<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bangun pagi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/bangun-pagi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/bangun-pagi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Aug 2023 13:04:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>bangun pagi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/bangun-pagi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Membaca The 5 AM Club</title>
		<link>https://whathefan.com/buku/review-setelah-membaca-the-5-am-club/</link>
					<comments>https://whathefan.com/buku/review-setelah-membaca-the-5-am-club/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 14:03:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Non-Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[bangun pagi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Robin Sharma]]></category>
		<category><![CDATA[self-improvement]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6702</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyadari dirinya kesulitan untuk bisa bangun pagi secara konsisten, Penulis pun mencari motivasi untuk bisa melakukannya. Salah satunya adalah dengan membaca buku berjudul The 5 AM Club karya Robin Sharma. Salah satu alasan lain Penulis memutuskan untuk membeli buku ini adalah karena Maudy Ayunda merekomendasikannya di kanal YouTube-nya. Bahkan, Penulis tidak mengintip isinya ketika di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/buku/review-setelah-membaca-the-5-am-club/">[REVIEW] Setelah Membaca The 5 AM Club</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menyadari dirinya kesulitan untuk bisa bangun pagi secara konsisten, Penulis pun mencari motivasi untuk bisa melakukannya. Salah satunya adalah dengan membaca buku berjudul <em><strong>The 5 AM Club </strong></em>karya <strong>Robin Sharma</strong>.</p>



<p>Salah satu alasan lain Penulis memutuskan untuk membeli buku ini adalah karena <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/jerome-dan-maudy-bicara-tentang-pendidikan/">Maudy Ayunda</a> merekomendasikannya di kanal YouTube-nya. Bahkan, Penulis tidak mengintip isinya ketika di <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/benarkah-era-toko-buku-akan-segera-berakhir/">toko buku</a> karena merasa percaya saja dengan rekomendasinya.</p>



<p>Alhasil, Penulis pun terkejut ketika membuka buku ini untuk pertama kalinya karena ternyata buku <em>self-improvement </em>ini dibalut dalam bentuk novel. Sempat tergeletak lama karena terasa membosankan, akhirnya Penulis berhasil menamatkan buku ini.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" style="border-color:#9e0b0f;"><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" style="color:#9e0b0f;">Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  style="color:#9e0b0f;"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Buku</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul:&nbsp;<em>The 5 AM Club</em></li>



<li>Penulis: Robin Sharma</li>



<li>Penerbit: Penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP)</li>



<li>Cetakan: Ke-2</li>



<li>Tanggal Terbit: Agustus 2019</li>



<li>Tebal: 450 halaman</li>



<li>ISBN: 9786232161368</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Isi Buku Ini?</h2>



<p>Secara garis besar, hanya ada empat karakter yang ada di buku ini, yaitu <strong>Sang Pemikat</strong>, <strong>Miliuner</strong>, <strong>Pengusaha</strong>, dan <strong>Seniman</strong>. Sepanjang novel, hanya sang Miliuner yang memiliki nama, yakni Mr. Riley.</p>



<p>Di awal buku, diceritakan kalau Sang Pemikat sedang mengadakan sebuah &#8220;seminar motivasi&#8221;, di mana Pengusaha dan Seniman menjadi salah satu pesertanya. Miliuner juga hadir, walaupun ia menyamar menjadi seorang gelandangan nyentrik.</p>



<p>Ketika sedang mengisi seminar tersebut, tiba-tiba Sang Pemikat jatuh sakit dan acara pun berhanti. Lantas, terjadi pembicaraan tiga arah antara Pengusaha, Seniman, dan Miliuner. Singkat cerita, Pengusaha dan Seniman pun diundang oleh Miliuner ke Mauritania.</p>



<p>Selama di pulau tersebut, Miliuner dan Sang Pemikat (yang ternyata merupakan guru dari Miliuner) pun membagikan ilmu-ilmu terkait bagaimana bangun pagi pukul 5 pagi sangat berpengaruh dalam hidup yang sukses. Beberapa di antaranya adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Prinsip 20/20/20, di mana satu jam pertama setelah bangun jam 5 pagi adalah 20 menit aktivitas fisik seperti olahraga, 20 menit refleksi diri dan ibadah, dan 20 menit belajar</li>



<li>Prinsip 90/90/1, di mana selama 90 hari ke depan, fokuskan 90 menit untuk mengerjakan 1 hal yang paling penting</li>



<li>Prinsip 60/10, di mana setiap bekerja/belajar selama 60 menit, ambil istirahat selama 10 menit</li>
</ul>



