<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ruben Amorim Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/ruben-amorim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/ruben-amorim/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Sep 2025 23:58:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Ruben Amorim Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/ruben-amorim/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sudah Tak Tahu Lagi Apa yang Harus Diubah dari Tim Ini</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 23:58:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari Senin telah menjadi momok yang mengerikan bagi penggemar Manchester United (MU). Pasalnya, mood kami ditentukan oleh hasil yang diperoleh tim yang bermain di hari Minggu. Seperti yang kita tahu, hasilnya lebih sering kalahnya. Terbaru, MU baru saja dihancurleburkan oleh tim sekota Manchester City dengan skor telak 0-3 pada hari Minggu (14/9) kemarin yang berlangsung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/">Sudah Tak Tahu Lagi Apa yang Harus Diubah dari Tim Ini</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hari Senin telah menjadi momok yang mengerikan bagi penggemar Manchester United (MU). Pasalnya, <em>mood </em>kami ditentukan oleh hasil yang diperoleh tim yang bermain di hari Minggu. Seperti yang kita tahu, hasilnya lebih sering kalahnya.</p>



<p>Terbaru, MU baru saja dihancurleburkan oleh tim sekota Manchester City dengan skor telak 0-3 pada hari Minggu (14/9) kemarin yang berlangsung di Etihad Stadium. <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Erling Haaland</a> mencetak <em>brace</em>, sedangkan satu gol lagi disumbang Phil Foden.</p>



<p>Dengan hasil tersebut, MU kembali mencetak rekor baru, yakni awal musim terburuk di era Premiere League dengan hanya mencatatkan empat poin dari empat pertandingan awal dan hanya bisa bertengger di peringkat 14. </p>



<p>Pertanyaan pun muncul: <strong>apalagi yang harus diubah dari tim ini?</strong></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/11/setelah-membaca-stoik-apadan-bagaimana-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/11/setelah-membaca-stoik-apadan-bagaimana-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/11/setelah-membaca-stoik-apadan-bagaimana-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/11/setelah-membaca-stoik-apadan-bagaimana-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/11/setelah-membaca-stoik-apadan-bagaimana-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Membaca Stoik: Apa dan Bagaimana" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/non-fiksi/setelah-membaca-stoik-apa-dan-bagaimana/">Setelah Membaca Stoik: Apa dan Bagaimana</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Padahal Pelatih dan Pemain Sudah Diganti</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8392" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Benar-Benar Tersungkur (<a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8111947/man-city-vs-man-united-brace-haaland-benamkan-setan-merah-3-0">Detik</a>)</figcaption></figure>



<p>Saat <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/"><strong>Ruben Amorim </strong>masuk menggantikan Erik Ten Hag</a>, banyak optimisme yang muncul dari penggemar, apalagi jika mengingat prestasi menterengnya sewaktu melatih Sporting Lisbon. Sebenarnya ini selalu terjadi setiap ada pelatih baru yang masuk.</p>



<p>Formasi yang digunakan pun berubah drastis, dari 4-2-3-1 menjadi <strong>3-4-2-1</strong> (ada juga yang menganggap<strong> 3-4-3</strong>). MU yang bertahun-tahun menggunakan formasi empat bek pun tentu harus melakukan adaptasi.</p>



<p>Oleh karena itu, ketika masuk di tengah musim dan MU meraih hasil yang sangat buruk di bawah Amorim, penggemar masih bisa memberi toleransi. Berada di peringkat 15 di akhir musim jelas memalukan, tapi Amorim masih baru, sehingga butuh waktu dulu.</p>



<p>Di awal musim 2025/26, optimisme masuk dengan serangkaian hasil positif di pra-musim. Banyak pemain baru didatangkan, mulai dari <strong>Matheus Cunha</strong> (Wolverhampton), <strong>Bryan Mbuemo</strong> (Brentford), <strong>Benjamin Sesko </strong>(RB Leipzig), hingga terbaru kiper <strong>Senne Lammens</strong> (Royal Antwerp).</p>



