<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahasa Inggris Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/bahasa-inggris/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/bahasa-inggris/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 17:35:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>bahasa Inggris Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/bahasa-inggris/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #31: Scrabble/Scrabble Together</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 04:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[scrabble]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8446</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika mengoleksi sesuatu, kita tidak hanya mengincar barang-barang baru yang menarik perhatian. Terkadang, kita berburu barang-barang lama yang melekat pada memori kita, entah untuk nostalgia ataupun memenuhi inner child yang belum terpenuhi. Begitu pun dalam mengoleksi board game. Penulis memulai koleksi ini dari membeli Monopoly, yang sejak kecil Penulis mainkan. Setelah itu, Penulis lebih sering [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/">Koleksi Board Game #31: Scrabble/Scrabble Together</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika mengoleksi sesuatu, kita tidak hanya mengincar barang-barang baru yang menarik perhatian. Terkadang, kita berburu barang-barang lama yang melekat pada memori kita, entah untuk nostalgia ataupun memenuhi <em>inner child </em>yang belum terpenuhi.</p>



<p>Begitu pun dalam mengoleksi <em>board game</em>. Penulis memulai koleksi ini dari membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-1-monopoly/">Monopoly</a>, yang sejak kecil Penulis mainkan. Setelah itu, Penulis lebih sering membeli <em>board game</em>&#8211;<em>board game</em> baru yang lebih modern.</p>



<p>Nah, salah satu <em>board game </em>jadul yang telah lama Penulis incar adalah <strong>Scrabble</strong>, karena ketika kecil Penulis beberapa kali memainkannya. Untungnya ketika mampir ke Toys Kingdom, <em>board game </em>ini sedang diskon!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kalau-srimulat-masih-tayang-hari-ini-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kalau-srimulat-masih-tayang-hari-ini-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kalau-srimulat-masih-tayang-hari-ini-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kalau-srimulat-masih-tayang-hari-ini-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kalau-srimulat-masih-tayang-hari-ini-banner.jpg 1280w " alt="Kalau Srimulat Masih Tayang Hari Ini" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/tokohsejarah/kalau-srimulat-masih-tayang-hari-ini/">Kalau Srimulat Masih Tayang Hari Ini</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Scrabble/Scrabble Together</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Scrabble/Scrabble Together</li>



<li>Desainer: Alfred Mosher Butts</li>



<li>Publisher: Mattel, Inc.</li>



<li>Tahun Rilis: 2024</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: &#8211;</li>



<li>Rating BGG: 7,1</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 2,00/5</li>



<li>Harga: Rp339.900</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Scrabble/Scrabble Together</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Scrabble Together" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/eAzoVAnC2r8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Rasanya Penulis tidak perlu terlalu banyak menjelaskan bagaimana cara bermain Scrabble, karena sepertinya sudah banyak yang tahu. Intinya adalah kita mendapatkan beberapa balok huruf (masing-masing pemain tujuh huruf) untuk dijadikan kata di papan permainan.</p>



<p>Permainan akan dimulai dengan meletakkan kata pertama di tengah papan permainan. Setelah itu, pemain harus merangkai kata dengan menggunakan huruf-huruf yang sudah ada di papan dan ditambah dengan huruf yang kita miliki. </p>



<p>Huruf-huruf hanya bisa diletakkan secara vertikal atau horizontal, tidak boleh secara diagonal. Di papan, ada beberapa <em>multiplier </em>apabila ada pemain yang bisa meletakkan huruf di atasnya. Ada tambahan 50 poin apabila berhasil menggunakan semua tujuh huruf yang dimiliki.</p>



<p>Permainan akan berakhir apabila sudah tidak ada pemain yang bisa meletakkan huruf di papan permainan. Proses <em>scoring </em>pun dilakukan dengan menjumlahkan semua poin kata berdasarkan angka yang ada di hurufnya beserta <em>multiplier</em> di bawahnya jika ada.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Varian Scrabble Together</h3>



