Connect with us

Permainan

Karakter-Karakter Werewolf Ala Penulis (Bagian 1)

Published

on

Mumpung sedang di Malang, Penulis sering menghabiskan waktu malam Sabtu dan Minggunya bersama anak-anak Karang Taruna.

Aktivitas yang dilakukan juga bisa bermacam-macam, mulai bermain game, ngobrol santai, main FIFA, makan bersama, dan lain sebagainya.

Penulis yang senang bermain board game kerap mengajak mereka untuk bermain Monopoly, UNO, ataupun Exploding Kittens buatan sendiri karena yang asli seharga Rp600 ribu.

Penulis juga pernah membuat board game buatan sendiri yang diberi nama Stars and Rabbits yang merupakan gabungan dari permainan ular tangga, Monopoly, dan Werewolf.

Nah, omong-omong soal Werewolf, game ini merupakan salah satu game yang paling sering dimainkan. Game yang membuat kita saling menuduh ini sangat seru dan tak lekang oleh zaman.

Karena karakter aslinya gitu-gitu aja sehingga membosankan, Penulis menambahkan banyak karakter baru agar permainan makin seru dan membingungkan.

Kali ini, Penulis ingin berbagai tentang karakter-karakter Werewolf ala Penulis sebagai inspirasi bermain.

DisclaimerKebanyakan karakter-karakter yang ada di bawah ini Penulis dapatkan dari berbagai sumber dengan beberapa perubahan yang dibutuhkan, walau ada karakter yang murni karangan Penulis sendiri.

Tim Werewolf

Tim Werewolf

Sesuai dengan namanya, tokoh antagonis utama dalam permainan ini adalah Werewolf. Agar lebih menantang, ada beberapa peran jahat baru sebagai pendukung tim Werewolf.

  • Mama Werewolf: Mama dari Wolfcub, apabila Wolfcub tewas Mama Werewolf bisa makan dua orang sekaligus di malam berikutnya
  • Wolfcub: Anak dari Mama Werewolf, jika tewas akan memicu kekuatan Mama Werewolf untuk makan dua orang sekaligus
  • Alpha Werewolf: Punya satu kali kesempatan untuk mengubah mangsanya menjadi tim Werewolf
  • Omega Werewolf: Jika dibunuh/divote, Omega Werewolf tetap hidup untuk satu kali kesempatan
  • Snow Werewolf: Setiap malam bisa membekukan satu pemain (harus beda tiap malam) agar mereka tidak bisa mengaktifkan kemampuannya
  • Lycan: Merupakan bagian dari tim Werewolf, namun jika diterang sebagai Seer akan terlihat sebagai Villager biasa
  • Evil Villager:  Villager biasa yang tidak memiliki kemampuan apa-apa, tapi berpihak pada tim Werewolf
  • Sorcerer: Seer untuk tim Werewolf
  • Fallen Angel: Guardian Angel untuk tim Werewolf, mampu mengacaukan penerawangan Seer karena orang yang ia pilih akan terlihat kebalikannya
  • Black Wizard: Mengubah satu pemain menjadi Werewolf
  • Nightmare: Punya satu kesempatan untuk membuat semua tim Villager tidak bisa menggunakan kekuatannya di malam hari

Tim Jahat

Tim Jahat

Di luar tim Werewolf, kita mengenal ada Serial Killer yang bekerja sendiri dan Cultish yang menyebarkan ajaran sesatnya. Penulis menambah beberapa karakter jahat.

  • Two-Face: Pembunuh berantai seperti Serial Killer, tapi kalau diterawang Seer akan terlihat sebagai villager biasa
  • Arsonist: Membakar satu rumah setiap malam, siapapun yang sedang berada di rumah tersebut akan ikut terbakar

Tim Villager

Tim Villager

Peran yang paling dihindari ketika bermain Werewolf adalah Villager biasa. Mason yang hanya tahu siapa saja sesamanya juga dihindari.

Beberapa karakter lain yang umum digunakan adalah Cupid yang menjodohkan dua pemain dan Cursed yang kalau digigit Werewolf akan berubah menjadi Werewolf.

