<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Carcassonne Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/carcassonne/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/carcassonne/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Jul 2023 05:02:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Carcassonne Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/carcassonne/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #4: Carcassonne</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2023 13:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Carcassonne]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seperti yang sudah pernah Penulis singgung di tulisan sebelumnya, Catan adalah pemicu yang membuat dirinya akhirnya memutuskan untuk terjun ke hobi board game. Padahal, board game tersebut bisa dibilang termasuk salah satu yang klasik. Oleh karena itu, board game yang Penulis target selanjutnya adalah tipe-tipe board game serupa. Klasik dan wajib dikoleksi oleh pemula. Setelah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/">Koleksi Board Game #4: Carcassonne</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Seperti yang sudah pernah Penulis singgung di tulisan sebelumnya, <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan</a> adalah pemicu yang membuat dirinya akhirnya memutuskan untuk terjun ke hobi <em>board game</em>. Padahal, <em>board game </em>tersebut bisa dibilang termasuk salah satu yang klasik.</p>



<p>Oleh karena itu, <em>board game </em>yang Penulis target selanjutnya adalah tipe-tipe <em>board game </em>serupa. Klasik dan wajib dikoleksi oleh pemula. Setelah melakukan riset, akhirnya Penulis memutuskan untuk membeli <strong>Carcassonne</strong> dengan harga <strong>Rp645.000</strong>.</p>



<p>Dirilis pada tahun 2000, Carcassonne buatan Klaus-Jürgen Wrede ini diambil namanya dari sebuah daerah di Prancis Selatan. Mengusung gaya ala-ala kerajaan kuno, apakah <em>board game </em>ini mampu menyaingi keseruan Catan?</p>





<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Carcassonne</li>



<li>Desainer: Klaus-Jürgen Wrede</li>



<li>Publisher: Z-Man Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2000</li>



<li>Jumlah Pemain: 2 &#8211; 5 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30 &#8211; 45 menit</li>



<li>Rating BGG: 7.4</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.90/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Carcassonne</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Carcassonne - How To Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/R1qh-lhxy9s?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan harganya yang lumayan, komponen yang dimiliki oleh Carcassonne bisa dibilang &#8220;minimalis&#8221;. Bahkan, kotaknya terasa kosong karena isinya benar-benar sedikit, sehingga seharusnya bisa di-<em>packing </em>lebih ringkas lagi.</p>



<p>Carcassonne terdiri dari banyak <em>tile </em>yang bervariasi, <em>meeple </em>sebagai pion pemain, papan skor, dan buku panduan. Jujur saja, Penulis sempat terkejut karena rasanya <em><a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">board game</a> </em>ini kurang <em>worth it </em>dengan isinya.</p>



<p>Edisi yang Penulis beli sudah termasuk <em>mini expansion </em>berupa &#8220;<strong>The River</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>The Abbot</strong>&#8220;. Ekspansi The River berisi <em>tile </em>di mana para pemain harus menyambungkan sungai dari hulu ke hilir, sedangkan Priest merupakan pion tambahan yang memiliki fungsi khusus.</p>



<p>Objektif utama dari Carcassonne adalah <strong>memiliki poin terbanyak di akhir permainan</strong>, yang berakhir jika semua <em>tile </em>telah terpasang. Setiap putaran, pemain akan menarik satu <em>tile</em> secara acak dan menyambungkannya dengan <em>tile </em>yang sudah ada di arena.</p>



<p>Setelah itu, pemain memiliki opsi untuk menaruh salah satu <em>meeple</em>-nya untuk mengklaim 1 sampai 3 pilihan yang tersedia di <em>tile </em>tersebut, yakni &#8220;<strong>Jalan</strong>&#8220;, &#8220;<strong>Kerajaan</strong>&#8220;, dan &#8220;<strong>Gereja</strong>&#8220;. Masing-masing akan bernilai poin yang berbeda.</p>



<p>Jalan memiliki <strong>satu poin untuk setiap <em>tile</em> jalan</strong> yang tersambung, Kerajaan memilik<strong>i dua poin untuk setiap <em>tile </em></strong>ditambah dua jika ada simbol perisai, dan <strong>Gereja bernilai satu poin untuk setiap <em>tile </em>yang mengelilinginya</strong>.</p>



<p>Nah, ketika apa yang kita klaim sudah selesai, kita bisa <strong>menarik <em>meeple </em>kita kembali </strong>untuk meletakkannya di putaran selanjutnya. Masing-masing memiliki cara yang berbeda untuk menentukan apakah yang kita klaim sudah selesai atau belum.</p>



<p>Jalan akan dianggap selesai jika <strong>ujung ketemu ujung </strong>(biasanya akan digambarkan dengan gambar rumah atau kerajaan), Kerajaan akan selesai jika <strong>semua temboknya telah tertutup </strong>dengan sempurna, dan Gereja akan selesai jika telah<strong> dikelilingi 8 <em>tiles</em></strong>.</p>



