<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Formula E Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/formula-e/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/formula-e/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2022 10:11:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Formula E Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/formula-e/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Formula E di Pusaran Politik Indonesia</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/formula-e-di-pusaran-politik-indonesia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/formula-e-di-pusaran-politik-indonesia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 10:10:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[balapan]]></category>
		<category><![CDATA[Formula E]]></category>
		<category><![CDATA[Giring Ganesha]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Solidaritas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5740</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di awal bulan Juni ini, Jakarta untuk pertama kalinya menjadi salah satu tuan rumah ajang balapan mobil listrik Formula E yang berada di bawah naungan FIA (Fédération Internationale de l&#8217;Automobile), badan yang juga menaungi Formula 1 alias F1. Sebagai penggemar F1, Penulis pun merasa tertarik untuk menonton balapan ini karena diadakan di Indonesia. Meskipun tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/formula-e-di-pusaran-politik-indonesia/">Formula E di Pusaran Politik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di awal bulan Juni ini, Jakarta untuk pertama kalinya menjadi salah satu tuan rumah ajang balapan mobil listrik <strong>Formula E</strong> yang berada di bawah naungan FIA (Fédération Internationale de l&#8217;Automobile), badan yang juga menaungi <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/kimi-raikkonen-the-iceman-yang-akan-dirindukan/">Formula 1 alias F1</a>.</p>



<p>Sebagai penggemar F1, Penulis pun merasa tertarik untuk menonton balapan ini karena diadakan di Indonesia. Meskipun tidak pernah mengikuti Formula E, justru ini menjadi kesempatan untuk bisa mengenal cabang balapan yang satu ini.</p>



<p>Ada banyak hal baru yang Penulis ketahui tentang Formula E dan apa saja perbedaannya dengan F1. Contoh, tidak adanya jumlah lap, adanya zona <em>Attack Mode </em>dan <em>voting </em>penggemar yang bisa menambah kecepatan, dan masih banyak lagi lainnya.</p>



<p>Setelah melalui balapan yang terselenggara sekitar 45 menit tersebut, Mitch Evans berhasil menjadi juara. Penulis sendiri merasa menikmati balapan tersebut, terutama di 15 menit terakhir yang banyak menyajikan aksi salip menyalip.</p>



<p>Sayangnya, Penulis merasa kalau ajang sekelas Formula E ini harus berada di pusaran politik dengan begitu kencangnya, bahkan mulai dari jauh-jauh hari ketika banyak pihak yang meragukan kalau Jakarta sanggup menjadi tuan rumah.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Dipermasalahkan Sejak Awal</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-0-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5743" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-0-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-0-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-0-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-0.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Mobil Formula E (<a href="https://voi.id/en/news/172106/a-replica-of-a-formula-e-car-will-be-exhibited-during-cfd-at-the-hi-roundabout">VOI.id</a>)</figcaption></figure>



<p>Bagi yang mengikuti &#8220;kisah&#8221; Formula E ini dari awal, pasti tahu kalau penyelenggaraannya sudah penuh dengan drama sejak inisiasinya. Gubernur DKI Jakarta, <strong>Anies Baswedan</strong>, jelas menjadi salah satu yang paling sering disorot sekaligus diserang oleh lawan politiknya.</p>



<p>Masalah yang paling sering disinggung adalah <em>Commitment Fee </em>yang berjumlah 560 miliar (dari yang awalnya mencapai 2,3 triliun rupiah, mengalami penurunan karena adanya pandemi COVID-19). </p>



<p>Meskipun uang tersebut digunakan untuk kontrak selama tiga musim Formula E, jumlah tersebut dianggap terlalu besar, apalagi menggunakan APBD. Pihak yang paling vokal menolak pengadaan Formula E ini tentu saja Partai Solidaritas Indonesia (PSI).</p>



<p>Mereka kerap menyebutkan kalau Jakarta masih memiliki segudang permasalahan seperti banjir dan macet, sehingga dana tersebut tentu sangat sayang jika digelontorkan untuk &#8220;hanya&#8221; menggelar Formula E.</p>



<p>Selain itu, lokasi balapan yang awalnya ingin di sekitar Monas mendapatkan penolakan dari banyak pihak dengan berbagai alasan seperti ingin melindungi cagar budaya. Akhirnya, lokasi balapan pun dipindah ke area Ancol, dekat Jakarta International Stadium (JIS).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kambing dan Terperosoknya Giring</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5744" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Giring dan Sidaknya (<a href="https://galamedia.pikiran-rakyat.com/news/pr-353439510/giring-obok-obok-lokasi-formula-e-di-ancol-anak-buah-anies-baswedan-beri-jawaban-menohok">Galamedia</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah sempat mengalami penundaan karena adanya pandemi, akhirnya Formula E di Jakarta akan diadakan pada pertengahan tahun 2022. Nah, pada awal tahun, ada sebuah kejadian yang menjadi viral akibat video yang direkam oleh Ketua Umum PSI, <strong>Giring Ganesha</strong>.</p>