<p>Sebaliknya, pemain-pemain yang dianggap bermasalah pada dilepas atau dipinjamkan, mulai dari<strong> Marcus Rasford </strong>(<em>loan </em>ke Barcelona), <strong>Antony</strong> (dijual ke Real Betis), <strong>Jadon Sancho</strong> (<em>loan </em>ke<em> </em>Aston Villa), <strong>Alejandro Garnacho </strong>(dijual ke Chelsea), <strong>Rasmus Hojlund</strong> (<em>loan </em>ke Napoli), hingga <strong>Andre Onana</strong> (<em>loan</em> ke Trabzonspor).</p>



<p>Hasilnya? <strong>Ternyata tetap saja kacau</strong>. Saat kalah 0-1 atas Arsenal di laga pembuka, masih banyak pendukung MU yang masih optimis, bahkan mengapresiasi permainan MU yang lebih mengalir daripada musim sebelumnya.</p>



<p>Namun, setelah hasil imbang melawan Fulham (1-1) dan menang susah payah atas tim promosi Burnley (3-2) seolah menyadarkan kami akan realita yang ada. Belum lagi kekalahan memalukan dari tim divisi empat Grimsby di ajang Carabao Cup.</p>



<p>Kekalahan 0-3 dari Manchester City seolah menjadi puncak dari rentetan hasil buruk ini. Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan MU dan Chelsea yang masih belum terkalahkan. Penulis sudah pasrah kalau tim ini akan kembali menelan kekalahan. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Rekor Buruk Amorim yang Seolah Tak Kunjung Usai</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8396" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Terus Memaksakan Filosofinya (<a href="https://www.telegraph.co.uk/football/2025/08/28/ruben-amorim-doubt-man-utd-future-grimsby-penalty-shoot-out/">The Telegraph</a>)</figcaption></figure>



<p>Amorim tentu menjadi pihak yang paling disorot atas performa buruk tim sepanjang 2025. Tak hanya itu, ia seolah tak pernah kehabisan rekor buruk untuk dipecahkan. Bayangkan, ia menjadi pelatih pasca-Alex Ferguson dengan <em>winrate </em>terendah, yakni <strong>36.17%</strong>.</p>



<p>Dari 47 laga yang sudah dijalani Amorim, hanya <strong>17 yang berujung dengan kemenangan</strong>. Itu pun mayoritas saat menghadapi klub-klub yang secara <em>market value </em>berada di bawah MU. Amorim sudah mengalami 18 kekalahan, sedangkan sisanya berakhir seri.</p>



<p>Jika hanya melihat statistik di Premier League, hasilnya lebih mengenaskan. Dari 31 laga, Amorim hanya berhasil mencatatkan <strong>8 kemenangan atau setara 25% <em>winrate</em></strong>. Sekitar 50% pertandingan MU (16 laga) harus berakhir dengan kekalahan.</p>



<p>Lini depan MU yang sudah mendapat suntikan tiga pemain baru pun patut dipertanyakan. <strong>Baru empat gol yang tercipta dalam empat pertandingan awal di Premier League</strong>, itu pun yang dua disumbang dari gol bunuh diri lawan dari satu penalti. </p>



<p>Satu-satunya gol yang tercipta dari <em>open play </em>adalah gol dari Mbuemo saat berjumpa dengan Burnley. Bayangkan, dari empat pertandingan, baru ada satu gol dari <em>open play</em>. Ini sangat menggambarkan betapa buruknya lini depan MU dalam urusan mencetak gol.</p>



<p>Keputusan Amorim yang tetap memaksakan formasi  3-4-2-1 pun dipertanyakan: mengapa tetap memaksakan formasi tersebut ketika hasilnya buruk terus? Mengharapkan hasil yang sama dengan usaha yang berbeda tentu merupakan hal yang konyol.</p>



<p>Bisa jadi, Amorim memang <strong>tidak memiliki strategi lain selain filosofi sepak bola yang dianutnya tersebut</strong>. Ia bukan tipe pelatih yang fleksibel dalam menerapkan strategi, sehingga terus memaksa MU yang tak pernah bermain dengan formasi tiga bek sebelumnya.</p>



