<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hearts2Hearts Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/hearts2hearts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/hearts2hearts/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 15:24:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>Hearts2Hearts Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/hearts2hearts/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Netizen Lompat ke Kesimpulan (dan Merasa Pasti Benar)</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 15:18:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[asumsi]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[Hearts2Hearts]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwoo]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8637</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah bermain biliard pada malam minggu kemarin, Penulis duduk santai bersama teman-temannya karena sedang menunggu pesanan makanan. Sambil iseng, Penulis cek Instagram. Nah, di Instagram kan sering ada rekomendasi postingan Threads agar kita &#8220;main&#8221; ke sana. Pada waktu itu, yang muncul di laman Penulis adalah membahas masalah Jiwoo, leader dari girlband Hearts2Hearts (H2H) tempat Carmen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/">Ketika Netizen Lompat ke Kesimpulan (dan Merasa Pasti Benar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah bermain biliard pada malam minggu kemarin, Penulis duduk santai bersama teman-temannya karena sedang menunggu pesanan makanan. Sambil iseng, Penulis cek Instagram.</p>



<p>Nah, di Instagram kan sering ada rekomendasi postingan Threads agar kita &#8220;main&#8221; ke sana. Pada waktu itu, yang muncul di laman Penulis adalah membahas masalah Jiwoo, <em>leader </em>dari <em>girlband </em><a href="https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/">Hearts2Hearts (H2H) tempat Carmen bernaung</a>.</p>



<p>Tentu Penulis kaget, ada apa ini, perasaan selama ini baik-baik saja tidak ada masalah. Apakah ada skandal besar yang menerpanya? Ternyata setelah Penulis baca detail, bisa dibilang masalahnya (bagi Penulis) cukup sepele.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/minta-maaf-itu-kewajiban-kita-memaafkan-itu-hak-mereka-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/minta-maaf-itu-kewajiban-kita-memaafkan-itu-hak-mereka-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/minta-maaf-itu-kewajiban-kita-memaafkan-itu-hak-mereka-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/minta-maaf-itu-kewajiban-kita-memaafkan-itu-hak-mereka-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/minta-maaf-itu-kewajiban-kita-memaafkan-itu-hak-mereka-banner.jpg 1280w " alt="Minta Maaf Itu Kewajiban Kita, Memaafkan Itu Hak Mereka" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/minta-maaf-itu-kewajiban-kita-memaafkan-itu-hak-mereka/">Minta Maaf Itu Kewajiban Kita, Memaafkan Itu Hak Mereka</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Inti Masalah yang Menerpa Jiwoo</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8645" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hearts2Hearts (<a href="https://x.com/H2H_Lovers24/status/1994908051703566749">X</a>)</figcaption></figure>



<p>Untuk yang awam dengan <a href="https://whathefan.com/musik/bagaimana-algoritma-youtube-music-membuat-saya-menyelami-k-pop/">dunia K-Pop</a>, Hearts2Hearts adalah <em>girlband </em>di bawah agensi SM Entertainment yang baru debut tahun lalu, tepatnya tanggal 24 Februari 2025. Artinya, usia mereka baru satu tahun lebih sedikit.</p>



<p>Anggotanya pun muda-muda, dengan yang tertua (yakni Carmen dan Jiwoo) lahir tahun 2006 atau berusia 20 tahun (21 tahun umur Korea), sedangkan yang paling muda lahir di tahun 2010.</p>



<p>Lantas, apa masalah yang menerpa Jiwoo sebagai <em>leader</em>? Inti yang Penulis tangkap adalah ia dianggap <em>oversharing</em> tentang teman perempuannya, yang disebut dengan kode <strong>&#8220;Deep Green&#8221;.</strong></p>



<p>Si Deep Green ini sebelumnya juga merupakan <em>trainee </em>bersama Jiwoo, bahkan disebut akan debut bersama. Hanya saja, beberapa sumber menyatakan perubahan manajerial di SM membuat rencana tersebut batal. </p>



<p>Alih-alih mendebutkan Deep Green, SM justru mendebutkan Carmen, Stella, dan Ye-On. Mereka bertiga bahkan dijuluki sebagai &#8220;pendobrak <em>line-up</em>&#8221; karena masa <em>trainee </em>mereka yang tergolong singkat.</p>



