<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>logo Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/logo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/logo/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 14:16:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>logo Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/logo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>whatheFAN Punya Logo Baru di Tahun 2026 Ini</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/whathefan-punya-logo-baru-di-tahun-2026-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/whathefan-punya-logo-baru-di-tahun-2026-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 14:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[whathefan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8536</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sama seperti tahun 2025 kemarin, tulisan pertama whatheFAN di tahun 2026 juga baru ditulis pada bulan Februari. Karena berbagai macam hal, menulis di blog ini belakangan justru menjadi beban bagi Penulis. Penulis belum menghitung jumlah pasti berapa artikel yang ditulis sepanjang tahun 2025, tapi yang jelas tahun tersebut menjadi tahun terseret sejak blog ini dibuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/whathefan-punya-logo-baru-di-tahun-2026-ini/">whatheFAN Punya Logo Baru di Tahun 2026 Ini</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-pertama-whathefan-di-2025/">Sama seperti tahun 2025 kemarin</a>, tulisan pertama whatheFAN di tahun 2026 juga baru ditulis pada bulan Februari. Karena berbagai macam hal, <a href="https://whathefan.com/pengalaman/ketika-hobi-menulis-blog-justru-terasa-menjadi-beban/">menulis di blog ini belakangan justru menjadi beban</a> bagi Penulis.</p>



<p>Penulis belum menghitung jumlah pasti berapa artikel yang ditulis sepanjang tahun 2025, tapi yang jelas tahun tersebut menjadi tahun terseret sejak blog ini dibuat pada tahun 2018.</p>



<p>Menyadari hal tersebut, tentu Penulis berusaha untuk mencari jalan keluar agar dirinya bisa kembali semangat menulis di blog. Jalan pertama yang Penulis ambil di awal tahun ini adalah memutuskan untuk mengganti logo whatheFAN.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/indonesia-tanpa-ujian-nasional-banner2-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/indonesia-tanpa-ujian-nasional-banner2-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/indonesia-tanpa-ujian-nasional-banner2-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/indonesia-tanpa-ujian-nasional-banner2-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/indonesia-tanpa-ujian-nasional-banner2.jpg 1280w " alt="Indonesia Tanpa Ujian Nasional (Bagian 2)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/indonesia-tanpa-ujian-nasional-bagian-2/">Indonesia Tanpa Ujian Nasional (Bagian 2)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Perubahan dari Whathefan! menjadi whatheFAN</h2>



<p>Ketika pertama kali membuat blog ini, Penulis menuliskannya sebagai <strong>Whathefan!</strong>, dengan huruf kapital di huruf W dan tanda seru di akhir. Dulu, alasannya adalah karena nama tersebut seperti seruan terkejut dalam konotasi positif.</p>



<p>Kini, penulis memutuskan untuk melakukan sedikit <em>rebranding</em>. dengan mengubahnya menjadi huruf kecil semua di kata &#8220;whathe&#8221; dan kapital semua untuk kata &#8220;FAN&#8221;. Penulis juga menghilangkan tanda seru di akhir nama.</p>



<p>Makna dari perubahan ini adalah Penulis ingin kembali ke akar mengapa Penulis membuat blog ini, yakni <strong>sebagai wadahnya untuk menuangkan semua isi pikirannya</strong> sesuai dengan <em>tagline</em> yang diusung sejak awal.</p>



<p class="has-text-align-center"><em><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Apa yang terpikir, apa yang tertuang</mark></em></p>



<p>Salah satu alasan mengapa kegiatan menulis blog terasa menjadi beban adalah karena ekspektasi Penulis sendiri harus membuat tulisan sebagus dan sesempurna mungkin untuk Pembaca. Orientasinya jadi bergeser ke orang lain, bukan diri sendiri.</p>



