<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Flash Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/the-flash/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/the-flash/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jun 2023 02:24:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>The Flash Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/the-flash/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 16:36:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[DC]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[The Flash]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun menyukai film-film bergenre superhero, Penulis jarang menonton film-film DC Extended Universe (DCEU) karena bisa dibilang cukup &#8220;berantakan&#8221; jika dibandingkan dengan rival abadinya, Marvel Cinematic Universe (MCU). Namun, Penulis akhirnya memutuskan untuk menonton The Flash karena dua alasan. Pertama, ada Batman versi Michael Keaton yang legendaris. Kedua, karena film ini termasuk film terakhir DCEU sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Meskipun menyukai film-film bergenre <em>superhero</em>, Penulis jarang menonton film-film DC Extended Universe (DCEU) karena bisa dibilang cukup &#8220;berantakan&#8221; jika dibandingkan dengan rival abadinya, Marvel Cinematic Universe (MCU).</p>



<p>Namun, Penulis akhirnya memutuskan untuk menonton <strong><em>The Flash</em> </strong>karena dua alasan. Pertama, ada Batman versi Michael Keaton yang legendaris. Kedua, karena film ini termasuk film terakhir DCEU sebelum era James Gunn bersama DC Universe-nya.</p>



<p>Apalagi, film ini juga mengusung tema <em>multiverse </em>yang tampaknya memang sedang menjadi tren di film-film <em>superhero</em>. Sebelumnya sudah ada <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Spider-Man: No Way Home</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em>, bahkan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-everything-everywhere-all-at-once/">Everything Everywhere All at Once</a></em>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita The Flash</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="The Flash – Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/hebWYacbdvc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong>Barry Allen</strong> alias <strong>The Flash (Ezra Miller)</strong> menjalani kehidupannya sebagai seorang <em>superhero</em> seperti biasa, sebelum ia menyadari kalau dirinya bisa melakukan perjalanan lintas waktu dan memasukin suatu <em>realm </em>yang disebut <strong>Chronobowl</strong>. </p>



<p>Ia pun memanfaatkan kekuatan barunya tersebut untuk menyelamatkan ibunya yang tewas di masa lalu. Apa yang Barry lakukan sederhana saja, yaitu memasukkan kaleng tomat yang ibunya lupakan sewaktu belanja, agar ayahnya tetap di rumah. </p>



<p>Setelah selesai melakukan hal tersebut, Barry pulang ke masa kini. Tiba-tiba, ia didorong oleh suatu makhluk yang membuatnya terlempar ke <em>universe </em>lain. Di <em>universe </em>tersebut, ibunya hidup, tetapi Barry di <em>universe </em>tersebut (Barry 2) belum mendapatkan kekuatannya.</p>



<p>Khawatir dirinya tidak bisa kembali ke masa kini, Barry pun membawa Barry satunya ke tempat di mana ia mendapatkan kekuatannya. Naas, ia justru kehilangan kekuatannya, dan Barry 2-lah yang memiliki kekuatan The Flash.</p>



<p>Hal ini diperparah dengan kemunculan <strong>General Zod (Michael Shannon)</strong>, dengan misi yang sama dengan film <em>Man of Steel </em>(2013). Masalahnya, ternyata tidak ada Superman di <em>universe </em>tersebut, bahkan tidak ada <em>metahuman </em>satu pun di sana.</p>



<p>Untungnya, ternyata ada Batman di <em>universe </em>tersebut. Kedua Barry pun datang ke rumah Bruce Wayne yang ternyata berbeda versi, yakni versi <strong>Michael Keaton</strong>. Mereka pun menemukan fakta kalau pesawat yang membawa Superman ada di Rusia.</p>



<p>Sesampainya di sana, mereka ternyata tidak menemukan Superman, melainkan seorang perempuan yang diketahui bernama <strong>Kara Zor-El (Sasha Calle)</strong>, sepupu Superman. Namun, karena pernah disiksa manusia, ia tak berniat menyelamatkan mereka dari Zod.</p>



<p>Barry pun memutuskan untuk mengulang peristiwa di mana ia mendapatkan kekuatan The Flash. Setelah percobaan pertama gagal, Kara kembali karena melihat kesadisan Zod. Barry pun mendapatkan mereka kembali, dan mereka berempat pergi menuju tempat Zod.</p>



<p>Pertarungan pun terjadi, di mana Batman dan Kara tewas. Barry 2 pun memutuskan untuk melakukan perjalanan waktu untuk meng-<em>undo </em>peristiwa tersebut. Sayangnya, berapa kali pun diputar, Batman dan Kara tetap tewas.</p>