<p>Ia melakukan semacam sidak ke lokasi yang akan menjadi sirkuit Formula E. Pada saat itu, kondisinya memang terlihat sama sekali belum layak untuk menjadi sebuah sirkuit. Masih banyak kambing, dan kaki Giring sempat terperosok ke dalam lumpur.</p>



<p>Hasil sidak ini pun memunculkan pesimisme publik terhadap Formula E: <strong>Apakah bisa hanya dalam beberapa bulan sirkuit dengan standar internasional akan bisa selesai dibangun? </strong></p>



<p>Ternyata, pengerjaan sirkuit sangat cepat. Hanya dalam waktu tiga bulan (bahkan kurang), sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) selesai dibangun. Pihak Jakpro dan Formula E seolah mampu menjawab keraguan publik tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Beda Perlakuan MotoGP dan Formula E</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5745" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>MotoGP di Sirkuit Mandalika (<a href="https://sport.detik.com/moto-gp/d-5918194/motogp-mandalika-siasat-mgpa-atasi-akomodasi-lombok-yang-penuh">Detik</a>)</figcaption></figure>



<p>Hal lain yang disorot dari penyelenggaraan Formula E ini tentu saja dukungan dari pemerintah. Berbeda dengan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, tidak ada satupun sponsor dari BUMN.</p>



<p>Ketua Pelaksana Formula E Jakarta <strong>Ahmad Sahroni</strong> sempat mengungkapkan kekecewaannya atas absennya BUMN sebagai sponsor. Bahkan untuk masalah listrik, Sahroni mengungkapkan bahwa pihaknya membayar penuh, meskipun sempat ditawari pemotongan harga.</p>



<p>Alasannya pun bermacam-macam. Menteri BUMN <strong>Erick Thohir </strong>mengungkapkan sudah banyak <em>event </em>yang harus disponsori seperti G20. Dirut PT Pertamina <strong>Nicke Widyawati </strong>menyebutkan bahwa model bisnis Formula E (yang merupakan mobil listrik) tidak sesuai dengan Pertamina.</p>



<p>Sebenarnya alasan-alasan tersebut masih masuk akal. Pemerintah memang terlihat seperti sedang mengalami masalah keuangan, sehingga harus pandai berhemat. Di sisi lain, Pertamina memang belum memiliki produk yang bisa digunakan untuk mobil listrik.</p>



<p>Hanya saja, memang cukup disayangkan jika BUMN yang bisa mewakili negara malah absen di ajang sebesar Formula E yang diliput oleh ratusan media dari luar negeri. Sebagai gantinya, ada 31 sponsor swasta seperti MS Glow yang masuk.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jadi Komoditas Politik Banyak Pihak</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5746" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/formula-e-di-pusaran-politk-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Anies Baswedan (Kiri) dan Ahmad Sahroni (<a href="https://news.detik.com/berita/d-6105630/anies-penonton-formula-e-akan-capai-22-ribu-orang">Detik</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah melalui berbagai hal, akhirnya Formula E di Jakarta pun berhasil digelar pada hari <strong>Sabtu, 4 Juni 2022.</strong> Banyak yang menganggap panitia telah sukses menggelar ajang tersebut dan ternyata antusiasme publik pun cukup besar.</p>



<p>Menariknya, ada banyak sekali orang partai yang ikut hadir dalam acara tersebut. Kalau mau berprasangka buruk, mereka seolah ingin &#8220;memanfaatkan&#8221; kesuksesan Formula E untuk mendapatkan semacam <em>exposure</em> dan lebih dikenal oleh masyarakat.</p>



<p>Jelas, ini menjadi portofolio yang bagus bagi Anies Baswedan jika benar-benar ingin maju menjadi calon presiden (capres) di 2024. Selain itu, Ahmad Sahroni yang juga merupakan kader Partai Nasdem juga tampaknya menjadi semakin populer.</p>



<p>Lantas, bagaimana tanggapan dari pihak PSI yang selama ini paling kencang menolak Formula E? Giring mengatakan bahwa mungkin Formula E tidak akan terlaksana jika kakinya tidak masuk ke dalam lumpur. Menurutnya, itu menjadi motivasi bagi panitia.</p>



