<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asia Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/asia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/asia/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Oct 2022 03:21:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Asia Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/asia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Menonton Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2021 03:57:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Shang-Chi]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5297</guid>

					<description><![CDATA[<p>Entah harus berapa kali perpanjangan PPKM hingga akhirnya pemerintah memberikan izin bioskop untuk kembali beroperasi, tentu dengan protokol kesehatan yang cukup ketat. Seingat Penulis, belum pernah ada kasus kluster yang disebabkan oleh bioskop. Film pertama yang Penulis tonton tentu saja Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings. Ratingnya di situs Rotten Tomatoes cukup mencengangkan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/">Setelah Menonton Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Entah harus berapa kali perpanjangan PPKM hingga akhirnya pemerintah memberikan izin bioskop untuk kembali beroperasi, tentu dengan protokol kesehatan yang cukup ketat. Seingat Penulis, belum pernah ada kasus kluster yang disebabkan oleh bioskop.</p>



<p>Film pertama yang Penulis tonton tentu saja<strong> <em>Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</em></strong>. Ratingnya di situs <em>Rotten Tomatoes </em>cukup mencengangkan, di mana mendapatkan 92% <em>Tomatometer</em> (dari 304 <em>reviewer</em>) dan 98% <em>Audience Score</em>.</p>



<p>Sebagai <em>superhero </em>baru yang diperkenalkan di <em>phase 4</em>, jelas menarik untuk melihat bagaimana Marvel memperkenalkan Shang-Chi ke <em>Marvel Cinematic Universe</em> (MCU). <em>Superhero </em>Asia ini tentu harus memiliki <em>first impression </em>yang bagus dan Marvel berhasil melakukannya!</p>



<p><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita <em>Shang-Chi and the Legend of Ten Rings</em></h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5303" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wenwu dan Jiang Li (<a href="https://twitter.com/nancywyuen/status/1429848335939096577?lang=gl">Twitter</a>)</figcaption></figure>



<p>Film diawali dengan sebuah narasi yang menceritakan sejarah singkat seputar <strong>Wenwu </strong>(Tony Leung), seorang yang telah hidup ribuan tahun dan menaklukkan banyak wilayah seumur hidupnya. Ia bisa hidup abadi dan memiliki kekuatan besar berkat <em>Ten Rings </em>yang ia miliki.</p>



<p>Kehidupannya berubah ketika ia berusaha mencari desa legendaris bernama <strong>Ta Lo</strong>. Perjalanannya begitu berbahaya dan ia kehilangan semua anak buahnya. Lalu, ia bertemu dengan<strong> Jiang Li</strong> (Fala Chen) yang nantinya akan menjadi istrinya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5299" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Pertempuran di Bus (<a href="https://datebook.sfchronicle.com/movies-tv/behind-the-scenes-of-the-shang-chi-bus-chase-through-san-francisco-from-the-films-director">SF Chronicle Datebook</a>)</figcaption></figure>



<p>Film beralih ke masa sekarang, di mana seorang pemuda bernama <strong>Shaun </strong>alias <strong>Shang-Chi </strong>(Simu Liu) menjalani kehidupannya biasa sebagai petugas parkir valet. Ia menjalani hidupnya dengan tenang bersama sahabatnya, <strong>Katy</strong> (Awkwafina).</p>



<p>Semua berubah ketika ada sekelompok orang yang dikirim oleh ayahnya, Wenwu, demi mendapatkan kalung yang ia kenakan. Di sinilah untuk pertama kali Shang-Chi menunjukkan kemampuan bela dirinya yang di atas rata-rata.</p>



<p>Setelah pertarungan epik di bus dan kehilangan kalungnya, ia bersama Katy memutuskan untuk pergi ke tempat adik perempuannya, <strong>Xialing </strong>(Meng&#8217;er Zhang), di Macau. Shang-Chi mengetaui di mana adiknya dari sebuah surat.</p>



<p>Ternyata sang adik adalah penguasa tempat pertarungan ilegal yang sudah terkenal. Kita bahkan bisa melihat <strong>Wong </strong>(Benedith Wong) dan <strong>Abomination </strong>bertarung di sebuah arena. Shang-Chi pun akhirnya ikut bertarung melawan adiknya sendiri.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5302" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Xialing (<a href="https://heroichollywood.com/shang-chi-xialing-mcu-future-post-credits/">Heroic Holywood</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah pertarungan, Shang-Chi pun menjelaskan kalau sang adik tengah dikejar oleh sang ayah. Anehnya, Xialing mengatakan tak pernah mengirimkan surat yang diterima Shang-Chi. Mereka pun sadar, pertemuan itu sudah direncanakan oleh sang ayah.</p>



