<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kegiatan Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/kegiatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/kegiatan/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jul 2024 11:32:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>kegiatan Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/kegiatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yang Harus Dipersiapkan Menjelang Agustusan</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2019 15:13:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[17-an]]></category>
		<category><![CDATA[acara]]></category>
		<category><![CDATA[Agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=2459</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulan Agustus memang masih satu bulan setengah lagi. Akan tetapi, Karang Taruna di rumah penulis sudah memulai persiapan peringatan kemerdekaan Indonesia alias 17-an. Ini termasuk cepat, mengingat biasanya persiapan dimulai bulan Juli. Beberapa hari lalu, ketua Karang Taruna yang baru menghubungi penulis via WhatsApp. Ia meminta saran tentang apa saja yang perlu dibahas ketika rapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan/">Yang Harus Dipersiapkan Menjelang Agustusan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan Agustus memang masih satu bulan setengah lagi. Akan tetapi, Karang Taruna di rumah penulis sudah memulai persiapan <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/menghayati-kemerdekaan-melalui-karang-taruna/">peringatan kemerdekaan Indonesia</a> alias <strong>17-an</strong>. Ini termasuk cepat, mengingat biasanya persiapan dimulai bulan Juli.</p>
<p>Beberapa hari lalu, <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/tim-transisi-gen-x-swi/">ketua Karang Taruna yang baru</a> menghubungi penulis via WhatsApp. Ia meminta saran tentang apa saja yang perlu dibahas ketika rapat nanti. Maka, penulis pun memberikan beberapa poin kunci yang dibutuhkan.</p>
<p>Ketika dipikir-pikir lagi, kenapa poin-poin tersebut tidak dituangkan dalam bentuk tulisan saja? Siapa tahu bisa menjadi inspirasi Karang Taruna lain.</p>
<h3>Kepanitiaan</h3>
<p>Hal pertama yang harus dilakukan adalah tentu saja adalah <strong>pembentukan kepanitiaan </strong>yang akan bertanggung jawab sepanjang rangkaian acara berlangsung.</p>
<p>Kepanitiaan dibentuk setelah ketua terpilih, yang cara pemilihannya bisa bermacam-macam seperti musyawarah, pemungutan suara, bahkan penunjukkan langsung dari ketua Karang Taruna.</p>
<p>Setelah ketua panitia terpilih, maka ia sudah berhak untuk menentukan divisi-divisi apa saja yang dibutuhkan dan siapa yang akan mengisi pos tersebut. Lantas, pembagian tugas pun sudah bisa dilakukan, baik pra acara, ketika acara, hingga pasca acara.</p>
<h3>Dana</h3>
<p>Kepanitiaan terbentuk, maka hal selanjutnya yang perlu dibahas adalah masalah pendanaan. Acara sebagus apapun kalau tidak ada dananya akan menjadi percuma.</p>
<p>Kalau di tempat penulis, dana diperoleh dari dua sumber, yakni <strong>iuran warga </strong>dan <strong>sumbangan warga</strong>. Panitia biasanya keliling ke warga yang mampu secara finansial untuk memberikan dana lebih karena mengandalkan iuran warga saja tidak cukup.</p>
<p>Di sini, kemampuan anggota akan diasah agar bisa bicara kepada masyarakat dan mempresentasikan rencana kegiatan mereka. Jika mampu tampil secara meyakinkan, bukan tidak mungkin jumlah dana sumbangan bisa berjumlah besar.</p>
<p>Tentu masih ada cara-cara lain seperti minta sponsor ke perusahaan tertentu. Akan tetapi, untuk acara setingkat RW nampaknya hal tersebut susah terealisasikan.</p>
<h3>Susuanan Acara</h3>
<p>Pada bagian inilah yang paling membutuhkan rapat: menentukan acara apa saja yang akan dilakukan. Pengalaman penulis selama bertahun-tahun menjadi panitia, setidaknya ada tiga acara utama yang biasanya ada dalam rangkaian acara Agustusan.</p>
<div id="attachment_2463" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2463" class="size-large wp-image-2463" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-1-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2463" class="wp-caption-text">Lomba Agustusan</p></div>
<p>Yang pertama adalah <strong>lomba-lomba</strong>. Kalau penulis, cenderung mencoba untuk memilih lomba-lomba yang <em>anti mainstream</em>. Penulis akan mencari referensi dari mana-mana, termasuk dari <em>reality show </em>asal Korea Selatan, <em>Runningman</em>.</p>
