<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hacker Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/hacker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/hacker/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jun 2024 16:18:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>hacker Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/hacker/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pusat Data Nasional kok Bisa-Bisanya Dirasuki Ransomware…</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/pusat-data-nasional-kok-bisa-bisanya-dibobol/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/pusat-data-nasional-kok-bisa-bisanya-dibobol/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 16:12:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[ransomware]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam beberapa hari terakhir, di berita heboh dengan kebocoran data yang dialami oleh Pusat Data Nasional Siber (PDNS) 2 di Surabaya gara-gara terkena ransomware. Adanya penyanderaan data ini membuat banyak sektor menjadi lumpuh, termasuk keiimigrasian. Tak main-main, biaya tebus yang diminta oleh sang pembobol mencapai 8 juta dolar atau setara Rp131 miliar. Dari berita terakhir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/pusat-data-nasional-kok-bisa-bisanya-dibobol/">Pusat Data Nasional kok Bisa-Bisanya Dirasuki Ransomware…</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam beberapa hari terakhir, di berita heboh dengan kebocoran data yang dialami oleh Pusat Data Nasional Siber (PDNS) 2 di Surabaya gara-gara terkena <em>ransomware</em>. Adanya penyanderaan data ini membuat banyak sektor menjadi lumpuh, termasuk keiimigrasian. </p>



<p>Tak main-main, biaya tebus yang diminta oleh sang pembobol mencapai<strong> 8 juta dolar</strong> atau setara<strong> Rp131 miliar</strong>. Dari berita terakhir yang Penulis baca, pihak pemerintah memutuskan untuk menyerah dan merelakan data yang dibobol hilang begitu saja.</p>



<p>Kejadian ini tentu saja membuat geram banyak netizen dan menganggap Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang menaungi PDNS tidak becus dalam menjaga data masyarakatnya. Kita yang cuma masyarakat biasa ini khawatir karena data yang kita serahkan ke pemerintah tidak bisa dijaga dengan baik.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa Itu Ransomware?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7543" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Memahami Apa Itu Ransomware (<a href="https://www.pcworld.com/article/2341313/what-is-ransomware-7-things-you-must-know-before-its-too-late.html">PC World</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebelum membahas tentang bobolnya PSNS, ada baiknya kita memahami dulu apa itu <em>ransomware</em>. Melansir dari Oxford Dictionary, <em>ransomware </em>adalah <em><strong>jenis perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk memblokir akses ke sistem komputer sampai sejumlah uang dibayarkan</strong></em>.</p>



<p>Dengan kata lain, <em>ransomware </em>akan menyandera data kita dengan memblokir aksesnya. Biasanya, persebarannya melalui virus yang akan masuk ke dalam komputer kita. Begitu virusnya hinggap, maka akses akan dikuasai oleh pihak <em>hacker</em>.</p>



<p>Biasanya, <em>hacker </em>akan meminta sejumlah uang tebusan jika <em>user </em>komputer mau data yang telah ia sandera dikembalikan. Masalahnya, belum tentu data kita akan kembali setelah kita mengirim sejumlah uang ke mereka.</p>



<p>Melansir dari Trellix, <em>ransomware </em>biasanya ditargetkan untuk menyerang ke seluruh jaringan dan menargetkan basis data serta server <em>file</em> dengan tujuan untuk melumpuhkan yang diserang, seperti yang bisa kita lihat pada kasus PDNS.</p>



<p>Untuk mencegah <em>ransomware</em>, salah satu kunci utamanya selain memperkuat keamanan siber, ya <strong>rajin melakukan <em>back up data </em></strong>agar seandainya terkena serangan, masih ada data cadangannya. Dalam kasus PDNS, ternyata banyak yang belum melakukan <em>backup</em>. </p>



<p>Dari sekitar 282 <em>tenant </em>yang terdampak dari serangan ini, diketahui hanya ada 44 <em>tenant </em>yang memiliki cadangan data. Penulis sampai heran, kok bisa data-data sepenting itu tidak di-<em>backup</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kronologi Bobolnya PDNS</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7544" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/pusat-data-nasional-ransomaware-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kok, Bisa Bobol, ya? (<a href="https://www.bssn.go.id/bssn-identifikasi-pusat-data-nasional-sementara-diserang-ransomware/">BSSN</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR dengan Kominfo serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada hari ini, sempat terungkap bahwa kebobolan PDNS bermula adanya upaya menonaktifkan Windows Defender sejak 17 Juni, hingga akhirnya benar-benar lumpuh pada tanggal 20 Juni.</p>



<p>Hal itu terbukti berdasarkan hasil forensik, di mana tahap pertama serangan terjadi pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2024. Setelah itu, Directory Backup tiba-tiba dinonaktifkan pada tanggal 20 Juni dan sejak tanggal tersebutlah <em>ransomware </em>bernama Brain Cipher Ransomware berhasil dieksekusi.</p>



<p>Sejak datanya disandera, pihak pemerintah mengatakan bahwa mereka tidak akan membayar uang tebusan sebesar Rp131 miliar. Dari berita terbaru, pihak pemerintah mengatakan bahwa mereka malah sudah pasrah kehilangan data-data yang disandera karena servernya sudah tidak terselamatkan lagi.</p>



