<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Merah Putih Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/merah-putih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/merah-putih/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 15:36:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Merah Putih Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/merah-putih/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menatap 5 Tahun ke Depan Bersama Kabinet Merah Putih</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/menatap-5-tahun-ke-depan-bersama-kabinet-merah-putih/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/menatap-5-tahun-ke-depan-bersama-kabinet-merah-putih/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 15:31:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah dinanti-nanti, akhirnya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia untuk periode 2024 &#8211; 2029 pada hari Minggu (20/10) kemarin, mengakhiri era Joko Widodo yang menjadi presiden periode 2014 &#8211; 2024. Jelang pelantikannya, isu-isu mengenai siapa saja yang ditunjuk untuk menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran sudah banyak bermunculan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/menatap-5-tahun-ke-depan-bersama-kabinet-merah-putih/">Menatap 5 Tahun ke Depan Bersama Kabinet Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah dinanti-nanti, akhirnya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia untuk periode 2024 &#8211; 2029 pada hari Minggu (20/10) kemarin, mengakhiri era Joko Widodo yang menjadi presiden periode 2014 &#8211; 2024.</p>



<p>Jelang pelantikannya, isu-isu mengenai siapa saja yang ditunjuk untuk menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran sudah banyak bermunculan. Ada yang terdengar ngawur (seperti Rocky Gerung dan Anies Baswedan yang katanya akan gabung), ada yang akurat.</p>



<p>Pengumuman daftar menteri ini pun datang di hari yang sama dengan pelantikan Prabowo-Gibran. Bernama <strong>Kabinet Merah Putih</strong>, ini akan menjadi salah satu kabinet paling gemuk dalam sejarah Indonesia. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner.jpg 1280w " alt="Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/">Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Kabinet Merah Putih yang Gemuk</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8018" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Proses Pelantikan Menteri (<a href="https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_lantik_para_menteri_kabinet_merah_putih_di_istana_negara">Sekretariat Negara</a>)</figcaption></figure>



<p>Alasan mengapa Kabinet Merah Putih bisa gemuk adalah karena disahkannya<strong> Undang-Undang (UU) Nomor 61 Tahun 2024 tentang Kementerian Negara</strong> oleh Joko Widodo hanya beberapa hari sebelum ia lengser.</p>



<p>Sebelum UU ini disahkan, memang telah santer terdengar kalau Prabowo akan memiliki 100 menteri seperti pada era Sukarno dulu. Untungnya, jumlah kementerian yang dibuat oleh Prabowo pada akhirnya tidak mencapai 100, tapi tetap bertambah secara signifikan.</p>



<p>Tentu ada banyak alasan normatif yang melatarbelakangi keputusan tersebut, seperti memang adanya pos-pos kementerian yang terlalu luas <em>scope</em>-nya hingga masalah fleksibilitas yang dimiliki oleh presiden. </p>



<p>Namun, tentu ada suara miring yang mengiringi keputusan ini, seperti agar pembagian &#8220;kue&#8221; bisa dilakukan lebih merata di antara elit politik. Apalagi, terbukti bahwa jumlah menteri yang dimiliki Prabowo mencapai <strong>48 kementerian</strong>, bertambah 14 pos dari era Joko Widodo.</p>



<p>Perlu diingat kalau itu baru jumlah menterinya saja, karena masih ada banyak posisi-posisi yang hampir selevel dengan menteri seperti wakil menteri. Melansir dari <em>Bisnis.com</em>, total ada <strong>136 orang</strong> dengan rincian sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>48 menteri (terdiri dari 7 menteri koordinator dan 41 menteri teknis)</li>



<li>5 orang kepala lembaga</li>



<li>56 orang wakil menteri (satu kementerian bisa memiliki lebih dari satu wakil menteri, seperti Kementerian Keuangan dengan tiga wakil menteri)</li>



<li>1 orang kepala dewan</li>



<li>26 orang lainnya, termasuk Staf Khusus Presiden, Utusan Khusus Presiden, dan Ketua Mahkamah Agung</li>
</ul>



