<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Leon Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/leon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/leon/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Oct 2018 16:03:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Leon Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/leon/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tentang Leon, Kenji, dan Gisel</title>
		<link>https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/tentang-leon-kenji-dan-gisel/</link>
					<comments>https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/tentang-leon-kenji-dan-gisel/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2018 23:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Leon dan Kenji (Buku 1)]]></category>
		<category><![CDATA[buku 1]]></category>
		<category><![CDATA[Gisel]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Kenji]]></category>
		<category><![CDATA[Leon]]></category>
		<category><![CDATA[Leon dan Kenji]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1516</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada tulisan kali ini, penulis akan menjelaskan tentang karakter-karakter yang ada pada novel Leon dan Kenji. Untuk yang pertama, penulis akan menceritakan tiga karakter yang lumayan mendominasi keseluruhan cerita, yakni Leon, Kenji, dan Gisel. Alexander Napoleon Caesar Awalnya, penulis memberi nama tokoh utama ini dengan nama Blacksmith, yang terinspirasi dari anime Blackjack. Namun, karena dirasa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/tentang-leon-kenji-dan-gisel/">Tentang Leon, Kenji, dan Gisel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tulisan kali ini, penulis akan menjelaskan tentang karakter-karakter yang ada pada novel Leon dan Kenji. Untuk yang pertama, penulis akan menceritakan tiga karakter yang lumayan mendominasi keseluruhan cerita, yakni <strong>Leon</strong>, <strong>Kenji</strong>, dan <strong>Gisel</strong>.</p>
<p><strong>Alexander Napoleon Caesar</strong></p>
<p>Awalnya, penulis memberi nama tokoh utama ini dengan nama Blacksmith, yang terinspirasi dari anime Blackjack. Namun, karena dirasa <em>lebay</em>, penulis memutuskan untuk mengganti namanya walaupun penulis senang dengan panggilannya, Black, seperti karakter di Harry Potter.</p>
<p>Alexander Napoleon Caesar (mungkin sebenarnya terdengar lebih <em>lebay</em>) terinspirasi dari tiga nama kaisar di dunia. <strong>Alexander the Great</strong>, <strong>Napoleon Bonaparte</strong>, dan <strong>Julius Caesar</strong>.</p>
<p>Dengan panggilan <strong>Leon</strong> (seperti nama penjual tahu telur di dekat rumah), penulis menanggap namanya lebih normal daripada Black, walaupun untuk memanggilnya harus menjadi &#8220;Le&#8221; yang sama dengan panggilan anak laki-laki orang Jawa.</p>
<p>Latar belakangnya yang ambisius untuk mendidik anaknya menjadi orang hebat membuat ayah Leon memasukkan ketiga nama penguasa dunia tersebut. Ia tak peduli bahwa ketiga orang tersebut telah membantai banyak manusia tak bersalah demi ekspansi kekuasaannya.</p>
<div id="attachment_1519" style="width: 760px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1519" class="size-full wp-image-1519" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/napoleon-1.jpg" alt="" width="750" height="422" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/napoleon-1.jpg 750w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/napoleon-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/napoleon-1-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-1519" class="wp-caption-text">Napoleon Bonaparte (caminteresse.fr)</p></div>
<p><strong>Leon</strong> menjadi anak yang keras karena masa lalunya yang berat. Ditinggal bunuh diri oleh ibunya, ditelantarkan oleh ayahnya, dan dirundung oleh teman-teman sekolahnya.</p>
<p>Ia memutuskan untuk melawan balik, sehingga ia senantiasa memasang tatapan permusuhan agar tidak ada yang berani menganggu dia. Pertemuannya dengan Kenji membuat ia berubah secara bertahap, menjadi manusia yang lebih hangat.</p>
<p>Ia berusaha untuk berubah dan mulai membuka hubungan dengan orang lain, terutama dengan teman-teman kelasnya. Satu per satu mereka mulai menerima <strong>Leon</strong> sehingga ia merasa seperti hidup kembali.</p>
<p><strong>Leon</strong> memiliki kecerdasan di atas rata-rata, selain karena tempaan ayahnya yang membuat ia terbiasa belajar dengan giat. Kemampuan otaknya yang luar biasa hanya bisa dikalahkan oleh Kenji.</p>
<p><strong>Muhammad Kenji Yasuda</strong></p>
<p>Nama<strong> Kenji</strong> penulis ambil dari nama tengah personil Linkin Park, <strong>Mike Shinoda</strong>. Bahkan, dulu penulis menggunakan nama Kenji Shinoda, sebelum menggantinya dengan Yasuda yang terdengar seperti <em>ya sudah</em>. Penulis bahkan tidak tahu apakah benar ada marga Yasuda di Jepang.</p>
