<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bahamas Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/bahamas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/bahamas/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Jun 2024 15:20:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Bahamas Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/bahamas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #16: Bahamas</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 15:20:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahamas]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[heist]]></category>
		<category><![CDATA[party game]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7315</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat membeli Hellapagos, Penulis membelinya bersamaan dengan satu board game berjudul Bahamas. Sebenarnya board game ini sudah lama jadi incaran Penulis karena pernah diulas oleh RWHShadow dan terlihat seru. Salah satu alasan mengapa Penulis menunda beli board game ini adalah karena tidak tersedia di toko board game langganan Penulis dan hanya tersedia di toko board [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/">Koleksi Board Game #16: Bahamas</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Saat membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-15-hellapagos/">Hellapagos</a>, Penulis membelinya bersamaan dengan satu <em>board game </em>berjudul <strong>Bahamas</strong>. Sebenarnya <em>board game </em>ini sudah lama jadi incaran Penulis karena pernah diulas oleh RWHShadow dan terlihat seru.</p>



<p>Salah satu alasan mengapa Penulis menunda beli <em>board game </em>ini adalah karena tidak tersedia di toko <em>board game </em>langganan Penulis dan hanya tersedia di toko <em>board game </em>di Jakarta. Selain itu, harganya juga lumayan, yaitu Rp405 ribu untuk komponen yang tidak seberapa.</p>



<p>Untungnya, setelah membelinya, ternyata <em>board game </em>ini memang seseru ulasannya dan sangat cocok digunakan sebagai <em>party game </em>di tongkrongan. Penulis akan jelaskan lebih spesifik tentang <em>board game </em>ini di bawah. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1.jpg 1280w " alt="Bagian 8 Kota Tua, Sekali Lagi" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/distopia-bagi-kia/bagian-8-kota-tua-sekali-lagi/">Bagian 8 Kota Tua, Sekali Lagi</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Bahamas</li>



<li>Desainer: Nicolas Normandon</li>



<li>Publisher: Matagot</li>



<li>Tahun Rilis: 2019</li>



<li>Jumlah Pemain: 4-8 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30-45 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,4</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,33/5</li>



<li>Harga: Rp405.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Bahamas</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tutorial Main Board Game - Bahamas" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/hP5KKE_K5Dw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Plot utama Bahamas adalah tentang kaburnya sekelompok perampok yang baru saja berhasil melakukan pencurian dan kabur menggunakan pesawat. Naas, di tengah perjalanan pesawat tersebut mengalami kerusakan dan akan terjatuh.</p>



<p>Para perampok yang berada di dalam pesawat pun saling berebut parasut dan uang yang telah dirampok. Semua berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dan mengambil uang sebanyak mungkin. Nah, pemenang Bahamas akan ditentukan oleh kedua hal tersebut.</p>



<p>Pertama, Penulis akan bahas dulu tentang komponennya yang sebenarnya tidak terlalu banyak. Bahamas terdiri dari 10 kartu karakter, beberapa kartu <em>action </em>dan uang, serta dadu unik yang akan menentukan <em>action </em>yang bisa kita lakukan.</p>



<p>Karena komposisinya yang minimalis tersebutlah Penulis di atas menyebutkan kalau <em>board game </em>ini cukup mahal, sehingga kerap menunda-nunda untuk membelinya. Untung saja <em>gameplay</em>-nya yang menarik menutupi kekurangan tersebut.</p>



<p>Di awal permainan, masing-masing pemain akan mendapatkan satu kartu karakter (masing-masing punya kemampuan unik), dua kartu <em>action </em>(<em>ada guide</em>-nya)<em>  </em>dan uang. Pilih satu orang untuk bermain duluan, lalu setiap awal putaran kocok sejumlah dadu (jumlah pemain dikurangi satu).</p>



<p>Pemain pertama memilih salah satu dadu untuk mengaktifkan kekuatannya, lalu memberikan sisanya kepada pemain yang ia pilih. Hal tersebut berlangsung sampai dadu habis, dan pemain yang tidak kebagian dadu akan mengocok dan memilih dadu duluan.</p>



<p>Kartu <em>action </em>yang ada di tangan pemain bisa dimainkan kapan saja meskipun bukan gilirannya. Selain itu, di antara kartu <em>action </em>ada kartu FBI di mana jika pemain berhasil mengumpulkan tiga <em>item </em>FBI yang berbeda, maka mereka akan langsung menang.</p>



<p>Salah satu elemen utama dari Bahamas adalah dadunya yang masing-masing mata dadunya memiliki ikon dan kekuatannya unik, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Gambar Pesawat: Pemain mengaktifkan kekuatan karakternya</li>