<p>Xabi Alonso menggunakan formasi tiga bek waktu di Bayer Leverkusen, tapi mengubah taktiknya menjadi empat bek sewaktu pindah ke Real Madrid. Arne Slot pun menggunakan formasi yang menyesuaikan dengan daftar pemainnya, dan berhasil juara Premier League.</p>



<p>Walau begitu, seandainya Amorim akhirnya mencoba strategi baru, Penulis tetap pesimis hasilnya akan berubah. Pasti tim jadi butuh waktu lagi buat beradaptasi dan alhasil rentetan hasil buruk pun akan tetap datang. </p>



<p>Ujung-ujungnya, Penulis merasa Amorim akan dipecat dan diganti pelatih baru lagi. Setelah itu, MU akan kembali butuh proses adaptasi lagi, lalu meraih hasil buruk lagi, hingga akhirnya ganti pelatih lagi. Ini sudah berlangsung selama satu dekade terakhir.</p>



<p>Jujur saja, Penulis (dan rasanya mayoritas pendukung MU) sudah tak merasakan emosi apa-apa ketika melihat tim ini kalah. Kami seolah hanya sedang menanti keajaiban agar tim ini bisa berubah menjadi lebih baik lagi, entah kapan. </p>



<p>Boro-boro tsunami trofi yang selalu digaungkan di awal musim, yang ada trofi-trofinya tersapu tsunami karena buruknya permainan MU. Kalau sudah seperti ini, tidak degradasi pun sudah <em>alhamdulillah </em>buat Penulis.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 15 September 2025, terinspirasi setelah menonton kekalahan Manchester United semalam atas Manchester City</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.liputan6.com/bola/read/6159187/cocoklogi-angka-4-untuk-mu-peringkat-ke-14-meraih-4-poin-dan-baru-cetak-4-gol-usai-dibungkam-manchester-city">Liputan6</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/">Sudah Tak Tahu Lagi Apa yang Harus Diubah dari Tim Ini</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saya Memutuskan Puasa Nonton MU di Bulan Puasa</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 23:36:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Joshua Zirkzee]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[Rasmus Hojlund]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8203</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak lagi menjadi korban bully, kini penggemar Manchester United (MU) sudah ditahap dikasihani oleh penggemar tim lain. Tanpa dihujat pun, tim ini memang terlihat sedang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Terbaru, MU tersingkir dari kompetisi FA Cup setelah kalah adu penalti melawan Fulham. Tentu ini menambah derita tim yang sedang terseok-seok di liga, di mana [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/">Saya Memutuskan Puasa Nonton MU di Bulan Puasa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tak lagi menjadi korban <em>bully</em>, kini <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">penggemar Manchester United (MU)</a> sudah ditahap dikasihani oleh penggemar tim lain. Tanpa dihujat pun, tim ini memang terlihat sedang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.</p>



<p>Terbaru, MU tersingkir dari kompetisi FA Cup setelah kalah adu penalti melawan Fulham. Tentu ini menambah derita tim yang sedang terseok-seok di liga, di mana mereka sedang berjuang keras untuk menghindari zona degradasi.</p>



<p>Iya, Pembaca tidak salah baca: <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">MU sedang berjuang agar tidak terdegradasi</a></strong>. Saat tulisan ini dibuat, MU masih tertahan di peringkat 14 dengan 33 poin. Memang saat ini masih berjarak 16 poin dari Ipswich Town di peringkat 18, tapi kekhawatiran itu benar-benar ada.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12.jpg 1280w " alt="Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Apa yang Saya Lakukan)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-apa-yang-saya-lakukan/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Apa yang Saya Lakukan)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Performa Hancur Lebur, Degradasi Mengintai</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8205" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah Satu Faktor Utama Kacau Balaunya MU (<a href="https://www.aljazeera.com/sports/2025/1/19/man-utd-suffer-3-1-loss-to-brighton-as-onana-error-compounds-misery">Al-Jazeera</a>)</figcaption></figure>



