<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FA Cup Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/fa-cup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/fa-cup/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 May 2024 15:58:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>FA Cup Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/fa-cup/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Daftar Pemain Manchester United yang Ingin Saya Jual Musim Depan</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/daftar-pemain-manchester-united-yang-ingin-saya-jual-musim-depan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/daftar-pemain-manchester-united-yang-ingin-saya-jual-musim-depan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2024 15:57:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[FA Cup]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7253</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah mengalami musim yang cukup amburadul (Premier League finis di peringkat 8, juru kunci di babak grup Liga Champion), Manchester United (MU) setidaknya berhasil menutup musim dengan manis setelah menjuarai FA Cup pada hari Sabtu (25/5) kemarin. Hasil ini semakin istimewa karena lawan yang dihadapi di babak final adalah Manchester City, tim tetangga yang baru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/daftar-pemain-manchester-united-yang-ingin-saya-jual-musim-depan/">Daftar Pemain Manchester United yang Ingin Saya Jual Musim Depan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah mengalami musim yang cukup amburadul (Premier League finis di peringkat 8, juru kunci di babak grup Liga Champion), Manchester United (MU) setidaknya berhasil menutup musim dengan manis setelah menjuarai FA Cup pada hari Sabtu (25/5) kemarin.</p>



<p>Hasil ini semakin istimewa karena lawan yang dihadapi di babak final adalah Manchester City, tim tetangga yang baru berhasil mempertahankan gelar Premier League-nya sebanyak empat musim berturut-turut.</p>



<p>Walaupun kemenangan dan trofi ini berhasil membuat pendukung MU <em>full </em>senyum, Penulis merasa tim setan merah ini tetap perlu melakukan evaluasi dan perombakan besar-besaran terhadap skuadnya. Ada pemain yang layak dipertahankan, ada yang harus dilepas.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalannya Pertandingan Final FA Cup</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Garnacho &amp; Mainoo Lead United Glory! 🏆 | Man City 1-2 Man United | Final | Emirates FA Cup 23-24" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Ih0limtdYS8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebelum membahas mengenai siapa saja pemain MU yang perlu dipertahankan dan dilepas, Penulis ingin mengulas sedikit pertandingan final kemarin. Performa tim kemarin bisa dikatakan harus dijadikan <em>bare minimum </em>untuk setiap pertandingan yang dijalani MU.</p>



<p>Erik ten Hag kembali menggunakan formasi tanpa striker, di mana Bruno Fernandes dan Scott McTominay dipasang sebagai pemain lini depan. Di sisi City, Pep Guardiola menggunakan formasi 4-2-3-1, bukan 4-1-4-1 seperti yang sering ia terapkan musim ini.</p>



<p>Meskipun City menguasai penguasaan bola di awal pertandingan, MU berhasil menghasilkan peluang lebih banyak. Hasilnya, MU berhasil unggul melalui sontekan Alejandro Garnacho setelah memanfaatkan blunder yang dilakukan oleh Joško Gvardiol.</p>



<p>Setelah gol Marcus Rashford dianulir karena <em>offside</em>, MU berhasil memperlebar jarak berkat gol Kobbie Mainoo yang memanfaatkan <em>assist </em>Fernandes. Gol ini melalui proses <em>teamwork </em>yang rapi dan akurat.</p>



<p>Setelah unggul dua gol, praktis MU bermain lebih bertahan. <a href="https://whathefan.com/olahraga/biasakan-nonton-mu-sampai-habis-lol/">Mengingat MU sering kena <em>comeback</em></a> yang menyakitkan, jujur Penulis sedikit merasa was-was dengan keunggulan ini. Apalagi, City terus menggempur pertahanan MU.</p>



<p>Jérémy Doku akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-87. Dengan tambahan waktu yang mencapai tujuh menit, tentu Penulis semakin tegang menyaksikan menit-menit terakhir pertandingan. </p>



<p>Untungnya, MU berhasil mempertahan keunggulan hingga peluit panjang berakhir. <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">Ten Hag berhasil mempersembahkan trofi kedua untuk MU</a>, yang membuat kursi kepelatihannya untuk sementara waktu bisa dibilang aman.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Daftar Pemain Manchester United yang Ingin Saya Pertahankan dan Lepas</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/manchester-united-fa-cup-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7255" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/manchester-united-fa-cup-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/manchester-united-fa-cup-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/manchester-united-fa-cup-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/manchester-united-fa-cup.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pemain Masa Depan MU yang Harus Dipertahankan (<a href="https://www.goal.com/en/lists/alejandro-garnacho-kobbie-mainoo-history-makers-follow-cristiano-ronaldo-footsteps-goals-man-city/blt5fa890943adfdc2b">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Musim ini memang menjadi musim yang berat untuk MU. Selain karena performa tim yang inkonsisten, <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">badai cedera yang tak habis-habis terus menghantui tim</a>. Bisa dilihat ketika beberapa pemain kunci kembali bermain di final kemarin, MU bisa tampil lumayan bagus.</p>



