<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jomblo Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/jomblo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/jomblo/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2021 09:45:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>jomblo Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/jomblo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenapa Saya Jomblo?</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-saya-jomblo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2019 05:05:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=2870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karena penulis jelek, hitam, pendek, kurus, lemah, berkacamata, aneh, bau, gampang sakit, kampungan, norak, katrok, pinternya juga biasa aja, mudah depresi, tidak bisa diandalkan, gampang tersinggung, tidak kaya harta, pemurung, emosian, kekanakan, egois, terkadang bisa malas luar biasa, suka menunda pekerjaan, baperan, jarang datang tepat waktu, suka memaksakan kehendak, kurang percaya diri alias gampang minder, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-saya-jomblo/">Kenapa Saya Jomblo?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Karena penulis jelek, hitam, pendek, kurus, lemah, berkacamata, aneh, bau, gampang sakit, kampungan, norak, katrok, pinternya juga biasa aja, mudah depresi, tidak bisa diandalkan, gampang tersinggung, tidak kaya harta, pemurung, emosian, kekanakan, egois, terkadang bisa malas luar biasa, suka menunda pekerjaan, baperan, jarang datang tepat waktu, suka memaksakan kehendak, kurang percaya diri alias gampang minder, <a href="https://whathefan.com/pengalaman/udah-tua-kok-masih-nonton-anime/">masih suka nonton anime kayak anak kecil</a>, gampang khawatir, alim juga enggak, <em>overprotective </em>ke orang yang disayang, pencemburu akut, banyak hal yang enggak bisa dilakukan, kelebihannya sedikit, sering merasa <em>insecure</em>, dan yang terpenting <strong>belum ada yang mau sama penulis!</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekian</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 13 Oktober 2019, terinspirasi dari permintaan teman kantor untuk menuliskan <em>keyword </em>ini</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bercanda, tulisannya belum selesai kok. Alasan-alasan di atas penulis akui sering muncul di benak penulis ketika melakukan perenungan, tapi tidak sampai membuat patah semangat untuk mencari calon istri.</p>
<p>Gini-gini, penulis juga pernah pacaran. Dua kali. Penulis punya teman kuliah yang belum pernah pacaran seumur hidupnya. Penulis juga hampir saja menikah di usia muda, walau takdir berkata lain.</p>
<p>Jika dibandingkan dengan hal lain, permasalahan jodoh termasuk jarang membuat penulis merasa stres. Penulis percaya akan ada waktu terbaik ketika pada akhirnya penulis akan bertemu dengan orang yang ditakdirkan untuk hidup bersama.</p>
<p>Apalagi, penulis memiliki <strong>banyak adik perempuan </strong>yang cukup dekat dengan penulis. Ada sedikit perasaan takut bahwa penulis harus melepaskan ikatan dengan mereka jika memiliki pasangan baru (<em>sa ae cari</em> <em>alasan</em>!).</p>
<p>Yang bisa penulis lakukan sekarang adalah memantaskan diri sebaik mungkin, terlepas dari segala kekurangan yang telah penulis sebutkan di atas.</p>
<p>Contohnya, memperbaiki kekurangan-kekurangan yang sudah disadari. Penulis punya banyak kesempatan untuk mengubah hal-hal negatif tersebut dengan berbagai cara.</p>
<p>Kalau fisik, ya mau bagaimana lagi. Yang bisa penulis lakukan adalah merawat diri sebaik mungkin. Menjaga penampilan adalah sesuatu yang sedang penulis pelajari sekarang.</p>
<p>Jadi, jika ada orang yang bertanya mengapa penulis masih jomblo, jawabannya ada banyak. Belum menemukan yang cocok mungkin menjadi alasan utamanya.</p>
<p>Apalagi, penulis mengandalkan intuisi untuk menemukan wanita yang dirasa pas untuk menyempurnakan kehidupan penulis. Selain itu, penulis juga merasa butuh untuk memantaskan diri terlebih dahulu.</p>
<p>Penulis juga harus mulai menabung sebagai modal pernikahan. Bukan cuma untuk pesta resepsinya, tapi juga sebagai modal membina rumah tangga ke depannya.</p>
<p>Memang penulis akui, muncul sedikit perasaan iri ketika melihat teman membagi momen bersama istri atau bahkan anaknya. Tapi, pernikahan bukan perlombaan, kan? Jadi, santai saja, jodoh sudah ada yang mengatur selama kita berusaha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebay&#8230;, eh tadi sudah ding</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-saya-jomblo/">Kenapa Saya Jomblo?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sering Dibully Karena Jomblo? Tangkis Dengan Jurus Berikut</title>
		<link>https://whathefan.com/rasa/sering-dibully-karena-jomblo-tangkis-dengan-jurus-berikut/</link>