<p>Lomba dibagi ke dalam beberapa kaetogori seperti anak-anak, remaja, dan bapak-ibu. Waktu pelaksanaan lomba biasanya sore hari tiap akhir pekan dan dimulai pada awal Agustus.</p>
<p>Tentu persiapan yang dilakukan tidak sedikit, mulai dari membeli peralatan, mengumpulkan peserta, hingga mengawasi pelaksanaan lomba hingga ditemukan pemenang lombanya.</p>
<div id="attachment_2461" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2461" class="size-large wp-image-2461" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-2-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-2-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-2-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-2-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2461" class="wp-caption-text">Jalan Sehat</p></div>
<p>Setelah lomba, biasanya hari Minggu terakhir sebelum tanggal 17, ada kegiatan <strong>jalan sehat </strong>yang biasanya diiringi dengan <strong>pembagian <em>doorprize</em> </strong>dan <strong>bazaar</strong>.</p>
<p>Panitia harus membuat rute (yang biasanya tiap tahun ya itu-itu saja) jalan sehat, menyiapkan hadiah <em>doorprize</em>, dan menyiapkan stan untuk bazaar. Biasanya, lomba untuk bapak ibu juga dilaksanakan pada hari ini.</p>
<div id="attachment_2462" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2462" class="size-large wp-image-2462" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-3-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-3-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-3-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-3-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/06/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2462" class="wp-caption-text">Malam Tasyakuran</p></div>
<p>Rangkaian acara Agustusan ditutup dengan <strong>malam tasyakuran </strong>yang diadakan pada malam 16 Agustus. Inilah acara puncak di mana semua warga berkumpul untuk mengkhidmati makna kemerdekaan bersama-sama.</p>
<p>Secara garis besar, acara ini berisi pementasan yang dipersembahkan oleh remaja Karang Taruna, anak-anak, hingga bapak ibu yang kerap menyumbangkan suara emas mereka. Jangan lupa, pembagian hadiah juga dilakukan pada acara ini.</p>
<p>Panitia akan bekerja keras sebelum hari-H, mulai dari menyiapkan panggung, <em>sound system</em>, mengontak pengiring musik, hingga masalah konsumsi. Setiap tahun, tema yang diusung panitia biasanya berbeda-beda.</p>
<p>Dengan ditutupnya rangkaian acara pada malam tasyakuran ini, maka tersisa satu tugas terakhir untuk panitia.</p>
<h3>Laporan Pertanggungjawaban dan Pembubaran Panitia</h3>
<p>Setelah semua acara telah selesai dilaksanakan, panitia harus menyusun laporan pertanggungjawaban. Hal yang paling penting adalah <strong>laporan keuangan </strong>yang akan diedarkan ke warga satu per satu.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras panitia, biasanya akan ada acara semacam pembubaran panitia. Seringnya, pergi ke pantai yang ada di Malang Selatan. Yang penting bukan destinasinya, melainkan kebersamaannya.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Jika diingat-ingat ke belakang, penulis sudah aktif menjadi panitia Agustusan sejak SMA. Setelah itu, penulis sempat menjadi ketua panitia juga pada tahun 2014 dan menjadi penasihat pada tahun 2016.</p>
<p>Tahun 2017, penulis menjabat sebagai ketua Karang Taruna yang tugasnya mengawasi kinerja panitia dan tentu memberikan masukan-masukan.</p>
<p>Sejak tahun 2018 kemarin, penulis sudah tidak bisa berkonstribusi secara langsung karena harus merantau ke ibukota demi menempa diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kata lainnya, mencari uang.</p>
<p>Walaupun terpisah jarak ratusan kilometer, penulis tetap berusaha ikut serta dengan pengalaman-pengalaman yang dimiliki. Penulis berusaha menyalurkan semua yang bisa penulis lakukan dari jarak jauh. Seperti tulisan ini contohnya.</p>
