<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asian Games Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/asian-games/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/asian-games/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Jan 2021 10:31:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Asian Games Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/asian-games/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mereka Bilang Saya Bhin-Bhin</title>
		<link>https://whathefan.com/sajak/mereka-bilang-saya-bhin-bhin/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sajak/mereka-bilang-saya-bhin-bhin/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2018 08:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajak]]></category>
		<category><![CDATA[akronim]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Bhin-Bhin]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bersabar dalam menjalani tugas Hingga usai waktu bekerja Ingin rasanya membantu semua Namun apa daya tenaga terbatas Berusaha untuk memberikan yang terbaik Hati terasa damai ketika berbagi ilmu Ibadah jangan sampai terlupa Niscaya mendapatkan balasan di akhirat &#160; &#160;</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/mereka-bilang-saya-bhin-bhin/">Mereka Bilang Saya Bhin-Bhin</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bersabar dalam menjalani tugas<br />
Hingga usai waktu bekerja<br />
Ingin rasanya membantu semua<br />
Namun apa daya tenaga terbatas</p>
<p>Berusaha untuk memberikan yang terbaik<br />
Hati terasa damai ketika berbagi ilmu<br />
Ibadah jangan sampai terlupa<br />
Niscaya mendapatkan balasan di akhirat</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/mereka-bilang-saya-bhin-bhin/">Mereka Bilang Saya Bhin-Bhin</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sajak/mereka-bilang-saya-bhin-bhin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Closing Ceremony)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-closing-ceremony/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-closing-ceremony/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2018 08:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[bantu]]></category>
		<category><![CDATA[closing ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[GBK]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan]]></category>
		<category><![CDATA[Super Junior]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1287</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tulisan ini menjadi penutup dari total tujuh tulisan tentang pengalaman penulis menjadi seorang volunter pada even Asian Games 2018. Sebuah penutup yang benar-benar tak terlupakan, dan mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup. Bagaimana penulis bisa ikut acara closing ceremony? Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) memutuskan untuk membuat semacam tribute to volunteer pada acara penutupan Asian Games. Dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-closing-ceremony/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Closing Ceremony)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini menjadi penutup dari total tujuh tulisan tentang pengalaman penulis menjadi seorang <em>volunter </em>pada even Asian Games 2018. Sebuah penutup yang benar-benar tak terlupakan, dan mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup.</p>
<p><strong>Bagaimana penulis bisa ikut acara <em>closing ceremony</em>?</strong></p>
<p>Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) memutuskan untuk membuat semacam <em>tribute to volunteer </em>pada acara penutupan Asian Games. Dari setiap cabang olahraga, diwajibkan untuk mengirimkan tiga orang perwakilan, yakni koordinator, wakil koordinator dan <em>volunteer</em> terbaik.</p>
<p>Pemilihan <em>volunteer </em>terbaik seharusnya menjadi hak prerogatif koor, namun karena beberapa pertimbangan koor memutuskan untuk melakukan <em>vote</em>. Selain itu, karena di tim kami tidak memiliki wakil <em>koordinator</em> (walaupun ada yang merasa menjadi wakil), maka kami diharuskan memilih dua orang sebagai perwakilan.</p>
<p>Alhamdulillah, penulis menjadi salah satu yang terpilih tersebut bersama Icha.</p>
<p><strong>Bagaimana ceritanya sebelum bisa masuk stadion?</strong></p>
<p>Oleh Tiara selaku koor kami, kami diwajibkan untuk datang pukul 15.30. Penulis memutuskan untuk berangkat menggunakan Grab menuju kawasan Gelora Bung Karno (GBK) agar lebih cepat sampai, meskipun sempat diputar-putar oleh <em>driver</em>-nya untuk &#8220;menghindari macet&#8221;.</p>
<p>Penulis tiba tepat waktu dan menunggu sekitar setengah jam untuk menunggu Tiara tiba. Kami berdua langsung menuju gedung <em>Media Press Center</em> (MPC) untuk mengambil stiker bertuliskan <strong>PV </strong>sebagai bukti kami berhak untuk masuk ke dalam stadion. Selain itu, kami juga menitipkan tas kami.</p>
<p>Sewaktu perjalanan, Tiara mengatakan bahwa kami sebenarnya akan mengikuti semacam parade bersama atlet. Di pikiran penulis langsung terbesit, waduh berarti masuk televisi dong. Muncul kekhawatiran bahwa kami hanya akan mengikuti parade tanpa menyaksikan <em>closing ceremony</em>-nya</p>
<p>Setelah mendapatkan stiker, kami berdua langsung berjalan menuju <em>venue </em>lomba akuatik yang terletak di seberang gedung MPC. Drama sempat terjadi ketika tiba-tiba saja hujan mengguyur dengan derasnya. Kami berlindung di balik tenda-tenda yang ada di sekitar sana. Untunglah kami mendapatkan jas hujan bening dari panitia.</p>
<div id="attachment_1302" style="width: 778px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1302" class="size-large wp-image-1302" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-46-768x1024.jpg" alt="" width="768" height="1024" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-46-768x1024.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-46-225x300.jpg 225w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-46-191x255.jpg 191w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-46.jpg 960w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /><p id="caption-attachment-1302" class="wp-caption-text">Mendapat Jas Hujan</p></div>
<p>Setelah menunggu beberapa lama akhirnya divisi kami, Media &amp; Public Relations, dipanggil untuk masuk ke dalam arena. Dengan membawa Pocari Sweat dan Soyjoy gratisan, kami duduk sembari menunggu waktunya masuk ke dalam stadion.</p>
<p><strong>Tunggu, lalu di mana Icha? </strong></p>
<p>Karena macet, ia harus terlambat hingga satu jam lamanya. Penulis dan Tiara yang sudah berada di dalam tentu khawatir ia tidak bisa masuk. Apalagi sinyal milik ponsel Icha bermasalah sehingga susah untuk menghubungi. Akhirnya penulis memutuskan turun untuk menjemput Icha dan untunglah semua berakhir dengan baik.</p>
<p><strong>Tunggu lagi, bukankah justru ini awalnya?</strong></p>
<p>Kami menunggu sampai sekitar pukul 18.30 di arena akuatik tanpa mendapatkan petunjuk apa yang akan kami lakukan. Berdasarkan informasi yang diterima Tiara, seharusnya kami akan dijelaskan tentang apa saja yang harus kami lakukan ketika sudah mengikuti parade.</p>
<p>Tiba-tiba kami diarahkan untuk keluar dari arena akuatik. Departemen kami tercecer begitu saja, sehingga kami seperti anak ayam kehilangan induknya. Setelah mondar-mandir tanpa arah dan mendapatkan gelang bertuliskan <em>closing ceremony</em>, akhirnya kami menemukan rombongan kami.</p>
<p>Segala keruwetan yang terjadi membuat departemen kami berada di belakang sendiri. Jam sudah mendekati jam tujuh, yang artinya <em>closing ceremony </em>akan segera dimulai dan benar saja, kami tidak jadi mengikuti parade.</p>
<p>Kami yang sudah saling berdesakan di antara lautan manusia pun langsung merasa <em>down</em>. Sudah hujan, berdesak-desakan, kami pun tidak tahu akan diarahkan ke mana. Bahkan kami sempat berpikiran bahwa kami hanya diarahkan untuk memutar stadion.</p>
<p><iframe src="https://www.youtube.com/embed/g5xwStWtME0?ecver=1" width="853" height="480" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>Rasa penasaran mengapa kami tertahan begitu lama adalah adanya pemeriksaan gelang. Apabila terdapat <em>volunteer </em>yang tidak mengenakan gelang maka ia tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam stadion. Asa itu pun muncul kembali.</p>
<p>Kami terus berjalan -atau lebih tepatnya terdorong-dorong begitu saja- hingga mencapai salah satu gerbang menuju stadion. Waktu berada di ambang gerbang, kami mendengar beberapa penyanyi mulai mengisi acara.</p>
<p>Dan pada akhirnya, setelah berbagai perjuangan dan keputusasaan, kami berhasil masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan <em>closing ceremony </em>Asian Games 2018.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 11 September 2018, terinspirasi setelah mengikuti <em>closing ceremony </em>Asian Games 2018</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Oh iya, belum cerita tentang bagaimana suasana ketika berada di dalam stadion ya, hehehe.</strong></p>