					<comments>https://whathefan.com/rasa/sering-dibully-karena-jomblo-tangkis-dengan-jurus-berikut/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2018 03:53:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tentang Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[single]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=644</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak anekdot-anekdot yang menekan kaum jomblo sehingga hidup mereka yang berat menjadi semakin berat. Apalagi jika ada teman yang menikah, pasti pertanyaan &#8220;kapan nyusul?&#8221; akan datang menerjang mereka. Daripada semakin tertekan, cobalah jurus-jurus berikut ketika kejombloan membuat kalian dibully. Sedang Mencari Calon Istri/Suami Ini merupakan alasan klasik yang sangat realistik jika sudah berusia 20an, karena yang dicari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/rasa/sering-dibully-karena-jomblo-tangkis-dengan-jurus-berikut/">Sering Dibully Karena Jomblo? Tangkis Dengan Jurus Berikut</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak anekdot-anekdot yang menekan kaum jomblo sehingga hidup mereka yang berat menjadi semakin berat. Apalagi jika ada teman yang menikah, pasti pertanyaan &#8220;kapan nyusul?&#8221; akan datang menerjang mereka. Daripada semakin tertekan, cobalah jurus-jurus berikut ketika <em>kejombloan </em>membuat kalian di<em>bully</em>.</p>
<ol>
<li><strong>Sedang Mencari Calon Istri/Suami</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_646" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-646" class="wp-image-646 size-full" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Mencari-Pasangan-Hidup-via-www.playbuzz.com_.jpg" alt="" width="900" height="547" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Mencari-Pasangan-Hidup-via-www.playbuzz.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Mencari-Pasangan-Hidup-via-www.playbuzz.com_-300x182.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Mencari-Pasangan-Hidup-via-www.playbuzz.com_-768x467.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/1.-Mencari-Pasangan-Hidup-via-www.playbuzz.com_-356x216.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-646" class="wp-caption-text">Mencari Pasangan Hidup (www.playbuzz.com)</p></div>
<p>Ini merupakan alasan klasik yang sangat realistik jika sudah berusia 20an, karena yang dicari adalah calon istri/suami, bukan calon pacar.  Untuk menemukan seorang istri/suami yang ideal, dibutuhkan banyak pertimbangan dari beragam aspek, sehingga tidak bisa asal pilih. Terlebih lagi, calon istri/suami tersebut harus bisa diterima oleh pihak keluarga kalian. Dengan kata lain, kalian memilih pasangan dengan selektif.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Katakan Bahwa Kamu Single, Bukan Jomblo</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_647" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-647" class="size-full wp-image-647" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Bukan-Jomblo-Tapi-Single-via-www.claytonladuerotary.org_.jpg" alt="" width="900" height="530" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Bukan-Jomblo-Tapi-Single-via-www.claytonladuerotary.org_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Bukan-Jomblo-Tapi-Single-via-www.claytonladuerotary.org_-300x177.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Bukan-Jomblo-Tapi-Single-via-www.claytonladuerotary.org_-768x452.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/2.-Bukan-Jomblo-Tapi-Single-via-www.claytonladuerotary.org_-356x210.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-647" class="wp-caption-text">Bukan Jomblo, Tapi Single (www.claytonladuerotary.org)</p></div>
<p>Jomblo itu nasib, sedangkan <em>single</em> itu pilihan. Alasan ini bisa digunakan jika penyebab kalian jomblo adalah karena memang sedang ingin sendiri. Meskipun bukan itu alasannya, katakan saja seperti itu, semata-mata untuk menjaga harga diri kalian. Dari sudut pandang bahasa, jauh lebih elegan mengatakan “saya <em>single</em>” dibandingkan “saya jomblo”.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Katakan Bahwa Kamu Sedang Mengalah</strong></li>
</ol>
<div id="attachment_648" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-648" class="size-full wp-image-648" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Lihat-Saja-Siapa-Yang-Bakal-Nikah-Duluan-via-photo.elsoar.com_.jpg" alt="" width="900" height="542" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Lihat-Saja-Siapa-Yang-Bakal-Nikah-Duluan-via-photo.elsoar.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Lihat-Saja-Siapa-Yang-Bakal-Nikah-Duluan-via-photo.elsoar.com_-300x181.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Lihat-Saja-Siapa-Yang-Bakal-Nikah-Duluan-via-photo.elsoar.com_-768x463.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5.-Lihat-Saja-Siapa-Yang-Bakal-Nikah-Duluan-via-photo.elsoar.com_-356x214.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-648" class="wp-caption-text">Lihat Saja Nanti (photo.elsoar.com)</p></div>
<p>Dalam bahasa jawanya disebut <em>ngepur</em>. Artinya, membiarkan teman-teman kalian untuk pacaran terlebih dahulu. Kalian membiarkan mereka menikmati masa-masa pacaran, padahal kalian yakin bahwa pada akhirnya yang menikah duluan adalah kalian, meskipun jodoh masih belum nampak. Yang penting keyakinan dulu. Kalau semisal mereka ternyata menikah duluan, ya nasib.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 18 April 2018, pernah dimuat di oyibanget.com dengan judul Sering Dibully Karena Jomblo? Tangkis Dengan 5 Hal Ini</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://io9.gizmodo.com/bruce-lee-wields-the-most-impractical-lightsabers-ever-1822053643">https://io9.gizmodo.com/bruce-lee-wields-the-most-impractical-lightsabers-ever-1822053643</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/rasa/sering-dibully-karena-jomblo-tangkis-dengan-jurus-berikut/">Sering Dibully Karena Jomblo? Tangkis Dengan Jurus Berikut</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/rasa/sering-dibully-karena-jomblo-tangkis-dengan-jurus-berikut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