<p>Seperti yang sudah dituliskan pada <a href="http://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/tentang-novel-leon-dan-kenji-buku-1/">tulisan sebelumnya</a>, <strong>Kenji</strong> terinspirasi oleh karakter Gera pada anime Blackjack yang selalu ceria dan berpikiran positif walaupun penakut.</p>
<p>Perbedaan karakter antara Leon dan <strong>Kenji</strong> justru memperat hubungan mereka berdua sebagai kawan, walaupun latar belakang hidup tanpa orangtua juga berperan penting untuk memperkuat hal tersebut.</p>
<div id="attachment_1521" style="width: 964px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1521" class="size-full wp-image-1521" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/mike-shinoda-2017-getty-scott-dudelson.jpg" alt="" width="954" height="537" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/mike-shinoda-2017-getty-scott-dudelson.jpg 954w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/mike-shinoda-2017-getty-scott-dudelson-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/mike-shinoda-2017-getty-scott-dudelson-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/mike-shinoda-2017-getty-scott-dudelson-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 954px) 100vw, 954px" /><p id="caption-attachment-1521" class="wp-caption-text">Mike Kenji Shinoda (revolvermag.com)</p></div>
<p>Ia selalu berusaha menyebar kebaikan di lingkungan sekitarnya, terkadang tidak peduli dirinya menjadi babak belur seperti ketika ia berusaha menyadarkan Sarah dan Leon.</p>
<p><strong>Kenji</strong> seringkali menjadi juru bicara kelas karena kemampuan menata bahasanya yang luar biasa, yang terjadi akibat kegemarannya membaca buku. Nada suaranya selalu tenang dan tak pernah marah sekalipun.</p>
<p>Mengajar merupakan <em>passion </em>yang dimiliki <strong>Kenji</strong> karena ia merasa bisa menyebar ilmu yang bermanfaat kepada orang lain. Hal ini ditunjukkan dengan inisiatifnya mengajar Gisel dan tambahan kelas sepulang sekolah.</p>
<p><strong>Kenji</strong> memiliki kemampuan analisa seperti Sherlock Holmes, karena penulis memang penggemar berat karakter fiksi buatan Sir Arthur Conan Doyle tersebut. Leon seringkali terperangah dan terlihat seperti Dr. Watson.</p>
<p><a href="http://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/chapter-9-gisella-margaret-spencer/"><strong>Gisella Margaret Spencer</strong></a></p>
<p>Tokoh <strong>Gisel</strong> penulis buat sebagai &#8220;pelampiasan&#8221; karena tidak memiliki adik perempuan. Ia penulis buat sebagai anak kecil berkulit putih, terlihat ringkih dan berambut panjang.</p>
<p>Penulis memilih nama <strong>Gisel</strong> hanya karena suka saja dengan nama tersebut. Untuk Margaret, penulis ambil dari mantan perdana menteri Inggris, <strong>Margaret Thatcher</strong>, sedangkan Spencer penulis ambil dari nama keluarga putri <strong>Diana</strong>.</p>
<div id="attachment_1520" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1520" class="size-large wp-image-1520" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/margaret-thatcher-the-iron-lady-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/margaret-thatcher-the-iron-lady-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/margaret-thatcher-the-iron-lady-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/margaret-thatcher-the-iron-lady-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/margaret-thatcher-the-iron-lady-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/margaret-thatcher-the-iron-lady.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1520" class="wp-caption-text">Margaret Thatcher (biography.com)</p></div>
<p>Leon menjadikan <strong>Gisel</strong> sebagai kambing hitam atas segala kesusahan yang ia alami. Walaupun tubuhnya kurus, mental <strong>Gisel</strong> sangat tangguh untuk anak seusianya.</p>
<p><strong>Gisel</strong> selalu sabar menerima berbagai perlakuan buruk dari kakaknya. Untunglah semenjak bertemu dengan Kenji, <strong>Gisel</strong> diperlakukan sebagaimana adik oleh Leon.</p>
<p>Terkait sekolahnya, penulis terinspirasi oleh <strong>Thomas Alva Edison</strong> yang dikeluarkan dari sekolah karena selalu bertanya di luar konteks pelajaran. Pada akhirnya Edison diajari oleh ibunya, sedangkan <strong>Gisel</strong> diajari oleh Kenji dan kakaknya sambil menunggu ajaran tahun berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 21 Oktober 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/tentang-leon-kenji-dan-gisel/">Tentang Leon, Kenji, dan Gisel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/tentang-leon-kenji-dan-gisel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