<p>Untuk versi Scrabble Together, perbedaannya ada di <strong>Goal Card</strong>, di mana ada <em>quest </em>yang harus diselesaikan oleh pemain. Karena ada kata &#8220;Together&#8221;, maka di versi ini semua pemain harus bekerja sama untuk menyelesaikan semua <em>quest </em>yang ada (total tiap permainan ada 20 Goal).</p>



<p>Dalam satu waktu, akan ada tiga Goal Card yang terpampang di sebelah papan permainan. Ketika ada satu atau lebih Goal Card yang telah selesai, maka akan di<em>-refill </em>dengan kartu selanjutnya. Untuk pemula, ada 20 kartu yang &#8220;ramah pemula&#8221; dengan <em>quest </em>yang lebih <s>manusiawi</s> mudah.</p>



<p>Selain itu, sistem <em>scoring </em>dari varian klasik dihilangkan dari versi ini. Fokus semua pemain adalah menyelesaikan semua <em>quest </em>yang terdapat pada Goal Card. Karena terlihat sulit, ada enam kartu bantuan yang bisa digunakan satu kali oleh siapapun. </p>



<p>Keenam kartu bantuan tersebut adalah <strong>Menyelesaikan Sebuah Kartu Bantuan</strong>, <strong>Menukar Huruf</strong>, <strong>Huruf Bantuan</strong>, <strong>Menggunakan Huruf Kosong</strong>, <strong>Mengulang Kartu Target</strong>, dan <strong>Menukar Huruf</strong>. Permainan berakhir apabila Goal Card berhasil diselesaikan semua atau sudah tidak ada kata lagi yang bisa diletakkan di permainan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Scrabble/Scrabble Together</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8448" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/koleksi-board-game-31-scrabble-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Scrabble Together (via <a href="https://boardgamegeek.com/image/8397255/scrabble-scrabble-together">BGG</a>)</figcaption></figure>



<p>Yah, apa yang bisa dikomentar dari sebuah <em>board game </em>klasik yang hampir diketahui oleh banyak orang? Scrabble/Scrabble Together bisa dianggap sebagai cara Penulis untuk bernostalgia karena pernah memainkannya sewaktu masih kecil.</p>



<p>Tentu saja sebagai <em>board game </em>bahasa Inggris, pengetahuan <em>vocabulary </em>kita sangat penting, terutama ketika dihadapkan dengan huruf-huruf yang terbatas di hadapan kita. Selalu ada ambisi untuk membuat kata sepanjang mungkin dan menghindari kata pendek yang <em>mainstream</em>.</p>



<p>Tidak ada unsur senggol-senggolan, yang ada hanya adu <em>vocabulary </em>dan strategi penempatan huruf di papan agar bisa mendapatkan <em>multiplier </em>yang menggandakan skor kita. Jangan kaget kalau otak kita sampai <em>ngebul </em>karena dipakai berpikir terlalu keras.</p>



<p>Sayangnya, Penulis belum pernah mencoba bermain versi Scrabble Together-nya. Penulis hanya pernah bermain versi klasiknya bersama teman-teman, sehingga tidak bisa berkomentar banyak. Mungkin nanti tulisan ini akan Penulis <em>update </em>jika sudah mencobanya.</p>



<p>Dari sisi komponen, bisa dibilang biasa saja. Papannya termasuk tipis jika dibandingkan dengan Monopoly ataupun <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-22-chinatown/">Chinatown</a>. Tempat untuk menaruh balok hurufnya juga lumayan tipis. Kualitas kartu-kartu untuk Scrabble Together pun tergolong tipis.</p>



