<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kerusakan Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/kerusakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/kerusakan/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2021 03:14:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>kerusakan Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/kerusakan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Doraemon dan Prediksi Kerusakan Planet</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2020 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Doraemon]]></category>
		<category><![CDATA[Fujiko F. Fujio]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[komik]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[planet]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak seperti orang lain yang marathon drama Korea ataupun anime, Penulis sedang marathon komik Doraemon. Tidak ada alasan khusus, lagi ingin saja sekalian nostalgia. Bukan serial yang merupakan kumpulan cerita-cerita pendek, melainkan versi Petualangan yang totalnya ada 24 volume. Kebetulan, adik punya koleksi lengkap komik Doraemon. Ada satu hal yang menggelitik sanubari Penulis ketika membaca [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet/">Doraemon dan Prediksi Kerusakan Planet</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tidak seperti orang lain yang marathon drama Korea ataupun anime, Penulis sedang <strong>marathon komik Doraemon</strong>. Tidak ada alasan khusus, lagi ingin saja sekalian nostalgia.</p>



<p>Bukan serial yang merupakan kumpulan cerita-cerita pendek, melainkan versi Petualangan yang totalnya ada 24 volume. Kebetulan, adik punya koleksi lengkap komik Doraemon.</p>



<p>Ada satu hal yang menggelitik sanubari Penulis ketika membaca komik-komik Doraemon. Sang author,<strong> Fujiko F. Fujio</strong>, kerap menyisipkan pesan mengenai <strong>potensi kerusakan planet</strong> kita tercinta.</p>



<h3>Masa Depan yang Mengkhawatirkan</h3>



<p>Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Doraemon merupakan robot kucing dari abad 22. Ia pergi ke masa lalu untuk menolong Nobita yang, yah sudah tahu sendiri lah. Karena bertemu dengan Doraemon, Nobita kerap melakukan petualangan lintas galaksi dan lintas waktu.</p>



<p>Nah, ada beberapa judul yang menggambarkan kerusakan sebuah planet karena kesalahan manusia ataupun kekhawatiran &#8220;penduduk lain&#8221; akan kerusakan planet yang semakin berbahaya.</p>
<div id="attachment_4164" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4164" class="size-large wp-image-4164" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4164" class="wp-caption-text">Doraemon dan Planet Binatang (<a href="https://www.themoviedb.org/movie/161707-doraemon-nobita-to-animaru-puranetto/images/backdrops">The Movie Database</a>)</p></div>



