<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Miles Morales Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/miles-morales/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/miles-morales/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Jun 2023 11:58:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Miles Morales Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/miles-morales/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton Spider-Man: Across the Spider-Verse</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 11:57:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[animasi]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[Miles Morales]]></category>
		<category><![CDATA[Sony]]></category>
		<category><![CDATA[Spider-Man]]></category>
		<category><![CDATA[Spider-Verse]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6561</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu film yang Penulis paling nantikan pada tahun 2023 ini adalah Spider-Man: Across the Spider-Verse, yang merupakan sekual dari Spider-Man: Into the Spider-Verse yang rilis pada tahun 2018 silam. Waktu jeda hingga lima tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Untungnya, kesabaran dalam menantikan sekuel film ini bisa terbayarkan, walau belum tuntas mengingat film ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/">[REVIEW] Setelah Menonton Spider-Man: Across the Spider-Verse</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Salah satu film yang Penulis paling nantikan pada tahun 2023 ini adalah <em><strong>Spider-Man: Across the Spider-Verse</strong></em>, yang merupakan sekual dari <em><a href="Spider-Man: Into the Spider-Verse">Spider-Man: Into the Spider-Verse</a></em> yang rilis pada tahun 2018 silam. </p>



<p>Waktu jeda hingga lima tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Untungnya, kesabaran dalam menantikan sekuel film ini bisa terbayarkan, walau belum tuntas mengingat film ini bersambung ke film <em>Spider-Man: Beyond the Spider-Verse </em>yang akan rilis pada tahun 2024.</p>



<p>Lantas, apakah sekuelnya ini mampu menampilkan animasi sekeren film pertamanya? Apakah<em> </em>tema <em>multiverse </em>yang dimiliki mampu terlihat lebih rapi dibandingkan dengan <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">Marvel Cinematic Universe (MCU)</a> yang sedang tertatih-tatih? <em><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></em></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Spider-Man: Across the Spider-Verse</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="SPIDER-MAN: ACROSS THE SPIDER-VERSE - Official Trailer #2 (HD)" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/shW9i6k8cB0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Berbeda dengan film pertama di mana kita mendengarkan kisah hidup Peter Parker sebagai Spider-Man, <em>Across the Spider-Verse </em>diawali dari perspektif <strong>Gwen Stacy/Spider-Gwen</strong> (Hailee Steinfeld) di semestanya yang bernuansa pastel. </p>



<p>Kita jadi tahu kalau Gwen menjadi buronan karena dianggap sebagai pembunuh Peter Parker, sehingga kerap merasa kesepian. Gwen pada akhirnya bersinggungan lagi dengan <em>multiverse </em>ketika Vulture dari masa Renaissance datang ke <em>universe</em>-nya. </p>



<p>Ketika berupaya menghentikannya, ia mendapatkan bantuan dari <strong>Miguel O&#8217;hara/Spider-Man 2099</strong> (Oscar Isaac) dan <strong>Jessica Drew/Spider-Woman</strong> (Issa Rae) dari <strong>Spider-Society</strong>. Gwen pun akhirnya bergabung dengan mereka, setelah membongkar identitasnya ke ayahnya.</p>



<p>Setelah itu, kita kembali ke semesta <strong>Miles Morales </strong>(Shameik Moore) yang sedang kesulitan menjalani kedua kehidupan, yakni sebagai seorang Miles dan sebagai seorang Spider-Man. Kali ini, ia berhadapan dengan musuh baru bernama <strong>The Spot</strong> (Jason Schwartzman).</p>



<p>Nah, kemunculan The Spot ini membuat Gwen datang ke semesta Miles, walaupun sebenarnya ia dilarang untuk melakukannya. Akibatnya, The Spot yang diburu Gwen pun berhasil kabur dan mulai menjelajahi <em>multiverse </em>untuk mendapatkan kekuatan yang lebih besar lagi.</p>



<p>Miles yang melihat adanya portal <em>multiverse </em>pun menyusul Gwen dan pergi ke Mumbattan, destinasi The Spot selanjutnya. Namun, tubuh Miles mengalami <em>glitch</em> karena penyusupan tersebut<em>.</em> Di sana ia juga bertemu dengan <strong>Pavitr Prabhakar/Spider-Man India</strong> (Karan Soni).</p>