<p>Di sela-sela penjabaran tersebut, terselip cerita dari para karakternya, termasuk kisah cinta antara Pengusaha dan Seniman, perjalanan keliling dunia mereka, bagaimana masalah perusahaan si Pengusaha akhirnya dibantu oleh Miliuner, dan lain sebagainya. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Membaca The 5 AM Club</h2>



<p>Penulis memiliki ekspektasi yang cukup tinggi terhadap buku ini, mengingat Maudy Ayunda merekomendasikannya. Kenyataannya, bisa dibilang buku ini cukup mengecewakan di berbagai aspeknya.</p>



<p>Pertama dari segi penceritaan, bisa dibilang jalan ceritanya cukup buruk dan sama sekali tidak realistis. Coba bayangkan, seberapa besar kemungkinan kita diajak oleh seorang Miliuner &#8220;berlibur&#8221; ke pulau eksotis sembari mendapatkan ilmunya? <em>Near zero</em>.</p>



<p>Selain itu, permasalahan kantor yang dialami oleh Pengusaha juga terasa cuma &#8220;tempelan&#8221;. <em>Ending </em>dari permasalahan tersebut juga klise, di mana si Miliuner membantu penyelesaian tersebut dengan sangat mudahnya.</p>



<p>Pengembangan karakter Pengusaha dan Seniman pun terasa tidak <em>smooth</em> dan berubah secara drastis hanya dengan mendengar beberapa nasihat dari orang yang baru dikenal. Kisah cinta mereka juga sama sekali tidak berkesan.</p>



<p>Untuk segi <em>self-improvement</em>-nya, bisa dibilang buku ini terlalu bertele-tele. Poin-poin yang ingin disampaikan sebenarnya tidak terlalu banyak, sehingga ada banyak bagian yang seolah hanya untuk mempertebal buku saja.</p>



<p>Bagian 20/20/20 bisa dibilang menjadi bagian yang paling &#8220;berguna&#8221;, meskipun tentu untuk penerapannya bisa berbeda-beda. Penulis sendiri biasanya memiliki <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/rutinitas-pagi-harian-bagian-1/">rutinitas pagi</a> yang dibagi menjadi 30 menit ibadah, 45 menit olahraga, dan 30 menit baca buku.</p>



