<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keluarga Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/keluarga/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jul 2024 11:30:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>keluarga Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/keluarga/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lebaran Tanpa Pulang</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/lebaran-tanpa-pulang/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/lebaran-tanpa-pulang/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2020 19:03:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Pulang]]></category>
		<category><![CDATA[silahturami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karena pandemi Corona, tahun ini Penulis harus merasakan untuk pertama kalinya lebaran tanpa berkumpul dengan keluarga. Mau pulang juga tidak bisa karena banyak alasan. Memang menyedihkan dan berat, tapi Penulis merasa harus bisa menghadapinya. Lagipula Penulis tidak sendirian, ada adik Penulis dan seekor kucing yang kerap meminta makan ke kamar Penulis. Kondisi yang Penulis alami [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/lebaran-tanpa-pulang/">Lebaran Tanpa Pulang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Karena pandemi Corona, tahun ini Penulis harus merasakan untuk <strong>pertama kalinya lebaran tanpa berkumpul dengan keluarga</strong>. Mau pulang juga tidak bisa karena banyak alasan.</p>
<p>Memang menyedihkan dan berat, tapi Penulis merasa harus bisa menghadapinya. Lagipula Penulis tidak sendirian, ada adik Penulis dan seekor kucing yang kerap meminta makan ke kamar Penulis.</p>
<p>Kondisi yang Penulis alami setidaknya lebih ringan dibandingkan teman-teman Penulis yang lain. Ada yang sendirian di kos, ada yang harus lebaran di negara lain, ada yang sudah sering lebaran tidak pulang, dan masih banyak lainnya.</p>
<p>Penulis berusaha mencari hikmah di balik lebaran yang <em>extraordinary </em>pada tahun ini. Tidak mungkin Tuhan membuat skenario kehidupan tanpa ada hikmah yang bisa dipetik.</p>
<p>Bulan puasa kemarin Penulis akui kalau kualitas ibadahnya sangat kurang karena beberapa alasan. Semoga setelah lebaran ini, Penulis bisa memperbaiki hal tersebut.</p>
<p>Penulis juga merasakan <strong>betapa berharganya waktu ketika berkumpul dengan keluarga</strong>. Memang kita masih bisa saling sapa melalui <em>video call</em>, namun sensasinya tentu sangat berbeda.</p>
<p>Kita juga tetap bisa menjalin silahturami dengan kerabat atau teman-teman menggunakan berbagai media komunikasi seperti WhatsApp dan lainnya. Saling memaafkan dan memulai semuanya dari nol lagi kalau bisa.</p>
<p>Oleh karena itu, Penulis merasa begitu jengkel (dan mungkin iri) terhadap <a href="https://whathefan.com/politik/kekompakan-antara-pemerintah-dan-rakyatnya/">orang-orang yang bisa pulang hingga memenuhi bandara</a> atau cara-cara lainnya.</p>
<p>Padahal sudah dianjurkan untuk tidak mudik agar tidak menulari keluarga yang ada di kampung. Begini lah jadinya jika memiliki pemimpin yang tidak bisa tegas dalam mengatur rakyatnya.</p>
<p>Daripada terus mengeluh, Penulis memilih untuk berusaha menerimanya dengan ikhlas. Berat? Banget. Tapi pasti bisa.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Pada tulisan kali ini, Penulis juga ingin mengucapkan <strong><em>minal aidzin wal faizin</em>, mohon maaf lahir dan batin</strong>. Semoga kita semua bisa memetik hikmah di balik lebaran yang luar biasa tahun ini.</p>
<p>Penulis sendiri secara pribadi berharap bisa pulang ketika situasinya memungkinkan. Tidak dalam waktu dekat tidak apa-apa, yang penting bisa pulang.</p>
<p>Selain itu, dengan selesainya bulan puasa Ramadhan, Penulis berharap bisa mengatur ulang pola hidup dan tidurnya yang sangat berantakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 24 Mei 2020, terinspirasi karena dirinya tidak bisa pulang lebaran untuk pertama kalinya</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/lebaran-tanpa-pulang/">Lebaran Tanpa Pulang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/lebaran-tanpa-pulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 03:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tulisan ini melanjutkan tulisan sebelumnya terkait film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Jika sebuah film sampai membutuhkan dua tulisan di Whathefan, tandanya Penulis sangat menikmati film tersebut. Pada bagian dua ini, Penulis akan menjelaskan tentang apakah film ini dapat related di dalam kehidupan kita dan bagaimana kesan Penulis setelah menonton film ini. Related? Kata teman-teman, film [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini melanjutkan tulisan sebelumnya terkait film <strong><em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)</em></strong>. Jika sebuah film sampai membutuhkan dua tulisan di <em>Whathefan</em>, tandanya Penulis sangat menikmati film tersebut.</p>
<p>Pada bagian dua ini, Penulis akan menjelaskan tentang apakah film ini dapat <em>related </em>di dalam kehidupan kita dan bagaimana kesan Penulis setelah menonton film ini.</p>
<h3><em>Related?</em></h3>
<p>Kata teman-teman, film ini tidak akan <em>related</em> dengan kehidupan kita karena bercerita tentang keluarga kaya, berbeda dengan film <em>Keluarga Cemara</em> misalnya (walaupun di film tersebut awalnya mereka juga keluarga kaya).</p>
<p>Setelah menonton film ini, ternyata konflik yang ada di dalamnya tidak ada urusan dengan harta. Permasalahan yang terjadi di dalamnya bisa terjadi di keluarga mana pun.</p>
<p>Dari sudut pandang ayah misalnya. Setelah pernah kehilangan satu anaknya, ia menjadi sangat menjaga anaknya yang berhasil selamat, Awan.</p>
<div id="attachment_3313" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3313" class="size-full wp-image-3313" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3313" class="wp-caption-text">Angkasa dan Adik-Adiknya (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Ia memutuskan untuk menutupi kebenaran agar anak-anaknya yang belum mengerti tak perlu merasakan kehilangan, walaupun ia harus membuat anak pertamanya, Angkasa, memanggul beban berat sejak kecil.</p>
<p><em>(Sedikit trivia, Penulis juga memiliki seorang adik perempuan kelahiran 1996 yang juga meninggal setelah dilahirkan)</em></p>
<p>Dari sudut pandang Aurora, merasa tidak dianggap di dalam keluarga lumrah terjadi. Ayahnya dan Angkasa terlihat terlalu memberi perhatian kepada adiknya, membuatnya merasa dikucilkan.</p>
<p>Tidak hanya anak tengah, kasus ini bisa terjadi pada siapapun dan tidak memandang urutan kelahiran. Misal, anak tunggal yang tiba-tiba memiliki adik, biasanya akan merasa seperti ini.</p>
<div id="attachment_3316" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3316" class="size-full wp-image-3316" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-2-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3316" class="wp-caption-text">Memaafkan Ayah (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Hidup dengan kontrol orang tua hingga merasa tak pernah punya pilihan dirasakan oleh si bungsu, Awan. Trauma yang dimiliki oleh ayahnya membuatnya harus menerima pengekangan, bahkan setelah ia sudah bekerja.</p>
<p>Jika ditarik kesimpulan, semua permasalahan yang terjadi diakibatkan oleh sebuah rahasia besar yang berusaha untuk ditutupi selama bertahun-tahun.</p>
<p>Seperti kata orang, <strong>serapi-rapinya </strong><strong>kebohongan pada akhirnya akan terbongkar juga</strong>. Inilah pesan moral utama yang Penulis tangkap dari film ini.</p>
<h3>Kesan Setelah Menonton <em>NKCTHI</em></h3>
<p>Sebelum nonton, Penulis sama sekali tidak tahu akan seperti apa cerita dari film ini. Nonton <em>trailer</em>-nya di YouTube saja belum pernah dan tak pernah terbesit di pikiran untuk melakukannya.</p>
<p>Apa yang Penulis tahu adalah film ini diangkat dari sebuah buku berjudul sama karya <strong>Marchella FP</strong>. Masalahnya, Penulis sama sekali tidak pernah minat untuk membeli bukunya karena isinya yang relatif sedikit (satu kalimat bisa memakan satu halaman berwarna-warni).</p>
<div id="attachment_3315" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3315" class="size-large wp-image-3315" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3-768x456.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-3.jpg 1153w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3315" class="wp-caption-text">Buku NKCTHI (<a class="o5rIVb a-no-hover-decoration irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.blibli.com/friends/blog/5-quotes-sore-nkcthi/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjHurXK4I7nAhUnIbcAHVTBB5kQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Blibli.com</span></a>)</p></div>
<p>Karena itu, Penulis sama sekali tidak bisa membayangkan bagaimana sebuah buku seperti itu akan diangkat menjadi sebuah film. Ternyata, hasilnya di atas ekspetasi.</p>
