<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DC Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/dc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/dc/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 08:29:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>DC Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/dc/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton Supergirl</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 01:29:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[DC]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[supergirl]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8745</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulan Juni hingga Juli akan menjadi waktu-waktu di mana Penulis akan sering ke bioskop. Pasalnya, ada tiga film yang masuk ke dalam daftar tonton Penulis tahun ini, mulai dari Supergirl (24 Juni), The Odyssey (15 Juli), dan Spider-Man: Brand New Day (29 Juli). Nah, meskipun agak telat menulis artikel ulasannya, Penulis sebenarnya telah menonton film [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/">[REVIEW] Setelah Menonton Supergirl</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bulan Juni hingga Juli akan menjadi waktu-waktu di mana Penulis akan sering ke bioskop. Pasalnya, ada tiga film yang masuk ke dalam daftar tonton Penulis tahun ini, mulai dari <em>Supergirl</em> (24 Juni), <em>The Odyssey</em> (15 Juli), dan<em> Spider-Man: Brand New Day </em>(29 Juli).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, meskipun agak telat menulis artikel ulasannya, Penulis sebenarnya telah menonton film <em>Supergirl </em>ketika <em>premiere</em>. Karakternya sendiri sudah sempat muncul sebentar di film <em>Superman </em>yang tayang pada tahun kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas, apakah <em>Supergirl</em> berhasil menampilkan film minimal sebagus <em>Superman</em>, atau justru ini menjadi film <em>flop </em>pertama <a href="https://whathefan.com/filmserial/ketika-dc-comics-mengejar-marvel/">DC Studios</a> di bawah arahan James Gunn? Menurut Penulis, singkatnya, <em>this movie was not bad, but not good enough.</em></p>



<p class="has-text-align-center wp-block-paragraph"><strong><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SPOILER ALERT!!!</mark></strong></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/setelah-menonton-tfatws-bagian-2-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/setelah-menonton-tfatws-bagian-2-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/setelah-menonton-tfatws-bagian-2-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/setelah-menonton-tfatws-bagian-2-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/setelah-menonton-tfatws-bagian-2-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton The Falcon and the Winter Soldier (Bagian 2)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-falcon-and-the-winter-soldier-bagian-2/">Setelah Menonton The Falcon and the Winter Soldier (Bagian 2)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Film Supergirl</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: <em>Supergirl</em></li>



<li>Sutradara: Craig Gillespie</li>



<li>Cast: Milly Alcock, Eve Ridley, Jason Momoa, Matthias Schoenaerts, David Corenswet</li>



<li>Tanggal Rilis: 24 Juni 2026 (Indonesia)</li>



<li>Durasi: 108 Menit</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Cerita Supergirl?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8748" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Supergirl (<a href="https://www.cgmagonline.com/review/movie/supergirl-2026/">CGMagazine</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan judulnya, <em>Supergirl </em>berfokus pada kehidupan <strong>Kara Zor-El</strong> alias <strong>Supergirl</strong> (Milly Alcock) yang berbeda dengan sepupunya, <strong>Kal-El</strong> alias <strong>Superman</strong> (David Corenswet). Jika Superman bisa melihat kebaikan di setiap orang, ia melihat manusia &#8220;apa adanya&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika Superman hidupnya terkesan lurus, maka Supergirl terasa <em>chaos </em>dan berantakan. Bahkan, ia dengan sengaja pergi ke planet yang mataharinya merah agar dirinya bisa mabuk! Sebagai informasi, makhluk Kryptonian seperti mereka tidak bisa mabuk di planet dengan matahari kuning seperti Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nantinya, di pertengahan film akan dijelaskan mengenai perbedaan ini. Berbeda dengan Superman yang dikirim