<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mengemudi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/mengemudi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/mengemudi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2021 11:48:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>mengemudi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/mengemudi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Macet?</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2018 17:55:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[mengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ah, Jakarta. Apa yang seringkali tercetus di pikiran ketika sedang memikirkan kota yang satu ini? Mungkin banyak yang akan menjawab macet, dan penulis menyetujuinya meskipun tidak terlalu sering terkena dampak macet tersebut karena belum memiliki kendaraan pribadi. Meskipun demikian, penulis lumayan akrab dengan yang namanya macet karena ketika di kota kecil seperti Malang pun sering [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/">Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Macet?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ah, Jakarta. Apa yang seringkali tercetus di pikiran ketika sedang memikirkan kota yang satu ini? Mungkin banyak yang akan menjawab macet, dan penulis menyetujuinya meskipun tidak terlalu sering terkena dampak macet tersebut karena belum memiliki kendaraan pribadi.</p>
<p>Meskipun demikian, penulis lumayan akrab dengan yang namanya macet karena ketika di kota kecil seperti Malang pun sering terjadi. Oleh karena itu, penulis ingin sedikit berbagi apa yang bisa dilakukan ketika macet agar hati tetap gembira dan tidak menggerutu.</p>
<ol>
<li><strong>Bersenandung Ria</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1925" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1925" class="size-full wp-image-1925" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png" alt="" width="900" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-300x149.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-768x381.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-356x177.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1925" class="wp-caption-text">Bernyanyi Tanpa Beban (Rixbury)</p></div>
<p>Bagi pembaca yang mengendarai mobil, musik bisa dijadikan senjata ampuh untuk menghilangkan suntuk karena macet. Kalau perlu, iringi dengan menyanyi alias karaoke untuk menghilangkan kebosanan.</p>
<p>Bagaimana dengan yang mengemudikan sepeda motor? Karena menggunakan <em>earphone </em>sangat tidak dianjurkan karena bisa mengganggu konsentrasi,  gunakanlah <em>tape</em> imajiner yang ada di dalam kepala, lalu ikut bersenandung sesuka hati.</p>
<p>Kalau yang menggunakan kendaraan umum? Ya cukup mendengarkan saja tanpa perlu bersenandung. Takutnya malah mengganggu penumpang yang lain.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Menonton Film</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1931" style="width: 760px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1931" class="size-full wp-image-1931" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK.jpg" alt="" width="750" height="349" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK.jpg 750w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK-300x140.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK-356x166.jpg 356w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-1931" class="wp-caption-text">Khusus Penumpang (Alibaba)</p></div>
<p>Khusus untuk pengguna mobil bawalah banyak <em>sangu</em> film atau Youtube untuk ditonton ketika perjalanan. Akan tetapi, jika pembaca yang mengemudi, jelas tidak boleh ikut menonton film tersebut. Hanya penumpang saja yang boleh. Minimal, pengemudi mendengarkan dialog film tersebut.</p>
<p>Yang enak ketika menggunakan trasportasi umum. Penulis sering melihat orang-orang sedang menonton Youtube maupun drama Korea ketika berada di dalam TransJakarta ataupun KRL melalui ponselnya. Hal tersebut bisa pembaca tiru.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Mengritik Pemerintah</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1926" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1926" class="size-full wp-image-1926" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_.png" alt="" width="900" height="482" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_-300x161.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_-768x411.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_-356x191.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1926" class="wp-caption-text">Diskusi di Kendaraaan (Cinema52)</p></div>
<p>Kalau yang satu ini jangankan ketika macet, ketika ngopi dengan pak RT pun bisa dilakukan. Bedanya, tentu yang dikritik ketika berada di dalam kemacetan adalah mengapa masih saja ada kemacetan.</p>
<p>Beragam hal bisa kita salahkan, seperti kurangnya akses jalan hingga tidak memadainya transportasi umum. Bahkan jika pembaca memiliki imajinasi yang liar, bisa-bisa kemacetan dihubungkan dengan konspirasi iluminati.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Berfilsafat</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1927" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1927" class="size-full wp-image-1927" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_.jpg" alt="" width="900" height="506" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1927" class="wp-caption-text">Berfilsafat (Drury)</p></div>