<p>Di akhir tahun, MU terlihat menjanjikan saat berhasil menang atas rival sekota, Manchester City, dengan skor 2-1. Dari sana muncul optimisme, yang dengan segera dihancurkan oleh para pemain MU sendiri.</p>



<p>Di tiga pertandingan selanjutnya, MU takhluk dari semua lawannya, mulai dari Bournemouth (0-3), Wolverhampton (0-2), hingga Newcastle (0-2). Bisa dilihat, bagaimana MU seolah lupa cara mencetak gol ke gawang lawan.</p>



<p>Sempat berhasil menahan imbang calon juara Premier League musim ini dan menang 3-1 atas Southampton, MU kembali kalah saat berjumpa dengan Brighton &amp; Hove Albion (1-3). Setelah itu MU kembali kalah saat berjumpa dengan Crystal Palace (1-2) dan Tottenham (0-1).</p>



<p>Di sela-sela rentetan kekalahan tersebut, MU hanya berhasil menang saat berjumpa dengan Fulham, bahkan nyaris kalah saat menang melawan Ipswich Town (3-2) dan imbang melawan Everton (2-2). </p>



<p>Statistik menunjukkan bahwa MU tidak pernah bisa meraih kemenangan secara beruntun! Selain itu, paling lama MU <em>unbeaten </em>hanya empat laga. Sebagai perbandingan, Liverpool telah <em>unbeaten </em>tanpa putus hingga 24 laga yang masih berlanjut hingga sekarang!</p>



<p>Dengan telah tersingkirnya MU di FA Cup, maka harapan gelar MU yang tersisa musim ini hanyalah Europe League. Namun, dengan performa yang ditunjukkan belakangan ini, Penulis merasa pesimis tim ini bisa meraih gelar. Tidak degradasi di liga pun sudah syukur.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Salah Amorim yang Memaksakan Filosofinya?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8206" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jadi Pelatih MU Memang Stressful (<a href="https://www.skysports.com/football/news/11667/13281998/manchester-united-ruben-amorim-admits-man-utd-are-in-relegation-fight">Sky Sports</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam 27 laga yang telah dilakoni oleh MU musim ini di liga, mereka baru bisa meraih 9 kemenangan dan harus menelan 12 kekalahan. Iya, jumlah kekalahan MU lebih banyak dari kemenangannya di musim ini, yang menjadi salah satu alasan rendahnya peringkat mereka di klasemen.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Kedatangan Ruben Amorim</a> yang menggantikan Erik Ten Hag sempat membawa harapan baru, tapi dengan cepat harapan tersebut pudar. Ia bahkan menjadi pelatih dengan raihan poin terendah setelah era Sir Alex Ferguson, di mana 13 pertandingan pertamanya ia hanya berhasil mendapatkan 14 poin.</p>



<p>Sebagai perbandingan, Ole Gunnar Solkjaer di 13 pertandingan pertamanya berhasil meraih 32 poin. Jose Mourinho, yang sebelumnya menjadi yang terburuk, masih bisa meraih 20 poin. Bahkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag</a> berhasil mendapatkan 23 poin.</p>



<p>Banyak yang berpendapat kalau Amorim terlalu memaksakan filosofinya ke skuad MU, yang mungkin tidak cocok dengan pemain yang ada sekarang. Ini beda dengan Arne Slot di Liverpool, yang berusaha meramu strategi sesuai kondisi tim pasca-ditinggal Jurgen Klopp.</p>



<p>Amorim memang membawa filosofi 3-4-2-1 yang ia gunakan sejak melatih Sporting Lisbon. Di atas kertas, strategi tersebut memang membawa pendekatan yang menarik. Akan tetapi, mungkin para pemain MU terlalu lama bermain dengan formasi empat bek, sehingga penyesuaiannya pun sangat lama.</p>