<p>Mereka bertiga kesulitan menangkap The Spot, hingga <strong>Hobie Brown/Spider-Punk</strong> (Daniel Kaluuya) datang untuk membantu. Namun, semua terlambat karena The Spot mendapatkan yang ia inginkan, apalagi Miles melakukan sesuatu yang mengancam <em>multiverse</em>.</p>



<p>Apa yang Miles lakukan adalah menyelamatkan pacar dari Spider-Man India, yang seharusnya tewas dalam serangan tersebut. Akibatnya, Mumbattan pun menjadi berantakan karena penyelamatan tersebut di luar &#8220;Canon Event&#8221;.</p>



<p>Hal tersebut, ditambah dengan makin berbahayanya The Spot, membuat Miles datang ke markas para Spider-People dan bertemu dengan Spider-Man 2099. Ia juga bertemu dengan mentornya, <strong>Peter B. Parker</strong> (Jake Johnson), yang kini memiliki anak bernama<strong> Mayday</strong>.</p>



<p>Miles yang ingin bergabung ternyata ditolak mentah-mentah, bahkan sempat dikurung karena dianggap berbahaya. Miles pun memberontak, apalagi ia sempat mendapatkan <em>vision </em>kalau The Spot mengincar ayahnya dan ingin membunuhnya. </p>



<p>Adegan seru Miles dikejar ratusan varian Spider-Man pun terjadi, hingga akhirnya terkuak fakta kalau Miles adalah anomali karena laba-laba yang menggigitnya bukan dari semestanya, melainkan dari Earth-42.</p>



<p>Bahkan, Spider-Man 2099 menyalahkan Miles karena berkat dirinya, <em>timeline </em>jadi berantakan. Jika ia tidak digigit oleh laba-laba tersebut, Peter Parker akan masih hidup dan mampu menghentikan Kingpin. Dengan begitu, The Spot tidak akan pernah muncul ke dunia.</p>



<p>Akhirnya Miles kabur dari tempat tersebut. Namun, ternyata ia tidak pulang ke semestanya, melainkan ke Earth-42. Di semesta tersebut, ayahnya telah mati, Paman Aaron masih hidup, dan ia pun bertemu dengan varian jahat dirinya yang menjadi Prowler.</p>



<p>Di sisi lain, Gwen yang juga diusir pun berupaya untuk menolong Miles dengan mengumpulkan beberapa temannya, termasuk mereka yang muncul di film pertama. Film pun bersambung, dengan <em>Spider-Man: Beyond the Spider-Verse </em>akan tayang tahun depan!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Spider-Man: Across the Spider-Verse</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="SPIDER-MAN: ACROSS THE SPIDER-VERSE Clip - Stop Spider-Man" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/GPitD0-mkYA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Durasi film yang mencapai 2 jam 20 menit benar-benar tidak terasa. Meskipun terkesan sebagai prolog untuk film <em>Spider-Man: Beyond the Spider-Verse</em>, intensitas dari film ini benar-benar terasa sehingga tidak menimbulkan rasa bosan.</p>



<p>Alih-alih hanya berfokus pada kehidupan Miles Morales, kita menjadi mendapatkan banyak perspektif baru, terutama dari Gwen yang perannya di film ini cukup kuat. Adegan <em>action </em>yang dimiliki juga berhasil membuat penonton terhanyut akan ceritanya.</p>



<p>Animasi keren ala komik juga berhasil dipertahankan dengan baik, bahkan Penulis menganggapnya naik level. Dengan banyaknya karakter baru di film ini, tema animasi yang dihadirkan pun semakin bervariasi dan menarik.</p>



<p>Para pengisi suaranya pun berhasil melakukan pekerjaan mereka dengan baik sekali. Tidak hanya para pemeran lama, pemeran baru seperti Oscar Isaac pun berhasil membawakan karakternya dengan sangat baik.</p>



<p>Ada beberapa poin menarik yang ingin Penulis ulas dari film ini, termasuk bagaimana semesta di film ini bisa tersambung dengan MCU dan banyaknya <em>easter egg </em>menarik yang membuat penonton merasa senang sekaligus terkejut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Konsep Multiverse di Spider-Verse</h3>



<p>Sejak awal, film-film Spider-Verse memang mengangkat tema <em>multiverse</em>. Bedanya, jika <em>Into the Spider-Verse </em>menghadirkan karakter dari semesta lain ke semesta Miles, kali ini Miles (dan kawan-kawan) yang bertualang menjelajah semesta lain.</p>



