<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>supergirl Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/supergirl/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/supergirl/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 08:29:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>supergirl Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/supergirl/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton Supergirl</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 01:29:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[DC]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[supergirl]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8745</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulan Juni hingga Juli akan menjadi waktu-waktu di mana Penulis akan sering ke bioskop. Pasalnya, ada tiga film yang masuk ke dalam daftar tonton Penulis tahun ini, mulai dari Supergirl (24 Juni), The Odyssey (15 Juli), dan Spider-Man: Brand New Day (29 Juli). Nah, meskipun agak telat menulis artikel ulasannya, Penulis sebenarnya telah menonton film [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/">[REVIEW] Setelah Menonton Supergirl</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bulan Juni hingga Juli akan menjadi waktu-waktu di mana Penulis akan sering ke bioskop. Pasalnya, ada tiga film yang masuk ke dalam daftar tonton Penulis tahun ini, mulai dari <em>Supergirl</em> (24 Juni), <em>The Odyssey</em> (15 Juli), dan<em> Spider-Man: Brand New Day </em>(29 Juli).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, meskipun agak telat menulis artikel ulasannya, Penulis sebenarnya telah menonton film <em>Supergirl </em>ketika <em>premiere</em>. Karakternya sendiri sudah sempat muncul sebentar di film <em>Superman </em>yang tayang pada tahun kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah <em>Supergirl</em> berhasil menampilkan film minimal sebagus <em>Superman</em>, atau justru ini menjadi film <em>flop </em>pertama <a href="https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/">DC Studios</a> di bawah arahan James Gunn? Menurut Penulis, singkatnya, <em>this movie was not bad, but not good enough.</em></p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph"><strong><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SPOILER ALERT!!!</mark></strong></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton Loki (Bagian 2)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">Setelah Menonton Loki (Bagian 2)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Film Supergirl</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: <em>Supergirl</em></li>



<li>Sutradara: Craig Gillespie</li>



<li>Cast: Milly Alcock, Eve Ridley, Jason Momoa, Matthias Schoenaerts, David Corenswet</li>



