<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lupa Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/lupa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/lupa/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Aug 2024 16:55:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>lupa Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/lupa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentingnya Catatan yang Selalu Terlihat oleh Mata</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/pentingnya-catatan-yang-selalu-terlihat-oleh-mata/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/pentingnya-catatan-yang-selalu-terlihat-oleh-mata/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 16:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7736</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis merasa kalau dirinya adalah orang yang pelupa. Bukan tipe yang lupa tanggal ulang tahun seseorang, lebih ke pelupa untuk task apa yang harus diselesaikan. Jika task tersebut tidak dicatat, biasanya akan mudah terlupa begitu saja. Untuk mengatasi hal ini, Penulis berupaya untuk mengatasinya dengan memanfaatkan aplikasi Microsoft To-Do List yang ter-install di PC maupun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/pentingnya-catatan-yang-selalu-terlihat-oleh-mata/">Pentingnya Catatan yang Selalu Terlihat oleh Mata</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis merasa kalau dirinya adalah orang yang pelupa. Bukan tipe yang lupa tanggal ulang tahun seseorang, lebih ke pelupa untuk <em>task </em>apa yang harus diselesaikan. Jika <em>task </em>tersebut tidak dicatat, biasanya akan mudah terlupa begitu saja. </p>



<p>Untuk mengatasi hal ini, Penulis berupaya untuk mengatasinya dengan memanfaatkan aplikasi Microsoft To-Do List yang ter-<em>install </em>di PC maupun ponselnya. Namun, sudah menggunakan ini pun terkadang Penulis lupa untuk mengeceknya!</p>



<p>Penulis berusaha untuk mencari solusi lain. Lantas, Penulis teringat akan isi buku <em>Atomic Habit </em>di mana salah satu cara untuk membuat kebiasaan bisa terbentuk adalah dengan membuatnya mudah terlihat. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<p>Oleh karena itu, Penulis akhirnya memutuskan untuk menulis catatan yang selalu terlihat di depan mata. Bukan di gawai yang Penulis miliki, tapi benar-benar di buku catatan fisik dan ditulis secara manual pula.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Masih Perlu Catatan Fisik?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043131-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-7738" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043131-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043131-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043131-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043131-1536x864.jpg 1536w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043131-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Penulis sudah menyinggung kalau dirinya telah mencoba menggunakan aplikasi Microsoft To-Do List untuk mencatat berbagai <em>task </em>agar tidak lupa dikerjakan. Apalagi, aplikasi tersebut dilengkapi dengan fitur <em>reminder </em>untuk membantu mengingatkan kita.</p>



<p>Untuk pekerjaan-pekerjaan rutin, hal ini memang sangat membantu. Namun, ada yang tidak bisa di-<em>cover</em> oleh aplikasi ini setidaknya untuk Penulis:<strong> hal-hal yang muncul secara spontan</strong> <strong>dan tidak terencana</strong>. </p>



<p>Contohnya di sini adalah mencatat apa yang perlu dibahas untuk rapat besok. Mungkin <em>task </em>rapat di pagi hari bisa dimasukkan ke dalam aplikasi To-Do List, tapi isinya terkadang muncul secara tiba-tiba saat sedang mengerjakan <em>task </em>lain.</p>



<p><em>Lalu, mengapa tidak ditambahkan saja catatannya ke dalam aplikasi To-Do List?</em> Jawabannya adalah kembali lagi karena Penulis pelupa, Penulis kemungkinan besar akan lupa untuk mengeceknya! Akibatnya, hal tersebut pun jadi lupa untuk dibahas ketika rapat.</p>



<p>Penulis juga sempat berusaha menggunakan aplikasi Google Keep. Namun, masalahnya tetap sama,<strong> aplikasi ini tidak selalu langsung terlihat </strong>sehingga Penulis sering lupa untuk mengeceknya, bahkan ketika sudah memasang <em>reminder</em>.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis membutuhkan sebuah media yang akan 24 jam terlihat oleh mata. <strong>Buku catatan fisik</strong>, yang mungkin sudah terasa <em>old school</em>, akhirnya menjadi pilihan utama. Buku catatan ini akan terus berada di atas meja kerja Penulis dan selalu terbuka saat jam kerja.</p>



<p>Berhubung Penulis punya hobi menulis manual, kegiatan mencatat ini Penulis buat semenarik mungkin dengan menambahkan batas dengan berbagai warna beserta tanggal yang ditulis menggunakan huruf latin. Hobi yang aneh memang untuk seorang laki-laki.</p>



<p>Memang ada kekurangannya mencatat secara manual seperti ini, seperti <strong>catatan yang telah dituliskan akan sulit untuk ditelusuri dan diarsipkan</strong>. Namun, buku catatan ini<strong> </strong>memang Penulis gunakan untuk sesuatu yang bersifat spontan dan berjangka pendek.</p>



<p>Setiap pagi, Penulis akan membaca buku catatan ini untuk memastikan tidak ada <em>task </em>atau poin yang harus diselesaikan. Meskipun terkadang masih <em>miss</em>, Penulis merasa metode ini berhasil meminimalisirnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Tidak Menggunakan Medium Lain?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043142-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7745" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043142-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043142-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043142-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/08/1000043142.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sebenarnya, Penulis memiliki tablet yang telah dilengkapi dengan <em>stylus </em>karena pada dasarnya Penulis memang masih suka menulis secara manual, yang juga menjadi salah satu alasan mengapa Penulis membeli tablet tersebut.</p>



<p>Namun, makin ke sini, <em>stylus </em>tersebut makin jarang digunakan. Seandainya menulis di tablet pun, pada akhirnya <strong>catatan tersebut akan tenggelam begitu saja</strong> dan kerap lupa untuk mengeceknya kembali.</p>



