<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asian Games 2018 Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/asian-games-2018/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/asian-games-2018/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Aug 2018 17:37:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Asian Games 2018 Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/asian-games-2018/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tuan Rumah Lagi Setelah 56 Tahun</title>
		<link>https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/</link>
					<comments>https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 17:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tokoh & Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 1962]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1099</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah tidak lepas dari pengunduran diri Vietnam, membuat Indonesia untuk kedua kalinya menjadi negara penyelenggara Asian Games setelah tahun 1962 atau 56 tahun yang lalu. Kala itu, Asian Games telah masuk ke pagelaran yang keempat kalinya, setelah yang pertama diadakan di New Delhi, India, pada tahun 1951. Gelora Bung Karno menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/">Tuan Rumah Lagi Setelah 56 Tahun</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah tidak lepas dari pengunduran diri Vietnam, membuat Indonesia untuk kedua kalinya menjadi negara penyelenggara Asian Games setelah tahun 1962 atau 56 tahun yang lalu.</p>
<p>Kala itu, Asian Games telah masuk ke pagelaran yang keempat kalinya, setelah yang pertama diadakan di New Delhi, India, pada tahun 1951. Gelora Bung Karno menjadi tempat yang bersejarah karena pada tempat tersebut diadakan <em>opening ceremony, </em>sesuatu yang diulang pada tahun ini.</p>
<p><em>Trainer </em>penulis sempat berkelakar, logo yang digunakan pada tahun tersebut membuktikan keberanian bung Karno. Bagaimana tidak, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang berani meletakkan simbol negara (Garuda Pancasila) di atas simbol Asian Games.</p>
<div id="attachment_1101" style="width: 147px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1101" class="size-full wp-image-1101" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/Logo_Asian_Games_1962.jpg" alt="" width="137" height="186" /><p id="caption-attachment-1101" class="wp-caption-text">Logo Asian Games 1962 (https://id.wikipedia.org/wiki/Asian_Games_1962)</p></div>
<p>Pada tahun tersebut, sebanyak 1.460 atlet dari 17 negara berpartisipasi untuk memperebutkan medali pada 15 cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk badminton yang dipertandingkan untuk pertama kalinya di ajang ini.</p>
<p>Jumlah tersebut jelas lebih sedikit jka dibandingkan dengan sekarang, di mana 9.500 atlet dari 45 negara berpartisipasi untuk memperebutkan medali pada 40 cabang olahraga. Total jumlah medali emas yang diperebutkan adalah 462 medali.</p>
<p>Banyak pembangunan yang dilakukan pada tahun 1962 dalam rangka menyambut Asian Games. Bisa dibilang, bangunan dan infrastruktur tersebut merupakan</p>
<p>Dilansir dari wikipedia, pembangunan yang dilakukan antara lain Kompleks Olahraga dan Stadion Senayan yang megah, jalan baru termasuk Jalan M.H. Thamrin dan Gatot Subroto. Jembatan Semanggi, Hotel Indonesia hingga TVRI juga dapat diselesaikan tepat waktu. Selain itu dibangun pula Monumen Selamat Datang yang digagas Presiden Soekarno sebagai lambang keramahan bangsa Indonesia menyambut para peserta Asian Games.</p>
<p>Semoga, pagelaran Asian Games yang kedua ini bisa lebih sukses dan meninggalkan lebih banyak sejarah bagi generasi penerus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 5 Agustus 2018, terinsprasi setelah membaca sejarah Asian Games.</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://www.youtube.com/watch?v=M2oY6flja2Y">https://www.youtube.com/watch?v=M2oY6flja2Y</a></p>
<p>Sumber Artikel: Materi Training <em>Volunteer </em>Asian Games 2018, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Asian_Games_1962">https://id.wikipedia.org/wiki/Asian_Games_1962</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/">Tuan Rumah Lagi Setelah 56 Tahun</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/tokohsejarah/tuan-rumah-lagi-setelah-56-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Logo Asian Games 2018</title>
		<link>https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/</link>
					<comments>https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 15:22:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tokoh & Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[energy of asia]]></category>