<p>Tidak hanya itu, ia juga menolak untuk menyebut Formula E di Jakarta sukses jika tidak ada parameter yang pasti dari sisi ekonomi. MotoGP memang berhasil menyumbang triliunan rupiah menurut klaim <strong>Sandiaga Uno</strong>, sehingga wajar Formula E diharapkan mampu meraih keuntungan seperti itu.</p>



<p>Kader PSI yang lain, <strong>Muhammad Guntur Romli</strong>, melalui akun Twitter-nya mengatakan bahwa Formula E (dan pembangunan JIS) adalah upaya Anies untuk menutupi kegagalannya dalam mengurus Jakarta.</p>



<p>Bahkan, setelah acaranya selesai, keriuhan politisnya masih lebih ramai daripada keriuhan acaranya sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Komedian sekaligus sutradara<strong> Ernest Prakasa</strong> menyebutkan kalau wajar jika <em>brand</em> tidak mau mensponsori Formula E karena ajang tersebut kalah tenar dibandingkan MotoGP. Bahkan, ia menyebutkan siapa yang mengikuti Formula E selain pihak panitia.</p>



<p>Meskipun terkesan nyinyir, sebenarnya pernyataan Ernest memang ada benarnya. Ajang Formula E baru dimulai tahun 2014, berbeda dengan MotoGP yang sudah dihelat sejak tahun 1949 atau Formula 1 yang digelar sejak tahun 1950.</p>



<p>Hanya saja, menurut Penulis justru ketidakpopuleran tersebut jadi motivasi untuk menyelenggarakannya agar bisa menjadi populer. Dengan diadakannya Formula E tahun ini, masyarakat pun jadi tahu banyak tentang ajang ini.</p>



<p>Apalagi, Formula E memiliki kampanye untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik (terlepas dari sisi bisnis juga tentunya) yang akan menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil di masa depan.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis yang memang dasarnya <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/idola-bernama-michael-schumacher/">penggemar F1</a> pun mendukung pengadaan Formula E, sama seperti ketika mendukung ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika. <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/indonesia-tidak-besar-karena-besarnya/">Negara kita negara besar</a>, harus mampu menyelenggarakan <em>event </em>internasional seperti itu.</p>



<p>Memang Penulis sedikit merasa risih dengan kencangnya nuansa politis di penyelenggaraan Formula E. Penulis ingin menikmati ajang ini sebagai penggemar olahraga balap tanpa embel-embel apapun.</p>



<p>Namun, Penulis menganggap kalau kita tak akan pernah bisa terlepas dari hal tersebut. Setiap ada kesempatan untuk menaikkan elektabilitas, pasti akan diambil oleh para politikus. Jadi, Penulis pun harus terbiasa dengan hal tersebut.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 13 Juni 2022, terinspirasi setelah mengikuti pelaksanaan Formula E dari awal hingga akhir, lengkap dengan segala keriuhannya.</p>



<p><strong>Foto:</strong> <a href="https://www.fiaformulae.com/en/news/2022/june/jakarta-new-circuit-reaction">Formula E</a></p>



<p><strong>Sumber Artikel:</strong></p>



<ul class="wp-block-list"><li><a href="https://megapolitan.kompas.com/read/2021/11/09/20052971/jakpro-commitment-fee-formula-e-turun-dari-rp-23-triliun-jadi-rp-560">Jakpro: Commitment Fee Formula E Turun dari Rp 2,3 Triliun Jadi Rp 560 Miliar karena Kondisi Pandemi Covid-19 (kompas.com)</a></li><li><a href="https://money.kompas.com/read/2022/06/03/093709626/tak-ada-bumn-di-daftar-sponsor-formula-e-ahmad-sahroni-sindir-pln?page=all">Tak Ada BUMN di Daftar Sponsor Formula E, Ahmad Sahroni Sindir PLN? Halaman all &#8211; Kompas.com</a></li><li><a href="https://kabar24.bisnis.com/read/20220610/15/1542200/pertamina-absen-di-balapan-formula-e-kok-castrol-bisa">Pertamina Absen di Balapan Formula E, Kok Castrol Bisa? &#8211; Kabar24 Bisnis.com</a></li><li><a href="https://www.suara.com/entertainment/2022/06/06/183840/kronologi-ernest-prakasa-komentari-formula-e-hingga-dibully-permintaan-maaf-bikin-tambah-panas">Kronologi Ernest Prakasa Komentari Formula E hingga Dibully, Permintaan Maaf Bikin Tambah Panas (suara.com)</a></li></ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/formula-e-di-pusaran-politik-indonesia/">Formula E di Pusaran Politik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/formula-e-di-pusaran-politik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
