &#8220;apakah sudah menikah/punya pacar&#8221;, &#8220;apa aliran agama keluarga&#8221;, &#8220;apa yang dilakukan ketika menemukan konten radikalisme&#8221;, dan lain sebagainya.</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">***</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, telah beredar kabar dari peserta tes lain tentang pertanyaan-pertanyaan absurd di soal TWK. Contohnya adalah &#8220;apakah bersedia lepas hijab&#8221;, &#8220;apakah membaca doa qunut&#8221;, &#8220;sikap tentang LGBT&#8221;, dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk soal esai, ada beberapa pertanyaan seperti &#8220;UU ITE mengancam kebebasan berpendapat&#8221;, &#8220;agama adalah hasil pemikiran manusia&#8221;, &#8220;penista agama harus dihukum mati&#8221;, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat yang kritis pun menilai kejanggalan TWK ini sebagai upaya menggembosi KPK dari dalam dan dipimpin sendiri oleh ketua KPK. Beberapa tokoh juga mengeluarkan opini yang senada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak main-main, yang memberikan kecaman terhadap keputusan ini adalah tokoh-tokoh besar seperti <strong>Faisal Basri</strong>, <strong>Prof. Emil Salim</strong>, <strong>Busyro Muqoddas</strong>, hingga <strong>Alissa Wahid</strong>. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Indonesia Corruption Watch (ICW)</strong> juga mengeluarkan pendapatnya dengan mengatakan penonaktifan anggota ini dilakukan untuk menghambat kasus korupsi skala besar yang tengah diusut seperti dari dugaan korupsi bansos, suap benih lobster, KTP elektronik, dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal lain yang disorot adalah masalah transparasi dari TWK. Tidak diumumkan berapa skor peserta, apa kesimpulanya, dan lain-lain. Hanya ada daftar nama yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">KPK tentu membela diri. Melalui juru bicaranya, TWK dibuat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Soal-soal yang ada di dalamnya pun dibuat bersama badan-badan terkait. Selain itu, pengangkatan anggota KPK sebagai ASN sudah sesuai Undang-Undang yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di kalangan tokoh dan masyarakat pun ada yang mendukung hasil TWK tersebut, walau orang yang mendukung tetap itu-itu saja. Seperti biasa, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/polarisasi-masyarakat/">masyarakat terpolarisasi</a> menjadi dua kutub yang berseberangan.</p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph">***</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan KPK sebenarnya bukan barang baru. Sejak dulu, selalu ada upaya-upaya yang membuat kekuatan KPK tidak lagi garang. Mungkin Pembaca ingat banyaknya kasus yang tiba-tiba muncul dan menjerat jajaran ketua KPK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanya saja, penonaktifan anggota KPK sebanyak 75 orang (dari sekitar 1.200 orang lebih) rasanya baru terjadi kali ini. Walaupun diamanatkan Undang-Undang hasil revisi yang sempat menjadi kontroversi juga, keputusan ini terasa sarat dengan kepentingan pihak-pihak tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai artikel ini ditulis, KPK masih bergeming dari desakan masyarakat untuk membatalkan keputusan penonaktifan tersebut. Yang jelas, Penulis semakin khawatir dengan integritas KPK dalam memberantas korupsi, permasalahan terbesar yang selalu menjadi musuh utama kita.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 16 Mei 2021, terinspirasi setelah membaca banyak berita seputar KPK</p>



<p class="wp-block-paragraph">Foto: <a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://harianmomentum.com/read/32843/kpk-geledah-pt-gmp-lampung">Harian Momentum</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list"><li> <a href="https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/08/191347565/3-soal-tes-pegawai-kpk-yang-undang-kontroversi?page=all">3 Soal Tes Pegawai KPK yang Undang Kontroversi Halaman all &#8211; Kompas.com</a></li><li><a href="https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011873191/daftar-pertanyaan-aneh-tes-asn-kpk-ada-habib-rizieq-islam-apa-hak-homoseksual-hingga-hal-gaib?page=4">Daftar &#8216;Pertanyaan Aneh&#8217; Tes ASN KPK, Ada Habib Rizieq, Islam Apa, Hak Homoseksual, hingga Hal Gaib &#8211; Pikiran-Rakyat.com &#8211; Halaman 4</a></li><li><a href="https://nasional.sindonews.com/read/427964/13/pegawai-kpk-ungkap-sejumlah-pertanyaan-aneh-dalam-tes-wawasan-kebangsaan-1621087504/15">Pegawai KPK Ungkap Sejumlah Pertanyaan Aneh dalam Tes Wawasan Kebangsaan | Halaman 2 (sindonews.com)</a></li><li><a href="https://www.bbc.com/indonesia/majalah-56979604">&#8216;Perang narasi&#8217; warganet atas pembebastugasan 75 pegawai KPK, mulai dari puisi, ajakan boikot hingga isu Taliban &#8211; BBC News Indonesia</a></li></ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya/">KPK dan Upaya untuk Menggembosinya</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/kpk-dan-upaya-untuk-menggembosinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Andai Partai Politik Dibiayai Oleh Negara</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/andai-partai-politik-dibiayai-oleh-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 16:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[ILC]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[partai]]></category>