<p>Apa jadinya jika apa yang sudah diklaim ternyata tidak selesai sampai akhir permainan? Tenang, karena masih akan dihitung sebagai poin. Masing-masing akan bernilai satu poin untuk setiap <em>tile </em>yang tidak selesai tersebut.</p>



<p>Sampai di sini mungkin belum terdengar seru. Itu mungkin memang benar, karena peraturan <em>board game </em>ini meminimalisir hal tersebut. Kita tidak bisa mengklaim Jalan, Kerajaan, atau Gereja yang sudah diklaim orang lain.</p>



<p>Satu-satunya cara merebut milik orang lain adalah <strong>dengan melakukan klaim terhadap <em>tile </em>orang lain secara tidak langsung</strong>. Artinya, <em>tile </em>yang akan kita klain tidak langsung bersisian secara langsung. Biasanya, posisinya akan serong.</p>



<p>Nah, <em>war </em>akan terjadi jika <em>tile </em>yang awalnya tidak tersambung tersebut menjadi tersambung. Pemain dengan jumlah <em>meeple </em>terbanyak di Jalan/Kerajaan tersebut yang akan mendapatkan poinnya. Jika seri, maka keduanya akan mendapatkan poinnya.</p>



<p>Selanjutnya Penulis akan membahas mengenai The Abbot. <em>Meeple </em>spesial ini akan membuat pemain dapat m<strong>enariknya dari Gereja tanpa perlu menunggu selesai</strong>. Selain itu, The Abbot juga bisa diletakkan di <strong>Taman </strong>dengan peraturan yang sama dengan Gereja.</p>



<p>Ada juga peraturan tambahan, yakni <strong>Petani</strong>. Pemain bisa meletakkan <em>meeple </em>di lahan kosong dengan posisi tidur. <em>Meeple </em>dengan kondisi ini disebut Petani, dan ia tidak akan bisa ditarik hingga akhir permainan.</p>



<p>Lantas, apa fungsinya? Ia akan memberikan nilai kepada pemain berupa dua poin untuk setiap Kerajaan yang jadi di area lahan yang ia kuasai. Ini bisa menjadi sumber poin yang cukup besar dan menentukan pemenang di akhir permainan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Carcassonne</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/koleksi-board-game-4-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6456" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/koleksi-board-game-4-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/koleksi-board-game-4-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/koleksi-board-game-4-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/koleksi-board-game-4-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Carcassonne (<a href="https://www.boardgamehalv.com/carcassonne-review/">Board Game Halv</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebenarnya Carcassonne adalah <em><a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">board game</a> </em>yang cukup seru. Terkesan sederhana, tetapi ternyata membutuhkan perhitungan dan keberuntungan yang cukup besar untuk bisa memenangkannya.</p>



<p>Hanya saja, <em>board game </em>ini Penulis beli di waktu yang salah. Karena Catan sedemikian serunya, Carcassonne jadi terkesan &#8220;terbanting&#8221; dan kurang diminati. Apalagi, harganya yang cukup mahal tidak sebanding dengan isi yang kita dapatkan.</p>



<p>Walaupun begitu, Penulis tetap bisa menikmati <em>board game </em>yang satu ini. Penulis begitu kagum dengan desainnya di mana <em>tile-tile </em>yang dimiliki selalu bisa tersambung dengan <em>tile </em>yang sudah ada di arena. Mirip dengan <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/"><em>board game </em>Saboteur</a>.</p>



<p>Sistem perhitungannya bisa dibilang <em>live</em>, sehingga kita bisa mengetahui siapa yang sedang unggul. Namun, karena klaim yang tidak selesai juga bernilai poin, terkadang ada <em>epic comeback </em>yang tidak terduga.</p>



<p>Selain itu, karena <em>tile-</em>nya acak, bisa dibilang <em>replaybility </em>Carcassonne cukup bagus. Tidak akan ada permainan yang sama karena probabilitasnya cukup tinggi. Apalagi, bagi Penulis aktivitas menyambungkan <em>tile </em>di sini cukup menyenangkan.</p>



<p>Setelah memiliki Carcassonne, tentu Penulis mulai berburu lagi untuk menambah koleksinya. Entah mengapa waktu itu Penulis menginginkan sebuah <em>board game </em>yang memiliki unsur kartu, karena pada dasarnya Penulis menyukai TCG.</p>



<p>Lantas, Penulis pun menemukan sebuah <em>board game </em>bernama <strong>7 Wonders</strong>. Hanya saja, untuk sebuah <em>board game </em>kartu, harganya cukup mahal, yaitu Rp800 ribu. Namun, sebuah &#8220;keajaiban&#8221; datang sehingga Penulis bisa memilikinya dengan separuh harga!</p>



<p><em>Selanjutnya -&gt; 7 Wonders 1st Edition</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 12 April 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game</em> di blog ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/">Koleksi Board Game #4: Carcassonne</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
