<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>chat Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/chat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/chat/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jul 2019 00:07:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>chat Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/chat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bijak Menggunakan Caps Lock</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/bijak-menggunakan-caps-lock/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/bijak-menggunakan-caps-lock/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2018 15:29:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[caps lock]]></category>
		<category><![CDATA[chat]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=409</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penggunaan Caps Lock sejatinya digunakan untuk memperbesar huruf ketika mengetik di laptop. Kegunaannya ini sesuai dengan asal katanya, capitals lock. Pada media sosial, terutama di grup, caps lock sering kali diidentikkan dengan emosi. Diskusi secara maya menggunakan media sosial kerap kali mengakibatkan kesalahpahaman. Tidak bisa melihat ekspresi pengetik menjadi penyebab rawannya misuderstanding. Penggunaan caps lock, baik di sengaja maupun tidak, dapat memperkeruh situasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/bijak-menggunakan-caps-lock/">Bijak Menggunakan Caps Lock</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan <em>Caps Lock </em>sejatinya digunakan untuk memperbesar huruf ketika mengetik di laptop. Kegunaannya ini sesuai dengan asal katanya, <em>capitals lock. </em>Pada media sosial, terutama di grup, <em>caps lock </em>sering kali diidentikkan dengan emosi.</p>
<p>Diskusi secara maya menggunakan media sosial kerap kali mengakibatkan kesalahpahaman. Tidak bisa melihat ekspresi pengetik menjadi penyebab rawannya <em>misuderstanding</em>. Penggunaan <em>caps lock, </em>baik di sengaja maupun tidak, dapat memperkeruh situasi tersebut.</p>
<p><strong>Melihat Situasi Terlebih Dahulu</strong></p>
<p>Meskipun memiliki konotasi negatif, tidak semua kata yang dituliskan dengan huruf besar semua mengandung emosi di dalamnya. Bisa saja ia digunakan untuk menekankan suatu hal.</p>
<p>Contoh:</p>
<p>PENGUMUMAN</p>
<p>Diberitahukan kepada seluruh anggota KARANG TARUNA untuk mengikuti rapat pada SABTU, 24 FEBRUARI 2018 di BALAI RW.</p>
<p>Karena mata akan menangkap sesuatu yang besar terlebih dahulu, maka pembaca akan mengetahui mana saja yang merupakan informasi inti dari pengumuman tersebut.</p>
<p><strong>Bercanda dengan <em>Caps Lock</em></strong></p>
<p>Terkadang, orang yang menggunakan huruf kapital untuk chatnya diniatkan untuk bercanda. Cirinya, ada emot yang menyertai. Coba bedakan antara:</p>
<p>YANG SABAR DONG</p>
<p>dengan,</p>
<p>YANG SABAR DONG :v</p>
<p>Hanya berbeda dua karakter, namun bagi kaum sumbu pendek tentu langsung tersulut emosinya. Oleh karena itu, jangan mudah terpancing ketika melihat orang lain menggunakan <em>caps lock</em>, karena bisa saja ia hanya bercanda.</p>
<p><strong>Meredam Emosi Tanpa <em>Caps Lock</em></strong></p>
<p>Tidak ada yang salah dengan menggunakan <em>caps lock </em>ketika sedang <em>chatting</em>, baik secara personal maupun kelompok, asal tidak untuk menggambarkan emosi yang sedang kita rasakan. Kita harus bijak dalam menggunakannya.</p>
<p>Apabila terdapat situasi yang cukup panas, usahakan untuk menghindari <em>caps lock </em>yang hanya akan menambah panas keadaan. Walaupun lawan <em>chat </em>kita terus menggunakan <em>caps lock</em>, redamlah emosinya dengan tidak membalasnya dengan <em>caps lock </em>pula.</p>
<p>Bisa dipastikan, jika kita ikut membalas seperti yang ia lakukan, maka keadaan akan semakin memburuk. Lebih bijak jika kalian bertemu langsung agar dapat melihat ekspresi satu sama lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 20 Februari 2018, setelah <em>chat </em>penuh <em>caps lock </em>dengan Ayu (konteksnya bercanda)</p>
<p>Sumber Foto:</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/bijak-menggunakan-caps-lock/">Bijak Menggunakan Caps Lock</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/bijak-menggunakan-caps-lock/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2059</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