<p>Bagi Penulis, dosis drama yang ada di dalam film ini terasa pas. Tidak kekurangan, tidak juga berlebihan. Adegan-adegannya terasa natural dan tidak terasa <em>lebay</em> seperti sinetron.</p>
<p>Sepanjang film, Penulis berusaha menemukan <em>plot holes</em> dan gagal melakukannya. Adegan tiap adegannya terasa runtut dan semua kejadian memiliki alasan mengapa harus terjadi.</p>
<div id="attachment_3314" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3314" class="size-full wp-image-3314" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4.jpg" alt="" width="1000" height="592" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2-4-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3314" class="wp-caption-text">Ayah dan Ibu Ketika Muda (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Film ini bergerak maju mundur, di mana ayah dan ibu versi muda diperankan oleh <strong>Oka Antara</strong> dan <strong>Niken Anjani</strong>. Setiap ada sebuah kejadian di masa kini, akan terlihat <em>flash back</em> sekilas yang seolah menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.</p>
<p>Eksekusi yang bagus dan akting para pemerannya menjadi nilai tambah dari film ini. Pesan moral yang dimiliki juga dapat banget, setidaknya untuk Penulis.</p>
<p>Yang jelas, film ini membuat Penulis menjadi semakin bersemangat untuk menonton film-film Indonesia di bioskop. Yah, kecuali film yang bergenre horor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 19 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton film <em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?page=1&amp;ref_=ttmi_mi_sm">IMDb</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-2/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 03:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[#banggafilmindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[NKCTHi]]></category>
		<category><![CDATA[saudara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Awalnya, Penulis sama sekali tidak ada niatan untuk menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) walaupun ulasan dari penonton relatif positif. Lantas, seorang teman kuliah mengajak Penulis untuk menonton. Pilihannya ada dua, IP Man 4 atai NKCTHI. Karena tidak pernah menonton IP Man, Penulis pun lebih memilih NKCTHI. Apalagi, ada Niken Anjani dan Sheila Dara yang Penulis idolakan. Hasilnya, Penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya, Penulis sama sekali tidak ada niatan untuk menonton film <strong><em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini </em>(NKCTHI)</strong> walaupun ulasan dari penonton relatif positif.</p>
<p>Lantas, seorang teman kuliah mengajak Penulis untuk menonton. Pilihannya ada dua, <em>IP Man 4 </em>atai <em>NKCTHI</em>. Karena tidak pernah menonton IP Man, Penulis pun lebih memilih <em>NKCTHI. </em>Apalagi, ada Niken Anjani dan Sheila Dara yang Penulis idolakan.</p>
<p>Hasilnya, Penulis merasa puas dengan film ini dan sangat bersemangat untuk menulis kesan setelah menonton film ini. <strong>SPOILER ALERT!</strong></p>
<h3>Jalan Cerita <em>NKCTHI</em></h3>
<p>Film ini berpusat kepada satu keluarga yang terdiri dari <strong>Ayah</strong> (Donny Damara), <strong>Ibu</strong> (Susan Bachtiar), <strong>Angkasa</strong> (Rio Dewanto), <strong>Aurora</strong> (Sheila Dara), dan <strong>Awan</strong> (Rachel Amanda).</p>
<p>Angkasa merupakan satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga ini sekaligus berperan sebagai kakak tertua. Aurora merupakan anak kedua yang paling berbakat di antara saudara-saudara lainnya.</p>
<p>Si bungsu, Awan, merupakan lulusan arsitek yang sedang menapak karir. Keluarga ini relatif harmonis dan hidup bahagia. Mereka semua terlihat memprioritaskan keluarga dalam hidup.</p>
<div id="attachment_3306" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3306" class="size-full wp-image-3306" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1.jpg" alt="" width="1000" height="593" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3306" class="wp-caption-text">Awan dan Pekerjaannya (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Karena sikapnya, Awan harus menerima pemecatan dari kantor tempatnya bekerja. Padahal, tempat tersebut merupakan impiannya selama ini. Hal ini pun membuatnya hancur.</p>
<p>Hal ini harus diperparah dengan kecelakaan yang menimpanya, kecelakaan yang membuatnya ayahnya yang over protektif semakin ketat dalam mengekang dirinya.</p>
<p>Di saat seperti itu, ia bertemu dengan <strong>Kale</strong> (Ardhito Pramono). Pertemuan tersebut membawa perubahan di dalam hidup Awan, bahkan berdampak ke keluarga kecilnya.</p>
<div id="attachment_3305" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3305" class="size-large wp-image-3305" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3305" class="wp-caption-text">Awan dan Kale (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p><em>(Di bawah ini merupakan </em><strong>major spoiler</strong><em>, kalau berencana nonton jangan lanjut!)</em></p>
<p>Singkat cerita, saat pameran tunggal pertama Aurora sedang berlangsung, Awan bertengkar dengan ayahnya karena ia terlambat datang. Hal ini membuat Aurora, yang selama ini merasa tidak dianggap, menyuruh keluarganya untuk pergi dari pameran.</p>
<p>Saat di rumah, sang ayah mengumpulkan mereka semua untuk memberikan sekelumit nasehat. Ia memarahi Awan, lantas menyalahkan Angkasa karena telah membuat Awan berkenalan dengan Kale.</p>
<p>Sang ayah juga berkata bahwa semua yang ia lakukan adalah karena dirinya tidak ingin kehilangan anak-anaknya. Di situlah Aurora berdiri dan mengatakan bahwa mereka semua telah lama kehilangan dirinya.</p>
<div id="attachment_3304" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3304" class="size-large wp-image-3304" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3304" class="wp-caption-text">Aurora yang Tak Dianggap (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Awan berusaha menenangkan Aurora dengan mengatakan ini semua salahnya, namun Angkasa berdiri dan mengatakan semua ini adalah salah ayahnya. Bahkan ia meminta tolong ibunya yang dari tadi diam untuk memberitahukan kebenarannya.</p>
<p>Akhirnya terungkap bahwa keluarga tersebut memiliki sejarah kelam yang selama ini telah ditutupi: ketika Awan lahir, ia memiliki saudara kembar yang tidak berhasil selamat.</p>
<p>Hal ini dirahasiakan dari Aurora dan Awan karena menurut ayah mereka tak perlu mengetahui trauma dan kesedihan ini. Ia ingin keluarganya hanya merasakan bahagia, walaupun itu membuat Angkasa harus menanggung beban selama 21 tahun.</p>
<div id="attachment_3303" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3303" class="size-full wp-image-3303" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4.jpg" alt="" width="1000" height="593" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4.jpg 1000w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1-4-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-3303" class="wp-caption-text">Beban Angkasa (<a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a>)</p></div>
<p>Setelah fakta ini terkuak, Angkasa dan Awan sama-sama keluar dari rumah. Sang ibu lah yang berusaha untuk menyatukan mereka kembali dan meminta mereka semua untuk memaafkan ayah mereka yang sudah menyadari kesalahannya.</p>
<p>Ketiga anaknya pun meneruskan hidupnya masing-masing. Angkasa tinggal di apartemennya sendiri, Aurora melanjutkan studi di luar negeri dengan uang pensiun ayahnya karena beasiswanya ditolak, dan Awan mulai merintis kembali karirnya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Katanya, film ini susah untuk <em>related </em>dengan kehidupan kita karena keluarga yang ada di dalamnya merupakan keluarga menengah ke atas. Benarkah seperti itu? Penulis akan membahasnya pada bagian kedua dari tulisan ini. <em>Stay tuned!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 19 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton film <em>Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini</em></p>
<p>Foto: <a href="https://www.imdb.com/title/tt10773114/mediaindex?ref_=tt_mv_sm">IMDb</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-nkcthi-bagian-1/">Setelah Menonton NKCTHI (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Milly &#038; Mamet</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-milly-mamet/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-milly-mamet/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2019 00:19:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Isyana Sarasvati]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[komedi]]></category>