<p>Penulis ingat sekali ketika berhasil masuk, band Gigi sedang mengisi acara. Penulis sempat terkesima dengan sekeliling penulis di mana banyak sekali penonton yang menikmati pertunjukan ini. Belum lagi <em>volunteer-volunteer </em>yang tersebar di sana-sini.</p>
<p>Penulis baru menyadari bahwa terdapat tiga panggung di stadion ini. Untuk memudahkan, penulis akan sebut dengan istilah panggung kiri, panggung tengah dan panggung kanan.</p>
<p>Setelah penampilan Gigi di panggung kiri, muncul penyanyi India di panggung tengah. Untunglah karena ada Icha, kami bisa menyelinap dengan lincahnya agar dapat berada dekat di depan panggung. Mungkin hanya sekitar 10 meter.</p>
<p>Setelah itu, kami bepindah ke panggung kiri karena ada <em>boyband</em> iKon yang tampil. Sebenarnya tidak ada satu pun dari kami bertiga yang merupakan penggemar dari <em>boyband </em>Korea. Bahkan penulis baru tahu ada <em>boyband </em>bernama iKon setelah diberitahu oleh Evelyne. Hanya saja, seperti yang disebutkan Icha, kami ingin merasakan <em>hype-</em>nya.</p>
<p><iframe src="https://www.youtube.com/embed/NYQVDmG7Yac?ecver=1" width="853" height="480" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>Beberapa penyanyi lokal mengisi setelah penampilan iKon, seperti kolaborasi antara Siti Badriah, Wingky Wiryawan dan Jevin Julian. Lalu ada RAN, Bunga Citra Lestari, Afgan hingga JFlow dan Dira Sugandi. Tentu saja sesekali kembang api menyala di tengah-tentah pertunjukan.</p>
<p>Sebenarnya agak susah menyaksikan penampilan para pengisi acara secara langsung. Bagaimana tidak, semua tangan diangkat untuk merekam berbagai aksi panggung yang dilakukan oleh penyanyi-penyanyi di atas panggung. Penulis harus menemukan celah yang tidak terhalangi oleh tangan-tangan yang sedang merekam.</p>
<p>Menurut penulis, puncak acara adalah ketika tampilnya <em>boyband </em>senior, Super Junior. Di antara semua penampilan, rasanya ini yang paling pecah. Karena suatu alasan, penulis cukup mengetahui beberapa hal tentang <em>boyband </em>yang sering disingkat SuJu ini, termasuk nama personil dan lagu-lagunya.</p>
<p>Untunglah ada Icha, sehingga kami bisa berada 10 meter dari panggung, karena penulis dan Tiara bukan tipe yang rela berdesak-desakan demi mendapatkan <em>spot </em>yang strategis. Celah sekecil apapun seolah terlihat oleh mata Icha, dan ia gunakan kesempatan itu untuk maju hingga tingkat kerapatan penonton tidak bisa ditembus lagi.</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/zZfTLiLtl0k?ecver=1" width="853" height="480" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>Ketika penulis amati, ada tujuh anggota yang hadir pada malam itu. Mereka adalah Leeteuk, Donghae, Eunhyuk, Shindong, Siwon, Yesung, dan Ryewook. Mereka membawakan tiga buah lagu, yakni Sorry Sorry, Mr. Simple dan Bonamana. <em>Story </em>penulis yang merekam penampilan mereka cukup membuat ramai notifikasi ponsel penulis.</p>
<p>Oh iya, sebenarnya penulis tidak ikut merekam karena harus membawakan satu tas yang berisikan minuman untuk kami bertiga. Alhasil penulis meminta video hasil rekaman Tiara.</p>
<p>Acara ditutup dengan penampilan idola penulis, Isyana Sarasvati, bersama RAN dan segenap artis-artis pengisi acara lainnya. Tidak ada kalimat yang bisa menggambarkan bagaimana perasaan penulis tentang pengalaman sekali seumur hidup ini.</p>
<div id="attachment_1303" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1303" class="size-large wp-image-1303" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-43-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-43-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-43-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-43-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-43-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-43.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1303" class="wp-caption-text">Dari Kiri: Icha, Tiara, Penulis</p></div>
<p>Selesai acara, penulis dan Tiara berjalan menuju MPC untuk mengambil tas, sedangkan Icha suda <em>ciao </em>duluan karena sudah dijemput. Di sana kami bertemu dengan rekan-rekan <em>volunteer </em>Stadion Patriot yang ternyata juga sedang <em>closing ceremony </em>sendiri bersama rekan-rekan <em>volunteer </em>dari departemen Media &amp; Public Relations.</p>
<p>Pengabdian kami selama kurang lebih 18 hari, ditutup dengan gegap gempita yang akan terukir di memori kami untuk selamanya.</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-closing-ceremony/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Closing Ceremony)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-closing-ceremony/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Interaksi dengan Wartawan)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-interaksi-dengan-wartawan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-interaksi-dengan-wartawan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2018 08:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[asing]]></category>
		<category><![CDATA[interaksi]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[reporter]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berada di departemen Media &#38; Public Relations membuat penulis banyak berinteraksi dengan wartawan, baik lokal maupun dari luar negeri. Kesempatan untuk berbincang dengan mereka merupakan pengalaman yang begitu berharga bagi penulis, walaupun penulis tidak bisa berbicara dalam bahasa Jepang maupun Korea seperti yang rekan penulis lakukan. Berbicara dengan Wartawan Asing Perbincangan pertama yang cukup berarti [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-interaksi-dengan-wartawan/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Interaksi dengan Wartawan)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berada di departemen Media &amp; Public Relations membuat penulis banyak berinteraksi dengan wartawan, baik lokal maupun dari luar negeri. Kesempatan untuk berbincang dengan mereka merupakan pengalaman yang begitu berharga bagi penulis, walaupun penulis tidak bisa berbicara dalam bahasa Jepang maupun Korea seperti yang rekan penulis lakukan.</p>
<p><strong>Berbicara dengan Wartawan Asing</strong></p>
<p>Perbincangan pertama yang cukup berarti adalah ketika penulis berbincang dengan wartawan dari Taiwan, yang sayang namanya penulis lupa. Ketika itu, kami berdua sedang menonton <em>streaming </em>salah satu pertandingan di stadion Patriot (posisi penulis sebagai <em>helpdesk </em>membuat penulis tidak bisa menonton pertandingan secara langsung).</p>
<p>Diawali pembicaraan ringan seputar pertandingan, wartawan tersebut dilanjutkan dengan pertanyaan seputar <em>volunteer</em>, termasuk alasan mengapa penulis mau bergabung menjadi bagian dari Asian Games. Yang mengejutkan adalah ketika secara tiba-tiba ia mengeluarkan ponselnya dan merekam jawaban penulis.</p>
<div id="attachment_1165" style="width: 631px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1165" class="size-full wp-image-1165" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-21_15-10-39.jpg" alt="" width="621" height="723" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-21_15-10-39.jpg 621w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-21_15-10-39-258x300.jpg 258w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-21_15-10-39-219x255.jpg 219w" sizes="(max-width: 621px) 100vw, 621px" /><p id="caption-attachment-1165" class="wp-caption-text">Dengan Wartawan Taiwan</p></div>
<p>Setelah &#8220;wawancara&#8221; berakhir, ia meminta nomer Whatsapp penulis. Entah nama penulis tercantum atau tidak di media Taiwan, tapi setidaknya rekan penulis bernama Evelyne berhasil masuk.</p>
<p>Ketika berbicara dengan wartawan Qatar, ia menyayangkan tentang tingkat keamanan di sekitar Senayan yang kurang ketat. Percakapan ini terjadi di kala penulis bertugas mengawasi latihan tim nasional Lao PDR di Lapangan ABC.</p>
<p>Percakapan yang menarik terjadi dengan seorang reporter bernama Billel Guiza. Kelahiran Aljazair, sekarang ia tinggal di Qatar dan telah bekerja di beIN SPORTS selama kurang lebih 10 tahun.</p>
<p>Lantas di mana menariknya? Billel Guiza pernah mewawancarai Christiano Ronaldo, Lionel Messi, Neymar, hingga <em>lord</em> Zlatan Ibrahimovic. Sebagai tambahan, ia juga pernah mewawancarai petinju terkaya di dunia, Floyd Mayweather.</p>
<p>Terkejut? Jika tidak percaya, bisa dicek di Instagram miliknya (<a href="https://www.instagram.com/billel_guiza/">@billel_guiza</a>).</p>