<p>Singkat cerita, H2H akhirnya debut. Seperti kebanyakan <em>girlband </em>lain, mereka pun punya <em>channel </em>YouTube sendiri yang juga berisi semacam <em>variety show </em>di luar kesibukan mereka sebagai <em>idol</em>. Gampangnya, banyak konten vlog di sana.</p>



<p>Dalam beberapa kesempatan (kalau tidak salah sekitar tiga kali secara total), Jiwoo ini sering bercerita tentang si Deep Green ini, termasuk menunjukkan <em>wallpaper </em>HP-nya yang menampilkan foto mereka berdua.</p>



<p>Nah, dari sinilah masalahnya dimulai.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Netizen yang Lompat ke Kesimpulan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8646" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wallpaper Jiwoo (TikTok)</figcaption></figure>



<p>Mungkin Pembaca yang tidak familier dengan dunia K-Pop akan merasa heran dengan cerita di atas karena tidak menemukan adanya masalah. Penulis pun merasa demikian.</p>



<p>Ternyata, netizen (yang tentunya penggemar K-Pop) mempermasalahkan sikap Jiwoo yang <em>oversharing </em>si Deep Green tersebut. Ada yang mengecap Jiwoo <strong>&#8220;gagal <em>move on</em>&#8220;</strong> dari temannya tersebut hingga <strong><em>mengabaikan member</em>-nya</strong>,</p>



<p>Mereka menggunakan sebuah potongan ucapan salah satu <em>member </em>H2H, A-na, yang mengatakan di salah satu vlog kurang lebih seperti ini: &#8220;lebih perhatikan lagi <em>member</em>-mu.&#8221; Ada juga katanya A-na pernah bilang, &#8220;oh, si Green itu lagi.&#8221;</p>



<p>Lebih parahnya lagi, ada yang langsung menuduh Jiwoo <strong>menjalin hubungan romantis</strong> dengan si Deep Green. Istilah yang sering digunakan adalah WLW atau <em>woman love woman</em>. Dengan kata lain, Jiwoo dianggap sebagai seorang lesbian.</p>



<p>Banyak yang berkata kalau kedekatan Jiwoo dan Deep Green &#8220;tidak normal&#8221;. Narasi yang sering digunakan adalah &#8220;gue juga punya temen deket, tapi enggak segitunya.&#8221; </p>



<p>Selain itu, hebohnya kasus ini juga membuat trio pendobrak <em>line-up </em><strong>jadi sasaran <em>hate </em></strong>karena dianggap <strong>menggagalkan debut Deep Green (dan beberapa orang lainnya)</strong>. Padahal, kan, keputusannya dari manajemen, ya?</p>



<p>Tentu banyak hal lain yang akhirnya disasar ke Jiwoo, mulai dianggap kurang pantas jadi <em>leader</em>, enggak bisa menerima fakta, dicap sering blunder, kurang <em>care </em>ke anggotanya, dan lain sebagainya.</p>



<p>Dari penjelasan di atas, bisa dilihat betapa mudahnya kita sebagai manusia langsung lompat ke kesimpulan dan merasa kesimpulan tersebut pasti benar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Padahal ya Belum Tentu Benar</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8647" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jiwoo dan Carmen (<a href="https://www.instagram.com/p/DXCGuAPiQeK/">Instagram</a>)</figcaption></figure>



<p>Penggemar K-Pop memang sering &#8220;dikeroyok&#8221; oleh netizen lain karena hubungan parasosial mereka yang cukup parah. Bagi mereka, <em><strong>idol</strong></em><strong><em> </em>adalah milik mereka.</strong> Tingkah laku <em>idol</em> harus sesuai dengan kemauan dan standar mereka.</p>



<p>Penulis masih ingat betul kasus yang menerpa <a href="https://whathefan.com/musik/live-my-life-aespa/">Karina aespa</a>. Ada dua kasus besar di mana hidupnya seolah &#8220;diatur&#8221; oleh penggemar. Pertama, masalah ia pacaran yang ujungnya membuat ia harus putus. Kedua, <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/beda-artis-korea-selatan-dan-indonesia-ketika-pemilu/">masalah foto yang dianggap bentuk dukungan kepada salah satu calon presiden Korea Selatan</a>.</p>