		<category><![CDATA[GBK]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[logo]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[tagline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1094</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa yang punya bayangan, terinspirasi dari apakah logo Asian Games 2018? Jika ada yang menjawab terinspirasi dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK), maka selamat jawaban Anda benar! Logo Asian Games 2018 terinspirasi dari bentuk GBK dengan 8 jalurnya yang mengarah ke arah stadion. Warna-warna yang menjadi corak pada logo tersebut melambangkan dari sifat multikultural yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/">Di Balik Logo Asian Games 2018</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang punya bayangan, terinspirasi dari apakah logo Asian Games 2018? Jika ada yang menjawab terinspirasi dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK), maka selamat jawaban Anda benar!</p>
<p>Logo Asian Games 2018 terinspirasi dari bentuk GBK dengan 8 jalurnya yang mengarah ke arah stadion. Warna-warna yang menjadi corak pada logo tersebut melambangkan dari sifat multikultural yang dimiliki oleh bangsa Asia dan Indonesia.</p>
<p>Di tengah-tengah, terdapat lambang matahari <em>Olympic Council of Asia </em>(OCA). OCA atau Dewan Olimpiade Asia sendiri merupakan organisasi yang berada di bawah <em>International Olympic Council </em>(IOC), organisasi yang melaksanakan even Olimpiade.</p>
<p>OCA dibentuk pada tahun 1982 dan berkedudukan di Kuwait. Sekarang, OCa dipimpin oleh Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, yang mulai menjabat tahun 1990. OCA diberi otoritas penuh untuk melaksanakan dan mengembangkan gerakan olimpiade, serta menyelenggarakan even-even olahraga di kawasan Asia, termasuk Asian Games 2018 ini.</p>
<p>Pagelaran Asian Games tahun ini mengusung tagline <em>Energy of Asia </em>, dan diharapkan bahwa tagline ini &#8220;<em>will radiate throughout the world</em>&#8220;.</p>
<p><strong>Fun Facts tentang Asian Games 2018</strong></p>
<p>Agar tulisan ini agak sedikit lebih panjang, penulis akan menambahkan beberapa <em>key facts </em>tentang Asian Games 2018.</p>
<p>Ajang Asian Games 2018 menjadi yang pertama dalam sejarah karena baru kali ini perlombaan akan diadakan di dua kota yang berbeda, yakni Jakarta dan Palembang. Jakarta dibagi menjadi 3 <em>cluster</em>, yakni Jakarta 1 (GBK dan sekitarnya), Jakarta 2 (JIEXPO dan sekitarnya), dan Jakarta Suburb.</p>
<p>Bahkan sebenarnya bisa dikatakan bahwa Asian Games kali ini diadakan di banyak kota, karena terdapat beberapa cabang olahraga yang diadakan di Bandung, Subang, Bogor hingga Bekasi. Akan tetapi, daerah-daerah tersebut dikategorikan sebagai Jakarta Suburb <em>cluster</em>.</p>
<p>Tahun ini juga merupakan kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah tahun 1962. Lebih lengkapnya, akan dibahas pada tulisan berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 Agustus 2018, terinpirasi setelah melihat logo Asian Games 2018</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://en.asiangames2018.id/news/articles/soccer-to-be-2018-asian-games-opener/">https://en.asiangames2018.id/news/articles/soccer-to-be-2018-asian-games-opener/</a></p>
<p>Sumber Artikel: Materi Training <em>Volunteer </em>Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/">Di Balik Logo Asian Games 2018</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkenalan dengan Maskot Asian Games 2018</title>
		<link>https://whathefan.com/tokohsejarah/berkenalan-dengan-maskot-asian-games-2018/</link>
					<comments>https://whathefan.com/tokohsejarah/berkenalan-dengan-maskot-asian-games-2018/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 14:14:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tokoh & Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Atung]]></category>
		<category><![CDATA[Bhin-Bhin]]></category>
		<category><![CDATA[binatang]]></category>
		<category><![CDATA[energy of asia]]></category>
		<category><![CDATA[Kaka]]></category>
		<category><![CDATA[maskot]]></category>
		<category><![CDATA[olahrata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai volunteer Asian Games 2018, penulis merasa wajib untuk membuat artikel seputar even olahraga terbesar setelah Olimpiade tersebut. Untuk mengawali beberapa tulisan tentang Asian Games 2018, penulis akan memulai dengan memperkenalkan maskotnya yang terdiri dari tiga karakter. Ketiga maskot ini diharapkan menjadi simbol energi yang berbeda-beda, sesuai dengan tagline Asian Games 2018, Energy of Asia. Hewan-hewan yang dipilih sebagai maskot [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/berkenalan-dengan-maskot-asian-games-2018/">Berkenalan dengan Maskot Asian Games 2018</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai <em>volunteer </em>Asian Games 2018, penulis merasa wajib untuk membuat artikel seputar even olahraga terbesar setelah Olimpiade tersebut. Untuk mengawali beberapa tulisan tentang Asian Games 2018, penulis akan memulai dengan memperkenalkan maskotnya yang terdiri dari tiga karakter.</p>