<p>Namun, menurut Penulis, kesalahan tidak semata-mata di tangan pelatih. Para pemain MU juga kerap terlihat kurang bersemangat dan kurang motivasi ketika bermain. Apalagi, lini penyerangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">MU benar-benar buruk</a>, terutama jika melihat statistik dari dua strikernya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lini Penyerangan yang Mandul</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8207" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Duo Striker Mandul (<a href="https://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/ruben-amorim-plan-rasmus-hojlund-30332045">Manchester Evening News</a>)</figcaption></figure>



<p>Lebih parahnya lagi, MU mengalami defisit gol karena baru mencetak 33 gol dan telah kebobolan 39 kali. Tak hanya pertahanan yang kerap melakukan blunder tak perlu (di mana Andre Onana sering disorot), lini penyerangan pun mandul tak karuan.</p>



<p>MU punya dua striker utama, Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee. Tahu berapa jumlah gol yang telah mereka cetak musim ini di liga? Zirkzee baru mencetak tiga gol, sedangkan Hojlund bahkan baru dua gol.</p>



<p><em>Top scorer</em> MU justru diraih oleh Bruno Fernandes, yang notabene berposisi sebagai gelandang, dengan enam gol. Amad Diallo sejatinya juga menjadi andalan karena sama-sama mencetak enam gol, tapi sayangnya ia sedang cedera.</p>



<p>Dua pemain tersebut memang jadi motor utama serangan MU, karena juga mencatatkan jumlah <em>assist </em>yang tinggi. Fernandes menyumbang tujuh <em>assist</em>, sedangkan Diallo mencatatkan enam <em>assist</em>. Tidak ada pemain lain yang mendekati statistik mereka berdua.</p>



<p>Tentu ini data yang bisa dibilang cukup memalukan. Ambil contoh Mohamed Salah dari Liverpool. Bayangkan, ia sudah mencetak 25 gol dan 17 <em>assist</em> di musim ini! Tak heran kalau banyak yang menjagokan ia menang Ballon d&#8217;Or musim ini, apalagi jika sampai berhasil membawa Liverpool juara Premier League dan Champions League.</p>



<p>Bahkan Erling Haaland, di mana <a href="https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/">klubnya sempat mengalami puasa kemenangan yang cukup panjang</a>, masih berhasil mencetak 20 gol musim ini ditambah 3 <em>assist</em>. Bahkan bek City, Josko Gvardiol, telah mencetak lebih banyak gol dari Hojlund dan Zirkzee dengan lima gol!</p>



<p>Entah mengapa berapa lama kedua striker ini puasa gol. Yang jelas, Penulis juga memutuskan untuk puasa menonton MU selama bulan puasa. Takutnya, Penulis jadi sering marah-marah gara-gara nonton MU yang mainnya enggak karuan seperti sekarang.</p>



<p>Apalagi, setelah ini MU akan berhadapan dengan Arsenal, sehingga Penulis harus bersiap-siap dikirimi <em>chat </em>berisikan &#8220;WKWKWKWKWKWKWK&#8221; dari teman Penulis yang merupakan <em>fans </em>Arsenal.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Maret 2025, terinspirasi setelah memutuskan berhenti berlangganan Vidio untuk sementara waktu</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.goal.com/id/daftar/tragedi-penalti-di-old-trafford-fulham-singkirkan-manchester-united-dari-piala-fa/blt7f3191748ef2ce39">Goal.com</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.tntsports.co.uk/football/premier-league/2024-2025/ruben-amorim-nightmare-start-manchester-united-premier-league-big-six-arsenal-chelsea-liverpool-man-city-tottenham_sto20077696/story.shtml?welcome=eurosport">Unlucky 13: How Ruben Amorim&#8217;s nightmare start at Manchester United compares to &#8216;Big Six&#8217; managers past and present &#8211; TNT Sports</a></li>



<li>&#8216;<a href="https://www.manutd.com/en/matches/first-team/2024-25/premier-league">Manchester United &#8211; Matches</a></li>



<li><a href="https://www.espn.com/soccer/team/stats/_/id/360/manchester-united">Manchester United Scoring Stats &#8211; ESPN</a></li>