<p>Penulis tidak akan merinci siapa saja yang masuk ke dalam daftar tersebut, Pembaca bisa langsung mengaksesnya di situs <a href="https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_lantik_para_menteri_kabinet_merah_putih_di_istana_negara">Sekretariat Negara</a>. Penulis hanya akan sedikit membahas beberapa orang yang ada di dalam kabinet ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Berbincang Mengenai Beberapa Menteri di Kabinet Merah Putih</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8019" style="width:741px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden (<a href="https://nasional.kompas.com/read/2024/10/23/05000071/-populer-nasional-raffi-ahmad-dilantik-jadi-utusan-khusus-presiden-bahlil">Kompas</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam kabinet yang disusun oleh Prabowo dan Gibran, ada beberapa pola yang bisa kita temukan. Ada nama lama yang tetap pada posisinya, ada nama lama yang bergeser posisinya, ada nama yang benar-benar baru. </p>



<p>Melansir dari <em>Kompas</em>, ada 12 menteri Jokowi yang tetap menempati pos yang sama dengan periode sebelumnya. Contohnya adalah<strong> Sri Mulyani </strong>sebagai Menteri Keuangan dan<strong> Erick Thohir</strong> sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). </p>



<p>Lalu, ada empat nama menteri lama yang digeser untuk menempati posisi lain. Contoh paling terlihat adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) <strong>Budi Arie Setiadi</strong>, yang selama menjabat kerap mengundang kontroversi, kini akan menjadi Menteri Koperasi.</p>



<p>Tentu Prabowo-Gibran memiliki pertimbangannya sendiri untuk memilih mereka tetap bertahan di kabinet. Mungkin karena dianggap mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, mungkin karena ingin melanjutkan program-program dari periode sebelumnya, mungkin karena &#8220;titipan&#8221;, ada banyak kemungkinannya.</p>



<p>Nah, selain 16 nama tersebut, bisa dibilang mereka semua adalah orang baru yang pada periode sebelumnya tidak menjabat sebagai menteri, seperti <strong>Fadli Zon </strong>(Menteri Kebudayaan) dan <strong>Maruarar Sirait </strong>(Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman).</p>



<p>Bahkan, ada juga mantan lawan Prabowo-Gibran di pemilu presiden (pilpres) 2024, yakni <strong>Abdul Muhaimin Iskandar </strong>alias<strong> Cak Imin</strong> sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Ini memperpanjang &#8220;rekor&#8221; Cak Imin (dan PKB) yang selalu berada di pihak pemerintah selama 20 tahun terakhir.</p>



<p>Sebagai catatan, ada juga yang dulu sekali pernah menjadi menteri, dan kini kembali menjadi menteri, seperti <strong>Yusril Ihza Mahendra</strong>. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara ketika zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).</p>



<p>Hal menarik lainnya adalah banyaknya nama <em>public figure </em>yang berhasil masuk ke dalam lingkaran istana. Contohnya adalah <strong>Giring Ganesha</strong> (Wakil Menteri Kebudayaan) dan <strong>Taufik Hidayat</strong> (Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga).</p>



<p>Tak hanya itu, ada juga <strong>Raffi Ahmad </strong>(Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni), <strong>Gus Miftah</strong> (Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan), hingga <strong>Yovie Widianto</strong> (Staf Khusus Presiden).</p>



<p></p>



<h2 class="wp-block-heading">Menatap Lima Tahun ke Depan Bersama Kabinet Merah Putih</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8020" style="width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/kabinet-merah-putih-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Abdul Mu&#8217;ti sebagai Kemendikdasmen (<a href="https://muhammadiyah.or.id/2024/10/sambutan-perdana-abdul-muti-sebagai-menteri-pendidikan-dasar-dan-menengah-diselimuti-suasana-lucu-dan-haru/">Muhammadiyah</a>)</figcaption></figure>