<p>Pada akhirnya, saat di Chronobowl dan Barry memutuskan untuk kembali ke masa lalu untuk membatalkan aksinya yang menyelamatkan nyawa ibunya, muncul varian masa depan dari Barry 2 yang terus berusaha mencari <em>timeline </em>di mana Batman dan Kara tidak tewas. </p>



<p>Ternyata akibat perbuatan tersebut, banyak <em>universe </em>yang bertabrakan. Di sini, kita bisa melihat banyak <em>cameo </em>yang sayangnya menggunakan CGI, seperti munculnya Superman versi Nicholas Cage dan Christopher Reeves.</p>



<p>Setelah percekcokan, Barry 2 melindungi Barry, yang membuat varian &#8220;Dark Flash&#8221; tersebut hilang. Barry pun kembali ke masa lalu, berpamitan dengan ibunya, lalu mengubah sedikit posisi kaleng tomat agar ayahnya bisa lepas dari tuduhan pembunuhan ibunya.</p>



<p>Barry pun akhirnya kembali ke masa kini dan ayahnya benar-benar bebas dari tuduhan. Namun, saat akan bertemu dengan Bruce Wayne, yang muncul justru Bruce Wayne versi <strong>George Clooney</strong>!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton The Flash</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="THE FLASH - FINAL TRAILER" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/jprhe-cWKGs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Film <em>The Flash </em>sebenarnya cukup menyenangkan ditonton. Penulis pribadi menyukai sepertiga film yang terkesan rapi dan runut. Motivasi The Flash ingin mengubah masa lalu terasa humanis dan tidak memaksa, sehingga menimbulkan simpati pada penonton.</p>



<p>Selain itu, banyaknya <em>cameo </em>juga memberikan efek kejut yang menyenangkan. Penulis sendiri paling terkejut sampai mengumpat ketika melihat George Cloone <em>comeback </em>setelah film Batman-nya yang gagal total itu. Sayangnya, konsep <em>time travel</em>-nya berantakan.</p>



<p>Jika melihat apa yang dilakukan<em> </em>Barry di awal, kita menyimpulkan bahwa apa yang diubah di masa lalu akan mengubah apa yang terjadi di masa kini. Bisa dilihat kalau sekaleng tomat bisa begitu mengubah banyak sejarah dan kejadian di masa depan, alias <em>butterfly effect</em>.</p>



<p>Konsep ini berbeda dengan yang diterapkan pada film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-1-adegan-favorit/">Avengers: Endgame</a></em>, tetapi sama dengan film <em>Deadpool 2 </em>dan <em>X-Men: Days of the Future Past.</em> Namun, tentu ini menimbulkan paradoks yang sangat kompleks, bahkan sejak awal.</p>



<p>Dengan tidak pernah tewasnya ibu Barry, maka kemungkinan ia tidak akan pernah menjadi The Flash. Jika ia tidak pernah menjadi The Flash, maka perjalanan waktu tersebut tidak akan pernah terjadi. Jika perjalanan waktu tersebut tidak terjadi, ibu Barry akan tetap tewas.</p>



<p>Selain itu, terasa ada cukup banyak inkonsistensi di konsep <em>time travel</em>-nya. Kematian Barry 2 karena variannya cukup aneh, karena jika Barry 2 mati saat itu, maka Barry 2 dari masa depan tidak akan pernah ada, dan tidak akan mendorong Barry keluar dari Chronobowl.</p>



<p>Sebenarnya hal ini cukup disayangkan, mengingat film ini terinspirasi dari komik <em>Flashpoint </em>yang terkenal. Konsep <em>multiverse </em>jadi kurang tepat, karena Barry hanya berusaha mengubah <em>timeline </em>waktunya sendiri, bukan pergi ke <em>universe </em>lain.</p>



<p>Mengingat film ini disebut akan mereset DC, Penulis tidak merasakan hal tersebut. Justru muncul banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab dan rasanya tidak akan terjawab. Salah satunya adalah, bagaimana nasib The Flash di DCU-nya James Gunn? Tidak tahu.</p>



<p>Hal lain yang cukup mengganggu Penulis adalah CGI-nya yang lumayan buruk, terutama saat The Flash masuk ke Chronobowl. Meskipun sang sutradara sudah memberikan penjelasan, tetap saja Penulis merasa ganjil, terutama ketika ada adegan CGI dari alm. Christopher Reeves.</p>



<p>Sebelum DCU dimulai dengan film <em>Superman: Legacy</em>, DCEU akan ditutup dengan film <em>Aquaman and the Lost Kingdom</em>. Apakah Penulis akan menontonnya? Tampaknya tidak, mengingat alasan utama Penulis menonton <em>The Flash </em>adalah karena ada Batman-nya.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 25 Juni 2023, terinspirasi setelah menonton <em>The Flash</em></p>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://collider.com/the-flash-movie-release-date-cast-plot/">Collider</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