<p>Nah, kasus Jiwoo ini adalah contoh lain dari permasalahan ini. Apalagi, kesimpulan-kesimpulan netizen, menurut keyakinan Penulis, <strong>berasal dari asumsi-asumsi yang dasarnya kurang kuat</strong>, mong kebanyakan dari potongan video.</p>



<p>Pertama, Jiwoo memang <em>leader </em>H2H, sehingga punya tanggung jawab yang besar atas para <em>member</em>-nya. Hanya karena ia sering <em>sharing </em>Deep Green, bukan berarti ia menelantarkan anggota-anggotanya, apalagi sampai dicap kurang <em>care</em>.</p>



<p>Ucapan A-na pun belum tentu terkait hal tersebut, apalagi mereka berdua (Jiwoo dan A-na) dikenal sebagai Tom &amp; Jerry-nya H2H karena sering berantem (dalam konteks bercanda, yang justru menunjukkan kedekatan mereka).</p>



<p>Kedua, kalau memang Jiwoo lebih dekat dengan orang lain dibandingkan dengan <em>member</em>-nya sendiri, ya biarin aja. Kan orang bebas memilih mau berteman dengan siapa. Toh, kita juga tidak selalu berteman dengan orang sekantor, kan?</p>



<p>Ketiga, tuduhan yang menurut Penulis paling parah adalah tentang WLW. Penulis benar-benar tidak habis pikir, kenapa ujungnya justru menuduh Jiwoo sampai segitunya? </p>



<p>Banyak yang mengatakan bahwa mereka juga punya teman dekat, tapi enggak sampai seperti Jiwoo dan Deep Green. Lah, cara orang mengekspresikan diri kan beda-beda, masa harus sama kayak kita semua?</p>



<p>Padahal, <strong>kita tidak tahu apa saja yang terjadi di balik layar</strong>. Kita hanya menyimpulkan berdasarkan apa yang ditampilkan di layar. Lantas, siapa kita bisa menghakimi orang lain sedemikian rupa dan merasa asumsi kita pasti benar?</p>



<p>Kalau kata teman Penulis, &#8220;<em>They wanna believe what they want to believe</em>.&#8221; Bagi <em>fans </em>(dan mungkin juga<em> hater</em>), mereka merasa yang paling tahu tentang <em>idol</em>-nya, seolah tidak ada batas di antara mereka.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Artikel ini bukan pembelaan ke Jiwoo, mong <em>fans</em> pun bukan. Artikel ini Penulis tulis sebagai pengingat bahwa kita sebagai manusia terkadang suka langsung <strong>melompat ke kesimpulan tanpa ada dasar yang kuat</strong>.</p>



<p>Kalau hanya berdasarkan asumsi, potongan-potongan video, dan bukti-bukti lemah lainnya, ya jangan langsung membuat kesimpulan. Toh, kita tidak benar-benar tahu apa yang terjadi di belakang layar.</p>



<p>Lagipula, daripada menghabiskan energi dan waktu untuk orang lain (yang bahkan tidak tahu kita hidup di dunia ini), lebih baik digunakan untuk <em>upgrade </em>diri sendiri. Toh, kita enggak bisa mengontrol Jiwoo mau berteman dengan siapa atau mau bersikap seperti apa.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 15 Maret 2026, terinspirasi setelah melihat &#8220;drama&#8221; yang melibatkan Jiwoo</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/">Ketika Netizen Lompat ke Kesimpulan (dan Merasa Pasti Benar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mari Kita Bicarakan Carmen dan Hearts2Hearts</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Carmen]]></category>
		<category><![CDATA[Hearts2Hearts]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8303</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis mengenal K-Pop sejak Gen 2 ketika SMA. Waktu itu, rata-rata member dari sebuah girlband atau boyband lebih tua dari Penulis. Sebagai contoh, Girls&#8217; Generation atau SNSD memiliki member yang lahir antara tahun 1989 hingga 1991. Penulis hiatus cukup lama dari dunia K-Pop, kalau tidak salah mulai tahun 2013-2014. Penulis baru menyentuhnya lagi ketika kerja [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/">Mari Kita Bicarakan Carmen dan Hearts2Hearts</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis mengenal K-Pop sejak Gen 2 ketika SMA. Waktu itu, rata-rata <em>member</em> dari sebuah girlband atau boyband lebih tua dari Penulis. Sebagai contoh, Girls&#8217; Generation atau SNSD memiliki <em>member </em>yang lahir antara tahun 1989 hingga 1991.</p>



