<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>saudara Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/saudara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/saudara/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Jan 2020 04:01:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>saudara Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/saudara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 03:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tulisan ini melanjutkan tulisan sebelumnya terkait film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Jika sebuah film sampai membutuhkan dua tulisan di Whathefan, tandanya Penulis sangat menikmati film tersebut. Pada bagian dua ini, Penulis akan menjelaskan tentang apakah film ini dapat related di dalam kehidupan kita dan bagaimana kesan Penulis setelah menonton film ini. Related? Kata teman-teman, film [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini melanjutkan tulisan sebelumnya terkait film <strong><em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)</em></strong>. Jika sebuah film sampai membutuhkan dua tulisan di <em>Whathefan</em>, tandanya Penulis sangat menikmati film tersebut.</p>
<p>Pada bagian dua ini, Penulis akan menjelaskan tentang apakah film ini dapat <em>related </em>di dalam kehidupan kita dan bagaimana kesan Penulis setelah menonton film ini.</p>
<h3><em>Related?</em></h3>
<p>Kata teman-teman, film ini tidak akan <em>related</em> dengan kehidupan kita karena bercerita tentang keluarga kaya, berbeda dengan film <em>Keluarga Cemara</em> misalnya (walaupun di film tersebut awalnya mereka juga keluarga kaya).</p>
<p>Setelah menonton film ini, ternyata konflik yang ada di dalamnya tidak ada urusan dengan harta. Permasalahan yang terjadi di dalamnya bisa terjadi di keluarga mana pun.</p>
<p>Dari sudut pandang ayah misalnya. Setelah pernah kehilangan satu anaknya, ia menjadi sangat menjaga anaknya yang berhasil selamat, Awan.</p>
<div id="attachment_3313" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3313" class="size-full wp-image-3313" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3313" class="wp-caption-text">Angkasa dan Adik-Adiknya (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Ia memutuskan untuk menutupi kebenaran agar anak-anaknya yang belum mengerti tak perlu merasakan kehilangan, walaupun ia harus membuat anak pertamanya, Angkasa, memanggul beban berat sejak kecil.</p>
<p><em>(Sedikit trivia, Penulis juga memiliki seorang adik perempuan kelahiran 1996 yang juga meninggal setelah dilahirkan)</em></p>
<p>Dari sudut pandang Aurora, merasa tidak dianggap di dalam keluarga lumrah terjadi. Ayahnya dan Angkasa terlihat terlalu memberi perhatian kepada adiknya, membuatnya merasa dikucilkan.</p>
<p>Tidak hanya anak tengah, kasus ini bisa terjadi pada siapapun dan tidak memandang urutan kelahiran. Misal, anak tunggal yang tiba-tiba memiliki adik, biasanya akan merasa seperti ini.</p>
<div id="attachment_3316" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3316" class="size-full wp-image-3316" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3316" class="wp-caption-text">Memaafkan Ayah (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Hidup dengan kontrol orang tua hingga merasa tak pernah punya pilihan dirasakan oleh si bungsu, Awan. Trauma yang dimiliki oleh ayahnya membuatnya harus menerima pengekangan, bahkan setelah ia sudah bekerja.</p>
<p>Jika ditarik kesimpulan, semua permasalahan yang terjadi diakibatkan oleh sebuah rahasia besar yang berusaha untuk ditutupi selama bertahun-tahun.</p>
<p>Seperti kata orang, <strong>serapi-rapinya </strong><strong>kebohongan pada akhirnya akan terbongkar juga</strong>. Inilah pesan moral utama yang Penulis tangkap dari film ini.</p>
<h3>Kesan Setelah Menonton <em>NKCTHI</em></h3>
<p>Sebelum nonton, Penulis sama sekali tidak tahu akan seperti apa cerita dari film ini. Nonton <em>trailer</em>-nya di YouTube saja belum pernah dan tak pernah terbesit di pikiran untuk melakukannya.</p>
<p>Apa yang Penulis tahu adalah film ini diangkat dari sebuah buku berjudul sama karya <strong>Marchella FP</strong>. Masalahnya, Penulis sama sekali tidak pernah minat untuk membeli bukunya karena isinya yang relatif sedikit (satu kalimat bisa memakan satu halaman berwarna-warni).</p>