<p>Para pemain juga terlihat lebih ngotot dan punya daya juang dalam bermain, tidak seperti beberapa pertandingan Premier League yang berakhir dengan hasil imbang atau bahkan kalah. Seperti inilah seharusnya MU bermain di setiap laganya.</p>



<p>Hingga artikel ini ditulis, setidaknya sudah ada dua pemain yang dipastikan akan meninggalkan tim karena kontraknya habis, yakni <strong>Raphaël Varane </strong>dan <strong>Anthony Martial</strong>. Belum diketahui siapa yang akan menyusul mereka berdua.</p>



<p>Lantas, siapa saja pemain MU yang layak untuk dipertahankan dan dilepas? Berikut opini Penulis selengkapnya:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kiper</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>André Onana -> Pertahankan: </strong>Terlepas dari banyaknya blunder di awal musim dan kebobolan total 83 gol (hanya 13 <em>clean sheet</em>) di semua pertandingan musim ini, performanya di beberapa pertandingan terakhir cukup luar biasa</li>



<li><strong>Altay Bayındır -> Lepas: </strong>Hanya bermain satu kali di FA Cup dan kebobolan dua gol, artinya sang pemain tidak mampu menghadirkan kompetisi untuk kiper utama</li>



<li><strong>Tom Heaton -> Lepas:</strong> Tidak pernah bermain satu kali pun, sehingga slotnya lebih baik diberikan untuk pemain akademi</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Lini Pertahanan</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Lisandro Martínez -> Pertahankan:</strong> Meskipun kerap absen karena cedera, ia mampu menghadirkan perbedaan yang signifikan ketika bermain </li>



<li><strong>Harry Maguire -> Pertahankan:</strong> Setelah sering dihujat, mental bajanya mampu membuktikan bahwa ia layak untuk dipertahankan oleh tim berkat penampilannya yang impresif</li>



<li><strong>Victor Lindelöf -> Lepas: </strong>Sebagai pelapis, ia justru sering cedera, sehingga butuh mencari pemain pelapis yang lebih <em>versatile</em></li>



<li><strong>Willy Kambwala -> Pertahankan: </strong>Diorbitkan ketika bek senior cedera semua, Kambwala mampu memberikan penampilan yang cukup oke sebelum akhirnya ikut cedera</li>



<li><strong>Jonny Evans -> Lepas:</strong> Usia tidak bisa berbohong, performanya kerap <em>drop </em>ketika dimainkan sebagai pelapis</li>



<li><strong>Luke Shaw -> Lepas: </strong>Punya potensi untuk menjadi bek kiri terbaik Inggris, Shaw terlalu sering berkutat dengan cedera</li>



<li><strong>Tyrell Malacia -> Lepas: </strong>Sempat menjanjikan di awal musim 2022/2023, Malacia malah harus absen satu musim penuh, sehingga layak untuk dilepas</li>



<li><strong>Diogo Dalot -> Pertahankan:</strong> Salah satu dari sedikit pemain MU yang <em>passion </em>dan <em>work rate </em>di lapangan patut diapresiasi</li>



<li><strong>Aaron Wan-Bissaka -> 50:50</strong>: Memiliki sisi defensif yang lebih baik dari Dalot, tapi kurang dalam penyerangan, bisa dipertahankan untuk menjadi pelapis Dalot</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Lini Tengah</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Scott McTominay -> 50:50: </strong>Salah satu pemain akademi yang permainannya cukup inkonsisten, sering mencetak gol tapi kerap salah dalam memberikan <em>passing</em></li>



<li><strong>Casemiro -> 50:50:</strong> Butuh pengalaman dan senioritasnya, tapi ketika di lapangan sering terlihat bermain tanpa <em>passion </em>dan asal-asalan</li>



<li><strong>Sofyan Amrabat -> 50:50:</strong> Oke sebagai pemain pelapis, walau terkadang bermain dengan buruk, mungkin bisa dipermanenkan dari Fiorentina sebagai pelapis</li>