		<category><![CDATA[Milly & Mamet]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=2083</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah menunda berkali-kali, akhirnya keinginan penulis untuk menonton film Milly &#38; Mamet tersampaikan ketika waktu tayang di bioskopnya tinggal menghitung hari. Ini adalah film Ernest pertama yang penulis tonton. Selain tertarik karena genrenya yang drama-komedi, penulis juga terhasut oleh komentar-komentar super positif di Twitter. Hal tersebut membuat penulis berekspetasi tinggi kepada film ini. Sayang, setelah menonton, penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-milly-mamet/">Setelah Menonton Milly &#038; Mamet</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah menunda berkali-kali, akhirnya keinginan penulis untuk menonton film <strong>Milly &amp; Mamet </strong>tersampaikan ketika waktu tayang di bioskopnya tinggal menghitung hari. Ini adalah film Ernest pertama yang penulis tonton.</p>
<p>Selain tertarik karena genrenya yang drama-komedi, penulis juga terhasut oleh komentar-komentar super positif di Twitter. Hal tersebut membuat penulis berekspetasi tinggi kepada film ini.</p>
<p>Sayang, setelah menonton, penulis merasa film ini di bawah ekspetasi.</p>
<h3>Jalan Cerita Milly &amp; Mamet</h3>
<p>Di bawah ekspetasi bukan berarti filmnya jelek. Apalagi, film ini masih bisa dinikmati walaupun penulis belum pernah menonton <strong>Ada Apa dengan Cinta</strong>.</p>
<p>Tidak seperti kisah cinta <strong>Rangga dan Cinta</strong> yang serba romantis, film ini kental dengan nuansa komedi. Selain itu, film ini berfokus pada kehidupan keluarga <strong>Mamet</strong> (Dennis Adhiswara) dan istrinya, <strong>Milly </strong>(Sissy Pricillia), yang merupakan sahabat dari Cinta.</p>
<div id="attachment_2089" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2089" class="size-large wp-image-2089" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/milly-mamet-sissy-prescillia-dennis-adhiswara-movie-header.jpg-1024x609.jpg" alt="" width="800" height="476" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/milly-mamet-sissy-prescillia-dennis-adhiswara-movie-header.jpg-1024x609.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/milly-mamet-sissy-prescillia-dennis-adhiswara-movie-header.jpg-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/milly-mamet-sissy-prescillia-dennis-adhiswara-movie-header.jpg-768x457.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/milly-mamet-sissy-prescillia-dennis-adhiswara-movie-header.jpg.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2089" class="wp-caption-text">Milly dan Mamet (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://amiratthemovies.com/2018/12/25/review-milly-mamet-2018/" target="_blank" rel="noopener" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjz0MmGkIXgAhVBgI8KHdJOAtwQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Amir At The Movies</span></a>)</p></div>
<p>Berawal dari reuni kelas, mereka berdua bertemu. Siapa yang menyangka bahwa pertemuan tersebut berujung ke pelaminan. Milly dan Mamet menikah dan dikaruniai seorang anak.</p>
<p>Mamet yang memiliki <em>passion </em>di bidang kuliner harus bekerja di pabrik konveksi milik mertuanya, sedangkan Milly memutuskan untuk berhenti bekerja di bank karena ingin fokus menjadi ibu rumah tangga.</p>
<p>Suatu hari, Mamet bertemu dengan teman kuliahnya <strong>Alex</strong> (Julia Estelle). Mereka membicarakan mimpi memiliki restoran sehat sendiri karena kekasih Alex, <strong>James </strong>(Yoshi Sudarso), berencana untuk melakukan investasi.</p>
<div id="attachment_2087" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2087" class="size-large wp-image-2087" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/mamet2-1024x620.jpg" alt="" width="800" height="484" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/mamet2-1024x620.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/mamet2-300x182.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/mamet2-768x465.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/mamet2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2087" class="wp-caption-text">James dan Alex (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="http://www.herworld.co.id/article/2018/12/10611-Review-Film-Milly-Mamet-Ini-Bukan-Cinta-Rangga" target="_blank" rel="noopener" data-noload="" data-ved="2ahUKEwi0_PzJkYXgAhXZTX0KHXMtA7QQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Her World Indonesia</span></a>)</p></div>
<p>Memburuknya hubungan Mamet dengan mertuanya membuat ia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai manajer dan merealisasikan impiannya untuk memiliki restoran sendiri.</p>
<p>Lantas berhasilkah Mamet meraih mimpinya tersebut? Akankah Milly tetap pada keputusannya untuk menjadi ibu rumah tangga? Siapa James sebenarnya? Nantikan filmnya tayang di televisi Anda, karena film ini sudah tidak tayang di bioskop.</p>
<h3>Kesan Setelah Menonton Milly &amp; Mamet</h3>
<p>Penulis tegaskan lagi, film ini sama sekali tidak jelek. Milly &amp; Mamet adalah film yang menghadirkan drama keluarga sarat makna namun tidak membuat tegang karena terselip humor yang segar.</p>
<p>Terlalu positifnya komentar di Twitter membuat penulis berharap terlalu tinggi kepada film ini. Komentar-komentar tersebut membuat penulis berharap bahwa film ini akan menyajikan sesuatu yang berbeda dari film-film lainnya, minimal ada <em>plot twist</em>.</p>
<div id="attachment_2090" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2090" class="size-large wp-image-2090" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/isyana-sarasvati-akan-berakting-di-film-milly-mamet-1024x576.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/isyana-sarasvati-akan-berakting-di-film-milly-mamet-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/isyana-sarasvati-akan-berakting-di-film-milly-mamet-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/isyana-sarasvati-akan-berakting-di-film-milly-mamet-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/isyana-sarasvati-akan-berakting-di-film-milly-mamet.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2090" class="wp-caption-text">Para Pemeran Milly &amp; Mamet (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://breakingnews.co.id/read/isyana-sarasvati-akan-berakting-di-film-milly-mamet" target="_blank" rel="noopener" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjtp_aVkoXgAhUTAXIKHUC-CRkQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Breakingnews.co.id</span></a>)</p></div>
<p>Akan tetapi, ya tidak ada <em>plot twist</em>. Dari awal sosok antagonisnya sudah dimunculkan dengan jelas, sehingga ke mana arah film ini sudah bisa ditebak.</p>
<p>Penulis sudah menduga bahwa ujung-ujungnya Milly dan Mamet akan bertengkar soal restoran tersebut, dan akhirnya Mamet menyadari bahwa apa yang disampaikan Milly ternyata benar.</p>
<p>Ya enggak apa-apa, mungkin film ini memang lebih berfokus pada penyampaian makna keluarga dan berbagai masalah yang muncul, bukan kepada alur cerita yang serba mengejutkan. Sekali lagi, semua karena komentar di Twitter.</p>
<p>Satu hal yang membuat penulis begitu bahagia menonton film ini adalah akting dari <strong><a href="http://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-bertemu-isyana-sarasvati/">Isyana Sarasvati</a> </strong>yang cukup membuat penulis tertawa lepas.</p>
<div id="attachment_2086" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2086" class="size-large wp-image-2086" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/maxresdefault-1-1024x576.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/maxresdefault-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/maxresdefault-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/maxresdefault-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/maxresdefault-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2086" class="wp-caption-text">Isyana Sarasvati (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.youtube.com/watch?v=8ayHExJ_hOE" target="_blank" rel="noopener" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjVpKmIkoXgAhXEfCsKHXjHCKUQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">YouTube</span></a>)</p></div>
<p>Sebagai penggemar yang suka menonton video-video Isyana, penulis sama sekali tidak terkejut melihatnya bisa berakting sedemikian kocaknya. Isyana ya aslinya seperti itu, agak <em>legrek</em>.</p>
<p>Penulis memberikan apresiasi kepada pembuat adegan &#8220;Kucing dan Anjing&#8221;, siapapun yang terlibat. Hal tersebut penulis anggap sebagai salah satu adegan yang paling otentik dan paling kocak dari film ini.</p>
<p>Terakhir, <em>ending </em>dari film ini juga penulis sukai. Keputusan Mamet untuk keluar dari restoran yang ia dirikan bersama Alex dan membuat usaha <em>catering </em>sendiri (oops, <em>spoiler </em>nih) merupakan <em>win-win solution</em>.</p>
<p>Mamet bisa menyalurkan <em>passion</em>-nya, Milly jadi memiliki kesibukan untuk membantu suaminya, dan mereka berdua pun tidak perlu khawatir dengan anak semata wayang mereka. <em>Happy ending for both of them!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 24 Januari 2019, terinspirasi setelah menonton Milly &amp; Mamet</p>