<div id="attachment_3315" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3315" class="size-large wp-image-3315" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-768x456.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3.jpg 1153w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3315" class="wp-caption-text">Buku NKCTHI (<a class="o5rIVb a-no-hover-decoration irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.blibli.com/friends/blog/5-quotes-sore-nkcthi/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjHurXK4I7nAhUnIbcAHVTBB5kQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Blibli.com</span></a>)</p></div>
<p>Karena itu, Penulis sama sekali tidak bisa membayangkan bagaimana sebuah buku seperti itu akan diangkat menjadi sebuah film. Ternyata, hasilnya di atas ekspetasi.</p>
<p>Bagi Penulis, dosis drama yang ada di dalam film ini terasa pas. Tidak kekurangan, tidak juga berlebihan. Adegan-adegannya terasa natural dan tidak terasa <em>lebay</em> seperti sinetron.</p>
<p>Sepanjang film, Penulis berusaha menemukan <em>plot holes</em> dan gagal melakukannya. Adegan tiap adegannya terasa runtut dan semua kejadian memiliki alasan mengapa harus terjadi.</p>
<div id="attachment_3314" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3314" class="size-full wp-image-3314" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3314" class="wp-caption-text">Ayah dan Ibu Ketika Muda (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Film ini bergerak maju mundur, di mana ayah dan ibu versi muda diperankan oleh <strong>Oka Antara</strong> dan <strong>Niken Anjani</strong>. Setiap ada sebuah kejadian di masa kini, akan terlihat <em>flash back</em> sekilas yang seolah menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.</p>
<p>Eksekusi yang bagus dan akting para pemerannya menjadi nilai tambah dari film ini. Pesan moral yang dimiliki juga dapat banget, setidaknya untuk Penulis.</p>
<p>Yang jelas, film ini membuat Penulis menjadi semakin bersemangat untuk menonton film-film Indonesia di bioskop. Yah, kecuali film yang bergenre horor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 19 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton film <em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 03:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Awalnya, Penulis sama sekali tidak ada niatan untuk menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) walaupun ulasan dari penonton relatif positif. Lantas, seorang teman kuliah mengajak Penulis untuk menonton. Pilihannya ada dua, IP Man 4 atai NKCTHI. Karena tidak pernah menonton IP Man, Penulis pun lebih memilih NKCTHI. Apalagi, ada Niken Anjani dan Sheila Dara yang Penulis idolakan. Hasilnya, Penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya, Penulis sama sekali tidak ada niatan untuk menonton film <strong><em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini </em>(NKCTHI)</strong> walaupun ulasan dari penonton relatif positif.</p>
<p>Lantas, seorang teman kuliah mengajak Penulis untuk menonton. Pilihannya ada dua, <em>IP Man 4 </em>atai <em>NKCTHI</em>. Karena tidak pernah menonton IP Man, Penulis pun lebih memilih <em>NKCTHI. </em>Apalagi, ada Niken Anjani dan Sheila Dara yang Penulis idolakan.</p>
<p>Hasilnya, Penulis merasa puas dengan film ini dan sangat bersemangat untuk menulis kesan setelah menonton film ini. <strong>SPOILER ALERT!</strong></p>
<h3>Jalan Cerita <em>NKCTHI</em></h3>
<p>Film ini berpusat kepada satu keluarga yang terdiri dari <strong>Ayah</strong> (Donny Damara), <strong>Ibu</strong> (Susan Bachtiar), <strong>Angkasa</strong> (Rio Dewanto), <strong>Aurora</strong> (Sheila Dara), dan <strong>Awan</strong> (Rachel Amanda).</p>
<p>Angkasa merupakan satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga ini sekaligus berperan sebagai kakak tertua. Aurora merupakan anak kedua yang paling berbakat di antara saudara-saudara lainnya.</p>
<p>Si bungsu, Awan, merupakan lulusan arsitek yang sedang menapak karir. Keluarga ini relatif harmonis dan hidup bahagia. Mereka semua terlihat memprioritaskan keluarga dalam hidup.</p>
<div id="attachment_3306" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3306" class="size-full wp-image-3306" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1.jpg" alt="" width="1000" height="593" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3306" class="wp-caption-text">Awan dan Pekerjaannya (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Karena sikapnya, Awan harus menerima pemecatan dari kantor tempatnya bekerja. Padahal, tempat tersebut merupakan impiannya selama ini. Hal ini pun membuatnya hancur.</p>