<li>Gambar Kartu: Menarik satu kartu <em>action</em> (setiap dadu memiliki dua gambar kartu)</li>



<li>Gambar Kantong Uang: Menarik satu kartu uang</li>



<li>Gambar Kartu dan Pistol: Merebut satu kartu <em>action </em>lawan</li>



<li>Gambar Kantong Uang dan Pistol: Merebut satu kartu uang lawan</li>
</ul>



<p>Permainan akan terus berlangsung dan proses saling merebut kartu akan terus terjadi. Permainan otomatis berakhir ketika kartu dengan gambar pesawat jatuh dari deck kartu <em>action </em>muncul.</p>



<p>Setelah permainan berakhir, masing-masing pemain harus bisa menunjukkan kartu parasut atau <em>lifeboat</em> yang menandakan mereka berhasil selamat. Jikat tidak memiliki kartu tersebut, maka uang yang berhasil dikumpulkan pemain tidak akan dihitung.</p>



<p>Setelah itu, barulah kita akan menghitung total jumlah uang yang berhasil didapatkan. Pemain dengan jumlah uang tertinggi akan keluar menjadi pemenangnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Bahamas</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/koleksi-board-game-16-bahamas-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7317" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/koleksi-board-game-16-bahamas-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/koleksi-board-game-16-bahamas-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/koleksi-board-game-16-bahamas-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/koleksi-board-game-16-bahamas.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Board Game Bahamas (<a href="https://www.ebay.com/itm/116057288502">eBay</a>) </figcaption></figure>



<p>Bahamas adalah salah satu <em>party board game </em>yang akan Penulis bawa ke tongkrongan. Tidak hanya karena seru dan kompetitif, <em>board game </em>ini juga memiliki <em>replaybility </em>yang oke karena setiap permainan pasti akan memiliki cerita yang berbeda.</p>



<p>Pemenang tidak akan ketahuan hingga akhir permainan karena meskipun ada pemain yang terlihat memegang banyak kartu uang, belum tentu nominalnya besar-besar. Punya 10 kartu uang dengan nominal 100.000 akan kalah dengan 5 kartu dengan nominal 400.000.</p>



<p>Tidak hanya itu, punya kartu uang dengan nominal terbesar pun belum tentu menang jika tidak memiliki kartu parasut atau <em>lifeboat</em>. Uang yang sudah susah payah dikumpulkan menjadi hangus begitu saja.</p>



<p>Selain itu, adanya karakter juga membuat permainan jadi bervariasi, meskipun kemampuan yang dimiliki tidak sampai mengubah jalannya pertandingan. Efeknya bisa dibilang hanya sedikit lebih enak dari efek dadu yang telah digulirkan.</p>



<p>Adanya kartu <em>action </em>yang berpotensi untuk merusuh lawan juga cukup menyenangkan. Hanya saja, sepengalaman Penulis bermain, ada beberapa kartu <em>action </em>yang efeknya tidak terlalu bagus. Seringnya, pemain mengincar kartu <em>action </em>dari <em>deck</em>/lawan karena butuh parasut.</p>



<p>Terkadang pemain juga mengincar kartu FBI agar bisa menang instan tanpa perlu menghitung jumlah uang. Akan tetapi, mengumpulkan ketiga kartu <em>item </em>FBI yang berbeda membutuhkan hoki tingkat tinggi. Jarang ada pemain yang menang melalui jalur ini.</p>



<p>Jika disuruh menyebutkan kekurangan Bahamas, mungkin justru karena kesederhanaannya. Bagi pemain <em>board game </em>yang <em>next level</em>, <em>board game </em>semacam ini pasti terasa membosankan karena tidak ada tantangannya dan tidak membutuhkan strategi tertentu.</p>



<p><em>Overall</em>, Bahamas adalah salah satu <em>board game </em>favorit Penulis yang cocok digunakan untuk memeriahkan suasana ketika sedang kumpul bersama teman maupun keluarga. Banyaknya &#8220;senggol-senggolan&#8221; membuat Bahamas terasa seru dan menyenangkan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Rating: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Penulis membeli Hellapagos dan Bahamas pada bulan Desember 2022. <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/">Pada bulan Januari 2023, Penulis berlibur ke Jakarta selama satu minggu</a>. Di sela-sela libur tersebut, Penulis berhasil menemukan satu <em>board game</em> yang lebih rusuh dan jahat: <strong>Unstable Unicorns</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 3 Juni 2024, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/">Koleksi Board Game #16: Bahamas</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 3)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2022 11:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahamas]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Catan]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Machi Koro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Splendor]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6142</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada dua tulisan sebelumnya (Bagian 1 dan Bagian 2), Penulis telah bercerita mengenai &#8220;perjalanannya&#8221; dalam mengoleksi board game. Bahkan hingga sekarang, Penulis masih sering merasa heran mengapa dirinya rela mengeluarkan uang yang cukup banyak. Hanya saja jika dipikir-pikir kembali, alokasi dana untuk membeli board game sebenarnya berasal dari alokasi belanja buku bulanan, di mana akhir-akhir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 3)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada dua tulisan sebelumnya (<em>Bagian 1 </em>dan <em>Bagian 2</em>), Penulis telah bercerita mengenai &#8220;perjalanannya&#8221; dalam mengoleksi <em>board game</em>. Bahkan hingga sekarang, Penulis masih sering merasa heran mengapa dirinya rela mengeluarkan uang yang cukup banyak.</p>