<li><strong>Kobbie Mainoo -> Pertahankan: </strong>Pemain masa depan MU yang harus dipertahankan</li>



<li><strong>Christian Eriksen -> Lepas: </strong>Usia membuat performa Eriksen sudah menurun cukup jauh, bahkan tidak cukup untuk menjadi sekadar pelapis</li>



<li><strong>Bruno Fernandes -> Pertahankan: </strong>Kapten tim yang walau kadang terlihat &#8220;cengeng,&#8221; passion dan work rate untuk tim di atas pemain lainnya</li>



<li><strong>Mason Mount -> Lepas: </strong>Pembelian <em>scam </em>terbesar musim ini, total hanya bermain sebanyak 756 menit (setara 9 <em>match</em>)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Lini Depan</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Marcus Rashford -> Lepas:</strong> Sering terlihat malas ketika bermain, performanya musim ini sangat jauh dibandingkan musim kemarin dengan hanya mencetak 8 gol di semua kompetisi</li>



<li><strong>Alejandro Garnacho -> Pertahankan:</strong> Salah satu aset paling berharga di tim saat ini, memiliki potensi untuk berkembang di masa depan</li>



<li><strong>Antony -> Lepas: </strong>Hanya mencetak tiga gol dan dua <em>assist </em>di semua kompetisi, level permainan Antony sepertinya memang tidak untuk klub sebesar MU</li>



<li><strong>Amad Diallo -> Pertahankan: </strong>Mampu bermain lebih baik dibandingkan Antony, setidaknya mampu menjadi pelapis yang cukup baik untuk tim</li>



<li><strong>Rasmus Højlund -></strong> Pertahankan: Berhasil mencetak 16 gol di semua kompetisi di musim debutnya bersama MU, Højlund layak untuk dipertahankan sebagai ujung tombak tim</li>
</ul>



<p>Berdasarkan opini di atas, MU jelas membutuhkan banyak pemain baru di semua lini, terutama bek kiri, gelandang tengah sebagai pendamping Mainoo, dan striker sebagai <em>backup </em>Højlund. Kedalaman skuad menjadi salah satu masalah MU di musim ini.</p>



<p>Semoga saja raihan piala FA ini bisa menjadi momentum yang baik bagi MU untuk menyongsong musim selanjutnya. Penulis percaya pada proses, dan walaupu musim ini berantakan, semoga saja musim selanjutnya MU bisa lebih baik lagi.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 26 Mei 2024, terinspirasi setelah mengevaluasi penampilan Manchester United selama musim ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/fa-cup-final-score-result-manchester-united-city-b2551504.html">The Independent</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/daftar-pemain-manchester-united-yang-ingin-saya-jual-musim-depan/">Daftar Pemain Manchester United yang Ingin Saya Jual Musim Depan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/daftar-pemain-manchester-united-yang-ingin-saya-jual-musim-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Badai Cedera Manchester United yang Tak Kunjung Berlalu</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[cedera]]></category>
		<category><![CDATA[Coventry City]]></category>
		<category><![CDATA[FA Cup]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7213</guid>

					<description><![CDATA[<p>Merasa frustasi karena melihat Manchester United (MU) sudah menjadi hal yang biasa bagi para penggemarnya. Namun, melihat MU begitu kesulitan melawan sebuah klub dari EFL Championship merupakan another level of pain. Dalam laga semifinal FA Cup yang berlangsung kemarin malam (21/4), sebenarnya MU cukup diuntungkan karena tidak langsung berhadapan dengan Chelsea ataupun Manchester City. Lawan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">Badai Cedera Manchester United yang Tak Kunjung Berlalu</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Merasa frustasi karena melihat Manchester United (MU) sudah menjadi hal yang biasa bagi para penggemarnya. Namun, melihat MU begitu kesulitan melawan sebuah klub dari EFL Championship merupakan <em>another level of pain</em>.</p>



<p>Dalam laga semifinal FA Cup yang berlangsung kemarin malam (21/4), sebenarnya MU cukup diuntungkan karena tidak langsung berhadapan dengan Chelsea ataupun Manchester City. Lawan MU cukup mudah, yakni Coventry City.</p>



