<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NKCTHi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/nkcthi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/nkcthi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Apr 2023 14:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>NKCTHi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/nkcthi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Menonton Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-jalan-yang-jauh-jangan-lupa-pulang/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-jalan-yang-jauh-jangan-lupa-pulang/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Apr 2023 14:31:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6423</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam artikel ulasan mengenai film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, Penulis sudah mengungkapkan bagaimana dirinya menyukai film tersebut. Oleh karena itu, tak heran jika Penulis ingin menonton sekuelnya, Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang. Penulis menonton film ini bersamaan dengan ketika menonton film Suzume no Tojimari. Ini adalah kali kedua Penulis menonton dua film [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-jalan-yang-jauh-jangan-lupa-pulang/">Setelah Menonton Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam artikel ulasan mengenai film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini</a></em>, Penulis sudah mengungkapkan bagaimana dirinya menyukai film tersebut. Oleh karena itu, tak heran jika Penulis ingin menonton sekuelnya, <em><strong>Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</strong></em>.</p>



<p>Penulis menonton film ini bersamaan dengan ketika menonton film <em><a href="https://whathefan.com/animekomik/setelah-menonton-suzume-no-tojimari/">Suzume no Tojimari</a></em>. Ini adalah kali kedua Penulis menonton dua film di hari yang sama, setelah dulu sekali pernah menonton film <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-sekala-niskala-dan-hongkong-kasarung/"><em>Sekala Niskala </em>dan <em>Hongkong Kasarung</em></a><em>.</em></p>



<p>Lantas, apakah <em>Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang </em>berhasil meninggalkan kesan yang positif seperti pendahulunya? Atau justru film ini terasa B aja? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini, <em>SPOILER ALERT!</em></p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="OFFICIAL TRAILER JALAN YANG JAUH JANGAN LUPA PULANG | TAYANG DI BIOSKOP 2 FEBRUARI 2023" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/RX_F6AoQphc?start=7&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Melanjutkan kisah dari <em>Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini</em>, <strong>Aurora </strong>(Sheila Dara) sedang menyelesaikan studinya di Inggris. Namun, fokusnya terpecah karena ia harus membantu pameran pacarnya, <strong>Jem </strong>(Ganindra Bimo). </p>



<p>Karena merasa gagal, Jem dan Aurora bertengkar hebat yang membuat hubungan mereka putus, dan Aurora pun keluar dan pindah ke hunian teman-temannya, <strong>Honey</strong> (Lutesha) dan <strong>Kit </strong>(Jerome Kurnia).</p>



<p>Semenjak kejadian itu, dua bulan Aurora hilang dan tidak bisa dihubungi oleh pihak keluarganya yang di Indonesia. Untuk itu, <strong>Angkasa </strong>(Rio Dewanto) dan <strong>Awan </strong>(Rachel Amanda) pun pergi ke Inggris untuk mencari saudara mereka tersebut.</p>



<p>Setelah mereka bertiga bertemu, akhirnya diketahui kalau kehidupan Aurora sedang berantakan pascaputus dari Jem. Kuliahnya molor, sehingga ia harus bekerja ekstra agar bisa bertahan hidup di Inggris karena ia menolak menggunakan uang kiriman ayahnya.</p>



<p>Angkasa, yang mengetahui akar permasalahan adiknya adalah Jem, memutuskan untuk mencari Jem dengan bantuan Kit. Tanpa banyak babibu, ia pun langsung menghajar Jem yang mengakibatkan ia dilaporkan ke kepolisian.</p>



<p>Aurora tentu tidak ingin kakaknya masuk penjara karena itu juga akan membuat hidupnya makin runyam. Alhasil, ia pun berusaha bernegosiasi dengan Jem, di mana ia mau mencabut tuntutan tersebut dengan syarat Aurora harus balik dengannya.</p>



<p>Lantas, terjadilah pembicaraan antara mereka bertiga, yang intinya Aurora sebenarnya ingin berusaha membereskan urusannya sendiri. Selain itu, ia merasa kalau rumahnya yang sebenarnya adalah di sini, bukan di Indonesia.</p>