Penulis menambah cukup banyak peran-peran Villager yang bisa sangat berguna ketika melawan tim Jahat.

  • Titan: Jika dimakan/dibunuh/divote, Titan akan tetap hidup untuk satu kali kesempatan
  • Wolfman: Villager biasa yang jika diterawang Seer akan terlihat sebagai Werewolf
  • Stabber: Jika menjadi target tim Jahat, Stabber bisa memilih satu pemain sebagai korban penggantinya
  • Switcher: Jika menjadi target vote, Switcher bisa memilih satu pemain sebagai penggantinya
  • Pacifist: Punya satu kesempatan untuk meniadakan voting
  • Troublemaker: Punya satu kesempatan untuk membuat voting dilakukan dua kali
  • Tukang Gali Kubur: Setiap malam harus mengubur mayat sehingga tidak bisa dijadikan target tim Jahat. kecuali jika hari sebelumnya tidak ada yang mati

Tim Netral

Tim Netral

Permainan Werewolf tidak hanya sekadar hitam melawan putih. Ada beberapa karakter yang sifatnya abu-abu, bisa berubah jahat, bisa berubah baik, atau tidak dua-duanya.

Yang paling menyebalkan adalah Tanner, di mana ia akan menang jika ia divote. Doppleganger bisa berubah tergantung pemain yang ia pilih.

Yang berbahaya adalah Traitor yang berubah jadi Werewolf apabila tidak ada Werewolf atau Wild Child yang bisa berubah menjadi Werewolf apabila pemain yang ia pilih mati.

Sebagai tambahan, ada beberapa karakter lain yang di awal permainan termasuk ke dalam tim Netral.

  • Stealer: Di awal permainan mencuri satu peran pemain dan membuatnya menjadi Villager biasa
  • Bastard: Setiap malam bisa berganti pihak, mau di pihak Villager ataupun pihak Werewolf
  • Headhunter: Memilih satu orang, jika orang tersebut divote (bukan dibunuh) Headhunter memenangkan permainan
  • Nobody: Tidak punya peran apa-apa selama dua malam, lantas bisa memilih peran sesuka hati di malam ketika selama mendapatkan persetujuan dari Moderator

Selain karakter-karakter di atas, sebenarnya tim Villager masih memiliki banyak karakter baru yang sangat bermanfaat untuk membantu meraih kemenangan! Apa saja?

Bersambung ke Bagian 2…

 

 

Lawang, 21 Februari 2021, terinspirasi setelah membuat banyak karakter Werewolf baru

Permainan

Koleksi Board Game #12: Saboteur

Published

on

By

Pada satu waktu, Penulis memutuskan untuk membeli beberapa board game sekaligus yang dulunya pernah dimainkan dan harganya relatif terjangkau. Tentu, board game yang pernah dimainkan tersebut karena Pandu memilikinya.

Ada tiga board game yang Penulis beli waktu itu, Saboteur, Coup, dan Sekata. Pada tulisan kali ini, Penulis akan membahas tentang Saboteur yang cukup menarik dan masih sering dimainkan hingga saat ini.

Saboteur Penulis beli dengan harga Rp250.000. Awalnya Penulis tertarik untuk membeli versi The Lost Mines yang lebih baru dan lebih kompleks. Namun, pada akhirnya Penulis memilih untuk membeli versi orisinalnya saja karena lebih sederhana.

Detail Board Game

  • Judul: Saboteur
  • Desainer: Fréderic Moyersoen
  • Publisher: AMIGO
  • Tahun Rilis: 2004
  • Jumlah Pemain: 3 – 10 pemain
  • Waktu Bermain: 30 menit
  • Rating BGG: 6.5
  • Tingkat Kesulitan: 1.32/5

Cara Bermain Saboteur

Saboteur memiliki objektif mengumpulkan emas sebanyak mungkin. Siapa yang memiliki emas terbanyak di akhir permainan (yang biasanya terdiri dari 3 ronde) akan menjadi pemenangnya.