<p>Oleh karena itu, penekanan kata &#8220;FAN&#8221; di logo adalah simbol untuk kembali berfokus kepada diri sendiri. Menulis di blog ini harus menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk Penulis, <em>mong</em> namanya juga hobi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Makna Pergantian Logo whathefan</h2>



<p>Penekanan kata &#8220;FAN&#8221; bukan hanya dari perbedaan jenis <em>font</em>, tapi juga pemilihan warna. Untuk kata &#8220;whathe&#8221;, Penulis menggunakan warna abu-abu (#d1d1d1) dan warna putih (#ffffff) untuk kata &#8220;FAN&#8221;.</p>



<p>Waktu membuat logo lama, Penulis hanya memilih satu <em>font</em>, yakni <strong>Stereofidelic</strong> dengan alasan terkesan seru dan asyik. Tak ada proses desain rumit, Penulis hanya menulis kata Whathefan! menggunakan <em>font </em>tersebut.</p>



<p>Nah, di logo baru ini Penulis menggunakan dua <em>font </em>yang berbeda, yakni <strong>Alice</strong> (Serif) untuk &#8220;whathe&#8221; dan <strong>Montserrat Bold</strong> (Sans Serif) untuk &#8220;FAN&#8221;. Dua jenis <em>font </em>ini cukup kontras dan Penulis anggap bisa melambangkan penekanan ke diri sendiri.</p>



<p>Awalnya, Penulis hendak menggunakan <em>full </em>Montserrat Bold dan <em>italic </em>untuk logo baru. Warna identitas hitam (#000000) juga berubah jadi merah (#9e0b0f) dan ada tambahan garis di bawah kata &#8220;FAN&#8221; sebagai penambahan penekanan.</p>



<p>Hanya saja, ketika dilihat-lihat, logo tersebut justru terlihat seperti logo Simpati atau Supreme versi KW. Ketika melakukan jajak pendapat singkat, logo tersebut juga dianggap jelek. Alhasil, Penulis pun mengubah desain logo tersebut menjadi seperti yang terlihat sekarang.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" width="400" height="70" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-baru-whathefan-7-2026.png" alt="" class="wp-image-8528" style="width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-baru-whathefan-7-2026.png 400w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-baru-whathefan-7-2026-300x53.png 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Logo Baru yang Batal Digunakan</figcaption></figure>



<p>Sebagai tambahan, bentuk <em>font </em>untuk isi artikel pun Penulis ubah ke Montserrat agar ada konsistensi. Semoga saja bentuk <em>font </em>ini bisa lebih nyaman untuk mata para Pembaca sekalian.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Logo Baru, Harapan Baru</h2>



<p>Salah satu <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/resolusi-tahun-baru-setiap-hari/">resolusi tahunan Penulis</a> adalah semakin konsisten dalam menulis blog. Sayangnya resolusi tersebut sering berakhir gagal dan jumlah artikel tiap tahun justru mengalami penurunan yang menyedihkan.</p>



<p>Mengganti nama dan logo yang telah digunakan selama delapan tahun terakhir merupakan upaya Penulis untuk <strong>kembali membangkitkan semangat menulis blog seperti dulu lagi</strong>. </p>



<p>Anggap saja ini proses reset dan memulai lembaran baru, walau sebenarnya ya enggak baru-baru amat karena artikel-artikel lama juga masih ada. Mengingat <a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-whathefan-yang-ke-1000/">Penulis sudah membuat 1.000 lebih artikel</a>, ini adalah titik awal untuk 1.000 artikel selanjutnya.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga ingin kembali membangkitkan akun Instagram blog ini yang sudah lama mati suri. Penulis ingin membuatnya sesederhana mungkin agar tidak menjadi beban baru. Tidak perlu CTA biar mampir ke blog ini, hanya versi yang lebih singkat saja.</p>