<p>Foto: <a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.youtube.com/watch?v=8ayHExJ_hOE" target="_blank" rel="noopener" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjVpKmIkoXgAhXEfCsKHXjHCKUQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">YouTube</span></a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-milly-mamet/">Setelah Menonton Milly &#038; Mamet</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-milly-mamet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru Ala Karang Taruna</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2018 18:43:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[gen x swi]]></category>
		<category><![CDATA[karang taruna]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[proker]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1934</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun baru, bagi Karang Taruna (Katar) yang pernah penulis pimpin, merupakan salah satu momen yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar anggotanya. Pada tulisan ini penulis ingin berbagi tentang dua acara yang pernah dilaksanakan. Tahun Baru 2017 Karena baru terbentuk pada tanggal 3 September 2016, maka pergantian tahun dari 2016 ke 2017 merupakan momen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/">Tahun Baru Ala Karang Taruna</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun baru, bagi Karang Taruna (Katar) yang pernah penulis pimpin, merupakan salah satu momen yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar anggotanya. Pada tulisan ini penulis ingin berbagi tentang dua acara yang pernah dilaksanakan.</p>
<h3>Tahun Baru 2017</h3>
<p>Karena <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/kelahiran-gen-x-swi/">baru terbentuk</a> pada tanggal <strong>3 September 2016</strong>, maka pergantian tahun dari 2016 ke 2017 merupakan momen tahun baru pertama yang bisa dirayakan oleh Karang Taruna.</p>
<p>Inti acaranya sederhana saja, kumpul bersama sambil bakar-bakar dan menikmati hidangan bersama-sama. Dana acara seperti ini biasanya dibiayai oleh anggota-anggota Katar yang senior seumuran penulis.</p>
<p>Makanan favorit untuk dibakar? Sosis jumbo seharga 63 ribu satu pak berisi 12 + 1. Waktu itu ada juga yang menyumbang ayam untuk dibakar. Untuk urusan makanan, tidak pernah ada rasa khawatir kekurangan, pasti ada aja yang memberi.</p>
<div id="attachment_1937" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1937" class="size-large wp-image-1937" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0871-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1937" class="wp-caption-text">Makanan Favorit Bersama</p></div>
<p>Daripada makan-makan, acara seperti ini justru lebih nikmat ketika menyiapkan acaranya. Bagaimana seluruh anggota organisasi berbagi tugas demi menyiapkan makanan yang akan disantap bersama, walau terkadang ada anggota yang malas bekerja.</p>
<p>Selain makan-makan, acara ini juga diisi acara tukar kado dengan budget di bawah 10 ribu, di mana penulis memberikan buku biografi <strong>Rhoma Irama</strong> yang penulis dapatkan secara gratis.</p>
<p>Acara ditutup dengan bertukar pesan dan kesan kepada masing-masing anggota melalui sebuah buku catatan kecil. Penulis masih menyimpan buku tersebut sampai sekarang, bahkan penulis bawa ke Jakarta.</p>
<p>Keesokan harinya, tentu yang harus dilakukan adalah membereskan sisa-sisa acara kemarin. Lokasi acaranya sendiri dilaksanakan di A-17 yang kebetulan dimiliki oleh salah satu anggota Katar.</p>
<p>Dengan demikian, berakhirlah perayaan tahun baru pertama Karang Taruna Gen X SWI. Oh iya, tanpa mercon ya!</p>
<h3>Tahun Baru 2018</h3>
<p>Karena ingin memberikan nilai lebih dibandingkan acara tahun 2017, penulis memiliki ide untuk menjadikan malam pergantian tahun lebih bermakna. Caranya, dengan mengadakan <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/next-gen-development-project/">Next Gen Development Project</a>.</p>
<p>Agenda ini berlangsung selama kurang lebih satu minggu, di mana anggota Katar terbagi menjadi tiga tim dan harus bisa mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Malam tahun baru digunakan sebagai malam puncak acara.</p>
<div id="attachment_1938" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1938" class="size-large wp-image-1938" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_0864.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1938" class="wp-caption-text">Pemenang Next Gen Development Project</p></div>
<p>Penulis sudah membahasnya di tulisan sebelumnya, sehingga tidak akan penulis ulangi lagi. Yang jelas, peserta acara tersebut lebih sedikit jika dibandingkan acara sebelumnya. Alasannya, mungkin banyak yang sudah memiliki acara sendiri.</p>
<p>Tentu yang namanya malam puncak tidak akan lengkap jika tidak ada bakar-bakarnya. Oleh karena itu, selain menentukan pemenang pertandingan ini, kami juga melakukan ritual yang sama dengan tahun kemarin: bakar-bakar.</p>
<h3><strong>Tahun Baru 2019</strong></h3>
<p>Pada pergantian tahun 2019 ini, penulis yang sudah pensiun dari Katar telah berada di Jakarta demi melanjutkan hidupnya. Yang penulis tahu, tahun ini tidak ada perayaan tahun baru dikarenakan banyak anggotanya yang sedang berlibur dengan keluarganya masing-masing.</p>
<p>Tidak apa-apa, gantian. Mereka juga berhak kumpul dan menghabiskan malam tahun baru bersama keluarga mereka. Apalagi, tahun ini tahun baru terjadi bersamaan dengan libur panjang sekolah, sehingga banyak yang keluar kota.</p>
<p>Kalau boleh jujur, penulis memang agak sedih karena sudah tidak bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan mereka. Hampir dua tahun bersama membuat penulis merasa memiliki ikatan yang kuat dengan mereka, walaupun mereka belum tentu merasakan hal yang sama.</p>
<p>Meskipun begitu, penulis tetap mendoakan yang terbaik untuk Karang Taruna di bawah kepengurusan yang baru. Semoga mereka makin solid dan dapat melaksanakan program kerja yang telah diagendakan.</p>
<p>Semoga <a href="http://whathefan.com/karang-taruna/membangun-fondasi-organisasi/">fondasi organisasi</a> yang telah penulis dan rekan-rekan bangun mampu menopang organisasi yang kini dikelola oleh adik-adik penulis ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melawai, 1 Januari 2019, terinspirasi setelah melamunkan apa yang dilakukan para anggota Katar di saat pergantian tahun 2019</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/">Tahun Baru Ala Karang Taruna</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/tahun-baru-ala-karang-taruna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makna Keluarga Ala Clannad After Story (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2018 15:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Clannad]]></category>
		<category><![CDATA[Clannad After Story]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[makna]]></category>
		<category><![CDATA[romance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1837</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sampai sejauh ini, baru kali inilah penulis menulis sampai tiga bagian untuk membahas satu judul anime. Hal tersebut menunjukkan betapa spesialnya cerita Tomoya, Nagisa, dan kawan-kawan bagi penulis serta makna yang dikandungnya. Datangnya Keajaiban Pada tulisan sebelumnya, telah penulis ceritakan bahwa Tomoya harus menanggung beban hidup yang begitu berat ketika Nagisa, lalu Ushio, meninggal dunia. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-2/">Makna Keluarga Ala Clannad After Story (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai sejauh ini, baru kali inilah penulis menulis sampai tiga bagian untuk membahas satu judul anime. Hal tersebut menunjukkan betapa spesialnya cerita Tomoya, Nagisa, dan kawan-kawan bagi penulis serta makna yang dikandungnya.</p>
<h3>Datangnya Keajaiban</h3>
<p>Pada <a href="http://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-1/">tulisan sebelumnya</a>, telah penulis ceritakan bahwa Tomoya harus menanggung beban hidup yang begitu berat ketika Nagisa, lalu Ushio, meninggal dunia. Penulis sampai merasa kesal dan ikut merasakan kesedihan sang tokoh utama.</p>
<p>Kejadian tersebut membuat Tomoya merutuk dirinya sendiri dan berharap dirinya tidak perlu bertemu dengan Nagisa. Bukannya tidak ingin merasakan kesedihan, melainkan ia berpikir jika seandainya dirinya tidak pernah bertemu Nagisa, Nagisa mungkin masih hidup sekarang.</p>
<p>Setelah adegan kematian Ushio di tengah-tengah hujan salju, tiba-tiba penonton dibawa ke memori ketika Tomoya bertemu pertama kali dengan Nagisa. Alih-alih melaksanakan niatnya untuk tidak menyapa Nagisa, ia memutuskan untuk memeluk Nagisa sedemikian erat.</p>
<p>Tomoya tidak ingin menghapus kenangannya bersama Nagisa. Baginya, Nagisa adalah satu-satunya wanita yang ia cintai. Tidak mungkin ia bisa melupakan sosok Nagisa begitu saja.</p>