<li><a href="https://www.espn.com/soccer/team/stats/_/id/364/liverpool">Liverpool Scoring Stats &#8211; ESPN</a></li>



<li><a href="https://www.espn.com/soccer/team/stats/_/id/382/manchester-city">Manchester City &#8211; ESPN</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/">Saya Memutuskan Puasa Nonton MU di Bulan Puasa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Ruben Amorim</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 15:07:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah jeda internasional, akhirnya para penggemar Manchester United (MU) bisa menyaksikan pertandingan perdana timnya di bawah asuhan pelatih baru, Ruben Amorim. Ia menggantikan Erik Ten Hag yang dipecat beberapa minggu lalu. Hasilnya, sayang sekali tidak terlalu menyenangkan. Bertandang ke Portman Road yang menjadi kandang Ipswich Town, setan merah hanya berhasil meraih imbang 1-1. Bahkan, seandainya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Ruben Amorim</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah jeda internasional, akhirnya para penggemar Manchester United (MU) bisa menyaksikan pertandingan perdana timnya di bawah asuhan pelatih baru, Ruben Amorim. Ia menggantikan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">Erik Ten Hag yang dipecat beberapa minggu lalu</a>.</p>



<p>Hasilnya, sayang sekali tidak terlalu menyenangkan. Bertandang ke Portman Road yang menjadi kandang Ipswich Town, setan merah hanya berhasil meraih imbang 1-1. Bahkan, seandainya Andre Onana tidak tampil super, MU sangat berpeluang untuk kalah.</p>



<p>Penulis paham jika semua butuh proses. Tidak mungkin dalam satu laga Amorim langsung bisa mengubah MU kembali ke masa jayanya, apalagi dengan komposisi pemain yang sama. Oleh karena itu, mari kita menatap masa depam MU bersamanya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/setelah-membaca-memulihkan-pendidikan-memulihkan-manusia-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/setelah-membaca-memulihkan-pendidikan-memulihkan-manusia-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/setelah-membaca-memulihkan-pendidikan-memulihkan-manusia-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/setelah-membaca-memulihkan-pendidikan-memulihkan-manusia-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/setelah-membaca-memulihkan-pendidikan-memulihkan-manusia-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Membaca Memulihkan Sekolah Memulihkan Manusia" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/setelah-membaca-memulihkan-sekolah-memulihkan-manusia/">Setelah Membaca Memulihkan Sekolah Memulihkan Manusia</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Amorim Menerjemahkan Filosofinya ke MU</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8087" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">MU di Bawah Arahan Amorim (<a href="https://sport.optus.com.au/news/premier-league/os83962/manchester-united-insipid-ipswich-ruben-amorim-frustrated-debut">Optus Sport</a>)</figcaption></figure>



<p>Selama Penulis menjadi penggemar MU, tim ini hampir selalu menggunakan formasi empat bek, dari zaman <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a> hingga Erik Ten Hag. Nah, Amorim ini beda, karena dia terbiasa menggunakan formasi tiga bek, tepatnya <strong>3-4-2-1</strong>.</p>



<p>Hal ini pun langsung ia terapkan pada pertandingan kemarin, meskipun waktu latihan yang ia lakukan bersama tim bisa terbilang cukup singkat. Selain itu, karena ada banyak pemain bertahan yang cedera, ia sedikit melakukan eksperimen.</p>



<p>Pada line-up, awalnya ia memasang Matthijs de Ligt, Johnny Evans, dan Noussair Mazraoui yang notabene merupakan bek sayap. Di babak kedua, ia bahkan mengganti Evans dengan Luke Shaw yang juga merupakan bek sayap dan baru sembuh dari cederanya.</p>



<p>Menggeser posisi sayap menjadi bek tengah sebenarnya bukan hal baru, apalagi pemain MU seperti Shaw juga pernah melakukannya. Tak jarang bek sayap akhirnya malah jadi bek tengah tetap, seperti yang terjadi pada Benjamin Pavard di Inter Milan.</p>