<p>Selain itu, layar tablet akan mengunci secara otomatis jika lama tidak digunakan, sama seperti ponsel. Jika menyalakannya terus seharian dan menonaktifkan mode <em>auto-lock-</em>nya, tentu akan membuat baterainya cepat habis. </p>



<p>Dengan demikian, seandainya Penulis membuat catatan di tablet sebagai pengingat, tentu tidak efektif karena <strong>harus berkali-kali menyalakan tablet</strong>. Apalagi, tablet ini juga kerap Penulis gunakan sebagai layar kedua</p>



<p>Penulis sempat mengandalkan Sticky Notes sebagai pengingat. Selain bisa ditempel di mana-mana, Sticky Notes kerap berwarna cerah sehingga akan mencuri perhatian kita saat akan bekerja. Tentu ini jadi pengingat yang mudah kita <em>notice</em>, bukan?</p>



<p>Sayangnya, Sticky Notes pun bagi Penulis kurang efektif. Pertama, <strong>Sticky Notes harus ditempel di suatu tempat</strong>. Kamar Penulis yang sudah penuh dengan barang jelas tidak memiliki tempat kosong untuk hal tersebut.</p>



<p>Kedua, <strong>Sticky Notes yang sudah dipasang sulit untuk di-<em>edit</em></strong>. Padahal, Penulis suka menambahkan catatan tambahan menggunakan tinta merah yang biasanya berfungsi sebagai penanda kalau <em>task </em>tersebut sudah diselesaikan atau sudah dibahas dalam rapat.</p>



<p>Ketiga,<strong> Sticky Notes bisa berceceran ke mana-mana jika sudah terlalu banyak</strong>. Padahal, setiap hari ada cukup banyak hal yang perlu Penulis catat secara manual. Penulis tidak bisa membayangkan bagaimana rupa kamarnya jika menempel terlalu banyak Sticky Notes.</p>



<p>Berdasarkan pengalaman tersebut, Penulis memutuskan untuk memanfaatkan buku catatan dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Penulis menganggap kalau buku catatan ini adalah otak kedua Penulis dalam bentuk fisik.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 26 Agustus 2024, terinspirasi setelah menyadari betapa pentingnya catatan yang harus selalu terlihat</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.pexels.com/photo/person-holding-orange-pen-1925536/">lil artsy</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/pentingnya-catatan-yang-selalu-terlihat-oleh-mata/">Pentingnya Catatan yang Selalu Terlihat oleh Mata</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/pentingnya-catatan-yang-selalu-terlihat-oleh-mata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuhankan Pemimpin</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/menuhankan-pemimpin/</link>
					<comments>https://whathefan.com/renungan/menuhankan-pemimpin/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 23:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1526</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pilihan saya yang paling bisa memimpin negeri ini! Pilihan saya yang bisa menyelematkan perekonomian negara! Pemimpin saya yang paling berprestasi! Pilihan saya yang paling memperhatikan keadaan rakyatnya! Terkadang kita lupa bahwa Tuhan selalu ikut campur pada semua kejadian yang terjadi di muka bumi ini. Bahkan daun yang jatuh dari rantingnya pun tak akan terjadi tanpa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/menuhankan-pemimpin/">Menuhankan Pemimpin</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pilihan saya yang paling bisa memimpin negeri ini! Pilihan saya yang bisa menyelematkan perekonomian negara! Pemimpin saya yang paling berprestasi! Pilihan saya yang paling memperhatikan keadaan rakyatnya!</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa Tuhan selalu ikut campur pada semua kejadian yang terjadi di muka bumi ini. Bahkan daun yang jatuh dari rantingnya pun tak akan terjadi tanpa ijinnya, melalui hukum alam yang Ia terapkan.</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa <a href="http://whathefan.com/sosialpolitik/memilih-pemimpin-dengan-kedewasaan-berpolitik/">para pemimpin</a> hanya merupakan perantara Tuhan yang diberi amanah. Kita lupa bahwa kehebatan mereka tak akan terjadi jika Tuhan tidak menghendakinya.</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa caci maki merupakan perbuatan yang tercela. Fitnah, <a href="http://whathefan.com/sosialpolitik/di-mana-ada-peristiwa-di-situ-ada-hoax/">menyebar kabar bohong</a>, merekayasa kebenaran, sesungguhnya akan mendapat balasan yang pedih nanti di akhirat.</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa kita manusia tak lepas dari yang namanya salah. Lantas mengapa memaksakan sudut pandang kita kepada orang lain yang berbeda pendapat?</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial yang harus bisa hidup berdampingan. Mengapa sekarang kita harus <a href="http://whathefan.com/sosialpolitik/polarisasi-masyarakat/">terpisah oleh golongan-golongan</a>?</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa orang yang kita puja sama dengan kita, manusia biasa. Lalu mengapa kita memperlakukannya seolah mereka adalah nabi yang tak pernah salah?</p>
<p>Terkadang kita lupa bahwa manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna di antara makhluk lainnya, namun kesempurnaan sejati hanya milik-Nya. Lantas mengapa kita seolah <strong>menuhankan pemimpin pilihan</strong> kita?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 22 Oktober 2018, terinspirasi setelah membaca judul buku Cak Nun Terbaru yang berjudul Pemimpin yang &#8220;Tuhan&#8221;</p>
<p>Photo by <a href="https://unsplash.com/photos/6U5AEmQIajg?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Jehyun Sung</a> on <a href="https://unsplash.com/search/photos/leader?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText">Unsplash</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/menuhankan-pemimpin/">Menuhankan Pemimpin</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/renungan/menuhankan-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