<p>Penulis hiatus cukup lama dari dunia K-Pop, kalau tidak salah mulai tahun 2013-2014. Penulis baru menyentuhnya lagi ketika kerja karena teman sekantor Penulis merupakan penggemar berat <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">Blackpink</a>, yang termasuk ke Gen 3. Namun, baru di tahun 2022-2023 Penulis baru kembali intens mendengarkan K-Pop melalui <a href="https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/">Twice</a>.</p>



<p>Nah, Gen 3 ini bisa dibilang seumuran dengan Penulis atau setidaknya usianya tidak beda jauh dari Penulis. Contoh <em>idol </em>yang seumuran dengan Penulis adalah Wendy dan Seulgi dari <a href="https://whathefan.com/musik/feel-my-rhythm-red-velvet/">Red Velvet</a>. Kami sama-sama kelahiran 1994.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/130810590_antarafoto-menhan-prabowo-tiba-di-sidang-tahunan-mpr-160823-app-3-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/130810590_antarafoto-menhan-prabowo-tiba-di-sidang-tahunan-mpr-160823-app-3-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/130810590_antarafoto-menhan-prabowo-tiba-di-sidang-tahunan-mpr-160823-app-3-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/130810590_antarafoto-menhan-prabowo-tiba-di-sidang-tahunan-mpr-160823-app-3-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/130810590_antarafoto-menhan-prabowo-tiba-di-sidang-tahunan-mpr-160823-app-3.jpg 1200w " alt="Menyorot Kebijakan Prabowo-Gibran: Dari Makan Siang Gratis hingga 300 Fakultas Kedokteran" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/">Menyorot Kebijakan Prabowo-Gibran: Dari Makan Siang Gratis hingga 300 Fakultas Kedokteran</a></div></div></div><p></p>


<p>Penulis bisa dibilang &#8220;telat&#8221; mengikuti Gen 3 ini, karena mereka sudah mulai mendekati penghujung karier ketika mendengarkan mereka. Bahkan, bisa dibilang sudah mulai peralihan ke Gen 4 seperti <a href="https://whathefan.com/musik/live-my-life-aespa/">aespa</a> dan <a href="https://whathefan.com/musik/i-am-ive/">IVE</a>, yang kira-kira seumuran dengan adik bungsu Penulis.</p>



<p>Penulis menyadari bahwa ada kesan <em>cringe </em>jika Penulis melihat sosok &#8220;adik-adik&#8221; yang bernyanyi dan nge-<em>dance</em>. Oleh karena itu, Penulis cenderung menghindari menonton video <em>performance </em>mereka. Penulis hanya menikmati musik mereka, sambil sesekali menonton <em>variety show</em> mereka.</p>



<p>Nah, kalau Gen 4 saja sudah ada perasaan takut dianggap <em>cringe</em>, lantas bagaimana dengan Gen 5 yang usianya lebih mudah lagi? Beda umur mereka dengan Penulis bisa mencapai belasan tahun!</p>



<p>Oleh karena itu, ketika Babymonster dari YG Entertainment debut dan langsung <em>hype</em>, Penulis berusaha untuk tidak terlalu mendengarkan lagu mereka (walau belakangan sedang sering mendengar lagu &#8220;Drip&#8221;).</p>



<p>Namun, hal tersebut runtuh begitu saja ketika Penulis mengetahui ada orang Indonesia yang berhasil tembus SM Entertainment, salah satu dari Big 3 agensi di Korea Selatan. Orang tersebut adalah <strong>Nyoman Ayu Carmenita </strong>atau <strong>Carmen</strong>, yang bergabung dengan Hearts2Hearts.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Carmen Bisa Debut di SM Entertainment</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8307" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">SM Entertainment (<a href="https://www.afloimages.com/imagedetails/127368480_extIntAflo/127368480-AFLO-Images-SM-Entertainment-June-12-2020-The-headquarters-of-.html">Afloimages</a>)</figcaption></figure>



<p>Carmen memang bukan orang Indonesia pertama yang berhasil menembus industri K-Pop. Sebelumnya, pernah ada nama seperti Dita Karang yang debut bersama Secret Number, walau kini grupnya tersebut sudah resmi bubar.</p>