<p>Ketiga maskot ini diharapkan menjadi simbol energi yang berbeda-beda, sesuai dengan <em>tagline </em>Asian Games 2018, <em>Energy of Asia</em>. Hewan-hewan yang dipilih sebagai maskot merupakan hewan-hewan endemik Indonesia.</p>
<div id="attachment_1092" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1092" class="size-large wp-image-1092" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/vhwyc4regsy9ipewsdua-1024x447.jpg" alt="" width="1024" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/vhwyc4regsy9ipewsdua-1024x447.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/vhwyc4regsy9ipewsdua-300x131.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/vhwyc4regsy9ipewsdua-768x335.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/vhwyc4regsy9ipewsdua-356x155.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/vhwyc4regsy9ipewsdua.jpg 1275w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1092" class="wp-caption-text">Bhin-Bhin (https://www.asiangames2018.id/about/mascots )</p></div>
<p>Yang pertama adalah <strong>Bhin-Bhin</strong>, seekor burung Cendrawasih (<em>Paradisaea apoda</em>) yang memakai kain dengan motif khas suku Asmat, Papua. <strong>Bhin-Bhin </strong>adalah representasi dari strategi.</p>
<div id="attachment_1091" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1091" class="size-large wp-image-1091" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/i6lf4km4yhzyjjqhk6rx-1024x447.jpg" alt="" width="1024" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/i6lf4km4yhzyjjqhk6rx-1024x447.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/i6lf4km4yhzyjjqhk6rx-300x131.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/i6lf4km4yhzyjjqhk6rx-768x335.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/i6lf4km4yhzyjjqhk6rx-356x155.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/i6lf4km4yhzyjjqhk6rx.jpg 1275w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1091" class="wp-caption-text">Atung (https://www.asiangames2018.id/about/mascots)</p></div>
<p>Yang kedua adalah <strong>Atung</strong>, seekor rusa bawean (<em>Hyelaphus kuhlii</em>) yang mengenakan kain batik Jakarta dengan pola Tumpal. <strong>Atung </strong>adalah representasi dari kecepatan.</p>
<div id="attachment_1090" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1090" class="size-large wp-image-1090" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/uggcvdgexnywnoap9hx4-1024x447.jpg" alt="" width="1024" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/uggcvdgexnywnoap9hx4-1024x447.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/uggcvdgexnywnoap9hx4-300x131.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/uggcvdgexnywnoap9hx4-768x335.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/uggcvdgexnywnoap9hx4-356x155.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/uggcvdgexnywnoap9hx4.jpg 1275w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1090" class="wp-caption-text">Kaka (https://www.asiangames2018.id/about/mascots)</p></div>
<p>Yang terakhir adalah <strong>Kaka </strong>(bukan personil Slank maupun pemain sepakbola), seekora badak bercula sati (<em>Rhinoceros sondaicus</em>) yang dilengkapi dengan pakaian adat Palembang dengan motif bunga. <strong>Kaka </strong>adalah representasi dari kekuatan.</p>
<p>Jika diperhatikan secara seksama, ada yang unik dari ketiga nama yang dipilih. Coba kita gabungkan:</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Bhin-Bhin | Atung | Kaka</strong></p>
<p>Menemukan keunikannya? Jika tidak, tidak masalah, akan penulis jelaskan secara sederhana. Ketiga nama tersebut diambil dari semboyan yang selalu kita banggakan, <strong><em>Bhin</em></strong>eka <em><strong>Tung</strong></em>gal I<strong><em>ka </em></strong>alian walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua.</p>
<p>Tentu kita semua berharap ketiga maskot ini dapat merepresentasikan semangat dan energi kita dalam rangka menyambut Asian Games 2018. Kita berharap banyak, bahwa even olahraga ini dapat membawa banyak kebaikan bagi bangsa kita, bangsa Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 Agustus 2018, terinspirasi setelah melihat maskot Asian Games.</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/01/22/tiga-maskot-asian-games-2018-bukti-keanekaragaman-hayati-indonesiahttps://www.asiangames2018.id/about/mascots">https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/01/22/tiga-maskot-asian-games-2018-bukti-keanekaragaman-hayati-indonesiahttps://www.asiangames2018.id/about/mascots</a></p>
<p>Sumber Artikel: Materi Training <em>Volunteer </em>Asian Games 2018, <a href="https://www.asiangames2018.id/about/mascots">https://www.asiangames2018.id/about/mascots </a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/berkenalan-dengan-maskot-asian-games-2018/">Berkenalan dengan Maskot Asian Games 2018</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/tokohsejarah/berkenalan-dengan-maskot-asian-games-2018/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
