<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pembubaran Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/pembubaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/pembubaran/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jul 2024 11:29:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>pembubaran Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/pembubaran/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pembubaran Panitia Tahun Ini Sedikit Berbeda</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-tahun-ini-sedikit-berbeda/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-tahun-ini-sedikit-berbeda/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 15:46:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[17-an]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[pembubaran]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap tahun, di tempat tinggal Penulis selalu ada perayaan hari kemerdekaan Indonesia, yang sering disebut sebagai Agustusan atau 17-an. Berbeda dengan tempat lain, perayaan di tempat Penulis bisa dibilang telah dimulai bahkan sebelum masuk ke bulan Agustus. Jika di tempat lain hanya mengadakan lomba di sekitar tanggal 17, maka di tempat Penulis telah dimulai sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-tahun-ini-sedikit-berbeda/">Pembubaran Panitia Tahun Ini Sedikit Berbeda</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setiap tahun, di tempat tinggal Penulis selalu ada <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan/">perayaan hari kemerdekaan Indonesia</a>, yang sering disebut sebagai <strong>Agustusan </strong>atau<strong> 17-an</strong>. Berbeda dengan tempat lain, perayaan di tempat Penulis bisa dibilang telah dimulai bahkan sebelum masuk ke bulan Agustus.</p>



<p>Jika di tempat lain hanya mengadakan lomba di sekitar tanggal 17, maka di tempat Penulis telah dimulai sejak bulan Juli dan akan terus berlangsung hingga mendekati tanggal 17. Sebegitu semangatnya memang di tempat Penulis dalam merayakan kemerdekaan.</p>



<p><p>Tidak hanya mengadakan lomba-lomba, ada juga acara lain seperti Jalan Sehat, Bazaar, dan puncaknya adalah Malam Tasyakuran yang selalu diadakan pada tanggal 16 Agustus. Semua rangkaian acara ini diatur dan dikelola oleh <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/karang-taruna-junior/">Karang Taruna</a>.</p></p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color"><strong>BACA JUGA</strong>: <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/swi-mengajar-2-0/">SWI Mengajar 2.0</a></mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah menjalani kurang lebih satu bulan yang padat dan melelahkan, maka sudah menjadi sebuah tradisi kalau ada <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/pembubaran-panitia-agustusan/">acara pembubaran panitia</a> sebagai bentuk <em>reward </em>atas kerja keras mereka. Selama ini, destinasi pembubaran selalu pantai.</p>



<p>Nah, gebrakan baru dibuat oleh panitia tahun ini, yang memutuskan untuk memilih tempat dan acara yang benar-benar baru. Kali ini bukan ke pantai, melainkan <em>camping </em>di gunung selama dua hari! </p>



<p>Maka dari itu, Penulis ingin membahas sedikit tentang pembubaran panitia tahun ini yang diadakan pada tanggal<strong> 26 &#8211; 27 Agustus 2023</strong> kemarin.</p>



<p><h2>Persiapan yang Jauh Lebih Ribet dan Melelahkan&#8230;</h2></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230826_171544-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6865" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230826_171544-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230826_171544-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230826_171544-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230826_171544.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ketika pembubaran ke pantai, bisa dibilang tidak ada persiapan yang istimewa. Yang penting adalah menentukan destinasi pantai yang mana, memastikan sewa kendaraan, lalu masing-masing panitia diminta untuk membawa keperluannya masing-masing.</p>



<p>Untuk <em>camping</em> tentu tidak bisa sesantai itu karena persiapannya jauh lebih ribet. Saking ribetnya, sampai harus dibuat panitia pembubaran tersendiri (yang terdiri dari lima anggota) karena memang sebanyak itu yang harus disiapkan.</p>



<p>Pertama, melakukan survei tempat <em>camping</em>-nya, yang setelah melalui berbagai seleksi akhirnya dipilih <strong>Bedengan Camping Ground</strong>. Awalnya ada niatan untur reservasi lokasi, tetapi ternyata tidak bisa dan dipersilakan untuk langsung datang saja.</p>



<p>Kedua, mencari sumber dana acara pembubaran, yang biasanya didapatkan dari donasi. Dana yang dibutuhkan cukup besar untuk masuk ke lokasi, menyewa peralatan <em>camping</em>, makan, dan lain sebagainya.</p>



