<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rindu Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/rindu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/rindu/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2020 00:54:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>rindu Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/rindu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Rindu Hanya Milikmu Seorang</title>
		<link>https://whathefan.com/sajak/ketika-rindu-hanya-milikmu-seorang/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sajak/ketika-rindu-hanya-milikmu-seorang/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 14:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajak]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4112</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah kau merasakan Sebuah rindu yang hanya milikmu seorang? Karena yang dirindu tak merasakan rindu yang sama Atau bahkan tak merasakan rindu sedikitpun Pernahkah kau merasakan Sebuah rindu yang tak berbalas? Karena yang dirindu tak ada rasa setitikpun Seolah kita sedang memainkan hati sendiri Pernahkah kau merasakan Sebuah rindu yang terasa sebagai kesia-siaan? Karena kau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/ketika-rindu-hanya-milikmu-seorang/">Ketika Rindu Hanya Milikmu Seorang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah kau merasakan<br />
Sebuah rindu yang hanya milikmu seorang?<br />
Karena yang dirindu tak merasakan rindu yang sama<br />
Atau bahkan tak merasakan rindu sedikitpun</p>
<p>Pernahkah kau merasakan<br />
Sebuah rindu yang tak berbalas?<br />
Karena yang dirindu tak ada rasa setitikpun<br />
Seolah kita sedang memainkan hati sendiri</p>
<p>Pernahkah kau merasakan<br />
Sebuah rindu yang terasa sebagai kesia-siaan?<br />
Karena kau terus memikirkannya<br />
Ketika ia sedang asyik dengan dunianya sendiri</p>
<p>Pernahkah kau merasakan<br />
Sebuah rindu tak berujung yang menyiksa?<br />
Karena yang dirindu tak memberikan asa<br />
Ketiadaan dirimu tak membuatnya merasa kehilangan</p>
<p>Pernahkah kau merasakan<br />
Sebuah rindu yang merundung tanpa ampun?<br />
Karena kau terus berharap<br />
Walau tahu harapan itu tak akan pernah terwujud</p>
<p>***</p>
<p>Kasih,<br />
Pertemuan ternyata tak selalu mengobati rindu<br />
Karena raga bertemu namun hati saling berpaling<br />
Hanya membuat rindu semakin perih</p>
<p>Bagaimana caranya melepas rindu<br />
Jika yang dirindu tak memberi kesempatan<br />
Jika yang dirindu tak berbalas<br />
Bagaiman caranya?</p>
<p>Benar kata Dilan<br />
Rindu itu berat<br />
Apalagi jika hanya milik seorang<br />
Sedang yang dirindu tak merasakannya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 9 November 2020, terinspirasi setelah membaca buku <em>Tembang Talijiwo </em>karya Sujiwo Tejo</p>
<p>Foto:</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/ketika-rindu-hanya-milikmu-seorang/">Ketika Rindu Hanya Milikmu Seorang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sajak/ketika-rindu-hanya-milikmu-seorang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rindu Tertinggi adalah Rindu yang Tak Terucap</title>
		<link>https://whathefan.com/sajak/rindu-tertinggi-adalah-rindu-yang-tak-terucap/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sajak/rindu-tertinggi-adalah-rindu-yang-tak-terucap/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 11:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajak]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasih, Percayalah Rindu yang tertinggi adalah rindu yang tak terucap Diam tanpa bersuara sedikitpun Namun terdengar begitu nyaring di dalam hati Kasih, Bisakah kau rasakan kerinduanku ini? Kerinduan yang benar-benar tak terucap Karena bibir tak kuasa mengatakannya Karena hati tak kuat mengutarakannya Kasih, Apakah rindu tak terucap ini hanya milikku? Ataukah engkau juga merasakannya? Saling [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/rindu-tertinggi-adalah-rindu-yang-tak-terucap/">Rindu Tertinggi adalah Rindu yang Tak Terucap</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kasih,<br />
Percayalah<br />
