<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zinedine Zidane Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/zinedine-zidane/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/zinedine-zidane/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2021 13:57:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Zinedine Zidane Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/zinedine-zidane/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hiperinflasi Pada Sepak Bola</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/hiperinflasi-pada-sepakbola/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/hiperinflasi-pada-sepakbola/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 17:51:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Christiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Dana]]></category>
		<category><![CDATA[Gareth Bale]]></category>
		<category><![CDATA[Hiperinflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Neymar]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Pogba]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[Real Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[Ricardo Kaka]]></category>
		<category><![CDATA[ronaldinho]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>
		<category><![CDATA[Zinedine Zidane]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Transfer pemain sepakbola selalu menjadi topik yang sering dibicarakan oleh penggemar sepakbola. Berbagai rumor selalu menjadi headline tatkala memasuki pergantian ataupun pertengahan musim. Yang paling hangat tentu pertukaran striker antara Arsenal-Chelsea-Dortmund ketika transfer musim dingin 2018. Yang ingin saya tulis tentang transfer pemain ini adalah terkait dengan harga pemain sepakbola telah mengalami hiperinflasi. Untuk memudahkan, saya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/hiperinflasi-pada-sepakbola/">Hiperinflasi Pada Sepak Bola</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Transfer pemain sepakbola selalu menjadi topik yang sering dibicarakan oleh penggemar sepakbola. Berbagai rumor selalu menjadi <em>headline </em>tatkala memasuki pergantian ataupun pertengahan musim. Yang paling hangat tentu pertukaran striker antara Arsenal-Chelsea-Dortmund ketika transfer musim dingin 2018. Yang ingin saya tulis tentang transfer pemain ini adalah terkait dengan harga pemain sepakbola telah mengalami hiperinflasi.</p>
<p>Untuk memudahkan, saya akan menggunakan contoh transfer-transfer superstar dulu dan sekarang. Pada tahun 2003, Barcelona membeli Ronaldinho seharga 28 juta pounds atau setara dengan 550 miliar rupiah. Dengan jumlah yang sama, di tahun 2018 klub asal Spanyol Atletico Bilbao membeli Inigo Martinez dari Real Sociedad.</p>
<div id="attachment_314" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-314" class="size-large wp-image-314" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/inigo-martinez-real-sociedad_10dk8xtecngz1z4qfapi404td-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/inigo-martinez-real-sociedad_10dk8xtecngz1z4qfapi404td-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/inigo-martinez-real-sociedad_10dk8xtecngz1z4qfapi404td-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/inigo-martinez-real-sociedad_10dk8xtecngz1z4qfapi404td-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/inigo-martinez-real-sociedad_10dk8xtecngz1z4qfapi404td-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/inigo-martinez-real-sociedad_10dk8xtecngz1z4qfapi404td.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-314" class="wp-caption-text">Inigo Martinez, Pemain Bilbao Seharga Ronaldinho (via goal.com)</p></div>
<p>Contoh lain, mantan pemain termahal di dunia yang kini menukangi Real Madrid, Zinadine Zidane, dibanderol seharga 53 juta pounds atau sama dengan 1,2 triliun rupiah. Lebih mahal sedikit, Liverpool mendapatkan seorang bek, Virgil Van Dijk, dari Southampton.</p>
<p>Pada tahun 2001, Zidane menjadi pemain termahal di dunia ketika Real Madrid membelinya dari Juventus. Rekor ini cukup bertahan lama hingga tahun 2009, ketika Real Madrid membeli Ricardo Kaka dari AC Milan dengan selisih harga yang tidak terlalu beda, 56 juta pounds. Rekor ini hanya bertahan sebentar karena di tahun yang sama Christiano Ronaldo juga diangkut dari Manchester United dengan harga 80 juta pounds.</p>