<p>Namun, Carmen adalah orang Indonesia pertama yang berhasil debut di Big 3 agensi di Korea Selatan, yang terdiri dari SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment. Carmen berada di agensi yang sama dengan SNSD, Red Velvet, dan aespa.</p>



<p>Mungkin sudah banyak yang tahu bagaimana Carmen bisa lolos SM. Awalnya ia mengikuti SM Global Audition melalui Zoom pada tahun 2020, saat zaman Covid. Waktu itu, berarti ia berumur sekitar 13-14 tahun.</p>



<p>Dari pendaftaran tersebut, ternyata ia lolos ke tahap selanjutnya dan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti proses seleksi lebih lanjut. Ia diantar oleh kakaknya, karena ia masih merahasiakan hal ini ke orang tuanya.</p>



<p>Siapa sangka ternyata ia berhasil lolos dan resmi menjadi <em>trainee</em> SM Entertainment. Awalnya ia dilarang oleh kedua orang tuanya (bayangkan saja melepas anak gadisnya sendirian ke negara orang yang terkenal rasis), tapi kakaknya berhasil membantu meyakinkan orang tuanya.</p>



<p>Carmen pun resmi menjadi <em>trainee </em>di tahun 2022, ketika ia berumur 15-16 tahun. Setelah dua tahun, ia akhirnya resmi debut bersama Hearts2Hearts pada tanggal 24 Februari 2025. Ia, yang lahir pada tanggal 28 Maret 2006, menjadi anggota tertua di grup tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Coba Kita Bayangkan Menjadi Seorang Carmen</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8308" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Nyoman Ayu Carmenita (<a href="https://voi.id/en/lifestyle/463698">VOI</a>)</figcaption></figure>



<p>Bayangkan ketika kita berumur 15-16 tahun. Mungkin kita baru lulus SMP dan baru akan merasakan masa-masa indah SMA. Namun, kita mendapatkan sebuah surat yang menyatakan kita diterima sebagai <em>trainee</em> di salah satu agensi terbesar di Korea Selatan.</p>



<p>Ketika berangkat, kita memang punya modal menyanyi dan menari yang cukup oke, karena kebetulan kita punya <em>privilege </em>di keluarga yang cukup <em>nyeni</em>. Akan tetapi, kita dalam posisi tidak bisa sama sekali berbahasa Korea. Apalagi, banyak orang Korea yang tidak bisa berbahas Inggris.</p>



<p>Sebelum berangkat, muncul kekhawatiran di kepala kita. Korea Selatan terkenal sebagai negara yang cukup rasis dan ultranasionalis. Bisakah kita bertahan di sana sendirian? Apakah kita bisa berteman dengan orang asli sana? Apakah kita bisa menyelesaikan masa <em>trainee</em> dan debut sebagai <em>idol</em>?</p>



<p>Terlepas dari semua kekhawatiran itu, kita berusaha menepis semua pikiran negatif tersebut dan yakin dengan diri sendiri. Kita menyemangati diri kita sendiri dan yakin kalau kita bisa melewati semua tantangan yang ada.</p>



<p>Kita pun menjalani masa <em>trainee</em> sembari mengambil kelas bahasa Korea. Masa <em>trainee </em>adalah masa yang terkenal berat, di mana kita menjalani pelatihan yang insentif dari berbagai bidang. Semua harus kita jalani demi bisa debut.</p>



<p>Di awal-awal masa <em>trainee</em>, kita pasti merasa tertekan dan mengalami <em>culture shock</em>. Tidak ada teman untuk bercerita karena ada <em>languange barrier </em>yang cukup lebar. Mungkin kita bisa menelepon orang tua kita, tapi kehadiran fisik seseorang yang bisa menjadi tempat mengeluh masih dibutuhkan.</p>



<p>Beberapa bulan kemudian, kita sudah mulai bisa berbicara dalam bahasa Korea dasar. Kita mulai mencoba mengobrol dengan sesama <em>trainee</em>. Mungkin ada yang rasis, tapi yang baik ke kita juga tidak sedikit. Kita pun mulai menemukan teman yang bisa diandalkan.</p>



