<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dungeon Mayhem Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/dungeon-mayhem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/dungeon-mayhem/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Oct 2023 23:40:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Dungeon Mayhem Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/dungeon-mayhem/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 15:23:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[battle]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Dungeon Mayhem]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[survival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6916</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konsep board game dengan tema saling senggol alias saling serang masih menjadi genre favorit di circle Penulis. Bagaimana bisa menjatuhkan lawan untuk mengunci kemenangan sendiri memang menawarkan permainan yang kompetitif dan seru. Dari 10 board game yang sudah Penulis bahas di blog ini, 5 di antaranya mengharuskan pemain untuk saling menyenggol untuk mendapatkan kemenangan. Nah, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/">Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Konsep <em>board game </em>dengan tema saling senggol alias saling serang masih menjadi genre favorit di<em> circle </em>Penulis. Bagaimana bisa menjatuhkan lawan untuk mengunci kemenangan sendiri memang menawarkan permainan yang kompetitif dan seru.</p>



<p>Dari 10 <em>board game </em>yang sudah Penulis bahas di blog ini, 5 di antaranya mengharuskan pemain untuk saling menyenggol untuk mendapatkan kemenangan. Nah, jumlah tersebut dipastikan bertambah setelah Penulis membeli <strong>Dungeon Mayhem: Monster Madness</strong>.</p>



<p>Awalnya, Penulis tertarik untuk membeli versi aslinya, yakni Dungeon Mayhem yang menggunakan karakter-karakter Hero. Namun, karena hanya untuk empat pemain, Penulis memutuskan untuk membeli yang versi Monster Madness saja yang bisa untuk enam pemain.</p>



<p>Dungeon Mayhem: Monster Madness Penulis beli dengan harga <strong>Rp375.000</strong>, harga yang sama dengan versi Dungeon Mayhem beserta ekspansinya. Namun, versi ini sudah memiliki <em>box </em>yang lebih rapi dan terorganisir.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner.jpg 1280w " alt="Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa/">Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Dungeon Mayhem: Monster Madness</li>



<li>Desainer: Jordan Comar, Roscoe Wetlaufer</li>



<li>Publisher: Wizard of the Coast</li>



<li>Tahun Rilis: 2020</li>



<li>Jumlah Pemain: 2 &#8211; 6 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 10 menit</li>



<li>Rating BGG: 7.5</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.13/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Dungeon Mayhem: Monster Madness</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="D&amp;D Dungeon Mayhem: Monster Madness - How to Play and Review" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/mZkiql3NSSs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong>Dungeon Mayhem: Monster Madness</strong> menawarkan pertarungan antarmonster untuk menemukan <em>one monster last standing</em>. Selayaknya Yu-Gi-Oh!, masing-masing pemain akan punya Life Points (LP) dan beberapa <em>ability </em>yang bisa digunakan dalam permainan.</p>



<p>Ada 6 jenis monster yang bisa dipilih oleh pemain di awal permainan, yakni <strong>Blorp</strong>, <strong>Mimi LeChaise</strong>, Hoots McGoots, <strong>Dr. Tentaculous</strong>, <strong>Dellilah Deathray</strong>, dan <strong>Lord Cinderpuff</strong>. Masing-masing memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh monster lainnya.</p>



<p>Di awal permainan, masing-masing pemain akan mendapatkan papan <em>tracker </em>nyawa dan mulai dengan 10 LP. Selain itu, masing-masing pemain juga akan mendapatkan satu <em>deck </em>sesuai dengan monster yang dipilih, lalu menarik tiga kartu dari <em>deck </em>tersebut.</p>



<p>Secara bergiliran, masing-masing pemain akan memainkan kartu dari tangannya setelah menarik kartu dari <em>deck</em>. Meskipun memiliki <em>art </em>yang berbeda-beda, secara umum ada beberapa efek yang dimiliki oleh masing-masing kartu, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Simbol Pedang</strong>: Menyerang (mengurangi LP) lawan, bisa memilih yang mana pun</li>



<li><strong>Simbol Perisai</strong>: Menambah pertahanan untuk melindungi diri dari serangan lawan, jika lawan menyerang, alih-alih mengurangi nyawa, perisai yang akan hancur</li>



<li><strong>Simbol Petir</strong>: Bisa memainkan satu kartu lagi</li>



<li><strong>Simbol Kartu</strong>: Menarik kartu dari <em>deck</em></li>



<li><strong>Simbol Plus</strong>: <em>Healing</em></li>



<li><strong>Mighty Power</strong>: Masing-masing monster akan mengaktifkan kemampuan spesial mereka</li>
</ul>



<p>Di setiap kartu, jumlah simbol yang muncul bisa lebih dari satu dan semuanya akan aktif dalam waktu bersamaan. Misal ada kartu dengan simbil dua pedang dan satu kartu, maka pemain bisa mengurangi dua LP lawan sekaligus menarik satu kartu.</p>