<p>Direktur Network dan IT Solution Telkom, <strong>Herlan Wijanarko</strong>, mengatakan walaupun data di PDNS 2 tersandera, kebocoran data bisa dibilang aman karena hanya terenkripsi di dalam sistem PDN. Apalagi, sistem PDNS 2 juga sudah diisolasi dan diputus aksesnya dengan luar.</p>



<p>Menurut <strong>Usman Kansong</strong> selaku Dirjen IKKP Kementerian Kominfo, hingga hari ini sudah ada beberapa <em>tenant </em>pemerintah yang terdampak telah pulih, yakni Imigrasi, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kemenkomarves, Kota Kediri, dan Kemenag. </p>



<p>Masalahnya, masih ada banyak <em>tenant </em>yang terdampak dan tampaknya akan butuh waktu lama untuk pulih total. Setidaknya hingga akhir bulan Juni ini, pemerintah menargetkan setidaknya ada 18 <em>tenant </em>yang berhasil dipulihkan. Padahal, ada 200 lebih <em>tenant </em>yang terdampak.</p>



<p>Selama PDNS di Surabaya lumpuh, untuk sementara PDNS dipindahkan ke Batam dan Serpong, Tangerang. Proses isolasi juga telah dilakukan untuk mencegah <em>ransomware </em>menyebar ke jaringan lain. Tentu langkah-langkah untuk memperkuat pertahanan siber juga telah dilakukan.</p>



<p><strong>Budi Arie Setiadi</strong> selaku Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) berusaha membela diri kalau serangan <em>ransomware </em>menyerang berbagai negara. Ya memang, tapi dari banyaknya serangan ke negara-negera tersebut, berapa banyak yang bisa bobol dengan mudah seperti kita?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dalam <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/">debat pilpres kemarin</a>, masalah pertahanan siber menjadi salah satu yang sempat dibahas dan dianggap rawan oleh salah satu pasangan calon. Waktu itu, banyak yang tidak percaya, hingga akhirnya terbukti dengan kejadian bobolnya PDSN ini.</p>



<p>Apalagi, masalah kebocoran data di negara kita ini seolah sudah menjadi hal yang biasa. Kita seolah tidak pernah belajar dari kasus yang sudah-sudah. <strong>Pertahanan siber kita jelas butuh banyak dibenahi </strong>untuk menghindari kasus serupa terulang di masa depan.</p>



<p>Seharusnya, kita itu melakukan yang namanya antisipasi, jangan menunggu diretas baru melakukan tindakan. Kalau datanya sudah sampai dibobol, yang rugi jelas kita sebagai masyarakat yang mempercayakan datanya untuk diberikan kepada pemerintah.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 27 Juni 2024, terinspirasi setelah membaca banyak berita tentang bobolnya Pusat Data Nasional (PDN)</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.pexels.com/photo/technology-computer-desktop-programming-113850/">Markus Spiske</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.trellix.com/security-awareness/ransomware/what-is-ransomware/">What Is Ransomware? | Trellix</a></li>



<li><a href="https://nasional.tempo.co/read/1884904/bssn-kritik-kominfo-yang-tak-back-up-data-pdn?tracking_page_direct">BSSN Kritik Kominfo Yang Tak Back Up Data PDN &#8211; Nasional Tempo.co</a></li>



<li><a href="https://nasional.tempo.co/read/1884752/menkopolhukam-dalami-serangan-ransomware-ke-pdns-sebut-bssn-selidiki-dampak-lanjutan?page_num=2">Menkopolhukam Dalami Serangan Ransomware ke PDNS, Sebut BSSN Selidiki Dampak Lanjutan &#8211; Nasional Tempo.co</a></li>



<li><a href="https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20240627205634-192-1115089/telkomsigma-jawab-alasan-penggunaan-windows-di-pdns-2">Telkomsigma Jawab Alasan Penggunaan Windows di PDNS 2 (cnnindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://nasional.kompas.com/read/2024/06/27/05363191/gagal-lawan-peretas-pdn-pemerintah-pasrah-kehilangan-data-berharga?page=all">Gagal Lawan Peretas PDN, Pemerintah Pasrah Kehilangan Data Berharga Halaman all &#8211; Kompas.com</a></li>



<li><a href="https://nasional.tempo.co/read/1884218/pusat-data-nasional-jebol-hingga-permintaan-tebusan-rp-131-miliar-ini-kilas-balik-kasusnya">Pusat Data Nasional Jebol hingga Permintaan Tebusan Rp 131 Miliar, Ini Kilas Balik Kasusnya &#8211; Nasional Tempo.co</a></li>



<li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/tech/20240627170323-37-549971/kronologi-hacker-rebut-kendali-pusat-data-nasional-diungkap-bssn">Kronologi Hacker Rebut Kendali Pusat Data Nasional Diungkap BSSN (cnbcindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://www.suara.com/news/2024/06/27/175359/virus-ransomware-acak-acak-pusat-dana-nasional-menkominfo-curhat-di-dpr-virus-ini-melanda-dunia">Virus Ransomware Acak-acak Pusat Data Nasional, Menkominfo Curhat di DPR: Virus Ini Melanda Dunia (suara.com)</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/pusat-data-nasional-kok-bisa-bisanya-dibobol/">Pusat Data Nasional kok Bisa-Bisanya Dirasuki Ransomware…</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/pusat-data-nasional-kok-bisa-bisanya-dibobol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