<p>Pada akhirnya, Angkasa dan Awan dapat memahami perasaan Aurora dan kembali ke Indonesia. Aurora sendiri melanjutkan kehidupannya di Inggris, sembari berusaha untuk segera menata ulang kehidupannya yang sempat berantakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="OFFICIAL FINAL TRAILER JALAN YANG JAUH JANGAN LUPA PULANG | TAYANG DI BIOSKOP 2 FEBRUARI 2023" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/e4bgx2LM1ik?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan film sebelumnya yang terasa dekat, <em>Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang </em>memang terasa &#8220;jauh&#8221; bagi Penulis. Mayoritas konflik yang ada di dalamnya benar-benar kurang <em>related </em>dengan kehidupan Penulis.</p>



<p>Penulis jelas tidak akan pernah menghilang selama dua bulan dari keluarganya, apapun alasannya. Rasanya begitu egois membuat orang tua kita khawatir setiap hari, hanya karena &#8220;ingin hidup tenang&#8221; dan tidak menginginkan perhatian dan kepedulian mereka.</p>



<p>Bagi Penulis, apapun alasannya, Aurora benar-benar menjadi sosok yang egois di film ini. Apalagi, konflik awal dari hilangnya Aurora berawal dari pacarnya, sosok yang tentunya ia kenal lebih sebentar daripada keluarganya.</p>



<p>Ia merasa keberadaannya selama ini sering terabaikan. Kepindahannya ke Inggris membuatnya mendapatkan perhatian berlebih yang selama ini tidak pernah ia dapatkan, dan ternyata ia memang tidak menyukai hal tersebut.</p>



<p>Penulis juga sedikit merasa kesal karena pada akhirnya Aurora kembali dengan Jem, sosok yang terlihat <em>toxic </em>dan manipulatif. Meskipun memberikan kesan akan &#8220;berubah menjadi lebih baik&#8221; di akhir film, Penulis tetap tidak suka jika ada laki-laki sekasar itu ke perempuan.</p>



<p>Mungkin ada Pembaca yang tidak setuju dengan pendapat Penulis, tapi memang sesulit itu bagi Penulis bisa bersimpati dengan Aurora. Padahal, karakternya adalah salah satu favorit Penulis di <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini</a>.</em></p>



<p>Terlepas dari konflik utama yang berpusat pada Aurora, sebenarnya Penulis masih bisa menikmati film ini. Sinematografinya keren, bahkan terasa membumi karena hanya menyorot sisi-sisi kota London yang biasa tanpa pernah memperlihatkan sisi glamor kota tersebut.</p>



<p>Alurnya dibuat maju mundur seperti film sebelumnya, hanya saja tidak ada pemeran pengganti untuk menggambarkan versi lebih muda para karakternya karena mundurnya juga hanya beberapa bulan/tahun. </p>



<p>Adegan <em>flashback </em>yang dimiliki juga kebanyakan hanya menjelaskan bagaimana pertemuan Aurora dengan Jem, Honey, hingga Kit. Jika tidak fokus, kita bisa kebingungan mana adegan yang menggambarkan saat ini, apalagi Honey kerap berganti rambut.</p>



<p>Untuk akting para pemerannya sendiri juga sudah cukup oke. Kredit khusus Penulis berikan kepada pemeran Honey dan Kit, karena mereka bisa menggambarkan sebagai sosok yang hadir sebagai &#8220;keluarga&#8221; bagi Aurora di Inggris.</p>



<p><em>Overall</em>, Penulis masih bisa menikmati <em>Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang </em>meskipun tidak sampai meninggalkan kesan seperti <em>Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini.</em> Film ini dikabarkan akan memiliki film ketiganya, dan Penulis akan menantikannya.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p>Lawang, 9 April 2023, terinspirasi setelah menonton <em>Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</em></p>