<p>Ketiga, menyewa berbagai peralatan <em>camping </em>mulai dari tenda, kompor, tikar, kayu bakar, <em>sleeping bag</em>, dan lain sebagainya. Keempat, menentukan <em>rundown </em>karena acara <em>camping </em>ini sampai menginap, sehingga harus diatur apa saja kegiatannya nanti.</p>



<p><h2>&#8230;tapi Worth It!</h2></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_093153-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6866" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_093153-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_093153-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_093153-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_093153.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Semua upaya dan persiapan yang dilakukan oleh panitia &#8220;mini&#8221; pada dasarnya hanya ingin membuat acara pembubaran yang berhasil dan meriah, juga sebagai bentuk apresiasi kepada panitia 17-an yang telah memberikan tenaga dan waktu mereka untuk menyukseskan rangkaian acara.<span style="font-size: 1.1rem;"> </span></p>



<p>Untunglah selama acara pembubaran di Bedengan, acara bisa berlangsung dengan lancar dan semua terlihat bahagia. Berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan diikuti dengan gembira dan bersemangat. Dinginnya tempat <em>camping </em>seolah kalah dengan kehangatan yang muncul dari acara ini.</p>



<p>Pada hari Sabtu, acara yang dilakukan antara lain adalah membangun tenda, menyalakan api unggun, diskusi sekaligus pemberian motivasi dari ayah Penulis, bermain<em> </em>Werewolf, hingga sesi curhat yang bisa berlangsung hingga pagi hari.</p>



<p>Penulis sendiri memutuskan untuk tidak tidur di dalam tenda karena memprioritaskan panitia terlebih dahulu. Penulis memilih untuk tidur di dekat api unggun hanya dengan bermodalkan <em>sleeping bag</em> di tengah dinginnya gunung. <em>Alhamdulillah </em>tidak sampai kena flu.</p>



<p>Di hari Minggunya, ada acara lomba masak, permainan lagi, hingga jelajah sungai. Pada akhirnya kami &#8220;turun gunung&#8221; menjelang sore, sehingga total waktu yang dihabiskan di Bedengan kurang lebih satu hari penuh. Benar-benar pengalaman yang <em>worth it</em>!</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_120230-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6867" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_120230-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_120230-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_120230-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG_20230827_120230.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Penulis sendiri sebenarnya bukan termasuk panitia karena sudah &#8220;pensiun&#8221;. Namun, Penulis mendapatkan &#8220;undangan khusus&#8221; sebagai senior yang sesekali memberikan masukan, baik dalam acara 17-an maupun pembubaran ini. Penulis juga mengisi acara tersebut dengan menjadi moderator <a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">permainan Werewolf</a>. </p>



<p>Melihat keceriaan dan semangat para panitia 17-an, baik dalam rangkaian acara maupun pembubaran, membuat Penulis merasa senang karena Karang Taruna di kampung Penulis masih berjalan hingga saat ini, bahkan menjadi lebih baik lagi.</p>



