<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>monitor Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/monitor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/monitor/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2024 15:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>monitor Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/monitor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Selama Bangun, Mata Kita Terus Terpapar Layar</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/selama-bangun-mata-kita-terus-terpapar-layar/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/selama-bangun-mata-kita-terus-terpapar-layar/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 15:43:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[gawai]]></category>
		<category><![CDATA[layar]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[monitor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7948</guid>

					<description><![CDATA[<p>Coba ingat-ingat aktivitas kita dalam sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi di malam hari. Seberapa banyak aktivitas yang melibatkan layar di perangkat elektronik, baik dari ponsel, laptop, hingga televisi? Penulis sendiri baru-baru ini menyadari bahwa dirinya hampir terpapar layar selama dirinya beraktivitas, mengingat pekerjaan dan hobi menulis Penulis sama-sama menuntut dirinya untuk selalu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/selama-bangun-mata-kita-terus-terpapar-layar/">Selama Bangun, Mata Kita Terus Terpapar Layar</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Coba ingat-ingat aktivitas kita dalam sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi di malam hari. Seberapa banyak aktivitas yang melibatkan layar di perangkat elektronik, baik dari ponsel, laptop, hingga televisi? </p>



<p>Penulis sendiri baru-baru ini menyadari bahwa dirinya hampir terpapar layar selama dirinya beraktivitas, mengingat pekerjaan dan hobi menulis Penulis sama-sama menuntut dirinya untuk selalu berada di hadapan layar.</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis ini melakukan interopeksi diri mengenai betapa panjangnya durasi dalam satu hari yang dihabiskan untuk menatap layar elektronik yang sejatinya memancarkan <em>blue light</em>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Penulis Menghabiskan Sebagian Besar Waktunya di Depan Layar</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-7955" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-1-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Hari-Hari Lihat Layar (<a href="https://www.st.lukes.org/an-addition-to-your-daily-social-media-scroll/">St. Luke&#8217;s</a>)</p>
</div></div>



<p>Penulis akan berbagai dari pengalamannya sendiri (di hari kerja) untuk menjelaskan bagaimana kita sangat sering terpapar layar sejak dari bangun tidur. Penulis tidak akan menggunakan contoh &#8220;rutinitas yang ideal,&#8221; melainkan menggunakan contoh keseharian yang sering dilakukan.</p>



<p>Pagi hari di saat waktu Shubuh, Penulis akan terbangun karena alarm ponsel dan tablet. Setelah menunaikan ibadah sholat, Penulis akan <strong><a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/rebahan-main-hp-kombo-maut/">kembali rebahan dan mengecek ponsel</a></strong>. Terkadang Penulis <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/bagaimana-caranya-agar-semangat-membaca-buku/">membaca buku</a> dulu, tapi lebih sering mengecek ponsel.</p>



<p>Seringnya, Penulis akan tertidur lagi sekitar 1-2 jam setelah bangun pagi. Penulis baru akan terbangun lagi menjelang <em>morning concall </em>dan <em>brainstorm </em>yang dilakukan setiap pagi jam 9. Kalau lagi malas, <strong>Penulis akan rapat di atas kasur, bisa menggunakan tablet maupun laptop</strong>.</p>



<p>Biasanya rapat pagi ini berlangsung sekitar 1 jam. Setelah itu, Penulis akan <strong>sarapan yang sering dilakukan sambil menonton YouTube</strong>. Selesai sarapan (Penulis sarapan cukup siang), Penulis akan kembali bekerja dan berhenti menjelang Dhuhur untuk mandi, rawat diri, dan sholat Dhuhur.</p>



<p>Antara waktu Dhuhur dan Maghrib adalah<strong> waktu utama Penulis untuk bekerja di depan PC</strong>. Karena <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/cara-menghilangkan-kebiasaan-dikit-dikit-cek-hp/">memasang larangan untuk mengecek media sosial</a> atau bermain <em>game</em> di jam kerja, Penulis biasanya beristirahat sambil membaca buku, tidur sejenak, atau sekadar bermain dengan kucing.</p>



<p>Masuk jam istirahat di malam hari, biasanya Penulis habiskan dengan <strong>cek media sosial ataupun menonton YouTube </strong>di televisi ruang keluarga bersama ibu. Makan malam pun seringnya dilakukan sambil menonton televisi.</p>



<p>Jam 9 ke atas, biasanya Penulis kembali masuk ke kamar dan <strong>mulai menulis artikel blog di depan laptop</strong>. Setelah selesai, Penulis bisa <strong>kembali cek media sosial atau bermain <em>game</em> di tablet</strong>. Tak jarang juga Penulis <strong>menonton YouTube di televisi kamar </strong>sebelum akhirnya tidur.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Mengurangi Durasi Melihat Layar</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-7954" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-2-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/selalu-melihat-monitor-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Buku Menjadi &#8220;Pelarian&#8221; yang Baik (<a href="https://www.pexels.com/photo/woman-reading-a-book-beside-the-window-1031588/">Rahul Shah</a>)</p>
</div></div>