Arena dari Saboteur berukuran 5 x 9 kartu, di mana artinya jarak antara tempat start dan finish berjarak 7 kartu. Di bagian finish, acak tiga kartu yang terdiri dari 1 emas dan 2 batu. Permainan akan dimenangkan oleh Kurcaci jika mereka bisa mencapai emas.

Di awal permainan, bagikan kartu peran kepada masing-masing pemain. Di antara peran Kurcaci, terselip peran Saboteur yang jumlahnya menyesuaikan jumlah pemain. Saboteur harus menyabotase agar Kurcaci gagal mencapai emas.

Setelah itu, bagikan kartu jalan dan action kepada masing-masing pemain (jumlah kartu menyesuaikan). Setiap putaran, pemain harus memilih antara memainkan satu kartu di tangannya atau menutup satu kartu jika tidak melakukan apa-apa.

Ada beberapa jenis kartu action yang bisa digunakan, yakni kartu untuk memblokir pemain lain (ada tiga simbol yang berbeda), untuk membuka blokir, untuk membongkar jalan, dan untuk mengintip satu dari tiga kartu finish.

Permainan akan berakhir jika memenuhi salah satu kondisi berikut: Kurcaci berhasil mencapai emas atau jumlah kartu di deck maupun di tangan habis. Saboteur harus bisa menutupi perannya hingga mendekati akhir permainan agar tidak diblokir oleh para Kurcaci.

Ketika satu ronde berakhir dan dimenangkan Kurcaci, maka mereka akan menarik kartu emas (masing-masing kartu berisi 1-3 emas) dari deck dan membaginya secara berurutan (dengan kata lain, pemain di urutan terakhir akan mendapat emas paling kecil).

Kalau Saboteur berhasil menggagalkan upaya Kurcaci mendapatkan emas, maka mereka akan mendapatkan emas dalam jumlah tertentu. Permainan akan berlangsung selama tiga ronde, walaupun sah-sah saja jika ingin lebih.

Setelah Bermain Saboteur

Saboteur (Zatu Game)

Saboteur adalah salah satu party board game yang mudah dipahami untuk semua kalangan. Apalagi, board game ini memberikan kepuasan tersendiri ketika bisa menghubungkan jalan dengan simetris. Desain kartunya juga sangat baik sehingga semua terasa pas.

Konsep menyambungkan jalan demi jalan ini mirip dengan board game Carcassonne. Bedanya, di Saboteur hanya bisa menyambungkan jalan, sedangkan Carcassonne bisa menyambungkan City dan tanah kosong.

Jika ada kekurangan dari Saboteur, mungkin kesederhanaannya yang bisa menjadi kekurangan untuk para pemain board game yang sudah cukup expert. Jelas board game ini kurang bisa memberikan tantangan karena memang fungsinya untuk seru-seruan.

Selain itu, pemain yang mendapatkan peran Saboteur juga relatif lebih sulit untuk meraih kemenangan. Begitu ketahuan, maka kartu blokir akan datang secara terus-menerus. Apalagi, sesama Saboteur juga sulit untuk membantu karena ada potensi untuk diblokir juga.

Oleh karena itu, di circle Penulis ada peraturan tambahan di mana sebelum permainan dimulai, semua pemain akan menutup mata. Lalu, hanya para Saboteur yang membuka mata untuk mengetahui siapa saja kawan mereka, mirip dengan permainan Werewolf.

Terlepas dari kekurangannya, Werewolf Penulis rekomendasikan sebagai perkenalan terhadap dunia board game karena kesederhanaan sekaligus kerusuhannya. Apalagi ukurannya kecil, sehingga cocok untuk dibawa ke tongkrongan.

Board game selanjutnya juga berpotensi rusuh karena memiliki genre deduksi dan harus pintar berbohong seperti di Werewolf. Sayangnya, board game ini juga harus dilabeli kurang laku karena jarang dimainkan. Board game tersebut adalah Coup.