		<category><![CDATA[partai politik]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Rizal Ramli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3512</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam banyak kesempatan, Penulis sering melihat Rizal Ramli di acara Indonesia Lawyers Club (ILC). Penulis menyukai gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan to the point, meskipun kesannya sangat mengkritik pemerintahan yang sekarang. Jika Penulis amati, ada satu poin yang sering ia singgung, termasuk ketika ILC edisi ulang tahun TV One minggu kemarin. Poin tersebut adalah mengenai pembiayaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/andai-partai-politik-dibiayai-oleh-negara/">Andai Partai Politik Dibiayai Oleh Negara</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam banyak kesempatan, Penulis sering melihat Rizal Ramli di acara <em>Indonesia Lawyers Club </em>(ILC). Penulis menyukai gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan <em>to the point,</em> meskipun kesannya sangat mengkritik pemerintahan yang sekarang.</p>
<p>Jika Penulis amati, ada satu poin yang sering ia singgung, termasuk ketika ILC edisi ulang tahun TV One minggu kemarin. Poin tersebut adalah mengenai pembiayaan partai politik oleh negara.</p>
<h3>Akar Korupsi</h3>
<p>Menurut beliau, salah satu akar dari korupsi di Indonesia adalah <strong>budaya </strong><em><strong>money politic</strong> </em>yang seolah tak ada obatnya. Mau <em>nyaleg </em>atau apapun, pasti butuh keluar duit milyaran rupiah.</p>
<p>Hal ini membuat biaya politik kita sangat tinggi. Ujung-ujungnya, yang terpilih akan memikirkan cara agar uang yang telah dikeluarkan bisa kembali, kalau bisa lebih ya tambah bagus. Ini menjadi lingkaran setan yang tak terputus.</p>
<p>Salah satu cara mengumpulkan dana itu, kata Rizal, ya dengan metode <em>colong</em> anggaran. Estimasi beliau menyebutkan uang negara yang disalahgunakan mencapai 50 triliun setiap tahunnya.</p>
<p>Meskipun tidak disinggung oleh Rizal, Penulis menangkap ada pesan tersirat bahwa partai membutuhkan dana untuk biaya operasional harian.  Tidak mungkin mereka hanya bergantung dari iuran anggota semata.</p>
<p>Hal ini membuat mereka membuka tangan bagi pengusaha-pengusaha untuk menjadi donatur mereka. Timbal baliknya, para pengusaha ini akan mendapatkan berbagai &#8220;kemudahan&#8221; jika partai yang didukung menang. Penulis kira sudah banyak contohnya.</p>
<p>Apalagi, sekarang partai politik juga dilarang memiliki badan usaha sebagai sumber pemasukan dana. Alhasil, KKN pun semakin merajarela dan tak terbendung.</p>
<h3>Dibiayai Oleh Negara</h3>
<p>Di beberapa negara seperti Belanda, partai politik dibiayai oleh negara sehingga para calon bisa fokus menjual ide mereka. Estimasi Rizal menyebutkan kita hanya perlu menganggarkan 6 triliun setiap tahunnya.</p>
<p>Secara teori, ada banyak manfaat lain dengan adanya pembiayaan dari negara ini. Contohnya, pengawasan anggaran atau sistem audit yang lebih mudah, mengurangi gap antara partai besar dan kecil, dan lain sebagainya.</p>
<p>KPK pun mendukung usulan ini, mengingat uang adalah sumber masalah di dunia perpolitikan. Partai politik juga tak perlu pusing mencari dana untuk mengasapi dapurnya.</p>
<p>Dari beberapa sumber yang Penulis baca, partai-partai banyak yang mendukung konsep ini, walaupun ada beberapa partai yang juga meragukannya.</p>
<p>Hanya saja, nampaknya realisasinya masih sangat jauh mengingat akan sulit jika benar-benar hanya mengandalkan APBN semata. Entah bagaimana formula yang paling pas untuk masalah ini.</p>
<p>Apakah dengan pembiayaan partai politik otomatis jumlah KKN akan berkurang? Belum tentu, karena selain tingginya <em>money politic,</em> KKN terjadi karena adanya niat dan kesempatan.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Penulis mengakui bahwa dirinya adalah orang yang awam terhadap politik. Walaupun begitu, Penulis memutuskan untuk tidak apatis dan mengikuti perkembangan yang ada.</p>
<p>Caranya adalah dengan membaca berita dan menonton tayangan-tayangan seperti ILC jika topiknya menarik. Menulis artikel ini juga menjadi salah satu sarana kepedulian Penulis terhadap perkembangan dunia politk kita, meskipun dampaknya sangat teramat kecil.</p>
<p>Terkait masalah pembiayaan partai politik oleh negara, tidak banyak komentar yang bisa Penulis berikan. Pasti dibutuhkan banyak kajian dan penelitian sebelum membuat keputusan seperti itu.</p>
<p>Setidaknya, usulan dari Rizal Ramli tersebut bisa dicatat. Siapa tahu, jika diimplementasikan akan membawa dampak positif untuk negara kita tercinta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 17 Februari 2020, terinspirasi dari pidato Rizal Ramli di acara <em>Indonesia Lawyers Club</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.starsinsider.com/lifestyle/323499/countries-with-the-highest-and-lowest-levels-of-corruption">Stars Insider</a></p>
<p>Sumber Artikel: <a href="https://news.detik.com/berita/d-4331080/100-setuju-parpol-dibiayai-negara-gerindra-singgung-biaya-imf-wb">Detik 1</a>, <a href="https://news.detik.com/berita/d-4331976/pro-kontra-usulan-parpol-dibiayai-pemerintah">Detik 2</a>, <a href="https://www.youtube.com/watch?v=9gsxRg3_XRA">YouTube</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/andai-partai-politik-dibiayai-oleh-negara/">Andai Partai Politik Dibiayai Oleh Negara</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