<p>Foto: <a href="https://www.liputan6.com/showbiz/read/5193740/film-jalan-yang-jauh-jangan-lupa-pulang-beri-penawaran-khusus-jelang-penayangan-2-februari-mendatang">Liputan6</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-jalan-yang-jauh-jangan-lupa-pulang/">Setelah Menonton Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-jalan-yang-jauh-jangan-lupa-pulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 03:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tulisan ini melanjutkan tulisan sebelumnya terkait film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Jika sebuah film sampai membutuhkan dua tulisan di Whathefan, tandanya Penulis sangat menikmati film tersebut. Pada bagian dua ini, Penulis akan menjelaskan tentang apakah film ini dapat related di dalam kehidupan kita dan bagaimana kesan Penulis setelah menonton film ini. Related? Kata teman-teman, film [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini melanjutkan tulisan sebelumnya terkait film <strong><em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)</em></strong>. Jika sebuah film sampai membutuhkan dua tulisan di <em>Whathefan</em>, tandanya Penulis sangat menikmati film tersebut.</p>
<p>Pada bagian dua ini, Penulis akan menjelaskan tentang apakah film ini dapat <em>related </em>di dalam kehidupan kita dan bagaimana kesan Penulis setelah menonton film ini.</p>
<h3><em>Related?</em></h3>
<p>Kata teman-teman, film ini tidak akan <em>related</em> dengan kehidupan kita karena bercerita tentang keluarga kaya, berbeda dengan film <em>Keluarga Cemara</em> misalnya (walaupun di film tersebut awalnya mereka juga keluarga kaya).</p>
<p>Setelah menonton film ini, ternyata konflik yang ada di dalamnya tidak ada urusan dengan harta. Permasalahan yang terjadi di dalamnya bisa terjadi di keluarga mana pun.</p>
<p>Dari sudut pandang ayah misalnya. Setelah pernah kehilangan satu anaknya, ia menjadi sangat menjaga anaknya yang berhasil selamat, Awan.</p>
<p><div id="attachment_3313" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3313" class="size-full wp-image-3313" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3313" class="wp-caption-text">Angkasa dan Adik-Adiknya (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p>Ia memutuskan untuk menutupi kebenaran agar anak-anaknya yang belum mengerti tak perlu merasakan kehilangan, walaupun ia harus membuat anak pertamanya, Angkasa, memanggul beban berat sejak kecil.</p>
<p><em>(Sedikit trivia, Penulis juga memiliki seorang adik perempuan kelahiran 1996 yang juga meninggal setelah dilahirkan)</em></p>
<p>Dari sudut pandang Aurora, merasa tidak dianggap di dalam keluarga lumrah terjadi. Ayahnya dan Angkasa terlihat terlalu memberi perhatian kepada adiknya, membuatnya merasa dikucilkan.</p>
<p>Tidak hanya anak tengah, kasus ini bisa terjadi pada siapapun dan tidak memandang urutan kelahiran. Misal, anak tunggal yang tiba-tiba memiliki adik, biasanya akan merasa seperti ini.</p>
<p><div id="attachment_3316" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3316" class="size-full wp-image-3316" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3316" class="wp-caption-text">Memaafkan Ayah (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p>Hidup dengan kontrol orang tua hingga merasa tak pernah punya pilihan dirasakan oleh si bungsu, Awan. Trauma yang dimiliki oleh ayahnya membuatnya harus menerima pengekangan, bahkan setelah ia sudah bekerja.</p>
<p>Jika ditarik kesimpulan, semua permasalahan yang terjadi diakibatkan oleh sebuah rahasia besar yang berusaha untuk ditutupi selama bertahun-tahun.</p>
<p>Seperti kata orang, <strong>serapi-rapinya </strong><strong>kebohongan pada akhirnya akan terbongkar juga</strong>. Inilah pesan moral utama yang Penulis tangkap dari film ini.</p>
<h3>Kesan Setelah Menonton <em>NKCTHI</em></h3>
<p>Sebelum nonton, Penulis sama sekali tidak tahu akan seperti apa cerita dari film ini. Nonton <em>trailer</em>-nya di YouTube saja belum pernah dan tak pernah terbesit di pikiran untuk melakukannya.</p>
<p>Apa yang Penulis tahu adalah film ini diangkat dari sebuah buku berjudul sama karya <strong>Marchella FP</strong>. Masalahnya, Penulis sama sekali tidak pernah minat untuk membeli bukunya karena isinya yang relatif sedikit (satu kalimat bisa memakan satu halaman berwarna-warni).</p>