<p>Oleh karena itu, rasanya Penulis susah untuk merekomendasikan buku ini. Apalagi, buku ini cukup tebal dengan isi yang tidak seberapa. Jika ingin bangun pagi, yang paling penting adalah NIAT.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 16 Juli 2023, terinspirasi setelah membaca buku <em>The 5 AM Club </em>karya Robin Sharma</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/buku/review-setelah-membaca-the-5-am-club/">[REVIEW] Setelah Membaca The 5 AM Club</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/buku/review-setelah-membaca-the-5-am-club/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ritual untuk Bangun Pagi</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/ritual-untuk-bangun-pagi/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/ritual-untuk-bangun-pagi/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2018 05:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[bangun pagi]]></category>
		<category><![CDATA[begadang]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ritual]]></category>
		<category><![CDATA[rutinitas]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=600</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tulisan ini tidak bermaksud menyindir siapapun, melainkan menyadarkan penulis sendiri yang akhir-akhir ini susah bangun pagi. Harapannya dengan menulis ide ini, penulis bisa semangat untuk istiqomah bangun pagi. Jadi menurut penulis, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar bangun pagi bukan menjadi hal yang susah untuk dilakukan. Jangan Begadang &#8220;Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. Begadang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/ritual-untuk-bangun-pagi/">Ritual untuk Bangun Pagi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini tidak bermaksud menyindir siapapun, melainkan menyadarkan penulis sendiri yang akhir-akhir ini susah bangun pagi. Harapannya dengan menulis ide ini, penulis bisa semangat untuk istiqomah bangun pagi.</p>
<p>Jadi menurut penulis, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar bangun pagi bukan menjadi hal yang susah untuk dilakukan.</p>
<ul>
<li><strong>Jangan Begadang</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><em><span id="line_1" class="lirik_line hover">&#8220;Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. </span><span id="line_2" class="lirik_line hover">Begadang boleh saja, kalau ada perlunya.&#8221;</span></em></p>
<p><div id="attachment_602" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-602" class="wp-image-602 size-full" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Melihat-TV-Merupakan-Salah-Satu-Penyebeb-Tidur-Larut-via-www.psychologytoday.com_.jpg" alt="" width="900" height="540" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Melihat-TV-Merupakan-Salah-Satu-Penyebeb-Tidur-Larut-via-www.psychologytoday.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Melihat-TV-Merupakan-Salah-Satu-Penyebeb-Tidur-Larut-via-www.psychologytoday.com_-300x180.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Melihat-TV-Merupakan-Salah-Satu-Penyebeb-Tidur-Larut-via-www.psychologytoday.com_-768x461.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Melihat-TV-Merupakan-Salah-Satu-Penyebeb-Tidur-Larut-via-www.psychologytoday.com_-356x214.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-602" class="wp-caption-text">Contoh Begadang (www.psychologytoday.com)</p></div></p>
<p>Yups, begadang adalah salah satu musuh yang membuat pola hidup kita menjadi tidak sehat. Banyak aktivitas yang memicu begadang, seperti lihat YouTube, cek Instagram, main game online hingga <em>chatting. </em>Hal-hal yang kurang produktif inilah yang membuat kita menjadi tidak sadar akan waktu.</p>
<p>Terkadang, begadang menjadi keterpaksaan. Sebagai contoh, menyelesaikan pekerjaan kantor maupun tugas sekolah. Apabila masih ada cukup waktu, lebih baik tugas-tugas tersebut dikerjakan pagi hari. Agar bisa melakukan hal tersebut, kerjakanlah tugas/pekerjaan jauh hari sebelum <em>deadline</em>.</p>
<p>Bagaimana jika insomnia? Membaca atau mengaji bisa menjadi solusi agar mata merasa lelah. Jangan memegang perangkat elektronik.</p>
<ul>
<li><strong>Sebelum Tidur, Katakan Kepada Otakmu Jam Berapa Kamu Ingin Bangun</strong></li>
</ul>
<p><div id="attachment_603" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-603" class="wp-image-603 size-full" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Katakan-Kepada-Otakmu-Jam-Berapa-Kamu-Akan-Bangun-via-www.nlppowertraining.com_.au_.jpg" alt="" width="900" height="509" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Katakan-Kepada-Otakmu-Jam-Berapa-Kamu-Akan-Bangun-via-www.nlppowertraining.com_.au_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Katakan-Kepada-Otakmu-Jam-Berapa-Kamu-Akan-Bangun-via-www.nlppowertraining.com_.au_-300x170.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Katakan-Kepada-Otakmu-Jam-Berapa-Kamu-Akan-Bangun-via-www.nlppowertraining.com_.au_-768x434.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Katakan-Kepada-Otakmu-Jam-Berapa-Kamu-Akan-Bangun-via-www.nlppowertraining.com_.au_-356x201.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-603" class="wp-caption-text">Kuncinya Satu, Focus (www.nlppowertraining.com.au)</p></div></p>
<p>Percaya atau tidak, kekuatan pikiran memang menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Dengan berpikir “jam 5 pagi aku harus bangun”, kita (kemungkinan besar) akan benar-benar terbangun pada jam tersebut. Tentu, ini harus diiringi niat yang kuat, sehingga ketika bangun kita tidak akan tergoda untuk tidur lagi.</p>
<ul>
<li><strong>Nyalakan Alarm dan Letakkan Jauh dari Tempat Tidurmu</strong></li>
</ul>