<p>Contohnya adalah Doraemon Petualangan Vol. 10 yang berjudul <strong>Nobita dan Planet Binatang</strong>. Di sini diceritakan Nobita tanpa sengaja berpergian ke sebuah planet yang dihuni oleh binatang.</p>
<p>Semua binatang yang hidup di sana ternyata telah berevolusi sehingga dapat berbicara. Singkat cerita, planet ini tiba-tiba diserang oleh makhluk planet lain yang disebut Nimuge.</p>
<p>Ternyata, pasukan Nimuge berwujud manusia yang iri dengan planet binatang yang indah karena planetnya sendiri hancur dan menjadi tandus karena kecerobohan para pendahulunya.</p>
<div id="attachment_4165" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4165" class="size-large wp-image-4165" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4165" class="wp-caption-text">Nobita dan Kerajaan Awan (<a href="https://movieo.me/movies/doraemon-nobita-and-the-kingdom-of-clouds-hgbjcy">Movieo</a>)</p></div>
<p>Di komik Doraemon Petualangan Vol. 12 yang berjudul <strong>Nobita dan Kerajaan Awan</strong>, diceritakan Nobita dan kawan-kawan menemukan kerajaan awan.</p>
<p>Tak disangka para penduduk kerajaan awan memiliki Rencana Noa yang akan menurunkan air bah ke Bumi agar tidak terus dirusak dan dikotori oleh manusia.</p>
<p>Para penduduk awan menganggap Bumi telah mengalami krisis dengan pemborosan sumber daya alam, mengepulkan polusi, merusak ozon, mencemari lautan, pembuatan senjata nuklir, dan lain sebagainya.</p>
<div id="attachment_4166" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4166" class="size-large wp-image-4166" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4166" class="wp-caption-text">Nobita di Dunia Mainan (<a href="https://movieo.me/movies/doraemon-nobita-and-the-spiral-city-jcdbbk">Movieo</a>)</p></div>
<p>Selain itu, di komik Doraemon Petualangan Vol. 17 yang berjudul <strong>Nobita di Dunia Mainan</strong>, Nobita tanpa sengaja mendarat di sebuah planet kosong yang akhirnya menjadi tempat tinggal para mainan yang dihidupkan dengan alat milik Doraemon.</p>
<p>Ketika Nobita jatuh ke dalam tebing, ia bertemu dengan &#8220;pencipta&#8221; planet tersebut. Di sana, ia mengatakan bahwa dirinya yang membawa &#8220;benih kehidupan&#8221; ke Bumi dan berhasil, tidak seperti planet Mars yang gagal.</p>
<p>Walaupun begitu, ia berkata bahwa manusia Bumi mulai bertingkah laku seenaknya. Penghancuran lingkungan karena perang dan pencemaran dianggap berpotensi merusak planet yang telah ia buat.</p>
<div id="attachment_4167" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4167" class="size-large wp-image-4167" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-4-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-4-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-4-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4167" class="wp-caption-text">Petualangan Nobita di Luar Angkasa (<a href="https://www.flixwatch.co/movies/doraemon-the-movie-nobita-drifts-in-the-universe/">Flixwatch</a>)</p></div>
<p>Ada juga cerita di komik Doraemon Petualangan Vol. 19 yang berjudul <strong>Petualangan Nobita di Luar Angkasa</strong>. Nobita bertemu dengan penduduk planet Laguna yang menjadi pengembara antariksa.</p>
<p>Alasannya, 300 tahun yang lalu semua penduduk meninggalkan planet karena tidak dapat dihuni lagi. Peradaban yang terlalu maju membuat perubahan pada lingkungan sehingga tumbuhan pn menjadi layu.</p>
<p>Akibatnya, para penduduk planet tidak bisa berjalan ke luar tanpa alat bantu pernapasan. Manusia yang tersisa memutuskan untuk membangun kapal induk yang besar dan mencari planet baru yang dapat dihuni.</p>



<h3>Jika Sekarang Perang?</h3>



<p>Selain membaca komik Doraemon, Penulis juga sedang membaca buku <strong><em>Perang Eropa Jilid I</em></strong> karya <strong>P. K. Ojong</strong>. Buku tersebut mengulas Perang Dunia II di benua Eropa dengan cukup mendetail.</p>
<div id="attachment_4168" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4168" class="size-large wp-image-4168" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-5-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-5-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-5-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-5-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/11/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4168" class="wp-caption-text">Tank Canggih Jepang (<a href="https://www.youtube.com/watch?v=q6MSZEvwm-4">YouTube</a>)</p></div>



<p>Melalui buku tebal itu, Penulis jadi tahu kalau senjata dan armada yang digunakan pada tahun 40an sudah sangat canggih. Setelah 80 tahun berselang, Penulis pun membayangkan sudah secanggih apa senjata sekarang?</p>



<p>Jika dihubungkan dengan komik Doraemon, bisa saja senjata yang ada sekarang sudah melampaui senapan angin ataupun alat kamuflase yang canggih. Kecanggihan senjata sekarang mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Fujiko.</p>



<p>Teman Penulis mengatakan bahwa perang senjata sudah tidak dibutuhkan di era digital seperti sekarang. Media sosial sudah cukup untuk menjadi alat propaganda dan memengaruhi massa dalam jumlah yang masif.</p>