<p>Tentu terlalu dini untuk menghakimi kinerja para menteri Kabinet Merah Putih. Lha <em>mong </em>mereka saja masih mendapatkan &#8220;pembekalan&#8221; dari Prabowo dan dikirim ke Magelang. Perlu diakui kalau langkah tersebut cukup menarik karena rasanya belum pernah dilakukan sebelumnya.</p>



<p>Namun, sebagai masyarakat Indonesia, baik yang kemarin waktu pilpres memilih Prabowo-Gibran maupun tidak, tentu<strong> kita menaruh harap kepada nama-nama yang masuk ke dalam kabinet Prabowo-Gibran agar bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi</strong>.</p>



<p>Penulis pribadi memberikan perhatian khusus kepada pemecahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi tiga kementerian, yakni menjadi:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dipimpin oleh <strong>Abdul Mu’ti</strong></li>



<li>Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek), dipimpin oleh <strong>Satryo Soemantri Brojonegoro</strong></li>



<li>Kementerian Kebudayaan, dipimpin oleh <strong>Fadli Zon</strong></li>
</ol>



<p>Seperti yang kita tahu, pendidikan Indonesia selama era Joko Widodo kerap mendapat kritikan, mulai dari masalah zonasi hingga kurikulum Merdeka. Belum lagi masalah viralnya pelajar Indonesia yang tidak bisa menjawab pertanyaan seputar pengetahuan dasar.</p>



<p>Penulis sedikit optimis dengan penunjukkan Abdul Mu&#8217;ti sebagai Kemendikdasmen, mengingat latar belakang beliau yang memang dari dunia pendidikan. Semoga saja para menteri yang baru bisa memperbaiki berbagai masalah pendidikan bangsa kita.</p>



<p>Untuk pos-pos kementerian yang lain, Penulis belum mau berkomentar banyak. Memang ada beberapa nama yang cukup bikin was-was, tapi tak sedikit yang bisa menumbuhkan optimisme. Sekali lagi, sekarang masih terlalu dini untuk menilai mereka.</p>



<p>Yang jelas, terlepas dari perbedaan kita di pilpres 2024 kemarin, marilah kita sama-sama berdoa dan berhadap kalau Prabowo-Gibran bersama kabinetnya bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 24 Oktober 2024, terinspirasi setelah melihat pengumuman daftar menteri yang bergabung ke dalam Kabinet Merah Putih</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://news.detik.com/berita/d-7600450/ini-pembagian-kementerian-di-bawah-7-menko-kabinet-merah-putih">Detik</a></p>



<p>Sumber Artikel: </p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://setkab.go.id/presiden-joko-widodo-sahkan-uu-61-2024-tentang-perubahan-uu-39-2008-tentang-kementerian-negara/">Presiden Joko Widodo Sahkan UU 61/2024 tentang Perubahan UU 39/2008 tentang Kementerian Negara</a> &#8211; setkab.co.id</li>



<li><a href="https://www.bisnis.com/read/20241023/638/1809978/terlengkap-daftar-136-menteri-hingga-utusan-khusus-kabinet-prabowo-sri-mulyani-ahy-raffi-ahmad">Terlengkap! Daftar 136 Menteri hingga Utusan Khusus Kabinet Prabowo: Sri Mulyani, AHY, Raffi Ahmad</a> &#8211; bisnis.com</li>



<li><a href="https://www.kompas.tv/nasional/547381/daftar-menteri-era-jokowi-yang-masuk-kabinet-merah-putih-prabowo">Daftar Menteri era Jokowi yang Masuk Kabinet Merah Putih Prabowo</a> &#8211; Kompas</li>



<li><a href="https://www.detik.com/edu/edutainment/d-7599789/kemendikbudristek-dipecah-jadi-3-para-menteri-baru-akan-berkantor-di-mana">Kemendikbudristek Dipecah Jadi 3, Para Menteri Baru Akan Berkantor Di Mana?</a> &#8211; Detik</li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/menatap-5-tahun-ke-depan-bersama-kabinet-merah-putih/">Menatap 5 Tahun ke Depan Bersama Kabinet Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/menatap-5-tahun-ke-depan-bersama-kabinet-merah-putih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