<p>Selang empat tahun, Gareth Bale mejadi pemain termahal di dunia dengan harga 85,3 juta pounds. Setelah didominasi Real Madrid, Manchester United membeli kembali Paul Pogba dari Juventus dengan harga 89 juta pounds pada tahun 2016. Sayang, pada tahun berikutnya, rekor tersebut langsung dipecahkan oleh Neymar yang dipinang PSG dari Barcelona seharga 200,6 juta pounds.</p>
<p>Jika digambarkan dalam bentuk grafis, seperti inilah rekor pemain termahal di dunia sejak 2001:</p>
<div id="attachment_313" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-313" class="wp-image-313 size-large" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Grafik-Rekor-Transfer-1024x454.png" alt="" width="1024" height="454" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Grafik-Rekor-Transfer-1024x454.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Grafik-Rekor-Transfer-300x133.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Grafik-Rekor-Transfer-768x341.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Grafik-Rekor-Transfer-356x158.png 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Grafik-Rekor-Transfer.png 1843w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-313" class="wp-caption-text">Grafik Rekor Transfer Pemain Sepakbola (Foto Istimewa)</p></div>
<p>Apa yang menyebabkan hiperinflasi ini bisa terjadi? Jelas banyak parameter yang bisa memengaruhi kondisi ini, namun yang jelas terlihat adalah masuknya investor-investor -terutama dari Timur Tengah- yang menggelontorkan dana yang hampir tak terhingga. Tengok saja Manchester City dan Paris Saint-Germain. Sebelumnya, ada Chelsea yang dibeli milyader asal Rusia, Roman Abramovich, walaupun dana yang disuntikkan tidak terlalu <em>jor-joran </em>seperti City dan PSG.</p>
<p>Sebelum dibeli pengusaha minyak, mereka bukanlah tim dengan prestasi yang mentereng jika dibandingkan dengan Real Madrid dan Barcelona. Setelah fulus masuk ke kantong mereka, datanglah para pemain-pemain bintang yang membuat mereka bisa menyaingi klub-klub yang telah memiliki tradisi panjang.</p>
<div id="attachment_315" style="width: 1037px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-315" class=" wp-image-315" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/team-group-1999-to-00.jpg" alt="" width="1027" height="637" /><p id="caption-attachment-315" class="wp-caption-text">Skuad Manchester City Tahun 1999 (via http://www.citytilidie.com)</p></div>
<p>Pengaruh dari sisi positifnya, mereka membuat pertandingan semakin seru, terutama di Liga Champion. Dampak negatifnya, mereka membuat sepakbola terlihat sebagai olahraga yang mata duitan. Ujung-ujungnya, terjadinya kenaikan harga pemain yang ugal-ugalan.</p>
<p>Meskipun FIFA sudah berusaha menyeimbangkan kekuatan tim di masing-masing liga dengan FIFA Financial Fair, toh tetap saja klub-klub berduit masih bisa membeli pemain-pemain yang mereka inginkan. Teknik yang sedang populer adalah <em>pinjan no jutsu</em>, seperti yang dilakukan PSG terhadap Kylian Mbappe.</p>
<p>Sebagai penonton, yang bisa saya lakukan adalah menikmati pertandingan dan berharap banyak perpindahan pemain yang mengejutkan terjadi ketika bursa transfer dibuka, meskipun dalam hati kecil berandai-andai berapa banyak orang miskin yang terselamatkan dengan dana yang digunakan untuk membeli seorang Neymar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 1 Februari 2018, setelah bermain game Tropico 4</p>
<p>Sumber Foto: <a class="_ZR irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="http://www.sumberbola.com/ceo-bali-united-kami-bisa-datangkan-neymar-dan-van-persie/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiFiIDSo4XZAhWLro8KHRgeAhQQjB16BAgAEAU"><span class="irc_ho" dir="ltr">Sumberbola.com</span></a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/hiperinflasi-pada-sepakbola/">Hiperinflasi Pada Sepak Bola</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/hiperinflasi-pada-sepakbola/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