<p>Setelah itu, keajaiban datang! Tomoya tiba-tiba terbawa ke masa lima tahun lahu ketika Nagisa melahirkan Ushio. Bedanya, <strong>sekarang Nagisa berhasil bertahan hidup!</strong> Ushio pun bisa hidup bahagia bersama kedua orangtuanya.</p>
<div id="attachment_1842" style="width: 970px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1842" class="wp-image-1842 size-full" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya-Nagisa-with-Ushio-tomoya-and-nagisa-13447577-960-720.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya-Nagisa-with-Ushio-tomoya-and-nagisa-13447577-960-720.jpg 960w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya-Nagisa-with-Ushio-tomoya-and-nagisa-13447577-960-720-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya-Nagisa-with-Ushio-tomoya-and-nagisa-13447577-960-720-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya-Nagisa-with-Ushio-tomoya-and-nagisa-13447577-960-720-340x255.jpg 340w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><p id="caption-attachment-1842" class="wp-caption-text">Nagisa Berhasil Bertahan Hidup (Fanpop)</p></div>
<p>Awalnya, penulis mengira bahwa kematian Nagisa hanya ada di dalam benak Tomoya. Akan tetapi, setelah membaca beberapa ulasan di internet, penulis menyadari keajaiban tersebut terjadi karena adanya &#8220;cahaya putih&#8221; yang masuk ke dalam diri Tomoya ketika ia berada di pemakaman kakak Yukine.</p>
<p>Cahaya putih tersebut bisa mengabulkan permintaan apapun, termasuk ketika Tomoya memeluk Ushio dan berteriak &#8220;siapapun, tolong Ushio&#8221;. Akhirnya, permintaan tersebut dikabulkan dan ia kembali ke masa lima tahun lalu.</p>
<p>Khayal? Namanya juga anime. Penulis pun sempat berada di posisi bimbang, antara senang dan kesal melihat ending yang seperti itu. Apalagi, penulis tidak pernah menyukai sesuatu yang berbau supernatural.</p>
<p>Pada akhirnya, penulis memutuskan untuk menyukai <a href="http://whathefan.com/animekomik/beragam-cerita-penuh-warna-ala-clannad/">Clannad</a> dan memutuskan untuk menjadikan anime ini sebagai anime terbaik yang pernah penulis tonton, menggeser kedudukan <a href="http://whathefan.com/animekomik/mengulang-masa-sekolah-ala-relife/">ReLIFE </a>dan <a href="http://whathefan.com/animekomik/mengetahui-proses-pembuatan-anime-melalui-anime/">Shirobako</a>.</p>
<h3>Seorang Gadis dan Sebuah Robot</h3>
<p>Salah satu adegan yang paling misterius adalah adegan di mana seorang gadis bersama sebuah robot hidup di dunia yang tidak memiliki kehidupan lain. Sebut saja dunia ilusi. Mulai awal episode Clannad, sama sekali tidak ada titik terang mengenai siapa mereka.</p>
<p>Sewaktu Nagisa merintis klub drama, ia membuat cerita yang mirip dengan dunia gadis tersebut. Tomoya menyadari persamaan tersebut, namun tidak bisa mengingat di mana ia pernah mendengar cerita tersebut.</p>
<p>Mereka berdua tinggal di sebuah rumah. Gadis dan robot tersebut gemar mengumpulkan barang bekas, berharap bisa membuat teman baru. Namun, upaya mereka sia-sia hingga akhirnya dunia mereka akan diterpa oleh musim salju yang ganas.</p>
<div id="attachment_1840" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1840" class="size-large wp-image-1840" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/8b9b93868629008b066bc95e92aa6713-1024x640.jpg" alt="" width="1024" height="640" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/8b9b93868629008b066bc95e92aa6713-1024x640.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/8b9b93868629008b066bc95e92aa6713-300x188.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/8b9b93868629008b066bc95e92aa6713-768x480.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/8b9b93868629008b066bc95e92aa6713-356x223.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/8b9b93868629008b066bc95e92aa6713.jpg 1680w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1840" class="wp-caption-text">Dunia Ilusi (Pinterest)</p></div>
<p>Dalam upaya pergi dari tempat tersebut, mereka berdua berusaha merakit pesawat terbang dengan barang bekas yang mereka temukan. Namun hingga badai salju semakin parah, mereka tidak bisa menyelesaikan pesawat tersebut.</p>
<p>Mereka memutuskan untuk berjalan-entah-ke-mana, melawan terpaan salju yang seolah-olah tak berhenti. Hingga pada akhirnya, sang gadis terjatuh dan tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanan.</p>
<p>Lalu tiba-tiba, dunia ilusi tersebut seakan-akan runtuh tak karuan. Sang robot harus kehilangan bagian tubuhnya satu persatu. Di saat akhir, sang gadis tersebut memanggil robot tersebut dengan kata <strong>papa</strong>.</p>
<p>Jadi, <strong>gadis tersebut adalah Ushio</strong>, dan <strong>sang robot adalah Tomoya</strong>. Bahkan sampai sekarang penulis belum paham secara penuh mengenai hal ini.</p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Meskipun banyak hal yang membuat penulis bertanya-tanya karena tidak memahami unsur supernaturalnya, penulis sangat menikmati anime ini. Baru kali ini penulis merasakan emosi penulis dipermainkan sedemikian rupa oleh sang pembuat anime.</p>
<p>Komedi yang dihadirkan Clannad begitu renyah. Tidak terlalu lucu, namun cukup menghibur. Terkadang dramanya sedikit berlebihan, namun tidak sampai membuat kita muak. Romantismenya? Jangan ditanya.</p>
<p>Meskipun <a href="http://whathefan.com/animekomik/dikelilingi-wanita-ala-anime/">disukai oleh banyak wanita</a> (ya, anime ini termasuk anime harem), hati Tomoya hanya terpaku oleh Nagisa yang sebenarnya lebih tua dari dirinya satu tahun. Ia tak pernah sekalipun melirik wanita lain seperti Kyou, Ryou, dan Tomoyo.</p>
<div id="attachment_1841" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1841" class="size-large wp-image-1841" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-6-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-6-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-6-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-6-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-6-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-6.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1841" class="wp-caption-text">Keluarga Bahagia (YouTube)</p></div>
<p>Selain itu, penulis juga sangat menyukai lagu <strong>Dango Daikazoku </strong>atau dalam bahasa Indonesia disebut &#8220;Keluarga Besar Dango&#8221;. Lagu ini merupakan lagu favorit dari Nagisa. Pada gambar di atas, terlihat Ushio sedang membawa dua boneka Dango yang menggemaskan.</p>
<p>Sebagai tambahan, Clannad juga menghadirkan dua episode spesial di mana Tomoya berpasangan dengan Tomoyo dan Kyou. Di episode tersebut, Nagisa sama sekali tidak muncul.</p>
<p>Salah satu yang membuat penulis heran adalah betapa sehatnya anime ini. Apa maksudnya? Bayangkan, sampai menikah pun, <strong>sama sekali tidak ada adegan ciuman antara Tomoya dan Nagisa</strong>! Paling banter, mereka hanya berpelukan. Bahkan penulis tidak ingat ada adegan cium pipi.</p>
<p>Penulis sama sekali tidak mempermasalahkan tersebut, hingga menonton episode spesial Kyou. Bagaimana tidak, pada episode tersebut Kyou (dan Ryou) mencium Tomoya! <strong>What the fan??? </strong>Entah apa yang ada di benak pembuat anime ini.</p>
<div id="attachment_1839" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1839" class="wp-image-1839 size-full" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/VLC-00012.png" alt="" width="640" height="360" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/VLC-00012.png 640w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/VLC-00012-300x169.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/VLC-00012-356x200.png 356w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-1839" class="wp-caption-text">Tomoya dan Kyou (The Infinite Zenith)</p></div>
<p>Terlepas dari itu semua, penulis bisa mengatakan bahwa anime ini bisa menunjukkan makna keluarga yang begitu mendalam. Kita bisa melihat bagaimana hubungan harmonis antara Nagisa dan orangtuanya, kita juga bisa melihat bagaimana buruknya hubungan keluarga Tomoya dan ayahnya.</p>
<p>Kita bisa melihat bagaimana hubungan ayah dan anak antara Tomoya dan Ushio, bagaimana seorang anak kecil harus menanggung beban berat selama ayahnya mengalami depresi. Bagaimana Tomoya menyadari bahwa ayahnya tak seburuk yang ia sangka, dan berjanji akan menjadi ayah yang baik untuk Ushio.</p>
<p>Anime ini mengajarkan kita tentang pentingnya hubungan keluarga. Mau seburuk apapun, keluarga adalah keluarga. Mereka adalah tempat kita berawal, tempat kita untuk pulang.</p>
<p>Kehilangan yang sempat dialami oleh Tomoya mengingatkan kita untuk menyayangi mereka selagi masih hidup. Jangan sampai penyesalan datang ketika mereka telah meninggalkan kita untuk selamanya karena di dunia nyata, keajaiban yang terjadi pada Tomoya tidak mungkin terjadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 16 Desember 2018, terinspirasi setelah menamatkan anime Clannad After Story</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-2/">Makna Keluarga Ala Clannad After Story (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makna Keluarga Ala Clannad After Story (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2018 12:59:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Clannad]]></category>