<p>Pemain yang LP-nya menyentuh angka 0 akan tersingkir dari permainan yang akan terus berlangsung hingga tersisa satu pemain di arena. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Dungeon Mayhem: Monster Madness</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6917" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dungeon Mayhem: Monster Madness (<a href="https://thepopinsider.com/dungeon-mayhem-monster-madness-review/">The Pop Insider</a>)</figcaption></figure>



<p>Meskipun secara teori <em>board game </em>ini memiliki konsep <em>battle royale </em>menarik, entah mengapa Dungeon Mayhem: Monster Mayhem kurang populer di <em>circle </em>Penulis. Konsep senggol-senggolan yang sangat kental seolah tidak memberikan daya tarik.</p>



<p>Kalau mau menebak-nebak, Penulis akan menganggap <strong>dibutuhkannya strategi dalam memainkan kartu </strong>yang ada di tangan menjadi salah satunya. Walaupun terkesan mudah, <em>timing</em> pemilihan kartu yang akan dimainkan tidak bisa sembarangan.</p>



<p>Selain itu, gerakan kita pun<strong> terbatas dengan kartu yang ada di tangan</strong>. Jika dalam kondisi terdesak tetapi kartu tangan jelek-jelek, hampir tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri. Artinya, faktor keberuntungan pun cukup berpengaruh di sini.</p>



<p>Bagi Penulis sendiri, sebenarnya <em>board game </em>ini tetap menarik karena pada dasarnya Penulis menyukai <em>trading card game </em>(TCG), sehingga bisa menikmati TCG versi sederhana seperti yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini.</p>



<p>Dungeon Mayhem: Monster Madness pun harus menerima label sebagai salah satu <em>board game </em>yang agak jarang dimainkan oleh <em>circle</em> Penulis, meskipun tidak sejarang <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/">Wingspan</a> yang dianggap rumit.</p>



<p>Selanjutnya, Penulis akan mengulas <em>board game </em>yang cukup populer dan sering dimainkan. Sebelum membelinya, Penulis sudah pernah memainkannya bersama <em>circle </em>Penulis setelah meminjam <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">milik Pandu</a>. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Saboteur</strong>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 7/10</mark></p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 22 Oktober 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game</em> ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/">Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 11:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Coup]]></category>
		<category><![CDATA[Dungeon Mayhem]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Machi Koro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekata]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah board game, Penulis biasanya akan menonton review-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa gameplay-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama. Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika board game tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya. Contohnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah <em>board game</em>, Penulis biasanya akan menonton <em>review</em>-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa <em>gameplay</em>-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika <em>board game </em>tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya.</p>



<p>Contohnya adalah <em>board game </em><strong>Smallworld</strong> di mana Penulis pernah mencoba membeli gimnya di Steam. Awalnya, Penulis kira <em>board game </em>ini akan seru karena mirip dengan Risk yang di mana pemainnya akan saling berebut wilayah kekuasannya.</p>





<p>Sayangnya, ketika mencoba gimnya, keseruannya tidak terlalu terasa. <em>Board game </em>ini terasa cukup <em>boring </em>dan harus hafal kekuatan dari masing-masih rasnya. Alhasil, Penulis mengajukan <em>refund </em>ke Steam dan membatalkan niat membeli <em>board game </em>fisiknya.</p>



<p>Hanya saja, ternyata ada beberapa <em>board game </em>yang tetap <em>nyantol </em>setelah mencoba untuk memainkan versi digitalnya. Salah satunya akan menjadi <em>board game </em>termahal yang dimiliki oleh Penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hadiah Ulang Tahun: Wingspan dan Bang! Dice Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6157" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wingspan dan Bang! The Dice Game</figcaption></figure>



<p>Pada dasarnya, Penulis adalah penggemar gim bergenre <em>Trading Card Game</em> (TCG) alias permainan kartu strategi. Untuk itu, sewaktu mengetahui ada <em>board game </em>bernama <strong>Wingspan </strong>yang menggunakan kartu, Penulis tertarik untuk mengoleksinya.</p>



<p>Namun, Penulis merasa kesulitan untuk memahami <em>gameplay</em>-nya yang cukup kompleks. Entah berapa kali Penulis menonton videonya untuk bisa memahaminya. <em>Board game </em>ini memiliki <em>engine </em>yang bervariasi, jadi tidak sekadar mengumpulkan burung.</p>



<p>Penulis pada akhirnya memutuskan untuk membeli gimnya di Steam ketika sedang diskon. Berawal dari sana, Penulis baru benar-benar paham bagaimana cara bermain <em>board game </em>ini dan memutuskan untuk membelinya di bulan April 2022, sebagai hadiah ulang tahunnya.</p>