<p><div id="attachment_3315" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3315" class="size-large wp-image-3315" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-768x456.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3.jpg 1153w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3315" class="wp-caption-text">Buku NKCTHI (<a class="o5rIVb a-no-hover-decoration irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.blibli.com/friends/blog/5-quotes-sore-nkcthi/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjHurXK4I7nAhUnIbcAHVTBB5kQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Blibli.com</span></a>)</p></div></p>
<p>Karena itu, Penulis sama sekali tidak bisa membayangkan bagaimana sebuah buku seperti itu akan diangkat menjadi sebuah film. Ternyata, hasilnya di atas ekspetasi.</p>
<p>Bagi Penulis, dosis drama yang ada di dalam film ini terasa pas. Tidak kekurangan, tidak juga berlebihan. Adegan-adegannya terasa natural dan tidak terasa <em>lebay</em> seperti sinetron.</p>
<p>Sepanjang film, Penulis berusaha menemukan <em>plot holes</em> dan gagal melakukannya. Adegan tiap adegannya terasa runtut dan semua kejadian memiliki alasan mengapa harus terjadi.</p>
<p><div id="attachment_3314" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3314" class="size-full wp-image-3314" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3314" class="wp-caption-text">Ayah dan Ibu Ketika Muda (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p>Film ini bergerak maju mundur, di mana ayah dan ibu versi muda diperankan oleh <strong>Oka Antara</strong> dan <strong>Niken Anjani</strong>. Setiap ada sebuah kejadian di masa kini, akan terlihat <em>flash back</em> sekilas yang seolah menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.</p>
<p>Eksekusi yang bagus dan akting para pemerannya menjadi nilai tambah dari film ini. Pesan moral yang dimiliki juga dapat banget, setidaknya untuk Penulis.</p>
<p>Yang jelas, film ini membuat Penulis menjadi semakin bersemangat untuk menonton film-film Indonesia di bioskop. Yah, kecuali film yang bergenre horor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 19 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton film <em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 03:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Awalnya, Penulis sama sekali tidak ada niatan untuk menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) walaupun ulasan dari penonton relatif positif. Lantas, seorang teman kuliah mengajak Penulis untuk menonton. Pilihannya ada dua, IP Man 4 atai NKCTHI. Karena tidak pernah menonton IP Man, Penulis pun lebih memilih NKCTHI. Apalagi, ada Niken Anjani dan Sheila Dara yang Penulis idolakan. Hasilnya, Penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya, Penulis sama sekali tidak ada niatan untuk menonton film <strong><em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini </em>(NKCTHI)</strong> walaupun ulasan dari penonton relatif positif.</p>
<p>Lantas, seorang teman kuliah mengajak Penulis untuk menonton. Pilihannya ada dua, <em>IP Man 4 </em>atai <em>NKCTHI</em>. Karena tidak pernah menonton IP Man, Penulis pun lebih memilih <em>NKCTHI. </em>Apalagi, ada Niken Anjani dan Sheila Dara yang Penulis idolakan.</p>
<p>Hasilnya, Penulis merasa puas dengan film ini dan sangat bersemangat untuk menulis kesan setelah menonton film ini. <strong>SPOILER ALERT!</strong></p>
<h3>Jalan Cerita <em>NKCTHI</em></h3>
<p>Film ini berpusat kepada satu keluarga yang terdiri dari <strong>Ayah</strong> (Donny Damara), <strong>Ibu</strong> (Susan Bachtiar), <strong>Angkasa</strong> (Rio Dewanto), <strong>Aurora</strong> (Sheila Dara), dan <strong>Awan</strong> (Rachel Amanda).</p>
<p>Angkasa merupakan satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga ini sekaligus berperan sebagai kakak tertua. Aurora merupakan anak kedua yang paling berbakat di antara saudara-saudara lainnya.</p>
<p>Si bungsu, Awan, merupakan lulusan arsitek yang sedang menapak karir. Keluarga ini relatif harmonis dan hidup bahagia. Mereka semua terlihat memprioritaskan keluarga dalam hidup.</p>