ke Bumi sejak kecil, Supergirl sempat tinggal di Argo City, sebuah kota &#8220;sempalan&#8221; dari planet Krypton yang meledak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, masa hidup kota tersebut tidak bisa bertahan lama karena ternyata mengandung kelemahan mereka semua, yakni Kriptonite. Alhasil, Kara dan anjingnya yang bernama Krypto pun dikirim ke Bumi untuk dititipkan ke Superman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Latar belakangnya yang seperti itulah yang membuat Supergirl terus mencari di mana &#8220;rumahnya&#8221; yang sebenarnya. Ia merasa Bumi tempat Superman tinggal bukan rumah sejatinya, sehingga ia pun kerap berkelana ke berbagai planet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, kebetulan ia sedang berada di sebuah planet saat perayaan ulang tahunnya yang ke-23. Di planet tersebut, kebetulan ada seorang penjahat bernama <strong>Krem of the Yellow Hills </strong>(Matthias Schoenaerts) yang membantai keluarga <strong>Ruthye Marye Knoll</strong> (Eve Ridley) karena alasan yang cukup konyol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ruthye pun punya misi balas dendam dan pergi ke bar untuk mencari orang yang bisa membantunya. Kebetulan (lagi), Supergirl sedang berada di bar tersebut. Walau sempat membantu Ruthye, Supergirl menolak untuk membantunya melakukan balas dendam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, pesawat milik Krem sempat diledakkan oleh keluarga Ruthye. Kebetulan (lagi), mereka menemukan pesawat milik Supergirl. Lebih parahnya lagi, Krem sempat menyuntikkan racun ke Krypto yang akan menewaskannya dalam waktu tiga hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Supergirl pun yang awalnya menolak permintaan Ruthye akhirnya mau tidak mau mencari Krem dan dimulailah petualangan mereka berdua. Oh iya, di film ini ada Jason Momoa sebagai Lobo, tapi jujur perannya tidak terlalu signifikan. Hal ini akan Penulis bahas di poin selanjutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Supergirl</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Semakin dipikirkan, Penulis semakin merasa kalau film ini benar-benar terasa kurang, apalagi jika dibandingkan dengan <em>Superman</em>. Selain terasa <em>fun</em>-nya, film ini begitu generik, penuh klise, <em>villain </em>yang kurang <em>memorable</em>, dan secara <em>overall </em>tidak istimewa. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Sisi Positif Film Supergirl</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8749" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ruthye (<a href="https://thedirect.com/article/james-gunn-hd-look-supergirl-sidekick-ruthye-marye-knoll">The Direct</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Mari kita bicarakan dulu dari sisi positifnya. <strong><em>Vibe</em> film ini bagi Penulis mirip</strong> <strong>Borderlands </strong>(salah satu seri <em>game </em>favorit Penulis) yang <em>fun</em>, walau netizen mengatakan film ini perpaduan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-guardians-of-the-galaxy-vol-3/">Guardians of the Galaxy</a> </em>dan <em>Mad Max</em>. Oleh karena itu, Penulis bisa menikmati latar-latar tempatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan para <em>cast</em>-nya tidak buruk, tapi juga tidak terlalu spesial. Penampilan Alcock yang &#8220;kuat di luar, tapi rapuh di dalam&#8221; patut diapresiasi. Schoenaerts sebagai <em>villain </em>yang agak sinting juga cukup menarik, walau memang (sekali lagi) kurang <em>memorable</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagian akhir film ini juga Penulis suka. Setelah menghentikan keinginan Ruthye untuk membunuh Krem, <strong>Supergirl mengotori tangannya sendiri untuk membunuhnya</strong>. Ini salah satu hal yang tidak klise di film ini sekaligus membedakan antara Superman dan Supergirl.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sisi Negatif Film Supergirl</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8750" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/07/review-supergirl-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lobo (<a href="https://variety.com/2026/film/news/jason-momoa-lobo-first-look-supergirl-woman-of-tomorrow-1236639176/">Variety</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, sekarang masuk ke kekurangannya. Mungkin ada Pembaca yang <em>notice </em>bagaimana Penulis menuliskan banyak kata &#8220;kebetulan&#8221; di bagian sinopsis sebelumnya. Itu yang Penulis rasakan karena <strong>memang terlalu banyak kebetulan </strong>di film ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini mungkin bukan tipe film yang banjir <em>plot hole</em>, tapi memang dari sisi cerita seperti <strong>kurang eksplorasi</strong> dan <strong>banyak logika yang tidak masuk</strong>. Inti dari film ini memang sebenarnya tentang penerimaan diri, tapi konfliknya sesederhana mencari <em>antidote </em>untuk Krypto yang keracunan. Tidak lebih dari itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak adegan yang kadang membuat Penulis mengangkat alis. Ketika awal film misalnya, ketika keluarga Ruthye dibantai. Penyebabnya sederhana sekali, karena kakak Ruthye tiba-tiba mengagetkannya (ia pakai <em>headset</em> sehingga tak sadar rumahnya kedatangan tamu yang berbahaya), lalu tiba-tiba dibunuh oleh Krem karena itu!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena anaknya dibunuh, tentu orang tua Ruthye murka dan jadi menyerang Krem dan pasukannya. Tentu saja mereka kalah dengan mudah. Anehnya, Ruthye dibiarkan hidup, padahal <strong>kakaknya pun dibunuh karena alasan yang sepele</strong>!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, di film juga diceritakan kalau Krem dan pasukannya (disebut Brigands) mencari para perempuan untuk melanjutkan keturunan mereka yang terancam punah. Lantas,<strong> kenapa Ruthye tidak diculik</strong>? Memang dia baru remaja, tapi kalau melihat perempuan-perempuan yang mereka culik, rasanya beda usianya tidak terpaut jauh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika Supergirl datang ke markas Krem, ternyata planet tersebut mengorbit di dua matahari, yakni matahari hijau dan kuning. Artinya, Krem tahu kalau matahari hijau adalah kelemahan Kryptonian. Lantas, <strong>mengapa ia tidak mencari planet yang HANYA mengorbit matahari hijau saja</strong>? Pasti ada tata surya seperti itu di semesta DC, Penulis sangat yakin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Satu hal yang paling mengganggu Penulis bukanlah Ruthye yang terasa sebagai beban sepanjang film, melainkan <strong>keberadaan Lobo</strong>! Lagi-lagi, &#8220;kebetulan&#8221; orang yang ia incar merupakan pasukan dari Krem, sehingga bisa berada di satu tempat yang sama dengan Supergirl dan Ruthye.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keberadaan Lobo di film ini seolah asal tempel. Seandainya tidak ada Lobo pun rasanya tidak banyak hal yang berubah. Kemunculannya menyelamatkan Supergirl di akhir film juga terasa memaksa, apalagi tiba-tiba ia bawa motornya ke tengah-tengah pasukan Brigands!</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Skor: <mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#930b0f" class="has-inline-color">6/10</mark></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhir dari film ini juga memberikan petunjuk tentang film selanjutnya, yakni <em><strong>Superman: Man of Tomorrow </strong></em>yang dijadwalkan rilis tahun depan. Superman mengatakan bahwa ia membutuhkan bantuan Supergirl untuk menghadapi &#8220;musuh yang satu ini&#8221;. Semoga saja film ini bisa lebih baik!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 6 Juli 2026, terinspirasi setelah menonton <em>Supergirl</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/">[REVIEW] Setelah Menonton Supergirl</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-supergirl/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 16:36:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[DC]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[The Flash]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun menyukai film-film bergenre superhero, Penulis jarang menonton film-film DC Extended Universe (DCEU) karena bisa dibilang cukup &#8220;berantakan&#8221; jika dibandingkan dengan rival abadinya, Marvel Cinematic Universe (MCU). Namun, Penulis akhirnya memutuskan untuk menonton The Flash karena dua alasan. Pertama, ada Batman versi Michael Keaton yang legendaris. Kedua, karena film ini termasuk film terakhir DCEU sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Meskipun menyukai film-film bergenre <em>superhero</em>, Penulis jarang menonton film-film DC Extended Universe (DCEU) karena bisa dibilang cukup &#8220;berantakan&#8221; jika dibandingkan dengan rival abadinya, Marvel Cinematic Universe (MCU).