<div id="attachment_1284" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1284" class="size-large wp-image-1284" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/Billel-Guiza-1024x688.jpg" alt="" width="1024" height="688" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/Billel-Guiza-1024x688.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/Billel-Guiza-300x201.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/Billel-Guiza-768x516.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/Billel-Guiza-356x239.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/Billel-Guiza.jpg 1190w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1284" class="wp-caption-text">Instagram Milik Billel Guiza</p></div>
<p>Di antara semua pemain yang pernah ia wawancarai tersebut, Guiza mengatakan bahwa pemain yang paling ia favoritkan adalah Christiano Ronaldo karena ia memiliki <em>attitude </em>yang baik.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Tentu kami selaku <em>volunteer </em>dari departemen Media &amp; Public Relations tidak boleh terlalu asyik berbicara dengan wartawan sehingga melalaikan kewajiban utama kami untuk membantu para wartawan. Setidaknya ada dua kejadian yang paling berkesan.</p>
<p><strong>Laptop Milik Wartawan Bangladesh</strong></p>
<p>Yang pertama adalah menolong wartawan Bangladesh yang laptopnya tidak bisa tersambung dengan internet. Setelah berdiskusi dengan <em>volunteer </em>dari divisi IT, kami sepakat bahwa permasalahan dari laptop ini adalah tidak terpasangnya <em>driver </em>WiFi.</p>
<p>Terdengar sederhana, padahal membutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk menemukan akar permasalahannya. Maka penulis mencari <em>driver </em>yang sesuai setelah melihat seri laptop Dellnya tersebut.</p>
<div id="attachment_1291" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1291" class="size-large wp-image-1291" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/mencari-Driver-1024x508.jpg" alt="" width="1024" height="508" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/mencari-Driver-1024x508.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/mencari-Driver-300x149.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/mencari-Driver-768x381.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/mencari-Driver-356x177.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/mencari-Driver.jpg 1480w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1291" class="wp-caption-text">Mencari Driver Laptop Dell</p></div>
<p>Beberapa kali gagal, akhirnya penulis berhasil pada percobaan ketiga dan berteriak ALHAMDULILLAH, yang penulis lakukan karena mengetahui bahwa Bangladesh merupakan negara dengan mayoritas memeluk agama Islam, termasuk wartawan yang penulis bantu.</p>
<p>Ia pun mengucapkan terima kasih, dan penulis pun kembali ke pos penulis. Tidak lama berselang, wartawan Bangladesh tersebut kembali memanggil penulis.</p>
<p>Ternyata ia membutuhkan file pertandingan sepakbola negaranya dan <em>streaming </em>cabang olahraga <em>kabbadi</em>. Ini tidak bisa penulis berikan karena dari vidio.com selaku pemegang hak <em>streamin </em>pun tidak menyediakan kedua hal tersebut. Maka setelah &#8220;tersandera&#8221; cukup lama, penulis dengan menyesal tidak bisa membantu permintaan tersebut.</p>
<p><strong>Barang Tertinggal Milik Wartawan Korea</strong></p>
<p>Kejadian yang kedua adalah ketika membantu wartawan Korea Selatan bernama Kim Seong Ryong yang barang berharganya tertinggal di Grab. Yang membuat panik, si <em>driver </em>tidak bisa dihubungi sama sekali. Kejadian ini berlangsung sekitar jam tiga sore</p>
<p>Berhubung yang punya pulsa penulis, maka penulis lah yang memutuskan untuk menghubungi <em>call center </em>Grab, yang sialnya tidak bisa dihubungi dengan alasan sedang banyak menerima panggilan. Nah, ketika percobaan kesekian, penulis baru sadar bahwa penulis harus menekan beberapa angka agar dapat menghubungi <em>call center</em>.</p>
<p>Maka setelah tersambung, penulis segera berlari menuju Media Center (waktu itu penulis sedang ada sesi foto bersama, sehingga penulis kehilangan beberapa momen) dan bertanya kepada Kim tentang datanya untuk keperluan verifikasi, walau sebenarnya ia memesan dengan akun Grab milik temannya.</p>
<p>CS tersebut mengatakan akan segera menghubungi penulis apabila sudah dapat menghubungi <em>driver </em>tersebut. Penulis seharian menunggu adanya telepon masuk, Kim pun berulangkali menghampiri penulis untuk menanyakan kabar, hingga penulis memintanya mengunduh aplikasi Line agar penulis bisa memberi kabar secepatnya apabila penulis sudah mengetahui kabarnya.</p>
<div id="attachment_1289" style="width: 508px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1289" class="size-large wp-image-1289" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_11-37-05-498x1024.jpg" alt="" width="498" height="1024" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_11-37-05-498x1024.jpg 498w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_11-37-05-146x300.jpg 146w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_11-37-05-124x255.jpg 124w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_11-37-05.jpg 622w" sizes="(max-width: 498px) 100vw, 498px" /><p id="caption-attachment-1289" class="wp-caption-text">Penulis dengan Wartawan Korea</p></div>
<p>Akhirnya sekitar pukul 20.30, penulis mendapatkan telepon dari Grab yang mengatakan telah berhasil menghubungi <em>driver</em> dan memberikan nomernya. Penulis pun segera menelepon nomer tersebut dan tersambung dengan si <em>driver</em>.</p>
<p>Awalnya, <em>driver </em>tersebut menolak mengantarkan tas yang tertinggal tersebut dengan alasan ia sudah <em>off </em>dari sore, alasan yang sama mengapa ia tak bisa dihubungi. Ia justru menyuruh wartawan Korea tersebut datang ke tempatnya, tentu penulis tolak karena merasa kasihan dengan orang asing yang sedang berada di tempat asing.</p>
<p><i>Driver </i>tersebut pun akhirnya mengatakan bersedia untuk mengantar barang tersebut asal uang bensinnya diganti. Kim menyetujuinya dan setengah jam kemudian sampailah barang tersebut ke Stadion Patriot.</p>
<p>(Sebagai catatan tambahan, entah mengapa pulsa penulis sama sekali tidak berkurang ketika digunakan untuk menelepon <em>driver </em>tersebut, entah mengapa.</p>
<p>Penulis mengantar Kim dan kawannya hingga ke jalan raya. Mereka sangat berterima kasih kepada penulis dan mengatakan ingin memberikan sesuatu sebagai hadiah. Penulis katakan tidak usah dipikirkan, tapi jika ada semacam pin atau <em>postcard </em>yang berbau Korea bolehlah diberikan.</p>
<p>Kedua wartawan tersebut sibuk mencari barang yang bisa diberikan di dalam tasnya, dan pada akhirnya penulis mendapatkan kartu nama dari Kim. Tidak apa-apa, ini juga masih berbau Korea. Akhirnya pertemuan kami berakhir dengan foto bersama.</p>
<div id="attachment_1292" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1292" class="size-large wp-image-1292" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_12-15-04-1024x662.jpg" alt="" width="1024" height="662" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_12-15-04-1024x662.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_12-15-04-300x194.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_12-15-04-768x497.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_12-15-04-356x230.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-10_12-15-04.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1292" class="wp-caption-text">Hadiah dari Korea</p></div>
<p>***</p>
<p>Interaksi dengan Kim dan temannya tersebut merupakan penutup dari penugasan kami di Stadion Patriot. Namun masih ada satu &#8220;penutupan&#8221; lagi yang layak untuk dibagi. Tunggu tulisan berikutnya!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebak Gede, Bandung, 10 September 2018, terinspirasi setelah menjadi <em>volunteer </em>Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-interaksi-dengan-wartawan/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Interaksi dengan Wartawan)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-interaksi-dengan-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Apa yang Saya Lakukan)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-apa-yang-saya-lakukan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-apa-yang-saya-lakukan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Sep 2018 08:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[help desk]]></category>
		<category><![CDATA[jobdesk]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Son Heung-min]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1270</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sesuai dengan pembagian tugas, penulis bertugas di help desk dan memang di ranah inilah penulis paling banyak bekerja, terlebih di hari pertama (10/8). Berdasarkan apa yang tertera pada jurnal, penulis melakukan beberapa hal seperti: Membantu pengoperasian mesin printer dan fotokopi Membuat berbagai tanda (dilarang merokok, jagalah kebersihan, akses ke tribun media) dalam bahasa Inggris Membuat table name untuk konferensi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-apa-yang-saya-lakukan/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Apa yang Saya Lakukan)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sesuai dengan pembagian tugas, penulis bertugas di <em>help desk </em>dan memang di ranah inilah penulis paling banyak bekerja, terlebih di hari pertama (10/8). Berdasarkan apa yang tertera pada jurnal, penulis melakukan beberapa hal seperti:</p>