<p>Penulis yakin, dengan atau tanpa kehadiran penulis di sana, rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun Republik Indonesia pada bulan Agustus nanti akan berlangsung dengan sukses dan meriah. <strong>MERDEKA!</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 16 Juni 2019, terinspirasi dari diskusi dengan ketua Karang Taruna yang baru</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan/">Yang Harus Dipersiapkan Menjelang Agustusan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Macet?</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2018 17:55:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[mengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ah, Jakarta. Apa yang seringkali tercetus di pikiran ketika sedang memikirkan kota yang satu ini? Mungkin banyak yang akan menjawab macet, dan penulis menyetujuinya meskipun tidak terlalu sering terkena dampak macet tersebut karena belum memiliki kendaraan pribadi. Meskipun demikian, penulis lumayan akrab dengan yang namanya macet karena ketika di kota kecil seperti Malang pun sering [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/">Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Macet?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ah, Jakarta. Apa yang seringkali tercetus di pikiran ketika sedang memikirkan kota yang satu ini? Mungkin banyak yang akan menjawab macet, dan penulis menyetujuinya meskipun tidak terlalu sering terkena dampak macet tersebut karena belum memiliki kendaraan pribadi.</p>
<p>Meskipun demikian, penulis lumayan akrab dengan yang namanya macet karena ketika di kota kecil seperti Malang pun sering terjadi. Oleh karena itu, penulis ingin sedikit berbagi apa yang bisa dilakukan ketika macet agar hati tetap gembira dan tidak menggerutu.</p>
<ol>
<li><strong>Bersenandung Ria</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1925" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1925" class="size-full wp-image-1925" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png" alt="" width="900" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-300x149.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-768x381.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-356x177.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1925" class="wp-caption-text">Bernyanyi Tanpa Beban (Rixbury)</p></div>
<p>Bagi pembaca yang mengendarai mobil, musik bisa dijadikan senjata ampuh untuk menghilangkan suntuk karena macet. Kalau perlu, iringi dengan menyanyi alias karaoke untuk menghilangkan kebosanan.</p>
<p>Bagaimana dengan yang mengemudikan sepeda motor? Karena menggunakan <em>earphone </em>sangat tidak dianjurkan karena bisa mengganggu konsentrasi,  gunakanlah <em>tape</em> imajiner yang ada di dalam kepala, lalu ikut bersenandung sesuka hati.</p>
<p>Kalau yang menggunakan kendaraan umum? Ya cukup mendengarkan saja tanpa perlu bersenandung. Takutnya malah mengganggu penumpang yang lain.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Menonton Film</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1931" style="width: 760px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1931" class="size-full wp-image-1931" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK.jpg" alt="" width="750" height="349" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK.jpg 750w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK-300x140.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/HTB1Cqf6GVXXXXaAaXXXq6xXFXXXK-356x166.jpg 356w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-1931" class="wp-caption-text">Khusus Penumpang (Alibaba)</p></div>
<p>Khusus untuk pengguna mobil bawalah banyak <em>sangu</em> film atau Youtube untuk ditonton ketika perjalanan. Akan tetapi, jika pembaca yang mengemudi, jelas tidak boleh ikut menonton film tersebut. Hanya penumpang saja yang boleh. Minimal, pengemudi mendengarkan dialog film tersebut.</p>
<p>Yang enak ketika menggunakan trasportasi umum. Penulis sering melihat orang-orang sedang menonton Youtube maupun drama Korea ketika berada di dalam TransJakarta ataupun KRL melalui ponselnya. Hal tersebut bisa pembaca tiru.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Mengritik Pemerintah</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1926" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1926" class="size-full wp-image-1926" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_.png" alt="" width="900" height="482" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_-300x161.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_-768x411.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/3.-Semakin-Asyik-Jika-Ada-Teman-Diskusi-via-www.cinema52.com_-356x191.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1926" class="wp-caption-text">Diskusi di Kendaraaan (Cinema52)</p></div>
<p>Kalau yang satu ini jangankan ketika macet, ketika ngopi dengan pak RT pun bisa dilakukan. Bedanya, tentu yang dikritik ketika berada di dalam kemacetan adalah mengapa masih saja ada kemacetan.</p>