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Penulis akhirnya memutuskan untuk menonton <strong><em>The Flash</em> </strong>karena dua alasan. Pertama, ada Batman versi Michael Keaton yang legendaris. Kedua, karena film ini termasuk film terakhir DCEU sebelum era James Gunn bersama DC Universe-nya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi, film ini juga mengusung tema <em>multiverse </em>yang tampaknya memang sedang menjadi tren di film-film <em>superhero</em>. Sebelumnya sudah ada <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Spider-Man: No Way Home</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em>, bahkan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-everything-everywhere-all-at-once/">Everything Everywhere All at Once</a></em>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-41-1-300x166.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-41-1-300x166.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-41-1-768x426.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-41-1-1024x568.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-41-1-356x198.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/photo_2018-09-11_12-17-41-1.jpg 1274w " alt="Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Closing Ceremony)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-volunteer-asian-games-closing-ceremony/">Pengalaman Menjadi Volunteer Asian Games (Closing Ceremony)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita The Flash</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="The Flash – Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/hebWYacbdvc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Barry Allen</strong> alias <strong>The Flash (Ezra Miller)</strong> menjalani kehidupannya sebagai seorang <em>superhero</em> seperti biasa, sebelum ia menyadari kalau dirinya bisa melakukan perjalanan lintas waktu dan memasukin suatu <em>realm </em>yang disebut <strong>Chronobowl</strong>. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia pun memanfaatkan kekuatan barunya tersebut untuk menyelamatkan ibunya yang tewas di masa lalu. Apa yang Barry lakukan sederhana saja, yaitu memasukkan kaleng tomat yang ibunya lupakan sewaktu belanja, agar ayahnya tetap di rumah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah selesai melakukan hal tersebut, Barry pulang ke masa kini. Tiba-tiba, ia didorong oleh suatu makhluk yang membuatnya terlempar ke <em>universe </em>lain. Di <em>universe </em>tersebut, ibunya hidup, tetapi Barry di <em>universe </em>tersebut (Barry 2) belum mendapatkan kekuatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khawatir dirinya tidak bisa kembali ke masa kini, Barry pun membawa Barry satunya ke tempat di mana ia mendapatkan kekuatannya. Naas, ia justru kehilangan kekuatannya, dan Barry 2-lah yang memiliki kekuatan The Flash.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini diperparah dengan kemunculan <strong>General Zod (Michael Shannon)</strong>, dengan misi yang sama dengan film <em>Man of Steel </em>(2013). Masalahnya, ternyata tidak ada Superman di <em>universe </em>tersebut, bahkan tidak ada <em>metahuman </em>satu pun di sana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untungnya, ternyata ada Batman di <em>universe </em>tersebut. Kedua Barry pun datang ke rumah Bruce Wayne yang ternyata berbeda versi, yakni versi <strong>Michael Keaton</strong>. Mereka pun menemukan fakta kalau pesawat yang membawa Superman ada di Rusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesampainya di sana, mereka ternyata tidak menemukan Superman, melainkan seorang perempuan yang diketahui bernama <strong>Kara Zor-El (Sasha Calle)</strong>, sepupu Superman. Namun, karena pernah disiksa manusia, ia tak berniat menyelamatkan mereka dari Zod.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Barry pun memutuskan untuk mengulang peristiwa di mana ia mendapatkan kekuatan The Flash. Setelah percobaan pertama gagal, Kara kembali karena melihat kesadisan Zod. Barry pun mendapatkan mereka kembali, dan mereka berempat pergi menuju tempat Zod.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertarungan pun terjadi, di mana Batman dan Kara tewas. Barry 2 pun memutuskan untuk melakukan perjalanan waktu untuk meng-<em>undo </em>peristiwa tersebut. Sayangnya, berapa kali pun diputar, Batman dan Kara tetap tewas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, saat di Chronobowl dan Barry memutuskan untuk kembali ke masa lalu untuk membatalkan aksinya yang menyelamatkan nyawa ibunya, muncul varian masa depan dari Barry 2 yang terus berusaha mencari <em>timeline </em>di mana Batman dan Kara tidak tewas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ternyata akibat perbuatan tersebut, banyak <em>universe </em>yang bertabrakan. Di sini, kita bisa melihat banyak <em>cameo </em>yang sayangnya menggunakan CGI, seperti munculnya Superman versi Nicholas Cage dan Christopher Reeves.