Lawang, 30 Oktober 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri board game

Continue Reading

Permainan

Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness

Published

on

By

Konsep board game dengan tema saling senggol alias saling serang masih menjadi genre favorit di circle Penulis. Bagaimana bisa menjatuhkan lawan untuk mengunci kemenangan sendiri memang menawarkan permainan yang kompetitif dan seru.

Dari 10 board game yang sudah Penulis bahas di blog ini, 5 di antaranya mengharuskan pemain untuk saling menyenggol untuk mendapatkan kemenangan. Nah, jumlah tersebut dipastikan bertambah setelah Penulis membeli Dungeon Mayhem: Monster Madness.

Awalnya, Penulis tertarik untuk membeli versi aslinya, yakni Dungeon Mayhem yang menggunakan karakter-karakter Hero. Namun, karena hanya untuk empat pemain, Penulis memutuskan untuk membeli yang versi Monster Madness saja yang bisa untuk enam pemain.

Dungeon Mayhem: Monster Madness Penulis beli dengan harga Rp375.000, harga yang sama dengan versi Dungeon Mayhem beserta ekspansinya. Namun, versi ini sudah memiliki box yang lebih rapi dan terorganisir.

Detail Board Game

  • Judul: Dungeon Mayhem: Monster Madness
  • Desainer: Jordan Comar, Roscoe Wetlaufer
  • Publisher: Wizard of the Coast
  • Tahun Rilis: 2020
  • Jumlah Pemain: 2 – 6 pemain
  • Waktu Bermain: 10 menit
  • Rating BGG: 7.5
  • Tingkat Kesulitan: 1.13/5

Cara Bermain Dungeon Mayhem: Monster Madness

Dungeon Mayhem: Monster Madness menawarkan pertarungan antarmonster untuk menemukan one monster last standing. Selayaknya Yu-Gi-Oh!, masing-masing pemain akan punya Life Points (LP) dan beberapa ability yang bisa digunakan dalam permainan.

Ada 6 jenis monster yang bisa dipilih oleh pemain di awal permainan, yakni Blorp, Mimi LeChaise, Hoots McGoots, Dr. Tentaculous, Dellilah Deathray, dan Lord Cinderpuff. Masing-masing memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh monster lainnya.

Di awal permainan, masing-masing pemain akan mendapatkan papan tracker nyawa dan mulai dengan 10 LP. Selain itu, masing-masing pemain juga akan mendapatkan satu deck sesuai dengan monster yang dipilih, lalu menarik tiga kartu dari deck tersebut.

Secara bergiliran, masing-masing pemain akan memainkan kartu dari tangannya setelah menarik kartu dari deck. Meskipun memiliki art yang berbeda-beda, secara umum ada beberapa efek yang dimiliki oleh masing-masing kartu, yakni:

  • Simbol Pedang: Menyerang (mengurangi LP) lawan, bisa memilih yang mana pun
  • Simbol Perisai: Menambah pertahanan untuk melindungi diri dari serangan lawan, jika lawan menyerang, alih-alih mengurangi nyawa, perisai yang akan hancur
  • Simbol Petir: Bisa memainkan satu kartu lagi
  • Simbol Kartu: Menarik kartu dari deck
  • Simbol Plus: Healing
  • Mighty Power: Masing-masing monster akan mengaktifkan kemampuan spesial mereka

Di setiap kartu, jumlah simbol yang muncul bisa lebih dari satu dan semuanya akan aktif dalam waktu bersamaan. Misal ada kartu dengan simbil dua pedang dan satu kartu, maka pemain bisa mengurangi dua LP lawan sekaligus menarik satu kartu.

Pemain yang LP-nya menyentuh angka 0 akan tersingkir dari permainan yang akan terus berlangsung hingga tersisa satu pemain di arena.

Setelah Bermain Dungeon Mayhem: Monster Madness

Dungeon Mayhem: Monster Madness (The Pop Insider)

Meskipun secara teori board game ini memiliki konsep battle royale menarik, entah mengapa Dungeon Mayhem: Monster Mayhem kurang populer di circle Penulis. Konsep senggol-senggolan yang sangat kental seolah tidak memberikan daya tarik.