<p>Bisa dibilang, Wingspan adalah <em>board game </em>paling kompleks di antara koleksi Penulis. Gara-gara itu, meskipun Penulis menyukainya, <em>board game </em>ini termasuk yang jarang dimainkan. Teman-teman Penulis tetap lebih memilih untuk bermain Catan.</p>



<p>Padahal, harga <em>board game </em>ini juga menjadi yang paling mahal di antara koleksinya, yaitu <strong>Rp870 ribu</strong>. Penulis membelinya di Next Game Official via Tokopedia. Namun, secara kualitas barang  dan kelayakan untuk dikoleksi, <em>board game </em>ini nomor satu.</p>



<p>Selain itu, di bulan yang sama Penulis juga mendapatkan kado ulang tahun dari adiknya, yaitu <strong>Bang! The Dice Game</strong>. Ini merupakan gim deduksi seperti Werewolf dengan menggunakan dadu untuk melancarkan aksi-aksinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6158" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem: Monster Madness</figcaption></figure>



<p>Menyadari kalau hampir semua teman-teman Penulis menyukai <em>gameplay </em>dari Catan, Penulis pun memutuskan untuk melakukan riset untuk mengetahui apakah ada <em>board game </em>lain yang memiliki <em>gameplay </em>serupa.</p>



<p>Hasilnya, Penulis menemukan kalau <strong>Machi Koro 2 </strong>memiliki konsep serupa di mana mengandalkan kocokan dadu untuk menghasilkan <em>resource</em> tertentu. Jika Catan menghasilkan kayu/bata/wol/padi/batu, maka Machi Koro 2 mengumpulkan uang.</p>



<p><em>Goals </em>yang dimiliki kedua <em>board game </em>pun serupa, di mana pemain yang tercepat mencapai target tertentu akan menjadi pemenangnya. Jika Catan siapa yang duluan mendapatkan 10 poin, maka kemenangan di Machi Koro 2 adalah siapa duluan yang memiliki tiga <em>Landmark.</em></p>



<p>Penulis membelinya di Tabletoys dengan harga <strong>Rp525 ribu</strong> di bulan Mei 2022. Selain itu, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lagi di waktu yang sama (karena waktu itu dapat THR), yaitu <strong>Dungeon Mayhem: Monster Mayhem</strong> dengan harga <strong>Rp375 ribu</strong>.</p>



<p>Awalnya Penulis ingin membeli <em>board game </em>Dungeon Mayhem yang versi aslinya, di mana hanya bisa dimainkan untuk empat orang. Bisa untuk enam orang, tapi harus beli <em>expansion</em>-nya. Agar praktis, Penulis memutuskan untuk membeli versi yang ini saja.</p>



<p><em>Board game </em>ini juga menggunakan kartu sebagai pusat permainannya, di mana diceritakan ada enam monster yang saling bertarung untuk menemukan siapa yang akan menjadi <em>last man standing</em>. Walau unsur <em>senggol-senggolannya </em>kuat, <em>board game </em>ini juga kurang &#8220;laku&#8221;.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Board Game Terakhir dan Berhenti Beli (untuk Sementara)</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6159" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Kiri: Coup, Sekata, Saboteur</figcaption></figure>



<p>Bulan terakhir Penulis membeli <em>board game </em>adalah bulan Juli 2022. Waktu itu, Penulis membeli tiga <em>board game </em>sekaligus yang harganya relatif murah, yaitu <strong>Saboteur (Rp250ribu)</strong>, <strong>Coup (Rp200 ribu)</strong>, dan <strong>Sekata (Rp100 ribu)</strong>.</p>



<p>Dua judul <em>board game </em>pertama Penulis beli karena sudah pernah memainkannya bersama Mas Pandu dan cukup menyukainya. Sedankan Sekata, merupakan <em>board game </em>sederhana di mana pemain harus cepat-cepatan membuat kata dari kartu-kartu yang tersedia.</p>



<p>Setelah membeli tiga <em>board game </em>tersebut, Penulis belum menambah koleksinya lagi hingga saat ini. Ada beberapa alasan yang membuat Penulis berhenti sementara, di mana salah satunya sudah merasa cukup.</p>



<p>Dengan begitu, dari rentang waktu Juni 2021 hingga Juli 2022 (13 bulan, di mana ada tiga bulan Penulis tidak membeli <em>board game</em>), Penulis telah membeli <strong>12 <em>board game </em></strong>denan total pengeluaran <strong>Rp5.950.000</strong> (belum termasuk ongkos kirim dan Monopoly).</p>



<p>Ketika menyadari sudah mengeluarkan uang sebanyak ini untuk hobi barunya, Penulis jujur cukup merasa terkejut. Namun, ketika dipikir-pikir lagi, Penulis sama sekali tidak merasa rugi karena beberapa alasan dan berencana untuk menambah koleksinya lagi.</p>



<p> <em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Bersambung ke Bagian 3&#8230;</span></em> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