<p>Selain itu, ada yang menarik di babak kedua, di mana Amorim memasukkan Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee sekaligus, menggantikan Christian Eriksen dan Marcus Rashford. Waktu melihat ini, Penulis benar-benar bingung dengan strategi sang pelatih.</p>



<p>Jika melihat polanya, Bruno Fernandes tampaknya ditarik agak mundur untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Eriksen dan salah satu dari Hojlund atau Zirkzee menempati posisi Bruno di belakang striker bersala Alejandro Garnacho.</p>



<p>Hal menarik lainnya di pertandingan kemarin adalah penempatan Amad Diallo di posisi bek kanan, yang ternyata cukup cocok untuknya. Pada pertandingan kemarin, Diallo berhasil memberikan <em>assist </em>untuk gol yang dicetak oleh Rashford.</p>



<p>Berdasarkan pertandingan kemarin, Penulis menilai kalau Amorim adalah tipikal pelatih yang tidak ragu untuk melakukan banyak eksperimen untuk menyesuaikan para pemainnya dengan sistem yang ia buat. Para pemain tampaknya harus keluar dari zona nyamannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jangan Menaruh Terlalu Banyak Ekspetasi kepada Amorim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8088" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wawancara Ruben Amorim (<a href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DHqzBJSp1mxY&amp;psig=AOvVaw1mZP8USzRyJ6-xhbAAYugc&amp;ust=1732633401206000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;opi=89978449&amp;ved=0CAMQjB1qFwoTCNDewcXg94kDFQAAAAAdAAAAABAc">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Pertandingan yang sulit. Saya melihat para pemain saya terlalu banyak berpikir. Hal-hal baru, dan mereka memikirkan apa yang harus mereka lakukan. Itu tidak normal pada tahap musim ini, tetapi sejak awal sulit bagi mereka untuk mengatasinya. Ini seri dan itu bukan perasaan yang baik ketika Anda berada di Manchester United.”</p>
</blockquote>



<p>Pernyataan di atas terlontar dari mulut Amorim seusai laga. Menurutnya, pemainnya masih ragu-ragu di lapangan, hal yang sebenarnya masih bisa dimaklumi karena strategi yang dibawa Amorim benar-benar baru dan para pemain butuh waktu untuk beradaptasi.</p>



<p>Amorim juga merupakan tipe pelatih yang memperhatikan <em>ball possesion</em>, dan menurutnya pertandingan kemarin MU kurang memegang kendali. Hal ini memang sangat terlihat, terutama di babak pertama di mana MU justru sering tertekan oleh Ipswich Town.</p>



<p>Dengan demikian, dapat disimpulkan kalau para penggemar mau tidak mau harus bersabar (lagi) sembari terus memantau progres yang diperlihatkan oleh Amorim dan pemainnya di lapangan. </p>



<p>Kita para penggemar juga harusnya melakukan interopeksi diri, jangan terlalu berekspetasi kepada pelatih baru. Entah sudah ada berapa pelatih top yang gagal menangani MU. Tim ini sakit bukan hanya di lapangan, tapi sudah menyebar ke berbagai sektor. </p>



<p>Apalagi, Amorim merupakan pelatih muda. Walau ia berhasil mencatatkan prestasi fenomenal, jangan langsung berharap kalau ia akan menjadi The Next Alex Ferguson. Ia hanya lebih tua beberapa hari dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/jangan-menangis-ronaldo-anda-tetap-salah-satu-goat/">Cristiano Ronaldo</a>, jelas ia masih butuh banyak tambahan jam terbang. </p>



<p>Jadi, untuk sekarang lebih baik kita nikmati saja proses berubahnya MU di bawah arahan Amorim. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 25 November 2024, terinspirasi setelah menonton pertandingan perdana Manchester United di bawah asuhan Ruben Amorim</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.france24.com/en/live-news/20241124-man-utd-confused-and-afraid-as-ipswich-hold-amorim-to-debut-draw">France24</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Ruben Amorim</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