<p>Walaupun begitu, ancaman senjata bukannya tidak mungkin terjadi. Senjata nuklir, drone tanpa awak, bom kimiawi yang mematikan, entah ada apa lagi yang bisa saja mengancam kita sewaktu-waktu.</p>
<h3>Penutup</h3>



<p><em>Fyi</em>, komik-komik tersebut kebanyakan dirilis pada tahun 80 hingga 90-an. Anehnya, masih banyak hal yang relevan hingga saat ini, termasuk potensi kerusakan planet yang semakin mengkhawatirkan.</p>
<p>Fujiko F. Fujio patut dipuji karena sosoknya yang visioner.  Jika perang benar-benar terjadi lagi, bukan tidak mungkin kerusakan planet yang diceritakan di komik-komik Doraemon akan terjadi sungguhan.</p>



<p>&nbsp;</p>



<p>&nbsp;</p>



<p>Lawang, 30 November 2020, terinspirasi setelah membaca komik-komik Doraemon Petualangan</p>



<p>Foto: <a href="https://screenrant.com/doraemon-best-manga-series/">Screenrant</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet/">Doraemon dan Prediksi Kerusakan Planet</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/doraemon-dan-prediksi-kerusakan-planet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bumi (Tanpa) Manusia</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/bumi-tanpa-manusia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2020 12:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3748</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah ada hal positif yang muncul akibat meruaknya virus Corona ke segala penjuru dunia? Tanpa mengurangi empati kepada korban dan keluarganya, Penulis merasa ada. Dengan adanya virus ini, kebanyakan orang harus mengurangi kegiatannya dan berdiam diri di rumah. Banyak tempat kerja menerapkan kebijakan Work from Home sehingga jalanan lebih lenggang. Akibatnya, tingkat polusi berkurang secara signifikan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/bumi-tanpa-manusia/">Bumi (Tanpa) Manusia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah ada hal positif yang muncul akibat meruaknya <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/corona-dan-dampak-sosial-ekonominya/">virus Corona</a> ke segala penjuru dunia? Tanpa mengurangi empati kepada korban dan keluarganya, Penulis merasa ada.</p>
<p>Dengan adanya virus ini, kebanyakan orang harus mengurangi kegiatannya dan berdiam diri di rumah. Banyak tempat kerja menerapkan kebijakan <a href="https://whathefan.com/tips-motivasi/agar-wfh-tetap-produktif/"><em>Work from Home</em></a> sehingga jalanan lebih lenggang.</p>
<p>Akibatnya, tingkat polusi berkurang secara signifikan, hewan-hewan yang dulu tidak bebas bergerak jadi berani untuk muncul, dan masih banyak lainnya.</p>
<p>Penulis menjadi terpikir sesuatu, <strong>apakah Bumi memang lebih baik tanpa kehadiran manusia?</strong></p>
<h3>Zaman Dinosaurus dan Era Peperangan</h3>
<p>Jika mau percaya kepada para arkeolog, pernah ada suatu masa ketika reptil raksasa menguasai dunia. Alam bekerja secara baik hingga muncul bencana yang memusnahkan mereka.</p>
<p>Lantas, Bumi perlahan diambil oleh mamalia. Menurut penganut teori evolusi Charles Darwin, ada makhluk-makhluk yang akan menjadi cikal bakal manusia modern seperti sekarang.</p>
<p><div id="attachment_3751" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3751" class="wp-image-3751 size-large" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3751" class="wp-caption-text">Manusia dan Perang (<a class="o5rIVb irc_hol irc_lth" tabindex="0" href="https://en.wikipedia.org/wiki/Napoleonic_Wars" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwj8huy59vHoAhXd4XMBHX1pCQcQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Wikipedia</span></a>)</p></div></p>
<p>Kalau menurut keyakinan Penulis, Nabi Adam dan Hawa diturunkan dari surga karena melanggar perintah Tuhan. Mereka lah nenek moyang manusia, berawal dari dua orang hingga menjadi milyaran seperti sekarang.</p>