<p><div id="attachment_604" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-604" class="size-full wp-image-604" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/3.-Jangan-Letakkan-Alarm-Di-Tempat-yang-Mudah-Dijangkau-via-blog.doctoroz.com_.jpg" alt="" width="900" height="561" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/3.-Jangan-Letakkan-Alarm-Di-Tempat-yang-Mudah-Dijangkau-via-blog.doctoroz.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/3.-Jangan-Letakkan-Alarm-Di-Tempat-yang-Mudah-Dijangkau-via-blog.doctoroz.com_-300x187.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/3.-Jangan-Letakkan-Alarm-Di-Tempat-yang-Mudah-Dijangkau-via-blog.doctoroz.com_-768x479.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/3.-Jangan-Letakkan-Alarm-Di-Tempat-yang-Mudah-Dijangkau-via-blog.doctoroz.com_-356x222.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-604" class="wp-caption-text">Jangan Dekat-Dekat (blog.doctoroz.com)</p></div></p>
<p>Apabila merasa kesusahan menerapkan tips di atas, pasanglah alarm. Letakkan alarm agak jauh dari tempat tidurmu, namun masih dalam radius di mana suaranya masih terdengar. Jangan sampai alarmnya diletakkan di rumah tetangga, bisa marah mereka.</p>
<p>Berjalan sedikit ketika akan mematikan alarm akan membuat kantuk kita hilang, semoga.</p>
<ul>
<li><strong>Duduk Sejenak Setelah Bangun</strong></li>
</ul>
<p><div id="attachment_605" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-605" class="size-full wp-image-605" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/4.-Duduk-Sejenak-Ketika-Bangun-via-chadhowsefitness.com_.jpg" alt="" width="900" height="535" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/4.-Duduk-Sejenak-Ketika-Bangun-via-chadhowsefitness.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/4.-Duduk-Sejenak-Ketika-Bangun-via-chadhowsefitness.com_-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/4.-Duduk-Sejenak-Ketika-Bangun-via-chadhowsefitness.com_-768x457.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/4.-Duduk-Sejenak-Ketika-Bangun-via-chadhowsefitness.com_-356x212.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-605" class="wp-caption-text">Menunggu Nyawa Terkumpul (chadhowsefitness.com)</p></div></p>
<p>Ketika terbangun, baik karena niat maupun alarm, usahakan untuk duduk sejenak di tempat tidurmu sekitar 1-2 menit. Tunggu nyawa kita berkumpul terlebih dahulu, baru beranjak dari tempat tidur.</p>
<p>Gerakan yang tiba-tiba ketika bangun tidur dapat membahayakan kesehatan (datanya cari sendiri).</p>
<ul>
<li><strong>Minum Segelas Air Putih Sebelum dan Sesudah Bangun</strong></li>
</ul>
<p><div id="attachment_606" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-606" class="size-full wp-image-606" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Biasakan-Minum-Sebelum-dan-Sesudah-Tidur-via-genstick.com_.jpg" alt="" width="900" height="548" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Biasakan-Minum-Sebelum-dan-Sesudah-Tidur-via-genstick.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Biasakan-Minum-Sebelum-dan-Sesudah-Tidur-via-genstick.com_-300x183.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Biasakan-Minum-Sebelum-dan-Sesudah-Tidur-via-genstick.com_-768x468.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Biasakan-Minum-Sebelum-dan-Sesudah-Tidur-via-genstick.com_-356x217.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-606" class="wp-caption-text">Minum Air Putih (genstick.com)</p></div></p>
<p>Agar ketika bangun kita merasa lebih bugar, biasakan minum segelas air putih ketika sebelum dan sesudah tidur. Hal ini dilakukan untuk menghindari dehidrasi ketika tidur.</p>
<p>Jangan minum kopi, nanti kamu malah tidak bisa tidur.</p>
<ul>
<li><strong>Basuh Muka dengan Air Dingin</strong></li>
</ul>
<p><div id="attachment_608" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-608" class="size-full wp-image-608" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/7.-Langsung-Basuh-Muka-Ketika-Kesadaran-Sudah-Penuh-via-girlterest.com_.jpg" alt="" width="900" height="516" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/7.-Langsung-Basuh-Muka-Ketika-Kesadaran-Sudah-Penuh-via-girlterest.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/7.-Langsung-Basuh-Muka-Ketika-Kesadaran-Sudah-Penuh-via-girlterest.com_-300x172.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/7.-Langsung-Basuh-Muka-Ketika-Kesadaran-Sudah-Penuh-via-girlterest.com_-768x440.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/7.-Langsung-Basuh-Muka-Ketika-Kesadaran-Sudah-Penuh-via-girlterest.com_-356x204.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-608" class="wp-caption-text">Basuh Wajah (girlterest.com)</p></div></p>
<p>Begitu kesadaranmu sudah terkumpul dan air putih telah diminum, segera basuh wajah kita dengan air dingin agar setan yang menggoda kita lari. Bagi yang muslim, ambil air wudhu lalu sholat Shubuh.</p>
<p>Kalau perlu, mandi pagi sekalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mandi pagi sangat baik untuk kesehatan tubuh.</p>
<ul>
<li><strong>Cari Aktivitas Fisik</strong></li>
</ul>
<p><div id="attachment_609" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-609" class="size-large wp-image-609" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/maxresdefault-1-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/maxresdefault-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/maxresdefault-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/maxresdefault-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/maxresdefault-1-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/maxresdefault-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-609" class="wp-caption-text">Cuci Mobil Pagi Hari (youtube.com)</p></div></p>
<p>Semua langkah-langkah di atas akan menjadi percuma jika kita kembali ke tempat tidur. Cari aktivitas yang membuat tubuh bergerak. Penulis sendiri (terkadang) memilih untuk menyapu halaman atau mencuci mobil. Selain mendapatkan hawa pagi yang segar dan menyehatkan, udara dingin di pagi hari cukup ampuh untuk menghilangkan beratnya mata yang ingin menutup kembali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 8 April 2018, pernah dimuat di oyibanget.com dengan judul &#8220;7 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Agar Kamu Bangun Pagi&#8221;</p>
<p>Sumber Foto: <a href="http://pakistyles.com">pakistyles.com</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/ritual-untuk-bangun-pagi/">Ritual untuk Bangun Pagi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/ritual-untuk-bangun-pagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
