Jangan Berhenti karena Tidak Bisa

Pernahkah kita berkata tidak bisa sebelum mencobanya? Seandainya pernah, tidak masalah, karena itu manusiawi. Yang penting, setelah membaca tulisan ini kita tidak akan berkata tidak bisa sebelum mencobanya.

Dalam beberapa pengalaman penulis, seringkali penulis memutuskan untuk berhenti karena merasa tidak bisa. Contohnya, sewaktu lulus kuliah, penulis tidak melamar beasiswa karena merasa “tidak akan bisa tembus, saingannya banyak”.

Untunglah, pola pikir tersebut sudah berubah, sehingga penulis mencoba untuk mengajukan beasiswa ke berbagai negara. Hasilnya? Ya, memang belum ada yang tembus, tapi semangat untuk mendapatkan beasiswa belumlah luntur.

Contoh kecil lainnya, ketika penulis kerja bakti memasang umbul-umbul, terdapat remaja yang berkali-kali mengatakan tidak bisa melakukan apa yang diperintahkan. Pertama, menyimpul benang umbul-umbul agar cukup panjang diikat. Kedua, naik ke atas tangga untuk mengikat umbul-umbul di tempat yang tinggi.

Salah seorang teman penulis sampai kesal dibuatnya hingga berkata “terus isomu opo? (terus bisamu apa?)”. Dia pun hanya tersenyum kecut diberi pertanyaan seperti itu.

Kata tidak bisa tidak boleh diucapkan sebelum ada usaha yang menyertai. Yang penting coba dulu, bisa atau tidak urusan belakang. Jangan pernah kalah sebelum berperang, menyerah sebelum mencoba.

Pada salah satu episode Yakitate! Japan, anime yang menceritakan seputar dunia perotian, diceritakan terdapat satu orang yang berkeyakinan seperti ini:

“Jika kali ini gagal, maka selanjutnya pasti berhasil, jika 1000 kali gagal, maka yang ke 1001 pasti berhasil.”

Kekuatan keyakinan yang luar biasa bukan? Pola pikir seperti itulah yang dimiliki oleh rata-rata orang sukses. Mereka mencoba berbagai cara untuk mengubah tidak bisa menjadi bisa.

Terkadang memang ada hal yang tidak bisa kita lakukan, contoh kecilnya penulis tidak bisa bersiul hingga sekarang karena faktor genetik. Tidak apa, yang menjadi masalah bukan tidak bisanya, tapi tidak adanya kemauan untuk mencoba.

Oleh karena itu, kita harus berusaha semaksimal mungkin, jangan sampai kata tidak bisa ke luar sebelum ada usaha untuk mencobanya terlebih dahulu. Semangat!

 

 

Jelambar, 2 Agustus 2018, terinpirasi ketika memasang umbul-umbul dalam rangka menyambut dirgahayu Republik Indonesia yang ke 73

Sumber Foto: https://unsplash.com/photos/ug5t9ibJBbc

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.