<p>Hal ini harus diperparah dengan kecelakaan yang menimpanya, kecelakaan yang membuatnya ayahnya yang over protektif semakin ketat dalam mengekang dirinya.</p>
<p>Di saat seperti itu, ia bertemu dengan <strong>Kale</strong> (Ardhito Pramono). Pertemuan tersebut membawa perubahan di dalam hidup Awan, bahkan berdampak ke keluarga kecilnya.</p>
<div id="attachment_3305" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3305" class="size-large wp-image-3305" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3305" class="wp-caption-text">Awan dan Kale (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p><em>(Di bawah ini merupakan </em><strong>major spoiler</strong><em>, kalau berencana nonton jangan lanjut!)</em></p>
<p>Singkat cerita, saat pameran tunggal pertama Aurora sedang berlangsung, Awan bertengkar dengan ayahnya karena ia terlambat datang. Hal ini membuat Aurora, yang selama ini merasa tidak dianggap, menyuruh keluarganya untuk pergi dari pameran.</p>
<p>Saat di rumah, sang ayah mengumpulkan mereka semua untuk memberikan sekelumit nasehat. Ia memarahi Awan, lantas menyalahkan Angkasa karena telah membuat Awan berkenalan dengan Kale.</p>
<p>Sang ayah juga berkata bahwa semua yang ia lakukan adalah karena dirinya tidak ingin kehilangan anak-anaknya. Di situlah Aurora berdiri dan mengatakan bahwa mereka semua telah lama kehilangan dirinya.</p>
<div id="attachment_3304" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3304" class="size-large wp-image-3304" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3304" class="wp-caption-text">Aurora yang Tak Dianggap (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Awan berusaha menenangkan Aurora dengan mengatakan ini semua salahnya, namun Angkasa berdiri dan mengatakan semua ini adalah salah ayahnya. Bahkan ia meminta tolong ibunya yang dari tadi diam untuk memberitahukan kebenarannya.</p>
<p>Akhirnya terungkap bahwa keluarga tersebut memiliki sejarah kelam yang selama ini telah ditutupi: ketika Awan lahir, ia memiliki saudara kembar yang tidak berhasil selamat.</p>
<p>Hal ini dirahasiakan dari Aurora dan Awan karena menurut ayah mereka tak perlu mengetahui trauma dan kesedihan ini. Ia ingin keluarganya hanya merasakan bahagia, walaupun itu membuat Angkasa harus menanggung beban selama 21 tahun.</p>
<div id="attachment_3303" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3303" class="size-full wp-image-3303" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4.jpg" alt="" width="1000" height="593" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3303" class="wp-caption-text">Beban Angkasa (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Setelah fakta ini terkuak, Angkasa dan Awan sama-sama keluar dari rumah. Sang ibu lah yang berusaha untuk menyatukan mereka kembali dan meminta mereka semua untuk memaafkan ayah mereka yang sudah menyadari kesalahannya.</p>
<p>Ketiga anaknya pun meneruskan hidupnya masing-masing. Angkasa tinggal di apartemennya sendiri, Aurora melanjutkan studi di luar negeri dengan uang pensiun ayahnya karena beasiswanya ditolak, dan Awan mulai merintis kembali karirnya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Katanya, film ini susah untuk <em>related </em>dengan kehidupan kita karena keluarga yang ada di dalamnya merupakan keluarga menengah ke atas. Benarkah seperti itu? Penulis akan membahasnya pada bagian kedua dari tulisan ini. <em>Stay tuned!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 19 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton film <em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2018 14:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kulari ke pantai]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=997</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menghargai Perbedaan Cekcok yang terjadi antara Sam dan Happy diakibatkan oleh tidak adanya sikap menghargai perbedaan. Happy yang hidup di perkotaan dengan lingkungan yang serba elit tidak bisa menerima perbedaan yang dimiliki Sam. Akan tetapi, dengan berjalannya waktu sepanjang perjalanan menuju pantai G-Land, mereka berdua saling belajar untuk memahami satu sama lain dari berbagai peristiwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-2/">Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menghargai Perbedaan</strong></p>
<p>Cekcok yang terjadi antara Sam dan Happy diakibatkan oleh tidak adanya sikap menghargai perbedaan. Happy yang hidup di perkotaan dengan lingkungan yang serba elit tidak bisa menerima perbedaan yang dimiliki Sam.</p>