<ul>
<li>Membantu pengoperasian mesin printer dan fotokopi</li>
<li>Membuat berbagai tanda (dilarang merokok, jagalah kebersihan, akses ke tribun media) dalam bahasa Inggris</li>
<li>Membuat <em>table name </em>untuk konferensi pers</li>
<li>Membantu kebutuhan informasi yang dibutuhkan wartawan</li>
<li>Menyiapkan berkas yang dibutuhkan oleh bagian registrasi</li>
<li>Merekap semua <em>start list </em>dan <em>match list </em>(di mana pada hari terakhir tiba-tiba rekapan tersebut HILANG begitu saja)</li>
</ul>
<p>Di hari pertama penulis juga membuat semacam tulisan untuk dikirimkan ke PSSI (atau AFC?) tentang pertandingan yang baru saja berlangsung. Tapi entah mengapa, setelah itu tidak pernah lagi ada permintaan untuk menuliskan artikel.</p>
<p>Setelah beberapa hari berada di <em>help desk </em>dan mengulangi terus rutinitas yang sama, penulis mencoba untuk mengerjakan <em>job desk </em>lain. Yang menggantikan posisi penulis di <em>h</em><em>elp desk </em>adalah Rhien.</p>
<p>Yang paling mengesankan tentu ketika menjadi <em>translator</em>. Seperti yang sudah dibahas pada <a href="http://whathefan.com/2018/08/21/budaya-menghargai-di-indonesia/">Budaya Menghargai di Indonesia</a>, penulis merasa betapa susahnya menjadi seorang <em>translator </em>ketika pembicaranya melafalkan kalimat dalam bahasa Inggris menggunakan aksen yang susah dicerna.</p>
<p>Menjadi seorang <em>flash quotes </em>juga lumayan menguras pikiran karena kita harus memahami apa yang dikatakan oleh narasumber. Penulis sampai melihat catatan <em>translator </em>agar dapat mengetahui apa yang narasumber ucapkan.</p>
<div id="attachment_1271" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1271" class="size-large wp-image-1271" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-02-30-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-02-30-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-02-30-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-02-30-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-02-30-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-02-30.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1271" class="wp-caption-text">Lapangan dari Tribun Media</p></div>
<p>Bertugas di media tribune lumayan menyenangkan karena kita dapat melihat pertandingan secara langsung. Namun pernah ada sedikit masalah ketika ada <em>official </em>dari Arab Saudi memasang bendera di tribun media. Mereka menolak untuk melepas bendera tersebut sebelum bendera China, yang menjadi lawan mereka, juga melepas benedera mereka di tribun lain.</p>
<p>Penulis tidak pernah duduk di meja registrasi seharian, namun penulis cukup mengetahui apa-apa yang dilaksanakan pada meja tersebut, seperti alur pemilihan kursi fotografer. Terkadang orang yang duduk di meja registrasi merangkap peran sebagai <em>help desk </em>karena saking banyaknya wartawan yang bertanya kepada mereka.</p>
<p>Ketika bertugas di Marshall Photo pada hari terakhir, penulis melihat Son Heung-min lewat di depan penulis dengan jarak yang benar-benar dekat. Andai berani nekat, mungkin penulis sudah mencoba untuk mengajaknya bersalaman.</p>
<div id="attachment_1272" style="width: 508px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1272" class="size-large wp-image-1272" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-04-17-498x1024.jpg" alt="" width="498" height="1024" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-04-17-498x1024.jpg 498w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-04-17-146x300.jpg 146w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-04-17-124x255.jpg 124w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-04-17.jpg 622w" sizes="(max-width: 498px) 100vw, 498px" /><p id="caption-attachment-1272" class="wp-caption-text">Son di Mix Zone</p></div>
<p>Tugas yang pasti dilakukan setiap harinya walaupun tak tertera adalah mengangkat berbagai barang, mulai dari kursi fotografer hingga dus aqua. Pekerjaan ini lumayan membutuhkan tenaga, dan semoga memiliki efek yang baik untuk otot-otot penulis.</p>
<p>Selain itu, ketika kami tidak memiliki jadwal, kami akan bertugas mengawasi latihan timnas, baik di Lapangan ABC Senayan maupun lapagnan LFA Bekasi. Kami diharuskan untuk mengawasi media tergantung bagaimana keinginan timnas yang berlatih. Jika bersedia diliput ya wartawan meliput, jika tidak ya kami harus menghalau mereka.</p>
<div id="attachment_1277" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1277" class="size-large wp-image-1277" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-16-20-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-16-20.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-16-20-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-16-20-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_22-16-20-340x255.jpg 340w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1277" class="wp-caption-text">Di Lapangan ABC Senayan</p></div>
<p>Setelah hari terakhir tanggal 27 Agustus 2018, kami dipindahkan ke Media Press Center yang berlokasi di JCC Senayan. Pada hari pertama, penulis bertugas menjaga <em>gate </em>media untuk membantu pihak keamanan melakukan pengecekan kepada orang-orang yang masuk melalui <em>gate </em>tersebut.</p>
<p>Di hari kedua kami pindah lagi ke cabor rugbi, yang sayangnya karena kesalahpahaman (mungkin karena kurangnya koordinasi) membuat kami tidak bisa berada di sana lagi keesokan harinya, sehingga kami kembali ke MPC pada hari ketiga alias hari terakhir kami bertugas sebagai <em>volunteer</em>.</p>
<p>Dibandingkan dengan pekerjaannya, yang lebih menarik dari menjadi seorang <em>volunteer </em>adalah interaksinya dengan wartawan dari berbagai negara, yang akan penulis bahas pada tulisan berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 Agustus 2018, terinspirasi dari pengalaman menjadi <em>volunteer</em> Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-apa-yang-saya-lakukan/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Apa yang Saya Lakukan)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-apa-yang-saya-lakukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Pembagian Jobdesk)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-pembagian-jobdesk/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-pembagian-jobdesk/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Sep 2018 08:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[jobdesk]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[stadion Patriot]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Stadion Patriot merupakan salah satu venue yang diperkirakan akan sering ramai. Hal ini dikarenakan tim nasional (timnas) Indonesia yang berada di grup A bermain di sini. Oleh karena itu wajar jika 17 orang (dari seharusnya 18) ditempatkan di sini, walaupun jumlah laki-lakinya hanya tiga orang termasuk penulis. Di grup WA, koordinator kami yang bernama Tiara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-pembagian-jobdesk/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Pembagian Jobdesk)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Stadion Patriot merupakan salah satu venue yang diperkirakan akan sering ramai. Hal ini dikarenakan tim nasional (timnas) Indonesia yang berada di grup A bermain di sini. Oleh karena itu wajar jika 17 orang (dari seharusnya 18) ditempatkan di sini, walaupun jumlah laki-lakinya hanya tiga orang termasuk penulis.</p>
<p>Di grup WA, koordinator kami yang bernama Tiara membagi <em>jobdesk </em>yang ia dapat dari pusat. Namun arahan dari mas Bandung dan mas Gatot dari PSSI, nantinya <em>jobdesk</em>-nya akan diputar secara bergantian agar semua mendapatkan pengalaman. Biasanya, pembagian ini dilakukan sebelum kami berpisah menuju pos kami masing-masing.</p>
<div id="attachment_1211" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1211" class="wp-image-1211 size-large" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-30_21-48-57-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-30_21-48-57-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-30_21-48-57-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-30_21-48-57-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-30_21-48-57-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/photo_2018-08-30_21-48-57.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1211" class="wp-caption-text">Berdiri (Dari kiri: Cat, Fidel, Rhien, Dessy, Tiara, Alia, Icha, Brenda, Eve, Chitra, Dini, Anisha) Bawah (Dari kiri: Abel, Ayu, Penulis, Dana, Tommy)</p></div>