<p>Untuk <em>replaybility-</em>nya sendiri ya oke-oke saja jika sedang ingin bermain <em>board game </em>bahasa Inggris. Namun, tentu jangan berharap <em>board game </em>ini akan mampu memecahkan suasana, karena ini bukan tipe <em>party game</em> (kecuali <em>party-</em>nya di perpustakaan).</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli <em>board game </em>ini, ada jeda yang cukup panjang hingga Penulis membeli <em>board game </em>selanjutnya. Itu pun karena Penulis sedang berjalan-jalan di Grand Indonesia dan menemukan dua <em>board game </em>untuk dua pemain. Salah satunya adalah <strong>Splendor Duel</strong>!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Desember 2025, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/">Koleksi Board Game #31: Scrabble/Scrabble Together</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-31-scrabble-scrabble-together/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SWI English Day</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/swi-english-day/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/swi-english-day/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2018 14:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[gen x swi]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[SWI English Day]]></category>
		<category><![CDATA[SWI Mengajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=458</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum menargetkan diri untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa, penulis sudah meyakini betapa pentingnya menguasai bahasa Inggris sebagai modal untuk bersaing dalam mencari peluang, apapun bentuknya. Keyakinan ini diamini pula oleh semua anggota Karang Taruna ketika rapat perdana Karang Taruna, sesaat setelah pembentukannya, sehingga tercapai kesepakatan adanya program kerja (proker) SWI English [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/swi-english-day/">SWI English Day</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum menargetkan diri untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa, penulis sudah meyakini betapa pentingnya menguasai bahasa Inggris sebagai modal untuk bersaing dalam mencari peluang, apapun bentuknya. Keyakinan ini diamini pula oleh semua anggota Karang Taruna ketika rapat perdana Karang Taruna, sesaat setelah pembentukannya, sehingga tercapai kesepakatan adanya program kerja (proker) SWI English Day.</p>
<p><strong>Bentuk Awal SWI English Day</strong></p>
<p>Pada mulanya, kami sepakat untuk memilih satu hari khusus untuk menggunakan bahasa Inggris baik ketika pertemuan langsung maupun lewat WA. Hari yang kami pilih adalah Kamis, entah apa waktu itu pertimbangannya. Apabila terdapat <em>vocab </em>yang tidak diketahui, anggota dapat menulis dalam bahasa Indonesia dengan diberi tanda kurung.</p>
<p>Selain alasan yang telah disebutkan di atas, proker ini juga bertujuan untuk melatih <em>daily conversation </em>anggota, sehingga kemampuan bahasa Inggris mereka tidak sebatas teori saja.</p>
<p>Sayang, setelah beberapa bulan proker ini dihentikan karena banyaknya anggota, terutama yang masih sekolah, merasa kesusahan. Hukuman yang telah disepakati apabila berbicara dengan bahasa selain Inggris pun susah untuk diterapkan.</p>
<p><strong>SWI English Day Reborn</strong></p>
<p>Setelah vakum beberapa tahun, sepulang penulis merantau ke Pare untuk mencari ilmu, proker ini berusaha diadakan kembali meskipun berbeda konsep. Tidak lagi digunakan dalam percakapan, melainkan menjadi kelas khusus ketika SWI Mengajar. Pesertanya, anggota Karang Taruna yang tidak memiliki tanggungan pekerjaan rumah. Pengajarnya, ya penulis ini, karena yang lain sudah sibuk bekerja.</p>
<p><div id="attachment_461" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-461" class="size-large wp-image-461" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-18-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-18-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-18-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-18-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-18-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-18.jpg 1040w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-461" class="wp-caption-text">Disisipkan pada SWI Mengajar</p></div></p>
<p>Penulis mencoba untuk mengadaptasi berbagai metode yang penulis dapatkan ketika berada di Pare. Uji coba pertama, penulis menggunakan cara percakapan bebas. Anggota harus menceritakan sesuatu yang berhubungan dengan topik dalam bahasa Inggris. Ini kurang efektif, karena banyak anggota yang bingung mau cerita apa. Harus ada metode lain yang lebih menarik.</p>
<p><strong>Menggunakan Metode dari Pare</strong></p>