<p>Walaupun sebenarnya tidak terlalu kaget jika MU melawak, Penulis tidak menyangka kalau mereka benar-benar terlihat memalukan ketika berhadapan dengan tim yang berada di peringkat 8 EFL Championship.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/siapa-yang-akhirnya-menang-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/siapa-yang-akhirnya-menang-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/siapa-yang-akhirnya-menang-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/siapa-yang-akhirnya-menang-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/siapa-yang-akhirnya-menang-banner.jpg 1280w " alt="Siapa yang Akhirnya Menang?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/siapa-yang-akhirnya-menang/">Siapa yang Akhirnya Menang?</a></div></div></div><p></p>


<p>Meskipun lolos ke final, Penulis merasa malu sebagai penggemar. Namun, di sisi lain, Penulis berusaha mewajarkan hal tersebut mengingat MU sedang diterpa badai cedera yang begitu mengerikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Pertandingan Manchester United vs Coventry City</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Coventry City v Manchester United | Key Moments | Semi-Final | Emirates FA Cup 2023-24" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/NwR7k75shwc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sejak awal pertandingan, MU sebenarnya terlihat cukup mendominasi lawannya. Di babak pertama, MU telah unggul 2-0 lewat gol <strong>Scott McTominay</strong> dan <strong>Harry Maguire</strong>. Di menit 58, MU memperlebar jarak melalui sontekan <strong>Bruno Fernandes</strong>.</p>



<p>Sampai menit ke-70, Penulis mengira kalau posisi MU sudah cukup aman untuk mengunci tempat di babak final. Masa iya melawan tim sekelas Coventry City bisa di-<em>comeback</em> dalam waktu 20 menit. Penulis lupa, yang sedang Penulis lihat adalah MU.</p>



<p>Seperti yang sudah pernah Penulis bahas dalam tulisan <a href="https://whathefan.com/olahraga/biasakan-nonton-mu-sampai-habis-lol/">&#8220;Biasakan Nonton MU Sampai Habis, LOL,&#8221;</a> Penulis sudah mengutarakan kalau sekarang <em>injury time </em>adalah momen yang mengerikan bagi penggemar MU, berbeda dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">era Fergie</a> ketika <em>injury time </em>menjadi hal yang menakutkan bagi lawan MU.</p>



<p>Hanya dalam rentang waktu 8 menit, Coventry City berhasil mengejar ketertinggalan lewat gol <strong>Ellis Simms</strong> dan <strong>Callum O&#8217;Hare</strong>, nama-nama yang jelas belum pernah Penulis dengar sebelumnya. Sejak itu, Penulis benar-benar cemas hingga rasanya ingin berhenti menonton pertandingan.</p>



<p>Benar saja, pada <em>injury time</em>, Coventry berhasil mendapatkan penalti setelah Aaron Wan-Bissaka melakukan <em>handball </em>di kotak terlarang.<strong> Haji Wright </strong>berhasil mengeksekusinya dengan baik dan memaksa MU bermain di babak tambahan waktu.</p>



<p>Mental Penulis terasa benar-benar hancur ketika Victor Torp mencetak gol pada menit 120+3 memanfaatkan <em>counter attack</em>. Untungnya, gol tersebut dianulir melalui VAR karena berbau <em>offside</em>. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti.</p>



<p>Sekali lagi, mental Penulis dibuat anjlok karena Casemiro sebagai penendang pertama MU gagal mencetak gol. Bau-bau kekalahan pun semakin tercium. Untungnya, Andre Onana juga berhasil menepis tendangan Callum O&#8217;Hare dengan sangat baik.</p>



<p>Penulis mulai bisa bernapas lega ketika tendangan Ben Sheaf tidak menemui titik sasaran. Rasmun Hojlund sebagai penentu berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik dan membawa MU berhasil lolos ke final FA Cup untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut.</p>



<p>Di babak final, MU akan menghadapi <strong>Manchester City</strong> yang sebelumnya berhasil mengalahkan Chelsea juga melalui babak adu penalti. Ini akan menjadi ulangan final musim 2022/2023, di mana <a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-city-memang-terlalu-tangguh-musim-ini/">City berhasil keluar menjadi juara dan mengunci <em>treble winners </em>di musim tersebut</a>.</p>



<p>Tentu Penulis merasa was-was karena mau tidak mau harus diakui kalau klub tetangga tersebut lebih superior dibandingkan MU. Melawan City yang Coventry saja kesulitan, apalagi yang Manchester? Apalagi, MU seolah sedang &#8220;dikutuk&#8221; karena banyaknya pemain yang cedera.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Manchester United Seolah Dikutuk dengan Badai Cedera</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7216" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rashford Alami Cedera pada Pertandingan Kemarin (<a href="https://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/breaking-manchester-united-rashford-injury-29035191">Manchester Evening News</a>)</figcaption></figure>



