<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>memulai Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/memulai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/memulai/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2021 10:44:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>memulai Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/memulai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berhenti Khawatir</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/berhenti-khawatir/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/berhenti-khawatir/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2018 16:06:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[khawatir]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[maju]]></category>
		<category><![CDATA[memulai]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[ragu]]></category>
		<category><![CDATA[risiko]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1846</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah merasa bahwa apa yang akan kita lakukan tidak akan berhasil? Pernahkah merasa berat memulai sesuatu hanya karena kekhawatiran yang belum tentu terbukti benar? Tenang, penulis juga mengalaminya, sering malah. Hal tersebut sangat wajar. Akan tetapi, bukan berarti kita boleh membiarkan kekhawatiran menghambat langkah kita. Justru, kita harus bisa melawan balik dan mematahkan segala kekhawatiran [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/berhenti-khawatir/">Berhenti Khawatir</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah merasa bahwa apa yang akan kita lakukan tidak akan berhasil? Pernahkah merasa berat memulai sesuatu hanya karena kekhawatiran yang belum tentu terbukti benar?</p>
<p>Tenang, penulis juga mengalaminya, sering malah. Hal tersebut sangat wajar. Akan tetapi, bukan berarti kita boleh membiarkan kekhawatiran menghambat langkah kita. Justru, kita harus bisa melawan balik dan mematahkan segala kekhawatiran tersebut.</p>
<p>Mungkin pembaca sekalian juga pernah membuktikannya sendiri. Sewaktu berusaha menangkis kekhawatiran tersebut dan melakukan apa yang ingin dilakukan, ternyata kekhawatiran tersebut tidak pernah terjadi.</p>
<p>Contoh kecilnya, ya ketika penulis membuat blog ini. Sewaktu akan membuat blog ini, penulis khawatir bagaimana jika nantinya blog ini tidak terurus, bagaimana jika nanti tidak ada yang baca, dan &#8220;bagaimana jika&#8221; lainnya.</p>
<p>Sewaktu dijalani yang diawali dengan membeli domain dan hosting serta template websitenya, kekhawatiran tersebut tidak pernah terjadi. Sampai saat ini, penulis masih rutin menulis blog walaupun semenjak kerja agak tersendat.</p>
<p><strong>Khawatir</strong>, menurut definisi di KBBI, merupakan <em>takut (gelisah, cemas) terhadap suatu hal yang <span style="text-decoration: underline;">belum diketahui dengan pasti</span></em>. Kalau belum pasti, lantas mengapa perlu ditakuti hingga membuat kita urung melangkah?</p>
<p>Terkadang rasa khawatir juga muncul akibat risiko yang bisa timbul akibat pilihan kita. Akan tetapi, bukankah setiap tindakan yang kita ambil selalu memiliki konsekuensinya sendiri? Lantas mengapa merasa takut?</p>
<p>Rasa khawatir hanya akan membuat kita ragu dan takut, meskipun di sisi lain membuat kita <a href="http://whathefan.com/tips-motivasi/belajar-waspada-dari-punahnya-burung-dodo/">waspada</a>. Oleh karena itu, kita harus bisa memanfaatkan kekhawatiran tersebut menjadi sesuatu yang positif, ya salah satunya meningkatkan kewaspadaan tersebut.</p>
<p>Bolehlah ketika akan memulai hal baru atau hendak memutuskan sesuatu kekhawatiran tersebut muncul. Hanya saja, jangan sampai kekhawatiran tersebut menghambat langkah kita untuk maju. Kita harus bisa menghentikan kekhawatiran tersebut secepatnya. Percayalah, banyak kekhawatiran tersebut tidak akan pernah terjadi,</p>
<p>Cara terbaik melawan kekhawatiran adalah dengan melakukan sesegera mungkin apa yang hendak dihambat oleh kekhawatiran tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 16 Desember 2018, terinspirasi dari diri penulis sendiri yang mudah khawatir</p>
<p>Photo by <a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 xLon9 _3l__V _1CBrG" href="https://unsplash.com/@hamann">Niklas Hamann</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/berhenti-khawatir/">Berhenti Khawatir</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/berhenti-khawatir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