<p>Beragam hal bisa kita salahkan, seperti kurangnya akses jalan hingga tidak memadainya transportasi umum. Bahkan jika pembaca memiliki imajinasi yang liar, bisa-bisa kemacetan dihubungkan dengan konspirasi iluminati.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Berfilsafat</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1927" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1927" class="size-full wp-image-1927" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_.jpg" alt="" width="900" height="506" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/4.-Tiba-Tiba-Saja-Berfilsafat-via-www.drury_.edu_-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1927" class="wp-caption-text">Berfilsafat (Drury)</p></div>
<p>Selain di toilet, kondisi ketika macet pun bisa menjadi tempat yang cocok untuk merenungi kehidupan yang telah dan akan kita alami. Di tengah bisingnya suara kendaraan dan pekatnya polusi udara, berfilsafat akan membuat semua itu seolah-olah tidak terjadi.</p>
<p>Pikiran kita akan menjadi jernih dan mulai menanyakan pertanyaan-pertanyaan kehidupan, seperti <a href="http://whathefan.com/renungan/untuk-apa-kita-ada/">untuk apa kita ada</a>.</p>
<ol start="5">
<li><strong> Membuat Skenario Film</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1928" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1928" class="size-full wp-image-1928" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_.jpg" alt="" width="900" height="520" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_-300x173.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_-768x444.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/5.-Menjadi-Sutradara-Dadakan-via-cinearchive.org_-356x206.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1928" class="wp-caption-text">Sutradara Dadakan (Cinearchive)</p></div>
<p>Kembali ke poin kedua tentang menonton film. Bagaimana pengendara motor yang tidak mungkin memasang LCD pada sepeda motornya? Buatlah skenario film sendiri di dalam kepala.</p>
<p>Misalnya, kita membayangkan sebuah adegan di mana kita sedang membawa dokumen penting yang diincar oleh penjahat. Kita harus berkelok-kelok dengan gesit di antara mobil-mobil dan kendaraan lainnya.</p>
<p>Dijamin (walaupun tidak 100%) rasa bosan akan hilang selama kita masih berada di batas-batas aman berkendara.</p>
<ol start="6">
<li><strong>Berlagak Menjadi Seorang Sherlock Holmes</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1929" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1929" class="size-full wp-image-1929" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_.jpg" alt="" width="900" height="506" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/6.-Membuat-Deduksi-Ala-Sherlock-Holmes-via-serienoerd.wordpress.com_-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1929" class="wp-caption-text">Deduksi Ala Sherlock Holmes (Serienoerd)</p></div>
<p>Tahu kan bagaimana kemampuan Sherlock Holmes ketika mengetahui apa yang dilakukan seseorang hanya dengan melihat, misalnya, kancing lengan bajunya? Kenapa tidak mencobanya ketika kita terjebak macet?</p>
<p>Lihat mobil yang ada di depan kita, lalu coba buat suatu kesimpulan. Misalkan di kaca belakang mobil terdapat stiker tempat rekreasi, artinya mobil tersebut pernah ke tempat tersebut. Lalu misalkan plat nomornya luar kota tapi kondisinya bersih, artinya yang punya peduli kebersihan.</p>
<p>Meskipun deduksi kita <em>ngawur</em>, tidak masalah. Toh kita tidak kenal dengan yang punya mobil. Percayalah, berlagak menjadi seorang Sherlock Holmes lumayan mengusir kebosanan.</p>
<ol start="7">
<li><strong>Mencari Inspirasi</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_1930" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1930" class="size-full wp-image-1930" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_.jpg" alt="" width="900" height="480" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_-300x160.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_-768x410.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/7.-Terkadang-Inspirasi-Datang-Begitu-Saja-via-www.huffingtonpost.com_-356x190.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1930" class="wp-caption-text">Mengundang Inspirasi (Huffingtonpost)</p></div>
<p>Kawan, kalian pikir dari mana penulis memperoleh ide untuk menulis tulisan ini? Dari macet! Macet yang dialami oleh penulis sendiri ketika sedang berada di perjalanan. Poin-poin di atas datang begitu saja satu persatu hingga menjadi sebuah kesatuan.</p>