<li>Tanggal Rilis: 24 Juni 2026 (Indonesia)</li>



<li>Durasi: 108 Menit</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Cerita Supergirl?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8748" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Supergirl (<a href="https://www.cgmagonline.com/review/movie/supergirl-2026/">CGMagazine</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan judulnya, <em>Supergirl </em>berfokus pada kehidupan <strong>Kara Zor-El</strong> alias <strong>Supergirl</strong> (Milly Alcock) yang berbeda dengan sepupunya, <strong>Kal-El</strong> alias <strong>Superman</strong> (David Corenswet). Jika Superman bisa melihat kebaikan di setiap orang, ia melihat manusia &#8220;apa adanya&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika Superman hidupnya terkesan lurus, maka Supergirl terasa <em>chaos </em>dan berantakan. Bahkan, ia dengan sengaja pergi ke planet yang mataharinya merah agar dirinya bisa mabuk! Sebagai informasi, makhluk Kryptonian seperti mereka tidak bisa mabuk di planet dengan matahari kuning seperti Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nantinya, di pertengahan film akan dijelaskan mengenai perbedaan ini. Berbeda dengan Superman yang dikirim ke Bumi sejak kecil, Supergirl sempat tinggal di Argo City, sebuah kota &#8220;sempalan&#8221; dari planet Krypton yang meledak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, masa hidup kota tersebut tidak bisa bertahan lama karena ternyata mengandung kelemahan mereka semua, yakni Kriptonite. Alhasil, Kara dan anjingnya yang bernama Krypto pun dikirim ke Bumi untuk dititipkan ke Superman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Latar belakangnya yang seperti itulah yang membuat Supergirl terus mencari di mana &#8220;rumahnya&#8221; yang sebenarnya. Ia merasa Bumi tempat Superman tinggal bukan rumah sejatinya, sehingga ia pun kerap berkelana ke berbagai planet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, kebetulan ia sedang berada di sebuah planet saat perayaan ulang tahunnya yang ke-23. Di planet tersebut, kebetulan ada seorang penjahat bernama <strong>Krem of the Yellow Hills </strong>(Matthias Schoenaerts) yang membantai keluarga <strong>Ruthye Marye Knoll</strong> (Eve Ridley) karena alasan yang cukup konyol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ruthye pun punya misi balas dendam dan pergi ke bar untuk mencari orang yang bisa membantunya. Kebetulan (lagi), Supergirl sedang berada di bar tersebut. Walau sempat membantu Ruthye, Supergirl menolak untuk membantunya melakukan balas dendam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, pesawat milik Krem sempat diledakkan oleh keluarga Ruthye. Kebetulan (lagi), mereka menemukan pesawat milik Supergirl. Lebih parahnya lagi, Krem sempat menyuntikkan racun ke Krypto yang akan menewaskannya dalam waktu tiga hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Supergirl pun yang awalnya menolak permintaan Ruthye akhirnya mau tidak mau mencari Krem dan dimulailah petualangan mereka berdua. Oh iya, di film ini ada Jason Momoa sebagai Lobo, tapi jujur perannya tidak terlalu signifikan. Hal ini akan Penulis bahas di poin selanjutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Supergirl</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Semakin dipikirkan, Penulis semakin merasa kalau film ini benar-benar terasa kurang, apalagi jika dibandingkan dengan <em>Superman</em>. Selain terasa <em>fun</em>-nya, film ini begitu generik, penuh klise, <em>villain </em>yang kurang <em>memorable</em>, dan secara <em>overall </em>tidak istimewa. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Sisi Positif Film Supergirl</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8749" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ruthye (<a href="https://thedirect.com/article/james-gunn-hd-look-supergirl-sidekick-ruthye-marye-knoll">The Direct</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Mari kita bicarakan dulu dari sisi positifnya. <strong><em>Vibe</em> film ini bagi Penulis mirip</strong> <strong>Borderlands </strong>(salah satu seri <em>game </em>favorit Penulis) yang <em>fun</em>, walau netizen mengatakan film ini perpaduan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-guardians-of-the-galaxy-vol-3/">Guardians of the Galaxy</a> </em>dan <em>Mad Max</em>. Oleh karena itu, Penulis bisa menikmati latar-latar tempatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan para <em>cast</em>-nya tidak buruk, tapi juga tidak terlalu spesial. Penampilan Alcock yang &#8220;kuat di luar, tapi rapuh di dalam&#8221; patut diapresiasi. Schoenaerts sebagai <em>villain </em>yang agak sinting juga cukup menarik, walau memang (sekali lagi) kurang <em>memorable</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagian akhir film ini juga Penulis suka. Setelah menghentikan keinginan Ruthye untuk membunuh Krem, <strong>Supergirl mengotori tangannya sendiri untuk membunuhnya</strong>. Ini salah satu hal yang tidak klise di film ini sekaligus membedakan antara Superman dan Supergirl.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sisi Negatif Film Supergirl</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8750" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lobo (<a href="https://variety.com/2026/film/news/jason-momoa-lobo-first-look-supergirl-woman-of-tomorrow-1236639176/">Variety</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, sekarang masuk ke kekurangannya. Mungkin ada Pembaca yang <em>notice </em>bagaimana Penulis menuliskan banyak kata &#8220;kebetulan&#8221; di bagian sinopsis sebelumnya. Itu yang Penulis rasakan karena <strong>memang terlalu banyak kebetulan </strong>di film ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini mungkin bukan tipe film yang banjir <em>plot hole</em>, tapi memang dari sisi cerita seperti <strong>kurang eksplorasi</strong> dan <strong>banyak logika yang tidak masuk</strong>. Inti dari film ini memang sebenarnya tentang penerimaan diri, tapi konfliknya sesederhana mencari <em>antidote </em>untuk Krypto yang keracunan. Tidak lebih dari itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak adegan yang kadang membuat Penulis mengangkat alis. Ketika awal film misalnya, ketika keluarga Ruthye dibantai. Penyebabnya sederhana sekali, karena kakak Ruthye tiba-tiba mengagetkannya (ia pakai <em>headset</em> sehingga tak sadar rumahnya kedatangan tamu yang berbahaya), lalu tiba-tiba dibunuh oleh Krem karena itu!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena anaknya dibunuh, tentu orang tua Ruthye murka dan jadi menyerang Krem dan pasukannya. Tentu saja mereka kalah dengan mudah. Anehnya, Ruthye dibiarkan hidup, padahal <strong>kakaknya pun dibunuh karena alasan yang sepele</strong>!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, di film juga diceritakan kalau Krem dan pasukannya (disebut Brigands) mencari para perempuan untuk melanjutkan keturunan mereka yang terancam punah. Lantas,<strong> kenapa Ruthye tidak diculik</strong>? Memang dia baru remaja, tapi kalau melihat perempuan-perempuan yang mereka culik, rasanya beda usianya tidak terpaut jauh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika Supergirl datang ke markas Krem, ternyata planet tersebut mengorbit di dua matahari, yakni matahari hijau dan kuning. Artinya, Krem tahu kalau matahari hijau adalah kelemahan Kryptonian. Lantas, <strong>mengapa ia tidak mencari planet yang HANYA mengorbit matahari hijau saja</strong>? Pasti ada tata surya seperti itu di semesta DC, Penulis sangat yakin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Satu hal yang paling mengganggu Penulis bukanlah Ruthye yang terasa sebagai beban sepanjang film, melainkan <strong>keberadaan Lobo</strong>! Lagi-lagi, &#8220;kebetulan&#8221; orang yang ia incar merupakan pasukan dari Krem, sehingga bisa berada di satu tempat yang sama dengan Supergirl dan Ruthye.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keberadaan Lobo di film ini seolah asal tempel. Seandainya tidak ada Lobo pun rasanya tidak banyak hal yang berubah. Kemunculannya menyelamatkan Supergirl di akhir film juga terasa memaksa, apalagi tiba-tiba ia bawa motornya ke tengah-tengah pasukan Brigands!</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Skor: <mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#930b0f" class="has-inline-color">6/10</mark></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhir dari film ini juga memberikan petunjuk tentang film selanjutnya, yakni <em><strong>Superman: Man of Tomorrow </strong></em>yang dijadwalkan rilis tahun depan. Superman mengatakan bahwa ia membutuhkan bantuan Supergirl untuk menghadapi &#8220;musuh yang satu ini&#8221;. Semoga saja film ini bisa lebih baik!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 6 Juli 2026, terinspirasi setelah menonton <em>Supergirl</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/">[REVIEW] Setelah Menonton Supergirl</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