<p>Lalu, terjadi lah kejar-kejaran yang banyak melibatkan adegan aksi yang keren. Tak lama kemudian, Wenwu sendiri yang muncul di hadapan kedua anaknya dan mengajak mereka pulang ke rumah.</p>



<p>Wenwu pun bercerita bahwa ia membutuhkan kedua kalung anaknya untuk mengetahui jalan menuju desa Talo, tempat asal Jiang Li yang juga merupakan ibu dari Shang-Chi dan Xialing. Wenwu juga mengatakan kalau ia mendengar suara istrinya meminta tolong untuk diselamatkan.</p>



<p>Shang-Chi dan Xialing yang tidak percaya sekaligus tidak setuju memutuskan untuk kabur dan pergi ke Desa Ta Lo terlebih dahulu untuk memberi peringatan. Mereka dibantu oleh <strong>Trevor Slattery</strong> (Ben Kingsley) untuk menemukannya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-4-1024x683.png" alt="" class="wp-image-5301" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-4-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-4-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-4-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-4.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Desa Ta Lo (<a href="https://www.greenscene.co.id/2021/09/07/mengenal-ta-lo-tempat-sakral-di-film-shang-chi/">Greenscene</a>)</figcaption></figure>



<p>Di Desa Ta Lo, mereka bertemu dengan bibi mereka yang bernama <strong>Jiang Nan</strong> (Michelle Yeoh). Sang bibi menjelaskan kalau suara yang didengar oleh ayah mereka adalah suara dari <strong>Dweller-in-Darkness</strong>, seekor monster penghisap roh.</p>



<p>Selama ini, penduduk desa Ta Lo berusaha menjaga agar makhluk tersebut tetap tersegel di sana. Mereka dibantu oleh The Great Protector yang bentuknya seperti naga dari sebuah merek susu.</p>



<p>Wenwu sebagai pemilik<em> Ten Rings </em>dianggap mampu membebaskan Dweller-in-Darkness, sehingga ia berusaha memanipulasi Wenwu untuk membebaskannya dengan meniru suara istrinya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5305" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dweller-in-Darkness (<a href="https://www.kincir.com/movie/cinema/teori-asal-usul-ten-rings-film-shang-chi-mcu-oXK6RquahyUo">Kincir</a>)</figcaption></figure>



<p>Singkat cerita, terjadi lah pertempuaran antara warga desa Ta Lo melawan pasukan Wenwu. Dengan kekuatan <em>Ten Rings</em>, Wenwu berusaha untuk menghancurkan penghalang yang selama ini mengurung Dweller-in-Darkness.</p>



<p>Serangan yang dilancarkan oleh Wenwu membuat <strong>Soul Eater</strong> berhasil keluar dan mulai mengumpulkan roh untuk diberi ke Dweller-in-Darkness. Shang-Chi yang sempat ditenggelamkan oleh Wenwu diselamatkan oleh The Great Protector dan pertarungan pun terjadi antara keduanya.</p>



<p>Di tengah pertarungan, Shang-Chi sempat berhasil merebut <em>Ten Rings </em>milik Wenwu, tetapi urung membunuh ayahnya sendiri walau malam sebelumnya ia bertekad untuk membunuhnya. Di saat itulah Dweller-in-Darkness berhasil kabur dan menyerap roh Wenwu.</p>



<p>Adegan selanjutnya adalah pertarungan CGI antara Dweller-in-Darkness melawan Shang-Chi yang dibantu oleh The Great Protector bersama Xialing dan Katy. Shang-Chi yang telah mewarisi <em>Ten Rings </em>pun akhirnya bisa mengalahkan monster tersebut.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5300" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Adegan Post-Credit (<a href="https://www.youtube.com/watch?v=wDtfDOQHzJE">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Seperti film Marvel pada umumnya, film ini memiliki dua adegan <em>post-credit</em>. Yang pertama adalah adegan di mana Shang-Chi diajak oleh Wong untuk bertemu dengan <strong>Bruce Banner</strong> (Mark Rufallo) dan <strong>Captain Marvel</strong> (Brie Larson).</p>



<p>Energi yang ditimbulkan oleh <em>Ten Rings </em>membuat benda tersebut memancarkan semacam sinyal, tapi belum diketahui untuk siapa sinyal tersebut dipancarkan. Ini bisa menjadi inidikasi di <em>phase 4 </em>mengenai siapa musuh besar para <em>superhero </em>kita selanjutnya.</p>



