<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BTS Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/bts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/bts/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Oct 2024 14:38:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>BTS Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/bts/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa BTS Lagu “A Light That Never Comes” Begitu Saya Sukai</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/mengapa-bts-lagu-a-light-that-never-comes-begitu-saya-sukai/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/mengapa-bts-lagu-a-light-that-never-comes-begitu-saya-sukai/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 14:36:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[BTS]]></category>
		<category><![CDATA[Chester Bennington]]></category>
		<category><![CDATA[Linkin Park]]></category>
		<category><![CDATA[Mike Shinoda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8040</guid>

					<description><![CDATA[<p>Linkin Park baru saja merilis single ketiga mereka minggu kemarin yang berjudul &#8220;Over Each Other&#8221;. Sesuai prediksi Penulis, kali ini lagunya full suara Emily. Sayangnya, Penulis kurang menyukai lagu ini karena cukup &#8220;terbanting&#8221; jika dibandingkan dua lagu sebelumnya. Nah, entah mengapa setelah mendengarkan lagu tersebut, Penulis jadi teringat salah satu behind the scene (BTS) dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/mengapa-bts-lagu-a-light-that-never-comes-begitu-saya-sukai/">Mengapa BTS Lagu “A Light That Never Comes” Begitu Saya Sukai</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Linkin Park baru saja merilis <em>single </em>ketiga mereka minggu kemarin yang berjudul &#8220;Over Each Other&#8221;. Sesuai prediksi Penulis, kali ini <a href="https://whathefan.com/musik/cara-linkin-park-membiasakan-vokal-emily-kepada-penggemarnya/">lagunya <em>full </em>suara Emily</a>. Sayangnya, Penulis kurang menyukai lagu ini karena cukup &#8220;terbanting&#8221; jika dibandingkan dua lagu sebelumnya.</p>



<p>Nah, entah mengapa setelah mendengarkan lagu tersebut, Penulis jadi teringat salah satu <em>behind the scene </em>(BTS) dari salah satu lagu kolaborasi antara Linkin Park dan Steve Aoki,<strong> &#8220;A Light That Never Comes&#8221;</strong>.</p>



<p>Video BTS ini telah berulang kali Penulis tonton tanpa pernah merasa bosan. Setelah dipikir-pikir, ternyata memang ada banyak alasan mengapa Penulis begitu menyukai video BTS yang berdurasi sekitar 8 menit ini.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/46716939983-spiritriau_netizen-kecewa-dengan-debat-capres-yang-kaku-dan-kurang-menarik-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/46716939983-spiritriau_netizen-kecewa-dengan-debat-capres-yang-kaku-dan-kurang-menarik-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/46716939983-spiritriau_netizen-kecewa-dengan-debat-capres-yang-kaku-dan-kurang-menarik-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/46716939983-spiritriau_netizen-kecewa-dengan-debat-capres-yang-kaku-dan-kurang-menarik-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/46716939983-spiritriau_netizen-kecewa-dengan-debat-capres-yang-kaku-dan-kurang-menarik.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton Debat Capres Pertama" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/setelah-menonton-debat-capres-pertama/">Setelah Menonton Debat Capres Pertama</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Isi Video BTS &#8221; A Light That Never Comes&#8221;</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Just Getting Started - A LIGHT THAT NEVER COMES (Part 1 of 3) | LPTV #98 | Linkin Park" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/LKlf14qnOxM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Penulis akan menceritakan secara singkat apa isi video BTS &#8220;A Light That Never Come&#8221;. Dalam video tersebut, Mike berkata kepada Chester bahwa ia telah menerima dan menggubah musik yang dikirimkan oleh Steve Aoki. Musik tersebut akan digunakan untuk bagian <em>chorus</em>.</p>



<p>Hari itu, jadwalnya adalah pembuatan lirik dan perekaman vokal yang akan dilakukan oleh mereka berdua. Awalnya, mereka hanya melakukan <em>humming </em>karena belum mengetahui lirik seperti apa yang akan cocok untuk mengisi musiknya.</p>



<p>Setelah itu, pada satu titik Mike menemukan ide bahwa <em>beat </em>musiknya pas untuk lirik <em><strong>waiting for nanana that never comes</strong>.</em> Ia pun berdiskusi dengan Chester untuk menemukan kata apa yang pas untuk dimasukkan ke dalam lirik tersebut.</p>