<p>Dari cerita di atas, bisa dilihat kalau hampir seluruh kegiatan Penulis di hari kerja dilakukan dengan melihat layar, entah itu ponsel, tablet, laptop, maupun PC. Mau serius, mau santai, semua berkaitan dengan layar.</p>



<p>Bisa dibilang, hanya ada lima aktivitas yang tidak melibatkan layar sama sekali, yakni ketika <strong>sholat</strong>, <strong>membaca buku</strong>, <strong>bermain kucing</strong>, <strong>mandi</strong>, dan <strong>tidur</strong>. Ini menunjukkan bahwa betapa tergantungnya Penulis terhadap perangkat-perangkat elektronik untuk menjalani kesehariannya.</p>



<p>Penulis merasa kalau ini bukan gaya hidup yang sehat. Meskipun pekerjaannya menuntut untuk sering melihat layar, Penulis harusnya bisa mengimbanginya dengan aktivitas-aktivitas lain yang tidak membutuhkan layar.</p>



<p><strong><a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/saya-membaca-buku-untuk-mengurangi-candu-media-sosial/">Membaca buku</a> </strong>jelas menjadi opsi yang paling menyenangkan bagi Penulis. Buku bisa menjadi jeda sejenak dari layar sekaligus sebagai penambah wawasan bagi dirinya. Namun, &#8220;daya&#8221; baca Penulis sudah tidak seperti dulu. Mentok-mentok satu jam sudah lelah, kecuali sedang membaca novel yang seru.</p>



<p>Selain itu,<strong> olahraga <em>outdoor</em> seperti lari pagi juga bisa menjadi aktivitas yang sehat</strong>. Dulu Penulis cukup rutin melakukannya, bahkan <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/lari-pagi-adalah-obat-insomnia-terbaik-versi-saya/">bisa menyebuhkan insomnia yang dideritanya</a>. Namun, belakangan ini entah mengapa rasanya sangat berat untuk melakukannya.</p>



<p><strong>Mencari hobi <em>offline</em> yang tidak membutuhkan layar </strong>juga bisa menjadi alternatif. Contoh yang paling gampang tentu saja bermain <em>board game</em> seperti yang sering Penulis lakukan di akhir pekan bersama <em>circle</em>-nya. Tidak hanya bermain, Penulis juga bisa mengobrol dengan teman-temannya.</p>



<p>Hobi <em>offline </em>lain yang bisa menyita waktu kita adalah<strong> </strong><a href="https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/">merakit <em>model kit</em> seperti Gundam</a>, LEGO, dan sejenisnya. Masih ada banyak hobi <em>offline</em> lainnya yang bisa dilakukan, seperti berkebun, futsal, memancing, memasak, menggambar, main musik, dan lainnya. </p>



<p>Penulis juga ingin <strong>mengurangi kebiasaan makan sambil nonton YouTube</strong>. Walau kesannya <em>multitasking</em>, aktivitas makan sebenarnya bisa menjadi jeda yang baik. Apalagi, sudah seharusnya kita fokus dengan makanan yang ada di hadapan kita dan bersyukur masih bisa menikmatinya.</p>



<p><strong>Kegiatan lain yang perlu dikurangi adalah bermain media sosial</strong>. Aktivitas yang satu ini telah terbukti sebagai penyedot waktu terbesar. Walau sudah membatasi diri sekitar 1-2 jam per hari, <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/smartphone-adalah-distraksi-terberat-untuk-produktivitas/">Penulis merasa itu masih terlalu banyak dan bisa dikurangi lagi agar lebih produktif</a>. </p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Mungkin karena kebetulan saja pekerjaan Penulis menuntut dirinya untuk melihat layar seharian. Apalagi, Penulis masih <em>work from home </em>sampai sekarang. Jadi, tulisan ini bisa jadi tidak <em>related </em>kepada orang-orang yang pekerjaannya tidak selalu mengharuskan mereka untuk melihat layar.</p>



<p>Namun, bagi para Pembaca yang juga menjalani rutinitas seperti Penulis, semoga saja tulisan ini bisa membantu menyadarkan betapa seringnya mata kita terpapar layar elektronik dan mulai mencari alternatif aktivitas lain yang lebih sehat.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 1 Oktober 2024, terinspirasi setelah menyadari bahwa dirinya hampir selalu menatap layar monitor dalam banyak bentuk</p>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://www.pexels.com/photo/blackskined-man-using-smart-phones-and-ipads-9783835/">Ron Lach</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/selama-bangun-mata-kita-terus-terpapar-layar/">Selama Bangun, Mata Kita Terus Terpapar Layar</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/selama-bangun-mata-kita-terus-terpapar-layar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