<p>Selain di toilet, kondisi ketika macet pun bisa menjadi tempat yang cocok untuk merenungi kehidupan yang telah dan akan kita alami. Di tengah bisingnya suara kendaraan dan pekatnya polusi udara, berfilsafat akan membuat semua itu seolah-olah tidak terjadi.</p>
<p>Pikiran kita akan menjadi jernih dan mulai menanyakan pertanyaan-pertanyaan kehidupan, seperti <a href="http://whathefan.com/renungan/untuk-apa-kita-ada/">untuk apa kita ada</a>.</p>
<ol start="5">
<li><strong> Membuat Skenario Film</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1928" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1928" class="size-full wp-image-1928" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_.jpg" alt="" width="900" height="520" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_-300x173.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_-768x444.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_-356x206.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1928" class="wp-caption-text">Sutradara Dadakan (Cinearchive)</p></div>
<p>Kembali ke poin kedua tentang menonton film. Bagaimana pengendara motor yang tidak mungkin memasang LCD pada sepeda motornya? Buatlah skenario film sendiri di dalam kepala.</p>
<p>Misalnya, kita membayangkan sebuah adegan di mana kita sedang membawa dokumen penting yang diincar oleh penjahat. Kita harus berkelok-kelok dengan gesit di antara mobil-mobil dan kendaraan lainnya.</p>
<p>Dijamin (walaupun tidak 100%) rasa bosan akan hilang selama kita masih berada di batas-batas aman berkendara.</p>
<ol start="6">
<li><strong>Berlagak Menjadi Seorang Sherlock Holmes</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1929" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1929" class="size-full wp-image-1929" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_.jpg" alt="" width="900" height="506" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1929" class="wp-caption-text">Deduksi Ala Sherlock Holmes (Serienoerd)</p></div>
<p>Tahu kan bagaimana kemampuan Sherlock Holmes ketika mengetahui apa yang dilakukan seseorang hanya dengan melihat, misalnya, kancing lengan bajunya? Kenapa tidak mencobanya ketika kita terjebak macet?</p>
<p>Lihat mobil yang ada di depan kita, lalu coba buat suatu kesimpulan. Misalkan di kaca belakang mobil terdapat stiker tempat rekreasi, artinya mobil tersebut pernah ke tempat tersebut. Lalu misalkan plat nomornya luar kota tapi kondisinya bersih, artinya yang punya peduli kebersihan.</p>
<p>Meskipun deduksi kita <em>ngawur</em>, tidak masalah. Toh kita tidak kenal dengan yang punya mobil. Percayalah, berlagak menjadi seorang Sherlock Holmes lumayan mengusir kebosanan.</p>
<ol start="7">
<li><strong>Mencari Inspirasi</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1930" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1930" class="size-full wp-image-1930" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_.jpg" alt="" width="900" height="480" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_-300x160.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_-768x410.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_-356x190.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1930" class="wp-caption-text">Mengundang Inspirasi (Huffingtonpost)</p></div>
<p>Kawan, kalian pikir dari mana penulis memperoleh ide untuk menulis tulisan ini? Dari macet! Macet yang dialami oleh penulis sendiri ketika sedang berada di perjalanan. Poin-poin di atas datang begitu saja satu persatu hingga menjadi sebuah kesatuan.</p>
<p>Tulisan ini adalah bukti nyata, bahwa banyak inspirasi yang akan menghampiri kita di kala macet sedang menjebak.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Sebenarnya masih banyak yang bisa dilakukan, terutama ketika berposisi sebagai penumpang. Sebut saja bermain game ataupun membaca buku. Tapi penulis rasa saran-saran di atas sudah cukup mewakili.</p>
<p>Tulisan ini sebelumnya pernah tayang di <strong>oyibanget.com</strong> yang sudah almarhum. Penulis menulisnya ulang karena masih hutang dua tulisan di tahun 2018. Karena waktu yang semakin sempit, penulis akhirnya mencari-cari tulisan lama untuk dipublikasi ulang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melawai, 1 Januari 2018, setelah mendengar suara kembang api dari kejauhan</p>
<p>Foto:</p>
<div id="attachment_1925" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1925" class="size-full wp-image-1925" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png" alt="" width="900" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-300x149.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-768x381.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-356x177.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1925" class="wp-caption-text">Bernyanyi Tanpa Beban (Rixbury)</p></div>
<p><a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 xLon9 _3l__V _1CBrG" href="https://unsplash.com/@simbayu">Julian Schröpel</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/">Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Macet?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