<p>Penulis banyak membaca buku sejarah, termasuk sejarah peradaban. Semenjak kemunculan manusia dan perlahan membangun peradaban, <strong>ada saja bentuk kerusakan yang ditimbulkan</strong>.</p>
<p>Tak terhitung berapa jumlah perang yang sudah dilakukan umat manusia. Ada yang demi memperluas kekuasaan, fasisme, menyebarkan ajaran agama, perebutan sumber daya, dan lain sebagainya.</p>
<p>Siapa yang dirugikan? Selain rakyat sipil yang tidak bersalah, alam pun turut menjadi korban. Kerusakan yang dihasilkan oleh perang jelas tidak sedikit.</p>
<h3>Revolusi Industri</h3>
<p>Selain perang, kerusakan alam secara masif juga dipicu oleh <strong>Revolusi Industri</strong> yang terjadi di sekitar abad 18 yang bermula di Britania Raya dan menyebar ke seluruh dunia.</p>
<p><div id="attachment_3752" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3752" class="size-large wp-image-3752" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3752" class="wp-caption-text">Revolusi Industri (<a class="ZsbmCf" tabindex="0" role="button" href="https://www.history.com/news/second-industrial-revolution-advances" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-ved="0CAMQjB1qFwoTCOiPo8328egCFQAAAAAdAAAAABAD" aria-label="Visit History.com"><span class="pM4Snf">History.com</span></a>)</p></div></p>
<p>Pertumbuhan penduduk meningkat pesat, roda ekonomi berputar lebih cepat, terjadinya perubahan besar-besaran di berbagai bidang, mulai dari pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, hingga teknologi.</p>
<p>Salah satu faktor yang mendorong hal tersebut adalah penemuan mesin uap oleh James Watt. Mesin tersebut membuat pekerjaan manusia bisa selesai lebih efisien dan cepat.</p>
<p>Efek sampingnya? Polusi yang gila-gilaan. Mesin uap membutuhkan batu bara sebagai bahan bakar, salah satu jenis bahan bakar fosil. Otomatis, dibutuhkan proses penambangan yang jelas merusak alam.</p>
<p>Kehidupan manusia memang menjadi lebih baik. Akan tetapi, ada tumbal yang harganya tidak murah.</p>
<h3>Bumi (Tanpa) Manusia</h3>
<p>Hanya dari dua contoh di atas (perang dan revolusi industri), kita bisa melihat betapa besar kerusakan alam yang dihasilkan oleh manusia untuk Bumi kita tercinta.</p>
<p><em>Apakah berarti Bumi akan lebih baik tanpa manusia?</em> Bisa jadi iya, bisa jadi tidak.</p>
<p><div id="attachment_3753" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3753" class="size-large wp-image-3753" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/bumi-tanpa-manusia-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3753" class="wp-caption-text">Beruang Kutub Mencari Makan (<a class="o5rIVb irc_hol irc_lth" tabindex="0" href="https://www.nytimes.com/2019/06/19/world/europe/polar-bear-norilsk-russia.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiq0t7U9vHoAhUX63MBHczcAKYQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">The New York Times</span></a>)</p></div></p>
<p>Di dalam keyakinan Penulis, telah ditakdirkan bahwa manusia diturunkan ke Bumi untuk menjadi pemimpin di Bumi. Tidak ada makhluk lain yang secerdas dan sehebat manusia.</p>
<p>Hanya saja dalam prosesnya, banyak perbuatan kita yang menyimpang dan membuat alam kita rusak. Hutan semakin habis, laut semakin kotor, binatang banyak yang punah dan terancam punah, dan masih banyak contoh lainnya.</p>
<p>Untungnya di era modern seperti sekarang, kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan semakin meningkat. Orang-orang seperti <strong>Greta Thunberg</strong> bisa menginspirasi banyak orang dengan aksinya.</p>