<p>Alasan selalu bisa dicari-cari, termasuk mengapa MU bisa terlihat kewalahan ketika menghadapi tim sekelas Coventry City. Seperti sebelumnya, alasan yang paling mudah adalah banyaknya pemain MU yang cedera dan tidak bisa dimainkan.</p>



<p>Hal ini bisa dilihat dari <em>line up </em>kemarin, di mana Casemiro sampai dipasang menjadi bek karena setidaknya ada 5 bek MU yang cedera, yakni <strong>Lisandro Martinez</strong>, <strong>Victor Lindelof</strong>, <strong>Raphael Varane</strong>, <strong>Jonny Evans</strong>, hingga bek muda<strong> Willy Kambwala</strong>.</p>



<p>Jangan lupa, dua bek kiri MU yakni <strong>Luke Shaw </strong>dan <strong>Tyrell Malacia</strong> (yang tak pernah kelihatan hingga penggemar mencurigai kalau ia telah &#8220;meninggal&#8221;) juga sudah lama cedera, hingga MU harus menggunakan Wan-Bissaka untuk mengisi posisi tersebut. </p>



<p>Di posisi gelandang ada <strong>Mason Mount </strong>dan <strong>Sofyan Amrabat </strong>yang juga cedera. Di posisi striker, <strong>Anthony Martial </strong>juga tak terlihat fit untuk dimainkan, walaupun para penggemar pun tak terlalu mengharapkan keberadaannya. </p>



<p>Entah mengapa klub ini seperti dikutuk dengan jumlah cedera yang begitu banyak di musim ini dengan lebih dari 60 kasus cedera yang berbeda. Praktis, hanya tersisa Antony, Christian Eriksen, Amad Dialo, dan kiper Altay Bayindir di bangku cadangan yang berasal dari skuad senior.</p>



<p>Apalagi, di pertandingan kemarin <strong>Marcus Rashford </strong>dan<strong> Scott McTominay </strong>juga terlihat harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera. Seumur hidup menjadi penggemar MU, baru kali ini Penulis melihat tim ini dihantam badai cedera yang begitu masif.</p>



<p>Jika tidak ada pemain yang sembuh, maka di pertandingan selanjutnya kemungkinan besar MU akan menggunakan susunan pemain: <strong>Onana; Dalot, Casemiro, Maguire, Wan-Bissaka; Eriksen, Mainoo; Antony, Fernandes, Garnacho; Hojlund.</strong> </p>



<p>Bisa dilihat, pemain MU benar-benar habis! Jika prediksi formasi tersebut benar, maka bisa dipastikan kalau di pertandingan selanjutnya pemain cadangan MU akan diambil dari pemain akademi seperti yang sudah terjadi pada pertandingan kemarin. </p>



<p>Tim medis yang dimiliki MU pun sampai dipertanyakan oleh penggemar. Mengapa bisa para pemain begitu mudah cedera? Apalagi, tak jarang cedera tersebut berlangsung untuk jangka waktu yang sangat panjang. Lihat saja kasus Malacia yang tak terlihat rimbanya.</p>



<p>Di tengah badai cedera ini, Penulis masih bisa sedikit bersimpati kepada Erik ten Hag selaku pelatih. Rasanya siapapun pelatihnya, kalau dihadapkan situasi sulit seperti sekarang, tentu saja akan sulit untuk meraih hasil yang maksimal.</p>



<p>Namun, <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">keputusan-keputusan ten Hag di lapangan</a> sendiri kadang menimbulkan pertanyaan. Keputusannya untuk menarik Garnacho dan Mainoo di pertandingan kemarin dianggap blunder, apalagi ternyata Rashford dan McTominay alami cedera.</p>



<p>Entah sampai kapan badai cedera ini akan berlalu. Meskipun kembalinya semua pemain tidak menjamin akan membuat permainan MU membaik, setidaknya ten Hag jadi memiliki lebih banyak opsi dalam menjalankan strateginya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 22 April 2024, terinspirasi setelah merasa malu dengan pertandingan yang dijalani MU ketika berhadapan dengan Coventry City di semifinal FA Cup</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-7303431/mu-buang-keunggulan-3-gol-lawan-coventry-lanjut-ke-extra-time">Detik</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">Badai Cedera Manchester United yang Tak Kunjung Berlalu</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