<p>Mereka adalah wujud dari kepedulian generasi muda, yang kerap dicap apatis dan acuh, terhadap lingkungan di mana mereka tinggal. Semoga saja semangat mereka ini akan terus bertahan hingga seterusnya dan regenerasi akan terus berjalan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Rungkut, 19 September 2023, terinspirasi setelah mengikuti acara pembubaran panitia 17-an tahun 2023 </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-tahun-ini-sedikit-berbeda/">Pembubaran Panitia Tahun Ini Sedikit Berbeda</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-tahun-ini-sedikit-berbeda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembubaran Panitia Agustusan</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-agustusan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 16:28:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[17-an]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[panitia]]></category>
		<category><![CDATA[pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pembubaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=2777</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada hari Minggu kemarin, Karang Taruna selaku panitia Agustusan di kampung penulis baru saja melakukan acara pembubaran ke Pantai Banyu Meneng dan Pantai Selok yang berlokasi di Malang bagian selatan. Terinspirasi dari hal tersebut, penulis jadi ingin menulis sejak kapan dan mengapa acara pembubaran ini harus diadakan. Pembubaran Pertama, 28 Agustus 2016 Seperti yang sudah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-agustusan/">Pembubaran Panitia Agustusan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari Minggu kemarin, Karang Taruna selaku panitia Agustusan di kampung penulis baru saja melakukan acara pembubaran ke Pantai Banyu Meneng dan Pantai Selok yang berlokasi di Malang bagian selatan.</p>
<p>Terinspirasi dari hal tersebut, penulis jadi ingin menulis sejak kapan dan mengapa acara pembubaran ini harus diadakan.</p>
<h3>Pembubaran Pertama, 28 Agustus 2016</h3>
<p><div id="attachment_2779" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2779" class="size-large wp-image-2779" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-1-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2779" class="wp-caption-text">Pembubaran Pertama</p></div></p>
<p>Seperti yang sudah sering penulis jelaskan di tulisan-tulisan sebelumnya, sejak usia sekolah penulis sudah sering aktif menjadi panitia 17-an. Akan tetapi, pembubaran panitia baru ada pada tahun 2016 dan terlaksana beberapa hari sebelum Karang Taruna terbentuk.</p>
<p>Bahkan ketika penulis menjadi ketua panitia 2014, tidak ada yang namanya pembubaran ke pantai. Sekadar bakar-bakar pun tidak ada. Mungkin, alasannya adalah sedikitnya panitia di kala itu.</p>
<p>Ketika kegiatan Agutusan tahun 2016, ternyata panitianya ada banyak sekali karena anak-anak yang masih SMP pun menjadi panitia. Oleh karena itu, penulis dan beberapa teman menggagas ide pembubaran dengan pergi ke pantai.</p>
<p>Berbekal uang sisa 17-an dan donasi warga, kami semua berangkat menuju <strong>Pantai Batu Bengkung</strong> dan <strong>Pantai Balekambang </strong>dengan menggunakan 3 mobil. Penulis sendiri satu mobil bersama tiga <del>sahabat</del> saudara sejak SMP, beserta para gadis remaja.</p>
<p><div id="attachment_2783" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2783" class="size-large wp-image-2783" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-2-Copy-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-2-Copy-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-2-Copy-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-2-Copy-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-2-Copy.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2783" class="wp-caption-text">Saudara Sejak SMP</p></div></p>
<p>Yang namanya ke pantai, aktivitasnya ya seperti itu. Mainan air, main bola, mainan pasir, foto di sana-sini, dan lain sebagainya. Struktur pantai yang memiliki bentangan karang membuat ada semacam celah untuk berendam dengan kedalaman sekitar 1 hingga 1.5 meter.</p>
<p>Pulangnya, ada kejadian yang sedikit unik. Salah satu perempuan yang satu mobil bersama penulis, <strong>Nabilla</strong>, sempat pingsan. Oleh karena itu, salah satu ibu-ibu yang ikut memutuskan untuk ikut mobil penulis dan <strong>Ayu</strong> harus pindah ke mobil lain.</p>
<p>Selain itu, relatif tidak ada kejadian yang tidak mengenakan. Pembubaran bisa berjalan lancar dan semua pun merasa senang!</p>
<h3>Pembubaran Kedua, 20 Agustus 2017</h3>
<p><div id="attachment_2778" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2778" class="size-large wp-image-2778" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-3-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-3-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-3-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-3-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2778" class="wp-caption-text">Pembubaran Kedua</p></div></p>
<p>Penulis ingin acara pembubaran panitia ini menjadi agenda tahunan. Oleh karena itu, tahun depannya pembubaran dilakukan lagi ke pantai yang berbeda. Kalau tidak salah, nama tempatnya <strong>Pantai Goa Cina</strong>.</p>
<p>Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini kami menggunakan dua elf karena kalau tidak salah jumlah peserta cukup banyak, meskipun Ayu harus absen karena sakit.</p>