		<category><![CDATA[Clannad Agter Story]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[makna]]></category>
		<category><![CDATA[romance]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1792</guid>

					<description><![CDATA[<p>Clannad After Story (CAS) merupakan sekuel dari anime Clannad yang telah penulis bahas sebelumnya. Dibandingkan dengan seri pertamanya, anime ini memiliki jalan cerita yang lebih berbobot dan menguras emosi penontonnya. CAS masih berpusat pada tokoh Tomoya dan Nagisa. Episode-episode awal dari CAS membahas tentang tiga tokoh yang pada seri pertamanya tidak terlalu banyak dibahas, yakni Mei [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-1/">Makna Keluarga Ala Clannad After Story (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Clannad After Story (CAS) </strong>merupakan sekuel dari anime <a href="http://whathefan.com/animekomik/beragam-cerita-penuh-warna-ala-clannad/">Clannad</a> yang telah penulis bahas sebelumnya. Dibandingkan dengan seri pertamanya, anime ini memiliki jalan cerita yang lebih berbobot dan menguras emosi penontonnya.</p>
<p>CAS masih berpusat pada tokoh Tomoya dan Nagisa. Episode-episode awal dari CAS membahas tentang tiga tokoh yang pada seri pertamanya tidak terlalu banyak dibahas, yakni <strong>Mei Sunohara</strong>, <strong>Misae Sagara </strong>dan <strong>Yukine Miyazawa</strong>.</p>
<p>Kisah Sanae telah penulis bahas pada tulisan sebelumnya, sehingga pada bagian ini penulis hanya akan menjelaskan tentang Mei dan Yukine. Inti dari kisah mereka sama-sama berhubungan dengan seorang kakak.</p>
<h3>Kisah Mei dan Yukine</h3>
<p>Pada bagian Mei, CAS menceritakan tentang keinginannya untuk bisa dekat dengan kakaknya, Youhei Sunohara, seperti dulu lagi. Mei bercerita bahwa kakaknya akan kembali seperti dulu apabila kakaknya kembali bermain sepakbola.</p>
<p>Untuk itu, Mei dibantu Tomoya dan Nagisa memohon kepada tim sepakbola sekolah untuk menerima kakaknya kembali. Mereka menolak karena dulu Youhei membuat keonaran di tim, hanya karena berusaha membela harga dirinya yang di-<em>bully </em>oleh kakak tingkatnya di tim sepakbola.</p>
<div id="attachment_1799" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1799" class="size-large wp-image-1799" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Mei-Sunohara-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Mei-Sunohara-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Mei-Sunohara-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Mei-Sunohara-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Mei-Sunohara-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Mei-Sunohara.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1799" class="wp-caption-text">Mei Sunohara (youtube.com)</p></div>
<p>Setelah memohon beberapa kali, pada akhirnya tim sepakbola memberi kesempatan untuk Mei, dengan syarat mereka harus mau menjadi <em>ball boy </em>ketika mereka latihan. Setelah menyelesaikan tugasnya, mereka justru melanggar janji mereka dan mempermainkan Mei.</p>
<p>Di situlah Youhei tiba-tiba muncul dan berusaha melindungi Mei dengan menghajar semua anggota tim sepakbola (dibantu Tomoya). Setelah perkelahian tersebut, Youhei dan Tomoya saling berkelahi untuk mengungkapkan apa yang masing-masing dirasakan oleh satu sama lain.</p>
<p>Pada akhirnya, Youhei pun menyadari apa yang diinginkan oleh adik perempuannya.</p>
<div id="attachment_1798" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1798" class="size-large wp-image-1798" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/QzOF4If-1024x640.jpg" alt="" width="1024" height="640" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/QzOF4If-1024x640.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/QzOF4If-300x188.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/QzOF4If-768x480.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/QzOF4If-356x223.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/QzOF4If.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1798" class="wp-caption-text">Youhei dan Mei (imgur.com)</p></div>
<p>Selanjutnya, jalan cerita beralih ke <strong>Yukine Miyazawa</strong>. Siapa yang menyangka, Yukine yang begitu lembut dan baik kepada semua orang ternyata memiliki hubungan dengan geng-geng berandalan karena sang kakak, Kazuto Miyazawa, adalah seorang ketua geng.</p>
<p>Suatu hari, terjadi konfrontasi yang cukup serius sehingga kedua belah pihak memutuskan untuk mengakhirinya dengan perkelahian antar ketua. Karena Kazuto tidak bisa hadir, Youhei Sunohara menyamar menjadi dirinya.</p>
<div id="attachment_1796" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1796" class="size-large wp-image-1796" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/fkzyw0cbfqg11-1024x575.jpg" alt="" width="1024" height="575" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/fkzyw0cbfqg11-1024x575.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/fkzyw0cbfqg11-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/fkzyw0cbfqg11-768x431.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/fkzyw0cbfqg11-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/fkzyw0cbfqg11.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1796" class="wp-caption-text">Yukine Miyazawa (reddit.com)</p></div>
<p>Sayang, Youhei dan anggota geng lainnya harus pingsan ketika hari H karena makan roti buatan Sanae, sehingga Tomoya memutuskan untuk menggantikan posisinya untuk berkelahi. Meskipun terhitung anak bandel, tentu saja Tomoya kalah melawan ketua geng.</p>
<p>Di tengah-tengah pertarungan, muncullah Kazuto. Begitu lari menuju lawannya, ia langsung mendapatkan hantaman telak. Ternyata, yang dipukul oleh lawan adalah Yukine yang menggunakan pakaian kakaknya.</p>
<p>Dari peristiwa itulah terkuak bahwa Kazuto ternyata sudah meninggal. Rahasia ini ditutup rapat-rapat demi melindungi anggota geng lainnya. Pada akhirnya, kedua kubu memutuskan untuk berdamai dan mengunjungi makam Kazuto bersamaan.</p>
<div id="attachment_1797" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1797" class="size-large wp-image-1797" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/AS8-4-1024x575.jpg" alt="" width="1024" height="575" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/AS8-4-1024x575.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/AS8-4-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/AS8-4-768x431.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/AS8-4-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/AS8-4.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1797" class="wp-caption-text">Yukine di Pemakaman (theschoolstrees.blogspot.com)</p></div>
<h3>Pernikahan Tomoya dan Nagisa</h3>
<p>Nah, sekarang masuklah ke bagian inti dari CAS. Di saat waktu kelulusan hampir tiba, Nagisa kembali sakit. Hal tersebut membuatnya tidak bisa lulus karena jumlah absennya yang banyak. Sempat berniat ikut tinggal kelas, akhirnya Tomoya berhasil lulus dari sekolah.</p>
<p>Tomoya sempat bekerja sebentar di toko roti keluarga Nagisa, lalu mendapatkan pekerjaan sebagai teknisi listrik. Setelah mendapatkan pekerjaan, ia pindah ke sebuah apartemen murah agar bisa hidup lebih mandiri.</p>
<p>Di sisi lain, Nagisa harus menjalani tahun kelimanya di sekolah dengan teman yang lebih sedikit karena ia tidak satu kelas dengan Tomoyo ataupun Yukine. Selain itu, klub drama juga harus ditutup karena kekurangan anggota.</p>
<div id="attachment_1800" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1800" class="size-large wp-image-1800" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya__Nagisa_S2E22_2-1024x571.jpg" alt="" width="1024" height="571" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya__Nagisa_S2E22_2-1024x571.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya__Nagisa_S2E22_2-300x167.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya__Nagisa_S2E22_2-768x428.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya__Nagisa_S2E22_2-356x199.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Tomoya__Nagisa_S2E22_2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1800" class="wp-caption-text">Tomoya dan Nagisa (loveinterest.wikia.com)</p></div>
<p>Tomoya bekerja begitu baik hingga ia ditawari untuk bekerja di tempat yang lebih baik. Sayang, tiba-tiba ayahnya masuk penjara, sehingga tawaran tersebut dibatalkan.</p>
<p>Hal ini membuat Tomoya begitu kesal hingga menyakiti diri sendiri dengan memukuli tembok. Nagisa berusaha menghentikan tindakan Tomoya tersebut dengan sekuat tenaga hingga Tomoya berhenti.</p>
<p><strong>Di saat itulah, Tomoya melamar Nagisa untuk menikah dengannya</strong>.</p>