<p>Berikut merupakan daftar tersebut:</p>
<ol>
<li>Evelyne Valencia (Eve) &#8211; Pendaftaran</li>
<li>Fidella Fuvia (Fidel) &#8211; Pendaftaran</li>
<li>Rhien Claudia Hardina (Rhien) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Catharina Martha Ulina (Cat) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Dana Prakarsa Nugraha (Dana) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Dhini Cahya Pratiwi (Dini) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Anisha Dwi Rachmawati (Anisha) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Timotius Tp Barus (Tommy) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Abelica Aura Ramadanthy (Abel) &#8211; Marshall Foto</li>
<li>Annisa Sri Aulia Mutiara (Tiara/Koor) &#8211; Marshal Foto</li>
<li>Brenda Triadwinca (Brenda) &#8211; Marshall Reporter</li>
<li>Marlincha Simamora (Icha) &#8211; Marshall Reporter</li>
<li>Dessy Rahmawati (Dessy) &#8211; Mix Zone</li>
<li>Ayu Bertiana Hemas Pratama (Ayu) &#8211; Mix Zone</li>
<li>Alia Salsabila (Alia) &#8211; Mix Zone</li>
<li>Fanandi Prima Ratriansyah (Fanandi) &#8211; Help Desk/Translator</li>
<li>Chitra Tri Lestari (Chitra) &#8211; Flash Quotes</li>
</ol>
<div id="attachment_1265" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1265" class="size-large wp-image-1265" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-08-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-08-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-08-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-08-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-08-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-08.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1265" class="wp-caption-text">Registrasi</p></div>
<p><strong>Pendaftaran</strong> alias registrasi bertugas untuk mengurus pendaftaran (ya iya) para wartawan maupun fotografer. Sebagai informasi, fotografer harus menggunakan <em>bibs</em> atau rompo agar dapat memasuki area lapangan, dan <em>bibs </em>tersebut dapat diambil di registrasi. Para fotografer juga diharuskan memilih tempat yang telah disediakan melalui denah lapangan yang tersedia di meja registrasi.</p>
<div id="attachment_1262" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1262" class="size-large wp-image-1262" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-13-1024x512.jpg" alt="" width="1024" height="512" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-13-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-13-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-13-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-13-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-13.jpg 1040w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1262" class="wp-caption-text">Tempat Duduk Fotografer</p></div>
<p><strong>Marshall Foto </strong>mungkin sedikit mengherankan pembaca, mengapa jumlah yang dibutuhkan sangat banyak? Sebenarnya pada kenyatannya tidak dibutuhkan sebanyak itu, cukup enam orang saja (ya itu termasuk banyak pak). Mereka bertugas untuk memegang tali pembatas agar fotografer tidak memasuki kawasan-kawasan yang dilarang, seperti bangku pemain dan lapangan.</p>
<div id="attachment_1266" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1266" class="size-large wp-image-1266" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-06-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-06-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-06-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-06-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-06-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-06.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1266" class="wp-caption-text">Media Tribune</p></div>
<p><strong>Marshall Reporter </strong>atau sering kami sebut dengan Media Tribune bertugas untuk mengawasi wartawan-wartawan yang melakukan liputan dari tribun media. Mereka harus senantiasa waspada apabila terdapat wartawan yang ingin merekam jalannya pertandingan dan memberi mereka teguran.</p>
<div id="attachment_1264" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1264" class="size-large wp-image-1264" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-10-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-10-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-10-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-10-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-10-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-10.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1264" class="wp-caption-text">Mix Zone</p></div>
<p><strong>Mix Zone </strong>bertugas mengawasi area Mix Zone, yakni area yang disediakan untuk wartawan yang ingin mewawancarai pemain yang sedang berjalan menuju bisnya. Tentu mereka juga harus mengawasi wartawan-wartawan yang tidak memiliki hak untuk melakukan perekaman. Ketika pelaksanaan, yang berjaga di Mix Zone secara otomatis juga berjaga di <em>press conference.</em></p>
<div id="attachment_1263" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1263" class="size-large wp-image-1263" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-12.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1263" class="wp-caption-text">Meja Help Desk</p></div>
<p><strong>Help Desk </strong>merupakan <em>jobdesk </em>yang dituntut untuk serbabisa dan berpikir cepat. Ya, memang sedikit melebih-lebihkan, mentang-mentang itu bagian penulis. Tapi pada kenyatannya, <em>help desk </em>memang harus dapat melakukan banyak hal, yang akan penulis jelaskan pada tulisan berikutnya.</p>
<p>Dan terakhir adalah <strong>Flash Quotes </strong>bertugas untuk membuat kutipan yang diucapkan pemain maupun pelatih ketika konferensi pers yang diadakan setelah pertandingan usai. Nantinya, kutipan tersebut akan dikirim ke beberapa media nasional untuk ditampilkan pada media mereka.</p>
<p><strong><em>Jobdesk </em></strong><strong>Lainnya</strong></p>
<p>Selain <em>jobdesk </em>yang tercatat, ada pula beberapa <em>jobdesk </em>yang tidak tercatat. Contoh konsumsi, baik makan siang maupun snack, yang selama even berlangsung sering dipegang oleh Chitra, yang membuatnya harus berada di stadion lebih awal dari yang lain.</p>
<p>Lalu <em>runner </em>yang bertugas untuk ke sana ke mari untuk membantu siapa saja yang membutuhkan. Ada juga <em>transport </em>yang bertugas untuk berkoordinasi dengan <em>volunteer </em>dari divisi <em>transport </em>agar tidak terjadi <em>miss-communication</em>. Kedua <em>jobdesk </em>tersebut seringkali diatasi oleh Dana.</p>
<p>Setelah babak penyisihan grup, ada tambahan <em>jobdesk</em> yakni mendampingi <em>official </em>dari kesebelasan yang bertanding yang ingin merekam pertandingan tersebut. Biasanya, <em>jobdesk </em>ini dipegang oleh Alia dan Dessy.</p>
<p>Untuk <em>translator</em>, yang seharusnya menjadi <em>jobdesk </em>penulis, di<em>handle </em>oleh Evelyne dan Brenda (terkadang Alia), di mana pernah terjadi kejadian yang kurang mengenakan untuk mereka sehingga penulis membuat tulisan khusus untuk mereka (Baca juga: <a href="http://whathefan.com/2018/08/21/budaya-menghargai-di-indonesia/">http://whathefan.com/2018/08/21/budaya-menghargai-di-indonesia/</a>).</p>
<div id="attachment_1261" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1261" class="size-large wp-image-1261" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-00-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-00-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-00-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-00-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-00-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_21-24-00.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1261" class="wp-caption-text">Suasana Konferensi Pers</p></div>
<p>Lalu bagaimana dengan Tiara selakuk koordinator? Ia tidak pernah diam di satu tempat (atau setidaknya jarang) karena harus memantau semua <em>jobdesk </em>agar jangan sampai terjadi kesalahan. Selain itu, ia juga sibuk mondar-mandir untuk mengurusi absensi kami, di mana itu merupakan hal yang penting karena jika tidak ada itu kami tidak akan mendapatkan uang transport.</p>
<p>Selain yang namanya telah disebut, rata-rata mereka tetap berjaga di pos mereka masing-masing sebagaimana yang sudah ditentukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 September 2018, terinspirasi dari pengalaman menjadi <em>volunteer</em> Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-pembagian-jobdesk/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Pembagian Jobdesk)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-pembagian-jobdesk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Sebelum Kick-off)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-sebelum-kick-off/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-sebelum-kick-off/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2018 08:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kos]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[simulasi]]></category>