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah percekcokan, Barry 2 melindungi Barry, yang membuat varian &#8220;Dark Flash&#8221; tersebut hilang. Barry pun kembali ke masa lalu, berpamitan dengan ibunya, lalu mengubah sedikit posisi kaleng tomat agar ayahnya bisa lepas dari tuduhan pembunuhan ibunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Barry pun akhirnya kembali ke masa kini dan ayahnya benar-benar bebas dari tuduhan. Namun, saat akan bertemu dengan Bruce Wayne, yang muncul justru Bruce Wayne versi <strong>George Clooney</strong>!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton The Flash</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="THE FLASH - FINAL TRAILER" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/jprhe-cWKGs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Film <em>The Flash </em>sebenarnya cukup menyenangkan ditonton. Penulis pribadi menyukai sepertiga film yang terkesan rapi dan runut. Motivasi The Flash ingin mengubah masa lalu terasa humanis dan tidak memaksa, sehingga menimbulkan simpati pada penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, banyaknya <em>cameo </em>juga memberikan efek kejut yang menyenangkan. Penulis sendiri paling terkejut sampai mengumpat ketika melihat George Cloone <em>comeback </em>setelah film Batman-nya yang gagal total itu. Sayangnya, konsep <em>time travel</em>-nya berantakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika melihat apa yang dilakukan<em> </em>Barry di awal, kita menyimpulkan bahwa apa yang diubah di masa lalu akan mengubah apa yang terjadi di masa kini. Bisa dilihat kalau sekaleng tomat bisa begitu mengubah banyak sejarah dan kejadian di masa depan, alias <em>butterfly effect</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep ini berbeda dengan yang diterapkan pada film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-1-adegan-favorit/">Avengers: Endgame</a></em>, tetapi sama dengan film <em>Deadpool 2 </em>dan <em>X-Men: Days of the Future Past.</em> Namun, tentu ini menimbulkan paradoks yang sangat kompleks, bahkan sejak awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tidak pernah tewasnya ibu Barry, maka kemungkinan ia tidak akan pernah menjadi The Flash. Jika ia tidak pernah menjadi The Flash, maka perjalanan waktu tersebut tidak akan pernah terjadi. Jika perjalanan waktu tersebut tidak terjadi, ibu Barry akan tetap tewas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, terasa ada cukup banyak inkonsistensi di konsep <em>time travel</em>-nya. Kematian Barry 2 karena variannya cukup aneh, karena jika Barry 2 mati saat itu, maka Barry 2 dari masa depan tidak akan pernah ada, dan tidak akan mendorong Barry keluar dari Chronobowl.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebenarnya hal ini cukup disayangkan, mengingat film ini terinspirasi dari komik <em>Flashpoint </em>yang terkenal. Konsep <em>multiverse </em>jadi kurang tepat, karena Barry hanya berusaha mengubah <em>timeline </em>waktunya sendiri, bukan pergi ke <em>universe </em>lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengingat film ini disebut akan mereset DC, Penulis tidak merasakan hal tersebut. Justru muncul banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab dan rasanya tidak akan terjawab. Salah satunya adalah, bagaimana nasib The Flash di DCU-nya James Gunn? Tidak tahu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal lain yang cukup mengganggu Penulis adalah CGI-nya yang lumayan buruk, terutama saat The Flash masuk ke Chronobowl. Meskipun sang sutradara sudah memberikan penjelasan, tetap saja Penulis merasa ganjil, terutama ketika ada adegan CGI dari alm. Christopher Reeves.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum DCU dimulai dengan film <em>Superman: Legacy</em>, DCEU akan ditutup dengan film <em>Aquaman and the Lost Kingdom</em>. Apakah Penulis akan menontonnya? Tampaknya tidak, mengingat alasan utama Penulis menonton <em>The Flash </em>adalah karena ada Batman-nya.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p class="wp-block-paragraph">Lawang, 25 Juni 2023, terinspirasi setelah menonton <em>The Flash</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumber Featured Image: <a href="https://collider.com/the-flash-movie-release-date-cast-plot/">Collider</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