<p>Semoga saja harapan baru bersamaan dengan logo baru ini bisa membuat Penulis bisa kembali konsisten menulis di tahun 2026.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 17 Februari 2026, terinspirasi setelah Penulis memutuskan untuk mengganti logo whathefan di tahun 2026 ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/whathefan-punya-logo-baru-di-tahun-2026-ini/">whatheFAN Punya Logo Baru di Tahun 2026 Ini</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/whathefan-punya-logo-baru-di-tahun-2026-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Logo Asian Games 2018</title>
		<link>https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/</link>
					<comments>https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 15:22:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tokoh & Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[energy of asia]]></category>
		<category><![CDATA[GBK]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[tagline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1094</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa yang punya bayangan, terinspirasi dari apakah logo Asian Games 2018? Jika ada yang menjawab terinspirasi dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK), maka selamat jawaban Anda benar! Logo Asian Games 2018 terinspirasi dari bentuk GBK dengan 8 jalurnya yang mengarah ke arah stadion. Warna-warna yang menjadi corak pada logo tersebut melambangkan dari sifat multikultural yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/">Di Balik Logo Asian Games 2018</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang punya bayangan, terinspirasi dari apakah logo Asian Games 2018? Jika ada yang menjawab terinspirasi dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK), maka selamat jawaban Anda benar!</p>
<p>Logo Asian Games 2018 terinspirasi dari bentuk GBK dengan 8 jalurnya yang mengarah ke arah stadion. Warna-warna yang menjadi corak pada logo tersebut melambangkan dari sifat multikultural yang dimiliki oleh bangsa Asia dan Indonesia.</p>
<p>Di tengah-tengah, terdapat lambang matahari <em>Olympic Council of Asia </em>(OCA). OCA atau Dewan Olimpiade Asia sendiri merupakan organisasi yang berada di bawah <em>International Olympic Council </em>(IOC), organisasi yang melaksanakan even Olimpiade.</p>
<p>OCA dibentuk pada tahun 1982 dan berkedudukan di Kuwait. Sekarang, OCa dipimpin oleh Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, yang mulai menjabat tahun 1990. OCA diberi otoritas penuh untuk melaksanakan dan mengembangkan gerakan olimpiade, serta menyelenggarakan even-even olahraga di kawasan Asia, termasuk Asian Games 2018 ini.</p>
<p>Pagelaran Asian Games tahun ini mengusung tagline <em>Energy of Asia </em>, dan diharapkan bahwa tagline ini &#8220;<em>will radiate throughout the world</em>&#8220;.</p>
<p><strong>Fun Facts tentang Asian Games 2018</strong></p>
<p>Agar tulisan ini agak sedikit lebih panjang, penulis akan menambahkan beberapa <em>key facts </em>tentang Asian Games 2018.</p>
<p>Ajang Asian Games 2018 menjadi yang pertama dalam sejarah karena baru kali ini perlombaan akan diadakan di dua kota yang berbeda, yakni Jakarta dan Palembang. Jakarta dibagi menjadi 3 <em>cluster</em>, yakni Jakarta 1 (GBK dan sekitarnya), Jakarta 2 (JIEXPO dan sekitarnya), dan Jakarta Suburb.</p>
<p>Bahkan sebenarnya bisa dikatakan bahwa Asian Games kali ini diadakan di banyak kota, karena terdapat beberapa cabang olahraga yang diadakan di Bandung, Subang, Bogor hingga Bekasi. Akan tetapi, daerah-daerah tersebut dikategorikan sebagai Jakarta Suburb <em>cluster</em>.</p>
<p>Tahun ini juga merupakan kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah tahun 1962. Lebih lengkapnya, akan dibahas pada tulisan berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 Agustus 2018, terinpirasi setelah melihat logo Asian Games 2018</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://en.asiangames2018.id/news/articles/soccer-to-be-2018-asian-games-opener/">https://en.asiangames2018.id/news/articles/soccer-to-be-2018-asian-games-opener/</a></p>
<p>Sumber Artikel: Materi Training <em>Volunteer </em>Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/">Di Balik Logo Asian Games 2018</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