<p>Ini merupakan pembubaran panitia pertama di bawah Karang Taruna, karena yang tahun sebelumnya Karang Taruna belum terbentuk. Selain itu, tanggal pembubaran yang dekat dengan acara puncak dipilih karena penulis harus segera ke Pare untuk persiapan IELTS.</p>
<p>Aktivitas yang dilakukan kurang lebih sama dengan pembubaran sebelumnya. Mungkin, yang berbeda hanyalah game-game yang dimainkan di sana seperti Gobak Sodor.</p>
<p><div id="attachment_2781" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2781" class="size-large wp-image-2781" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-4-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-4-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-4-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-4-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2781" class="wp-caption-text">Pantai Goa Cina</p></div></p>
<p>Penulis sempat bersitegang dengan salah satu teman karena kesalahapahaman ketika bermain game <em>Mencari Harta Karun</em>. Akan tetapi, hal tersebut tidak berlangsung lama dan kami segera berbaikan.</p>
<p>Yang berbeda dari pantai ini adalah kita bisa menyeberang ke pulau seberang yang jaraknya cukup pendek. Karena penulis takut air, maka penulis meminta tolong salah satu saudara untuk menggendong penulis hingga bisa mencapai seberang.</p>
<p>Ini merupakan pembubaran panitia terakhir yang penulis ikuti, karena selanjutnya penulis mulai sering pergi demi masa depan penulis sendiri.</p>
<h3>Pembubaran Panitia Ketiga, 28 Oktober 2019</h3>
<p><div id="attachment_2786" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2786" class="wp-image-2786 size-large" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-5-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-5-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-5-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-5-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/09/pembubaran-panitia-agustusan-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2786" class="wp-caption-text">Pembubaran Ketiga</p></div></p>
<p>Mungkin karena masih masa transisi dari pengurus lama ke pengurus baru, tahun kemarin panitia 17-an tidak mengadakan acara pembubaran seperti biasa. Oleh karena itu, penulis meyakinkan mereka kalau tahun ini harus ada acara pembubaran.</p>
<p>Setelah melalui berbagai drama yang sebelumnya tidak pernah terjadi, akhirnya diputuskan pembubaran akan dilakukan di <strong>Pantai Banyu Meneng</strong> dan <strong>Pantai Selok</strong>.</p>
<p>Yang istimewa dari pembubaran kali ini adalah banyaknya anggota Karang Taruna yang bisa ikut. Penulis hitung, setidaknya ada empat anggota yang pertama kali ikut pembubaran.</p>
<p>Sayang, penulis tidak bisa bercerita banyak karena tidak bisa ikut. Penulis harus mengais rezeki di ibu kota. Walaupun begitu, penulis senang bisa mendengar cerita-cerita mereka, mulai yang sedih hingga konyol.</p>
<p>Mungkin terdengar klise, tapi <em><strong>kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan penulis juga</strong>.</em></p>
<h3>Kenapa Harus ke Pantai?</h3>
<p>Mungkin pembaca ada yang heran, mengapa dari tiga pembubaran semua pergi ke pantai. Jawabannya sederhana: murah. Kami sering memiliki ide tentang menginap di vila atau <em>outbond</em>. Ujung-ujungnya juga pergi ke pantai.</p>
<p>Dana yang didapatkan biasanya dengan menggunakan sisa uang Agustusan, dengan seizin warga yang sudah memberikan donasi lebih. Kadang ada saja yang memberikan tambahan dana yang sangat membantu.</p>
<p>Selain itu, Malang terkenal karena memiliki banyak pantai yang menarik. Tentu sayang jika keindahan pantai tersebut tidak dieksplorasi. Apalagi jaraknya relatif dekat, bisa ditempuh dalam waktu 4-5 jam.</p>
<h3>Kenapa Harus Ada Pembubaran Panitia?</h3>
<p>Ada beberapa alasan yang menurut penulis kegiatan pembubaran panitia ini wajib dilakukan setiap tahun. Pertama, jelas sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras panitia selama beberapa minggu.</p>
<p>Memang acaranya terkesan sepele, hanya panitia 17-an tingkat RW. Meskipun begitu, para panitia telah pontang-panting demi keberhasilan acara dengan semaksimal mungkin, dengan usaha sekeras mungkin.</p>
<p>Kedua, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan <em>bonding </em>antar anggota. Pergi bersama ke suatu tempat jelas menjadi aktivitas yang akan membuat ikatan antar anggota semakin kuat.</p>
<p>Jika ikatan tersebut makin kuat, secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap konstribusi mereka di Karang Taruna. Mereka juga akan makin mengenal satu sama lain sehingga harmonisasi organisasi pun makin terjaga.</p>
<p>Oleh karena itu, penulis berharap tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya acara pembubaran panitia ini akan selalu ada. Mereka layak mendapatkannya setelah kerja keras yang mereka lakukan, dengan ataupun tanpa penulis.</p>
<p>Memang sedih penulis tidak bisa ikut serta, tetapi selalu ada harga yang dibayar demi mencapai sesuatu. Bagi penulis, harga tersebut terasa sangat mahal karena harus kehilangan momen indah bersama mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Note: Penulis baru saja diberitahu kalau tahun 2015 juga ada pembubaran panitia, hanya saja pesertanya banyak yang berbeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 30 September 2019, terinsprasi dari suksesnya acara pembubaran panita Agustusan tahun 2019</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pembubaran-panitia-agustusan/">Pembubaran Panitia Agustusan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