<p>Dia adegan <em>post-credit </em>yang kedua, kita bisa melihat Xialing yang katanya akan menutup organisasi Ten Rings justru membangunnya kembali. Di layar, muncul tulisan bahwa Ten Rings akan kembali di film-film Marvel selanjutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton <em>Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</em></h2>



<p>Tanpa ragu Penulis akan menyebut<em> Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</em> sebagai salah satu film terbaik Marvel yang pernah diproduksi. Skornya di situs <em>Rotten Tomatoes </em>semakin memperkuat pendapat tersebut.</p>



<p>Jalan cerita, dapat. Koreografi adegan <em>action</em>, dapat. Sinematografi, dapat. Komedinya, dapat. Nuansa Asia yang kental, dapat. Salah satu film dengan <em>villain </em>terbaik, dapat. Mungkin hanya segi CGI saja yang nilainya standar, tapi selain itu film ini jelas di atas rata-rata film Marvel yang sudah ada.</p>



<p>Beberapa berpendapat kalau film ini sedikit &#8220;liar&#8221; dan susah ditebak. Siapa yang menyangka kalau pertarungan terakhir di film ini melibatkan dua monster raksasa? Hanya saja, bagi Penulis film ini bisa menuntun kita ke arah sana dengan rapi dan tidak memaksakan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-7-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5306" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-7-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-7-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-7-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-7.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Shang-Chi vs Wenwu (<a href="https://www.gamesradar.com/shang-chi-director-reveals-he-considered-an-alternate-ending-for-spoiler/">GamesRadar</a>)</figcaption></figure>



<p>Konflik utama dari film ini adalah keinginan Wenwu untuk menyelamatkan istrinya. Ia mendengar suara istrinya tanpa ia tahu kalau itu adalah tipu muslihat dari Dweller-in-Darkness.</p>



<p>Untuk itulah ia mencari kedua anaknya yang sudah lama kabur dari <em>basecamp</em>-nya. Ia membutuhkan liontin yang digunakan mereka untuk mengetahui letak Desa Ta Lo. Dari sinilah Shang-Chi dan Xialing harus kembali berhadapan dengan ayahnya.</p>



<p>Wenwu yang diperankan oleh Tony Leung berhasil mencuri panggung melalui aktingnya yang memukai. Hanya dari sorot matanya, ia mampu mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan dengan sangat baik. Marah, rindu, sedih, ambisi, semua bisa digambarkan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5308" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-8.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Berakting dengan Mata (<a href="https://merahputih.com/post/read/mengupas-cincin-besi-yang-digunakan-wenwu-musuh-di-film-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings">MerahPutih</a>)</figcaption></figure>



<p>Bahkan, kalau menurut Penulis, Wenwu yang sejatinya menjadi <em>villain </em>utama justru mendapatkan simpati dari para penonton. Meskipun masa lalunya penuh pertempuran, alasan utamanya menyerang Desa Ta Lo adalah demi menyelamatkan istri tercintanya.</p>



<p>Adegannya yang mengingat Shang-Chi sebelum jiwanya disedot oleh Dweller-in-Darkness benar-benar membuat haru penonton. Rasanya belum pernah ada <em>villain </em>yang terasa humanis seperti Wenwu.</p>



<p>Sayangnya, sepertinya sudah menjadi kebiasaan Marvel untuk langsung membunuh <em>villain </em>yang baik. Sebelumnya ada Hela dari <em>Thor: Ragnarok </em>dan Killmonger dari <em>Black Panther </em>yang juga langsung &#8220;dibunuh&#8221; meskipun punya kesempatan untuk dikembangkan lagi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-9-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5307" width="740" height="493" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-9-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-9-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-9-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/setelah-menonton-shang-chi-9.jpg 1080w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption>Bagaimana Masa Depan Shang-Chi? (<a href="https://www.kincir.com/movie/cinema/shang-chi-jumlah-adegan-post-credit-MlsOZVnzYtvB">Kincir</a>)</figcaption></figure>



<p>Tema <em>grief </em>seolah menjadi salah satu fokus Marvel di <em>phase </em>4 ini. Sebelumnya, Wanda Maximoff juga berulah karena merasa kehilangan Vision. Belum lagi cerita Doctor Strange di serial <em>What If&#8230;? </em>episode 4 yang juga kehilangan Christine Palmer.</p>



<p>Yang jelas, <em>Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings </em>menjadi awal yang baik untuk MCU ke depannya. Sebagai <em>superhero </em>baru pertama yang diperkenalkan, kita berhasil dibuat penasaran bagaimana Shang-Chi akan melebur bersama <em>superhero </em>Marvel yang sudah &#8220;senior&#8221;.</p>