Rindu yang tertinggi adalah rindu yang tak terucap<br />
Diam tanpa bersuara sedikitpun<br />
Namun terdengar begitu nyaring di dalam hati</p>
<p>Kasih,<br />
Bisakah kau rasakan kerinduanku ini?<br />
Kerinduan yang benar-benar tak terucap<br />
Karena bibir tak kuasa mengatakannya<br />
Karena hati tak kuat mengutarakannya</p>
<p>Kasih,<br />
Apakah rindu tak terucap ini hanya milikku?<br />
Ataukah engkau juga merasakannya?<br />
Saling bungkam tanpa kabar<br />
Namun diam-diam saling mendoakan</p>
<p>Kasih,<br />
Rindu yang diumbar belum tentu tulus<br />
Rindu yang digaungkan bisa saja palsu<br />
Rindu yang diteriakkan ternyata tidak dalam<br />
Manakah yang akan engkau pilih?</p>
<p>Kasih,<br />
Aku sedang memeluk bayang yang tak tampak<br />
Membayangkan dirimu di dekapan<br />
Walau jauh tak terkira<br />
Hadirmu begitu terasa di sini</p>
<p>Kasih,<br />
Kapankah kita akan ditakdirkan bertemu?<br />
Setelah berpisah sekian lamanya<br />
Aku ingin bertemu denganmu kasih<br />
Rinduku sudah mencapai batasnya</p>
<p>Kasih,<br />
Kerinduan ini harus aku pendam dalam-dalam<br />
Bersabar hingga waktunya tiba<br />
Tapi percayalah kasih<br />
Rindu tak terucapku adalah sejatinya rindu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>NB: Sajak ini bisa dibilang sebagai bagian kedua dari sajak <a href="https://whathefan.com/sajak/kerinduan-seorang-kekasih/"><em>Kerinduan Seorang Kekasih</em></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 25 Juni 2020, terinspirasi dari celetukan adik yang keluar begitu saja</p>
<p>Foto: <a href="https://www.pexels.com/@andrew">Andrew Neel on Pexels</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/rindu-tertinggi-adalah-rindu-yang-tak-terucap/">Rindu Tertinggi adalah Rindu yang Tak Terucap</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sajak/rindu-tertinggi-adalah-rindu-yang-tak-terucap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerinduan Seorang Kekasih</title>
		<link>https://whathefan.com/sajak/kerinduan-seorang-kekasih/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sajak/kerinduan-seorang-kekasih/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2018 15:03:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajak]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasih, Rindu itu terkadang terasa pedih Karena ada selisih Antara kita yang menyisih Kasih, Rindu jangan ditagih Karena ia akan bertumpang tindih Akan perasaan yang bersih Kasih, Rindu itu kita yang pilih Karena hidup kadang tertatih Walau tak jarang membuat kita terkikih Kasih, Rindu janganlah dibuat sedih Karena ia hanyalah selingan lirih Dari perjuangan kita yang gigih Kasih, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/kerinduan-seorang-kekasih/">Kerinduan Seorang Kekasih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>Kasih,</div>
<div>Rindu itu terkadang terasa pedih</div>
<div>Karena ada selisih</div>
<div>Antara kita yang menyisih</div>
<div></div>
<div>Kasih,</div>
<div>Rindu jangan ditagih</div>
<div>Karena ia akan bertumpang tindih</div>
<div>Akan perasaan yang bersih</div>
<div></div>
<div>Kasih,</div>
<div>Rindu itu kita yang pilih</div>
<div>Karena hidup kadang tertatih</div>
<div>Walau tak jarang membuat kita terkikih</div>
<div></div>
<div>Kasih,</div>
<div>Rindu janganlah dibuat sedih</div>
<div>Karena ia hanyalah selingan lirih</div>
<div>Dari perjuangan kita yang gigih</div>
<div></div>
<div>Kasih,</div>
<div>Rindu itu perasaan yang jernih</div>
<div>Karena ia bagaikan obat untuk pulih</div>
<div>Dari duka yang perih</div>
<div></div>
<div>Kasih,</div>
<div>Aku ingin berterimakasih</div>
<div>Atas segala perasaan yang telah kuraih</div>
<div>Semua akan tercatat di kertas putih</div>
<div>Darimu, oh kasih</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div>Sumber Foto: <a href="https://unsplash.com/photos/IfZagMEc62E">https://unsplash.com/photos/IfZagMEc62E</a></div>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/kerinduan-seorang-kekasih/">Kerinduan Seorang Kekasih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sajak/kerinduan-seorang-kekasih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
