<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jejak digital Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/jejak-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/jejak-digital/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2024 16:48:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>jejak digital Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/jejak-digital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hati-Hati Jejak Digitalmu, Siapa Tahu Nanti Jadi Pejabat Publik</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/hati-hati-jejak-digitalmu-kawan-siapa-tahu-nanti-jadi-pejabat-publik/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/hati-hati-jejak-digitalmu-kawan-siapa-tahu-nanti-jadi-pejabat-publik/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 16:43:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[jejak digital]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7809</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam beberapa minggu terakhir, &#8220;jejak digital&#8221; menjadi isu yang hangat untuk dibahas, terutama di ranah politik. Pasalnya, ada banyak pejabat publik yang &#8220;kebakaran jenggot&#8221; karena jejak digitalnya di masa lalu dibongkar oleh netizen. Contoh pihak yang jejak digitalnya terbongkar adalah Ridwan Kamil dan Pramono Anung, dua calon gubernur Jakarta. Singkat cerita, banyak twit candaan bernada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/hati-hati-jejak-digitalmu-kawan-siapa-tahu-nanti-jadi-pejabat-publik/">Hati-Hati Jejak Digitalmu, Siapa Tahu Nanti Jadi Pejabat Publik</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam beberapa minggu terakhir, &#8220;jejak digital&#8221; menjadi isu yang hangat untuk dibahas, terutama di ranah politik. Pasalnya, ada banyak pejabat publik yang &#8220;kebakaran jenggot&#8221; karena jejak digitalnya di masa lalu dibongkar oleh netizen.</p>



<p>Contoh pihak yang jejak digitalnya terbongkar adalah Ridwan Kamil dan Pramono Anung, dua calon gubernur Jakarta. Singkat cerita, banyak twit candaan bernada seksis. Ridwan Kamil bahkan pernah mengolok-olok orang Jakarta.</p>



<p>Yang paling parah tentu saja kasus yang menimpa wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming. Akun Kaskus bernama @fufufafa diduga menjadi miliknya dengan sederet bukti yang berhasil dikumpulkan oleh netizen. Parahnya, akun tersebut kerap menghina presiden terpilih, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/">Prabowo Subianto</a>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa Itu Jejak Digital?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045279-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-7812" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045279-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045279-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045279-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045279.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lagi Rame <a href="https://www.youtube.com/watch?v=RbOoIKJjkSI">(YouTube)</a></figcaption></figure>



<p>Jejak digital adalah <strong>apapun yang kita &#8220;tinggalkan&#8221; di media sosial dan bisa diakses oleh banyak orang</strong>, baik pos, twit, foto, video, dan lain sebagainya. Ini adalah definisi menurut Penulis, silakan koreksi apabila definisi tersebut kurang tepat.</p>



<p>Di zaman dulu, kasus skandal di masa lalu atau aib yang telah lama berusaha untuk ditutupi menjadi momok yang mengerikan. Namun, itu pun yang membongkar orang lain berdasarkan hasil investigasi, pengakuan orang, atau bahkan sekadar fitnah.</p>



<p>Nah, kalau di era media sosial seperti sekarang, kita sebagai manusia justru terobsesi untuk membagikan banyak hal kepada publik, bahkan secara berlebihan. Entah itu opini, foto liburan, <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/berkata-kotor-di-media-sosial/">ungkapan kekesalan</a>, umpatan, <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-pengakuan-sosial-menjadi-kebutuhan-pokok/">pamer kekayaan</a>, dan masih banyak lagi lainnya.</p>



<p>Kalau kita bukan siapa-siapa, mungkin unggahan-unggahan tersebut tidak akan berarti banyak. Namun, beda cerita kalau ternyata kita ditakdirkan untuk menjadi <em>public figure</em> yang gerak-geriknya sering disorot oleh masyarakat umum.</p>



<p>Hal ini sudah terlihat pada kasus yang menimpa pada pejabat-pejabat publik yang telah disebutkan di atas. Entah siapa yang mem-<em>blow up</em> pertama, tapi yang jelas hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh lawan politiknya dengan tujuan menjatuhkan.</p>



<p>Di sisi lain, jejak digital juga bisa digunakan untuk menaikkan citra diri. Contohnya adalah Anies Baswedan, di mana pada periode yang sama dengan Ridwan Kamil ketika ia bercanda dengan nada seksis, ia justru sibuk dengan gerakan Indonesia Mengajar.</p>



<p>Jika dulu ada istilah &#8220;Mulutmu, Harimaumu,&#8221; maka sekarang ada <strong>&#8220;Jempolmu, Harimaumu.&#8221;</strong> Zaman memang selalu memiliki caranya sendiri untuk berevolusi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Berhati-hati Dalam Meninggalkan Jejak Digital</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045281-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7813" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045281-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045281-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045281-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000045281.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jempolmu, Harimaumu (<a href="https://blogs.biomedcentral.com/bmcseriesblog/2018/03/20/much-much-increasing-use-social-media-damaging-effect-young-girls/">Bio Med Central</a>)</figcaption></figure>



<p>Kasus-kasus membongkar jejak digital para public figure di atas seharusnya bisa menjadi pelajaran untuk kita<strong> agar lebih bijaksana dalam meninggalkan jejak digital di <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/dilema-media-sosial-kita/">media sosial</a></strong>. Jangan sampai hal tersebut justru menjadi bumerang yang merugikan kita.</p>



<p>Kita semua pernah mengalami berbagai fase pendewasaan diri. Ada masa di mana kita menjadi <em>alay </em>dan haus perhatian, sehingga merasa perlu membagikan berbagai macam hal kepada publik, yang sebenarnya juga tidak peduli-peduli amat dengan kehidupan kita.</p>



<p>Penulis pun yakin kalau jejak digitalnya di media sosial banyak yang memalukan. Mungkin tidak sampai membuat Penulis gagal maju sebagai caleg (seandainya menyalonkan diri), tapi cukup untuk membuat Penulis merasa malu. </p>



<p>Ada satu peristiwa kecil yang teringat ketika membahas hal ini. Ada teman Penulis yang hobi <em>screenshot </em>Story, terutama kalau dianggap Story tersebut bisa menjadi bahan ledekan. Beberapa minggu yang lalu, Story-Story lama tersebut dibongkar di depan yang bersangkutan dan kami semua tertawa terbahak-bahak.</p>



<p>Tujuan membongkar jejak digital di atas dilakukan sebagai bahan-bahan <em>ceng-cengan</em> saja di kalangan <em>circle</em>. Nah, kalau yang membongkar publik yang tidak suka dengan sosok tertentu, jadinya berbahaya, bukan? Elektabilitas orang yang dibongkar bisa langsung terjun bebas.</p>



<p>Oleh karena itu, kalau Pembaca sekalian ada yang berniat untuk menjadi pejabat publik, coba dicek akun media sosialnya apakah ada jejak digital yang berbahaya. Jangan sampai ada jejak digital berbahaya yang tertinggal.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 9 September 2024, terinspirasi setelah dalam beberapa waktu terakhir banyak pejabat publik yang terungkap jejak digital di masa lalunya</p>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://www.linkedin.com/pulse/digital-footprint-what-mehedi-hasan/">LinkedIn</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/hati-hati-jejak-digitalmu-kawan-siapa-tahu-nanti-jadi-pejabat-publik/">Hati-Hati Jejak Digitalmu, Siapa Tahu Nanti Jadi Pejabat Publik</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/hati-hati-jejak-digitalmu-kawan-siapa-tahu-nanti-jadi-pejabat-publik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