		<category><![CDATA[stadion Patriot]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1250</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karena perubahan yang mendadak, penulis jadi tidak bisa mengikuti pelatihan yang diadakan pada tanggal 2 Agustus 2018 di Stadion Patriot. Penulis sudah terlanjur membeli tiket pesawat pada tanggal itu, dan tidak punya cukup waktu untuk mengejar ketertinggalan. Tiga teman penulis yang sama-sama pindahan dari Cycling Track pun tidak bisa mengikuti pelatihan tersebut. Alhasil, penulis pun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-sebelum-kick-off/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Sebelum Kick-off)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Karena perubahan yang mendadak, penulis jadi tidak bisa mengikuti pelatihan yang diadakan pada tanggal 2 Agustus 2018 di Stadion Patriot. Penulis sudah terlanjur membeli tiket pesawat pada tanggal itu, dan tidak punya cukup waktu untuk mengejar ketertinggalan.</p>
<p>Tiga teman penulis yang sama-sama pindahan dari <em>Cycling Track</em> pun tidak bisa mengikuti pelatihan tersebut. Alhasil, penulis pun memutuskan untuk beristirahat karena keesokan harinya penulis dijadwalkan untuk mengambil seragam di GOR Ciracas, atau sering disebut UDAC (entah apa kepanjangannya).</p>
<p><strong>Berpetualang Mencari Kos</strong></p>
<p>Dengan bantuan aplikasi Mamikos, penulis mencari tempat tinggal di sekitar stadion. Setelah dengan sabar mencari yang paling sesuai dengan kebutuhan penulis (setidaknya kamar mandi dalam), penulis memutuskan untuk melakukan survei ke lokasi.</p>
<p>Awalnya penulis berniat melakukan survei sendiri, namun apa daya tante penulis memaksa untuk mengantar penulis. Pada akhirnya, penulis memutuskan untuk membawa koper sekalian agar ketika pindah nanti tidak ribet dengan barang bawaan.</p>
<div id="attachment_1253" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1253" class="size-large wp-image-1253" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-06-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-06-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-06-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-06-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-06-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-06.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1253" class="wp-caption-text">Kos Penulis</p></div>
<p>Kos tersebut berlokasi di Jl. Letnan Arsyad, Kayuringin. Lokasinya dekat dengan Stadion Patriot, sekitar 2.5 km perjalanan. Banyak kontrakan di sekitar kos, sehingga penulis tidak kesulitan untuk mencari makan. Selain itu banyak pula mal yang berada dekat dengan kos penulis, sebut saja Grand Metropolitan Mal yang menjadi tempat favorit penulis ketika membutuhkan <em>wifi </em>untuk ngeblog.</p>
<p>Sewaktu sampai di kos, penulis dan tante penulis merasa bahwa tempatnya sangat pengap. Untuk kos seharga Rp 700.000 per bulannya, jelas kos tersebut tidak sebanding. Namun karena mendesak, penulis mengambil keputusan untuk tetap memilih kos tersebut untuk ditinggali selama kurang lebih tiga minggu ke depan.</p>
<p><strong>Pertemuan Pertama</strong></p>
<p>Akhirnya penulis bertemu dengan rekan-rekan sesama <em>volunteer </em>di Stadion Patriot pada tanggal 7 Agustus 2018 ketika kami diperintah untuk menata kursi Media Center. Iya memang sangat sepele, namun penulis menggunakan kesempatan itu untuk menjelajah kawasan Stadion Patriot.</p>
<p>Sempat kebingungan mencari lokasi Media Centernya, penulis menemukannya setelah gate 22. Penulis disambut oleh Chitra, rekan sesama pindahan dari cabor<em> Cycling Track</em>. Di sana penulis juga berkenalan dengan rekan-rekan baru dan semuanya wanita. Kalau tidak salah, yang ada di ruangan waktu itu adalah: Dessy, Anisha, Evelyne.</p>
<p>Ketika akan beranjak pulang, datang lagi rekan-rekan yang terlambat termasuk sang koordinator, Tiara. Selain dia, kalau tidak salah ada juga Dhini, Fidel, dan Rhien. Cukup butuh waktu untuk menghafal mereka semua, pada tulisan selanjutnya akan penulis bahas satu per satu tentang mereka.</p>
<div id="attachment_1251" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1251" class="size-large wp-image-1251" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-12-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-12-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-12-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-12-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-12-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_17-16-12.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1251" class="wp-caption-text">Media Center</p></div>
<p>Akhirnya, kami memutuskan untuk masuk ke dalam stadion untuk sekedar mengeksplorasi lebih jauh lagi. Setelah puas berfoto, dan penulis menjadi juru fotonya, kami semua memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.</p>
<p><em>Enggak sih, penulis mampir ke Mall Metropolitan Bekasi dan tentu saja ke Gramedianya.</em></p>
<p>Lusanya, kami dijadwalkan untuk menjalani simulasi sebelum hari pertama kami bekerja di sini sebagai <em>volunteer</em>. Walaupun berjudul simulasi, banyak yang berhalangan untuk hadir pada hari tersebut. Sesuai dengan jadwal, kami akan mulai bertugas pada tanggal 10 Agustus 2018.</p>
<p>Tidak banyak yang spesial sih ketika simulasi berlangsung. Hanya saja, kami mendapatkan gambaran bagaimana kami akan menjalani tugas kami sebagai <em>volunteer</em> pada keesokan harinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 September 2018, terinspirasi dari pengalaman menjadi <em>volunteer</em> Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-sebelum-kick-off/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Sebelum Kick-off)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-sebelum-kick-off/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (JST dan Cycling Track)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-jst-dan-cycling-track/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-jst-dan-cycling-track/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 08:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[Cycling Track]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Rawamangun]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Velodrome]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1246</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis terbang ke Jakarta lagi pada tanggal 10 Mei 2018 untuk mengikuti Job Specification Training (JST). Bagi yang penasaran bagaimana penulis bisa mengingat tanggal-tanggal penting tersebut, akan penulis bahas pada lain tulisan. Sebelum berangkat, telah diberitahukan bahwa penulis masuk ke deputi Kesekjenan departemen Media &#38; Public Relations (M &#38; PR). Departemen tersebut sesuai keinginan penulis, bahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-jst-dan-cycling-track/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (JST dan Cycling Track)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis terbang ke Jakarta lagi pada tanggal 10 Mei 2018 untuk mengikuti <em>Job Specification Training </em>(JST). Bagi yang penasaran bagaimana penulis bisa mengingat tanggal-tanggal penting tersebut, akan penulis bahas pada lain tulisan.</p>
<p>Sebelum berangkat, telah diberitahukan bahwa penulis masuk ke deputi Kesekjenan departemen Media &amp; Public Relations (M &amp; PR). Departemen tersebut sesuai keinginan penulis, bahkan penulis hanya memilih itu ketika melakukan pendaftaran karena tidak tahu pelamar bisa memilih lebih dari satu.</p>
<p><strong>JST Dua Hari</strong></p>
<p>Departemen M &amp; PR akan mengadakan JST selama dua hari di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat. Beruntung, hotel tersebut dekat dengan tempat tante penulis di daerah Grogol.</p>
<p>Seperti judulnya, JST menjelaskan berbagai tugas kami nantinya ketika sudah ditempatkan di venue. Penulis tidak terlalu ingat secara detail isi pelatihannya, yang jelas kami diharuskan membantu dan memfasilitasi kebutuhan wartawan dari seluruh penjuru dunia.</p>
<p>Pada hari kedua JST, terdapat pembagian venue di mana kami akan ditempatkan. MC dari JST memberitahukan bahwa nanti kami akan di WA oleh koordinator. Penulis sempat khawatir karena tidak segera mendapatkan WA, untunglah ternyata koordinator penulis hanya salah mencatat nomer.</p>