<p>Hanya saja jika dipikir-pikir kembali, alokasi dana untuk membeli board game sebenarnya berasal dari alokasi belanja buku bulanan, di mana akhir-akhir ini Penulis cukup banyak mengurangi pembelian buku (yang juga sudah dirasa cukup banyak).</p>



<p>Melalui bagian terakhir dari tulisan <em>Koleksi Board Game Saya</em>, Penulis ingin berbagi sedikit mengenai <em>board game </em>mana yang jadi favoritnya, mengapa pada akhrinya memutuskan untuk mengoleksi <em>board game</em>, dan apa saja <em>board game </em>selanjutnya yang ingin dibeli. </p>





<h2 class="wp-block-heading">Board Game Favorit Saya</h2>



<p>Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hingga kini total Penulis sudah memiliki 16 <em>board game</em> yang menjadi koleksinya. Jika dirangkum, berikut adalah daftar lengkapnya:</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Othello Set</li><li>UNO! Flip</li><li>Monopoly</li><li>Ticket to Ride: London</li><li>Catan</li><li>Carcassone</li><li>7 Wonders 1st Edition</li><li>King of New York</li><li>Survive</li><li>Wingspan</li><li>Bang! Dice Game</li><li>Machi Koro 2</li><li>Dungeon Mayhem</li><li>Saboteur</li><li>Coup</li><li>Sekata</li></ol>



<p>Di antara itu semua, mana yang jadi favorit Penulis? Setidaknya ada tiga <em>board game </em>yang Penulis pilih, yaitu <strong>Catan</strong>, <strong>Machi Koro 2</strong>, dan <strong>Wingspan</strong>. Penulis akan jelaskan alasannya di bawah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6161" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><strong>Catan</strong> merupakan salah satu <em>board game </em>pertama yang Penulis mainkan dan langsung jatuh cinta. <em>Gameplay </em>yang dimiliki cukup sederhana, tetapi membutuhkan strategi dan keberuntungan yang cukup besar.</p>



<p>Ada kalanya kita begitu beruntung karena mampu menempatkan Settlement kita di tempat yang angkanya sering muncul. Namun, terkadang angka yang sering muncul tiba-tiba tidak pernah muncul, sehingga kita merasa menyesal telah menempatkannya di sana.</p>



<p>Kita juga bisa menyenggol pemain lain, entah dengan mencuri kartunya ketika menggerakkan bandit atau memotong jalannya lebih dulu untuk mencapai titik tertentu. Selain itu, <em>replaybility </em>dari <em>board game </em>ini cukup tinggi sehingga jarang membuat pemain merasa bosan.</p>



<p><strong>Machi Koro 2</strong> menggunakan mekanik yang sama dengan Catan, di mana kemenangan pemain sangat ditentukan oleh strategi dan keberuntungan. Bahkan, cara untuk mendapatkan <em>resource </em>berupa koin yang dibutuhkan pun mirip.</p>



<p>Pada <em>board game </em>ini, kita diharuskan untuk mengumpulkan koin sebanyak mungkin. Salah satu caranya adalah dengan membeli kartu-kartu Establishment yang bisa mempercepat <em>income </em>kita untuk bisa membeli Landmark.</p>



<p>Selain itu, adanya kartu yang memungkinkan kita merebut koin yang dimiliki oleh pemain lain membuat pemain akan <em>senggol-senggolan</em> secara intens. Teman Penulis sempat menemukan META &#8220;Dadu Satu&#8221; untuk menghindari koinnya direbut oleh pemain lain.</p>



<p><strong>Wingspan </strong>merupakan <em>board game </em>Penulis yang paling kompleks. Namun, justru itu yang membuat Penulis menyukainya. Dibutuhkan strategi yang benar-benar matang dan, berbeda dari dua <em>board game </em>sebelulmnya, faktor keberuntungan jadi tidak terlalu berdampak.</p>