<div id="attachment_1801" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1801" class="size-large wp-image-1801" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Clannad-OkazakiXNagisa-clannad-12104209-1920-1200-1024x640.jpg" alt="" width="1024" height="640" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Clannad-OkazakiXNagisa-clannad-12104209-1920-1200-1024x640.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Clannad-OkazakiXNagisa-clannad-12104209-1920-1200-300x188.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Clannad-OkazakiXNagisa-clannad-12104209-1920-1200-768x480.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Clannad-OkazakiXNagisa-clannad-12104209-1920-1200-356x223.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Clannad-OkazakiXNagisa-clannad-12104209-1920-1200.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1801" class="wp-caption-text">Menikah Muda (fanpop.com)</p></div>
<p>Tentu, menunggu Nagisa lulus terlebih dahulu. Selain itu, ayah Nagisa juga tidak semudah itu melepaskan anaknya, sehingga Tomoya harus berhasil mengalahkan ayah Nagisa melalui pertandingan baseball. Setelah gagal beberapa kali, akhirnya Tomoya berhasil memukul bola lemparan ayah Nagisa.</p>
<h3>Ketika Kebahagiaan Direnggut&#8230;</h3>
<p>Setelah menikah, Nagisa pun pindah ke apartemen Tomoya. Untuk membantu kebutuhan rumah tangga, Nagisa bekerja sebagai pelayan di sebuah kafe. Tak lama kemudian ketika berkunjung ke rumah orangtua Nagisa, Nagisa positif hamil.</p>
<p>Adegan ini cukup membuat penulis tertawa karena Nagisa dengan polosnya bercerita bahwa ia dan Tomoya sudah berhubungan seks karena mereka sudah menikah. Hal ini ia ungkapkan karena ayah Nagisa keheranan bagaimana Nagisa bisa hamil.</p>
<div id="attachment_1802" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1802" class="size-large wp-image-1802" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-3-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-3-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-3-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-3-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-3-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1802" class="wp-caption-text">Nagisa Furukawa (youtube.com)</p></div>
<p>Nagisa ingin melahirkan di rumah, sehingga ibu Nagisa pun memperkenalkan seorang bidan yang juga temannya. Sebenarnya, mereka khawatir dengan kondisi fisik Nagisa yang begitu lemah untuk melahirkan, sehingga ada rencana untuk melakukan aborsi. Tentu Nagisa menolak hal tersebut, dan mau berkompromi untuk melahirkan di rumah sakit.</p>
<p>Ternyata Nagisa melahirkan lebih cepat dari waktu yang sudah diperkirakan. Ketika akan melahirkan, cuaca sedang begitu buruk dan salju membuat ambulan tidak bisa berjalan. Akhirnya Nagisa pun melahirkan anak perempuannya di rumah, sesuai keinginannya.</p>
<p><strong>Akan tetapi, Nagisa harus mengorbankan nyawanya untuk itu&#8230;</strong></p>
<div id="attachment_1795" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1795" class="size-large wp-image-1795" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/clannad-as-nagisa-death-1024x570.png" alt="" width="1024" height="570" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/clannad-as-nagisa-death-1024x570.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/clannad-as-nagisa-death-300x167.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/clannad-as-nagisa-death-768x428.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/clannad-as-nagisa-death-356x198.png 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/clannad-as-nagisa-death.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1795" class="wp-caption-text">Kematian Nagisa (rdissabertation.wordpress.com)</p></div>
<p>Penulis ingat, sewaktu melihat adegan ini, penulis menendang meja yang penulis pakai untuk menonton anime ini. Umpatan juga keluar dari mulut penulis berkali-kali, hingga akhirnya penulis berbaring di kasur untuk menenangkan diri.</p>
<p>Penulis bisa merasakan kesedihan yang dirasakan oleh Tomoya, walaupun ia hanyalah sebuah karakter fiktif. Di saat kebahagiaan mulai ia rasakan setelah masa lalunya yang kelam, kebahagiaan tersebut diambil secara paksa dan mendadak.</p>
<p>Hal tersebut membuat ia depresi, dan menyerahkan anaknya yang bernama <strong>Ushio </strong>kepada Akio dan Sanae, orangtua Nagisa.</p>
<h3>Hubungan Antara Ayah dan Anak</h3>
<p>Adegan tersebut berhasil menguras emosi penulis, namun tidak sampai mengeluarkan air mata. Dua episode setelah itulah yang benar-benar berhasil membuat penulis menangis, pertama kali sepanjang penulis menonton anime.</p>
<p>Lima tahun setelah kematian Nagisa, Tomoya menjalani hidup dengan hampa. Ia melarikan diri ke rokok dan minum-minuman keras.</p>
<p>Untunglah, Sanae selaku mertuanya peduli dengannya. Ia menyusun rencana yang membuat Tomoya dan anaknya, Ushio, bisa berduaan dan menjadi dekat satu sama lain. Mereka berdua akhirnya pergi berdua ke suatu daerah di bagian utara Jepang.</p>
<div id="attachment_1803" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1803" class="size-large wp-image-1803" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Okazaki.Ushio_.full_.46639-1024x690.jpg" alt="" width="1024" height="690" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Okazaki.Ushio_.full_.46639-1024x690.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Okazaki.Ushio_.full_.46639-300x202.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Okazaki.Ushio_.full_.46639-768x517.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Okazaki.Ushio_.full_.46639-356x240.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Okazaki.Ushio_.full_.46639.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1803" class="wp-caption-text">Ushio Okazaki (zerochan.net)</p></div>
<p>Di sana, Tomoya bertemu dengan neneknya, ibu dari ayah yang ia benci setengah mati. Percakapan tersebut menyadarkan Tomoya bahwa ayahnya selama ini tidak seburuk seperti yang ia kira.</p>
<p>Ia memutuskan untuk mengajak Ushio tinggal bersamanya dan berusaha untuk memperbaiki kesalahan yang telah ia buat (adegan pertama yang membuat penulis menangis).</p>
<p>Lantas di kereta ketika perjalanan pulang, Tomoya bercerita tentang istrinya ke anaknya, yang membuat ia harus mengenang Nagisa dan ia pun menangis dibuatnya (termasuk penulis).</p>
<div id="attachment_1804" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1804" class="size-large wp-image-1804" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-4-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-4-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-4-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-4-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-4-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-4.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1804" class="wp-caption-text">Tomoya dan Ushio (youtube.com)</p></div>
<p>Kehidupan mereka berdua pun terlihat bahagia. Ushio bertemu dengan Fuko yang telah keluar dari rumah sakit (baca tulisan sebelumnya), Tomoya bertemu dengan Kyou yang menjadi guru TK di sekolah Ushio, dan lain sebagainya.</p>
<p>Kebahagiaan tersebut mulai tergerus ketika Ushio jatuh sakit, penyakit yang sama dengan ibunya. Sebulan lebih Ushio sakit tanpa ada tanda-tanda akan sembuh. Akan tetapi, Ushio memaksa Tomoya untuk mengajaknya piknik seperti saat pertama kali mereka keluar berdua.</p>
<p>Tomoya pun menuruti keinginan anaknya. Di tengah-tengah turunnya salju, <strong>Ushio jatuh dan menghembuskan nafas terakhir</strong>.</p>
<p><strong>INI ANIME APA SIH KOK TOKOH UTAMANYA MENGALAMI HAL YANG PEDIH TERUS!!!</strong></p>
<div id="attachment_1794" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1794" class="size-large wp-image-1794" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-2-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-2-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-2-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-2-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-2-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/maxresdefault-2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1794" class="wp-caption-text">Kematian Ushio (youtube.com)</p></div>
<p>Kira-kira seperti itulah yang penulis pikirkan sewaktu melihat kematian Ushio. Penulis merasa sedih, jengkel, marah, pokoknya campur aduk. Jelas konflik yang dihadapi oleh Tomoya terlalu berat, dan penulis seolah bisa merasakan beban tersebut.</p>
<p>Akan tetapi, namanya juga anime, ada saja keajaiban-keajaiban yang terjadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 8 Desember 2018, terinspirasi setelah menonton anime Clannad After Story</p>
<p>Foto: <a href="http://degrassi-wiki-ships.wikia.com/wiki/File:Nagisa-Ushio-and-Tomoya-tomoya-and-nagisa-35864817-1680-1050.jpg">degrassi-wiki-ships.wikia.com</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-1/">Makna Keluarga Ala Clannad After Story (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/makna-keluarga-ala-clannad-after-story-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mencari Makna Keluarga Pada The Puppeter</title>