<p>Jadi, Bumi memang bisa lebih baik tanpa ada manusia. Namun faktanya, manusia telah ditakdirkan untuk menjadi pemimpin di Bumi dan sudah seharusnya kita menjalankan amanat tersebut dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 18 April 2020, terinspirasi dengan banyaknya makhluk hidup lain yang bisa bergerak bebas selama pandemik Corona ini</p>
<p>Foto: <a href="https://www.thehour.com/news/article/As-humans-stay-indoors-wild-animals-take-back-15201739.php?src=nwkhpcp">TheHour</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/bumi-tanpa-manusia/">Bumi (Tanpa) Manusia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bencana Datang karena Maksiat?</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/bencana-datang-karena-maksiat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2020 14:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[azab]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[maksiat]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Awal tahun 2020 harus dibuka dengan banyaknya bencana di berbagai tempat, mulai dari banjir di Indonesia hingga kebakaran di Australia yang seolah tak kunjung padam. Di Twitter, sempat ramai cuitan salah satu komedian yang tujuannya menyindir orang-orang yang kerap menghubung-hubungkan terjadinya bencana dengan kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia. Sepengamatan Penulis, cuitan tersebut mendapatkan respon negatif [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/bencana-datang-karena-maksiat/">Bencana Datang karena Maksiat?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Awal tahun 2020 harus dibuka dengan banyaknya bencana di berbagai tempat, mulai dari banjir di Indonesia hingga kebakaran di Australia yang seolah tak kunjung padam.</p>
<p>Di Twitter, sempat ramai cuitan salah satu komedian yang tujuannya menyindir orang-orang yang kerap menghubung-hubungkan terjadinya bencana dengan kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia.</p>
<p>Sepengamatan Penulis, cuitan tersebut mendapatkan respon negatif dan kebanyakan netizen merutuknya, walaupun tak sedikit yang membelanya (mungkin dari para fansnya yang &#8220;<em>open-minded</em>&#8220;).</p>
<p>Terlepas dari kontroversi tersebut, benarkah bencana bisa datang karena perbuatan maksiat yang dilakukan oleh manusia?</p>
<h3>Definisi Maksiat</h3>
<p><div id="attachment_3261" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3261" class="size-large wp-image-3261" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3261" class="wp-caption-text">Apa Itu Maksiat? (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.ibiza-spotlight.com/magazine/2019/08/clubbing-on-ibiza-on-budget" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwj4gpWIpP7mAhWQdn0KHQ5pBNUQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Ibiza Spotlight</span></a>)</p></div></p>
<p>Dalam pemahaman sehari-hari, kata &#8220;<strong>maksiat</strong>&#8221; sering diidentikkan dengan perbuatan tercela yang biasanya dilarang oleh agama. Contohnya yang paling mudah adalah berzina dan mabuk-mabukan.</p>
<p>Jika menggunakan logika manusia, jelas seolah tidak ada hubungannya antara berzina dan timbulnya bencana alam. Paling mentok kita akan menganggap bencana tersebut datang sebagai bentuk azab kepada manusia.</p>
<p>Penulis pernah menemukan lelucon di media sosial yang mengatakan bahwa jika memang seperti itu, maka orang Kalimantan adalah orang yang baik-baik karena jarang terkena bencana.</p>
<p>Setahu Penulis, gempa bumi hampir tidak pernah mampir ke sana, beda dengan mayoritas daerah lain di wilayah Indonesia. Mungkin itu yang menjadi salah satu alasan mengapa <a href="https://whathefan.com/politik/analogi-perpindahan-ibu-kota/">ibu kota akan dipindahkan ke sana</a>.</p>
<p>Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pemahaman tersebut menjadi lebih luas seperti yang tertera di bawah ini:</p>