<p>Tulisan ini adalah bukti nyata, bahwa banyak inspirasi yang akan menghampiri kita di kala macet sedang menjebak.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Sebenarnya masih banyak yang bisa dilakukan, terutama ketika berposisi sebagai penumpang. Sebut saja bermain game ataupun membaca buku. Tapi penulis rasa saran-saran di atas sudah cukup mewakili.</p>
<p>Tulisan ini sebelumnya pernah tayang di <strong>oyibanget.com</strong> yang sudah almarhum. Penulis menulisnya ulang karena masih hutang dua tulisan di tahun 2018. Karena waktu yang semakin sempit, penulis akhirnya mencari-cari tulisan lama untuk dipublikasi ulang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melawai, 1 Januari 2018, setelah mendengar suara kembang api dari kejauhan</p>
<p>Foto:</p>
<div id="attachment_1925" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1925" class="size-full wp-image-1925" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png" alt="" width="900" height="447" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-300x149.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-768x381.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/1.-Bernyanyi-Tanpa-Beban-via-rixbury.com_-356x177.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-1925" class="wp-caption-text">Bernyanyi Tanpa Beban (Rixbury)</p></div>
<p><a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 xLon9 _3l__V _1CBrG" href="https://unsplash.com/@simbayu">Julian Schröpel</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/">Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Macet?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/apa-yang-bisa-dilakukan-ketika-macet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Next Gen Development Project</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/next-gen-development-project/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/next-gen-development-project/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 14:27:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[gen x swi]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Next Gen Development Project]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Wuni Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berawal dari kekhawatiran bahwa penulis sebagai ketua Karang Taruna belum cukup memberi ilmu kepada generasi penerus, tercetuslah ide untuk membuat rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh anggota. Gagasan ini muncul ketika penulis berada di Pare dalam rangka persiapan tes IELTS. Konsep awalnya, anggota akan diberikan beberapa tugas, di mana masing-masing tugas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/next-gen-development-project/">Next Gen Development Project</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berawal dari kekhawatiran bahwa penulis sebagai ketua Karang Taruna belum cukup memberi ilmu kepada generasi penerus, tercetuslah ide untuk membuat rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh anggota.</p>
<p>Gagasan ini muncul ketika penulis berada di Pare dalam rangka persiapan tes IELTS. Konsep awalnya, anggota akan diberikan beberapa tugas, di mana masing-masing tugas memiliki esensinya sendiri.</p>
<p>Sebagai contoh, mereka harus menulis catatan tentang kegiatan sehari-hari mereka melalui aplikasi Google Kalender (yang penulis gunakan setiap hari). Tujuannya, agar mereka tahu seberapa banyak waktu yang tidak mereka gunakan sehari-hari. Padahal, kita harus memanfaatkan waktu yang kita miliki seefektif mungkin, mumpung masih muda.</p>
<p>Penulis serahkan konsep ini kepada teman-teman Karang Taruna yang seumuran dengan penulis. Salah satunya, sang bendahara bernama Pentol, memberi usul (setelah dipancing sedikit agar mengeluarkan idenya):</p>
<p>&#8220;<em>Kalau konsepnya seperti itu, pasti membosankan buat mereka. Lebih baik dibuat game yang edukatif agar pesertanya banyak.</em>&#8221;</p>
<p>Setelah ditimbang matang-matang, penulis setuju dengan pendapatnya. Konsep yang sudah berlembar-lembar dibuat penulis akhirnya tidak terpakai. Bersama-sama, kami menyusun konsep yang benar-benar baru, sesuai dengan usulan Pentol.</p>
<p>Akhirnya, disepakati bahwa pelaksanaan acara ini akan dilakukan pada akhir Desember, sewaktu anggota libur semester. Penulis memberi nama <strong>Next Gen Development Project, </strong>yang berarti sebuah proyek yang bertujuan untuk mengembangkan generasi penerus. Entah disadari atau tidak, namanya memang mirip dengan <em>recruitment </em>yang dilakukan oleh NET TV (Media Development Program).</p>