		<link>https://whathefan.com/buku/mencari-makna-keluarga-pada-the-puppeter/</link>
					<comments>https://whathefan.com/buku/mencari-makna-keluarga-pada-the-puppeter/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2018 10:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Jostein Gaarder]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[The Puppeter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1185</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sering merasa bahwa hidup ini sepi? Sering merasa bahwa hidup kalian tidak dikeliling orang-orang yang mendukung kita? Jika iya, coba baca buku The Puppeter karya Jostein Gaarder ini. Seperti buku-buku Gaarder yang lain (Baca juga: Dongeng Jostein Gaarder), novel ini ditulis dengan gaya dongeng yang mempesona. Penulis membeli buku ini ketika akan merantau ke Jakarta dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/buku/mencari-makna-keluarga-pada-the-puppeter/">Mencari Makna Keluarga Pada The Puppeter</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sering merasa bahwa hidup ini sepi? Sering merasa bahwa hidup kalian tidak dikeliling orang-orang yang mendukung kita? Jika iya, coba baca buku <strong>The Puppeter</strong> karya Jostein Gaarder ini.</p>
<p>Seperti buku-buku Gaarder yang lain (Baca juga: <a href="http://whathefan.com/2018/06/08/dongeng-jostein-gaarder/">Dongeng Jostein Gaarder</a>), novel ini ditulis dengan gaya dongeng yang mempesona. Penulis membeli buku ini ketika akan merantau ke Jakarta dan jauh dari keluarga.</p>
<p>Buku ini dibuka dengan surat-surat yang dituliskan oleh tokoh utama bernama Jacob kepada Agnes, kawannya. Isi dari surat-surat tersebut adalah berbagai cerita ketika Jacob menghadiri berbagai pemakaman.</p>
<p>Jacob selalu memiliki cerita tentang bagaimana hubungannya dengan para almarhum, hingga pada suatu hari Agnes memergoki bahwa cerita Jacob selama ini hanya bohong semata.</p>
<p>Apa yang membuat Jacob merasa seperti itu? Ternyata, Jacob merasakan kehangatan keluarga dengan menghadiri pemakaman-pemakaman tersebut. Agar tidak mencurigakan, ia harus membuat karangan bagaimana ia kenal dengan almarhum.</p>
<p>Kehidupan keluarga Jacob sendiri kurang menyenangkan. Ia memiliki ayah yang buruk, dan ia harus bercerai dengan istrinya. Perceraian ini terjadi karena (satu-satunya) teman yang Jacob miliki bernama Pelle Skrindo.</p>
<p>Di sinilah terjadi <em>plot twist</em>, karena ternyata Pelle hanya sebuah boneka tangan. Bisa dianggap, Jacob sering berbicara sendiri dengan boneka tersebut. Mungkin hal ini terjadi berkat kesepian yang melanda perasaan Jacob.</p>
<p>Sebenarnya bahasa pada novel ini tergolong ringan. yang membuat berat adalah banyak dialog yang membahas akar bahasa, karena Jacob sendiri merupakan seorang intelektual sekaligus dosen. Berkali-kali dibahas bahwa berbagai bahasa di dunia memiliki akar bahasa yang sama.</p>
<p>Novel ini cocok bagi pembaca yang ingin berfilosofi mengenai pentingnya keluarga dan pembaca yang memiliki ketertarikan terhadap perkembangan bahasa di dunia.</p>
<p>Nilainya <strong>3.8/5</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Grand Metropilitan Mal, Bekasi, 21 Agustus 2018, terinspirasi setelah menamatkan novel The Puppeter karya Jostein Gaarder</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/buku/mencari-makna-keluarga-pada-the-puppeter/">Mencari Makna Keluarga Pada The Puppeter</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/buku/mencari-makna-keluarga-pada-the-puppeter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Perlakuan ke Pacarmu Lebih Spesial Daripada ke Ibumu?</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/mengapa-perlakuan-ke-pacarmu-lebih-spesial-daripada-ke-ibumu/</link>
					<comments>https://whathefan.com/renungan/mengapa-perlakuan-ke-pacarmu-lebih-spesial-daripada-ke-ibumu/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2018 16:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kejutan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=400</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai seorang laki-laki, jika pacarmu berulang tahun, apa saja yang akan kamu berikan kepadanya? Bisa kue, boneka, bunga hingga dinner mewah berdua ditemani lilin. Tidak jarang kamu membuat kejutan yang melibatkan banyak orang dengan bantuan teman-temanmu. Pokoknya apa saja akan kamu lakukan untuk menyenangkan hati pasanganmu yang umurnya baru saja bertambah. Pertanyaannya, apakah hal yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/mengapa-perlakuan-ke-pacarmu-lebih-spesial-daripada-ke-ibumu/">Mengapa Perlakuan ke Pacarmu Lebih Spesial Daripada ke Ibumu?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai seorang laki-laki, jika pacarmu berulang tahun, apa saja yang akan kamu berikan kepadanya? Bisa kue, boneka, bunga hingga <em>dinner </em>mewah berdua ditemani lilin. Tidak jarang kamu membuat kejutan yang melibatkan banyak orang dengan bantuan teman-temanmu. Pokoknya apa saja akan kamu lakukan untuk menyenangkan hati pasanganmu yang umurnya baru saja bertambah.</p>
<p>Pertanyaannya, <em>apakah hal yang sama pernah kamu melakukan hal yang sama terhadap ibumu</em>?</p>
<p>Padahal sesungguhnya, wanita paling spesial dalam hidup kita adalah ibu, bukan pacar yang baru kenal selama beberapa bulan atau paling banter beberapa tahun. Namun mengapa perlakukan spesial yang kita berikan justru tidak ditujukan kepada ibu?</p>
<p>Tidak salah menyenangkan hati pasangan. Yang salah adalah melupakan jasa seorang ibu dengan perlakukan yang tidak adil tersebut. Padahal jika kamu mau membandingkan jasa-jasa yang telah diberikan antara seorang pacar dengan ibu, sudah jelaslah siapa yang menang.</p>
<p>Tidak percaya? Coba pikirkan baik-baik. Sudah berapa nasi yang telah dimasak olehnya? Sudah berapa lauk yang dibuat olehnya? Sudah berapa banyak lembar pakaian yang telah dicuci dan disetrika olehnya? Selama ini kita tinggal terima jadi saja, hingga menyepelekan jasa-jasa seorang ibu.</p>
<p>“<em>Tapi di rumah semua dikerjakan oleh pembantu, bukan ibu.</em>”</p>
<p>Bahkan jika hal-hal tersebut dikerjakan oleh orang lain, masih bertumpuk jasa lain yang telah dilakukannya kepada kita. Bayangkan saja ketika ibu kita membawa kita kemana-mana selama sembilan bulan, dengan menahan berat dan sakit. Belum lagi nyawanya yang berada di antara hidup dan mati ketika melahirkanmu. Jika diteruskan, bisa-bisa tulisan ini tidak akan habis dibaca dalam waktu sehari.</p>
<div id="attachment_402" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-402" class="size-full wp-image-402" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Sudahkah-Kamu-Melakukan-Hal-Seperti-Ini-Ke-Ibumu-via-www.youtube.com_.jpg" alt="" width="900" height="506" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Sudahkah-Kamu-Melakukan-Hal-Seperti-Ini-Ke-Ibumu-via-www.youtube.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Sudahkah-Kamu-Melakukan-Hal-Seperti-Ini-Ke-Ibumu-via-www.youtube.com_-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Sudahkah-Kamu-Melakukan-Hal-Seperti-Ini-Ke-Ibumu-via-www.youtube.com_-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Sudahkah-Kamu-Melakukan-Hal-Seperti-Ini-Ke-Ibumu-via-www.youtube.com_-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-402" class="wp-caption-text">Sudahkah Kamu Melakukan Hal Seperti Ini Ke Ibumu (www.youtube.com)</p></div>
<p>Sekarang coba kamu bandingkan dengan apa yang sudah diberikan oleh pacarmu, adakah yang bisa menyamai jasa-jasa dari seorang ibu? Tidak ada 0,0000000000001 % nya sama sekali. Lantas pantaskah perlakuan istimewamu diberikan kepadanya, bukan kepada seorang ibu?</p>
<p>Karena itu, jika ingin memberikan suatu kejutan untuk pacar, tidak usahlah terlalu berlebihan. Toh namanya juga masih pacar, belum istri. Masih bisa putus, <em>mong </em>yang sudah nikah saja masih bisa cerai. Daripada nanti menyesal karena sudah habis <em>duit </em>banyak, eh ujung-ujungnya pisah.</p>
<p>Jika kamu masih <em>ngengkel </em>ingin selalu memberikan sesuatu yang luar biasa ke pacarmu, maka lakukanlah suatu hal yang lebih kepada ibumu. Percayalah, seorang pacar atau bahkan istri pun bisa menjadi mantan, namun tidak ada seorang ibu pun yang akan menjadi mantan bahkan ketika anaknya durhaka sekalipun. Karena itu, perlakukanlah ibumu dengan spesial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 19 Februari 2018, setelah posting tulisan <a href="http://whathefan.com/2018/02/19/mainan-dari-anime/">Mainan dalam Anime</a></p>
<p>Sumber Foto: thedailybasics.com</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/mengapa-perlakuan-ke-pacarmu-lebih-spesial-daripada-ke-ibumu/">Mengapa Perlakuan ke Pacarmu Lebih Spesial Daripada ke Ibumu?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/renungan/mengapa-perlakuan-ke-pacarmu-lebih-spesial-daripada-ke-ibumu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