Kalau mau menebak-nebak, Penulis akan menganggap dibutuhkannya strategi dalam memainkan kartu yang ada di tangan menjadi salah satunya. Walaupun terkesan mudah, timing pemilihan kartu yang akan dimainkan tidak bisa sembarangan.

Selain itu, gerakan kita pun terbatas dengan kartu yang ada di tangan. Jika dalam kondisi terdesak tetapi kartu tangan jelek-jelek, hampir tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri. Artinya, faktor keberuntungan pun cukup berpengaruh di sini.

Bagi Penulis sendiri, sebenarnya board game ini tetap menarik karena pada dasarnya Penulis menyukai trading card game (TCG), sehingga bisa menikmati TCG versi sederhana seperti yang dimiliki oleh board game ini.

Dungeon Mayhem: Monster Madness pun harus menerima label sebagai salah satu board game yang agak jarang dimainkan oleh circle Penulis, meskipun tidak sejarang Wingspan yang dianggap rumit.

Selanjutnya, Penulis akan mengulas board game yang cukup populer dan sering dimainkan. Sebelum membelinya, Penulis sudah pernah memainkannya bersama circle Penulis setelah meminjam milik Pandu. Board game tersebut adalah Saboteur.

Skor: 7/10


Lawang, 22 Oktober 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri board game ini

Continue Reading

Permainan

Koleksi Board Game #10: Machi Koro 2

Published

on

By

Di masa-masa awal menggeluti hobi board game, Catan menjadi patokan utama dalam menentukan board game seperti apa yang disukai oleh circle Penulis. Jika level keseruannya di bawah Catan, maka alamat board game tersebut akan lama menganggur.

Ada dua elemen utama yang dimiliki oleh Catan yang membuatnya menarik, yakni adanya pengumpulan resource dan pengocokan dadu untuk menentukan resource yang didapatkan. Oleh karena itu, Penulis pun mencari board game lain yang memiliki kedua elemen tersebut.

Setelah melakukan riset, Penulis akhirnya menemukan sebuah board game bernama Machi Koro 2. Meskipun tidak memiliki papan seperti Catan, ternyata mekanisme bermainnya memang cukup mirip, sehingga membuatnya cukup seru untuk dimainkan.

Detail Board Game

  • Judul: Machi Koro 2
  • Desainer: Masao Suganuma
  • Publisher: Pandasaurus Games
  • Tahun Rilis: 2021
  • Jumlah Pemain: 2- 5 pemain
  • Waktu Bermain: 45 menit
  • Rating BGG: 7.2
  • Tingkat Kesulitan: 1.43/5

Cara Bermain Machi Koro 2

Machi Koro 2 memiliki komponen yang sejatinya tidak terlalu banyak. Ada setumpuk kartu yang terbagi menjadi tiga, yakni Establishment 1-6, Establishment 7-12, dan Landmark. Ada juga dua buah dadu yang ukurannya cukup jumbo, serta sejumlah koin bernilai 1, 5, dan 10.

Establishment digunakan untuk mendapatkan resource berupa uang untuk membeli Landmark, yang harganya memang lumayan. Untuk bisa memenangkan permainan, pemain harus bisa membeli tiga Landmark terlebih dahulu.

Ada empat jenis kartu Establishment di Machi Koro 2, yakni Kartu Biru (Primary Industries), Kartu Hijau (Secondary Industries), Kartu Merah (Restaurants), dan Kartu Ungu (Major Establishments). Semuanya akan membantu kita mendapatkan uang.

Kartu Biru akan aktif kapan pun, selama angka dadunya keluar (mirip Catan). Kartu Hijau dan Kartu Ungu hanya aktif jika angka dadunya keluar di giliran kita. Angka merah hanya aktif jika angka dadunya keluar di giliran lawan, yang efeknya adalah mencuri uang lawan.

Semua kartu memiliki elemen yang sama, yakni angka dadu di bagian atas dan harga kartu yang ada di bagian kiri agak bawah. Setiap putaran, pemain bisa membeli 1 kartu selama memiliki uang yang cukup.

