<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sumber daya Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/sumber-daya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/sumber-daya/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2021 03:19:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>sumber daya Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/sumber-daya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mungkin Alam Mulai Enggan Bersahabat dengan Kita&#8230;</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/mungkin-alam-mulai-enggan-bersahabat-dengan-kita/</link>
					<comments>https://whathefan.com/renungan/mungkin-alam-mulai-enggan-bersahabat-dengan-kita/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 11:02:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[2021]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang Kita semua nampaknya sepakat kalau tahun 2020 adalah tahun yang memprihatinkan. Selain banyaknya kejadian yang membuat kita mengelus dada, adanya pandemi Covid-19 makin memperparah keadaan. Jutaan orang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/mungkin-alam-mulai-enggan-bersahabat-dengan-kita/">Mungkin Alam Mulai Enggan Bersahabat dengan Kita&#8230;</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita<br />
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa<br />
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita<br />
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang</p></blockquote>
<p>Kita semua nampaknya sepakat kalau tahun 2020 adalah tahun yang memprihatinkan. Selain banyaknya kejadian yang membuat kita mengelus dada, adanya <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/corona-dan-dampak-sosial-ekonominya/"><strong>pandemi Covid-19</strong></a> makin memperparah keadaan.</p>
<p>Jutaan orang terjangkit penyakit ini, pembatasan terjadi di mana-mana yang memukul telak berbagai industri. Orang-orang banyak yang kehilangan pekerjaan, perusahaan banyak yang pailit.</p>
<p>Keseriusan pemerintah menangani musibah ini dipertanyakan oleh rakyatnya. Di sisi lain, banyak orang yang <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/relativitas-kebenaran/">skeptis terhadap kebenaran virus ini</a>.</p>
<p>Oleh karena itu, banyak yang berharap di tahun 2021 ini akan menjadi tahun yang lebih bersahabat untuk kita semua. Kita begitu optimis menyongsong tahun baru.</p>
<p>Sayang, <strong>tahun ini diawali dengan berbagai kejadian buruk.</strong></p>
<h3 style="text-align: left;">Deretan Bencana di Awal Tahun</h3>
<p>Januari baru berlangsung 20 hari ketika tulisan ini disusun. Walaupun begitu, jumlah bencana yang terjadi di Indonesia sudah begitu banyak.</p>
<p>Kita dihebohkan dengan kejadian <strong>jatuhnya pesawat Sriwijaya Air</strong> di dekat Kepulauan Seribu, Jakarta. Duka merundung negeri atas kejadian yang mengerikan tersebut.</p>
<p>Belum pulih dari kejadian tersebut, Indonesia diberondong berbagai bencana di berbagai daerah.<strong> Gempa bumi</strong> di Sulawesi Barat,<strong> banjir bandang</strong> di Kalimantan Selatan, <strong>erupsi gunung</strong> Sinabung dan Semeru.</p>
<p><strong>Banjir</strong> juga terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Aceh, Jember, Indramayu, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Tasikmalaya, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jombang, Pulau Bawean, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sampang, Sidoarjo, dan Sulawesi Tenggara,</p>
<p>Itu belum semua. Masih ada <strong>longsor</strong> di Sumedang, Batam, Cianjur, Manado, Aceh. Ada <strong>gelombang tinggi</strong> di Manado dan Natuna. Sudah habis? Belum, masih ada daerah yang mengalami <strong>cuaca ekstrem</strong> seperti Cirebon, Natuna, Sumatera Utara, Aceh.</p>
<p><em>Astaghfirullah</em>&#8230;</p>
<h3>Melupakan Persahabatan dengan Alam</h3>
<p>Bencana alam yang bertubi-tubi menimpa Indonesia seolah menjadi pengingat, <strong>apakah selama ini kita sudah melupakan persahabatan dengan alam?</strong></p>
<p>Apakah bencana yang terjadi ini akibat kelalaian kita sebagai manusia yang tidak bisa menjaga kelestarian alam? Apakah ini hukuman dari Tuhan karena kita begitu serakah mengambil sumber daya alam?</p>
<p>Seandainya bencana merupakan bentuk hukuman dari Tuhan, <strong>kenapa yang terkena dampaknya justru rakyat kecil yang tak memetik keuntungan dari pengerukan alam?</strong></p>
<p>Sumber daya terus diludeskan, pepohonan terus ditebangi. Rakyat kecil dapat apa dari itu semua? Mereka justru kehilangan harta benda, keluarga, tempat tinggal.</p>
<p>Sementara para pengusaha yang menikmati hasil perusakan alam mungkin sedang duduk di rumah mewahnya dengan segelas wine di tangan, sembari membaca laporan keuntungan yang terus meroket.</p>
<p>Jelas itu merupakan misteri Ilahi kenapa ketidakadilan bisa terjadi seperti itu. Kapasitas kita sebagai manusia tak akan mampu menjangkaunya.</p>
<p>Berbagai bencana yang melanda tanah air bisa kita jadikan pengingat, kalau alam bisa menjadi demikian mengerikan apabila kita merusaknya.</p>
<p>Jika alam sudah mengamuk, kita sebagai manusia seolah tak berdaya menghadapinya. Lantas, mengapa kita begitu angkuh hidup di dunia ini?</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Lirik lagu <em><strong>Berita Kepada Kawan</strong> </em>yang dinyanyikan oleh<strong> Ebiet G. Ade</strong> sangat cocok untuk menggambarkan kondisi sekarang, terutama lirik yang terdapat pada awal tulisan.</p>
<p>Beberapa bencana memang murni terjadi karena kejadian alam, tapi sebagian lainnya <a href="https://whathefan.com/renungan/bencana-datang-karena-maksiat/">terjadi karena ulah manusia sendiri</a>.</p>
<p>Penulis berdoa agar semua korban bencana alam di tanah air bisa tabah melewati ujian ini. Jika ada korban jiwa, semoga mereka diampuni dosanya dan diterima di sisi-Nya.</p>
<p>Semoga sederet bencana di awal tahun ini bukan pertanda kalau tahun ini akan sama atau lebih kelabu dari tahun kemarin.</p>
<p>Semoga saja sederet bencana ini bisa menjadi pengingat kita yang masih diberi keselamatan untuk terus bersyukur atas nikmat yang telah diberikan.</p>
<p>Semoga saja sederet bencana ini juga bisa menjadi pengingat kita untuk terus bersahabat dengan alam dengan menjaga kelestariannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 20 Januari 2021, terinspirasi dari komik buatan Mice Cartoon</p>
<p>Foto: <a href="https://koran.tempo.co/read/nasional/461640/10-daerah-di-kalsel-dilanda-banjir?">Tempo</a></p>
<p>Sumber Artikel:</p>
<p><a href="https://www.instagram.com/p/CKLYpkWlelj/">@micecartoon.co.id • Instagram photos and videos</a></p>
<p><a href="https://tirto.id/daftar-bencana-alam-januari-2021-gempa-banjir-gunung-meletus-f9lW">Daftar Bencana Alam Januari 2021: Gempa, Banjir, Gunung Meletus &#8211; Tirto.ID</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/mungkin-alam-mulai-enggan-bersahabat-dengan-kita/">Mungkin Alam Mulai Enggan Bersahabat dengan Kita&#8230;</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/renungan/mungkin-alam-mulai-enggan-bersahabat-dengan-kita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