<p><div id="attachment_3306" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3306" class="size-full wp-image-3306" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1.jpg" alt="" width="1000" height="593" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3306" class="wp-caption-text">Awan dan Pekerjaannya (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p>Karena sikapnya, Awan harus menerima pemecatan dari kantor tempatnya bekerja. Padahal, tempat tersebut merupakan impiannya selama ini. Hal ini pun membuatnya hancur.</p>
<p>Hal ini harus diperparah dengan kecelakaan yang menimpanya, kecelakaan yang membuatnya ayahnya yang over protektif semakin ketat dalam mengekang dirinya.</p>
<p>Di saat seperti itu, ia bertemu dengan <strong>Kale</strong> (Ardhito Pramono). Pertemuan tersebut membawa perubahan di dalam hidup Awan, bahkan berdampak ke keluarga kecilnya.</p>
<p><div id="attachment_3305" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3305" class="size-large wp-image-3305" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3305" class="wp-caption-text">Awan dan Kale (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p><em>(Di bawah ini merupakan </em><strong>major spoiler</strong><em>, kalau berencana nonton jangan lanjut!)</em></p>
<p>Singkat cerita, saat pameran tunggal pertama Aurora sedang berlangsung, Awan bertengkar dengan ayahnya karena ia terlambat datang. Hal ini membuat Aurora, yang selama ini merasa tidak dianggap, menyuruh keluarganya untuk pergi dari pameran.</p>
<p>Saat di rumah, sang ayah mengumpulkan mereka semua untuk memberikan sekelumit nasehat. Ia memarahi Awan, lantas menyalahkan Angkasa karena telah membuat Awan berkenalan dengan Kale.</p>
<p>Sang ayah juga berkata bahwa semua yang ia lakukan adalah karena dirinya tidak ingin kehilangan anak-anaknya. Di situlah Aurora berdiri dan mengatakan bahwa mereka semua telah lama kehilangan dirinya.</p>
<p><div id="attachment_3304" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3304" class="size-large wp-image-3304" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3304" class="wp-caption-text">Aurora yang Tak Dianggap (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p>Awan berusaha menenangkan Aurora dengan mengatakan ini semua salahnya, namun Angkasa berdiri dan mengatakan semua ini adalah salah ayahnya. Bahkan ia meminta tolong ibunya yang dari tadi diam untuk memberitahukan kebenarannya.</p>
<p>Akhirnya terungkap bahwa keluarga tersebut memiliki sejarah kelam yang selama ini telah ditutupi: ketika Awan lahir, ia memiliki saudara kembar yang tidak berhasil selamat.</p>
<p>Hal ini dirahasiakan dari Aurora dan Awan karena menurut ayah mereka tak perlu mengetahui trauma dan kesedihan ini. Ia ingin keluarganya hanya merasakan bahagia, walaupun itu membuat Angkasa harus menanggung beban selama 21 tahun.</p>
<p><div id="attachment_3303" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3303" class="size-full wp-image-3303" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4.jpg" alt="" width="1000" height="593" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3303" class="wp-caption-text">Beban Angkasa (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div></p>
<p>Setelah fakta ini terkuak, Angkasa dan Awan sama-sama keluar dari rumah. Sang ibu lah yang berusaha untuk menyatukan mereka kembali dan meminta mereka semua untuk memaafkan ayah mereka yang sudah menyadari kesalahannya.</p>
<p>Ketiga anaknya pun meneruskan hidupnya masing-masing. Angkasa tinggal di apartemennya sendiri, Aurora melanjutkan studi di luar negeri dengan uang pensiun ayahnya karena beasiswanya ditolak, dan Awan mulai merintis kembali karirnya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Katanya, film ini susah untuk <em>related </em>dengan kehidupan kita karena keluarga yang ada di dalamnya merupakan keluarga menengah ke atas. Benarkah seperti itu? Penulis akan membahasnya pada bagian kedua dari tulisan ini. <em>Stay tuned!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 19 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton film <em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