<p>Setelah dua tahun, setelah semua jerih payah, rasa sepi, dan tangis, kita akhirnya mendapatkan pemberitahuan akan segera debut bersama teman-teman <em>trainee </em>lainnya. Kita akan menjadi orang pertama dari Indonesia yang debut di bawah bendera SM Entertainment.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Kurang lebih seperti itulah yang ada di benak Penulis ketika membayangkan berada di posisi Carmen. Sebagai seorang INFJ yang terkenal punya empati tinggi, entah mengapa Penulis bisa merasakan perjuangan yang telah ia lewati sejauh ini.</p>



<p>Meskipun ia terkenal selalu ceria dan memiliki <em>positive vibes</em>, Penulis yakin ia telah melewati banyak masa-masa berat selama ini, bahkan mungkin hingga sekarang. Itulah yang membuat Penulis mengagumi sosok Carmen, terlepas dirinya 12 tahun lebih muda dari Penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sekarang, Mari Kita Bicarakan Hearts2Hearts</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8309" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/06/Mari-Kita-Bayangkan-Diri-Kita-Menjadi-Carmen-H2H-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Atas: Ye-On (Paling Kiri), A-na, Jiwoo, Carmen | Bawah: Juun (Paling Kiri), Ian, Yuha, Stella (<a href="https://www.popline.id/k-pop/751070547/hearts2hearts-siap-rilis-reality-show-perdana-chat-hearts2hearts-catat-jadwalnya">Popline</a>)</figcaption></figure>



<p>Carmen menjalani debut di Hearts2Hearts (H2H) bersama &#8220;adik-adiknya&#8221;, mulai dari Jiwoo (<em>leader</em>), Yuha, Stella, Juun, A-na, Ian, hingga Ye-On. Mereka debut dengan lagu berjudul <strong>&#8220;The Chase&#8221;</strong>, yang sejujurnya kurang cocok dengan selera musik Penulis.</p>



<p>Namun, lagu mereka yang berjudul <strong>&#8220;Butterflies&#8221;</strong> benar-benar Penulis nikmati. Lagu ini bernuansa <em>ballad</em> yang <em>heartwarming</em>, bukan tipe <em>ballad </em>yang cocok jadi teman galau. Bersama &#8220;Drip&#8221; dari Babymonster yang Penulis sebut di awal tulisan, dua lagu ini belakangan sering Penulis dengarkan (walau terkesan bertolak belakang).</p>



<p>Ada beberapa pihak yang <em>nyinyir </em>dan menganggap kalau Carmen hanya dimanfaatkan SM sebagai alat <em>marketing </em>untuk meraup pasar Indonesia, yang terkenal suka <em>overproud</em>. Apapun itu, bagi Penulis Carmen sudah berhasil membawa nama Indonesia ke kancah internasional.</p>



<p>Seperti yang sudah disinggung di atas, Penulis suka menonton <em>variety show </em>para <em>idol </em>Korea ini ketika sedang bersantai. H2H ini belakangan sering Penulis tonton. Ternyata, walau mereka cantik-cantik, kelakukan mereka juga lumayan <em>random</em>, terutama Carmen, A-na, dan Ian.</p>



<p>Nah, dalam beberapa kesempatan, Carmen terlihat mengajari beberapa kata dalam bahasa Indonesia kepada <em>member-</em>nya. Sejauh ini, ada dua <em>member </em>yang cukup hafal dan fasih dalam berbahasa Indonesia: Ian dan Ye-on. </p>



<p>Mungkin Penulis termasuk ke dalam masyarakat Indonesia yang <em>overproud </em>dengan debutnya Carmen bersama H2H. Biarlah, Penulis benar-benar merasa bangga ke Carmen, apalagi setelah membayangkan betapa keras perjuangannya untuk bisa berada di titik sekarang.</p>



<p>H2H memang baru berusia 3 bulan dan memiliki dua lagu. Mereka baru akan <em>comeback </em>pada 18 Juni mendatang dengan lagu (yang katanya) berjudul &#8220;Style&#8221;. Penulis pribadi ingin melihat sejauh apa Carmen akan mengharumkan nama Indonesia melalui H2H.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 10 Juni 2025, terinspirasi setelah melihat banyak video seputar Carmen dan Hearts2Hearts</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.suara.com/bisnis/2025/02/25/101548/debut-idol-kpop-carmen-hearts2hearts-bakal-punya-gaji-di-atas-umr-indonesia">Suara</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/">Mari Kita Bicarakan Carmen dan Hearts2Hearts</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