<div id="attachment_1247" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1247" class="wp-image-1247 size-large" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_16-22-43-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_16-22-43-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_16-22-43-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_16-22-43-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_16-22-43-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_16-22-43.jpg 1032w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1247" class="wp-caption-text">Berdiri (Dari kiri: Penulis, Sasa, Kiki, Nurul) Tengah (Dari kiri: Defina, Encik, Dyta) Bawah (Dari kiri: Chitra, Alia)</p></div>
<p>Penulis kebagian cabang olahraga <em>Cycling Track </em>yang diadakan di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.  Selesai berbincang-bincang dengan teman-teman satu divisi, kami berkunjung ke venue <em>equestrian </em>yang dekat dengan velodrome. Sayangnya, ternyata kami tidak berkunjung ke venue kami sendiri.</p>
<p>Penulis tidak lama di Jakarta. Tanggal 16 Juli 2018 penulis memutuskan untuk pulang terlebih dahulu sampai pelaksanaan Asian Games. Toh dijadwal, <em>cycling track </em>dilaksanakan akhir bulan walaupun kami diwajibkan untuk membantu venue lain ketika jadwal kami kosong hingga memenuhi target 18 hari kerja.</p>
<p>Oh iya, kami mendapatkan uang transport dari JST sebesar Rp. 560.000. Kami diwajibkan untuk membuat rekening BRI, di mana penulis sempat keliru membuat Britama yang biasa (seharusnya Britama Muda) sehingga penulis kehilangan Rp. 50.000 untuk penutupan rekening.</p>
<p><strong>Pindah ke Patriot</strong></p>
<p>Pada tanggal 29 Juli 2018, ada infomasi dari koordinator <em>Cycling Track </em>bernama Dyta bahwa akan ada revisi pembagian kelompok sehingga kemungkinan kami akan dipisah. Hal ini terjadi karena ada beberapa penyesuaian, termasuk merger antara <em>volunteer </em><em>Cycling Track </em>dengan BMX.</p>
<p>Kepastian tersebut kami dapatkan keesokan harinya, di mana kami dipecah ke tiga venue yang berbeda. Dyta dan Devina tetap di Rawamangun, walaupun Devina pada akhirnya mengundurkan diri karena mendapat panggilan kerja. Sasa, Encik, Kiky dan Nurul dipindah ke badminton. Sedangkan penulis, Ayu, Chitra, dan Alia dipindah ke cabor sepakbola di Stadion Patriot, Bekasi.</p>
<p>Iya, sepakbola, sepakbola pria. Apalagi Indonesia main di sana, bisa dipastikan stadion tersebut, termasuk Media Centernya, pasti ramai. <em>Volunteer </em>yang ditempatkan di sana pun lebih banyak, sekitar 18 orang.</p>
<p>Siapa yang menyangka, perpindahan ini menjadi sebuah cerita yang panjang dan menarik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 September 2018, terinspirasi dari pengalaman menjadi <em>volunteer</em> Asian Games 2018</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-jst-dan-cycling-track/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (JST dan Cycling Track)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-jst-dan-cycling-track/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Awal dari Segalanya)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-awal-dari-segalanya/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-awal-dari-segalanya/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 05:23:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[tes]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Akhirnya tugas negara sebagai sukarelawan dalan even olahraga terbesar se-Asia selesai penulis tuntaskan. Asian Games meninggalkan banyak cerita yang menurut penulis layak untuk dibagikan. Penulis akan memulai rangkaian kisah dengan awal mula bagaimana penulis bisa menjadi seorang volunteer. Pertanyaan ini sering diajukan oleh abang Grab maupun GoJek ketika melihat seragam yang penulis gunakan. Mengapa Penulis Mendaftar? [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-awal-dari-segalanya/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Awal dari Segalanya)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya tugas negara sebagai sukarelawan dalan even olahraga terbesar se-Asia selesai penulis tuntaskan. Asian Games meninggalkan banyak cerita yang menurut penulis layak untuk dibagikan.</p>
<p>Penulis akan memulai rangkaian kisah dengan awal mula bagaimana penulis bisa menjadi seorang <em>volunteer</em>. Pertanyaan ini sering diajukan oleh abang Grab maupun GoJek ketika melihat seragam yang penulis gunakan.</p>
<p><strong>Mengapa Penulis Mendaftar?</strong></p>
<p>Awalnya, penulis tidak begitu tertarik bergabung untuk menjadi <strong>bagian dari sejarah</strong>, Sewaktu ada <em>test event </em>pada awal tahun, penulis tidak mendaftar dikarenakan harus mempersiapkan diri untuk tes IELTS pada bulan Desember.</p>
<p>Teman kuliah penulis mulai dari semester 2, yang sama-sama sedang mempersiapkan diri untuk tes IELTS, ikut <em>test event </em>tersebut. Setelah selesai kurang lebih selama dua minggu, ia bercerita seputar bagaimana asyiknya menjadi seorang <em>volunteer.</em></p>
<p>Dari sanalah penulis merasa tertarik untuk mencoba mendaftar. Apalagi, teman penulis tersebut bercerita bahwa walaupun judulnya &#8220;sukarelawan&#8221;, kita tetap mendapatkan upah untuk kerja kita sebesar Rp 300.000 per hari.</p>
<p>Sebenarnya masih ada satu hal yang membuat penulis bimbang. Saat itu, penulis sudah mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan kuliah di dalam negeri karena pengajuan beasiswa penulis (Chevening) belum tembus. Asian Games diadakan pada bulan Agustus, sehingga otomatis membuat penulis tidak bisa memulai kuliah pada semester ganjil tahun ini.</p>
<div id="attachment_424" style="width: 759px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-424" class="size-full wp-image-424" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/chevening_logo_solas_2-750x400.jpg" alt="" width="749" height="181" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/chevening_logo_solas_2-750x400.jpg 749w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/chevening_logo_solas_2-750x400-300x72.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/chevening_logo_solas_2-750x400-356x86.jpg 356w" sizes="(max-width: 749px) 100vw, 749px" /><p id="caption-attachment-424" class="wp-caption-text">Chevening Scholarship (https://www.arch2o.com/chevening-scholarships-applications-open-20172018-chevening-awards/)</p></div>
<p>Kebimbangan tersebut penulis konsultasikan kepada ayah penulis dengan satu pertanyaan: Apakan sebanding, mengundur kuliah satu semester karena berpartisipasi pada Asian Games sebagai <em>volunteer</em>? Ayah saya dengan cepat dan tegas menjawab sebanding.</p>
<p><em>Damn, bahkan sekarang penulis merasa sangat sebanding.</em></p>
<p>Oleh karena itu, mendaftarlah penuis di website resmi Asian Games. Tidak lupa untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai salah satu persyaratan. Penulis pada akhirnya selesai melakuan pendaftaran pada tanggal 2 Maret 2018.</p>
<p><strong>Sembari Menunggu Pengumuman</strong></p>
<p>Lusanya, pada tanggal 4 Maret, penulis berangkat ke Jakarta karena ingin menghadiri <a href="https://www.iief.or.id/">Indonesian International Education Foundation</a> (IIEF) di Balai Sudirman. Selain itu, penulis juga mengajukan lamaran kerja ke beberapa tempat seperti BukaLapak dan Transmedia (hingga tahap wawancara akhir).</p>
<p>Pada jangka waktu ini, penulis juga mengajukan beasiswa ke New Zealand. Penulis juga menghadiri acara Study in UK yang diadakan di Gandaria City Mall. Tentu, penulis juga menjelajah ke beberapa tempat di Jakarta, seperti Perpustakaan Nasional dan Toko Buku Gunung Agung.</p>
<p><em>Iya, perpustakaan, museum, toko buku, itulah tempat yang penulis jelajahi.</em></p>
<p><strong>Lolos dan Dua <em>Training</em> Awal</strong></p>
<p>Pada bulan Mei 2018, pengumuman tentang lolos tidaknya penulis untuk ke tahap berikutnya keluar dan alhamdulilah lolos untuk mengikuti tes pada tanggal 4 Mei yang dilaksanakan di LPPI.  Tes yang penulis jalani adalah psikotest dan Forum Group Discussion (FGD).</p>
<p>Alhamdulillah lagi, penulis berhasil menjadi <em>volunteer </em>ketika membaca pengumumannya pada tanggal 9 Mei 2018.</p>
<p>Tahap yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengikuti berbagai <em>training</em>. Yang pertama diadakan di LPPI pada tanggal 11 Mei 2018. Tema yang dibahas hanya hal-hal umum terkait olahraga dan Asian Games.</p>
<div id="attachment_1237" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1237" class="size-large wp-image-1237" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_12-22-21-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_12-22-21-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_12-22-21-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_12-22-21-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_12-22-21-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-04_12-22-21.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1237" class="wp-caption-text">Sertifikat Training</p></div>