<p>Di salah satu tempat kursus, ada metode di mana kelas dimulai dengan cerita sang tutor disertai dengan catatan <em>vocab </em>di papan tulis. Setelah selesai bercerita dan menulis arti dari semua kata yang ada di papan, peserta kursus harus tebak-tebakan <em>vocab </em>baru tersebut.</p>
<p>Saya gunakan metode ini, namun bukan saya yang bercerita, melainkan Carolina dari Caracas, Venezuela. Bukan mendatangkan bule, melainkan memanfaatkan <em>podcast </em>yang ada di <em>Play Store</em>. Anggota akan mendengarkan cerita seorang perantau yang datang ke Inggris untuk kuliah di <em>Newcastle</em>.</p>
<p><div id="attachment_463" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-463" class="size-large wp-image-463" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-37-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-37-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-37-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-37-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-37-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-37.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-463" class="wp-caption-text">Vocab-Vocab yang Ditemukan Pada Percakapan Carolina</p></div></p>
<p>Setelah selesai mendengarkan <em>podcast </em>tersebut sebanyak dua kali (satu kali <em>podcast </em>berkisar antara 2-3 menit), anggota akan penulis tanyai beberapa pertanyaan terkait dengan cerita yang baru saja mereka dengarkan. Tujuannya, untuk mengetahui seberapa jauh mereka memahami percakapan dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Kelas dilanjutkan dengan <em>conversation </em>singkat menggunakan <em>vocab-vocab </em>baru yang telah tertulis di papan. Jadi, dalam satu malam, anggota mempelajari tiga bidang sekaligus, <em>listening, vocabulary</em>, dan <em>conversation</em>. Terkadang diselingi pula dengan mencari perbedaan <em>vocab </em>yang mirip, seperti <em>true</em> dan <em>thru</em>.</p>
<p><strong>Selingan Agar Tidak Jenuh</strong></p>
<p>Penulis memahami bahwa banyak anggota yang cepat merasa bosan dengan sesuatu. Oleh karena itu, dibutuhkan selingan agar mereka tetap semangat dalam belajar bahasa Inggris. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan musik.</p>
<p>Bagaimana caranya? Penulis mencari lirik dari sebuah lagu (yang sekiranya tidak pernah didengar oleh anggota), lalu menghapus beberapa kata. Nantinya anggota harus mengisi kata-kata yang kosong tersebut, istilahnya <em>fill the blank</em>. Pemilihan lagu berdasarkan pemilihan subyektif penulis, lagu mana yang kira-kira <em>pronounce-</em>nya jelas. Setelah selesai, seperti biasa akan dibahas <em>vocab-vocab </em>yang tidak dimengerti oleh anggota.</p>
<p><div id="attachment_462" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-462" class="size-large wp-image-462" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-10-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-10-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-10-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-10-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-10-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/03/photo_2018-03-05_21-11-10.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-462" class="wp-caption-text">Jawaban dari Fill the Blank</p></div></p>
<p>Delapan lagu dari delapan artis yang berbeda telah penulis coba. Dari semuanya, salah satu anggota berpendapat yang paling mudah adalah lagu dari Simple Plan, karena selain pengucapannya yang jelas, liriknya pun menggunakan bahasa yang sudah diketahui.</p>
<p>Setelah <em>fill the blank </em>ini, penulis mencoba untuk menggabungkannya dengan Carolina. Belum teruji karena baru satu anggota yang mencoba metode ini, namun setidaknya secara tidak langsung anggota juga latihan <em>reading. </em>Mungkin ke depannya metode ini yang akan sering dipakai, semua tergantung anggota.</p>
<p>Selingan lainnya adalah latihan <em>spelling</em> yang biasanya menggunakan nama orang maupun kota.</p>
<p><strong>Masa Depan SWI English Day</strong></p>
<p>Lalu bagaimana jika penulis sudah lengser dari jabatannya sebagai pengemban amanah ketua Karang Taruna? Apakah akan berakhir begitu saja karena tidak ada pengajar?</p>
<p>Jujur, itu terserah penerus Karang Taruna, mau tetap diadakan atau tidak. Yang jelas, penulis percaya ada anggota yang bisa menggantikan peran penulis sebagai pengajar SWI English Day. Tidak perlu menjelaskan teori tentang <em>tenses</em>, yang penting adalah membiasakan diri dengan bahasa Inggris.</p>
<p>Besar harapan penulis agar metode-metode yang telah dicoba tetap dilakukan, bahkan dikembangkan lebih baik lagi oleh generasi penerus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 5 Maret 2018, setelah tertidur pulas karena lelah naik kereta selama 16 jam.</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/swi-english-day/">SWI English Day</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/swi-english-day/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