<p>Akan tetapi, dengan berjalannya waktu sepanjang perjalanan menuju pantai G-Land, mereka berdua saling belajar untuk memahami satu sama lain dari berbagai peristiwa yang mereka alami.</p>
<p><strong>Harta Berupa Saudara</strong></p>
<p>Saudara adalah harta berharga yang patut untuk disyukuri atas kehadirannya. Jika tidak percaya, tanyakan saja kepada kawan-kawan yang terlahir dengan status anak tunggal. Mayoritas jawaban menyatakan bahwa mereka sangat mendambakan saudara dalam kehidupan mereka.</p>
<p>Sayang sekali, beberapa pasangan kakak-adik yang telah diberi anugerah ini justru lebih milih untuk ribut satu sama lain. Mereka menganggap saudara mereka hanya sebagai pengganggu, bukan sebagai partner dalam mengarungi kehidupan.</p>
<p>Sam dan Happy memang bukan saudara kandung, mereka pun kerap bertengkar karena berbagai alasan. Akan tetapi pada akhirnya mereka menyadari betapa pentingnya seorang saudara, meskipun hanya sebatas sepupu. Oleh karena itu, film ini sangat saya rekomendasikan kepada kakak-adik yang sering bertengkar :).</p>
<p><strong>Pertemanan Bersyarat</strong></p>
<p>Alasan Happy mau ikut <em>tour </em>bersama Sam adalah janji dari kedua orangtua mereka. Mereka menjanjikan akan mengijinkan Happy untuk ikut datang ke konser bersama teman-temannya, sekelompok anak perempuan yang namanya saya lupa.</p>
<p>Datang ke konser bersama, di mana mereka datang hanya demi <em>story </em>Instagram, merupakan syarat untuk bergabung dengan kelompok tersebut. Sam menyadari keganjilan ini dan berusaha menyadarkan Happy bahwa pertemanan dengan syarat bersifat semu.</p>
<p>Dalam kehidupan nyata pun, jangan sampai kita mencari teman yang membutuhkan syarat agar bisa berteman dengannya. Masih banyak orang-orang yang mau berkawan dengan kita secara tulus tanpa syarat.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Film anak <strong>Kulari ke Pantai</strong>, yang disutradarai oleh Riri Reza dan diproduksi oleh Mira Lesmana, menunjukkan bahwa film dengan alur yang sederhana pun dapat memikat penonton. Tidak dibutuhkan alur rumit seperti film-film Hollywood, cukup dengan kejadian sehari-hari yang kita alami.</p>
<p>Pesan-pesan yang ingin disampaikan pun, setidaknya bagi penulis, sudah tersampaikan dengan baik. Semua penulis rangkum dalam tulisan-tulisan ini.</p>
<p>Entah film ini masih ada di bioskop atau tidak, namun jika ada penulis sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton bersama keluarga. Bangga film Indonesia!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 18 Juli 2018, terinspirasi setelah menonton film Kulari ke Pantai</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://www.femina.co.id/agenda/film-anak-terbaru-dari-miles-film-kulari-ke-pantai-segera-rilis-rebut-tiket-nobarnya-di-sini">https://www.femina.co.id/agenda/film-anak-terbaru-dari-miles-film-kulari-ke-pantai-segera-rilis-rebut-tiket-nobarnya-di-sini</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-2/">Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2018 13:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[akur]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kulari ke pantai]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=991</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rencananya, penulis mau menonton film ini bersama satu teman kuliah. Berhubung mendadak mendapatkan undangan untuk mengikuti training sebagai volunteer Asian Games, maka penulis jadi menonton sendirian di Mall Daan Mogot, Jakarta. Sejak membaca sinopsisnya, penulis memutuskan bahwa film ini harus ditonton. Selain itu, banyak testimoni yang mengatakan bahwa film ini sangat direkomendasikan termasuk salah satu komikus favorit penulis, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-1/">Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rencananya, penulis mau menonton film ini bersama satu teman kuliah. Berhubung mendadak mendapatkan undangan untuk mengikuti <em>training </em>sebagai <em>volunteer</em> Asian Games, maka penulis jadi menonton sendirian di Mall Daan Mogot, Jakarta.</p>
<p>Sejak membaca sinopsisnya, penulis memutuskan bahwa film ini harus ditonton. Selain itu, banyak testimoni yang mengatakan bahwa film ini sangat direkomendasikan termasuk salah satu komikus favorit penulis, Muhammad Mirsad dari <em>Mice Cartoon</em>.</p>