<p><em>Post-credit </em>dari film ini juga seolah mengindikasikan bahwa ada hal besar yang akan menghampiri para pahlawan super kita. Apakah dia Galactus, Deviants, Kang the Conqueror, atau Mephisto yang entah sudah berapa kali diisukan muncul? Kita tunggu saja!</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p>Lawang, 2 Oktober 2021, terinspirasi setelah menonton <em>Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</em></p>



<p>Foto: <a href="https://www.bandwagon.asia/articles/shang-chi-soundtrack-ost-88rising-mark-tuan-bibi-jackson-wang-niki-rich-brian-rick-ross-21savage-dj-snake-masiwei-warren-hue-bella-poarch-marvel-disney-plus-september-2021">Bandwagon Asia</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/">Setelah Menonton Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuan Rumah Lagi Setelah 56 Tahun</title>
		<link>https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/</link>
					<comments>https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 17:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tokoh & Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 1962]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1099</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah tidak lepas dari pengunduran diri Vietnam, membuat Indonesia untuk kedua kalinya menjadi negara penyelenggara Asian Games setelah tahun 1962 atau 56 tahun yang lalu. Kala itu, Asian Games telah masuk ke pagelaran yang keempat kalinya, setelah yang pertama diadakan di New Delhi, India, pada tahun 1951. Gelora Bung Karno menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/">Tuan Rumah Lagi Setelah 56 Tahun</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah tidak lepas dari pengunduran diri Vietnam, membuat Indonesia untuk kedua kalinya menjadi negara penyelenggara Asian Games setelah tahun 1962 atau 56 tahun yang lalu.</p>
<p>Kala itu, Asian Games telah masuk ke pagelaran yang keempat kalinya, setelah yang pertama diadakan di New Delhi, India, pada tahun 1951. Gelora Bung Karno menjadi tempat yang bersejarah karena pada tempat tersebut diadakan <em>opening ceremony, </em>sesuatu yang diulang pada tahun ini.</p>
<p><em>Trainer </em>penulis sempat berkelakar, logo yang digunakan pada tahun tersebut membuktikan keberanian bung Karno. Bagaimana tidak, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang berani meletakkan simbol negara (Garuda Pancasila) di atas simbol Asian Games.</p>
<p><div id="attachment_1101" style="width: 147px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1101" class="size-full wp-image-1101" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/Logo_Asian_Games_1962.jpg" alt="" width="137" height="186" /><p id="caption-attachment-1101" class="wp-caption-text">Logo Asian Games 1962 (https://id.wikipedia.org/wiki/Asian_Games_1962)</p></div></p>
<p>Pada tahun tersebut, sebanyak 1.460 atlet dari 17 negara berpartisipasi untuk memperebutkan medali pada 15 cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk badminton yang dipertandingkan untuk pertama kalinya di ajang ini.</p>
<p>Jumlah tersebut jelas lebih sedikit jka dibandingkan dengan sekarang, di mana 9.500 atlet dari 45 negara berpartisipasi untuk memperebutkan medali pada 40 cabang olahraga. Total jumlah medali emas yang diperebutkan adalah 462 medali.</p>
<p>Banyak pembangunan yang dilakukan pada tahun 1962 dalam rangka menyambut Asian Games. Bisa dibilang, bangunan dan infrastruktur tersebut merupakan</p>
<p>Dilansir dari wikipedia, pembangunan yang dilakukan antara lain Kompleks Olahraga dan Stadion Senayan yang megah, jalan baru termasuk Jalan M.H. Thamrin dan Gatot Subroto. Jembatan Semanggi, Hotel Indonesia hingga TVRI juga dapat diselesaikan tepat waktu. Selain itu dibangun pula Monumen Selamat Datang yang digagas Presiden Soekarno sebagai lambang keramahan bangsa Indonesia menyambut para peserta Asian Games.</p>
<p>Semoga, pagelaran Asian Games yang kedua ini bisa lebih sukses dan meninggalkan lebih banyak sejarah bagi generasi penerus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 5 Agustus 2018, terinsprasi setelah membaca sejarah Asian Games.</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://www.youtube.com/watch?v=M2oY6flja2Y">https://www.youtube.com/watch?v=M2oY6flja2Y</a></p>
<p>Sumber Artikel: Materi Training <em>Volunteer </em>Asian Games 2018, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Asian_Games_1962">https://id.wikipedia.org/wiki/Asian_Games_1962</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/">Tuan Rumah Lagi Setelah 56 Tahun</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