<p>Di antara jeda antara <em>training </em>pertama dan kedua, penulis mendaftar beasiswa Polandia di mana ada satu teman penulis yang sudah berkuliah di sana. Penulis juga mendaftar seminar ASEAN Young Leader Summit yang berlangsung di Belgia.</p>
<p><em>Training </em>kedua diadakan di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tanggal 27 Mei 2018. Pada <em>training </em>kali ini ada empat topik, <em>Interpersonal Skill</em>, <em>Etiqutte</em>, <em>Pariwisata</em>, dan <em>Communication</em>.</p>
<p>Setelah itu, penulis memutuskan untuk kembali ke Malang dulu karena <em>training </em>terakhir (Job Spesification Training/JST) akan diadakan setelah lebaran, tepatnya pada bulan Juli.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 September 2018, terinspirasi dari pengalaman menjadi <em>volunteer</em> Asian Games 2018</p>
<p>Sumber Foto: <a href="http://mommiesdaily.com/2018/08/15/5-alasan-wajib-ajak-anak-nonton-asian-games/">http://mommiesdaily.com/2018/08/15/5-alasan-wajib-ajak-anak-nonton-asian-games/</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-awal-dari-segalanya/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Awal dari Segalanya)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-awal-dari-segalanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syair Hari Terakhir</title>
		<link>https://whathefan.com/sajak/syair-hari-terakhir/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sajak/syair-hari-terakhir/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2018 14:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sajak]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>
		<category><![CDATA[stadion Patriot]]></category>
		<category><![CDATA[syair]]></category>
		<category><![CDATA[volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Stadion Patriot, hari terakhir Bermetamorfosis menjadi syair Berawal dari formulir Kita mulai sebagai amatir Kerja keras hingga tergelincir Kadang terjungkir Hingga menjadi mahir Walau sering dicibir Peristiwa terjadi secara bergilir Permainan yang menyihir Gol yang dianulir Pemain yang menyisir Tim yang tersingkir Hingga makanan yang mubazir Pemimpin yang mondar-mandir Sibuk dengan daftar hadir Bergerak bagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/syair-hari-terakhir/">Syair Hari Terakhir</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Stadion Patriot, hari terakhir<br />
Bermetamorfosis menjadi syair</p>
<p>Berawal dari formulir<br />
Kita mulai sebagai amatir<br />
Kerja keras hingga tergelincir<br />
Kadang terjungkir<br />
Hingga menjadi mahir<br />
Walau sering dicibir</p>
<p>Peristiwa terjadi secara bergilir<br />
Permainan yang menyihir<br />
Gol yang dianulir<br />
Pemain yang menyisir<br />
Tim yang tersingkir<br />
Hingga makanan yang mubazir</p>
<p>Pemimpin yang mondar-mandir<br />
Sibuk dengan daftar hadir<br />
Bergerak bagai petir<br />
Terkadang duduk di pinggir<br />
Membuat kami khawatir<br />
Tenaganya akan terforsir</p>
<p>Perkawanan yang cair<br />
Menjadi sebotol eliksir<br />
Berharga bagai batu safir<br />
Yang tergeletak di antara pesisir<br />
Bersinar di antara butir pasir<br />
Di dalam hati kita ukir</p>
<p>Perpisahan terasa getir<br />
Kata tak terucap dari bibir<br />
Berubah menjadi desir<br />
Semua pengalaman nadir<br />
Dengan lembut ia mengalir<br />
Seolah membentuk takdir</p>
<p>Kayuringin, 28 Agustus 2018, terinspirasi hari terakhir bekerja sebagai volunteer Asian Games di Stadion Patriot</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sajak/syair-hari-terakhir/">Syair Hari Terakhir</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sajak/syair-hari-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendebatkan Hal yang Kurang Penting</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2018 09:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[debat]]></category>
		<category><![CDATA[fokus]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Mice Cartoon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1174</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di Twitter (dan media sosial lainnya), sedang hangat perdebatan mengenai aksi presiden Jokowi dalam pembukaan Asian Games (18/08) kemarin. Bagaimana tidak, presiden mengendarai motor gede (moge) menuju lokasi upacara pembukaan even olahraga terbesar di Asia tersebut. Yang membuat ricuh adalah kenyataan bahwa presiden menggunakan stuntman dalam aksinya. Yang kontra Jokowi mengatakan bahwa beliau telah melakukan penipuan, sedangkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/">Mendebatkan Hal yang Kurang Penting</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di Twitter (dan media sosial lainnya), sedang hangat perdebatan mengenai aksi presiden Jokowi dalam pembukaan Asian Games (18/08) kemarin. Bagaimana tidak, presiden mengendarai motor gede (moge) menuju lokasi upacara pembukaan even olahraga terbesar di Asia tersebut.</p>
<p>Yang membuat ricuh adalah kenyataan bahwa presiden menggunakan <em>stuntman </em>dalam aksinya. Yang kontra Jokowi mengatakan bahwa beliau telah melakukan penipuan, sedangkan pendukungnya membela dengan berkata mana mungkin lah seorang presiden melakukan atraksi berbahaya seperti itu.</p>
<div id="attachment_1176" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1176" class="size-full wp-image-1176" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323-300x168.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-1176" class="wp-caption-text">Aksi Presiden (http://www.tribunnews.com/seleb/2018/08/19/aksi-presiden-pakai-moge-ke-asian-games-pukau-bule-australia-jokowi-disebut-seperti-tom-cruise)</p></div>
<p>Memang secara logika, jelas tidak mungkin seorang presiden benar-benar melakukan aksi yang dapat mengancam nyawanya. Bahkan jika Valentino Rossi seorang presiden, jelas tidak mungkin ia akan melakukan hal tersebut. Ini bukan kata saya, tapi penulis lupa siapa yang bilang seperti itu.</p>
<p>Tujuan penampilan yang dilengkapi dengan <em>teaser </em>tersebut mungkin bertujuan untuk memukau para penonton dan tamu-tamu penting yang duduk di bangku VIP. Jarang bukan seorang pemimpin negara melakukan pertunjukan yang anti <em>mainstream </em>seperti itu.</p>
<p>Masalahnya, mengapa hal tersebut harus didebatkan?</p>
<p>Salah satu komikus favorit penulis, Mice, mendeskripsikan permasalahan ini dengan sangat indah melalui komiknya yang ia unggak ke akun Instagramnya (<a href="https://www.instagram.com/p/BmsfSfKHXbD/?taken-by=micecartoon.co.id">https://www.instagram.com/p/BmsfSfKHXbD/?taken-by=micecartoon.co.id</a>).</p>
<div id="attachment_1175" style="width: 761px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1175" class="size-full wp-image-1175" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418.jpg" alt="" width="751" height="541" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418.jpg 751w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418-300x216.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418-354x255.jpg 354w" sizes="(max-width: 751px) 100vw, 751px" /><p id="caption-attachment-1175" class="wp-caption-text">Kritik Tajam (https://www.instagram.com/p/BmsfSfKHXbD/?taken-by=micecartoon.co.id)</p></div>
<p>Mice merasa prihatin dengan kondisi bangsa ini, mengapa kita mendebatkan hal-hal yang kurang penting dan justru mengabaikan saudara kita yang sedang terkena bencana di Lombok?</p>
<p>Yang senang dengan adegan presiden kemarin, janganlah terlalu melebih-lebihkan. Kita tidak memilih presiden karena dia bisa naik moge bukan?</p>
<p>Yang kurang senang, jangan terlalu nyinyir kepada pemimpin negara kita tersebut. Mungkin saja reaksi negatif tersebut terpicu dengan pernyataan pemerintah yang menyebutkan bahwa penetapan bencana nasional di Lombok akan berpotensi mengganggu sektor pariwisata.</p>
<p>Lebih baik, kita curahkan waktu dan tenaga kita untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti mendoakan saudara-saudara kita di Lombok.</p>
<p><em>Halah, emang lu udah ngapain buat bantu masyarakat Lombok? Sok bijak lu!</em></p>
<p>Justru dengan menulis tulisan ini, penulis berharap dapat memotivasi diri sendiri agar dapat memberikan konstribusi kepada para korban. Minimal, mendoakan dan mengajak para pembaca sekalian untuk berbuat hal yang sama, bahkan berbuat lebih.</p>
<p>Kurangilah debat-debat yang kurang penting, jangan berfokus kepada hal yang kurang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Grand Metropolitan Mal, Bekasi, 21 Agustus 2018, terinspirasi dari komik Mice</p>
<p>Sumber Foto: <a href="http://time.com/money/4509419/presidential-debate-television-ads-commercials/">http://time.com/money/4509419/presidential-debate-television-ads-commercials/</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/">Mendebatkan Hal yang Kurang Penting</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