<p>Hubungan saudara yang tidak akur yang jadi sinopsi menjadi daya tarik tersendiri bagi penulis. Bagaimana tidak, penulis banyak menjumpai pasangan kakak-adik yang kurang harmonis semasa menjabat sebagai ketua Karang Taruna. Penulis berharap bisa menemukan inspirasi dari film yang dibintangi oleh Marsha Timothy ini.</p>
<p><strong>Sekilas Tentang Kulari ke Pantai</strong></p>
<p>Ketika film mulai, penulis sempat terkejut karena ternyata ketidak akuran yang terjadi bukan antar saudara kandung, melainkan saudara sepupu. Tak apa, pasti tetap ada nilai-nilai kehidupan yang bisa dipetik.</p>
<p>Sam, yang berusia 10 tahun, besar di pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, biasa dekat dengan alam karena rumahnya yang dekat pantai. Sebaliknya, Happy, 12 tahun, merupakan tipikal anak yang berusaha untuk menjadi <em>hits </em>dan senantiasa menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari.</p>
<div id="attachment_994" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-994" class="size-full wp-image-994" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/21628_film-kulari-ke-pantai.jpg" alt="" width="700" height="465" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/21628_film-kulari-ke-pantai.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/21628_film-kulari-ke-pantai-300x199.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/21628_film-kulari-ke-pantai-356x236.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-994" class="wp-caption-text">Sam dan Happy (http://bobo.grid.id/read/08682053/video-berkenalan-dengan-pemain-dan-pembuat-film-kulari-ke-pantai?page=all)</p></div>
<p>Pertengkaran mereka ketika ulang tahun Oma mereka menimbulkan ide bagi ibunda Happy untuk ikut perjalanan darat bersama Sam dan ibunya, Uci. Sebagai informasi, Sam berencana melakukan perjalanan darat untuk menuju Banyuwangi demi bertemu dengan <em>surfer</em> idolanya .Ibu dari Happy berharap perjalanan tersebut Happy bisa belajar banyak.</p>
<p>Penulis tidak akan menceritakan cerita perjalanan tersebut, karena sama saja dengan <em>spoiler</em>. Penulis akan menuliskan beberapa poin yang bisa dipetik dari film ini.</p>
<p><strong>Bangga Menggunakan Bahasa Indonesia</strong></p>
<p>Terdapat satu <em>scene </em>di mana mereka bertemu dengan Dani, seorang bule yang lahir dan besar di Papua. Happy merasa heran karena seorang bule dengan fasihnya berbicara bahasa Indonesia. Bahkan, ia berusaha mengajaknya bicara dengan menggunakan bahasa Inggris.</p>
<p>Dani pun menyindirnya dengan halus, dengan berkata:</p>
<p><em>&#8220;Kau sedang di Indonesia, ya gunakanlah bahasa Indonesia. Kalau terlalu sering menggunakan bahasa lain nanti kau lupa dengan bahasamu sendiri.&#8221;</em></p>
<div id="attachment_993" style="width: 490px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-993" class="size-full wp-image-993" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/hqdefault.jpg" alt="" width="480" height="360" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/hqdefault.jpg 480w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/hqdefault-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/hqdefault-340x255.jpg 340w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><p id="caption-attachment-993" class="wp-caption-text">Kakak Dani (youtube.com)</p></div>
<p>Jleb! Penulis merasa ditampar dengan halus oleh dialog ini, karena penulis sendiri terkadang menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Benar, jika ngobrol dengan sesama orang Indonesia, untuk apa menggunakan bahasa Inggris? Bukankah kita memiliki bahasa persatuan, bahasa Indonesia.</p>
<p>Note: Ketika mengetik tulisan ini, penulis pun masih membalas <em>chat </em>dengan bahasa Inggris, hahaha.</p>
<p>Kecuali, digunakan dengan tujuan belajar, bukan memamerkan kemampuan. Tentu dengan membiasakan diri membuat kita akan semakin terlatih dalam menggunakan bahasa Inggris. Tapi, yang tahu niat kan diri kita sendiri.</p>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 18 Juli 2018, terinspirasi setelah menonton film Kulari ke Pantai</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://www.femina.co.id/agenda/film-anak-terbaru-dari-miles-film-kulari-ke-pantai-segera-rilis-rebut-tiket-nobarnya-di-sini">https://www.femina.co.id/agenda/film-anak-terbaru-dari-miles-film-kulari-ke-pantai-segera-rilis-rebut-tiket-nobarnya-di-sini</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-1/">Setelah Menonton Kulari ke Pantai (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-kulari-ke-pantai-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