<p>Tujuan acarapun disederhanakan. Mengumpulkan semua anggota agar terlibat dalam acara ini. Yang penting mau kumpul dulu, yang lain bisa menyusul.</p>
<p><strong>Isi Acara Next Gen Development Project</strong></p>
<p>Pada awalnya, seluruh anggota dibagi menjadi tiga tim, yang ditentukan berdasarkan undian. Masing-masing tim berisi 6 anggota. Dalam waktu satu minggu, mereka harus bisa mengumpulan poin tertinggi yang bisa didapatkan dari berbagai permainan yang ada maupun dari menjawab pertanyaan seputar Karang Taruna.</p>
<p>Tiga tim yang mengikuti even adalah tim 1 yang dipimpin Hansen, tim 2 yang dipimpin Nia, dan tim 3 yang dipimpin Ekky. Next Gen diawali dengan wawancara dengan anggota seputar dirinya sendiri dan Karang Taruna. Tentu, yang telah melakukan mendapatkan poin tambahan.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>26 Desember 2017 (Tim 1 29; Tim 2 33; Tim 3 38)</strong></p>
<p>Permainan pertama yang dilombakan adalah basket pada tanggal 27 Desember 2017, di mana tim 3 berhasil meraih total poin tertinggi dengan skor 77.5. Kapten tim 3 menjadi bintang lapangan karena berhasil mencetak skor sebanyak 17 poin.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>27 Desember 2017 (Tim 1 67; Tim 2 68.5; Tim 3 77.5)</strong></p>
<p>Permainan selanjutnya diadakan keesokan harinya, yakni Tebak dengan Satu Kata. Untuk teknisnya akan dibahas pada tulisan lain. Kali ini tim 2 bermain dengan gemilang berkat <em>chemistry </em>yang dimiliki antara Abil dan Daffa. Pada hari kedua ini, mereka berhasil mengumpulkan skor 208.5.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>28 Desember 2017 (Tim 1 148; Tim 2 208.5; Tim 3 198.5)</strong></p>
<p>Tim 1 yang awalnya sama sekali tidak diunggulkan karena banyaknya anggota yang berhalangan hadir berhasil membuat kejutan pada permainan Hexagon Wars. Sang kapten, Hansen, berhasil memenangkan semua permainan, membuat timnya berhasil menyalip tim 2. Sayangnya, tim 3 pun tak kalah bermain dengan gemilang sehingga mereka berhasil mengamankan puncak klasemen.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>29 Desember 2017 (Tim 1 223; Tim 2 211.5; Tim 3 241.5)</strong></p>
<p>UNO yang disiplin menjadi lomba terakhir sebelum pelaksanaan malam puncak. Tim 2 berhasil membayar kegagalan mereka di lomba sebelumnya sehingga berhasil menyalip dominasi tim 3.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>30 Desember 2017 (Tim 1 252; Tim 2 265; Tim 3 261.5)</strong></p>
<p>Puncak acara Next Gen Development Project dimeriahkan dengan acara bakar-bakar. Pada malam ini, beberapa lomba dimainkan ulang untuk menambah poin peserta. Setelah pertarungan yang sengit, akhirnya tim 3 pimpinan Ekky berhasil menjuarai Next Gen Development Project dengan total nilai 336.5. Sedangkan <em>Most Valuable Player</em> (MVP) berhasil diraih oleh Hansen berkat pembacaan puisinya yang sangat menjiwai.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>31 Desember 2017 (Tim 1 300; Tim 2 302; Tim 3 336.5)</strong></p>
<div id="attachment_696" style="width: 586px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-696" class="size-large wp-image-696" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_0869-576x1024.jpg" alt="" width="576" height="1024" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_0869-576x1024.jpg 576w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_0869-169x300.jpg 169w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_0869-143x255.jpg 143w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_0869.jpg 720w" sizes="(max-width: 576px) 100vw, 576px" /><p id="caption-attachment-696" class="wp-caption-text">MVP</p></div>
<p>Demikian acara Next Gen Development berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Harapan kami mungkin tidak sepenuhnya tercapai, karena banyak anggota yang tetap tidak datang ketika acara. Setidaknya, rangkaian acara ini berhasil membuat anggota senang, setidaknya dengan hadiahnya (yang dialokasikan sebesar 850 ribu, dari uang kas dan donasi).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 11 Mei 2018, setelah mengikuti training pertama Asian Games</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/next-gen-development-project/">Next Gen Development Project</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/next-gen-development-project/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