<blockquote><p><b class="main highlight">maksiat</b><span class="per-suku">/mak·si·at/</span> <em class="jk" title="nomina (kata benda)">n</em> perbuatan yang melanggar perintah Allah; perbuatan dosa (tercela, buruk, dan sebagainya): <em>salat itu mencegah &#8211;;</em></p></blockquote>
<p>Artinya, semua perbuatan yang melanggar aturan agama adalah perbuatan maksiat. Nah, ketika sholat Jumat kemarin, Penulis mendapatkan pencerahan dari sang khotib mengenai korelasi antara bencana dan maksiat.</p>
<h3>Merusak Alam adalah Bentuk Kemaksiatan</h3>
<p><div id="attachment_3262" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3262" class="size-large wp-image-3262" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/bencana-datang-karena-maksiat-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3262" class="wp-caption-text">Greta Thunberg (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.businessinsider.com/greta-thunberg-nobel-peace-prize-why-she-didnt-win-2019-10" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiyzbeOpP7mAhUVVH0KHa7tCDcQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Business Insider</span></a>)</p></div></p>
<p>Penulis yakin semua agama mengajarkan kita untuk menjaga dan melestarikan alam. Kita adalah bagian mereka, sehingga tak patut bagi kita untuk merusaknya dengan berbagai aktivitas.</p>
<p>Perusakan alam, menurut sang khotib sholat Jumat, merupakan <strong>salah satu bentuk kemaksiatan yang kita lakukan kepada lingkungan</strong>. Bisa berupa hal besar seperti deforestasi hingga yang sepele seperti membuang sampah tidak pada tempatnya.</p>
<p>Jika kita sudah mengedapan ego dan melupakan tugas kita untuk menjaganya, alam pun akan murka dan memberikan balasan kepada kita. Sudah banyak sekali contoh yang menghampiri kita.</p>
<p>Lantas, apa yang bisa kita lakukan sekarang? Jika tidak bisa melakukan hal besar seperti yang dilakukan oleh <strong>Greta Thunberg</strong>, mulailah dari hal-hal yang sepele dan ada di sekitar kita.</p>
<p>Mengurangi penggunaan sampah plastik, hidup secukupnya tanpa perlu berlebihan, hingga menanam pohon merupakan contoh-contoh kecil yang bisa kita lakukan untuk tidak melakukan kemaksiatan kepada alam.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Di dalam kepercayaan yang Penulis yakini, memang ada yang menyebutkan bahwa kemaksiatan bisa menimbulkan azab berupa bencana alam. Akan tetapi, Penulis tidak menganggap hanya kemaksiatan seperti berzina yang bisa menimbulkan azab tersebut.</p>
<p>Perusakan lingkungan menjadi salah satu bentuk kemaksiatan yang fatal karena dampaknya bisa mengenai semua orang, termasuk yang tidak melakukannya. Bahkan makhluk hidup lain yang tak bersalah pun menjadi korbannya.</p>
<p>Yang bisa kita lakukan adalah mengurangi perusakan lingkungan dan melakukan antisipasi agar dampak yang ditimbulkan bencana tersebut bisa diminimalisir di masa depan. Jika mampu, berilah bantuan kepada korban bencana sesuai kemampuan kita.</p>
<p>Semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana, di mana pun mereka berada, segera diberikan kemudahan dan ketabahan untuk menghadapinya. Amin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 12 Januari 2020, terinspirasi setelah mendengarkan khotbah Sholat Jumat di masjid Gandaria City</p>
<p>Foto: <a href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;source=imgres&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwiGkLj7o_7mAhXTbX0KHS_dATcQjB16BAgBEAM&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.nbcnews.com%2Fnews%2Fworld%2Faustralia-wildfire-map-2020-n1109741&amp;psig=AOvVaw2K6fdiVFIb1OHXp1mcRo24&amp;ust=1578926031404097">NBC News</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/bencana-datang-karena-maksiat/">Bencana Datang karena Maksiat?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