<p>Mike juga mengingatkan kalau kalimat <em>waiting for the end </em>tidak boleh dipakai, karena itu adalah judul salah satu lagu mereka dari album <em><a href="https://whathefan.com/musik/linkin-park-dan-a-thousand-suns/">A Thousand Suns</a></em>. Chester sempat berseloroh sebaiknya mereka menggunakan lirik<strong> <em>waiting for the other end</em></strong>.</p>



<p>Meskipun belum menemukan lirik yang pas, mereka mulai mencoba untuk melakukan proses perekaman. Saat itulah, Chester secara spontan menggunakan kata <em><strong>the light </strong></em>yang akhirnya digunakan di dalam lagu.</p>



<p>Setelah melengkapi lirik untuk bagian <em>chorus</em>, Mike pun langsung melakukan <em>editing </em>dan menggabungkan musik dengan <a href="https://whathefan.com/musik/vokal-chester-bennington-ternyata-memang-seistimewa-itu/">vokal Chester yang baru saja direkam</a>. Hasilnya, seperti yang bisa kita dengarkan saat lagunya rilis, fenomenal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Penulis Sangat Menyukai BTS &#8220;A Light That Never Comes&#8221;</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/bts-a-light-that-never-comes-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8041" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/bts-a-light-that-never-comes-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/bts-a-light-that-never-comes-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/bts-a-light-that-never-comes-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/bts-a-light-that-never-comes-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ada banyak hal yang membuat Penulis sangat menyukai BTS lagu &#8220;A Light That Never Comes&#8221;. Pertama, Penulis sangat <strong>menyukai desain interior ruang rekaman Linkin Park</strong>, baik dari posisi meja kerja, berbagai hiasan seni yang terpajang di dinding, dan lainnya.</p>



<p>Obsesi Penulis terhadap meja kerjanya sangat terinspirasi dari video ini, bagaimana meja kerja harus dibuat serapi dan senyaman mungkin untuk memicu kreativitas lahir dari kepala. Jika Penulis musisi, pasti sudah membuat <em>setup </em>seperti meja kerja Mike.</p>



<p>Lalu, tentu saja Penulis menyukai BTS ini karena bisa melihat bagaimana <strong>proses kreatif yang dilakukan oleh Linkin Park dalam membuat lagu</strong>. Pada video ini, kita bisa melihat kejeniusan Mike dalam mengaransemen lagu sekaligus memasukkan lirik yang pas.</p>



<p>Sepanjang proses pembuatan lagu, Mike dan Chester sering bertukar ide dan pikiran dengan akrabnya, mendiskusikan seperti apa lagunya akan dinyanyikan. Kekompakan yang terlihat di video tersebut membuat mereka berdua terlihat seperti saudara.</p>



<p>Terakhir, yang agak menyedihkan, pada BTS ini kita bisa melihat <strong>bagaimana humorisnya seorang Chester</strong>. Ada saja kelakuannya yang mengundang tawa. Siapa sangka, orang seperti itu memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Penulis memang selalu menyukai proses kreatif di balik suatu karya, entah itu musik, film, lukisan, dan lain sebagainya. Bahkan, proses pembuatan gawai atau perakitan Gundam pun juga Penulis sukai. </p>



<p>Namun, setidaknya dari sisi musik, BTS &#8220;A Light That Never Comes&#8221; selalu di hati. Saking sukanya, Penulis pernah mengambil <em>screenshot </em>yang menjadi <em>featured image </em>artikel ini sebagai <em>wallpaper </em>laptopnya.</p>



<p>Linkin Park tetap mempertahankan &#8220;tradisinya&#8221; untuk mengunggah BTS di kanal YouTube mereka, termasuk persiapan pembuatan album <em>From Zero </em>yang akan datang. Mari kita lihat apa perbedaannya jika dibandingkan dengan BTS era Chester.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 30 Oktober 2024, terinspirasi setelah menonton kembali <em>behind the scene </em>lagu &#8220;A Light That Never Come&#8221; untuk yang ke sekian kalinya</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://youtu.be/LKlf14qnOxM">YouTube</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/mengapa-bts-lagu-a-light-that-never-comes-begitu-saya-sukai/">Mengapa BTS Lagu “A Light That Never Comes” Begitu Saya Sukai</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/mengapa-bts-lagu-a-light-that-never-comes-begitu-saya-sukai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