<p>Ketika mengetahui <em>art </em>dari kartunya untuk pertama kali, Penulis langsung jatuh cinta. Oleh karena itulah Penulis rela untuk menonton banyak video tutorial dan membeli gimnya di Steam agar bisa memahami cara bermain <em>board game </em>ini.</p>



<p>Meskipun sampai sekarang teman-teman Penulis agak enggan bermain Wingspan karena &#8220;sangat mikir&#8221;, Penulis tetap memasukkan Wingspan ke dalam salah satu <em>board game </em>favoritnya. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Akhirnya Jadi Koleksi Board Game?</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong>Karena&nbsp;<em>board game&nbsp;</em>bisa ngilangin bosen, apalagi kalo mati gaya pas lagi bareng-bareng ama temen.&nbsp;<em>Board game&nbsp;</em>itu memfokuskan minat dan kebahagiaan banyak orang dalam satu waktu.” </strong></p><p><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">-Mas Pandu-</span></p></blockquote>



<p><em>Quote </em>di atas merupakan jawaban dari Mas Pandu ketika ditanya apa alasannya menjadi seorang kolektor <em>board game</em>. Penulis setuju dengan jawaban tersebut, dan memiliki alasan lain mengapa akhirnya memutuskan untuk mengoleksi <em>board game</em>.</p>



<p>Pertama, <strong>Penulis pada dasarnya</strong> <strong>menyukai mainan</strong>. Selain <em>board game</em>, Penulis juga memiliki <em>action figure</em>, <em>model kit</em>, dan Hotwheels. Penulis juga ingin menambah koleksi mainannya dengan membeli LEGO dan tamiya.</p>



<p>Alasannya sederhana. Ketika kecil, Penulis berlangganan majalah <em>XY Kids</em> yang memiliki rubrik khusus membahas mainan (<em>toys</em>). Waktu itu, tentu Penulis belum punya uang untuk membelinya, sehingga keinginan tersebut baru bisa disalurkan sekarang.</p>



<p>Lalu, Penulis juga merasa kalau <em>board game </em>yang dibeli <strong>bisa memberikan rasa senang kepada teman-temannya</strong> yang ikut memainkannya. Walau tidak semua mereka suka, setidaknya ada beberapa yang membuat mereka cukup ketagihan.</p>



<p>Melihat wajah bahagia dan mendengar tawa (kadang ekspresi pusing karena kalah) mereka ketika bermain <em>board game </em>menjadi sesuatu yang memuaskan batin. Bagi Penulis, bisa membahagiakan orang lain adalah sumber kebahagiaan.</p>



<p>Selain itu, bermain <em>board game </em>fisik jelas bisa <strong>mendistraksi kita dari ponsel</strong>. Di era yang serba digital, bermain sesuatu yang nyata akan memberikan jeda yang sehat untuk diri kita sendiri. Apalagi, selalu ada interaksi yang menarik ketika bermain <em>board game</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Masih Ingin Menambah Koleksi?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6162" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Splendor: Marvel dan Bahamas</figcaption></figure>



<p>Jika ditanya apakah dirinya masih ingin menambah koleksi <em>board game</em>, maka Penulis akan menjawab iya. Sejujurnya masih ada banyak <em>board game </em>yang Penulis inginkan, tetapi saat ini sedang menahan dirinya untuk bisa menghemat pengeluaran.</p>



<p>Dua <em>board game </em>yang sangat ingin Penulis miliki adalah <strong>Splendor: Marvel</strong> dan <strong>Bahamas</strong>. Penulis sering main Splendor melalui situs BGA, tetapi masih ingin membeli versi Marvel-nya. Penulis belum pernah bermain Bahamas secara langsung, tapi sering melihat <em>gameplay</em>-nya.</p>



<p>Setelah dua <em>board game </em>tersebut, sebenarnya masih ada beberapa <em>board game </em>lain seperti <strong>Cascadia</strong>, <strong>Dominion</strong>, <strong>Kingdomino</strong>, <strong>Pandemic</strong>, <strong>Codename Pictures</strong>, <strong>Ratland</strong>, <strong>Waroong Wars</strong>, dan masih banyak lagi. Semoga saja rezeki Penulis lancar agar bisa membelinya.</p>



<p>Bahkan setelah menulis artikel ini, Penulis memutuskan untuk membuat satu rubrik baru di blog ini: <strong>Board Game</strong>. Semua <em>board game </em>yang pernah dimainkannya akan Penulis buat ulasannya dan <em>gameplay </em>yang dimiliki.</p>



<p><em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Ini merupakan bagian terakhir dari tulisan </span></em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Koleksi Board Game Saya</span> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak  </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 3)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