<p>Oleh karena itu, banyak konsep <em>multiverse </em>di film ini yang mirip dengan yang digunakan di MCU. Misalnya, Canon Event yang dijaga oleh Spider-Man 2099 mirip dengan Sacred Timeline yang digunakan oleh <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">TVA pimpinan He Who Remains</a>.</p>



<p>Selain itu, jika ada sesuatu yang berbeda dengan Canon Event, hal tersebut akan memicu peringatan bagi Spider-Society. Di MCU, hal ini disebut sebagai Nexus Event, di mana contohnya adalah <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">Loki yang mengambil Tesseract untuk kabur</a>.</p>



<p>Apa yang terjadi jika ada peristiwa yang melenceng dari Canon Event juga mirip dengan &#8220;Incursion&#8221; yang dijelaskan dalam film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em> dan <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-what-if-bagian-1/">episode 4 serial <em>What If&#8230;?</em></a><em> </em>yang tayang di Disney+.</p>



<p>Selain itu, akhirnya kita juga mendapatkan penjelasan kalau laba-laba yang menggigit Miles berasal dari <em>universe </em>lain. Hal ini pun menjelaskan mengapa laba-laba tersebut terlihat mengalami <em>glitch</em> di film pertama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Deretan Easter Egg Menarik</h3>



<p>Salah satu hal yang membuat <em>Spider-Man: Across the Spider-Verse </em>memiliki <em>hype </em>yang cukup tinggi adalah banyaknya <em>easter egg </em>yang &#8220;dijanjikan&#8221;. Apalagi, ada sekitar 280 varian Spider-Man yang dihadirkan, sehingga menimbulkan rasa penasaran siapa saja yang akan muncul.</p>



<p>Beberapa <em>easter egg </em>menarik yang muncul adalah seperti disebutnya semesta MCU ketika Spider-Man 2099 menyebutkan adanya peristiwa yang diakibatkan oleh film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Spider-Man: No Way Home</a>.</em> Artinya, film-film Spider-Verse memang memiliki keterkaitan dengan MCU. </p>



<p>Selain itu, muncul juga beberapa <em>universe </em>yang cukup mencuri perhatian, seperti kemunculan semesta Lego dan semesta film<em> Venom</em> yang diwakili oleh Ms. Chen. Penulis jadi sedikit berharap kalau di film ketiga nanti akan lebih banyak semesta yang dihadirkan.</p>



<p>Karakter-karakter yang muncul pun jelas menjadi perhatian apra penonton. Adanya <strong>Donald Glover sebagai Prowler </strong>mungkin menjadi kejutan paling menyenangkan. Penulis juga menyadari kehadiran Spider-Man dari <em>game </em>PlayStation dan Spider-Man dari kartun klasik.</p>



<p>Ada juga klip dari trilogi Spider-Man Sam Raimi dan Spider-Man versi Andrew Garfield. Suara Jonah J. Jameson versi J.K. Simmons juga terdengar beberapa kali. Untuk selengkapnya, Pembaca bisa menonton video-video yang melakukan <em>breakdown </em>secara rinci di YouTube.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Jika disuruh menyebutkan kekurangan dari film <em>Spider-Man: Across the Spider-Verse</em>, Penulis akan memilih keputusan Sony untuk membagi film ini menjadi dua bagian. Rasanya begitu nanggung, apalagi <em>cliffhanger </em>yang dimiliki juga sangat terasa.</p>



<p>Namun, Penulis bisa memahami keputusan ini, mengingat film ini bisa berdurasi sekitar 5 jam jika tidak dibagi menjadi dua bagian. Pada akhirnya, Penonton harus bersabar satu tahun lagi sebelum bisa mengetahui kelanjutan kisah Miles, Gwen, dan lainnya.</p>



<p>Yang jelas, Penulis akan menonton<em> Spider-Man: Beyond the Spider-Verse</em> di hari perdana penayangannya, yang Penulis perkirakan akan hadir pada tanggal <strong>27 Maret 2024 </strong>di Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Juni 2023, terinspirasi setelah menonton <em>Spider-Man: Across the Spider-Verse</em></p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://screenrant.com/spiderman-across-spiderverse-mcu-multiverse-failures-worse/">Screen Rant</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/">[REVIEW] Setelah Menonton Spider-Man: Across the Spider-Verse</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