Untuk setup, jejerkan ketiga deck secara vertikal, lalu bentuk baris yang terdiri dari lima kartu. Tumpuk kartu yang sudah muncul, sehingga lima kartu yang ada di arena akan menjadi berbeda-beda. Setelah itu, bagikan masing-masing 5 koin untuk modal awal bermain.

Machi Koro 2 memiliki “mode pemanasan”, di mana pemain bisa memilih untuk membeli kartu Establishment dalam 3 putaran dengan modal 5 koin yang telah diberikan. Artinya, pemain bisa membeli kartu hingga 3 kartu, tergantung harga kartu yang tertera.

Setelah itu, barulah permainan benar-benar dimulai. Pemain bisa memilih untuk mengocok 1 dadu saja atau 2 dadu sekaligus. Setiap putaran pemain secara bergantian akan mengocok dadu dan mengaktifkan kekuatan kartunya jika persyaratannya terpenuhi.

Kartu-kartu Establishment memiliki urutan untuk aktif. Kartu merah akan aktif terlebih dahulu, baru disusul kartu Biru, Hijau, Ungu, baru kartu Landmark yang masing-masing memiliki efek unik yang bisa menguntungkan diri sendiri atau juga orang lain.

Setelah Bermain Machi Koro 2

Machi Koro 2 (What’s Eric Playing)

Machi Koro 2 memang memiliki dua elemen penting yang membuat Catan menjadi begitu menarik. Namun, hal tersebut tak serta merta membuat board game ini menjadi versi yang lebih baik dari Catan.

Pertama, Machi Koro 2 cukup terkesan repetitif meskipun sangat mengandalkan dadu. Mungkin hal ini disebabkan oleh kurang bervariasinya efek kartu yang dimiliki, walaupun itu mungkin dilakukan untuk menjaga kesederhanaan peraturan board game ini.

Kedua, meskipun cukup bisa senggol-senggolan, Machi Koro 2 tidak bisa membuat kita menarget seseorang seperti di Catan. Alhasil, jika ada seseorang yang terlihat akan menang, tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menyabotasenya.

Terlepas dari kekurangannya, Machi Koro 2 tetap menjadi board game yang cukup menyenangkan dan sering dimainkan oleh circle Penulis. Pemilihan strategi dan mengamati “META” angka dadu yang sering keluar menjadi beberapa alasannya.

Kartu Merah seperti Hamburger Stand (8) dan Family Restaurant (9 10) berhasil menjadi yang sering ditakuti karena hampir semua pemain memiliki kartu ini. Alhasil, uang yang susah-payah dikumpulkan pun harus dibagikan ke pemain lain yang memiliki kartu tersebut.

Sepengalaman Penulis bermain, kartu yang kerap menjadi favorit adalah Stadium (7), yang efeknya adalah mengambil 3 koin dari masing-masing pemain. Kartu Mine (11 12) juga lumayan disukai karena bisa langsung memberikan 6 koin jika angka dadunya keluar.

Kartu hijaulah yang paling dihindari oleh pemain karena efeknya yang hanya aktif di giliran kita. Apalagi, ada kartu kombo yang akan aktif jika memiliki kartu dengan simbol tertentu, yang pada prakteknya cukup sulit untuk dilakukan.

***

Saat membeli Machi Koro 2, ada satu board game lagi yang Penulis beli secara bersamaan. Ketika menonton video playthrough-nya, board game ini bukan hanya senggol-senggolan, tapi juga “bacok-bacokan” karena kita bisa menyerang pemain lain secara langsung.

Apalagi, board game ini juga menjadi bagian dari Dungeon & Dragons yang sangat terkenal. Board game tersebut adalah Dungeon Mayhem, sebuah board game battle royale di mana pemain yang bisa bertahan terakhir adalah pemenangnya!


Lawang, 22 Juli 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri board game ini

Continue Reading

Facebook

Tag

Fanandi's Choice

Copyright © 2018 Whathefan